SUMBER DAYA MANUSIA
TOTAL PSIKOMOTOR Kebiasaan Kerja dan sikap professional
1. Tanggung jawab terhadap: a. Tugas
b. Penderita
c. Penggunaan fasilitas rumah sakit d. Kelengkapan rekam medic
e. Pentaatan pengunaan formularium f.
Pedoman pemakaian antibiotika g. Pedoman transfusi
2. Sopan Santun dan Kerapian: a. Terhadap guru
b. Terhadap kolega (residen) c. Terhadap para medis d. Terhadap pasien / keluarga e. Terhadap mahasiswa f.
Penampilan tidak rapi TOTAL AFEKTIF
Nilai
5.6
Upaya Peningkatan Suasana Akademik.
Berikan gambaran yang jelas mengenai upaya dan kegiatan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif di lingkungan PS, khususnya mengenai hal-hal berikut.
5.6.1 Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar
pelaksanaannya.
akademik), ketersediaan dokumen dan konsistensi
Sistim Pembelajaran yang kondusif di dalam proses belajar mengajar antaraPPDS – Staf – dokter muda (DM):
o o o
PPDS diikutkan dalam melatih skill DM, PPDS pradik,
PPDS senior mendampingi PPDS yang tengah dalam stase magang, PPDS tingkat Chief memberikan bimbingan kepada juniornya dalam melakukan tindakan setelah mendapat tugas dari konsultan mingguan, dan tetap dalam supervisi konsultan mingguan;
Mengikut sertakan PPDS dalam acara ilmiah rutin staf setiap bulan; Sistem pemilihan judul laporan ilmiah dan laporan kasus yang akan
dipresentasikan oleh peserta didik PPDS-1 dapat diusulkan oleh PPDS atau diberikan oleh staf pendidik;
Pemilihan judul penelitian dapat diusulkan oleh PPDS atau oleh staf pendidik dan/atau tim penelitian. Proposal penelitian yang diajukan PPDS kemudian akan dinilai oleh tim penelitian dalam suatu seminar proposal untuk mendapat persetujuan;
Memberi kesempatan peserta didik/staf ikut serta dalam acara ilmiah di tingkat lokal, nasional dan internasional;
Memberi kesempatan peserta didik / staf ikut serta dalam lomba-lomba ilmiah penelitian dan poster di tingkat nasional / internasional;
Sistim umpan balik penilaian terhadap staf oleh PPDS;
Memberi kesempatan PPDS tingkat Chief untuk memimpin pertemuan ilmiah rutin laporan kasus dalam weekly report, ICU report, ROI report, morning report;
Memberi kesempatan peserta didik berdiskusi / mengemukakan pendapat mengenai masalah yang dihadapi dalam penatalaksanaan pasien dengan pengawasan konsulen saat weekly report, ICU report, ROI report, morning report;
Sistim penempatan PPDS pada rumah sakit – rumah sakit jejaring untuk menambah pengalaman dan memperluas wawasan;
Melakukan kegiatan rutin bersama antar staf dan PPDS dalam bidang olah raga, kerohanian dan petemuan keluarga, untuk menjalin kelancaran komunikasi antar staf dan PPDS;
Memberi kesempatan PPDS untuk ikut dalam kegiatan pengabdian masyarakat, pelatihan-pelatihan, dan kepanitiaan acara-acara ilmiah maupun rohaniah.
5.6.2
Ketersediaan prasarana, sarana dan status kepemilikannya serta dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antar sivitas akademika.
Suasana akademik yang kondusif tentu ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung:
5.6.3 Ruangan Kuliah Ruang pertemuan
Ruang praktek/ kamar operasi/ruang tindakan pada unit-unit yang ada di anestesi Ruang skill lab
Ruang kantor Ruang jaga Ruang konseling Ruang perpustakaan Ruang kesekretariatan
Program dan kegiatan akademik dan non-akademik (di dalam maupun di luar kelas) untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, penelitian bersama, dll.).
Borang Program Studi Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi FK Unair 2015 44
No Pembicara Peserta Dosen / PPDS Judul Seminar / Konferensi Nasional / Internasional Tahun 1 2 3 4 5 6 1
Lidia Nangoi, dr. The 4th Annual Symposium of Anesthesia and
Coexisting Disease
Nasional 2012 Eka Gita Wahyudi, dr.
Nenden Suliadiana, dr.
2
Bambang Wahjuprajitno, dr., SpAn., KIC
Teguh Sylvaranto, dr., SpAn., KIC PERDICI Bandung Nasional 2012 Hardiono, dr., SpAn., KIC, KAKV
Gatut Dwidjo Prijambodo, dr., SpAn., KIC, KAO Philia Setiawan, dr.,
SpAn., KIC, KAKV
Agustina Salinding, dr., SpAn., KIC
DR. Elizeus Hanindito, dr.,SpAn., KIC, KAP
Prananda Surya Airlangga, dr., SpAn., M.Kes., KIC Prof. Dr. Eddy Rahardjo,
dr., SpAn., KIC Bambang Pujo Semedi,
Borang Program Studi Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi FK Unair 2015 3 Lidia Nangoi, dr. Perioperative Management in High-Risk Surgical Patients Nasional 2012 Achmad Marwan, dr.
Dhania Anindita Santosa, dr. Wahyu Mananda, dr. Bernard Panggabean, dr.
4
Kakung Muhammad Yusuf, dr. The 11th Asia- Pacific Conference on Emergency and Disaster Medicine Internasional 2012 Yudianto, dr.
Yoppie Prim Avidar, dr.
5
Uli Artha Ekawati, dr. Symposium Obstetric Anesthesia Complication Nasional 2012 Imam Suyuthi, dr. 6
Faisal Hudayana, dr. the 5th annual symposium of anesthesia and
coexisting
Nasional 2013 Joudhy Stenly Waworuntu, dr.
7
Eka Esti Pramastuti, dr. Indoanesthesia2013 21st Century Challenge to Improve Professionalism and Quality of Anesthesia Services in Indonesia Nasional 2013 Budi Prasetyo, dr. 8 Prihatma K, dr., SpAn ASNACC Nasional 2013
Muhammad Syakir Marzuki, dr Sugianto P Simanjuntak, dr
Joice A.E Manawan, dr
9
Anas Nasyitul Himam, dr.
Annual Meeting of Pain Management and Regional Anestesia in Geriatric Nasional 2014 Agus Priyanto, dr. Amanah Lusiyana, dr. Yakobus Edo Hadisubroto, dr.
Emerald Muhammad, dr. 10 Yudianto, dr. Workshop Pengelolaan Infeksi Pada Pasien Kritis dan Simposium Sehari
tentang Sepsis
Nasional 2014 Robinzon Gunawan
Fanggidae, dr. Dian Raseka Parna, dr. Juan Setiadi Zenniko, dr. James Rolly Takasanakeng,
dr.
Retti Kartika Bakti, dr. Nahyani, dr.
5.6.4
Jelaskan upaya pengembangan perilaku profesional yang mencakup aspek: (1) etika kedokteran, (2) kemampuan kerjasama dalam tim, dan (3) hubungan dokter-pasien. Jelaskan pula keberadaan panduan serta konsistensi pelaksanaannya.
Upaya pengembangan perilaku dapat dilihat dari meningkatnya nilai kompetensi umum dalam hal etika, komunikasi, kerja sama, dan patient safety yang dievaluasi setiap tahun oleh staf konsulen, sesama peserta didik dari prodi Anestesiologi dan Reanimasi maupun prodi lain, serta staf paramedis dan non-paramedis. Hasil evaluasi kompetensi umum tersebut dikembalikan kepada peserta didik sebagai umpan balik, dengan harapan akan dapat terjadi perubahan perlaku yang dapat meningkatkan profesionalisme dalam bekerja. Apabila ada peserta didik yang memperoleh nilai evaluasi yang kurang baik maka dapat melakukan konseling pada pembimbing akademik masing-masing.
Upaya pengembangan perilaku profesional staf juga dikerjakan melalui kuisioner umpn balik (feedback) yang diisi oleh peserta didik dan diteruskan kepada staf terkait, dengan harapan akan membawa perbaikan dalam kegiatan belajar-mengajar ke depannya.
Borang Program Studi Dokter Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi FK Unair 2015 46 Dian Ika Setyarini, dr.
Yakobus Edo Hadisubroto, dr. Nur Aini, dr. 11 Vita H Kusumawardani, dr. Kursus Neuro Anestesi Nasional 2014 Yoram Yudhatama, dr. Ferrie Budianto, dr. Adi Santosa Soetrisno, dr. Anditya Wisnuwardhana, dr.
12 Kakung Muhammad Yusuf, dr PIB Perdatin 2014 Nasional 2014 Eka Prasetiyawan, dr
13 Hendry Setiawan, dr. MTE 2014 Nasional 2014
Hidayat Prasojo, dr. 14 Eduardus Wiranto, dr. CCRA 2015: Update of Pain Management and Regional Anesthesia in Pediatric Nasional 2015