BAB IV WUJUD GARAPAN
4.6. Analisa Penyajian
4.6.6. Musik Iringan
Dalam sebuah garapan tari musik iringan juga berperan sebagai penggambaran suasana. Garapan tari kontemporer Hasrat ini menggunakan beberapa alat musik diatonis dan digabungkan dengan alat musik pentatonis, antara lain:
- Alat Musik Diatonis yaitu :
1. Keyboard : alat musik yang dapat menimbulkan suasana keceriaan, kesedihan dan konflik dalam garapan tari Hasrat.
- Alat Musik Pentatonis yaitu :
1. Suling : alat musik ini dapat memberikan semua suasana pada garapan tari Hasrat.
2. Gentorag : alat musik ini memberikan aksen gerak pada semua suasana.
3. Gong : alat musik ini juga dapat memberikan semua suasana pada garapan tari Hasrat.
Selain alat musik di atas, vocal para pemain musik juga dipergunakan untuk mendukung suasana.
BAB V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Tari Hasrat adalah suatu garapan tari kelompok yang terinspirasi dari pengalaman pribadi yang memiliki postur tubuh gemuk, serta ide dari menonton sebuah film yang berjudul “Pacarku Besar Sekali”. Tari hasrat merupakan karya tari yang lahir dari penggarapan elemen-elemen tari, seperti gerak sebagai media dasar utama dari tari dan dipadukan juga elemen lainnya seperti: desain, pola lantai, kostum, tata rias, iringan, dan tata cahaya.
Garapan ini ditarikan oleh 5 orang penari, 2 perempuan (termasuk penata), dan 3 orang penari laki-laki. dengan durasi waktu kurang lebih 12 menit yang diiringi musik diatonis dan pentatonis yaitu: keyboard, suling, gong yang diletakkan dengan posisi tidur dan gentorang, didukung pula dengan penggunaan vocal. Menggunakan properti kursi panjang berwarna coklat yang diletakkan di pojok depan centre stage.
Persiapan penggarapan tari Hasrat ini secara garis besar diwujudkan melalui 3 tahapan yaitu meliputi: penjajagan, percobaan, dan pembentukan. Banyak hal menarik dan juga hambatan yang dihadapi selama proses berlangsungnya garapan ini baik yang disebabkan oleh kesiapan pendukung, kesiapan penggarap dan lain-lainnya.
Struktur garapan tari Hasrat terdiri dari 4 bagian yaitu: bagian pertama (opening), bagian kedua (inti cerita), bagian ketiga (klimaks), dan bagian keempat (ending) dan menggunakan floor desain sebanyak 46 pola . Masing-masing bagian dari sruktur ini mempunyai kekhasan dan perubahan emosi, namun tetap terjalin
54
menjadi satu kesatuan yang utuh. Kostum yang digunakan yaitu: baju terusan yang roknya menyerupai tari balet, celana panjang, baju kaos, celana setrait, sepatu, dasi, sandal, hiasan pada kepala, anting-anting, dan gelang tangan.
5.2 Saran-saran
Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan yang didukung oleh perubahan jaman yang kian modern, maka bagi generasi muda khususnya seniman tari diharapkan agar terus membangun motivasi yang tinggi dalam berkreasi, sehingga dalam berkarya dapat memunculkan ide-ide baru yang lebih berkualitas.
DAFTAR PUSTAKA
Dibia , I Wayan, Bergerak Menurut Kata Hati: Metode Baru Dalam Menciptakan Tari (terjemahan dari Moving From Within : A New Method for Dance Making, 2003.
________, Selayang Pandang Seni Pertunjukan Bali. Bandung, 1999.
________,“Seni Pertunjukan Kontemporer Bali dan Perkembangannya”, dalam Skrip Tari Duh “Anu”ku. Putu Ayu Rintiani, Institut Seni Indonesia Denpasar, 2006.
Djlantik, A.A.M. Pengantar Ilmu Estetika, Denpasar, Sekolah Tinggi Seni Indonesia, 1990.
Gie, The Liang, Garis-garis Besar Estetik (Filsafat Keindahan), Yogyakarta : Pusat Belajar Ilmu Berguna,1983.
Poerwadarminta, W.J. S, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai pustaka, 1976.
Soedarsono. Komposisi Tari: Elemen-Elemen Dasar. Terjemahan dari Dance Composition: The Basic Elemen Karya La Meri. Yogyakarta: Akademi Seni Tari Indonesia, 1975.
Sumandiyo Hadi, Y. Mencipta Lewat Tari (Terjemahan dari Creating Through Dance oleh Alma M. Hawkins), Yogyakarta: Institut Seni Indonesia, 1990.
Tim Penyusun. Pedoman Tugas Akhir Fakultas Seni Pertunjukan. Denpasar : Institut Seni Indonesia, 2008.
DAFTAR INFORMAN
Nama : I Gde Anom Ranuara UMur : 42 tahun
Pekerjaan : Seniman Topeng dan Mahasiswa ISI Denpasar Alamat : Jl. Sulatri Gg. 14 No. 4 Kesiman, Denpasar Timur
LAMPIRAN – LAMPIRAN
Lampiran 1
SUSUNAN PENDUKUNG TARI
1. Ni Luh Gede Sari Wulan Dewi (penata) 2. Luh Indrayanti (semester IV) 3. I Nyoman Komala Santika (semester IV) 4. Putu Wiyoga Mahendra (semester IV) 5. I Putu Candra Pradhita (semester II)
Pnata karawitan : I Wayan Gede Arsana, S.Sn.
Pendukung musik iringan sekaa Kusuma Sari Br. Paang Tengah Penatih yaitu : 1. I Nyoman Yuda Pratama Putra
2. I Gst. Putu Arioka
3. I Gst. Agung Wisma Endariawan 4. I Gst. Putu Nuada
5. I Kadek Sumariasa 6. I Made Swastika
7. I Nyoman Kusuma Yasa 8. A. A. Putu Atmaja.
Lampiran 2
SUSUNAN STAF PRODUKSI PELAKSANAAN UJIAN AKHIR FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN ISI DENPASAR
TAHUN AKADEMIK 2009/2010
Penanggung Jawab : I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn (Dekan FSP ISI Denpasar) Ketua Pelaksana : I Dewa Ketut Wicaksana, SSP., M.Hum (Pembantu Dekan I) Wakil Ketua : 1. Ni Ketut Suryatini, SSKar., M.Sn (Pembantu Dekan II) 2. I Wayan Beratha, SSKar., M.Sn (Pembantu Dekan III) Sekretaris : I Gusti Ayu Sri Yuntriati, BA
Seksi-seksi
1. Sekretariat : 1. Dewa Ayu Yuni Marhaeni (Koordinator) 2. Putu Sri Wahyuni Emawatiningsih 3. Putu Anita Kristina, A.Md
3. Tempat & Dekorasi : 1. I Wayan Budiarsa, S.Sn (Koordinator) 2. Ni Wayan Ardini, S.Sn., M.Si
4. Publikasi/Dokumentasi : 1. I Nyoman Lia Susanti, SS (Koordinator) 2. Ida Bagus Candrayana
3. I Made Rai Kariasa, S.Sos
4. Dwi Norwata
Rekaman Audiovisual : 1. I Gede Sukraka, SST., M. Hum (Koordinator) 2. I Gst. Ngr. Sudibya, SST
7.2 Protokol : 1. Ni Putu Tisna Andayani, SS (Koordinator) 2. A.A.A. Ngurah Sri Mayun Putri, SST 3. Ni Ketut Dewi Yulianti, SS., M.Hum
7.3 Penanggungjawab Tari : 1. I Nyoman Cerita, SST., M.FA 2. Drs. Rinto Widyarto, M.Si
7.4 Penanggungjawab Karw. : 1. I Wayan Suharta, SSKar., M.Si 2. Wardizal, S.Sen., M.Si
7.5 Penanggungjawab Pedal : 1. Drs. I Wayan Mardana, M.Pd 2. I Nyoman Sukerta, SSP., M.Si
7.6 Stage Manager : Ni Ketut Yuliasih, SST., M.Hum
a. Asst. Stage Manager : Ida Ayu Wimba Ruspawati, SST., M.Sn
b. Stage Crew : 1. Pande Gde Mustika, S.Skar.,M.Si (Koordinator) 2. Ida Bagus Nyoman Mas, SSKar NIP. 19681231 199603 1 007
Lampiran 3
FOTO-FOTO PEMENTASAN
Foto 1. Pada saat saat akan menghayal
Foto 2. Sebagai Khayalan
Foto 3. Sebagai Khayalan pada saat bercumbu
Foto 4.
Foto 5. Menggambarkan gerakan kompak pada saat suasana ceria
Foto 6.
Foto 7.
Foto 8.
Foto 9.
Tabel 3
Setting Panggung, Tata Lampu, Pola Lantai, dan Perbendaharaan Gerak No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
1 Bagian : 1 (opening)
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
5 Lampu: penari 1follow
spot, penari 2 meremang
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
19 Lampu samping merah
dan biru 75%
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
24 Lampu mengikuti penari
75%
- Kelima penari berbalik menghadap depan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
36 General 50%, samping
kiri dan kanan belakang
- Penari 4 menghampiri penari 1 yang duduk di kursi pojok kanan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan - Penari 5 menghampiri
penari 1 dengan
No Pola Lantai Tata Lampu (Suasana) Keterangan
44 Mengikuti penari warna
biru 50%
- Penari 1 & 5 saling berhadapan
- Penari 1 level tinggi - Penari 5 level rendah
45 Idem - Berjalan putar menuju center sambil
berpegangan tangan
46
1 5
Follow spot - Penari 1 menggendong
penari 5 lalu berputar dan jatuh.
5 1