• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelayanan RS Pendidikan Utama dan RS Pendidikan Afiliasi dan Satelit

SUMBER DAYA MANUSIA

KOMPETENSI LANJUT

10. Diskusi Multidisiplin

5.3 Pelayanan RS Pendidikan Utama dan RS Pendidikan Afiliasi dan Satelit

Kinerja pelayanan institusi merupakan jumlah operasi / tindakan yang dilakukan institusi pendidikan baik di dalam institusi maupun di lahan pendidikan lainnya (RS Pendidikan Afiliasi dan Satelit).

Lengkapi tabel berikut untuk data dalam satu tahun terakhir.

Borang Program Studi Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi FK Unair 2015 32 No. Jenis Tindakan/Operasi

Jumlah Operasi /

Tindakan Morbiditas Mortalitas

(1) (2) (3) (4) (5)

1 RSUD Dr Soetomo 12360 120 16

2 RS Adi Husada Undaan 3769 - -

3 RSK St Vincentius a Paulo 3288 - - 4 RS AL dr. Ramelan 4325 - - 5 RS National Hospital 6 RS Siloam Surabaya 7 RS Darmo 8 RS Universitas Airlangga 1251 - -

9 RSUD Bakti Darma Husada 1327 - -

10 RSUD Soewandhi 4500 - -

11 RSUD Soe - NTT 1191 - -

5.4 5.4.1

Pelaksanaan Pembimbingan Karya Tulis Ilmiah yang diterapkan pada PS ini. Jelaskan ketersediaan panduan pembimbingan karya tulis ilmiah, serta konsistensi dan efektivitas pelaksanaannya.

Selama masa pendidikan seorang peserta didik PPDS-1 Anestesiologi dan Reanimasi FK-UA diwajibkan untuk membuat 1 (satu) buah penelitian. Selama penyusunan proposal dan pelaksanaan penelitian, peserta didik dibimbing oleh 2 (dua) orang dosen pembimbing yang memiliki keahlian dalam bidang penelitian. Panduan pembimbingan penelitian peserta didik PPDS-1 disusun berdasarkan modul yang dikeluarkan oleh KATI.

Paling lambat pada semester 4, peserta didik PPDS-1 harus sudah mengajukan judul penelitian dan menyusun proposal yang akan diajukan pada tim penilai dalam sebuah seminar proposal pada akhir semester 4. Apabila proposal penelitian

disetujui, maka peserta didik mengerjakan penelitian pada semester terakhir setelah menyelesaikan tugas sebagai chief.

Laporan penelitian dipresentasikan di hadapan tim penguji dalam sebuah ujian penelitian. Penilai mengisi lembar penilaian yang telah disediakan, kemudian dirapatkan dan hasilnya diumumkan untuk diketahui oleh peserta PPDS-1 yang bersangkutan apakah laporan tersebut tersebut: a) diterima dan laik teliti, b) diterima dengan perbaikan, atau c) ditolak/mengulang penelitian.

Alur penelitian dalam Prodi Anestesiologi dan Reanimasi dapat dilihat dalam diagram alur berikut:

Borang Program Studi Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi FK Unair 2015

5.4.2

Tuliskan nama-nama dosen yang menjadi pembimbing karya tulis ilmiah dan jumlah peserta didik bimbingan pada satu tahun terakhir dengan mengikuti format tabel berikut. No Dosen Pembimbing Jumlah Peserta Bimbingan Nama Pendidikan Terakhir (1) (2) (3) (4)

1 Prof. Dr. Eddy Rahardjo, dr., SpAn., KIC Konsultan 3

2 Prof. Dr. Nancy Margarita Rehatta, dr.,

SpAn., KIC, KNA Konsultan 2

3 Gatut Dwidjo Prijambodo, dr., SpAn.,

KIC, KAO Konsultan 3

4 Herdy Sulistyono, dr., SpAn., KIC, KMN Konsultan 1

5 Dr. Elizeus Hanindito, dr., SpAn., KIC,

KAP Konsultan 7

6 Puger Rahardjo, dr., SpAn., KIC, KAKV Konsultan 5

7 Bambang Harijono, dr., SpAn, KNA Konsultan 1

8 Dr. Arie Utariani, dr., SpAn., KAP Konsultan 10

9 Dr. April Poerwanto B, dr.,SpAn S3 2

10 Dr. Kohar Hari Santoso, dr., SpAn., KAP,

KIC Konsultan 1

11 Dr. Hamzah, dr., SpAn., KNA Konsultan 3

12 Philia Setiawan, dr., SpAn., KIC, KAKV Konsultan 1

13 Bambang Pujo Semedi, dr., SpAn., KIC Konsultan 3

14 Prananda Surya Airlangga, dr., M.Kes.,

SpAn., KIC Konsultan 4

15 Agustina Salinding, dr., SpAn., KIC Konsultan 2

16 Maulidya, dr., SpAn., KIC Konsultan 1

17 Prof. Siti Chasnak Saleh, dr., SpAn., KIC,

KNA Konsultan 4

18 Prof. Sri Wahjoeningsih, dr., SpAn., KIC,

KAO Konsultan 2

19 Pesta PM Edwar, dr., SpAn Sp-1 2

Total

40 5.5

5.5.1

Sistem Supervisi dan Evaluasi

Jelaskan sistem monev kurikulum untuk menjamin terlaksananya program pendidikan

sehingga mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Jelaskan jumlah bimbingan operasi/tindakan per tahun, ketersediaan log book dan mutunya.

1. Penilaian/evaluasi atas peserta didik PPDS-1 Anestesiologi dan Reanimasi FKUA dimulai sejak semester 1 (MKDU) hingga masuk stase/rotasi di setiap divisi. Setiap divisi membuat program kerja kegiatan dan evaluasi untuk peserta didik yang tengah menjalani rotasi/stase di divisinya berdasarkan standar kompetensi Dokter Spesialis-1 Anestesiologi dan Terapi Intensif. Selama konsultasi dan bimbingan di setiap stase peserta didik diwajibkan mengisi logbook masing-masing dengan daftar kegiatan yang dilakukan/dikerjakannya di divisi tersebut, dan ditanda tangani oleh pembimbing stase.

2. Evaluasi hasil pendidikan dilakukan berdasarkan tahapan pendidikan sesuai panduan evaluasi pendidikan (tahap1, 2, dan 3), serta pada akhir pendidikan secara nasional

Cara evaluasi: 

 

Pengamatan terus menerus

Evaluasi buku catatan pribadi (log book) Ujian Kompetensi :

a. Tahap 1 = Akhir Semester 3

Evaluasi tahap 1 / awal bertujuan untuk mengetahui apakah paket pendidikan dasar telah dilaksanakan dengan baik dan benar. Evaluasi ini untuk menentukan apakah peserta program dapat melanjutkan ke

pendidikan tahap berikutnya.

Evaluasi dilaksanakan pada akhir semester 1 atau selambat-lambatnya akhir semester 2, meliputi pengamatan terus-menerus, ujian tulis, ujian lisan, dan ujian keterampilan.

Uji kompetensi tahap I pada akhir semester 3 menggunakan manekin untuk menentukan apakah seorang PPDS-1 dapat dapat melakukan tindakan anestesi pada pasien. Evaluasi pada tahap ini menentukan

apakah seorang PPDS-1 dapat meneruskan pendidikannya atau dianjurkan untuk mengundurkan diri.

b. Tahap 2 = Akhir Semester 5

Evaluasi tahap pertengahan bertujuan untuk mengetahui apakah seluruh paket pendidikan telah dilaksanakan dengan baik dan benar. Evaluasi ini bertujuan untuk menentukan apakah peserta program dapat melanjutkan ke pendidikan tahap berikutnya. Evaluasi meliputi pengamatan terus menerus, ujian lisan, dan ujian keterampilan.

Uji kompetensi tahap 2 pada akhir semester 5 menggunakan manekin untuk menentukan apakah seorang PPDS-1 dapat dapat melakukan tindakan anestesi pada pasien sesuai dengan kompetensinya.

Evaluasi pada tahap ini untuk menentukan apakah seorang PPDS-1 dapat meneruskan pendidikan ke tahap berikutnya. Evaluasi dilaksanakan selama satu semester dan hasilnya diumumkan pada setiap akhir semester.

c. Tahap 7 = Akhir Semester 7

Evaluasi tahap akhir bertujuan untuk mengetahui apakah seluruh paket pendidikan telah dilaksanakan dengan baik dan benar. Evaluasi ini untuk menentukan apakah peserta program mempunyai kemampuan secara komprehensif meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap professional dokter spesialis anestesiologi. Pelaksanaan evaluasi tahap akhir berupa ujian lisan mengenai semua aspek anestesiologi yang bersifat teknis-klinis dan membahas secara komprehensif tentang hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai syarat untuk mengikuti ujian akhir yang bersifat nasional. Persyaratan mengikuti ujian akhir yaitu peserta harus sudah lulus ujian teori tahap awal yang bersifat nasional, lulus semua paket pendidikan, lulus ujian komprehensif tentang penelitiannya, dan lulus ujian akhir lisan nasional.

   

Ujian tulis nasional: pertanyaan ganda (multiple choice) esai terkendali. Ujian lisan: regional / lokal / akhir tahap stase semester, nasional (ujian akhir oleh Komisi Ujian Nasional (KUN)

Ujian keterampilan: regional / lokal / akhir tahap stase semester dalam bentuk Mini Cex / DOPS

5.5.2 Jelaskan sistem supervisi pendidikan untuk menjamin terlaksananya program pendidikan sehingga mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Jelaskan jumlah bimbingan (Ilmiah: morning report, journal reading, tutorial, CPC, dll., dan Tindakan: Pre, durante, dan post operasi) per tahun, ketersediaan log book dan validitasnya.

Implementasi seluruh tindakan anestesi atau terapi intensif berada di bawah bimbingan / supervisi dari para konsulen.

1. Tindakan anestesi atau terapi intensif yang dilakukan pada jam kerja diawasi oleh:

a. Chief yang bertugas pada hari itu yang diberi tanggung jawab oleh konsulen untuk membimbing juniornya.

b. Bimbingan / supervisi langsung oleh konsultan divisi atau konsultan jaga mingguan pada unit kerja tersebut.

2. Tindakan anestesi atau terapi intensif yang dikerjakan di luar jam kerja akan diawasi oleh konsulen jaga hari itu.

3. Semua kegiatan tercatat dalam logbook peserta didik PPDS-1 dan ditanda tangani oleh konsulen penanggung jawab divisi atau konsulen jaga. Jumlah tindakan yang dikerjakan di RSUD Dr Soetomo sebagai rumah sakit pendidikan utama selama satu tahun berasal dari rekapitulasi data rekam medis. Selama periode Juli 2014 sampai dengan Juni 2015, tercatat dilakukan lebih kurang 12.360 tindakan operasi, dengan sebaran jumlah tindakan sebagai berikut:

- - - - -

Anestesi umum dengan intubasi: +7000

Anestesi umum dengan LMA atau masker: +700 Anestesi umum dengan teknik TIVA: +1000

Anestesi regional (blok perifer, SAB, kaudal, CSEA, atau epidural): +1900 Manajemen pasien di ICU/ROI: +200

Supervisi pendidikan dilaksanakan pada setiap tahapan pendidikan dengan mengevaluasi:

1. Hasil kompetensi yang dicapai pada setiap tahapan pendidikan peserta didik yang meliputi 3 ranah pendidikan (sikap, pengetahuan, keterampilan) dan 5 domain kompetensi (kedokteran perioperatif, anestesia, penatalaksanaan nyeri, kegawat daruratan dan critical care, serta ilmiah dan penelitian);

2. Hasil evaluasi dari setiap divisi yang dilaluinya;

3. Penilaian kemampuan dalam kegiatan ilmiah yang diwajibkan berupa telaah jurnal, kasus dan tinjauan kepustakaan.

Semua kegiatan tersebut tercatat dalam logbook ditanda tangani oleh konsulen

penanggung jawab divisi atau konsulen jaga.

Dalam satu tahun, jumlah kegiatan ilmiah yang dilakukan adalah:

- - - - - -

Morning report: 280-300 x / tahun

Weekly report: 40-50 x / tahun

Case report insidentil (kasus luar biasa): 280-300 x / tahun

Case report wajib (laporan ilmiah): 36-40 x / tahun

Journal reading: 36-40 x / tahun Diskusi multidisiplin: 70-100 x / tahun

LOG BOOK: merupakan buku kegiatan harian yang dilakukan oleh residen selama mengikuti pendidikan, yang meliputi:

a. Kegiatan klinis harian sesuai dengan stase yang telah ditentukan oleh KPS dan didasarkan pada kurikulum nasional

b. Kegiatan ilmiah rutin: konferensi klinis, referat, presentasi kasus, pembacaan jurnal, tutorial klinis dengan pembimbing, dsb.

c. Kegiatan bimbingan, pelatihan, penyuluhan, dsb: dokter muda (ko-asisten), perawat

d. Kegiatan presentasi: tingkat lokal, nasional, internasional.

Setiap akhir stase, peserta didik diwajibkan mengisi lengkap log book dan diverifikasi kepada konsultan bidang minat stase tersebut sebagai persyaratan wajib untuk dapat melanjutkan ke stase berikutnya.

Pada akhir masa studi, setiap peserta didik wajib mengumpulkan log book beserta form laporan rekapitulasi jumlah kasus, kegiatan ilmiah, dan hasil penelitian.

5.5.3 Jelaskan sistem evaluasi peserta didik dan kriteria kelulusan (yang terukur) untuk menilai kompetensi peserta didik yang meliputi kemampuan kognitif, keterampilan, dan perilaku. Jelaskan pula keberadaan dokumennya.

Pada akhir masa studi, setiap peserta didik diwajibkan melengkapi/mengisi dan menyerahkan form-form laporan yang berisi rekapitulasi:

1) Laporan kegiatan-kegiatan ilmiah yang telah dilakukan (Form 13) 2) Laporan keterampilan klinik yang telah dijalani (Form 14)

3) Laporan jumlah kasus yang telah dikerjakan selama pendidikan (Form 16) Evaluasi atas lulusan / peserta didik yang terukur terdiri atas:

- Kompetensi umum dinilai melalui kemampuan peserta didik untuk berperilaku yang baik selama menjalani masa studi; sumber penilaian berasal dari survei perilaku, yang meliputi etika, kerja sama, kemampuan berkomunikasi, dan

patient safety. Lembar survei tersebut diisi oleh staf pendidik, teman sejawat peserta didik se-Prodi dan Prodi lain, serta staf paramedis dan non-medis. Survei ini telah mulai dijalankan pada tahun 2014, dan direncanakan untuk

dilaksanakan secara rutin setiap tahun;

- Kompetensi dasar dinilai melalui: 

 

jumlah tindakan anestesi yang telah dikerjakan; data diperoleh dari catatan tindakan yang dikerjakan selama menjalani masa studi di dalam log book

masing-masing peserta didik, dan direkapitulasi ke dalam laporan / Form 14 dan 16;

jumlah kegiatan ilmiah yang telah diikuti; data diperoleh dari rekapitulasi daftar hadir;

jumlah laporan ilmiah yang telah dikerjakan; data diperoleh dari laporan yang dicatat ke dalam log book dan direkapitulasi ke dalam laporan / Form 13;

- Kompetensi keterampilan dinilai melalui jumlah tindakan anestesi yang telah dikerjakan. Data mengenai jumlah tindakan tersebut diperoleh dari catatan tindakan yang dikerjakan selama menjalani masa studi di dalam log book

masing-masing peserta didik, dan direkapitulasi ke dalam laporan / Form 14 dan 16.

KLASIFIKASI