BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN
C. Pengelolaan Kas Pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar
2. Pengelolaan kas kecil
Dalam prosedur pengelolaan kas kecil melibatkan bagian keuangan, bagian akuntansi dan kasir. Serta melakukan dan menaati prosedur untuk mengoptimalkan tata kelola kas atau imput yang digunakan untuk kegiatan oprasional kantor PT Pos Indonesia (cabang) Makassar . Untuk mengetahui tanggapan responden terhadap indikator pengeololaan kas kecil dapat dilakukan dengan menggunakan perbandingan antara skor aktual dan skor ideal. Dari semua jawaban responden, maka dapat dilihat pada tebel berikut ini:
Tabel 16
Persentase skor pengelolaan kas kecil Tangapan
Berdasarkan tabel diatas, maka untuk mencari bagaimana tanggapan responden terhadap indikator pengelolaan kas kecil dapat digunakan rumus sebagai berikut:
% Persentase = skor aktual
skor ideal × 100%
% Persentase =574
600× 100%
% Persentase = 96,67 %
Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat diketahui bahwa tanggapan responden terhadap pengelolaan kas kecil adalah sebesar 96,67%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan kas kecil dilingkup
kantor PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar adalah sangat baik dimata responden.
3. Pengeluaran kas
Dalam pelaksanaan pelayanan dilingkup kantor PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar perlu didukung dengan adanya pengelola keuangan yang baik utamanya dalam pengeluaran kas, agar pelaporan keuangan pada akhir tahun secara efektif dan efisien. Untuk mengetahui tanggapan responden terhadap indikator pengeluaran kas dapat dilakukan dengan menggunakan perbandingan antara skor aktual dan skor ideal. Dari semua jawaban responden, maka dapat dilihat pada tebel berikut ini:
Tabel 17
Persentase skor pengelolaan kas kecil Tangapan
responden/bobot
Instrumen
Total
10 11 12 13 14 15
Sangat setuju/5 27 26 27 14 26 26 730
Setuju/4 3 2 3 9 4 4 100
Ragu-ragu/3 0 2 0 7 0 0 27
Tidak setuju/2 0 0 0 0 0 0 0
Sangat tidak setuju/1 0 0 0 0 0 0 0
Skor aktual 147 144 147 127 146 146 857 Skor ideal 150 150 150 150 150 150 900
Sumber: Penulis
Berdasarkan tabel diatas, maka untuk mencari bagaimana
tanggapan responden terhadap indikator pengeluaran kas dapat digunakan rumus sebagai berikut:
% Persentase = skor aktual
skor ideal × 100%
% Persentase =857
900× 100%
% Persentase = 95,22 %
Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat diketahui bahwa tanggapan responden terhadap pengeluaran kas adalah sebesar 95,22%.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pengeluaran kas dilingkup kantor PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar adalah sangat baik dimata responden. Bahwa pengeluaran kas terhadap, gaji pegawai/honorarium, kegiatan oprasional, dan tranfer ke rekening kantor cabang maupun pusat dilingkup kantor PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar telah dilaksanakan sangat transparan dan mampu menghasilkan pertanggung jawaban keuangan yang dapat diandalkan.
H. Tanggapan Responden Terhadap Efektifitas Pengelolaan Kas Pada PT.
Pos Indonesia (cabang) Makassar
Setelah membahas beberapa poin mengenai tata pengelolaan kas di lingkup PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar serta bagaimana tanggapan responden terhadap indikator-indikator yang ada pada efektivitas pengelolaan kas, maka selanjutnya adalah melakukan pengujian tentang bagaiman efektivitaspengelolaan kas dimata responden dilingkup PT Pos
Indonesia (persero) cabang makassar, maka dapat dijelaskan pada tabel berikut ini:
Tabel 18
Jawaban responden mengenai efektivitas pengelolaan kas pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar.
15 26 4 0 0 0 146 150
Total 326 82 27 6 9 2060 2250
Sumber: Penulis
Berdasarkan tabel diatas, maka untuk mencari bagaimana sebenarnya tanggapan responden terhadap efektivitas pengelolaan kas pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar, maka dapat hitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
% Persentase =skor aktual
skor ideal × 100%
% Persentase =2060
2250× 100%
% Persentase = 91,56 %
Berdasarkan perhitungan diatas, maka dapat diketahui bahwa
tanggapan responden terhadap pengelolaan kas adalah sebesar 91,56 %. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan kas dimata para responden dilingkup kantor PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar adalah baik.
Berdasarkan hal tersebut efektivitas pengelolaan kas telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang telah diatur.
I. Analisis Serta Pengujian
Dalam pengujian adanya hubungan antara Pengendalian Intern Pengelolaan Kas (variabel X). dan Efektifitas pengelolaan kas (variabel Y), dihitung berdasarkan uji regresi liner sederhana, uji korelasi, serta uji
koefisien determinasi. Serta tabel perbandingan antara variabel independen (X) dan variabel dependen (Y) adalah sebagai berikut:
Tabel 19
Pengendalian Intern Terhadap Pengelolaan Kas (X) Dan Efektivitas Pengelolaan Kas (Y) PT Pos Indonesia (persero) Cabang Makassar
No.
Responden X Y XY X2 Y2
1 74 69 5106 5476 5776
2 80 70 5600 6400 4900
3 76 74 5624 5776 5476
4 74 68 5032 5476 4624
5 75 66 4950 5625 4356
6 69 56 3864 4761 3136
7 76 69 5244 5776 5776
8 76 70 5320 5776 4900
9 72 72 5184 5184 5184
10 77 70 5390 5929 4900
11 78 61 4758 6084 3721
12 77 72 5544 5929 5184
13 73 70 5110 5329 4900
14 76 73 5548 5776 5329
15 76 71 5396 5776 5041
16 76 74 5624 5776 5476
17 70 69 4830 4900 5776
18 76 71 5396 5776 5041
19 73 68 4964 5329 4624
20 74 73 5402 5476 5329
21 78 65 5070 6084 4225
22 71 64 4544 5041 4096
23 76 69 5244 5776 5776
24 74 72 5328 5476 5184
25 74 69 5106 5476 5776
26 74 68 5032 5476 4624
27 74 69 5106 5476 5776
28 70 70 4900 4900 4900
29 74 65 4810 5476 4225
30 77 67 5159 5929 4489
Total 2241 2072 154185 167420 148520
Sumber: Penulis
∑X= 2.241 ∑XY= 154.185 ∑Y2= 148.520
∑Y= 2.072 ∑X2= 167.420 n = 30
1. Analisis Regresi Linier Sederhana
Untuk mengetahui sejauh mana suatu variabel berpengaruh pada variabel lainnya yaitu persentase pengendalian intern terhada pengelolaan kas dan efektivitasnya pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar, maka akan digunaka regresi linier sederhana yang hanya melibatkan dua variabel. Hasil regresi linier sederhana secara manual sebagai berikut:
a =
y(x2)− x. xy n x2−( x )2a =
2.072 167.420 − 2.241 x 154.185Berdasrkan perhitungan diatas, maka persamaan regresi liniernya adalah Y= 2631,319 + - 34,300X
2. Analisis Korelasi
Dari data yang ada pada tabel 19, kemudian dihitung untuk menentukan apakah hubungan variabel (x) terhadap variabel (y) benar-benar signifikan atau tidak maka, perlu dilakukan pengujian terhadap nilai koefisien korelasi. Perhitungan hasil koefisien korelasi secara manual sebagai berikut:
r =
n XY − ( X)( Y) n X2− ( X)2 n Y2− ( Y)2r =
30x154.185− 2.241 (2.072)30x167.420−(2.241)2 30x148.520−(2.072)2
r =
4.625.550−4.542.5075.022.600−5.022.081 4.455.600−4.293.184
r =
83043519 162416
r =
830409181,1712
r = 0,11 r2=0,012
Nilai korelasi untuk hubungan pengendalian intern atas
pengelolaan kas dan efektifitas pengelolaan kas pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar adalah 0,11. Ini berarti tidak terdapat hubungan signifikan atau dengan kata lain sangat rendah hubungannya antara
variabel (x) dengan variabel (y).
3. Analisis Koefisien Determinasi
Untuk mengetahui persentase pengendalian intern mempunyai pengaruh atau tidak terhadap pengelolaan kas dan efektifitas pengelolaan kas pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar, maka digunakan koefisien determinasi manual sebagai berikut:
KD = r2 x 100%
KD = 0,012 x 100%
KD = 1,2 % (koefisien determinasi)
Dengan demikian berdasarkan perhitungan manual yang dilakukan oleh peneliti diperoleh koefisien determinasi, yaitu (0,11)2 = 1,2%. Maka pengaruh pengendalian intern terhadap pengelolaan kas dan efektivitasnya pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar tidak terdapat hubungan signifikan antara variabel bebas dan variabel terikat.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis, mengenai pengaruh pengendalian intern terhadap pengelolaan kas dan efektifitasnya pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar, maka dapat disimpulkan bahwa pengendalian intern atas pengelolaan kas dilingkup PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar dikatakan sudah efektif, hal ini didukung oleh adanya lingkungan pengendalian, penaksiran resiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komonikasi, dan pemantauan/penindak lanjut jumlah skor menunjukkan kriteria sangat baik. Serta pengaruh pengendalian intern terhadap efektifitas pengelolaan kas pada PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar kategori rendah atau belum efektif , meskipun didukung dari beberapa komponen yaitu penerimaan kas, pengelolaan kas kecil, dan
pengeluaran kas. Hal ini diketahui dari data koefisien determinasi yang hanya mencapai 1,2%. Berdasarkan hasil dari penelitian menggambarkan tingkat pengaruh antara variabel independen dan variabel dependen sangat rendah.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang dikemukakan, maka pengendalian intern terhadap pengelolaan kas dan efektifitasnya padadilingkup PT Pos Indonesia
81
(persero) cabang makassar tidak berpengaruh, maka peneliti memberikan saran yang dapat dijadikan masukan para unit pelaksana kerja dilingkup kantor PT Pos Indonesia (persero) cabang makassar, dalam hal ini agar lebih meningkatkan dan mengoptimalkan pengendalian intrn terhada efektivitas pengelolaan kas dengan cara memperketat sistem pengawasan didalam penerimaan kas, pengelolaan kas kecil, serta pengeluaran kasnya agar dapat mencapai tujuan yang maksimal dan efisin
DAFTAR PUSTAKA
Arens A. And Loebnecke, 2007. Accounting Information System, Sixth Ed.Chinhcinati, New York City
Arikanto, Suharmisi. 2002. Prosedur penelitian. Suatu pendekatan praktek.
Jakarta: Rineka Cipta
Beasley S, 2003. Management Control System, Edisi Terjemahan, SalembaEmpat, Jakarta.
Boyton And Kell, 1996.Controllership, Penerbit PT, Prehalindo. Jakarta.
Hartadi Bambang, 1999. Sistim Pengendalian Manajemen, PT. Ghalia Indonesia, Jakarta.
Horgren, 2004. Management Control System, Edisi Terjemahan, PT. Ghalia Indonesia, Jakarta.
Ikatan Akuntansi Indonesia, 1995. Standar Akuntansi Keuangan.
Komaruddin, 2004. Manajemen Kas Untuk Usahawan, Edisi Khusus, Rajawali Press, Bandung.
La Midjan, 2009. Sistem Pengawasan Dan Pengendalian Perusahaan, Surabaya Press, Surabaya.
Mulyadi, 2001. Sistim Informasi Akuntansi, Edisi Tiga, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.
Mulyadi, 2002. Auditing 1. Edisi Keempat. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyadi, 2005. Akuntansi Biaya, Edisi Lima, UPP AMP YKPN, Yogykarta.
Smith And Skousen, 2002. Intermediate Acconting, Sixth Ed. Chinchinati, New York City.
Standar Akuntansi Keuangan, 2002. PSAK 31:3
Sugiyono, M.T. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan Kombinasi (MIXED METHODS). Bandung: Alfabeta.
http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/presenting/2108155-pengertian-pengelolaan/#ixzz2uVep97mD
83
RIWAYAT HIDUP
Zakaria, Dilahirkan di Sinjai pada tanggal 23
September 1988 dari pasangan Sahabuddin dan Junaedah. Penulis memulai jenjang pendidikan dasar (SD) pada tahun 1996 di SDN 111 Lembanggogoso, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai dan tamat pada tahun 2002. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan kejenjang Sekolah Menegah Pertama (SMP) di SMPN 5 Sinjai Selatan, Desa Mannanti, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai dan tamat pada tahun 2005. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan kejenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMAN 1 Sinjai Timur, Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai dan tamat pada tahun 2008.
Kemudian penulis melanjutkan pendidikan Pada tahun (2010) di Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) Program Strata Satu (S1) Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.