• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN DAN UNIVERSITAS

C. Pabrik

1. Lokasi Pabrik

Berpusat di kota Kudus – Jawa Tengah, pabrik rokok Djarum merupakan kombinasi dari pabrik paddat karya yang melibatkan ratusan tenaga kerja serta padat modal (otomatisasi) yang dioperasikan oleh tenaga-tenaga profesional. Dilengkapi dengan fasilitas workshop teknik dan pengolahan limbah yang memenuhi standar internasional. Monitoring

pabrik yang telah terkomputerisasi sejak 1985 dan menghasilkan pola pengawasan terpadu di semua sektor industri merupakan modal utama untuk menghasilkan produk-produk berkualitas.

Pabrik-pabrik Djarum antara lain di Megawon, Jetak, Gribig, karangbener, dan Sudimoro merupakan kombinasi dari pabrik rokok SKT dan SKM. Untuk SKT, luas pabrik menempati areal 67.000 m . Ditempat itu tertampung 50.000 pekerja yang meracik, melinting dan mengepak rokok. Sedangkan luas pabrik SKM menempati areal 126.000 m . Pabrik rokok SKM ini mengoperasikan sistem mekanis terpadu mulai dari peracikan tembakau, pemberian saus, pembuatan rokok hingga pengepakan.

2

2

2. Fasilitas Pabrik a. Workshop Teknik

Sejak dilakukan proses mekanisasi pada tahun 1972, Workshop

teknik mampu mengelola dan mereparasi mesin, pelistrikan dan utilitas. Dengan tersedianya Computer Numerical Control (CNC) sejak tahun 1985 bagian ini mampu memproduksi secara mendiri sekitar 85% suku cadang yang sesuai dengan standar dari masing-masing mesin. Disamping itu juga terus melakukan inovasi-inovasi untuk efisiensi.

b. Pengolahan Limbah

Djarum membangun Pusat Pengolahan Limbah (Waste Water Treatment). Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Sucofindo, air

limbah Djarum yang telah diproses melaui fasilitas ini telah memenuhi syarat baku mutu limbah. Kadar limbah untuk BOD hanya 6,64 mg/liter sementara syarat baku mutu limbah cair golongan II sebesar 150 mg/liter dan golongan I sebesar 56 mg/liter. Sedangkan untuk COD pada pabrik Djarum hanya sebesar 18,45 mg/liter. Sementara baku mutu golongan II sebesar 100 mg/liter dan golongan I sebesar 300 mg/liter.

D. Struktur Organisasi PT DJARUM

Untuk menjalankan proses operasional, Djarum secara umum dibagi menjadi tujuh departemen yang masing-masing dikepalai oleh seorang direktur. Tiap direktur membawahi beberapa manajer yang mengepalai bagian-bagian.

Departemen-departemen yang ada di Djarum adalah: 1. Departemen Pemasaran (Marketing)

2. Departeman Penelitian dan Pengambangan ( R&D) 3. Departemen Pembelian (Purchasing)

4. Departemen Produksi

5. Departemen Keuangan (Finance)

6. Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (HRD) 7. Departemen Sistem Informasi (IS)

1. Tugas dari Departemen Penelitian dan Pengembangan adalah:

“ Menciptakan ilmu pengetahuan tentang rokok yang berguna untuk Organisasi Djarum. Bekerja sama dengan departemen lain (internal) dan lembaga-lembaga penelitian eksternal untuk mampu mempertahankan mutu dan inovasi produk sehingga memuaskan kebutuhan merokok para perokok.”

2. Tugas dari Departemen pemasaran :

“ Untuk mengidentifikasikan dan memuaskan kebutuhan merokok para perokok.”

3. Tugas dari Departemen Pembelian :

“ Memenuhi kebutuhan bahan baku dalam mutu, harga, dan pengiriman yang tepat, untuk produksi yang dapat memuaskan kebutuhan merokok para perokok.”

4. Tugas dari Departemen Produksi :

“ Untuk memproduksi rokok yang bermutu tinggi dan konsisten yang dapat memberikan kepuasan dan kebanggaan kepada para perokok.”

5. Tugas dari Departemen Keuangan :

“ Untuk mengelola keuangan secara optimal dan menjadi mitra strategis untuk mendukung misi perusahaan.”

6. Tugas dari Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) : “ Mengembangkan kualitas sumber daya manusia, budaya, serta lingkungan kerja pemuas kebutuhan merokok para perokok.”

7. Tugas dari Departemen Sistem Informasi :

“ Kami hadir untuk menyediakan sistem informasi, servis, dan dukungan kepada anggota Organisasi Djarum agar mereka dapat bekerja lebih baik melalui pengembangan proses bisnis dan teknologi informasi.”

E. Proses Produksi

1. Sigaret Kretek Tangan ( Melinting Dengan Gilingan)

Proses pada produk SKT adalah melinting dengan gilingan tangan secara manual. Rokok yang telah dilinting, akan memasuki tahap “selopan” atau pembungkusan 10 atau 12 batang rokok dengan menggunakan plastik tipis sebagai pelindung bagian dalam ( cellophane ). Dilanjutkan dengan pembungkusan dus, dan pekerjaan “tangkis” yakni pemasangan segel penutup ( zluit segel ) dan perekatan pita cukai. Tahap akhir adalah pemasangan cellophane di bagian luar bungkus rokok.

2. Sigaret Kretek Mesin ( Otomatisasi Produksi )

Pembuatan rokok filter ( SKM) dilakukan secara otomatis dalam satu kesatuan mata rantai produksi. Mesin-mesin pembuat rokok dapat menghasilkan sekitar 4000 batang/menit untuk setiap unitnya.Batang rokok yang telah siap akan dibungkus dengan dua tahap cellophane untuk menjamin rasa dan aroma yang tetap baik sampai di tangan konsumen.

3. Kontrol Kualitas

Kontrol kualitas dilakukan pada setiap tahapan proses produksi bahkan telah dimulai sejak tembakau ditanam. Didukung sistem komputerisasi terpadu, serta masukan-masukan dari bagian penelitian dan pengembangan yang meneliti kualitas bahan baku hingga pengukuran akurasi kadar tar dan nikotin, menjadikan kontrol kualitas menjadi tolak ukur lahirnya produksi-produksi berkualitas. Dengan kontrol kualitas yang ketat ini pula dilakukan penolakan ( reject ) pada setiap rokok yang tidak memenuhi standart kualitas yang telah dibakukan.

4. Komputerisasi

Melalui komputerisasi terpadu yang dimulai sejak tahun 1979, standart mutu yang ketat menjadi lebih mudah diberlakukan. Penggunaanya tidak terbatas dalam penyediaan data atau informasi, tetapi juga menangani pemeliharaan piranti kertas yang ada di bagian produksi, melalui penggunaan Computerized Numerical Control (CNC ). Komputerisasi juga telah menyediakan sistem online sebagai akses komunikasi antar pabrik dan kantor-kantor cabang.

5. Penelitian dan pengembangan

Sejak tahun 1970, bagian penelitian dan pengambangan Djarum (R&D) telah melakukan penelitian mulai dari kualitas penyediaan bahan baku yang sesuai dengan merek rokok tertentu, pengadaan stok yang optimal, hingga pengolahan saus dan racikan cengkeh. Laboratorium R&D

Djarum terdapat di Kudus dan Jakart. Dari laboratorium inilah lahir berbagai inovasi seperti pengurangan kadar tar dan nikotin yang dilakukan secara akurat.

F. Produk

Produk Djarum dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Produk domestik, yang terdiri dari :

a. Djarum Super b. L.A. Lights

c. L.A. Menthol Lights d. Djarum Coklat

e. Djarum Coklat Istimewa f. Djarum 76

g. Djarum Cigarillos

2. Produk untuk Pasar Internasional, yang terdiri dari : a. Djarum Super

b. Djarum Lights c. Djarum Filter Deluxe d. L.A. Lights

e. L.A. Menthol Lights f. Djarum Spesial

h. Djarum Spesial Menthol i. Djarum Bali Hai

j. Djarum Splash k. Djarum Black

l. Djarum Clove Cigarillos m. Djarum English

n. Gold Seal Premium o. Premium One

G. Distribusi

Produk-produk Djarum didistribusikan keseluruh pelosok Indonesia dan mancanegara melalui jaringan distribusi terpadu dan terkomputerisasi yang dibangun untuk memberikan layanan professional dan tepat waktu kepada para pelanggan.

Distribusi pasar nasional dikelola oleh tiga perusahaan, yaitu PT. Anindita Multiniaga Indonesia untuk wilayah Jawa Timur, Sulawesi, kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara, dan Irian. PT. Lokaniaga Adipermata untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat dan PT. Adiniaga Sentrapersada untuk wilayah Jabotabek, sebagian Jawa barat, Sumatera, serta kalimantan Barat.

Distributor ekspor dilakukan oleh eksportir di pasar-pasar strategis seperti Amerika Serikat, kanada, belanda, Belgia, Jepang, Australia, Saudi Arabia,

dan negara-negara ASEAN. Disamping itu produk-produk Djarum juga didistribusikan ke Timur Tengah, Rusia, Eropa Timur, dan Timur Jauh.

Ekspor Djarum yang telah dilakukan sejak tahun 1973, dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yang sangat pesat. Pada tahun 1996 volume penjualan mencapai 450 juta batang pertahun. Akhir tahun 1999 angka penjualan telah mencapai 1,1 milyar batang pertahun.

H. Pemasaran

Beberapa media digunakan untuk merebut dan mempertahankan pasar. Djarum Super sebagai salah satu produk premium PT. Djarum selalu gencar dalam memperluas pangsa pasar. Salah satu media yang digunakan adalah

above the line (menggunakan media televisi, radio, media cetak). Salah satu yang sudah familiar dengan kita adalah peran Djarum Super sebagai sponsor Liga Italia dengan icon “SUPER SOCCER”. Disamping media above the line, juga menggunakan media below the line (menggunakan billboard, spanduk, dan lain-lain).

I. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah aset, gerak tumbuh mereka adalah gerak tumbuh perusahaan. Upaya untuk peningkatan kesejahteraan dan peningkatan kinerja dilakukan mulai dari karyawan pabrik hingga tingkat manajerial.

Lebih dari 50.000 pekerja pabrik berasal dari Kudus, Pati, Rembang, dan Juwana terlibat dalam proses produksi. Mereka menempati barak yang tersebar di 40 lokasi di kota Kudus dan sekitarnya, dimaksudkan untuk memudahkan transportasi para pekerja ke tempat tugasnya.

Penetapan standar upah bagi pekerja borongan dan harian diatur melaui Persatuan Pengusaha Rokok Kudus (PPRK) dengan memperhatikan kemampuan dan kepentingan seluruh anggota serta standar biaya hidup di daerah tersebut. Bagi karyawan disediakan fasilitas kesehatan berupa poliklinik dan layanan KB di setiap lokasi kerja. Di samping itu perusahaan juga melakukan usaha-usaha perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan karyawan.

Rekruitmen dilakukan secara professional dimana analisis kebutuhan karyawan dan penguasaan ketrampilan dilakukan secara sistematis. Pelatihan secara konsisten dan berkesinambungan dilakukan di setiap tingkat dan jabatan. Seperti bagian teknik dan produksi yang diikutsertakan pada pelatihan di Eropa agar lebih menguasai pengelolaan dan pengoperasian mesin-mesin pengolahan dan produksi rokok. Hal yang sama juga berlaku di bagian pemasaran yang mengikutsertakan karyawannya pada lokakarya dan pelatihan di dalam maupun luar negeri.

Sejumlah sumber daya manusia Djarum di tingkat menajerial dan direksi adalah alumnus dari Universitas terkemuka di dunia. Dengan pengetahuan manajemen yang ditimba dari Universitas kelas dunia tersebut, ditambah

akumulasi pengalaman yang panjang dalam memproduksi rokok kretek, memungkinkan Djarum berkembang menjadi lebih professional.

Gambaran Umum Universitas Sanata Dharma

Dokumen terkait