BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Model Pengembangan
Model pengembangan bahan ajar pembelajaran PKn SD ini mengadaptasi dari model desain pengembangan pembelajaran yang dikembangkan oleh Sugiono (2011) dengan langkah-langkah sebagai berikut: Potensi dan Masalah, Pengumpulan Data, Desain Prototipe, Validasi Desain, Revisi Desain.
Bagan 2. Langkah-langkah Research and Development (R&D)
Keterangan:
1. Potensi dan Masalah
Potensi adalah segala sesuatu yang bila didayagunakan akan memiliki nilai tambah. Masalah adalah penyimpangan antara yang diharapkan dengan yang terjadi. Data tentang potensi dan masalah tidak harus dicari sendiri, tetapi dapat berdasarkan laporan penelitian orang lain atau dokumentasi
Revisi Desain
Revisi
Produk Produk Masal
Potensi dan Masalah
Pengumpulan Data
Desain
Produk Validasi data
Uji coba produk
Uji coba Revisi
laporan kegiatan dari perorangan atau instansi tertentu yang masih up to date.
2. Pengumpulan Data
Pengumpulan data digunakan sebagai bahan untuk perencanaan produk tertentu yang diharapkan dengan mengatasi masalah tersebut. Dalam pengumpulan data peneliti memerlukan metode apa yang akan digunakan untuk penelitian tergantung permasalahan dan ketelitian tujuan yang ingin dicapai.
3. Desain Produk
Desain produk harus diwujudkan dalam gambar atau bagan, sehingga dapat digunakan sebagai pegangan untuk menilai dan membuatnya.
4. Validasi Desain
Validasi produk dapat dilakukan dengan cara menghadirkan beberapa pakar atau tenaga ahliyang sudah berpengalaman untuk menilai produk baru yang dirancang tersebut. Setiap pakar diminta untuk menilai desain tersebut, sehingga selanjutnya dapat diketahui kelemahan dan kekuatannya.
5. Revisi Desain
Yang bertugas memperbaiki desain adalah peneliti yang mau menghasilkan produk tersebut.
6. Ujicoba Produk
Pengujian dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi apakah sistem kerja yang baru lebih efektif dan efisien dibandingkan sistem lama atau system lain.
7. Revisi Produk
Desain produk perlu direvisi agar kenyamanan produk tersebut dapat meningkat pada gradasi tinggi.
8. Ujicoba Pemakaian
Setelah pengujian terhadap produk dan mungkin ada revisi yang tidak terlalu penting, maka selanjutnya produk yang berupa sistem kerja baru tersebut diterapkan dalam kondisi nyata untuk lingkup yang luas.
9. Revisi Produk
Revisi produk ini dilakukan apabila dalam pemakaian kondisi nyata terdapat kekurangan dan kelemahan.
10.Produk Masal
Pembuatan produk masal ini dilakukan apabila produk yang telah diujicoba dinyatakan efektif dan layak untuk diproduksi masal.
Sedangkan untuk penelitian R & D yang dilakukan oleh peneliti terbatas pada pembuatan prototipe produk dan bukan produk akhir karena keterbatasan waktu. Langkah-langkah penelitian yang digunakan peneliti meliputi: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi data, revisi desan, prototipe produk. Berikut bagan langkah-langkah penelitian yang digunakan peneliti:
Bagan 3. Langkah-langkah penelitian
Untuk potensi dan masalahnya peneliti menemukan masalah yaitu pada cara mengajar guru dan penggunaan bahan ajar untuk mengajar. Dari penemuan masalah tersebut kemudian peneliti membutuhkan data guna mengetahui kebutuhan apa yang dibutuhkan oleh siswa. Hasil pengumpulan data didapat dari
Prototipe Produk Potensi dan Masalah Pengumpulan Data Desain Produk Validasi Data Revisi Desain
hasil observasi, hasil angket dan hasil wawancara. Untuk angket yang digunakan peneliti dalam pengumpulan data peneliti telah menyusun angket dengan skala Likert yang berisi 10 pernyataan. Skala Likert ini disusun berdasarkan teori Sukardi (2003) yang mengatakan bahwa skala ini menilai sikap atau tingkah laku yang diinginkan oleh para peneliti dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan kepada responden yang kemudian responden diminta untuk memberikan pilihan jawaban atau respon dalam skala ukur yang telah disediakan misalnya Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Setiap skala ukur tersebut memiliki nilai kuantitatif yaitu 4 untuk Sangat Setuju, 3 untuk Setuju, 2 untuk Tidak Setuju dan 1 untuk Sangat Tidak Setuju. Setelah angket disusun dengan menggunakan skala Likert langkah yang dilakukan peneliti selanjutnya adalah uji coba atau uji keterbacaan kepada siswa kelas III.2.
Uji keterbacaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah pernyataan yang disusun oleh peneliti sudah sesuai dengan atau mudah dipahami oleh siswa kelas III. Jika dalam uji keterbacaan ditemukan banyak masalah misalnya seperti siswa tidak memahami bahasa yang ada dalam pernyataan maka peneliti diharuskan untuk mengganti dengan bahasa yang dapat dimengerti siswa dengan mudah. Setelah uji keterbacaan selesai barulah angket tersebut dibagikan kepada subyek penelitian yang sesungguhnya yaitu kelas III.1.
Setelah peneliti mengumpulkan data kemudian peneliti mulai menyusun desain produk. Desain produk yang disusun oleh peneliti yaitu berupa LKS yang berisi 5 pertemuan, di mana setiap pertemuan telah dilengkapi kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan rencana program pembelajaran yang telah dirancang sebelumnya. Setelah desain produk selesai disusun kemudian peneliti melakukan
validasi data. Peneliti melakukan validasi kepada 6 ahli yang terdiri dari 3 dosen, 2 guru, dan 1 kepala sekolah. Dalam validasi data ini peneliti menggunakan angket penilaian berupa skala Likert yang berisi 20 pernyataan dan disetiap pernyataan terdapat skala ukur yang terdapat dalam teori Sukardi (2003). Dalam skala ukur ini peneliti menambahkan skala ukur tidak relevan dengan nilai kuantitatif 0. Alasan peneliti menambahkan nilai 0 atau Tidak Relevan ini agar pada saat validasi data ahli dapat memiliki pilihan tidak relevan pada prototipe yang disusun peneliti. Nilai 0 atau tidak relevan ini dimaksudkan agar peneliti dapat mengetahui pernyataan mana yang memang tidak relevan atau tidak ada
dalam prototipe produk.
Setelah validasi langkah selanjutnya adalah revisi prototipe. Dalam revisi
prototipe ini peneliti memperbaiki bagian-bagian yang harus diperbaiki dan
menambahkan saran dari para tim ahli. Setelah peneliti memperbaiki prototipe produk sesuai saran yang diberikan para tim ahli akhirnya peneliti menghasilkan prototipe produk akhir penelitian skripsi ini.