BAB IV DATA DAN ANALISIS DATA
B. Analisis Data
1. Miskonsepsi pada Mahasiswa Berdasarkan Angket
Dari data angket pada lampiran 3 – 8 dilakukan rekapitulasi seperti
yang dapat dilihat pada lampiran 9 juga dapat diketahui bahwa
miskonsepsi yang paling banyak dialami Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma adalah pada soal nomor 19
sebanyak 79 orang mahasiswa. Berdasarkan lampiran 9 dapat diurutkan
nomor soal dari soal yang jumlah mahasiswa yang masih mengalami
miskonsepsi paling banyak sampai dengan soal yang jumlah mahasiswa
yang masih mengalami miskonsepsi paling sedikit yaitu sebagai berikut :
Tabel 2. Urutan soal berdasarkan jumlah mahasiswa yang masih mengalami miskosepsi
No Nomor Soal Jumlah Mahasiswa ( Orang)
1 19 79 2 21 58 3 28 56 4 10 45 5 30 41 6 1 39 7 6 28
No Nomor Soal Jumlah Mahasiswa ( Orang) 8 8 26 9 3 24 10 7 24 11 14 23 12 9 18 13 25 18 14 11 17 15 15 17 16 20 16 17 13 15 18 4 14 19 22 13 20 23 13 21 29 12 22 26 11 23 27 9 24 16 8 25 5 7 26 17 6 27 18 6 28 12 5 29 24 4 30 2 1
Dari urutan soal berdasarkan jumlah mahasiswa yang masih
mengalami miskonsepsi tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa
masih mengalami miskonsepsi mengenai hukum Archimedes, persamaan
Bernoulli dan teori Torricelli.
Dari angket yang telah disebarkan pun dapat diketahui miskonsepsi
mekanika fluida yang masih terjadi pada Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma. Miskonsepsi Mekanika
Fluida pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas
Sanata Dharma tersebut dapat dilihat lampiran 16. Miskonsepsi tersebut
Tabel 3. Rekapitulasi miskonsepsi No.
Soal Miskonsepsi Jumlah 19 Uang /logam jenis lain akan tenggelam jika dijatuhkan
di air karena massa jenis logam lebih besar daripada massa jenis air.
68
28 Pancaran dari lubang paling bawah pada tabung 1 yang paling jauh pancarannya.
41
28 Pancaran dari lubang paling bawah pada tabung 2 yang paling jauh pancarannya.
41
21 Kayu akan terapung jika dimasukkan ke dalam air karena massa jenis kayu lebih kecil daripada massa jenis air.
39
30 Pancaran dari lubang paling bawah pada tabung 1 yang paling jauh pancarannya.
37
1 Tekanan fluida adalah tekanan pada zat cair. 26 10 Ketinggian air raksa pada pipa B lebih rendah dari pipa
A karena luas penampang pipa B lebih besar dari luas penampang pipa A.
12
6 Tekanan di B lebih besar daripada tekanan di A karena massa zat cair yang menekan di B lebih banyak bila dibandingkan di A.
11
11 Ketinggiannya sama karena luas penampang pipa A dan pipa B sama.
9
28 Pancaran dari lubang paling atas pada tabung 1 yang paling jauh pancarannya.
9
7 Tekanan pada zat cair bergantung kedalaman karena semakin dalam maka massa zat cair yang menekan semakin besar sehingga tekanan semakin besar.
8
28 Pancaran dari lubang paling atas tabung 2 yang paling jauh pancarannya.
8
30 Pancaran dari lubang paling atas :
• pada tabung 1 yang paling jauh pancarannya.
• pada tabung 2 yang paling jauh pancarannya.
8
4 Tekanan yang diberikan benda B lebih besar karena luas penampang benda B lebih besar dari benda A.
7
10 Ketinggian air raksa pada pipa A lebih tinggi dari pipa B.
7
14 ¾Tekanan udara luar di dataran rendah (pantai) lebih kecil daripada tekanan udara luar di dataran tinggi (pegunungan)karena pantai lebih rendah dari pegunungan.
¾Tekanan udara luar di dataran rendah (pantai) lebih kecil daripada tekanan udara luar di dataran tinggi (pegunungan).
Berdasarkan tabel 3 di atas dapat diketahui bahwa miskonsepsi
yang masih banyak terjadi antara lain :
a. Pada soal nomor 19 yaitu uang atau logam jenis lain akan
tenggelam jika dijatuhkan di air karena massa jenis logam lebih
besar daripada massa jenis air.
b. Pada soal nomor 28 yaitu :
1) Pancaran air dari lubang paling bawah pada tabung 1
(Tabung dengan diameter tabung tertentu yang memiliki
tiga lubang yang berdiameter sama dan diisi air secara
terus-menerus) yang paling jauh. Pancaran dari lubang
tengah berada lebih dekat ke tabung daripada pancaran dari
lubang bawah, sedangkan pancaran air dari lubang atas
berjarak paling dekat dengan tabung.
2) Pancaran air dari lubang paling bawah pada tabung 2
(Tabung dengan diameter tabung tertentu yang memiliki
tiga lubang yang berdiameter sama dan diisi air sampai
penuh kemudian ketiga lubang dibuka bersamaan) yang
paling jauh. Pancaran dari lubang tengah berada lebih dekat
ke tabung daripada pancaran dari lubang bawah, sedangkan
pancaran air dari lubang atas berjarak paling dekat dengan
tabung.
c. Pada soal nomor 21 yaitu kayu akan terapung jika dimasukkan ke
d. Pada soal nomor 30 yaitu pancaran air dari lubang paling bawah
pada tabung 1 (Tabung dengan diameter tabung tertentu yang
memiliki dua lubang yang berdiameter sama dan diisi air secara
terus menerus) yang paling jauh pancarannya dan pancaran air dari
lubang atas yang dekat dengan tabung.
e. Pada soal nomor 1 yaitu tekanan fluida adalah tekanan pada zat
cair.
f. Pada soal nomor 10 yaitu ketinggian air raksa pada pipa B lebih
rendah dari pipa A karena luas penampang pipa B lebih besar dari
luas penampang pipa A.
g. Pada soal nomor 6 yaitu Tekanan di B lebih besar daripada tekanan
di A karena massa zat cair yang menekan di B lebih banyak bila
dibandingkan di A.
Berdasarkan miskonsepsi yang masih terjadi pada nomor 19 dan 21 dapat
disimpulkan bahwa mahasiswa masih mengalami miskonsepsi mengenai
hukum Archimedes yaitu kayu terapung dan logam tenggelam dalam air.
Berdasarkan miskonsepsi yang masih terjadi pada nomor 28 dan 30 dapat
disimpulkan bahwa mahasiswa masih mengalami miskonsepsi mengenai
persamaan Bernoulli dan teori Torricelli yaitu jauhnya pancaran air dari
lubang tidak dipengaruhi oleh kecepatan penurunan permukaan air, dan
jarak antar lubang. Berdasarkan miskonsepsi yang masih terjadi pada
nomor 1 dapat disimpulkan bahwa mahasiswa masih mengalami
Berdasarkan miskonsepsi yang masih terjadi pada nomor 10 dan 11 dapat
disimpulkan bahwa mahasiswa masih mengalami miskonsepsi mengenai
teori Torricelli dan hukum I Hidrostatika yaitu besarnya tekanan
hidrostatika dipengaruhi oleh luas penampang dan massa zat cair.