• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Pekerjaan 1 6 Penyerahan

Dalam dokumen SDP Pengembangan Daerah Sitomboll (Halaman 104-109)

BAB X. SYARAT SYARAT UM UM KONTRAK (SSUK) A Ketentuan Umum

Hukum 3.1 Bahasa kontr ak har us dalam Bahasa Indonesi a.

B. PELAKSANAAN, PENYELESAIAN, ADENDUM DAN PEM UTUSAN KONTRAK 1 5 Jadwal

B.1 Pelaksanaan Pekerjaan 1 6 Penyerahan

Lokasi Kerja

16.1 PPK berkewajiban untuk menyer ahkan keselur uhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPM K diterbitkan. Penyer ahan dil akukan setelah sebelumnya dil akukan pemer iksaan l apangan ber sama. Hasil pemer iksaan dan penyer ahan dituangkan dalam berita acar a penyer ahan lokasi ker ja. 16.2 Jika dalam pemeriksaan lapangan ber sama

ditemukan hal -hal yang dapat mengakibatkan per ubahan isi Kontr ak maka per ubahan tersebut har us dituangkan dalam adendum Kontr ak.

16.3 Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dar i lokasi ker ja maka PPK dapat dianggap tel ah menunda pelaksanaan

peker jaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi ker ja tersebut, dan kondisi ini ditetapkan sebagai Per istiw a Kompensasi.

1 7. Surat Perintah M ulai Kerja (SPM K)

17.1 PPK mener bitkan SPM K selambat- lambatnya 14 (empat belas) har i sejak tanggal penanda- tanganan kontr ak.

17.2 Dalam SPM K dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontr ak oleh penyedia.

1 8. Program M utu 18.1 Penyedia berkew ajiban untuk menyer ahkan pr ogram mutu pada r apat persiapan pel aksanaan kontr ak untuk disetujui oleh PPK. 18.2 Pr ogr am mutu disusun pal ing sedikit berisi:

a. infor masi mengenai peker jaan yang akan dil aksanakan;

b. or ganisasi ker ja penyedia; c. jadw al pelaksanaan peker jaan; d. pr osedur pelaksanaan peker jaan; e. pr osedur instruksi ker ja; dan f. pelaksana ker ja.

18.3 Pr ogr am mutu dapat dir evi si sesuai dengan kondisi lokasi peker jaan.

18.4 Penyedia berkew ajiban untuk memutakhirkan pr ogram mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Per istiw a Kompensasi.

18.5 Pemutakhir an progr am mutu har us menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya ter hadap penjadw al an sisa peker jaan, termasuk per ubahan terhadap ur utan pekerjaan. Pemutakhir an progr am mutu har us mendapatkan per setujuan PPK.

18.6 Persetujuan PPK terhadap pr ogr am mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.

1 9. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak

19.1 Selambat- lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPM K dan sebelum pelaksanaan pekerjaan, PPK ber sama dengan penyedi a, unsur per encanaan, dan unsur pengaw asan, har us sudah menyelenggar akan r apat

per siapan pelaksanaan kontr ak.

19.2 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dal am r apat per siapan pel aksanaan kontrak meliputi:

a. pr ogr am mutu; b. or ganisasi ker ja;

c. tata car a pengatur an pelaksanaan peker jaan;

d. jadw al pelaksanaan peker jaan;

e. jadw al pengadaan bahan/ material, mobi lisasi per alatan dan per sonil;

f. penyusunan r encana dan pelaksanaan pemer iksaan lokasi peker jaan.

2 0. M obilisasi 20.1 M obilisasi paling lambat har us sudah mul ai dilaksanakan dalam w aktu 30 (tiga puluh) har i sejak diterbi tkan SPM K.

20.2 M obilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup peker jaan, yai tu:

a. mendatangkan per alatan-per alatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan peker jaan;

b. memper si apkan fasilitas seper ti kantor , r umah, gedung labor ator ium, bengkel, gudang, dan sebagainya; dan/ atau

c. mendatangkan per soni l-personil .

20.3 M obilisasi per alatan dan personil dapat dilakukan secar a bertahap sesuai dengan kebutuhan.

2 1. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan

21.1 Selama ber langsungnya pelaksanaan pekerjaan, PPK jika dipandang per lu dapat mengangkat Pengaw as Peker jaan yang ber asal dari per sonil PPK atau konsultan pengaw as. Pengaw as Peker jaan berkewajiban untuk mengaw asi pelaksanaan peker jaan.

21.2 Dalam mel aksanakan kewajibannya, Pengaw as Peker jaan selal u bertindak untuk kepentingan PPK. Jika ter cantum dalam SSKK, Pengaw as Peker jaan dapat ber tindak sebagai W akil Sah PPK.

2 2. Persetujuan Pengawas Pekerjaan

22.1 Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Peker jaan baik yang permanen maupun sementar a har us mendapatkan per setujuan Pengaw as Peker jaan.

22.2 Jika dalam pelaksanaan peker jaan ini diperlukan ter lebih dahulu adanya Hasil Peker jaan Sementar a maka penyedi a berkew ajiban untuk menyer ahkan spesi fikasi dan gambar usulan Hasil Peker jaan Sementar a ter sebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Terl epas dari ada tidaknya per setujuan Pengaw as Pekerjaan, penyedia bertanggung jaw ab secar a penuh atas rancangan Hasil Peker jaan Sementara.

2 3. Perintah Penyedia berkew ajiban untuk melaksanakan semua per intah Pengawas Peker jaan yang sesuai dengan kew enangan Pengaw as Peker jaan dalam Kontrak ini.

2 4. Akses ke Lokasi Kerja

Penyedia berkew ajiban untuk menjamin akses PPK, W akil Sah PPK dan/ atau Pengaw as Pekerjaan ke lokasi ker ja dan lokasi l ainnya dimana peker jaan i ni sedang atau akan dil aksanakan.

2 5. Pemeriksaan Bersama

25.1 Apabil a diper lukan, pada tahap aw al pelaksanaan Kontr ak, PPK ber sama- sama dengan penyedi a melakukan pemeriksaan lokasi peker jaan dengan mel akukan pengukur an dan pemer iksaan detail kondisi lokasi peker jaan untuk setiap r encana mata pembayaran.

25.2 Untuk pemeriksaan ber sama ini, PA/ KPA dapat membentuk Panitia/ Pejabat Peneli ti Pelaksana- an Kontr ak atas usul PPK.

25.3 Hasil pemer iksaan ber sama dituangkan dalam Ber ita Acar a. Apabila dalam pemeriksaan ber sama mengakibatkan per ubahan isi Kontr ak, maka har us dituangkan dalam adendum Kontr ak.

25.4 Jika hasil pemer iksaan menunjukkan bahw a Per soni l dan/ atau Per alatan ter nyata bel um memenuhi persyaratan Kontr ak maka penyedia tetap dapat melanjutkan peker jaan dengan syar at Per sonil dan/ atau Per al atan yang bel um memenuhi syar at har us seger a diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama.

2 6. W aktu Penyelesaian Pekerjaan

26.1 Kecuali Kontr ak diputuskan lebih awal, penyedia berkew ajiban untuk memul ai pelaksanaan peker jaan pada Tanggal M ul ai Kerja, dan melaksanakan peker jaan sesuai dengan pr ogr am mutu, ser ta menyel esaikan peker jaan selambat- lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPM K. 26.2 Jika peker jaan tidak selesai pada Tanggal

Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Per istiw a Kompensasi atau kar ena kesal ahan atau kelalaian penyedi a maka penyedia dikenakan denda.

26.3 Jika keter lambatan tersebut semata- mata disebabkan ol eh Peristiw a Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayar an ganti rugi. Denda atau ganti r ugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian di sepakati oleh Par a Pihak untuk diperpanjang.

26.4 Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam angka 26 ini adalah tanggal penyelesaian semua peker jaan.

2 7. Perpanjangan W aktu

27.1 Jika ter jadi Per isti wa Kompensasi sehi ngga penyelesaian peker jaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia ber hak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian ber dasar kan data penunjang. PPK ber dasar kan pertimbangan Pengaw as Peker jaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Peker jaan secar a ter tul is. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian har us dilakukan mel alui adendum Kontr ak jika per panjangan ter sebut mengubah M asa Kontrak.

27.2 PPK ber dasar kan per timbangan Pengaw as Peker jaan har us telah menetapkan ada tidaknya per panjangan dan untuk ber apa lama, dalam jangka w aktu 21 (dua puluh satu) har i setelah penyedia meminta perpanjangan. Jika penyedia lal ai untuk memberikan per ingatan dini atas keterl ambatan atau tidak dapat beker ja sama untuk mencegah keter lambatan maka keterl ambatan seperti ini tidak dapat di jadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian.

2 8. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan

Pengaw as Pekerjaan dapat memer intahkan secar a ter tulis penyedia untuk menunda pelaksanaan peker jaan. Setiap peri ntah penundaan ini har us seger a ditembuskan kepada PPK.

2 9. Rapat Pemantauan

29.1 Pengaw as Peker jaan atau penyedia dapat menyelenggar akan r apat pemantauan, dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat ter sebut. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan peker jaan dan per encanaaan atas sisa peker jaan ser ta untuk menindakl anjuti per ingatan dini .

29.2 Hasil r apat pemantauan akan dituangkan oleh Pengaw as Pekerjaan dalam ber ita acara rapat, dan dokumennya diser ahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadi ri r apat.

29.3 M engenai hal- hal dalam r apat yang perlu diputuskan, Pengaw as Peker jaan dapat memutuskan baik dal am r apat atau setelah rapat melal ui per nyataan ter tulis kepada semua pihak yang menghadiri r apat.

3 0. Peringatan Dini 30.1 Penyedia berkew aji ban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengaw as Pekerjaan atas per istiw a atau kondi si ter tentu yang dapat mempengar uhi mutu pekerjaan, menaikkan Nilai Kontr ak atau menunda penyelesaian peker jaan. Pengaw as Peker jaan dapat memer intahkan penyedia untuk menyampaikan secara ter tuli s perkir aan dampak per istiw a atau kondisi ter sebut di atas ter hadap Nilai Kontr ak dan Tanggal Penyelesaian. Per nyataan perkir aan i ni har us seseger a mungkin disampai kan oleh penyedi a. 30.2 Penyedia berkewajiban untuk beker ja sama

dengan Pengawas Peker jaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiw a atau kondi si ter sebut.

Dalam dokumen SDP Pengembangan Daerah Sitomboll (Halaman 104-109)