• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

B. Pendekatan Dan Metode Penelitian

Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena risetnya berawal dari suatu peristiwa yang telah diobservasi.

Menurut Moeloeng, pendekatan kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari

orang-orang yang diamati.64 Dan menurut Wina Sanjaya pendekatan kualitatif bertujuan untuk menggambarkan secara utuh dan mendalam tentang fenomena yang terjadi di masyarakat yang menjadi subjek penelitian sehingga tergambarkan ciri, karakter, sifat, dan model dari fenomena tersebut.65

Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif yang digunakan untuk mengetahui gambaran yang akurat tentang pelaksanaan strategi bauran pemasaran jasa pendidikan dalam meningkatkan minat calon peserta didik di SMA An-Nurmaniyah Ciledug. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan cara menggali informasi sebanyak-banyaknya serta seakurat mungkin kemudian dideskripsikan melalui suatu teks ataupun dalam bentuk naratif sehingga akan menggambarkan informasi yang utuh dari suatu fenomena yang telah diobservasi

. C. Sumber Data

Sumber data dalam penelitian yaitu subjek darimana data diperoleh.66 Sumber data dibagi menjadi dua, diantaranya sebagai berikut:

1. Sumber Data Primer

Sumber data primer merupakan sumber data yang utama dalam sebuah penelitian, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk membutuhkan sumber data tambahan yang disebut sumber data sekunder.

Dalam buku Suharsimi Arikunto yang berjudul Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek mengklasifikasikan sumber data primer menjadi tiga, yaitu:

a. Person, sumber data berupa orang yaitu sumber data yang dapat memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara atau jawaban tertulis melalui angket.67 Dalam penelitian ini peneliti akan

64 Lexy J. Moeloeng, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011), h.4.

65 Wina Sanjaya, Penelitian Pendidikan Jenis, Metode, dan Prosedur, Cet. I, (Jakarta:

KENCANA, 2013), h. 47

66 Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Cet. XII. (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002), h. 107

67 Ibid.

41

melakukan wawancara dengan Kepala Sekolah SMA An-Nurmaniyah, Wakil Kepala Sekolah, 1 orang perwakilan Guru, perwakilan 3 wali murid dan 3 orang siswa.

b. Place, yaitu sumber data yang menyajikan tampilan berupa keadaan diam, seperti ruangan, kelengkapan alat, wujud benda, dan berupa keadaan bergerak, contohnya aktivitas, kinerja, keadaan belajar mengajar.68 Dalam penelitian ini peneliti akan mengamati segala bentuk keadaan yang menggambarkan permasalahan mengenai strategi pemasaran jasa pendidikan.

c. Paper, yaitu sumber data yang menyajikan tanda-tanda berupa huruf, angka, gambar, atau simbol-simbol lain.69 Peneliti akan mengambil data-data untuk menambah informasi penelitian yang bersumber dari dokumen sekolah mengenai pemasaran jasa pendidikan.

2. Sumber Data Sekunder

Data sekunder sebagai pendukung dari data primer, yang bisa diperoleh dari sumber-sumber bacaan seperti koran, majalah, jurnal, buku-buku, hasil survey, hasil penelitian yang terdahulu, thesis dan lain sebagainya. Peneliti menggunakan data sekunder ini sebagai tambahan bacaan serta untuk memperkuat data penelitian dan melengkapi informasi seperti yang telah dilakukan sebelumnya melalui data primer.

D. Teknik Pengumpulan Data

Mengumpulkan data merupakan kegiatan untuk mengamati variabel yang akan diteliti. Mengamati bukan hanya sekedar melihat atau memperhatikan suatu kejadian menggunakan indra penglihatan. Menggunakan teknik interview atau wawancara juga termasuk kegiatan mengamati. Tujuan adanya pengumpulan data ini yaitu untuk mendeskripsikan keadaan yang ada dilapangan kemudian dibandingan dengan standar pengelolaan yang telah

68 Ibid.

69 Ibid.

disusun. Ada beberapa teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, diantaranya sebagai berikut:

1. Observasi

Observasi atau pengamatan ini merupakan salah satu teknik pegumpulan data dengan cara mengamati. Namun dalam metode observasi ini bukan hanya sekedar menatap tetapi mengadakan pertimbangan kemudian mengadakan penilaian kedalam suatu skala bertingkat. Menurut Nasution dalam bukunya Sugiyono menyatakan bahwa observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan.70 Dalam penelitian ini observasi yan g diakukan yaitu dengan mengamati langsung objek yang ada dilapangan untuk menggali informasi yang dijadikan sebagai bahan pemasaran jasa pendidikan seperti kegiatan perumusan strategi bauran pemasaran jasa pendidikan, bukti konkret yang menandakan adanya kegiatan pemasajaran jasa pendidikan di sekolah tersebut seperti borsur, banner, baliho, spanduk, bulletin, dan lain sebagainya. Dengan melakukan observasi ini maka informasi mengenai kegiatan strategi bauran pemasaran jasa pendidikan di SMA An-Nurmaniyah bisa diperoleh oleh peneliti dengan hasil yang akurat.

Tabel 3.2 Kisi-Kisi Obeservasi

No. Dimensi Keterangan

1. Produk-Produk Unggulan Sekolah 2. Biaya/Harga Sekolah 3. Letak dan Kondisi

Geografis Sekolah 4. Pelaksanaan Promosi

Sekolah

5. Keberhasilan Promosi

70 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Cet ke- XXVI, (Bandung:

ALFABETA, 2017), h. 226

43

Sekolah

6. Kinerja Sumber Daya Sekolah

7. Standarisasi Sarana Prasarana Sekolah 8. Kurikulum Sekolah 9. Pemberkasan Arsip

Sekolah

10. Pemberkasan Arsip Sekolah

11. Layanan-Layanan Sekolah

2. Wawancara

Teknik wawancara ini merupakan proses tanya-jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan dimana ada dua orang atau lebih bertatap muka mendengarkan langsung informasi-informasi atau keterangan-keterangan. Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur dan dapat dilakukan melalui tatap muka ataupun dengan menggunakan telepon. Dalam penelitian ini menggunakan wawancara tidak terstruktur yang mana yaitu jenis wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sistematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya.71 Metode wawancara dilakukan dalam penelitian ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan dari peneliti kepada responden atau informan terkait strategi pemasaran jasa pendidikan. Informan yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah SMA An-Nurmaniyah, Wakil Kepala sekolah, salah satu guru yang ikut ke dalam tim pemasaran, 1 guru mata pelajaran, serta 3 orang wali murid dan 3

71 Ibid., h. 140

siswa. Adapun metode pemilihan informan pada teknik wawancara yaitu dengan menggunakan Purposive sampling dan Snowball Sampling.

3. Studi Dokumen

Dalam buku Suharsimi Arikunto menjelaskan mengenai metode dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, rapat, lengger, agenda, dan sebagianya.72 Penulis menggunakan teknik studi dokumentasi sebagai salah satu teknik pengumpulan data dengan menggali informasi melal ui catatan rapat, agenda, buku tahunan sekolah, data peserta didik setiap tahun ajaran sekolah, data pengajar, serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pemasaran jasa pendidikan.

Tabel 3.3 1. Sekolah Profil Sekolah

Visi Misi Sekolah

72Suharsimi Arikunto, Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Cet. XII. (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2002), h. 206

45

Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain, sehingga mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain.73 Penulis melakukan beberapa langkah dalam melakukan teknik analisis data, diantaranya sebagai berikut:

1. Data Reduction/Reduksi Data

Teknik analisis data dengan mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting,

73 Sugiyono, op. cit., h. 244

dicari tema dan polanya.74 Data yang telah direduksi dengan cara memilah bagian atau hal yang dianggap penting akan memberikan informasi yang lebih jelas serta fokus kepada permasalahan yang sedang diteliti sehingga memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian.

2. Display Data/Penyajian Data

Langkah selanjutnya setelah mereduksi data yaitu penyajian data.

Menurut Miles dan Huberman, yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif.75 Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif sehingga cocok menggunakan bentuk teks narasi untuk penyajian data sehingga memudahka peneliti dalam menjelaskan data secara ringkas.

Selain menggunakan teks naratif, peneliti juga menggunakan tabel serta gambar sehingga mudah dipahami.

3. Verification/Kesimpulan

Tahap terakhir dari teknis analisis data yaitu verifikasi atau menarik kesimpulan. Dalam penelitian kualitatif kesimpulan awal sudah dibuat, namun masih bersifat sementara dan akan berkembang seiring dengan berjalannya penelitian. Pada akhir penelitian ini akan memperoleh kesimpulan yang menjawab dari rumusan masalah yang telah ditulis sebelumnya. Tentunya kesimpulan ini dibuat berdasarkan bukti-bukti yang valid melalui data yang telah diperoleh dilapangan sehingga hasilnya akurat.

F. Teknik Uji Keabsahan Data

Keabsahan data dalam penelitian kualitatif merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk mengetahui derajat kepercayaan dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Terdapat beberapa cara yang biasanya dipilih untuk menguji keabsahan (kesahihan/validitas) data penelitian. Untuk

74 Ibid., h. 247

75 Ibid., h. 249

47

memeriksa keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik triangulasi.

Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap hal tersebut.76 Triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada.77 Artinya, guna menarik suatu kesimpulan yang mantap diperlukan berbagai sudut pandang berbeda.

Menurut Norman K. Denkin menyatakan bahwa triangulasi meliputi empat hal, yaitu: (1) triangulasi metode, (2) triangulasi antar peneliti (jika penelitian dilakukan dengan kelompok), (3) triangulasi sumber data, (4) triangulasi teori.78 Dalam penelitian ini, untuk mengecek keabsahan data yang diperoleh peneliti menggunakan dua macam triangulasi yaitu:

1. Triangulasi Metode

Triangulasi metode dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda. Dalam penelitian kualitatif penelitimenggunakan metode wawancara, observasi, dan survey. Untuk memperoleh kebenaran informasi yang handal dan gambatran yang utuh mengenai informasi tertentu, peneliti bisa menggunakan metode wawancara dan observasi atau pengamatan untuk mengecek kebenarannya. Triangulasi tahap ini dilakukan data atau informasi dari subjek atau informan penelitian diragukan kebenarannya.

2. Triangulasi Sumber Data

Triangulasi sumber sata adalah menggali kebenaran informasi tertentu melalui berbagai metode dan sumber perolehan data. Misalnya, selain melalui wawancara dan observasi, peneliti bisa menggunakan observasi terlibat, dokumen tertulis, arsif, dokumen sejarahcatatan resmi, catatan atau tulisan pribadi dan gambar atau foto. Masing-masing cara itu

76 Lexy J. Moleong, Op.cit, h. 330.

77 Hardani, dkk, Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitaif, (Yogyakarta, 2020, Pustaka Ilmu), h. 154

78 Mamik, Metodologi Kualitatif, (Sidoarjo, 2014, Zitama Publisher), h. 117

akan menghasilkan bukti data ynag berbeda yang selanjutnya akan memberikan pandangan yang berbeda pula mengenai fenomena yang diteliti.79

G. Kisi-Kisi Instrumen

No Variabel Dimensi Sub Dimensi Responden

1. Strategi

49

6. Physical

5. Kearsipan data sekolah

7. Process

1. Kegiatan belajar mengajar di sekolah

51

2. Eksternal 1. Pengetahuan peserta didik tentang sekolah

2. Kegiatan pemasaran jasa pendidikan yang dilakukan oleh sekolah

3. Pelayanan pendidikan yang diberikan sekolah

4. Reputasi Sekolah

52

BAB IV

HASIL PENELITIAN

A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Profil SMA An-Nurmaniyah

a. Nama : SMA An-Nurmaniyah

b. NSPN : 20606547

c. Bentuk Pendidikan : SMA d. Status Sekolah : Swasta e. Status Kepemilikan : Yayasan

f. SK Izin Operasional : 1823/IO2.1/Kep/OT/1999 g. Tanggal SK Operasional : 5 Mei 1999

h. Alamat : Jl.Dr. Cipto Mangunkusumo No. 62 i. Desa/Kelurahan : Paninggilan Utara

j. Kecamatan : Ciledug

k. Kota/Kabupaten : Kota Tangerang

l. Provinsi : Banten

m. RT/RW : 1/10

n. Layanan Keb Khusus : Tidak Ada

o. MBS : Ya

p. Sertifikasi ISO : Ya

q. Akreditasi : A

r. Luas Tanah : 4.445 m2

s. Nomor Telepon : (021) 73450713

t. Email : [email protected]

u. Website : http://smasannurmaniyah.mysch.id

2. Sejarah Singkat SMA An-Nurmaniyah

SMA An-Nurmaniyah atau yang lebih dikenal dengan SMA YAPERA didirikan pada tahun 1998. Berlokasi di Jl. Dr. Cipto

53

Mangunkusumo No. 62 RT 01/010, Paninggilan Utara, Ciledug Tangerang.

Dalam lingkungan SMA An-Nurmaniyah (SMA YAPERA) terdapat juga SMP An-Nurmaniyah (SMP YAPERA), SMK An-Nurmaniyah (SMK YAPERA), dan STES Bhakti Nugraha dalam satu Yayasan Perguruan An-Nurmaniyah (YAPERA) .

Sejak awal didirikan sekolah ini sudah diminati oleh masyarakat sekitar meskipun tidak terbilang banyak. Setiap tahun nya sekolah ini selalu melakukan pembaharuan dan terobosan yang signifikan lewat program dan layanan pendidikan nya yang bervariasi dan menarik, hingga seiring berjalan nya waktu sekolah ini menjadi rujukan utama sekolah swasta bagi para pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan nya.

3. Visi dan Misi SMA An-Nurmaniyah

Agar tercapainya tujuan pendidikan, dapat tertuang dalam visi dan misi pendidikan. Adapun visi dan misi SMA An-Nurmaniyah sebagai berikut:

a. Visi

Terciptanya generasi yang Cerdas, Mandiri, Islami.

b. Misi

1) Melaksanakan tata tertib sekolah secara konsisten dan konsikuen.

2) Menumbuh kembangkan perilaku mandiri dan religius sehingga siswa dapat mengamalkan dan menghayati agamanya secara nyata.

3) Mewujudkan pribadi-pribadi berakhlak mulia terhadap budaya bangsa.

4) Menyiapkan pemimpin masa depan yang menguasai IPTEK dan memiliki daya saing tinggi.

5) Meningkatkan aktivitas dan kreatifitas peserta didik melalui pelaksanaan kegiatan intra dan ekstrakulikuler. 80

Dari visi dan misi yang telah disebutkan diatas menunjukkan bahwa SMA An-Nurmaniyah ingin menjadikan siswa-siswi nya menjadi pribadi yang memiliki intelektualitas, kreatifitas dan kemandirian yang tertuang

80 Dokumen Profil Sekolah SMA An-Nurmaniyah Tahun Ajaran 2020/2021

dalam sikap sosial nya serta menanamkan rasa spiritualitas yang akan berdampak pada penghayatan dan pengamalan nya sebagai insan beragama. Visi dan misi harus berjalan beriringan dan saling melengkapi satu sama lain. Sejauh ini SMA An-Nurmaniyah telah menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam visi dan misi nya, hal ini dapat dibuktikan dengan produk-produk pendidikan yang ada di SMA An-Nurmaniyah yang seluruhnya berlabuh pada visi dan misi tersebut. Disamping itu visi dan misi di tidak hanya dijalankan oleh satu pihak saja melainkan seluruh stakeholder SMA An-Nurmaniyah.

4. Struktur Organisasi

Dalam lembaga sekolah terdapat sumber daya manusia sebagai perangkat sekolah yang terstruktur dalam bentuk struktur organisasi sekolah. Yang mana masing-masing dari jabatan pengisi struktur mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut merupakan struktur organisasi yang ada di SMA An-Nurmaniyah:

Gambar 4.1

Struktur Organisasi SMA An-Nurmaniyah

55

Sumber: Data Dokumentasi SMA An-Nurmaniyah

Dari gambar struktur organisasi di atas dapat dijelaskan bahwa kepala sekolah memegang kendali utama di sekolah karena tugas dan fungsi kepala sekolah sebagai pemimpin, edukator, manajer, administrator, supervisor, dan motivator. Dan diawasi oleh yayasan dalam perencanaan dan pelaksanaan pendidikan nya. Dalam menjalankan tugasnya kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah urusan kurikulum dan urusan kesiswaan. Untuk membantu kelancaran dalam mengelola organisasi di sekolah, kepala sekolah juga dibantu oleh bagian tata usaha untuk mengurus segala administrasi sekolah. Selanjutnya terdapat koordinator jurusan yang terdiri dari jurusan IPS dan MIPA yang bertugas mengawasi dan menkoordinasi masing-masing jurusan, kemudian disusul oleh koordinator Kelas Seni, Pembina Osis, dan Rohis

5. Sarana dan Prasarana SMA An-Nurmaniyah

Keadaan sarana dan prasarana yang baik tentunya akan memengaruhi keberhasilan belajar. Kondisi sarana dan prasarana yang ada di SMA An-Nurmaniyah dalam kondisi yang sangat baik dan layak serta sesuai dengan standar operasional pendidikan hal ini lah yang dapat menjadi salah satu strategi dalam kegiatan pemasaran jasa pendidikan dengan menonjolkan fasilitas yang ada di sekolah. Berikut merupakan data sarana dan prasarana yang ada di SMA An-Nurmaniyah:

Tabel 4. 1

Data Sarana dan Prasarana di SMA An-Nurmaniyah

No. Jenis Prasarana Jumlah

Keadaan

Baik Tidak Layak

1. Ruang Belajar/ Kelas 20 √ 0

2. Ruang Kepala Sekolah 1 √ 0

3. Ruang Guru 1 √ 0

4. Ruang TU 1 √ 0

5. Ruang Perpustakaan 1 √ 0

6. Lab Komputer 1 √ 0

7. Lab IPA 1 √ 0

8. Ruang Ibadah/ Masjid 1 √ 0

9. Ruang Osis 1 √ 0

10. WC Guru Laki-Laki 1 √ 0

11. WC Guru Perempuan 1 √ 0

12. WC Siswa Laki-Laki 1 √ 0

13. WC Siswa Perempuan 1 √ 0

14. Ruang UKS 1 √ 0

15. Gudang 1 √ 0

16. Lapangan 1 √ 0

17. Tempat Parkir 1 √ 0

Sumber: Data dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA An-Nurmaniyah Dari tabel sarana dan prasarana di atas telihat bahwa sarana dan prasarana yang ada di SMA An-Nurmaniyah dalam kondisi yang baik dan layak ditempati oleh seluruh siswa dan karyawan baik tenaga pendidik maupun kependidikan sekolah. Dengan adanya berbagai ruangan dan pelayanan tersebut, maka cukup untuk sebuah sekolah dasar melakukan kegiatan belajar dan pembelajaran serta menjadi salah satu daya tarik minat masyarakat yang dapat dijadikan objek untuk dipasarkan.

6. Keadaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMA An-Nurmaniyah Tenaga pendidik yaitu guru sangat berperan penting dalam keberlangsungan kegiatan belajar mengajar untuk membentuk serta mendidik siswa agar menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Sebuah sekolah dasar membutuhkan tenaga pendidik dan kependidikan yang memang kompeten di bidangnya sehingga tujuan dari sekolah bisa tercapai serta memberikan pelayanan yang maksimal terhadap siswa dan

57

memuaskan pelanggan yaitu masyarakat sebagai orang tua siswa. Berikut merupakan data tenaga pendidik di SMA An-Nurmaniyah:

SMA An-Nurmaniyah mempunyai 25 orang tenaga pendidik/ guru yang semuanya lulusan S1. Selain itu terdapat 4 staff administrasi atau

Sosiologi 1

Antropologi 1

TIK 1

Penjaskes 1

Sumber: Data Statistik Guru dan Pegawai SMA An-Nurmaniyah

SMA An-Nurmaniyah mempunyai 25 orang tenaga pendidik/ guru yang semuanya lulusan S1. Selain itu terdapat 4 staff administrasi atau tata usaha, dan 2 orang laboran. Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan dalam tabel berikut:

Tabel 4.3

Data Tenaga Kependidikan SMA An-Nurmaniyah

No. Nama Jabatan

1. Achika Caroline Tenaga Administrasi

2. Fajar Tri Syaputro Tenaga Administrasi

3. Ida Wati Tenaga Administrasi

4. Norma Yunita Tenaga Administrasi

5. Edward John Laboran

6. Erdy Fauzan Laboran

Sumber: Data Statistik Guru dan Pegawai SMA An-Nurmaniyah

Dari tabel data tenaga pendidik dan kependidikan di atas dapat disimpulkan bahwa tenaga pendidik/ guru sudah terbilang cukup baik dibuktikan dengan pendidikan terakhir guru yang semuanya sudah sarjanawalaupun masih ada sebagian guru yang jenjang pendidikannya tidak linier dengan mata pelajaran yang diajarkan di sekolah. Hal ini tentunya harus menjadi perbaikan dan evaluasi sekolah di masa yang akan datang agar mampu meningkatkan tenaga pendidik yang lebih profesional.

7. Keadaan Siswa SMA An-Nurmaniyah

Siswa merupakan pelanggan jasa pendidikan yang menerima pelayanan seperti kegiatan pembelajaran maupun menggunakan fasilitas

59

yang ada di sekolah. Adapun jumlah siswa SMA An-Nurmaniyah pada tahun 2019-2020 sebanyak 510 siswa yang terdiri dari 3 rombongan belajar setiap kelasnya, kecuali kelas 5 hanya 2 rombongan belajar saja dengan jumlah siswa pada tiap kelasnya tidak lebih dari 30 orang. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari tabel berikut ini:

Tabel 4.5

Data Siswa SMA An-Nurmaniyah Tahun 2021/2022

No. Kelas Jumlah

1. X IPA 1 44

2. X IPA 2 44

4. X IPA 3 44

5. X IPS 1 44

6. X IPS 2 44

7. X IPS 3 44

8. X IPS 4 44

9. X Bahasa 41

10. XI IPS 1 43

11. XI IPS 2 44

12. XI IPS 3 42

13. XI MIPA 1 44 14. XI MIPA 2 44 15. XI MIPA 3 43 16. XII IPS 1 41 17. XII IPS 2 40 18. XII MIPA 1 43 19. XII MIPA 2 44 20. XII MIPA 3 24

Sumber: Data Siswa SMA An-Nurmaniyah tahun 2020/2021

Selain dari data siswa pada tahun ajaran 2019/2020, berikut merupakan table data perkembangan siswa yang menunjukan peningkatan selama 5 tahun terakhir:

Tabel 4.6

Jumlah Perkembangan Siswa SMA An-Nurmaniyah

No. Tahun Ajaran Jumlah Siswa/i

1. 2014/2015 235

2. 2015/2016 325

3. 2016/2017 423

4. 2017/2018 496

5. 2018/2019 528

6. 2019/2020 535

7. 2020/2021 617

8. 2021/2022 801

Jumlah 3.960

Sumber: Data Jumlah Siswa SMA An-Nurmaniyah dalam 7 tahun terakhir

Dari tabel jumlah perkembangan siswa SMA An-Nurmaniyah dalam 7 tahun terakhir menunjukan bahwa terjadi peningkatan jumlah siswa di setiap tahunnya. Terlihat dari tahun ajaran 2015/2016 hingga 2020/2021 terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwaperkembangan siswa di SMA An-Nurmaniyah dapat dikatakan stabil selama 6 tahun terakhir tidak mengalami penurunan tetapi selalu bertambah walaupun jumlahnya tidak telalu banyak.

B. Deskripsi dan Analisis Data

Setelah penulis melakukan observasi, wawancara, serta dokumentasi, maka selanjutnya deskripsi atau analisis data. Penulis akan menjelaskan mengenai data-data yang penulis temui saat melakukan penelitian. Adapun beberapa pihak yang menjadi narasumber dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru, murid, dan wali murid.

61

1. Strategi Bauran Pemasaran Jasa Pendidikan di SMA An-Nurmaniyah

SMA An-Nurmaniyah merupakan lembaga pendidikan swasta yang bergerak dalam bidang jasa maka dari itu SMA An-Nurmaniyah harus memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan jasa nya demi meningkatkan kualitas sekolah itu sendiri. Pelayanan yang diberikan tidak hanya berupa prasarana yang layak dan fasilitas yang mendukung, tetapi juga melibatkan semua unsur seperti dari segi pembelajaran yang diberikan baik itu yang bersifat akademik ataupun non akademik seperti ekstrakurikuler, juga pelayanan guru dan seluruh SDM yang ada di sekolah terhadap pelanggan jasa pendidikan. Disisi lain terdapat juga kompetitor yang mungkin memiliki kualitas dan program yang sama baik nya, sehingga hal tersebut menjadi salah satu yang harus diperhatikan oleh SMA An-Nurmaniyah dalam melakukan pemasaran jasa pendidikan, dengan menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dan baik maka sekolah dapat menarik minat calon peserta didik dan menambah jumlah siswa. Dalam upaya meningkatkan jumlah siswa, maka sekolah diperlukan menerapkan bauran pemasaran dan memberikan pelayanan pendidikan yang baik dan layak serta meningkatkan kualitas agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah kompetitor. Bauran pemasaran jasa merupakan alat atau kiat-kiat yang digunakan oleh sekolah didalam melakukan aktifitas pemasaran yang terdiri dari 7P yakni: Product, Place, Price, Promotion, People, Pshycal Evidence, Process. Adapun strategi bauran pemasaran jasa yang diterapkan SMA An-Nurmaniyah sebagai berikut:

a) Product (produk)

Produk adalah hal yang sangat utama yang ditawarkan dan dijual sekolah kepada pelanggan jasa pendidikan nya. Menurut Kotler produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan. Dalam kata lain produk merupakan point dari keseluruhan upaya yang memberikan

nilai kepada konsumen. Dalam jasa pendidikan, yang dijadikan

nilai kepada konsumen. Dalam jasa pendidikan, yang dijadikan