BAB IV HASIL PENELITIAN
B. Deskripsi dan Analisis Data
2. Minat Masyarakat terhadap Pendidikan di SMA An-Nurmaniyah . 97
Terdapat beberap faktor-faktor minat yang menjadi tolak ukur pengaruh seseorang terhadap suatukeinginan, dalam hal ini tolak ukur bahwa masyarakat memang ingin menyekolahkan anaknya di suatu sekolah. Faktor-faktor minat diantaranya adalah sebagai berikut:
1) Faktor Internal
Faktor internal ini motif atau dorongan yang menjadikan siswa maupun orang tua tertarik menyekolhkan anaknya di SMA An-Nurmaniyah. Sebagaimana yang ungkapan Pak Sukarta selaku wali murid yang menyekolahkan anak nya di
129 Op.cit., wali murid, Ibu Sinta, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 12.30 WIB.
SMA An-Nurmaniyah karena percaya bahwa anak nya dapat lebih berkembang bila bersekolah di SMA An-Nurmaniyah karena mengingat program-program dan layanan bagus yang ada di SMA An-Nurmaniyah.130 Senada dengan Bu Aisyah yang mengungkapkan bahwa motif dan dorongan hinga tertarik menyekolahkan anak nya di SMA An-Nurmaniyah karena ingin anak nya menjadi pribadi yang cerdas sosial dan agama nya seperti visi yang ditawarkan oleh SMA An-Nurmaniyah yakni cerdas, mandiri, islami.131
Sedangkan Arneta selaku siswi kelas XII mengungkapkan perihal motif ketertarikan nya untuk sekolah di SMA An-Nurmaniyah dengan mengatakan “Saya tertarik memilih SMA An-Nurmaniyah karena banyak program-program nya yang sangat menarik, terlebih lagi SMA An-Nurmaniyah menurut saya menjadi sekolah swasta di sekitar sini yang lebih menekankan nilai agama, dan ini tertuang di program dan kegiatan SMA An-Nurmaniyah sendiri”.132 Hal serupa juga diungkapkan Maulana Izhar selaku siswa kelas XII yang mengungkapkan ketertarikan nya untuk sekolah di SMA An-Nurmaniyah sebagai berikut:
“Ketertarikan saya dengan SMA An-Nurmaniyah memang sudah lama. Saya merasa tertarik saja dengan SMA An-Nurmaniyah terutama karena kegiatan-kegiatan nya, sehingga tertarik itu membuat saya percaya diri bahwa saya bisa lebih berkompeten disini (SMA An-Nurmaniyah).133
Dari beberapa pernyataan wali murid dan siswa di atas dapat disimpulkan bahwa yang membuat mereka terdorong dan tertarik untuk memilih SMA An-Nurmaniyah karena melihat dari program dan layanan yang diberikan oleh SMA
130 Op.cit., wali murid, Bapak Sukarta, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 09.00 WIB.
131 Op.cit., wali murid, Ibu Aisyah, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 15.30 WIB.
132 Op.cit., siswi kelas XII, Arneta Nurannisa Fitri, Senin, 2 Agustus 2021, pukul 12.00 WIB.
133 Op.cit., siswa kelas XII, Maulana Izhar, Senin, 2 Agustus 2021, pukul 13.30 WIB.
99
Nurmaniyah yang terlihat begitu menjanjikan, baik itu program pengembangan minat bakat, kegiatan belajar mengajar, dan terutama program keagamaan yang ada di SMA An-Nurmaniyah lebih ditekankan pelaksanaan nya dibanding sekolah lain yang memiliki program keagamaan serupa, sehinga hal tersebut menjadi daya tarik sendiri bagi SMA An-Nurmaniyah di mata masyarakat dan calon peserta didik.
2) Faktor eksternal
Faktor eksternal ini merupakan faktor dari luar individu yang dapat mempengaruhi minat. Dalam hal jasa pendidikan yang dapat mempengaruhi minat seperti; reputasi sekolah, pemasaran yang dilakukan sekolah, atau informasi yang didapat dari kerabat atau tetangga. Bu Sinta selaku wali murid kelas XII mengungkapkan ketertarikan nya dengan SMA An-Nurmaniyah berawal dari informasi yang didapat dari tetangga nya yang kebetulan anak nya bersekolah di SMA An-Nurmaniyah dan juga mendapatkan brosur yang disebarkan oleh SMA An-Nurmaniyah.134 Hal yang serupa juga diungkapkan oleh Pak Sukarta yang menyatakan bahwa ketertarikan nya dengan SMA An-Nurmaniyah sejak anak pertama nya yang merupakan alumni SMA An-Nurmaniyah dilihat memiliki perkembangan yang signifikan selama sekolah di SMA An-Nurmaniyah.135 Berbeda hal nya dengan Bu Aisyah selaku wali murid yang kebetulan rumah nya berdekatan dengan SMA An-Nurmaniyah yang mengungkapkan ketertarikan nya karena reputasi SMA An-Nurmaniyah yang sejauh ini dinilai baik di mata masyarakat dan memiliki eksistensi yang cukup terkenal sebagai sekolah swasta, beliau juga mengatakan bahwa biaya pendidikan di
134 Op.cit., wali murid, Ibu Sinta, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 12.30 WIB.
135 Op.cit., wali murid, Bapak Sukarta, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 09.00 WIB.
SMA An-Nurmaniyah tidak terlalu mahal bila dibandingkan dengan pelayanan yang didapatkan.136
Bahkan Ilda Latifa selaku siswi kelas XII mengatakan perihal awal mula nya tertarik dengan SMA An-Nurmaniyah sebagai berikut:
“… Waktu SMP sekolah saya mendapat kunjungan dari SMA An-Nurmaniyah yang ingin melakukan promosi, sejak itu saya mulai tertarik dengan program-program yang ditawarkan dengan biaya yang tidak begitu mahal dan jarak sekolah nya merekomendasikan kepada saya dan memberi saya informasi tentang SMA An-Nurmaniyah.”138 Hal yang serupa juga diungkapkan Arneta yang mengatakan bahwa ketertarikan nya dengan SMA An-Nurmaniyah karena rekomendasi dan informasi yang didapat dari saudara dan brosur yang disebarkan oleh SMA An-Nurmaniyah.139
Dari hasil wawancara tersebut dapat memperoleh kesimpulan bahwa orang tua siswa dan siswa tertarik memilih SMA An-Nurmaniyah dikarenakan adanya beberapa faktor dari luar seperti informasi yang disampaikan oleh tetangga, brosur, serta jarak sekolah yang mudah dijangkau dari rumah. Dari segi pandangan masyarakat terhadap SMA An-Nurmaniyah pun mempunyai reputasi yang baik seperti; SMA An-Nurmaniyah dikenal sebagai sekolah islami juga berprestasi dan siswa nya tidak pernah tawuran, hal ini dibuktikan dengan jumlah peminat
136 Op.cit., wali murid, Ibu Aisyah, Selasa, 3 Agustus 2021, pukul 15.30 WIB.
137 Op.cit., siswi kelas XII, Ilda Latifa, Senin, 2 Agustus 2021, pukul 15.00 WIB.
138 Op.cit., siswa kelas XII, Maulana Izhar, Senin, 2 Agustus 2021, pukul 13.30 WIB.
139 Op.cit., siswi kelas XII, Arneta Nurannisa Fitri, Senin, 2 Agustus 2021, pukul 12.00 WIB.
101
yang semakin meningkat setiap tahunnya. Lalu untuk biaya pun terbilang tidak terlalu mahal bila dibandingkan dengan pelayanan yang diberikan.
C. Hasil Temuan Penelitian
Berdasarkan Penjelasan hasil deskripsi dan analisis data yang telah penulis paparkan diatas maka bisa ditarik beberapa hasil penilitian perihal Strategi Bauran Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Minat Calon Peserta Didik di SMA An-Nurmaniyah antara lain sebagai berikut:
1. Product (produk)
SMA An-Nurmaniyah memiliki beberapa program unggulan diantara nya yaitu program keagamaan yakni berupa rohis yang berbeda dengan sekolah lain dengan lebih menekankan kegiatan nya menggunakan konsep halaqah dan dipimpin langsung oleh ahli nya, lalu program pengembangan minat dan bakat yakni kelas pengembangan diri yang setiap tingkat memiliki konsentrasi nya tersendiri dan kelas seni yang berjumlah 21 sebagai pilihan siswa dalam menemukan dan mengembangkan bakat nya, kemudian ada studi banding malaysia-singapura sebagai kegiatan eksplorasi terhadap pendidikan di luar negeri.
Dengan adanya program-program tersebut maka diharapkan para siswa dapat menjadi pribadi muslim yang baik, dapat mengasah jiwa sosial dan entepreuner nya, serta dapat menemukan dan mengembangkan bakat diri nya. Para siswa diwajibkan mengikuti program-program tersebut dan akan mendapatkan nilai tersendiri di rapor. Penentuan program-program tersebut sesuai dengan visi SMA An-Nurmaniyah yakni menjadikan pribadi yang Cerdas, Mandiri, Islami.
2. Price (harga)
Harga yang ditentukan oleh SMA An-Nurmaniyah sangat terjangkau dengan pelayanan yang terbilang bagus bila dibandingkan dengan sekolah-sekolah sederajat sekitar. Hal ini dibuktikan dengan pernyataan para wali murid yang tidak keberatan dengan harga yang ditetapkan oleh
SMA An-Nurmaniyah karena mengingat pelayanan yang diberikan pun sudah cukup bagus serta tidak mengurangi minat calon peserta didik terhadap SMA An-Nurmaniyah. Selain itu SMA An-Nurmaniyah juga memiliki kebijakan didalam biaya pendidikan nya yakni berupa potongan-potongan bagi siswa dan calon siswa tertentu.
3. Place (lokasi)
Lokasi SMA An-Nurmaniyah cukup terbilang strategis karena berada di pinggir jalan raya yang dilalui oleh tiga angkutan umum sehingga mudah di akses, dan selain itu lokasi SMA An-Nurmaniyah sangat dekat dengan beberapa perkampungan warga. Dengan lokasi yang demikian SMA An-Nurmaniyah juga terbilang nyaman, meski berada dipinggir jalan namun tidak sama sekali bising karena jarak antara jalan dan kelas yang terbilang jauh. Adapun kekurangan nya sebagaimana pernyataan yang diungkapkan oleh kepala sekolah bahwa SMA An-Nurmaniyah tidak berada di lokasi ideal yakni jalan utama yang tentunya lebih mengoptimalkan SMA An-Nurmaniyah didalam aktifitas pemasaran nya.
4. Promotion (promosi)
Periklanan sebagai media promosi pemasaran yang dilakukan SMA An-Nurmaniyah yakni dengan melalui brosur, pamplet, kunjungan ke sekolah SMP untuk bersosialisasi, memanfaatkan dan mengoptimalkan media sosial seperti; facebook, instagram, whatsapp, channel youtube, dan website. SMA An-Nurmaniyah juga mengunggah segala kegiatannya ke akun media sosial sebagai bentuk promosi. Selain itu SMA An-Nurmaniyah juga membangun komunikasi kepada para orang tua, alumni, dan masyrakat sekitar untuk membantu mensukseskan aktifitas promosi nya, serta memasang spanduk di depan gerbang sekolah SMP yang tidak bisa dikunjungi karena terdapat SMA nya. Dari seluruh media promosi tersebut masing-masing memiliki pengaruh nya satu sama lain.
5. People (orang)
103
Sumber daya manusia dalam konteks jasa pendidikan yaitu pendidik atau guru. Kualitas guru yang baik dan profesional bisa dilihat dari bagaimana cara guru mengajar serta mentransfer materi pelajaran kepada siswa. Semua tenaga pendidikan di SMA An-Nurmaniyah sudah strata 1, walaupun data menunjukan masih ada beberapa guru yang tidak linier dengan jurusan saat di bangku perkuliahan, namun syarat wajib bagi calon guru di SMA An-Nurmaniyah yaitu mampu baca dan tulis Al-Qur’an dengan baik dan benar, minimal S1 dan linear, mengauasai bahasa inggris dasar, memiliki ketrampilan lain, serta kemampuan guru dalam microteaching.
6. Pshycal Evidence (bukti fisik)
SMA An-Nurmaniyah memberikan pelayanan yang prima terhadap peminat jasa pendidikan seperti hal nya selalu bersikap baik dan membangun komunikasi yang persuasif terhadap siswa-siswi, guru beserta staff yang sopan, bersahaja dan ramah kepada para masyarakat, dan perhatian kepada murid-murid dan kepada orang tua murid dengan cara mendengarkan saran-saran dan masukan terkait sekolah, kemudian SMA An-Nurmaniyah bertindak untuk selalu menjaga kualitas yang bagus. Adapun pelayanan fisik yang telah diberikan dari sekolah ini adalah berupa sarana-prasarana yang menunjang proses pembelajaran dan efisiensinya kegiatan para siswa seperti; ruangan kelas dengan AC dan infocus, kipas angin, meja dan kursi siswa, perpustakaan, masjid, laboratorium komputer, laboratorium IPA, WiFi, UKS, lapangan olahraga, area parkir, kantin dan kamar mandi. Dari seluruh layanan fisik yang diberikan oleh SMA An-Nurmaniyah sudah sangat sesuai bahkan lebih dari standar operasional.
7. Process (proses)
Proses pembelajaran di SMA An-Nurmaniyah dilakukan dengan sistem fullday school yang diisi dengan kegiatan belajar mengajar dan dikombinasikan dengan program sekolah seperti kelas pengembangan diri, kelas seni, dan rohis. Artinya segala bentuk kegiatan yang ada di
SMA An-Nurmaniyah berada didalam jam sekolah, sehingga para guru dapat memantau aktivitas siswa selama melakukan kegiatan nya. Dan SMA An-Nurmaniyah mengadopsi hidden curriculum yakni pembiasaan-pembiasaan didalam kegiatan sekolah seperti kegiatan keagamaan.
Terdapat laporan perkembangan peserta didik kepada wali murid yang dilakukan oleh masing-masing wali kelas dan juga terdapat agenda konseling yang dilakukan setiap satu semester untuk para siswa.
105
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SMA An-Nurmaniyah dapat disimpulkan bahwa:
1. Strategi bauran pemasaran yang dilakukan oleh SMA An-Nurmaniyah sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari minat calon peserta didik yang tiap tahun nya mengalami peningkatan. Yayasan An-Nurmaniyah dalam hal pemasaran hanya mengawasi, mendanai, dan membantu penyebaran informasi ke ranah yang lebih luas. Perihal strategi yayasan An-Nurmaniyah melimpahkan penuh ke setiap unit yang berada di bawah naungan yayasan An-Nurmaniyah yakni salah satu nya SMA Nurmaniyah. Meski aktifitas pemasaran di SMA Nurmaniyah sudah berjalan dengan baik namun disisi lain SMA An-Nurmaniyah tidak memiliki strategi pemasaran khusus yang menjadi ciri khas tersendiri dalam memasarkan jasa pendidikan, tetapi hanya berpacu terhadap layanan dan produk unggul yang digencarkan dan ditingkatkan dengan promosi sekolah.
2. Dalam melakukan kegiatan pemasaran SMA An-Nurmaniyah memiliki hambatan dari internal dan eksternal. Hambatan internal berupa sering kurang nya limpahan dana dari yayasan dalam melakukan kegiatan pemasaran, sedangakan hambatan dari eksternal berupa banyak nya sekolah kompetitor. Adapun program unggulan yang ada di SMA An-Nurmaniyah, masing-masing memiliki daya tarik tersendiri didalam menarik minat calon peserta didik dan seluruh program yang ada di SMA An-Nurmaniyah tidak ada di sekolah kompetitor, hal ini membuktikan bahwa SMA An-Nurmaniyah terbilang cukup baik didalam mengikuti persaingan serta menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat.
3. SMA An-Nurmaniyah melakukan strategi bauran pemasaran dalam menarik minat calon peserta didik, dan promosi menjadi salah satu unsur bauran yang paling sering dijalankan oleh SMA An-Nurmaniyah untuk menyebarkan informasi nya kepada masyarakat, sedangkan media promosi yang paling efektif menurut SMA An-Nurmaniyah yakni melalui media online dan dari mulut ke mulut. Adapun dari ketujuh unsur bauran pemasaran yang paling dominan dalam mempengaruhi minat calon peserta didik di SMA An-Nurmaniyah adalah product, price, dan promotion.
B. Saran-saran
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis dan hasil kesimpulan mengenai strategi pemasaran jasa pendidikan untuk meningkatkan minat masyarakat di SMA An-Nurmaniyah, ada beberapa hal yang penulis sampaikan sebagai saran untuk SMA An-Nurmaniyah, diantaranya sebagai berikut:
1. Kepala Sekolah
a. Kepala sekolah perlu melakukan analisis lingkungan dan kompetitor sebelum melaksanakan kegiatan pemasaran jasa pendidikan agar mampu mengembangkan keunggulan lain yang dimiliki oleh sekolah.
b. Kepala sekolah hendaknya lebih perhatian dalam pengawasan mengenai kegiatan pemasaran jasa pendidikan, hubungan masyarakat terhadap warga internal maupun eksternal sekolah.
2. Guru
a. Untuk guru sebaiknya diutamakan dari lulusan pendidikan linear b. Tenaga pendidik dan kependidikan hendaknya lebih
mempertahankan dan ditingkatkan kembali hubungan masyarakat yang telah dilakukan.
3. Sekolah
107
a. Tim inti pemasaran sekolah harus dibuat dalam struktur yang jelas serta tercetak dengan rapih
b. Sebaiknya SMA An-Nurmaniyah lebih mengembangkan lagi strategi pemasaran yang telah dimiliki dan menjadi ciri khas sekolah, dengan cara lebih meningkatkan lagi program unggulan yang dimiiki sekolah serta berinovasi dalam melakukan kegiatan promosi.
c. Spanduk yang dibuat oleh sekolah diperluas lagi lokasi pemasangannya dibanyak tempat, semakin banyak spanduk yang terpasang di lokasi yang strategis, semakin memudahkan masyarakat untuk melihatnya.
4. Orang Tua dan Alumni
a. Sebaiknya para orang tua lebih optimal dan agresif dalam membantu pemasaran sekolah dan membantu mengembangkan pemasaran sekolah.
e. Himpunan para alumni ikut membantu dan mengawasi aktifitas pemasaran yang dilakukan sekolah juga turut serta meluaskan informasi tentang program-program sekolah melalui media sosial nya.
108
109
DAFTAR PUSTAKA
Alhamidah, Siti. Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di SMK Taruna Terpadu 2.
Jakarta: Repository UIN Jakarta 2017.
Amalia, Lili. Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di SMP Harapan Baru Bekasi.
Jakarta: Repository UIN Jakarta, 2017.
Anwar, Dedik Fathul. Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Peminat Layanan Pendidikan di Madrasah Mualimin Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta: Repository UIN Suska, 2014.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:PT Rineka Cipta, Cet.XII, 2002.
David, Fred. Strategic Management: Concept and Cases. Florence: Pearson Education, 2011.
Fatihudin, Didin, dkk, Pemasaran Jasa, Yogyakarta: CV Budi Utama, 2019.
Firmansyah, Dian. “Sepi Peminat, Sejumlah Sekolah Swasta Terancam Bangkrut.”, https://m.cnnindonesia.com/tv/20170708131858-405-226487/sepi-peminat-sejumlah-sekolah-swasta-terancam-bangkrut, 08 Juli 2017.
Hardani, dkk, Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitaif. Yogyakarta:
Pustaka Ilmu, 2020.
Hermawan, Agus. Komunikasi Pemasaran. Jakarta:Erlangga, 2012.
Idi, Abdullah. Sosiologi Pendidikan Individu, Masyarakat, dan Pendidikan.
Jakarta:Rajawali Press, 2011.
Ikatan Bankir Indonesia (IBI). Strategi Sukses Bisnis Bank. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama, 2014.
Ismail, Solihin. Manajemen Strategik. Jakarta:Penerbit Erlangga, 2012.
Jahja, Yusdrik. Psikologi Perkembangan. Jakarta:Kharisma Putra Utama, 2013.
Jasfar, Farida. Manajemen Jasa. tt.p:Penerbit Ghalia Indonesia, 2009.
Khasanah, Afidatun. Jasa Pendidikan Sebagai Strategi Peningkatan Mutu di SD Alam Baturraden. Jurnal El-tarbawi Vol.8 No.2. 2015.
Kuncoro, Mudrajad . Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif.
Jakarta: Erlangga, 2006.
Kuncoro, Mudrajad. Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif. Penerbit Erlangga, 2005.
Lazaruth, Soewadji. Kepala Sekolah dan Tanggung Jawabnya.
Yogyakarta:Kanisius, Cet.VI, 1994.
Limakrisna, Nandan dan Wilhelmus Hary Susilo. Manajemen Pemasaran Teori dan Aplikasi dalam Bisnis. Jakarta:Mitra Wacana Media, 2012.
M, Sardiman A. Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta:Rajawali Pers, Ed.1,Cet.XXII, 2014.
Mamik, Metodologi Kualitatif. Sidoarjo: Zitama Publisher, 2014.
Mauldana, Yudha. “Sedih, SMK di Bandung Barat Hanya Diminati Satu Calon Siswa”, https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4631355/sedih-smk-di-
bandung-barat-hanya-diminati-satu-calon- siswa?_ga=2.64933740.2126667144.1614676067-1542550947.1609272843.,19 Juli 2019.
Moeloeng, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung:Remaja Rosdakarya, 2011.
Mursid, M., Manajemen Pemasaran. Jakarta:Bumi Aksara, Cet.XI, 2017.
Musadieq, Ralitza Passileva M. Al. Analisis Strategi Bauran Pemasaran Internasional Produk Baju Busana Muslim (Studi pada PT.Vauza Tamma Abadi). Fakultas Ilmu Administrasi Univеrsitas Brawijaya Malang:Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol.57 No.1. 2018.
Mutiah, Devisanti. Hubungan antara Minat dengan Motivasi Memilih Sekolah Pada Siswa SMP NEGERI 1 KRAYAN KALIMANTAN TIMUR. Jurnal SPIRITS. Vol.4. No.2. 2014.
Pallevi, Rizal. Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan Islam dalam Menarik Minat Masyarakat di MAN Kendal. Skripsi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang. 2016.
Parwati, Ni Nyoman dkk. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, Cet.I, 2018.
Prawira, Purwa Atmaja. Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Baru.
Jogjakarta:Ar-Ruzz Media, 2016.
Rachman, Abd., Psikologi Pendidikan. Yogyakarta:PT.Tiara Wacana Yogya, Cet.IV, 1993.
Rahman, Abd, dkk. Manajemen Strategi,. Makassar: LPP UMM, 2016.
111
Rohiat. Manajemen Sekolah Teori Dasar dan Praktik Dilengkapi dengan Contoh Rencana Strategis dan Rencana Operasional. Bandung:PT Refika Aditama, 2010.
Sanjaya, Wina. Penelitian Pendidikan Jenis, Metode, dan Prosedur.
Jakarta:KENCANA, Cet.I, 2013.
Senja, Nilasari. Manajemen Strategi itu Gampang. Jakarta:Dunia Cerdas, 2014.
Simangunsong, Otniel. “Di Tengah Pandemi Mahasiswa Bantu Promosikan
Sekolah Yang Sepi Peminat”,
https://www.google.com/amp/s/surabaya.tribunnews.com/amp/2020/05/28/di-tengah-pandemi-mahasiswa-bntu-promosikan-sekolah-yang-sepi-peminat, 28 Mei 2020.
Slameto. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang MempengaruhiNya. Jakarta: Rineka Cipta, 2015.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung:ALFABETA, Cet.ke-XXVI, 2017.
Suryabrata Sumadi. Psikologi Pendidikan. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, 2008.
Syah, Muhibbin. Psikologi Belajar. Jakarta:Logos, Cet.I, 1999.
Thabrani, Hasbullah. Rahasia Sukses Belajar. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, Ed.1,Cet.II, 1955.
Tim Penyusun Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:Balai Pustaka, 2005.
Tjiptono, Fandy. Pemasaran Jasa, Prinsip Penerapan dan Penelitian.
Yogyakarta:ANDI, 2014.
Undang-Undang Republik Indonesia No.20 Tahun 2003 tentang “Sistem
Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 1”,
https://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wpcontent/uploads/2016/08/UU_no_20_
th_2003.pdf, 18 Januari 2020.
Wibowo, Dimas, dkk, Analisis Strategi Pemasaran Untuk Daya Saing UMKM (Studi pada Batik Diajeng Solo), Jurnal Administrasi Bisnis, Vol. 29, No. 1, 2015.
Wijaya, David. Pemasaran Jasa Pendidikan. Jakarta:Bumi Aksara, 2016.
Yanuri, Dasman. Minat Masyarakat Menyekolahkan Anaknya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur, Jurnalal-Bahtsu,Vol.1, 2016.
Yunus, Eddy. Manajemen Strategis. Yogyakarta: CV Andi Offset, 1997.
113
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1
Instrumen Pedoman Wawancara
Wawancara Kepala Sekolah, Wakil Bidang Kesiswaan, Guru Mata Pelajaran, dan Dewan Komite Sekolah SMA An-Nurmaniyah
No. Variabel Dimensi Pertanyaan
1. Strategi
2. Bagaimana sekolah ini melakukan pelayanan pendidikan seperti tersedianya fasilitas, sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar?
2. Di sekolah ini siapa yang menjadi penanggung jawab kegiatan pemasaran jasa pendidikan 3. Apakah di sekolah ini terdapat Tim pemasaran
jasa pendidikan?
4. Bagaimana perekrutan dan prasyarat SDM (siswa, guru, karyawan) yang ada di sekolah ini?
5. Apakah terdapat reward untuk siswa yang berprestasi dan punishment untuk siswa yang bermasalah?
6. Bagaimana peran guru, karyawan, dan semua stakeholder yang ada di sekolah ini dalam
115
mendukung kegiatan pemasaran jasa pendidikan?Bagaimana reputasi sekolah di mata masyarakat serta di lingkungan sekitar?
3. Price
(Harga)
1. Bagaimana dengan mekanisme penentuan biaya pendidikan di sekolah ini? (biaya pendaftaran, SPP, biaya semesteran)?
2. Dari mana saja sumber dana yang didapat oleh sekolah?
4. Place
(Lokasi)
1. Apakah menurut bapak/ibu lokasi sekolah ini sudah strategis?
2. Apa yang membuat sekolah ini dikatakan sudah nyaman dan aman?
5. Promotion
(promosi)
1. Apa yang bapak/ibu ketahui mengenai pemasaran jasa pendidikan?
2. Apakah sekolah melakukan observasi terhadap kompetitor lain sebelum membuat program pemasaran jasa pendidikan?
3. Kapan pelaksanaan pemasaran jasa pendidikan di SMA An-Nurmaniyah?
4. Bagaimana program pemasaran jasa pendidikan yang diterapkan dalam sekolah ini?
5. Apakah ada prosedur periklanan sekolah?
6. Strategi apa saja yang digunakan oleh sekolah ini dalam kegiatan pemasaran jasa pendidikan?
6. Strategi apa saja yang digunakan oleh sekolah ini dalam kegiatan pemasaran jasa pendidikan?