METODE PENELITIAN
E. Teknik Pengumpulan Data
2. Non tes a. Kuesioner
Kuesioner digunakan untuk mengetahui indikator minat siswa. Sugiyono (2008:142) menyatakan bahwa kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan serangkaian pertayaan atau peryataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Menurut Supratiknya (2014:193) jawaban subjek terhadap setiap pernyataan atau item pada dasarnya merupakan rating atau penilaian dan penilaian tersebut kemudian dijumlahkan untuk mendapat pengukuran tentang sikap subjek. Pada penelitian ini peneliti membuat kisi-kisi kuesioner yang mengacu pada
indikator minat belajar, dari indikator-indikator tersebut peneliti mengembangkan kuesioner minat yang akan diberikan kepada siswa.
b. Observasi
Dalam penelitian ini peneliti juga menggunakan jenis pengumpulan data dengan observasi terstruktur atau pengamatan. Sugiyono (2008:146) mengatakan bahwa pengamatan terstruktur merupakan pengamatan yang telah dirancang secara sistematis tentang apa yang diamati, kapan dan dimana tempatnya. Pengamatan ini dapat dilakukan apabila pengamat sudah tahu mengenai variabel apa yang akan diamati. Dalam penelitian ini peneliti mengamati minat siswa dengan menggunakan lembar observasi dalam materi pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran koopertif tipe group investigation. Dalam penelitian ini terdapat dua orang pengamat yang memngamati proses pembelajaran yang sedang berlangsung.
F. Validitas dan Reliabilitas 1. Validitas Instrumen Penelitian
Validitas merupakan pengujian suatu instrumen yang terdapat kesesuaian antara data yang dikumpulkan dengan data yang sebenarnya. Sugiyono (2011:121) mengatakan bahwa suatu instrumen dikatakan valid apabila terdapat kesamaan antara data yang terkumpul dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian. Sedangkan instrumen dikatakan reliabilitas apabila data yang diujikan memiliki kesamaan hasil dalam waktu yang berbeda. Instrumen yang valid harus mempunyai validitas internal dan
eksternal. Validitas internal instrumen yang berupa tes harus memenuhi validitas konstruksi, dan validitas isi, sedangkan instrumen validitas yang non tes cukup memenuhi validitas konstruksi. Instrument validitas dan reliabilitas diujikan kepada sampel populasi diambil. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah siswa kelas IV A yang berjumlah 33 orang. Penguji validitas konstruksi pada penelitian ini melalui analisis penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation untuk meningkatkan minat dan hasi belajar pada materi pembelajaran IPS siswa kelas IV A SD Jetis Bantul.
a. Validitas Instrumen Perangkat Pembelajaran
Validasi perangkat pembelajaran dan instrumen pengambilan data dilakukan dengan cara diujikan kepada ahli (validator). Peneliti melakaukan validasi perangkat pembelajaran kepada keempat ahli (validator) yaitu dua dosen dan guru kelas. Skor hasil (expert judgment) perangkat pembelajaran kemudian dihitung rata-ratanya. Perolehan skor yang didapat dari hasil expert judgment rata-rata kemudian dibandingkan dengan tabel kriteria tingkat kualitas produk. Berdasarkan Setiani (2011:171) yang mengacu pada skripsi Muktiningtyas (2014:55) . Dapat dilihat pada tabel 3.9
Tabel 3.9 Kriteria Kualitas Produk Interval skor rata-rata Kriteria
3,26 – 4,00 Sangat Baik
2,51 – 3,25 Baik
1,26 – 2,50 Kurang Baik 0,00 – 1,25 Tidak Baik
Pada tabel di atas dapat dijelaskan bahwa pengelompokan kriteria tingkat kualitas produk yaitu sangat baik, baik, kurang baik, dan tidak baik, untuk mengetahui kualitas produk pada perangkat pembelajaran dan instrumen pengumpulan data, maka peneliti menghitung skor rata-rata dari hasil validasi yang diberikan para validator. Validasi perangkat pembelajaran berupa RPP, Silabus, Lembar Kerja Siswa, Materi Pembelajaran, dan soal, dapat dilihat pada tabel 3.10
Tabel 3.10 Nilai Validasi Perangkat Pembelajaran Silabus
No Perangkat
Pembelajaran
Ahli Hasil Penilaian
Rata-rata Kriteria 1 Silabus Guru 1 3,6 Baik Dosen 1 2,4 Guru 2 3,0 Dosen 2 2,4
Skor Rata-rata Silabus 2,85
Dari hasil penilaian validasi yang telah diberikan oleh validator, diperoleh hasil rata-rata untuk perangkat pembelajaran silabus yaitu 2,85 termasuk dalam kriteria kualitas produk baik. Sementara untuk hasil validasi perangkat pembelajaran RPP dapat dilihat pada tabel 3.11
Tabel 3.11 Nilai Validasi Perangkat Pembelajaran RPP
No Perangkat
Pembelajaran
Ahli Hasil Penilaian
Rata-rata Kriteria 2 RPP Guru 1 3,6 Baik Dosen 1 3,0 Guru 2 3,2 Dosen 2 3,7 Skor Rata-rata RPP 3,37
Dari hasil penilaian validasi yang telah diberikan oleh validator, diperoleh hasil rata-rata untuk perangkat pembelajaran RPP yaitu 3,37 termasuk dalam kriteria kualitas produk baik. Sementara untuk hasil validasi perangkat pembelajaran LKS dapat dilihat pada tabel 3.12.
Tabel 3.12 Nilai Validasi Perangkat Pembelajaran LKS
No Perangkat
Pembelajaran
Ahli Hasil Penilaian
Rata-rata Kriteria 3 LKS Guru 1 3,6 Baik Dosen 1 3,0 Guru 2 3,3 Dosen 2 3,1 Skor Rata-rata LKS 3,25
Dari hasil penilaian validasi yang telah diberikan oleh validator, diperoleh hasil rata-rata untuk perangkat pembelajaran LKS yaitu 3,25 termasuk dalam kriteria kualitas produk baik. Sementara untuk hasil validasi perangkat pembelajaran materi dapat dilihat pada tabel 3.13.
Tabel 3.13 Nilai Validasi Perangkat Pembelajaran Materi
No Perangkat
Pembelajaran
Ahli Hasil Penilaian
Rata-rata Kriteria 4 Materi Guru 1 3,4 Baik Dosen 1 3,7 Guru 2 3,2 Dosen 2 3,0
Skor Rata-rata Materi 3,32
Dari hasil penilaian validasi yang telah diberikan oleh validator, diperoleh hasil rata-rata untuk perangkat pembelajaran materi yaitu 3,25 termasuk dalam kriteria kualitas produk baik.
b. Validasi Instrumen Kuesioner dan Pengamatan
Validasi instrumen kuesioner dan lembar pengamatan dilakuakan dengan cara expert judgment kepada dua dosen. Hasil dari expert judgment terhadap kuesioner dan lembar observasi dapat dilihat pada tabel 3.14 dan 3.15
Tabel 3.14 Kriteria Validasi lembar Kuesioner dan Lembar Pengamatan
Interval skor rata-rata Kriteria
3,25 – 4,00 Sangat Baik
2,50 – 3,25 Baik
1,65 – 2,50 Kurang Baik
Pada penelitian ini peneliti mengunakan instrumen pengumpulan data tes dan non tes. Instrumen pengumpulan data non tes berupa kuesioner dan lembar pengamatan untuk mengukur variabel minat. Kuesioner dan lembar pengmatan juga harus divalidasikan seperti perangkat pembelajaran.
Hasil validasi instrumen lembar pengamatan dan kuesioner dapat dilihat pada tabel 3.15 di bawah ini
Tabel 3.15 Hasil Validasi Instrumen Lembar Pengamatan dan Kuesioner
No Instrumen Ahli Hasil Penilaian
Rata-rata
Kriteria
1 Lembar Pengamatan Dosen I 3,6 Sangat baik
Dosen II 3,4
Skor Rata-rata pengamatan 7,0 : 2 3,50
2 Kuesioner Dosen I 3,7 Sangat baik
Dosen II 3,2
Skor Rata-rata kuesioner 6,9 : 2 3,45
Dari skor instrumen kuesioner dan pengamatan di atas menunjukan bahwa kedua instrumen tersebut tergolong dalam kriteria sangat baik, yaitu skor rata-rata instrumen lembar pengamatan adalah 3,50 dan instrumen kuesioner 3,50.
Peneliti juga melakukan uji validitas kuesioner untuk mengetahui saol yang valid atau tidak, jumlah kuesioner 30 butir dengan subjek kelas 4 C SD Jetis Bantul. Hasil Validitas dapat dilihat pada tabel 3.16
Tabel 3.16 Hasil Validitas Kuesioner No Indikator Kuesioner Minat Keterangan Kuesioner dalam Penelitian Tidak Valid Valid 1 Keaktifan 4 1,2,3,5,6,7 1,3,18,19,22,23 2 Partisipasi 8 9,10,11,12,13,14, 4,7,12,15,20,24 3 Kesiapan 16,17 15,18,19,20 13,14,16,17 4 Keinginan 21 22,23,24,25 9,6,21,25 5 Memperhatikan - 26,27,28,29,30 2,5,810,11
Dari hasil validitas kuesioner yang telah dilakukan peneliti, terdapat 5 butir pernyataan dari 30 butir pernyataan kuesioner yang tidak valid. Selanjutnya peneliti menggunakan 25 butir pernyataan kuesioner untuk penelitian
c. Validitas Instrumen soal
Pada bagian ini peneliti melakukan ujicoba soal-soal evaluasi pada kelas V A SD Jetis Bantul. Uji coba soal dilakukan pada kelas V A karena membandingkan kemapuan terhadap soal-soal mengenai materi yang sudah dipelajari, sehingga dapat mengetahui soal-soal yang valid dalam pelaksanaan penelitian.
Jumlah siswa kelas V A adalah 30 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Pelaksanaan ujicoba soal evaluasi ini dilaksanakan selama 2 (dua) kali pada tanggal 13 Oktober dan 27 Oktober 2014.
Peneliti melakukan uji coba dua kali karena soal yang akan diberikan jumlahnya banyak dan keraguan akan banyaknya soal yang tidak valid. Jumlah soal pada tahap uji coba terdiri dari 30 soal pilihan ganda dan 10 soal uraian. Pada uji coba soal yang pertama siswa mengerjakan 30 soal pilihan ganda dan 10 soal uraian. Pada uji coba soal yang kedua siswa mengerjakan 30 soal pilihan ganda dan 10 soal uraian.
Hasil validitas soal menggunakan korelasi product moment. Hasil validitas soal evaluasi menunjukan bahwa terdapt soal yang valid dan ada soal yang tidak valid. Pada uji coba soal yang kedua terdapat hasil validitas soal juga terdapat beberapa soal yang valid dan beberapa soal yang tidak valid. Kemudian hasil perhitungan tersebut menggunakan soal yang valid untuk digunakan dalam penelitian. Perhitungan validasi soal dapat dilihat pada tabel 3.17.
Tabel 3.17 Perhitungan Validitas Soal Pada Siklus I dan II
Indikator soal pilihan ganda Siklus 1
Keterangan No Soal dalam
Siklus I
Tidak valid Valid
1 Menjelaskan Perjuanganyang dilakukan oleh raja pada masa kerajaan Hindu, Budha.
1, 6, 8, 10, 26, 30
2, 7, 23, 29
1, 4, 9, 10
2 Menganalisis Perkembangan pada masa pemerintahan kerajaan Hindu, Buddha. 3, 11, 14, 16, 17, 27 9, 12, 13, 19 8, 5, 6, 7
3 Menyebutkan Sikap Kepahlawanan yang dimiliki oleh raja-raja pada masa kerajaan Hindu Buddha.
15, 20, 22, 24 4,5 2, 3
Indikator Soal Uraian Siklus 1 Tidak Valid Valid No soazzl
Indikator Soal Uraian Siklus 1 Tidak Valid Valid No soal dalam siklus 1 1 Menjelaskan Perjuangan yang
dilakukan oleh raja pada masa kerajaan Hindu, Budha.
5 1, 2 1
2 Menganalisis Perkembangan pada masa pemerintahan kerajaan Hindu, Buddha
7,8 3, 4 2
3 Menyebutkan Sikap Kepahlawanan yang dimiliki oleh raja-raja pada masa kerajaan Hindu Buddha.
10 6, 9 3
4 Membuat rangkuman tentang perjuangan beberapa tokoh menurut sejarah
4, 5
No Indikator pilihan ganda Siklus 2
Keterangan No Soal
dalam Siklus II
Tidak Valid Valid
1 Menyebutkan sejarah perjuangan pada masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam
1, 2, 3 14, 23, 16, 17,28, 20
7, 12, 16, 17, 19, 20 2 Menganalisis perkembangan pada
masa pemerintahan kerajaan Hindu, Budaha, dan Islam
8, 12 11, 10, 18, 19, 21
5, 4, 9, 10, 14, 18
3 Menyebutkan peninggalan sejarah pada masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam
5, 20 7, 9, 13, 15,
3, 6, 8 15
4 Menghargai dan menjaga peninggaan sejarah
26, 30 4, 6 1,2,
5 Menerapkan sikap-sikap para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari
27 22, 24, 25 11, 13, 14
Indikator Soal Uraian Siklus 2 Tidak Valid Valid
No Soal Dalam Siklus
II 1 Menyebutkan sejarah perjuangan
yang dilakukan pada masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam
2, 3 1 1
2 Menganalisis perkembangan pada masa pemerintahan Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam
4, 5 6 2
3 Menyebutkan peninggalan sejarah pada masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam
7 8 3
4 Menghargai dan menjaga peninggalan sejarah
- 9 4
5 Menyebutkan dan menerapkan sikap-sikap para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari
Dari hasil validitas soal untuk penelitian tahap siklus I terdapat 10 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, dan pada tahap siklus II terdapat 20 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian.