BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Pembahasan
Komunikasi tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia. Televisi salahsatunya, yang merupakan bagian dari komunikasi massa. Komunikasi massa dengan media televisi merupakan proses komunikasi antara komunikator dengan komunikan (massa) melalui sebuah sarana, yaitu televisi. Televisi merupakan sarana penyebaran informasi yang bersifat audiovisual.
Ciri-ciri dan karakteristik komunikasi massa meliputi sifat dan unsur yang tercakup didalamnya (Suprapto, 2006:13). Adapun karakteristik komunikasi massa adalah:
5. Sifat komunikan, yaitu komunikasi massa yang ditujukan kepada khalayak yang jumlahnya relative besar, heterogen, dan anonym.
6. Sifat media massa, yaitu serempak dan cermat. Serempak (simultaneity) berarti bahwa keserempakan kontak antara komunikator dengan komunikan yang demikian besar jumlahnya.
7. Sifat pesan, yaitu pesan yang disampaikan melalui media massa adalah bersifat umum (public).
8. Sifat komunikator, karena media massa merupakan lembaga organisasi, maka komunikator dalam media massa, seperti wartawan, sutradara, penyiar, pembawa acara, adalah komunikator yang terlembagakan.
Komunikasi massa dengan media televisi merupakan proses komunikasi antara komunikator dengan komunikan (massa) melalui sebuah sarana, yaitu televisi. Kelebihan media televisi terletak pada kekuatannya menguasai jarak dan ruang, sasaran yang dicapai untuk mencapai massa cukup besar. Nilai aktualitas
terhadap suatu liputan atau pemberitaan sangat cepat. Menurut Effendi (2002:21), seperti halnya media massa lain, televisi pada pokoknya mempunyai tiga fungsi:
3. Fungsi Informasi (The Information Function) 4. Fungsi Pendidikan (The Education Function) 5. Fungsi Hiburan (The Entertaint Function)
Iklan televisi menjadi faktor pendukung adanya siaran di televisi. Iklan merupakan bagian dari komunikasi pemasaran. Komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan (Tjiptono, 1995:219).
Seperti yang diketahui, iklan sangat erat kaitannya dengan televisi.
Sebagaimana fungsi televisi yang mengandung unsur informasi, pendidikan dan hiburan, iklan juga hampir sama fungsinya. Namun iklan biasanya bertujuan untuk menginformasikan, membujuk, serta mengingatkan suatu produk.
Menurut Sutisna (2003:276), “terdapat tiga tujuan utama dari periklanan, yaitu menginformasikan, membujuk, serta mengingatkan”. Pertama, iklan yang bertujuan untuk menginformasikan berarti pengiklan harus dapat menyampaikan informasi-informasi penting mengenai suatu produk atau jasa agar konsumen mengetahui dan memahami hal-hal yang hendak disampaikan oleh pengiklan dalam isi pesan iklan tersebut. Kedua, iklan yang bersifat membujuk biasanya dipakai oleh perusahaan-perusahaan dengan tingkat persaingan yang tinggi. Iklan yang bersifat membujuk ini akan berusaha meyakinkan konsumen bahwa merek yang mereka iklankan ialah pilihan yang tepat. Para pengiklan akan berusaha membuat brand image mereka sebaik mungkin sehingga merek mereka menjadi top of mind dibenak konsumen yang dapat memepengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian. Terakhir ialah tujuan iklan yaitu untuk mengingatkan konsumen. Biasanya iklan seperti ini dipakai oleh para produsen yang telah mapan. Para produsen ini biasanya telah memiliki konsumen yang loyal atau telah memiliki kelompok konsumen tertentu. Para produsen hanya
mengingatkan konsumen mengenai brand atau merek mereka sehingga para konsumen tidak terbujuk oleh pesan iklan produk lain.
Adapun beberapa fungsi iklan antara lain :
1. Memberikan informasi. Periklanan dapat menambah nilai pada suatu barang dan memberikan informasi kepada konsumen.
2. Membujuk atau mempengaruhi. Iklan akan membuat konsumen tertarik dengan produk yang ditawarkan.
3. Menciptakan kesan tertentu. Dengan sebuah iklan, orang akan mempunyai suatu kesan tertentu tentang apa yang diiklankan
4. Memuaskan keinginan. Periklanan merupakan suatu alat yang bisa dipakai untuk mencapai tujuan, dan tujuan itu sendiri berupa pertukaran yang saling memuaskan.
5. Periklanan merupakan alat komunikasi. Periklanan adalah suatu alat untuk membuka komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli, sehingga keinginan mereka dapat terpenuhi dalam cara yang efisien dan efektif (Swastha, 2000:246–
249).
Iklan yang ditayangkan di media televisi diharapkan mendapat tempat dihati atau disukai oleh khalayak. Sikap khalayak terhadap iklan dapat diteliti melalui perasaan suka atau tidak suka terhadap stimuli-stimuli yang ditampilkan pada iklan. Sikap terhadap iklan bekerja melalui sebuah proses tanggapan atau reaksi khalayak terhadap elemen-elemen (stimuli-stimuli) dari periklanan.
Tanggapan dan reaksi ini dapat diartikan pada saat khalayak sedang melihat, mendengar, atau berfikir tentang suatu iklan (Rossiter dan Percy, 1997:197).
Enam stimuli iklan yang dijelaskan oleh Rossiter dan Percy (1997:209) sebagai berikut :
1. Heard and sound effect (kata-kata/suara yang terdengar)
Heard and sound effect adalah kata-kata/suara yang terdengar, maksudnya adalah karakter dan penekanan suara didukung dengan gaya penyampaian dalam kata-kata yang terdengar, merupakan elemen iklan yang penting karena mengandung arti emosional dan dapat menimbulkan pesan-pesan dalam pikiran khalayak. Penilaian heard and sound effect, merupakan
persepsi khalayak terhadap kata-kata atau suara yang terdengar pada saat iklan ditayangkan di media elektronik.
2. Music (Musik)
Music adalah alunan lagu yang berirama, baik dari suara manusia maupun dari alat-alat. Musik dapat berupa jingle (bunyi-bunyian) atau musik latar belakang. Penilaian music merupakan persepsi khalayak terhadap irama atau lagu yang diperdengarkan pada saat iklan ditayangkan di media elektronik.
3. Words atau Seenword (kata-kata yang terlihat)
Words (seenword) atau kata-kata yang terlihat berbentuk tulisan, yang dapat dibaca, diingat, dan akan melekat dalam ingatan khalayak, sehingga mampu mendukung manfaat produk yang diiklankan. Penilaian words (kata-kata) merupakan persepsi khalayak terhadap kata-kata atau tulisan yang ditampilkan pada saat iklan ditayangkan di televisi, yang mampu mendukung manfaat produk.
4. Pictures (Gambar)
Pictures adalah gambar dalam suatu tayangan iklan yang dilihat khalayak atau masyarakat, yang meliputi obyek figur, lokasi, dan latar belakang yang dipakai. Penilaian pictures (gambar) merupakan persepsi khalayak terhadap gambar atau obyek yang ditampilkan pada saat iklan ditayangkan.
5. Colour (Warna)
Colour, yang dimaksud dengan warna adalah komposisi warna dan keserasian warna dari gambar dan tulisan, termasuk pengaturan cahaya yang terdapat dalam tayangan iklan. Penilaian colours (warna) merupakan persepsi khalayak terhadap warna-warna dari gambar atau obyek yang ditampilkan pada saat iklan ditayangkan di televisi. Suatu produk yang dipasarkan juga memiliki warna yang dominan yang merupakan suatu indikasi untuk membedakan suatu produk dengan produk yang lain.
6. Movements (Gerakan)
Movements adalah adegan yang disajikan dalam tayangan iklan, yang digunakan dengan tujuan memperjelas maksud dari iklan tersebut, sesuai
dengan suara dan irama atau lagu yang diperdengarkan. Penilaian movement (gerakan) merupakan persepsi khalayak terhadap gerakan dari setiap adegan yang ditampilkan pada saat iklan ditayangkan.
Teori AIDDA adalah suatu model hirarki respon yang cukup popular bagi pemasar sebagai pedoman halaman melaksanakan kegiatan pemasaran (Kasali, 1995 : 82). Model ini, sebagai alat promosi harus menarik perhatian, mendapatkan dan mendorongkan minat, keinginan serta menghasilkan tindakan.
Adapun tahapan-tahapan teori AIDDA sebagai berikut:
• Attention (perhatian), konsumen mempunyai perhatian terhadap suatu produk.
• Interest (Minat), konsumen merasa tertarik dan berusaha untuk memahami apakah produk itu berguna atau tidak berguna terhadap konsumen tersebut.
• Desire (Kemauan/Keinginan), konsumen menunjukan sikap suka atau tidak suka terhadap suatu produk.
• Decision (Keputusan), konsumen mengambil keputusan untuk melakukan pemesanan produk yang diinginkan.
• Action (Tindakan), konsumen mengambil tindakan untuk membeli atau tidak membeli produk tersebut.
Dari uraian teori tersebut dapat disimpulkan bahwa minat seseorang terhadap suatu produk dapat dilihat dari penjabaran teori AIDDA. Komunikator berperan penting dalam membangkitkan perhatian konsumen. Dalam hal ini komunikator sebagai pengiklan harus mampu menimbulkan suatu daya tarik yang dapat memancing perhatian komunikan terhadap iklan yang disampaikan.
Iklan akan berusaha menarik perhatian dengan memberikan stimuli-stimuli yang dapat mengingatkan audiens mengenai merek tersebut sehingga para konsumen tidak terbujuk oleh iklan produk lain. Hal ini berfungsi untuk meningkatan kesadaran merek (brand awareness) konsumen agar terus mengingat jenis produk tersebut.
Sadar kenal adalah permulaan atau pendahuluan yang dirangkai dengan tahu dan mengerti atau teringat kembali. Tingkat kesadaran dalam suatu merek merupakan tingkatan yang paling awal dalam upaya mencapai tujuan dari periklanan, pada tingkat kesadaran dalam suatu merek ini biasanya ditandai
dengan mulainya individu menyadari kehadiran suatu produk tetapi belum menyerap cukup banyak informasi mengenai suatu produk.
Kesadaran merek adalah kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenal atau mengingat kembali bahwa suatu merek merupakan bagian dari kategori produk tersebut. Kesadaran merek membutuhkan jangkauan kontinum (continuum ranging) dari perasaan yang tak pasti bahwa merek tertentu dikenal menjadi keyakinan bahwa produk tersebut merupakan satu – satunya dalam kelas produk bersangkutan. (Aaker, 1997).
Adapun tingkatan brand awareness sebagai berikut:
5) Unaware of brand (tidak menyadari merek)
Merupakan tingkat yang paling rendah dalam piramida kesadaran merek, dimana konsumen tidak menyadari akan adanya suatu merek.
6) Brand recognition (pengenalan merek)
Merupakan tingkat minimal dari kesadaran merek, dimana merek baru dikenal setelah ada yang menyebutkan merek tersebut.
7) Brand recall (pengingatan kembali terhadap merek)
Merupakan pengingatan kembali terhadap merek, yang didasarkan pada permintaan seseorang untuk menyebutkan merek tertentu dalam suatu kelas produk.
8) Top of mind (puncak pikiran)
Merupakan merek yang pertama kali muncul dalam benak konsumen ketika seseorang menyebutkan kategori produk. Dengan kata lain, merek tersebut merupakan merek utama dari berbagai merek yang ada di dalam benak konsumen (Rangkuti, 2002).
Brand awareness sangat berkaitan dengan fungsi iklan, brand awareness bertujuan untuk mengetahui seberapa besar merek suatu produk menjadi top of mind dibenak konsumen yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian. Seperti hal yang dilakukan oleh peneliti untuk meneliti pengaruh dari iklan televisi terhadap brand awareness.
Seperti yang diketahui, iklan televisi Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea memberikan pengaruh terhadap brand awareness siswa/i SMA
Negeri 2 Medan. Seringnya penayangan iklan Sprite di beberapa stasiun televisi membuat semua responden mengetahui iklan tersebut. Visualisasi gambar yang menarik dan didukung narasi cerita khayalan anak SMA yang membawa perasaan, membuat iklan tersebut memberikan kesan tersendiri pada audiens, terlebih kepada responden penelitian yang merupakan siswa/i SMA membuat iklan tersebut masih terus diingat.
Sprite sebagai salahsatu produk minuman bersoda dari perusahaan terkemuka membuat iklan Sprite terdiri dari berbagai versi dengan cerita menarik masing-masing tidak lantas membuat Sprite menjadi produk yang Top of Mind.
Namun Sprite telah berhasil membuat audiens terkesan dengan kegigihan produsen Sprite yang gencar memasangkan iklan Sprite di waktu prime time dan beberapa stasiun televisi dengan rating tinggi agar merek Sprite dapat terus melekat di benak audiens.
BAB V
SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tayangan iklan televisi Sprite terhadap brand awareness di kalangan siswa/i SMA Negeri 2 Medan. Dari serangkaian penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dapat diambil beberapa kesimpulan. Adapun kesimpulan-kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Berdasarkan penilaian dan jawaban responden, iklan televisi Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah menarik. Iklan dinilai berkesan melalui, durasi yang sesuai, penyampaian pesan yang tepat, jingle yang mendukung, gambar yang menarik perhatian dan alur cerita yang menarik.
Iklan dinilai positif karena mencerminkan kondisi anak muda khususnya anak SMA yang berkhayal hidup seperti cerita yang ada di drama korea, yang berharap memiliki kisah cinta yang lucu.
2. Dari hasil penelitian, brand awareness produk Sprite sudah cukup bagus di kalangan siswa/i SMA Negeri 2 Medan walaupun Sprite belum menjadi merek yang Top of Mind. Hal ini tentu akan berdampak ke intensitas pembelian Sprite yang masih jarang dikonsumsi. Sprite merupakan minuman bersoda yang menyegarkan, namun Sprite tidak menjadi produk minuman bersoda yang hanya dikonsumsi. Lamanya responden mengenal Sprite juga berpengaruh terhadap brand awareness audiens, hal ini berfungsi untuk tetap membuat audiens sadar akan detail merek produk tersebut.
3. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat korelasi yang cukup berarti antara tayangan iklan televisi Sprite terhadap brand awareness Siswa/i SMA Negeri 2 Medan. Kekuatan hubungan tersebut dapat dilihat melalui koefisien korelasi sebesar 0,504. Korelasi yang cukup berarti terbukti dari 25,4% faktor yang mempengaruhi brand awareness siswa/i merupakan pengaruh dari iklan televisi Sprite, sedangkan sebesar 74,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti promosi produk melalui event marketing dan menjadi sponsorship di event-event yang diadakan di sekolah.
5.2 Saran
1. Saran dalam Kaitan Akademis
Tayangan iklan Sprite melalui televisi memberikan pengaruh yang cukup berarti terhadap brand awareness siswa/i SMA Negeri 2 Medan. Pihak pengiklan dapat tetap menjaga kualitas dan frekuensi penayangan iklan di beberapa stasiun televisi yang memiliki rating tinggi sehingga merek Sprite dapat menjadi Top of Mind. Namun faktor iklan yang hanya sebesar 25,4% dianggap masih kurang mempengaruhi brand awareness.
Produsen Sprite dapat meningkatkan promosi produk selain melalui iklan di televisi sehingga merek Sprite akan tetap melekat dibenak konsumen.
2. Saran Responden Penelitian
Responden merasa harga produk yang dijual masih sedikit mahal untuk kantong anak SMA, terlebih terdapat minuman bersoda merek lain yang harganya lebih murah dibanding Sprite. Responden juga mengharapkan Sprite dapat mengandung rasa yang sedikit bervariasi, dan kemasan produk Sprite juga diharapkan dapat menggunakan gambar-gambar atau desain yang unik sehingga kemasan Sprite dapat lebih berwarna.
3. Saran dalam Kaitan Praktis
Para peneliti lain dapat meneliti tentang faktor lain yang dapat mempengaruhi brand awareness Sprite terhadap siswa/i SMA. Hal ini berkaitan dengan adanya 74,6% faktor lain yang tidak dipengaruhi oleh iklan di televisi. Faktor lain yang dapat mempengaruhi brand awareness adalah promosi melalui event marketing dan menjadi sponsorship di event-event yang diadakan di sekolah. Peneliti selanjutnya dapat meneliti pengaruh yang ditimbulkan faktor tersebut terhadap brand awareness audiens. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan di sekolah-sekolah lainnya yang dianggap mewakili jawaban responden pada umumnya.
DAFTAR REFERENSI
Aaker, A. David, 1997. Manajemen Ekuitas Merek, Alih Bahasa: Aris Ananda, Jakarta: Spektrum Mitra Utama.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta
Bungin, Burhan. 2005. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Prenada Media Group
Effendy, Onong Uhcjana. 2002. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Eriyanto. 2011. Analisis Isi: Pengantar Metodologi untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Jefkins, Frank. 1997. Edisi Ketiga:Periklanan Terjemahan. Jakarta: Erlangga Kasali, Rhenald. 1995. Manajemen Periklanan: Konsep dan Aplikasinya di
Indonesia. Jakarta: Pustaka Grafiti
Kotler, Philip dan Gary Armstrong, 2001. Prinsip-prinsip Pemasaran, Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga,.
Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Lane, W.R., King, K.W. and Russell, J.T. 2009. Kleppner’s Prosedur Periklanan Edisi ke-17 Jilid 1. Jakarta: PT. Indeks
Liliweri, Alo. 2001. Dasar-Dasar Komunikasi Periklanan. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo
Nawawi, Hadari. 2005. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gajah Mada University Press
Prisgunanto, Ilham. 2006. Komunikasi Pemasran Strategi dan Taktik. Bogor:
Ghaliana..
Purba, Amir, dkk. 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Medan: Pustaka Bangsa Press
Rakhmat, Jalaluddin. 2004. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Rangkuti, F. 2002. The Power of Brand. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Rossiter, John R, 1997. Advertising And Promotion Management. United States of America: Mc Graw-Hill Book Company,.
Singarimbun, Masri dan Effendy. 2008. Metode Penelitian Survei. Jakarta:
Pustaka LP3ES Indonesia
Sugiyono, 2005. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV Alfabeta
Sulaksana, Uyung. 2003. Integrated Marketing Communication Teks dan Kasus.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Suprapto, Tommy. 2006. Pengantar Teori Komunikasi. Yogyakarta: Media Pressindo.
Suriasumantri. Jujun S. 2001. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta:
Pustaka Sinar Harapan
Sutherland, Max dan Alice K. Sylvester, 2004. Advertising and the Mind of the Consumer, Terj : Andreas Haryono dan Slamet. Jakarta: PPM
Sutisna, 2003. Perilaku Konsumen & Komunikasi Pemasaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Swastha, Basu, 2000. Azas-azas Marketing. Yogyakarta: Liberty.
Tjiptono, Fandy. 1995. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset
Wiryanto. 2005. Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Gramedia Wiasarana Indonesia.
SUMBER LAIN:
http://ejournal.ilkom.fisip.unmul.ac.id/site/wpcontent/uploads/2015/02/EJURNAL
%2520(02-09-15-11-0323).pdf (diakses pada tanggal 12 November Pukul 14.00 WIB)
http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jrbm/article/download/7524/7068+&cd=7
&hl=id&ct=clnk&gl=id.pdf (diakses pada tanggal 12 November Pukul 14.30 WIB)
http://www.coca-colaamatil.co.id/ (diakses pada tanggal 15 Desember Pukul 23.15 WIB)
http://www.topbrand-award.com/ (diakses pada tanggal 15 November Pukul 22.50 WIB)
http://sapaanbahasakorea.blogspot.co.id/ (diakses pada tanggal 22 November Pukul 19.30 WIB)
http://sman2medan.sch.id/ (diakses pada tanggal 24 Februari Pukul 22.20 WIB)
IKLAN TELEVISI DAN BRAND AWARENESS
PENGARUH TAYANGAN IKLAN TELEVISI “SPRITE” TERHADAP BRAND AWARENESS DI KALANGAN SISWA/I SMA NEGERI 2 MEDAN
No. Responden :
I. Karakteristik Responden
1. Nama :
2. Jenis Kelamin :
3. Usia :
4. Kelas :
PETUNJUK PENGISIAN :
1. Baca dan jawablah setiap pertanyaan tanpa ada yang terlewatkan 2. Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur dan benar
3. Isilah bagian I yang sesuai dengan data diri Anda
4. Pada bagian II dan III berilah tanda ( ) atau ( ) pada jawaban yang Anda anggap sesuai
5. Apakah Anda sering menonton tayangan iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea di televisi?
1. Tidak pernah 3. Sering
2. Jarang 4. Sangat sering
6. Dari stasiun televisi manakah biasanya Anda menonton tayangan iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea?
1. ANTV 3. RCTI
2. GLOBAL TV 4. SCTV
7. Apakah iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea menarik untuk ditonton?
1. Tidak menarik 3. Menarik
2. Kurang menarik 4. Sangat menarik
8. Apakah durasi iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah tepat bagi Anda?
1. Tidak tepat 3. Tepat
2. Kurang tepat 4. Sangat tepat
9. Apakah isi pesan yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea mudah dipahami?
1. Tidak mudah 3. Mudah
2. Kurang mudah 4. Sangat mudah
10. Apakah suara yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea jelas untuk didengar?
1. Tidak jelas 3. Jelas
2. Kurang jelas 4. Sangat jelas
11. Apakah nada penyampaian pesan iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah sesuai?
1. Tidak sesuai 3. Sesuai
2. Kurang sesuai 4. Sangat sesuai
Kenyataan Gak Kayak Drama Korea?
1. Tidak mengetahui 3. Mengetahui
2. Kurang mengetahui 4. Sangat mengetahui
13. Apakah jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea mudah untuk diingat?
1. Tidak mudah 3. Mudah
2. Kurang mudah 4. Sangat mudah
14. Apakah jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dapat mempengaruhi suasana hati Anda?
1. Tidak mempengaruhi 3. Mempengaruhi
2. Kurang mempengaruhi 4. Sangat mempengaruhi
15. Apakah jingle dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea membantu Anda untuk menerima pesan-pesan dalam iklan?
1. Tidak membantu 3. Membantu
2. Kurang membantu 4. Sangat membantu
16. Apakah teks yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea jelas untuk dibaca?
1. Tidak jelas 3. Jelas
2. Kurang jelas 4. Sangat jelas
17. Apakah teks yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea mudah dipahami?
1. Tidak mudah 3. Mudah
2. Kurang mudah 4. Sangat mudah
18. Apakah gambar yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea menarik perhatian Anda?
1. Tidak menarik 3. Menarik
2. Kurang menarik 4. Sangat menarik
Korea memberikan kesan pada Anda?
1. Tidak berkesan 3. Berkesan
2. Kurang berkesan 4. Sangat berkesan
20. Apakah perpaduan warna yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah serasi bagi Anda?
1. Tidak serasi 3. Serasi
2. Kurang serasi 4. Sangat serasi
21. Apakah warna yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dominan mencerminkan produk Sprite?
1. Tidak dominan 3. Dominan
2. Kurang dominan 4. Sangat dominan
22. Apakah alur cerita yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea terlihat menarik bagi Anda?
1. Tidak menarik 3. Menarik
2. Kurang menarik 4. Sangat menarik
23. Apakah setiap scene yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea mudah dimengerti?
1. Tidak mudah 3. Mudah
2. Kurang mudah 4. Sangat mudah
24. Apakah tokoh yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah berhasil memainkan peran sebagai anak SMA?
1. Tidak berhasil 3. Berhasil
2. Kurang berhasil 4. Sangat berhasil
III. Brand Awareness
25. Apakah merek minuman bersoda yang pertama kali muncul dalam benak Anda adalah Sprite?
1. Tidak setuju 3. Setuju
1. Tidak pernah 3. Sering
2. Jarang 4. Sangat sering
27. Apakah hanya minuman bersoda merek Sprite yang Anda konsumsi?
1. Tidak setuju 3. Setuju
2. Kurang setuju 4. Sangat setuju
28. Apakah minuman bersoda yang menyegarkan bagi Anda identik dengan Sprite?
1. Tidak setuju 3. Setuju
2. Kurang setuju 4. Sangat setuju
29. Berapa lama Anda telah mengenal minuman bersoda merek Sprite?
1. ± 1 tahun 3. ± 3 tahun
2. ± 2 tahun 4. ≥ 4 tahun
30. Apakah Anda mengenal produk minuman bersoda merek Sprite melalui iklan di televisi?
a. Tidak setuju c. Setuju
b. Kurang setuju d. Sangat setuju
31. Apakah Anda sering mendengar slogan minuman bersoda “Nyatanya Nyegerin?”
1. Tidak pernah 3. Sering
2. Jarang 4. Sangat sering
32. Apakah Anda mengetahui kemasan botol berwarna hijau produk minuman bersoda?
1. Tidak mengetahui 3. Mengetahui
2. Kurang mengetahui 4. Sangat mengetahui
33. Berilah saran Anda mengenai produk Sprite!
No
2 2 2 1 1 3 2 3 3 2 4 3 4 3 4 2 4 4 4 1 4 3 2 2 3 60 1 3 2 4 4 2 4 4 24 2 3 2 1 1 2 4 3 2 3 4 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 58 2 2 2 2 1 3 3 2 17 2 4 1 1 1 2 1 3 3 3 4 3 3 3 1 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 58 2 2 2 2 1 3 3 3 18 2 5 1 1 1 4 4 4 4 3 3 3 2 2 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 2 65 3 2 2 2 1 3 3 4 20 2 6 1 1 1 2 3 3 3 3 2 2 1 2 2 2 4 3 3 3 3 3 2 2 3 51 4 2 3 3 1 3 2 3 21 2 7 2 1 1 3 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 46 2 2 2 3 1 2 3 3 18 2 8 2 1 1 2 4 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 46 2 2 2 2 1 2 3 3 17 2 9 1 1 1 2 3 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 45 2 2 2 2 1 2 3 3 17 3 0 2 1 1 3 4 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 2 48 2 2 2 3 2 2 3 3 19 3 1 2 1 1 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 55 2 3 2 3 1 3 3 3 20 3 2 1 1 1 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 58 2 3 2 3 1 3 3 3 20 3 3 2 1 1 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 3 57 3 3 3 3 1 2 3 3 21 3 4 1 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 60 3 3 3 3 2 3 3 3 23 3 5 2 1 1 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 60 3 3 3 3 3 3 3 3 24 3 6 2 1 2 3 1 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 62 3 2 2 3 3 4 4 4 25 3 7 2 1 2 2 2 3 2 2 2 3 1 1 1 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 44 3 2 2 2 4 1 1 2 17 3 8 2 1 2 4 3 3 3 3 3 3 1 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 56 2 2 2 3 1 3 4 4 21 3 9 2 1 2 2 4 2 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 52 2 2 2 3 2 3 3 3 20 4 0 1 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 57 2 2 2 2 1 2 3 3 17 4 1 2 1 2 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 58 3 3 3 3 3 3 3 3 24 4 2 2 1 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 59 2 3 2 2 1 3 3 3 19 4 3 2 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 61 2 3 2 2 2 3 3 3 20 4 4 2 1 2 4 1 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 61 3 3 3 3 3 3 3 3 24 4 5 2 1 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 61 2 2 2 3 1 3 3 3 19 4 6 2 1 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 53 2 2 2 2 3 2 2 3 18
4 9 2 1 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 47 2 2 2 3 3 3 3 3 21 5 0 2 1 2 2 4 3 2 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 54 2 2 2 2 1 2 3 3 17 5 1 1 1 2 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 58 2 2 2 2 1 1 2 3 15 5 2 2 1 2 2 1 3 3 3 3 3 1 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 53 2 2 1 3 1 2 2 3 16 5 3 1 1 2 4 2 4 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 68 2 3 2 2 1 1 3 4 18 5 4 1 1 2 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 77 3 3 2 3 1 1 4 4 21 5 5 1 1 2 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 58 3 3 3 3 1 3 2 2 20 5 6 1 1 2 3 3 3 3 2 3 3 1 2 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 3 57 3 3 2 3 1 2 2 4 20 5 7 2 1 2 4 1 4 4 3 3 4 2 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 69 2 3 2 3 1 3 3 4 21 5 8 2 1 2 4 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 77 4 4 4 4 1 4 4 4 29 5 9 1 1 2 3 4 3 3 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 53 2 2 2 3 1 3 3 3 19 6 0 2 1 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 2 2 2 2 1 2 3 3 17 6 1 1 2 2 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 60 2 2 3 2 3 3 4 3 22 6 2 2 2 2 2 4 1 2 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 52 2 3 2 2 1 3 3 3 19 6 3 2 1 2 2 2 1 2 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 50 2 3 2 2 1 3 3 3 19 6 4 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 54 3 2 2 3 2 3 3 3 21 6 5 1 1 2 3 3 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 52 3 2 2 3 2 3 3 3 21 6 6 1 2 2 3 4 3 3 2 2 3 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 3 2 46 2 3 2 2 1 2 3 3 18 6 7 2 2 2 3 4 3 3 2 2 3 2 1 2 1 2 2 3 2 3 2 3 3 3 49 2 2 2 2 1 2 3 3 17 6 8 1 2 2 3 4 3 2 2 2 3 1 1 1 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 47 2 2 2 2 2 2 3 3 18 6 9 1 2 2 3 3 3 3 2 2 3 1 1 1 1 2 2 3 2 3 2 3 3 3 46 2 2 2 2 1 2 3 3 17 7 0 2 1 2 3 4 3 3 2 2 3 1 1 1 1 2 3 3 2 3 2 3 3 3 48 2 2 2 1 1 2 3 3 16 7 1 2 2 2 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 2 2 45 2 2 2 3 1 2 2 3 17 7 2 2 2 3 4 4 3 2 3 3 3 1 3 2 2 2 2 3 3 3 2 3 3 3 54 3 2 2 2 2 2 4 4 21 7 3 1 2 3 4 2 3 4 3 3 3 4 2 3 4 2 4 3 3 2 4 4 4 3 64 3 4 3 3 1 4 4 4 26
7 6 1 2 3 3 3 3 4 3 3 4 2 4 3 1 2 3 4 2 4 4 3 2 3 60 3 3 4 2 1 4 3 2 22 7 7 2 2 3 2 3 1 2 1 2 3 3 2 2 3 3 2 1 3 3 2 2 1 2 43 2 2 3 2 1 3 2 2 17 7 8 2 2 3 3 2 2 3 3 4 3 3 2 2 3 3 4 4 4 3 3 4 2 4 61 3 4 3 2 1 4 4 4 25 7 9 2 2 3 3 3 3 4 1 1 2 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 1 1 1 42 1 1 3 2 1 3 2 4 17 8 0 2 2 3 3 4 3 3 3 3 2 2 2 1 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 57 2 3 3 3 1 3 3 3 21 8 1 2 2 3 3 1 3 3 4 4 2 4 3 3 2 4 3 4 3 2 4 2 2 2 58 2 2 1 1 1 4 2 3 16 8 2 1 2 3 2 3 4 2 2 2 3 3 4 1 1 3 2 3 1 2 2 1 2 2 45 2 2 1 3 1 1 2 4 16 8 3 2 2 3 2 1 3 2 4 2 2 3 3 1 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 51 2 2 2 2 1 3 4 4 20 8 4 1 2 3 4 3 4 4 4 3 4 4 4 2 2 3 3 4 3 4 4 2 2 2 65 3 3 2 4 1 4 3 4 24 8 5 1 2 3 2 2 3 1 4 2 4 4 4 2 2 1 2 3 4 2 2 4 3 4 55 1 2 2 2 1 1 3 4 16 8 6 1 2 3 3 1 4 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 4 4 3 3 3 3 4 59 3 2 2 3 2 2 3 3 20 8 7 1 2 3 2 1 3 4 3 4 4 1 3 1 3 4 3 4 3 3 3 4 4 3 60 3 2 2 2 1 2 2 3 17 8 8 1 2 3 3 1 2 3 4 3 3 3 3 1 1 2 2 2 2 3 2 3 3 2 48 2 2 2 2 2 3 2 3 18 8 9 2 2 3 4 4 3 2 3 3 2 1 3 1 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 51 2 1 1 1 1 2 4 2 14 9 0 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 57 2 2 2 3 1 2 3 3 18 9 1 1 2 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 59 2 2 2 3 1 2 3 3 18 9 2 1 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 3 2 2 3 1 2 3 3 19 9 3 1 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 59 2 2 2 3 1 2 3 3 18 9 4 1 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 58 3 2 2 2 1 2 3 3 18 9 5 2 2 3 3 2 3 2 3 2 2 1 1 1 2 3 2 3 2 3 2 3 3 2 45 2 2 2 3 1 2 3 3 18
Nama : Novi Asriyanti
Tempat / Tanggal Lahir : Medan / 13 November 1994 Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat : Jl. Bunga Wijaya Kesuma XXV No.4 Pd. Bulan
Alamat : Jl. Bunga Wijaya Kesuma XXV No.4 Pd. Bulan