• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertanyaan ditulis dengan huruf miring.

CUPLIKAN TRANSKRIP KODE PEMADATAN FAKTA KODE ANALISIS AWAL

biasane ibu kerja teng pundi engge, biasane ngge namung teng sabin. Tapi mboten ben dinten

ST1.1 - ST kerja di sawah, tetapi tidak setiap hari.

ST1.1 Subjek bekerja di sawah

waktu niku wonten keluhan nopo?

mboten saget tilem waktu niku ST1.2 - Pada saat itu dia tidak bisa tidur. ST1.2 Subjek memiliki riwayat tidak bisa tidur

Awale langsung teng poli psikiatri nopo pripun?

Rumiyen ngge waktu mulai mboten tilem ngge teng PMP, dokter celak mriki lo

ST1.3 - Ketika tidak bisa tidur pertama kali, ST ke PMP. Dokter di daerah tawangargo.

ST1.3 Ketika dia tidak bisa tidur, subjek periksa ke dokter di daerah Tawangargo

PMP ngge seng buka praktek lek sonten niku lo

ST1.4 - PMP adalah tempat di mana dokter membuka praktik di sore

246

hari. Dokter teng mriki?

Engge, terus mantun ngoten

disaranaken teng poli psikiatri. Terus kok moro saget tilem mantun

disukani obat, tapi mulai rumiyen niku tasek wonten dokter Dasril. Kan ngge teng Batu, biasae teng poli psikiatri. Terus nggada griya teng Batu, kulone pasar rumiyen.

ST1.5 - Setelah itu disarankan ke poli psikiatri. Kemudian dikasih obat dan bisa tidur.

ST1.5a - Subjek disarankan oleh dokter untuk periksa ke poli psikiatri Rumah Sakit Saiful Anwar - Sebelum ke poli psikiatri

RSSA, subjek periksa ke dokter psikiatri yang membuka praktik di Batu (Pak Dasril) - sebelum itu, dulu biasanya

periksa ke Dokter Dasril. Dokter di bidang psikiatri. Rumahnya di Batu, sebelah baratnya pasar.

ST1.5b

Sejak kapan niku bu mboten saget tilem?

Tahun pinten niko, wong yoga kulo seng bajeng sek kelas 6. Kulo mriko, tapi kan pun pejah a tiange. Ngge pun pejah terus kulo teng dokter liyane kok disaranaken teng poli psikiatri. Terus bu Wahyuni ngge terose tepang

ST1.6 - Waktu itu anak pertama ST masih kelas 6 SD.

ST1.6a - Tidak bisa tidur ketika anak pertama kelas 6 SD, tahun 1992

- ST ke dokter Dasril lagi tapi dia sudah meninggal.

247

kale pak Dasril. - kemudian ST mencari dokter

lain, tapi di suruh periksa ke poli psikiatri Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). Dokter wahyuni juga katanya kenal dengan Pak dasril.

ST1.6c

Mboten saget tilem niku sejak kapan ngge sampuuuun, pinten ngge sak niki (sambil mengingat-ingat), pun duangu, lek.e 20 tahun

ST1.7 - ST tidak bisa tidur sejak 20 tahun yang lalu.

ST1.7 - Subjek tidak bisa tidur sejak 20 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 1994 tasek usia pinten kulo, ngge sekitar

umur 30 tahun. Kulo sak niki sampun 51, lak mpun kale doso

ST1.8 - sejak ST berusia 30 tahun. Dan sekarang berumur 51 tahun.

ST1.8 - Ketika subjek berumur 30 tahun, yaitu pada tahun 1992

nopo.o niku buk

pertamane ngge niku, yugo kulo seng mbajeng kan sakit mripat, terus disukani obat. Kok pipise niku kados darah ngoten, la kulo kaget.

ST1.9 - Pertama kali karena kaget. Anak pertama ST sakit mata, periksa ke dokter. Setelah minum obat, air seninya seperti darah.

ST1.9 - Subjek tidak bisa tidur karena kaget. Pada saat anak pertamanya (Munip) sakit mata, dia diperiksakan ke dokter.

248

Setelah minum obat, air seninya menjadi merah seperti darah.

teng pundi niku priksone

teng puskesmas, larene sanjang “ aku lo buk, pipisku kok koyok darah?”, “cobak se pipiso nang kresek”. Terus dipipisaken. Trus mantun niku kulo beto teng puskesmas, seng celak.e keramat wau. Niku kulo koyok lemes, koyok semaput. Sampe meneng ndek ngarepe griyane tiang niku wonten dingklek panjang niku kulo damel tilem teng mriku. Terus kepikiran niku.terus mboten sios teng puskesmas, terus wangsul. Terus kulo berobat ngale-ngale, sampek wonten sak ulan niku mboten saget tilem

ST1.10 - Dia diperiksakan di puskesmas di desa Tawangargo, dekat Kuburan.

ST1.10a - Munip diperiksakan di puskesmas di desa Tawangargo - Pada saat itu ST merasa lemas

dan pingsan karena memikirkan anaknya yang air seninya merah.

ST1.10b - Saat menunggu Munip diperiksa, subjek merasa badannya lemas,

kemudian pingsan - Kemudian ST tidak bisa tidur

selama satu bulan, dia berobat ke banyak tempat.

ST1.10c - Semenjak itu subjek tidak bisa tidur selama satu bulan

- Karena dia tidak bisa tidur, dia periksa ke banyak tempat.

249

niku pengaruhi obat ST1.11 - Air seni anaknya merah adalah

karena pengaruh darah.

ST1.11 - Air seni Munip merah adalah karena pengaruh obat. Meskipun subjek tahu bahwa anaknya tidak sakit apa-apa, air seninya merah hanya karena pengaruh minum obat, namun dia tetap memikirkan Munip. Subjek terganggu oleh pikiran obsesifnya yang tidak rasional. Sejak 20 tahun yang lalu, subjek menderita penyakit obsesif.

tapi mboten nopo-nopo

mboten nopo-nopo. Terus kulo berobat teng pak Dasril niku. Buka praktek lek sonten. Trus mantun

ST1.12 - Anaknya tidak sakit apa-apa. ST1.12a - ST berobat ke Pak Dasril yang

membuka praktek setiap sore.

ST1.12b - Setelah subjek periksa ke pak dasril, subjek bisa

250

ngoten pun waras. Trus mbahe mboten wonten.

Setelah itu ST bisa tidur. tidur.

- kemudian ibu mertuanya meninggal.

ST1.12c - Setelah itu ibu mertua subjek meninggal sekitar tahun pinten niku

ngge, yugo kulo SMA i,, niku ngge kraos male

ST1.13 - Waktu mertuanya meninggal, anak pertamanya kelas 1 SMA.

ST1.13a - Subjek kaget dan merasa sulit tidur lagi

- Lalu ST tidak bisa tidur lagi. ST1.13b - Ibu mertuanya meninggal pada tahun 1998

nggada yugo pinten

Tigo. Pas pertama niku kelas 6 SD, yugo kulo sakit niko. Terus mbahe mboten wonten niku ngge ngoten, tasek teng pak Dasril. hmm, lek kepikiran mboten saget tilem. terus mantun ngoten, anuu, bapake niki sakit, sakit jantung. Ngge ngoten.

ST1.14 - ST memiliki 3 anak. ST1.14a - subjek memiliki 3 anak

- Pertama kali tidak bisa tidur karena anaknya sakit ketika kelas 6 SD.

ST1.14b - Tidak bisa tidur pertama kali karena memikirkan anak pertamanya yang sakit

- Kemudian mertuanya meninggal. ST1.14c - Setelah itu mertua subjek meninggal

251 - Lalu ST periksa lagi ke dokter

Dasril.

ST1.14d - saat tidak bisa tidur karena mertua subjek meninggal, subjek periksa lagi ke dokter Dasril.

- Setelah itu suaminya sakit jantung, ST tidak bisa tidur lagi.

ST1.14e - Suami subjek sakit jantung, dia tidak bisa tidur lagi.

- jika kepikiran suatu hal, ST menjadi sulit tidur.

ST1.14f - jika memikirkan suatu hal, subjek menadi sulit tidur.

Sak niki tasek wonten

engge, wonten. kulo terus berobat male, Pak Dasril pun pejah. Terus kulo teng Temas, teng Batu. Tapi tetep mawon. Terus kulo disaranaken teng niku, Saiful Anwar niku. Ngge kulo teng mriku. Mantun niku yugo kulo kecelakaan, nggeh ngoten male.

ST1.15 - Suaminya masih hidup. ST1.15a - Suami subjek masih

hidup - Saat tidak bisa tidur karena

suaminya terserang penyakit jantung, ST periksa ke Dokter Dasril. Tetapi dokter dasril sudah meninggal.

ST1.15b - Dokter Dasril telah meninggal ketika subjek periksa yang kesekian kalinya. Yaitu ketika subjek sulit tidur karena

252

memikirkan suaminya.

- ST periksa ke salah satu dokter di Temas Batu dan disarankan untuk ke RSSA.

ST1.15c - Setelah itu subjek periksa ke salah satu dokter di Temas. Dokter itu menyarankan subjek untuk periksa ke RSSA - Setelah itu anaknya kecelakaan,

dan dia tidak bisa tidur lagi.

ST1.15d - Kemudian anaknya kecelakaan dan subjek tidak bisa tidur lagi. Seng nomer pinten niku

seng bajeng. Terus kulo teng Saiful Anwar male.

ST1.16 - Anak pertamanya kecelakaan, kemudian periksa ke RSSA lagi.

ST1.16 - Pada saat sulit tidur karena memikirkan anaknya yang kecelakaan, subjek kembali periksa ke RSSA teng Saiful Anwar niku sejak tahun

253

kinten-kinten 2010 lek.e. Sak derange lek.e. lali ora niteni tahune, sekitar 3 tahunan niki.

ST1.17 - Ke RSSA sejak tahun 2010 ST1.17 - Subjek ke RSSA sejak

tahun 2010

berarti waktu panjenengan mboten saget tilem niku tasek tinggal teng Batu? Nopo pun teng mriki?

teng mriki. Mriko anu kog, langsung wangsul mriki.

ST1.18 - Sejak pertama ST tidak bisa tidur, dia sudah tinggal di rumah suaminya.

ST1.18 - Sejak pertama tidak bisa tidur, subjek telah tinggal di rumah suaminya. waktu kecelakaan niku terus pripun

ngge ngraos male. Terus teng mriko, terus diparingi obat. mantun niku dikongkon control, tapi gak control wes, wes iso turu ae kok. Engge, seng niki, seng terakhir niki enten putu ditinggal kerjo ibuk.e. sek alit ngoten niku. Mantun niku wes muikir mane,

ST1.19 - Periksa terakhir ke RSSA ketika memikirkan cucunya yang masih kecil tapi sudah ditinggal kerja oleh ibunya.

ST1.19a - Terakhir periksa ke RSSA ketika subjek sulit tidur karena memikirkan cucunya yang masih kecil namun sudah ditinggal kerja oleh ibunya.

254

wes gak iso turu. Seng winginane niki, hehe

- Tapi sekarang sudah mulai bisa tidur tanpa minum obat terlebih dahulu.

ST1.19b - Saat ini, subjek telah bisa tidur tanpa minum obat terlebih dahulu.

mboten saget tilem ngoten berapa hari buk

ngge dangu ngoten direm-remaken mboten saget.

ST1.20 - Ketika tidak bisa tidur, waktu terasa sangat panjang.

ST1.20a - Subjek merasa waktu sangat panjang ketika dia tidak bisa tidur

- Mata tidak mau dipejamkan ST1.20b

biasanya satu hari tidur tiga jam nopo pripun

mboten saget blas pokok.e. ST1.21 - Dalam satu hari itu tidak bisa tidur sama sekali

ST1.21 - Subjek tidak tidur dalam seharian

seng rumiyen niku ngantos sak ulan ST1.22 - Awal-awal dulu tidak bisa tidur sampai satu bulan

ST1.22 - Pada saat memikirkan Munip yang sakit, subjek tidak bisa tidur selama satu bulan

255

Wong obat durung entek ngoten ngalih-ngalih. Ngalih dokter sek tetep mboten saget tilem. Terus mriko kok pun saget tilem. Terus seng niki niko ngge ngoten, anu pokok.e lek mboten minum obat, mboten saget tilem. Terus sampun mboten minum obat niku mulai ulan besar, suro, sapar, mulud. Sekitar gangsal wulan niki pun mboten minum obat blas.

ST1.23 - Sebelum obat habis, ST sudah pindah-pindah ke dokter lain. Tapi masih tetap tidak bisa tidur.

ST1.23a - Subjek berobat ke banyak dokter, namun dia tetap tidak bisa tidur. obat yang cocok untuknya adalah obat dari dokter Dasril dan obat dari poli psikiatri RSSA. - Setelah periksa ke RSSA, ST

sudah mulai bisa tidur.

ST1.23b - Dia mulai bisa tidur, sejak minum obat dari RSSA

- Jika tidak minum obat, dia tidak bisa tidur.

ST1.23c - Pada saat itu, subjek tidak bisa tidur jika tidak minum obat

- Sejak 5 bulan terakhir (bulan September, Oktober, Nopember, Desember 2013, januari 2014), ST telah bisa tidur tanpa minum obat.

ST1.23d - Subjek bisa tidur tanpa minum obat sejak bulan September 2013.

256

Anwar

hmmm, kinten-kinten ngge nembe kale wulan mbak

ST1.24 - terakhir ke RSSA pada akhir bulan Desember.

ST1.24 - terakhir kali subjek pergi ke RSSA pada bulan Desember

kale wulan berarti sekitar akhir desember ngge buk

engge. Niku anu, kulo mantun

control, obate sek wonten. Biasae lak diparingi setunggal sasi. Kok pun saget tilem.

ST1.25 - biasanya dikasih obat untuk 1 bulan. Tapi sudah bisa tidur sebelum obatnya habis.

ST1.25 - dalam sekali periksa, subjek diberi obat untuk satu bulan. Obat itu saat ini masih ada, tapi subjek telah bisa tidur tanpa minum obat terlebih dahulu.

Nopo male buk selain mboten saget tilem? Mungkin wonten keluhan-keluhan nopo ngoten

ngge lambung ST1.26 - Selain itu, ST memiliki sakit

lambung.

ST1.26 - Subjek pernah sakit lambung

257

lek.e mantun operasi usus buntu rumiyen teng poli dalam niku nate. Terus dateng niku ngajenge psikiatri, norologi, saraf niku lo.

ST1.27 - ST juga pernah ke poli penyakit dalam untuk melakukan operasi usus buntu

ST1.27a - Subjek pernah operasi usus buntu

- ST pernah ke poli neurologi ST1.27b - Subjek pernah periksa di poli neurologi

ngge ngajeng niku. Ngge wonten pengapuran, tulang lekne

pengapuran. difoto ronsen.

ST1.28 - Ketika di foto rongen, terdapat pengapuran tulang (osteoporosis)

ST1.28 - Hasil foto rongen, subjek telah mengalami

osteoporosis sejak 20 tahun yang lalu niku ngge

kerjoe petani

engge, Bapak seng dateng sekolahan. Kulo sampun ndamel askes. Lek mboten ndamel askes ngge kata.

ST1.29 - ST keja di sawah. ST1.29a - Subjek adalah petani

- Suaminya sebagai guru di sekolahan.

ST1.29b - Suami subjek adalah guru

- ST memiliki askes untuk meringankan biaya pengobatannya

ST1.29c - Subjek memiliki askes untuk meringankan biaya pengobatannya

rumiyen ngajar wonten sukun ST1.30 - Suaminya ngajar di daerah

Sukun

ST1.30 - Dulu suami subjek bekerja di salah satu sekolah di daerah Sukun

258

Pun pension, terus sak niki lek sonten wonten PGRI. Wong pun sepuh. Umure sampun 67

ST1.31 - Sekarang suaminya sudah pension.

ST1.31a - Sekarang suaminya sudah pension

- Ketika sore mengajar di PGRI. ST1.31b - Ketika sore hari, suaminya mengajar di SMP PGRI

- Suaminya berumur 67 tahun ST1.31c - Suaminya berumur 67

tahun lek mboten saget tilem ngoten pripun

bu

engge. Ngeten niki kulo enten putu ngeten niki ibuk.e pun berangkat. Ibuk.e niku bidal, mantun

nganteraken sekolah.

ST1.32 - ST biasanya menjaga cucu ketika menantunya sudah berangkat kerja

ST1.32 - Subjek menjaga cucunya jika menantunya telah berangkat kerja

Kerja nopo ngge

kerja teng apotek ST1.33 - Menantu pertamanya kerja di

apotek

ST1.33 - Menantu subjek yang kedua kerja di apotek lek dalu ngoten ngge? Kadang ngge

kulo damel ngaos. Lek siang ngoten kan wonten rencange, tapi lek dangu

ST1.34 - Saat ST tidak bisa tidur di malam hari, dia biasanya menggunakan waktunya untuk mengaji.

ST1.34a - Saat tidak bisa tidur, subjek menggunakan waktunya untuk mengaji

259

ngge mboten wonten, ngenteni awan kog suwi hehe.

pada malam hari

- Jika di siang hari dia memiliki banyak teman (cucu, suami, dll)

ST1.34b - Pada siang hari, subjek banyak yang menemani, yaitu suami dan cucu-cucunya.

- ST merasa waktu malam sangat panjang jika dia tidak bisa tidur.

ST1.34c - Subjek merasa waktu malam sangat panjang. Karena dia harus

menghabiskkan waktunya sendirian, sedangkan yang lainnya telah tidur. Dia berharap waktu pagi cepat datang.

teng sirae mboten ngelu nopo pripun ngge kadang ngelu. Rasane ngge kyok, yok nopo yo, seng sumpek susah. Rasane koyok gak karuan seng dirasakno

ST1.35 - Terkadang ST merasa sakit kepala.

ST1.35a - Subjek terkadang merasa sakit kepala

- Dia merasakan kesusahan, banyak hal yang ia pikirkan

ST1.35b - Subjek merasa sedih, banyak yang dia pikirkan.

260

Dia merasa susah tanpa bisa menjelaskan alasan kesedihannya.

ngoten niku ngge pun ditilem-tilemaken, direm-remaken ngge gak isok turu.

ST1.36 - ST sudah memejamkan matanya dan berusaha tidur tapi tetap tidak bisa

ST1.36 - Subjek telah berusaha memejamkan mata namun tetap tidak bisa tidur

mripate tilem tapi hatine gak gelem turu

ST1.67 - Matanya menutup tapi hati ini tidak mau tidur

ST1.67 - Matanya berusaha dipejamkan namun hatinya tidak mau tidur mikir nopo ngoten niku Buk

ngge mikir putu, sek cilik kok wes ditinggal kerjo. Koyok sak.aken ngunu

ST1.37 - ST memikirkan cucunya. Merasa kasihan karena masih kecil sudah ditinggal ibunya kerja

ST1.37 - Subjek juga tidak bisa tidur karena memikirkan cucunya yang masih kecil namun sudah ditinggal kerja oleh ibunya ngoten niku mboten takut nopo-nopo

261

lek.e arek-arek pas budal ngoten niku, kale bapak.e ngge kulo

dikengken beto kunci, kulo

kiambak.an. kapane magrib lak sholat teng griya kale kulo, trus mangke isya‟ wonten musholla Bapak.e. kulo

wonten teng griya. Kadang

dikancingi saking njobo, “kuncine samean dekek cendelo, lek.e arek-arek mole”

ST1.68 - ST membawa kunci ketika tidak ada seorangpun di rumah.

ST1.68a

- ST sholat magrib berjama‟ah dengan suaminya di rumah. Tetapi saat isya‟, ST sholat di rumah sedangkan suaminya sholat berjama‟ah di mushollah

ST1.68b Pada waktu magrib, subjek sholat berjama‟ah dengan suaminya

nggada cucu pinten bu

sekawan, yugo nomer setunggal kale, nomer loro kale. Seng terakhir niku nembe lulus. Kuliah teng UNMU. Ngge lek sonten ngge teng SMP mriku. Mucal.

ST1.38 - ST memiliki 4 cucu. ST1.38a - Subjek memiliki 4 cucu

- Anak pertama memiliki dua anak ST1.38b - Anak pertama subjek memiliki dua subjek - Anak kedua memiliki dua anak ST1.38c - Anak kedua subjek

memiliki dua anak - Dan anak ketiga baru lulus dari

UNMU (Universitas

Muhammadiyah Malang). dan

ST1.38d - Anak ketiga subjek belum meikah. dia adalah seorang guru.

262

sekarang mengajar di SMP ketika sore.

lek masak ngoten tasek ibu ngge biasa mbak, tapi lek mboten saget tilem ngoten rasane males. Tapi lek pun saget tilem ngge pun pulih koyok biasae.

ST1.39 - ST biasanya masak sendiri. ST1.39a -

- Ketika tidak bisa tidur, dia merasa malas untuk melakukan aktivitas keseharian.

ST1.39b - Ketika tidak bisa tidur, subjek merasa malas kegiatan keseharian Terus perilaku ibu menawi wonten

seng berubah ngoten

engge, kadose koyok was-was ngoten.

ST1.40 - ST merasa ragu-ragu ST1.40 - Subjek merasa ragu-ragu

ngge sampun duangu lek was-was niku. Ngge waktu mboten saget tilem niko pun koyok was-was.

ST1.41 - Dia merasa ragu-agu sudah lama. ST1.41a -

- Ketika tidak bisa tidur, dia sudah merasa ragu-ragu

ST1.41b - Pada saat tidak bisa tidur, subjek sudah merasa ragu-ragu

ngge koyok kurang bersih ST1.42 - Dia merasa ragu dalam hal

kebesihan

ST1.42 - Subjek merasa ragu-ragu dalam hal kebersihan.

263

ngge lek bade sholat ngoten niku, lek kadus cawik ngoten niku buwolak balik sampek lek.e 10 cibuk ngoten wonten. Korok kurang bersih badan niki. Ngge pun diparingi obat. Koyok.e,,, kadang kulo alah wes opo jare pengeran, kulo pun pasrah ngoten.

ST1.43 - Ketika akan sholat, dia beristinja‟ (bebersih setelah membuang air kecil) beberapa kali. Biasanya sampai 10 gayung.

ST1.43a - Subjek ragu-ragu ketika melakukan istinja‟ setelah buang air kecil. Dia bisa mengulang membersihkan sampai 10 kali. Dan bisa

menghabiskan waktu sampai satu jam. Hal ini menandakan bahwa subjek mengalami gangguan obsesif kompulsif kebersihan (cleaning). Dia merasa ragu-ragu terutama jika akan melakukan sholat. - Dia merasa badannya masih

belum bersih

ST1.43b - Subjek merasa badannya masih belum bersih meskipun sudah dibersihkan beberapa

264

kali.

- Padahal dia telah menerima obat dari dokter untuk mengurangi perasaan ragu-ragunya

ST1.43c - Dokter telah memberinya obat untuk mengurangi perilaku kompulsifnya. Namun subjek belum merasakan efek dari obat tersebut. Dia tetap merasa ragu-ragu (ST1.62b) - Terkadang, dia memasrahkan

diri kepada Tuhan

ST1.43d - Cara untuk menghentikan perilaku kompulsifnya adalah dengan yakin bahwa urusan menerima adalah hak Allah, yang penting subjek sudah berusaha melakukan. sampe sak niki tasek?

265

sampai sekarang masih ragu-ragu.

kinten-kinten ngge sek setahunan lek.e

ST1.45 - Kira-kira sudah satu tahun ST1.45 - Obsesif kompulsifnya itu telah ada sejak satu tahun yang lalu, yaitu pada awal tahun 2013. niku nopo.o ngge, awale kan mboten

ngoten

kadang ngrungok.aken pengaosan, lek kate sholat kudu bersih. Dadi male opotoh kurang bersih? Diulangi male, Wedine kurang bersih, mamang ngoten.

ST1.46 - Awalnya dia mendengarkan pengajian di televisi bahwa sebelum sholat harus benar-benar bersih.

ST1.46a - Salah satu factor yang menyebabkan subjek obsesif kompulsif dalam hal kebersihan adalah karena dia mendengarkan pengajian di televisi, bahwa sebelum sholat harus benar-benar membersihkan dari hadats dan najis. Subjek hanya mendengarkan dan tanpa bertanya atau

266

berdialog dengan ustad yang ada di TV tersebut.

- Dia merasa ragu apakah badannya sudah bersih, dia membersihkannya berulang-ulang.

ST1.46b - Dia selalu ragu apakah badannya sudah bersih, dia mengulang-ulang membersihkannya. waktu mendete tuyo niku lo seng

kuata. koyok.e ngge wes bersih tapi sek dibalen-baleni mane, ancene mamang. Kurang pas, kurang srek.

ST1.47 - ST menghabiskan banyak air ketika bebersih.

ST1.47a - Subjek banyak

menghabiskan air ketika beristinja‟.

- Dia merasa ragu-ragu bahwa badannya sudah bersih

ST1.47b

lek.e mboten bade sholat ngoten ngge biasa, paling ngge 3 cibok nopo pinten niku pun bersih. Tapi lek bade sholat niku, setan lek.e. niki setan paling, kulo ngoten. Setan iku ganggu

ST1.48 - Jika tidak akan melakukan sholat, ST beristinja‟ secara

Dokumen terkait