96
Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/Semester : XI/1
Materi Pokok : Ketenagakerjaan Waktu : 3 JP
A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, dan damai), santun, responsif dan proaktif, serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya,dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1 Mensyukuri pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia untuk kesejahteraan rakyat.
2.2 Bersikap jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, kreatif, dan mandiri dalam upaya mengatasi permasalahan pembangunan di Indonesia serta menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, dan kritis sebagai pelaku ekonomi.
3.3 Menganalisis permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia.
3.3.1 Menjelaskan Pengertian ketenagakerjaan, kesempatan kerja, tenaga kerja dan angkatan kerja.
3.3.2 Menjelaskan penyebab pengangguran
4.4 Menyajikan hasil analisis masalah ketenagakerjaan di Indonesia
4.4.1 Menjelaskan sistem pengupahan dan penggajian yang berlaku di Indonesia 4.4.2 Menjelaskan dampak negatif pengangguran dan cara mengatasi masalah
penganguran di Indonesia
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu:
1. Menunjukan kesungguhan dalam belajar ekonomi tentang ketenagakerjaan. 2. Menunjukan perilaku jujur, disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam
97
7. Menjelaskan dampak negatif pengangguran dan cara mengatasi masalah penganguran di Indonesia
D. Materi Pembelajaran : Materi berdasarkan Fakta
1. Masalah ketenagakerjaan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia lebih tinggi daripada di negara-negara maju. Permasalahan tersebut adalah tingginya pengangguran. Penyebabnya antara lain:
Industrialisasi di negara berkembang umunya tidak disertai kesiapan tenaga kerjanya
Tingkat pendidikan dan ketrampilan rendah
Tingkat pembentukan modal nasional rendah
2. Jika tingkat pengangguran tinggi, sumber daya menjadi terbuang percuma Ana tingkat pendaptan masyarakat akan merosot. Situasi ini dapat menimbulkan kelesuan ekonomi Ana berpengaruh pada emosi masyarakat dan kehidupan keluarga sehari-hari
Materi berdasarkan Konsep
1. Pegertian ketenagakerjaan, kesempatan kerja, tenaga kerja, dan angkatan kerja 2. Bagan peraga komposisi penduduk dan tenaga kerja
3. Sistem upah di Indonesia tergantung pada kondisi permintaan Ana penawaran tenaga kerja, hubungan pemberi kerja dan penerima kerja, serta upah minimum. Sejak tahun 2000, upah minimum yang berlaku adalah upah minimum provinsi (UMP)
4. Pengertian penganggur, tingkat pengangguran, dan jenis-jenis pengangguran dan penyebabya. Jenis pengangguranberdasar faktor penyebab terjadinya yaitu pengangguran sifilis, pengangguran struktural, pengangguran friksional, dan pengangguran Muslimah. Jenis pengangguran berdasar lama waktu kerja yaitu pengangguran terbuka, pengangguran terselubung, dan setengah menganggur. 5.
Materi Berdasarkan Prinsip
1. Untuk menciptakan iklim yang mendukung perluasan lapangan kerja, meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja, langkah awalnya adalah meningkatkan mutu tenaga kerja. Usaha menigkatkan mutu tenaga kerja dilakukan oleh berbagai pihak yaitu pemerintah, perusahaan (swasta), dan individu
2. Mengatasi masalah pengangguran harus dilihat dari jenis pengangguran itu sendiri. Contohnya mengatasi pengangguran struktural dengan memindahkan tenaga kerja ke tempat yang membutuhkan sedangkan mengatasi pengangguran friksional adalah dengan informasi lengkap tentang lapangan kerja.
D. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran yang digunakan adalah : 1. Persentasi dan Diskusi
98
1. Buku paket Ekonomi Esis Alam S. Kurikulum 2013 2. Buku-buku penunjang yang relevan
3. Media massa cetak/ elektronik
4. Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerja an
G. Karakter Kebangsaan
1. Kreatif 2. Kerja keras 3. Rasa ingin tahu 4. Gemar membaca 5. Disiplin 6. Peduli sosial H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan I KEGI-ATAN
URAIAN KEGIATAN ALOKASI
WAKTU
Kegiatan Guru Kegiatan Siswa
P E N D A H U L U A N Guru Menyapa selanjutnya, mengkondisikan kelas, memeriksa kehadiran siswa dan kesiapan siswa belajar termasuk
kebersihan ruang belajar
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan proses pembelajaran secara singkat
Guru menjelaskan secara garis besar materi pembelajaran yang akan dikaji, tujuan
pembelajaran, rambu-rambu pembelajaran dan metode penilaian yang akan terapkan
Siswa mendengarkan,
menjawab sapaan, semua siswa bertanggung jawab menjaga kebersihan kelas, dan mewujudkan
lingkungan kelas yang bersih danrapi. Dan melanjutkan berdoa untuk memulai pelajaran, agar diberi kelancaran oleh Tuhan YME.
Siswa menyimak dan menanyakan jika ada penjelasan yang tidak dimengerti
Siswa menyimak penjelasan guru tentang materi pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan untuk hal-hal yang belum jelas
99 Memberikan motivasi tentang masalah ketenagakerjaan Guru menggali pengetahuan siswa dengan mengajukan pertanyaan tentang konsep ketenagakerjaan dan keterampilan
Siswa menyimak motivasi yang disampaikan guru untuk menghantarkan pemahaman kepada materi pembelajaran.
Siswa menjawab pretes dengan jujur untuk mengaji materi pembelajaran
I N T I
Guru mengarahkan siswa untuk mengamati
(membaca) literatur tentang pengertian ketenagakerjaan,
kesempatan kerja, tenaga kerja, dan angkatan kerja
Guru mengarahkan siswa untuk mengamati
(membaca) literatur tentang upaya
meningkatkan kualitas tenaga kerja
Guru memfasilitasi siswa melakukan tanya-jawab (berdiskusi) sehubungan dengan pengertian ketenagakerjaan,
kesempatan kerja, tenaga kerja, dan angkatan kerja dan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja
Guru menugaskan siswa untuk membuat konsep komposisi penduduk dan tenaga kerja
Guru memberikan umpan balik berdasarkan hasil
Sisiwa mengamati literatur dan kehidupan masyarakat di sekitar, guna menemukan aspek ekonomi yang menjadi topik pembelajaran
ketenagakerjaan seperti pengertian peduduk, kesempatan kerja, tenaga kerja, dan angkatan kerja
. Siswa menanyakan dan
menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang seputar ketenagakerjaan dan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja
Siswa mencoba untuk
mengeksplorasi dengan cara mencatat dan mengidentifikasi berbagai konsep
ketenagakerjaan dan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja. (mengasosiasi)
Siswa mengomunikasikan
dengan cara memaparkan hasil pengamatan dan eksplorasi konsep
ketenagakerjaan dan upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja
100 P E N U T U P pada konsep-konsep esensial yang meliputi semua materi konsep dasar ketenagakerjaan
Mengajukan beberapa pertanyaan singkat untuk menguji pemahaman siswa tentang konsep-konsep yang dipelajari dan prilaku apa saja yang harus dijalankan siswa sehubungan dengan pencapaian kompetensi sosial dalam materi pembelajaran tersebut.
Guru memberikan kesimpulan dan evaluasi pembelajaran
Memberikan pekerjaan rumah individu: Secara pribadi, buatlah contoh upaya peingkatan mutu tenaga kerja yang dilakukan berbagai pihak
Menayakan nilai-nilai karakter bangsa apa saja yang didapat dari pelajaran hari ini.
yang disampaikan guru, dan mencatatnya di buku catatan harian
Menjawab secara cepat pertanyaan guru berkaitan dengan konsep-konsep penting yang telah dipahami dalam kegiatan pembelajara ini (postes)
Siswa menyimak evaluasi dan kesimpulan yang dijelaskan guru
Mendengarkan dan mencatat pekerjaan rumah yang akan dikaji pada kegiatan pembelajaran yang akan datang.
Secara jujur siswa
menyampaikan nilai karakter apa saja yang diperoleh setelah proses pembelajaran hari ini.
101 P E N D A H U L U A N
memeriksa kehadiran siswa dan kesiapan siswa belajar termasuk kebersihan ruang belajar
Guru meminta siswa merefleksi hasil pertemuan sebelumnya
Guru menagih dan membahas PR yang ditugaskan pada pertemuan sebelumnya
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan proses pembelajaran secara singkat
Guru menjelaskan secara garis besar materi pembelajaran yang akan dikaji, tujuan pembelajaran, rambu-rambu pembelajaran dan metode penilaian yang akan diterapkan
Guru menginformasikan sumber belajar berupa; buku, ensiklopedia, artikel koran dan sumber belajar lainnya
Guru Menggali
pengetahuan siswa dengan mengajukan pertanyaan tentang sistem upah di Indonesia
jawab menjaga kebersihan kelas, dan mewujudkan lingkungan kelas yang bersih, apik. Dan
melanjutkan berdoa untuk memulai pelajaran, agar diberi kelancaran oleh Tuhan YME.
Siswa merefleksi hasil pertemuan sebelumnya
Memberikan hasil PR kepada guru untuk di nilai.
Siswa menyimak dan
menanyakan jika ada penjelasan yang tidak dimengerti
Siswa menyimak penjelasan guru tentang materi pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan untuk hal-hal yang belum jelas
Siswa menyiapkan buku sumber dan sumber belajar lainnya untuk mencapai penguasaan kompetensi religius, sosial, pengetahuan dan keterampilan
Siswa menyimak motivasi yang disampaikan guru untuk
menghantarkan pemahaman kepada materi pembelajaran.
Siswa menjawab pretes dengan jujur untuk mengaji materi pembelajaran
102 I N T I melakukan tanya-jawab (berdiskusi) sehubungan dengan topik tersebut.
Guru memfasilitasi siswa agar menggali informasi dan mencatat mengeai sistem upah di Indonesia
Guru menugaskan siswa untuk membuat laporan, dan melaporkan hasil pengamatan (eksplorasi)
Guru memberikan umpan balik berdasarkan hasil pemaparan siswa.
tentang seputar materi yang telah dijelaskan
Siswa mencoba untuk
mengeksplorasi dengan
caramencatat dan mengidentifikasi mengeai sistem pembayaran upah di Indonesia(mengasosiasi).
Siswa mengomunikasikan
dengan cara memaparkan hasil pengamatan dan eksplorasi sistem pembayaran upah di Indonesia
60 menit P E N U T U P
Memberikan penguatan pada konsep-konsep esensial yang meliputi semua materi sistem pembayaran upah di
Indonesia
Mengajukan beberapa pertanyaan singkat untuk menguji pemahaman siswa tentang konsep-konsep yang dipelajari dan prilaku apa saja yang harus dijalankan siswa sehubungan dengan
pencapaian kompetensi sosial dalam materi pembelajaran tersebut.
Guru memberikan kesimpulan dan evaluasi pembelajaran
Memberikan pekerjaan rumah individu:
Apa saja yang menentukan sistem pembayaran upah
Menayakan nilai-nilai karakter bangsa apa saja yang didapat dari pelajaran hari ini.
Menyimak penguatan konsep yang disampaikan guru, dan mencatatnya di buku catatan harian
Menjawab secara cepat pertanyaan guru berkaitan dengan konsep-konsep penting yang telah dipahami dalam kegiatan pembelajara ini (postes)
Siswa menyimak evaluasi dan kesimpulan yang dijelaskan guru
Mendengarkan dan mencatat pekerjaan rumah yang akan dikaji pada kegiatan pembelajaran yang akan datang.
Secara jujur siswa menyampaikan nilai karakter apa saja yang diperoleh setelah proses pembelajaran hari ini.
103 P E N D A H U L U A N mengkondisikan kelas, memeriksa kehadiran siswa dan kesiapan siswa belajar termasuk kebersihan ruang belajar
Guru meminta siswa merefleksi hasil pertemuan sebelumnya
Guru menagih dan membahas PR yang ditugaskan pada pertemuan sebelumnya
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan proses pembelajaran secara singkat
Guru menjelaskan secara garis besar materi pembelajaran yang akan dikaji, tujuan pembelajaran, rambu-rambu pembelajaran dan metode penilaian yang akan terapkan
Guru menginformasikan sumber belajar berupa; buku, ensiklopedia, artikel koran dan sumber belajar lainnya
Memberikan motivasi tentang konsep pengangguran
Guru menggali pengetahuan siswa dengan mengajukan pertanyaan tentang konsep pengangguran
menjawab sapaan, semua siswa bertanggung jawab menjaga kebersihan kelas, dan
mewujudkan lingkungan kelas yang bersih, rapi. Dan
melanjutkan berdoa untuk memulai pelajaran, agar diberi kelancaran oleh Tuhan YME.
Siswa merefleksi hasil pertemuan sebelumnya
Memberikan hasil PR kepada guru untuk di nilai.
Siswa menyimak dan menanyakan jika ada
penjelasan yang tidak dimengerti
Siswa menyimak penjelasan guru tentang materi
pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan untuk hal-hal yang belum jelas
Siswa menyiapkan buku sumber dan sumber belajar lainnya untuk mencapai penguasaan
kompetensi religius, sosial, pengetahuan dan keterampilan
Siswa menyimak motivasi yang disampaikan guru untuk
menghantarkan pemahaman kepada materi pembelajaran.
Siswa menjawab pretes dengan jujur untuk mengaji materi pembelajaran
104
I N T I
pengangguran dan cara mengatasinya
Guru memfasilitasi siswa melakukan tanya-jawab (berdiskusi) sehubungan dengan tingkat pengangguran, jenis pengangguran, dampak pengangguran dan cara mengatasinya
Siswa diminta untuk membagi kelompok sesuai jumlah siswa untuk
mencobamengeksplorasimas
alah ketenagakerjaan di Indonesia
Guru menugaskan siswa untuk membuat presentase berisi poin-poin tentang ketenagakerjaan yang telah dipelajari, dan melaporkan hasil pengamatan (eksplorasi)
Guru memberikan umpan balik berdasarkan hasil pemaparan siswa.
. Siswa menanyakan dan
menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang seputar materi yang telah dijelaskan
Siswa berdiskusi kelompok
mencoba untuk
mengeksplorasimasalah ketenagakerjaan di Indonesia(mengasosiasi)
Siswa mengomunikasikan
dengan cara memaparkan hasil pengamatan dan eksplorasi tentang masalah ketenagakerjaan di Indonesia
Siswa membuat presentase berisi poin-poin ketenagakerjaanyang telah dipelajari, dan melaporkan hasil pengamatan (eksplorasi)
105 P E N U T U P
pertanyaan singkat untuk menguji pemahaman siswa tentang konsep-konsep yang dipelajari dan prilaku apa saja yang harus dijalankan siswa sehubungan dengan pencapaian kompetensi sosial dalam materi pembelajaran tersebut.
Guru memberikan kesimpulan dan evaluasi pembelajaran
Memberikan pekerjaan rumah individu:
mendapatkan simpulan dan menemukan cara mengatasi masalah ketenagakerjaan di Indonesia
Menayakan nilai-nilai karakter bangsa apa saja yang didapat dari pelajaran hari ini.
Menjawab secara cepat pertanyaan guru berkaitan dengan konsep-konsep penting yang telah dipahami dalam kegiatan pembelajara ini (postes)
Siswa menyimak evaluasi dan kesimpulan yang dijelaskan guru
Mendengarkan dan mencatat pekerjaan rumah yang akan dikaji pada kegiatan pembelajaran yang akan datang.
Secara jujur siswa menyampaikan nilai karakter apa saja yang diperoleh setelah proses pembelajaran hari ini.
15 menit
I. Penilaian
Penilaian dilakukan selama kegiatan pembelajaran yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Instrumen penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan terlampir.
No Aspek yang dinilai Teknik
Penilaian Waktu Penilaian
1. Sikap
a. Terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan .
b. Toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
c. Peduli dalam kegiatan pembelajaran d. Disiplin selama proses pembelajaran e. Jujur dalam menjawab permasalahan yang
diberikan
f. Tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas
Observasi Selama
pembelajaran dan saat diskusi
106
pribadi
3. Keterampilan
Terampil menerapkan konsep/prinsip dan strategi pemecahan masalah yang relevan
Analika Penyelesaian kelompok
I. Instrumen Penilaian hasil Belajar
1. Penilaian Sikap : Observasi 2. Penilaian Pengetahuan : Penugasan 3. Penilaian Keterampilan : Analitika
107
Kelas/ Semester : XI / 1 Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan : Pada saat pelaksanaan pembelajaran.
Kompetensi dasar :2.1. Memilikimotivasiinternal, kemampuanbekerjasama, konsisten,
Sikapdisiplin, rasa percayadiri, dansikaptoleransidalam Perbedaanstrategiberpikirdalammemilihdanmenerapkan Strategimenyelesaikanmasalah. Indikator : 1. Aktif 2. Kerjasama 3. Toleran Rubrik:
Indikator sikap aktif dalam pembelajaran:
1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran 2. Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi
belum ajeg/konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum ajeg/konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten
Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasamadalamkegiatankelompok.
2. Cukupjika menunjukkan ada sedikit usaha untuk bekerjasamadalamkegiatankelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasamadalamkegiatankelompok tetapi masih belum ajeg/konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasamadalamkegiatankelompok secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik jikasama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
2. Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten 3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten. 4. Sangat baik jika menunjukkansudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap
proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
108 s w a K C B B S K C B B S K C B BS K C B B S K C B B S K C B B S K C B B S 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 K : Kurang C : Cukup B : Baik BS : Baik Sekal
109 Kelas : XI Rubrik Penilaian No . Kriteria Kelompok 4 3 2 1 1 Kesesuaiandengan konsep dan prinsip
ekonomi 2 Ketepatanmemilihbahan 3 Kreativitas 4 Ketepatan waktupengumpulantugas 5 Kerapihanhasil Jumlahskor
Keterangan:4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup baik, 1 = kurang baik
Nilai Perolehan =
110
Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/Semester : XI /1
Indikator :Siswa mampu mengalisis topik yang diberikan dengan mampu menjawab setiap pertanyaan dengan tepat.
TujuanAnalitika :Memantau perkembangan kemampuan dan pemahaman siswa tentang berbagai konsep dan penerapan ilmu ekonomi.
Tugas:
1. Bacalah artikel di bawah ini
2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan setelahnya
Hadapi MEA, Tingkat Pendidikan Tenaga Kerja RI Masih Kalah
Pemerintah menyatakan tingkat produktifitas dan pendidikan tenaga kerja di Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Padahal Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015. Dalam era liberalisasi pekerja terampil dibutuhkan untuk bekerja di wilayah ASEAN.
Produktifitas tenaga kerja Indonesia untuk menghadapi MEA yang berbasis kompetensi masih dipertanyakan. Tingkat pendidikan pekerja di Indonesia untuk usia 25 tahun ke atas saja, rata-rata lama sekolahnya 5,8 tahun. Sementara itu, Malaysia 9,5 tahun, Filipina 8,9 tahun dan Thailand 10,1 tahun. Apalagi dengan Singapura, Indonesia jelas lebih rendah. Inilah yang menggambarkan kesiapan tenaga kerja kita di ASEAN. Demikian ujar Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN), Armida Alisjahbana di acara Seminar Nasional Kependudukan dan Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (26/3/2014). Untuk meningkatkan profesionalitas tenaga kerja Indonesia, kata Armida, salah satunya melalui pendidikan, baik formal maupun non formal. Sebab, hanya sekitar 5% pekerja di Indonesia yang mengaku mendapat pelatihan.
Selain itu, Armida menjelaskan, Indonesia perlu meningkatkan produktifitas tenaga kerja seperti Korea Selatan, Taiwan, dan China serta negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan South Africa/Afrika Selatan). Programnya termasuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam ketenagakerjaan.Partisipasi kerja perempuan sangat besar untuk meningkatkan leverage ekonomi. Karena selama 20 tahun, tingkat partisipasi kerja wanita Indonesia tidak banyak bergerak hanya 50,3%. Sedangkan Thailand 45,4%,
111
US$ 1,8 triliun pada 2030. Saat ini baru 55 juta pekerja berketerampilan.”Tenaga kerja
yang punya keterampilan semakin naik setiap tahun. Kalau tidak punya keterampilan, bisa jadi bencana. Makanya kami pakai pendekatan mendidik sejak dini, sekolah tinggi dan menjangkau lebih luas,” ucapnya.
Dari data ILO pada tahun lalu, ada sekitar 300 juta kesempatan kerja di kawasan ASEAN dan pasifik. Sedangkan 1% pertumbuhan ekonomi mampu menyerap 200 ribu tenaga kerja.
(Sumber: Agustina Melani: http://bisnis.liputan6.com) Pertanyaan:
1. Apa pengaruh tingkat pendidikan terhadap tenaga kerja? 2. Apa yang harus kita lakukan dalam menghadapi masalah ini?
112