• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Analisis Data

Dalam dokumen IKLAN TELEVISI DAN BRAND AWARENESS (Halaman 51-0)

BAB III METODE PENELITIAN

3.6 Teknik Analisis Data

Analisis data adalah proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan dipresentasikan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian akan dianalisis dan diinterpretasikan ke dalam beberapa tahap analisis, yaitu:

1. Analisis Tabel Tunggal

Analisis tabel tunggal merupakan suatu analisis yang dilakukan dengan membagi-bagikan variabel penelitian ke dalam kategori-kategori yang dilakukan atas dasar frekuensi. Tabel tunggal merupakan langkah awal dalam menganalisis kolom-kolom yang merupakan sejumlah frekuensi dan presentasi untuk setiap kategori (Singarimbun, 2008:226)

2. Analisis Tabel Silang

Analisis tabel silang merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk menganalisis dan mengetahui apakah variabel yang satu memiliki hubungan dengan variabel lainnya, sehingga dapat diketahui apakah hubungan variabel bernilai positif atau negatif (Singarimbun, 2008:273) 3. Uji Hipotesis

Uji hipotesis adalah pengujian dan statisik untuk mengetahui data hipotesis yang diajukan dapat diterima atau ditolak. Untuk menguji hubungan antara kedua variabel yang dikorasikan maka peneliti menggunakan rumus Korelasi Rank-Order (Spearman’s Rho Rank-Order Correlation).

Keterangan :

Rho : koefisien korelasi

D : perbedaan antara pasangan jenjang N : jumlah sampel

1 : angka satu, bilangan konstan 6 : angka enam, bilangan konstan

Spearman's Rho Rank-Order Correlation adalah metode untuk menganalisis data dan melihat hubungan antara variabel yang sebenarnya dengan skala ordinal (Eriyanto, 2011:363).

Untuk menentukan kekuatan hubungan dari hasil perhitungan di atas maka digunakan skala Guilford sebagai berikut (Kriyantono, 2006:169):

0 : tidak ada korelasi

<0,20 : korelasi rendah sekali 0,20 - 0,40 : korelasi rendah tapi pasti 0,41 - 0,70 : korelasi yang cukup berarti

0,71 - 0,90 : korelasi yang tinggi; kuat

0,91 - 1,00 : korelasi sangat tinggi; kuat sekali; dapat diandalkan 1 : korelasi sempurna

Berdasarkan nilai rho (rs), untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) maka dilakukan uji determinasi (Kriyantono, 2006 : 169). Pada penelitian ini, uji determinasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar “Pengaruh Tayangan Iklan Televisi Sprite terhadap Brand Awareness Siswa/i SMA Negeri 2 Medan.”

Keterangan :

D : Kekuatan determinan (kekuatan prediksi) Rs : Korelasi Spearman

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1 Pelaksanaan Pengumpulan Data

Peneliti menempuh beberapa tahap penelitian dalam mengumpulkan data.

Tahapan tersebut adalah sebagai berikut.

1. Tahap Awal

Pada tahap awal, peneliti meminta izin untuk mengadakan pra penelitian di SMA Negeri 2 Medan yang terletak di Jl. Karangsari No.435 Medan Polonia.

Adapun pra penelitian tersebut dimaksudkan untuk menghimpun sejumlah data awal yang diperlukan untuk penyusunan proposal penelitian.

Penelitian diawali dengan meminta surat izin penelitian dari bagian pendidikan FISIP USU, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan yang terletak di Jl. Pelita IV No.77 Medan untuk meminta izin penelitian ke SMA Negeri 2 Medan tersebut. Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan mengeluarkan surat izin penelitian yang ditujukan kepada Kepala SMA Negeri 2 Medan untuk membantu peneliti memperoleh data-data yang diperlukan dalam penelitian ini. Setelah itu, peneliti kemudian meminta izin kepada Kepala SMA Negeri 2 Medan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan kuesioner.

2. Pengumpulan Data

Pada tanggal 25 Januari 2017 peneliti terjun kelapangan untuk menyebarkan kuesioner kepada siswa/i SMA Negeri 2 Medan dengan dibantu salahsatu rekan dari Ilmu Komunikasi FISIP USU. Kuesioner yang dibagikan sejumlah 95, sesuai dengan sampel yang diperlukan. Pada saat pengisian kuesioner, peneliti membimbing responden dalam menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan. Terutama untuk pertanyaan-pertanyaan yang tidak dimengerti.

4.1.2 Teknik Pengolahan Data

Pengolahan data dilakukan setelah peneliti selesai mengumpulkan data dari 95 responden. Adapun tahapan pengumpulan data sebagai berikut.

1. Penomoran Kuesioner

Penomoran kuesioner yaitu memberi nomor urut kuesioner sebagai pengenal dari 1-95.

2. Editing

Editing adalah proses pengeditan jawaban responden untuk memperjelas setiap jawaban yang meragukan dan menghindari terjadinya kesilapan pengisian dalam kotak kode yang disediakan.

3. Coding

Coding yaitu proses pemindahan jawaban-jawaban responden ke kotak kode yang telah disediakan di kuesioner dalam bentuk angka (score).

4. Inventarisasi Variabel

Inventarisasi variabel yaitu data mentah yang diperoleh dan dimasukkan kedalam lembar Fortran Cobol (FC) sehingga memuat seluruh data dalam satu kesatuan.

5. Menyediakan Keterangan Tabel

Banyaknya kerangka tabel minimal sejumlah pertanyaan dalam kuesioner, maksimal sesuai dengan kebutuhan analisis. Kerangka tabel ini dilengkapi dengan nomor tabel, judul tabel, kolom vertikal dan horizontal, kategori dan indikator, frekuensi, persen, dan jumlah. Fungsi kerangka tabel ini untuk mewadahi sebaran data penelitian.

6. Tabulasi Data

Tabulasi data yaitu memindahkan tabel data responden dari lembar FC ke dalam kerangka tabel. Adapun data yang disajikan berbentuk tabel tunggal.

Sebaran data dalam tabel secara rinci melalui kategori, frekuensi, persentase dan selanjutnya dianalisa.

4.1.3 Analisis Tabel Tunggal

Analisis tabel tunggal dimaksudkan untuk melihat distribusi jawaban responden dari setiap variabel yang diteliti. Dalam penelitian ini, penyajian data tabel tunggal berisi keterangan dengan frekuensi dan persentase yang terdiri dari tiga bagian yaitu data karakteristik responden, isi terkait Iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea, dan Brand awareness siswa/i SMA Negeri 2 Medan.

1. Karakteristik Responden

Karakteristik responden perlu disajikan untuk lebih mengetahui latar belakang responden. Adapun karakteristik responden umum yang dianggap relevan dengan penelitian ini meliputi jenis kelamin, usia, dan kelas.

Tabel 4.1

Jenis Kelamin Responden

Sumber: P.1/FC.3

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden dari jenis kelamin perempuan lebih banyak yakni 49 orang atau sebesar 51,6%, sedangkan responden laki-laki hanya 46 orang atau sebesar 48,4%.

No Jenis Kelamin Frekuensi Persen %

1 Laki-laki 46 48,4

2 Perempuan 49 51,6

Total 95 100,0

Tabel 4.2 Usia Responden

Sumber: P.2/FC.4

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang berusia 15-16 tahun lebih banyak yakni 62 orang atau sebesar 65,3%, sedangkan responden yang berusia 17-18 tahun hanya 33 orang atau sebesar 34,7%

Tabel 4.3 Kelas Responden

Sumber: P.3/FC.5

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden Kelas XI lebih banyak yakni 36 orang atau sebesar 37,9%, sedangkan Kelas X yakni 35 orang atau sebesar 36,8% dan Kelas XII hanya 24 orang atau sebesar 25,3%.

No Usia Frekuensi Persen %

1 15-16 62 65,3

2 17-18 33 34,7

Total 95 100,0

No Kelas Frekuensi Persen %

1 X 35 36,8

2 XI 36 37,9

3 XII 24 25,3

Total 95 100,0

2. Analisis Tayangan Iklan Sprite Versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea di Televisi

Tabel 4.4 Menonton Iklan Sprite

Sumber: P.4/FC.6

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang sering menonton iklan lebih banyak yakni sebanyak 49 orang atau sebesar 51,6%, sedangkan responden yang jarang menonton iklan terdapat 27 orang atau sebesar 28,4%, dan responden yang sangat sering menonton iklan yakni hanya 19 orang atau hanya 20,0%. Tidak ada responden yang tidak pernah menonton iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea di televisi.

Iklan Sprite di televisi termasuk iklan yang paling sering ditayangkan.

Iklan Sprite yang disiarkan di beberapa stasiun televisi swasta memiliki berbagai versi yang secara bergantian tayang. Iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea awalnya ditayangkan pada bulan November, namun karena penayangan iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea bergantian tayang dengan iklan Sprite versi lainnya dalam kurun waktu sehari, maka iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea hanya tayang selama ± 2 minggu. Kemudian iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea tayang kembali pada awal Januari 2017 tanpa dibarengi versi lain dengan frekuensi yang lebih dari 10 kali penayangan di beberapa stasiun televisi swasta, membuat iklan ini pernah ditonton responden.

Tabel 4.5

Stasiun Televisi Menonton Iklan

Sumber: P.5/FC.7

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang menonton iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea di televisi, lebih banyak menonton di stasiun televisi RCTI yakni 29 orang atau sebesar 30,5%, sedangkan jumlah responden lainnya mengaku pernah menonton di stasiun televisi ANTV, GLOBAL TV dan SCTV yang sama-sama hanya dilihat responden sebanyak 22 orang atau sebesar 23,2%.

Terpilihnya RCTI sebagai salahsatu stasiun televisi swasta yang sering ditonton responden saat iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea tayang adalah karena stasiun televisi ini memiliki program-program yang banyak ditonton remaja, khususnya program sinetronnya yang memiliki kisah kehidupan remaja saat ini. Stasiun televisi RCTI juga pernah beberapa kali menayangkan berbagai judul drama korea yang pernah booming. Tak kalah dari itu, RCTI juga memiliki program musik dan variety show yang unik dan menghibur. Terlebih pada saat weekend atau hari libur nasional, RCTI biasa menayangkan program-program pilihan yang sebelumnya pernah tayang di bioskop, seperti kartun dan film-film yang box office. Tidak mengherankan jika RCTI menjadi stasiun televisi yang paling banyak ditonton oleh responden dibandingkan dengan stasiun televisi swasta lainnya.

Tabel 4.6

Ketertarikan Menonton Iklan

Sumber: P.6/FC.8

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang menonton iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sebanyak 63 orang atau sebesar 66,3% merasa iklan tersebut menarik untuk ditonton, sedangkan jumlah responden yang merasa iklan tersebut kurang menarik terdapat 17 orang atau sebesar 17,9%, jumlah responden yang merasa iklan tersebut sangat menarik terdapat 11 orang atau sebesar 11,6%, dan jumlah responden yang merasa iklan tersebut tidak menarik hanya 4 orang atau sebesar 4,2%. Hal ini berarti bahwa pembuat iklan telah berhasil membuat iklan yang dapat menarik perhatian sehingga dapat memberikan ketertarikan tersendiri pada responden.

Ketertarikan responden menonton iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea terlihat dalam iklan tersebut yang menampilkan visualisasi adegan yang biasa terdapat dalam drama korea. Drama korea memang terkenal dengan adegan kisah cinta yang romantis dan membuat penonton terbawa perasaan. Hal ini tentu membuat audiens akan tertarik untuk menonton. Terlebih dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea ini menampilkan sepasang remaja yang sedang mengenakan seragam sekolah, yang akan mendapat perhatian audiens karena iklan seperti ini sangat jarang dilihat pada iklan lain.

No Responden tertarik menonton iklan Sprite versi Kenyataan

Gak Kayak Drama Korea

Frekuensi Persen %

1 Tidak menarik 4 4,2

2 Kurang menarik 17 17,9

3 Menarik 63 66,3

4 Sangat menarik 11 11,6

Total 95 100,0

Tabel 4.7 Ketepatan Durasi Iklan

Sumber: P.7/FC.9

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden merasa durasi iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah tepat yakni sebanyak 49 orang atau sebesar 51,6%, sedangkan jumlah responden yang merasa durasi iklan tersebut kurang tepat terdapat 32 orang atau sebesar 33,7%, jumlah responden yang merasa durasi iklan tersebut sangat tepat terdapat 12 orang atau sebesar 12,6%, dan jumlah responden yang merasa durasi iklan tersebut tidak tepat hanya 2 orang atau 2,1%. Hal ini menunjukkan bahwa iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah tepat berdurasi 30 detik sehingga tidak membuat responden jenuh saat menonton.

Durasi yang sesuai dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea ini terlihat dalam iklan tersebut yang menampilkan beberapa scene yang berbeda, namun hanya ada dalam sebuah iklan. Beberapa scene dalam iklan Sprite tersebut dikemas selama 30 detik yang dinilai sesuai dengan standar durasi iklan yang tidak terlalu cepat ataupun terlalu lama. Durasi menjadi salahsatu hal penting yang harus diperhatikan dalam membuat iklan, karena audiens akan cepat jenuh jika dipaparkan pada sebuah iklan yang mengharuskan audiens terus menonton hingga audiens akhirnya mengetahui jenis produk atau jasa apa yang sedang dipromosikan.

No Durasi iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama

Tabel 4.8

Pemahaman Isi Pesan Dalam Iklan

Sumber: P.8/FC.10

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden merasa mudah memahami isi pesan yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea lebih banyak yakni 54 orang atau sebesar 56,8%, sedangkan jumlah responden yang merasa kurang mudah memahami isi pesan dalam iklan dengan mudah maksud dan tujuannya oleh responden.

Isi pesan merupakan hal pokok yang menjadi prioritas pembuat iklan.

Iklan harus mudah dimengerti audiens bahwa pesan seperti apa yang terdapat didalamnya. Pesan yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dinilai mudah dimengerti karena pesan yang disampaikan jelas dan to the point. Iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea memberikan makna tersendiri kepada audiens bahwa hidup tidak seperti yang ada di drama korea. Pesan dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea ini dapat dengan mudah dimengerti karena iklan tersebut mengajak audiens berpikir jernih dengan meminum Sprite yang nyatanya bening dan menyegarkan.

No Responden mudah memahami

Tabel 4.9

Kejelasan Suara Dalam Iklan

Sumber: P.9/FC.11

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden dapat mendengar dengan jelas suara yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea yakni sebanyak 57 orang atau sebesar 60,0%, sedangkan jumlah responden yang merasa sangat jelas mendengar suara yang terdapat dalam iklan tersebut terdapat 19 orang atau sebesar 20,0%, jumlah responden yang merasa kurang jelas mendengar suara yang terdapat dalam iklan tersebut terdapat 17 orang atau 17,9%, dan jumlah responden yang merasa tidak jelas mendengar suara yang terdapat dalam iklan tersebut hanya 2 orang atau sebesar 2,1%. Hal ini menunjukkan bahwa pengisi suara dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah berhasil membawakan iklan dengan intonasi suara yang jelas untuk didengar.

Kejelasan suara yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah jelas dapat didengar karena pengisi suara didalamnya dapat beradaptasi dengan setiap adegan yang ditampilkan. Suara yang terdengar jelas namun tidak terlalu lantang, sukses menghanyutkan audiens yang mendengarnya sehingga membuat iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea ini memiliki ciri khas tersendiri.

No Responden mendengar jelas

Tabel 4.10

Kesesuaian Nada Penyampaian Pesan Dalam Iklan

Sumber: P.10/FC.12

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden merasa nada penyampaian pesan iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah sesuai yakni sebanyak 60 orang atau sebesar 63,2%, sedangkan jumlah responden yang merasa kurang sesuai dengan nada penyampaian pesan iklan tersebut terdapat 23 orang atau sebesar 24,2%, jumlah responden yang merasa nada penyampaian pesan iklan tersebut sangat sesuai terdapat 10 orang atau sebesar 10,5%, dan jumlah responden yang merasa tidak sesuai dengan nada penyampaian pesan iklan tersebut hanya 2 orang atau sebesar 2,1%. Hal ini menunjukkan bahwa nada penyampaian pesan dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah berhasil menyampaikan pesan iklan dengan nada suara yang khas sehingga dapat mencirikan produk.

Kesesuaian penyampaian nada pesan yang terdapat iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dinilai sudah sesuai karena nada pesan yang terkesan mellow justru membuat iklan ini memiliki ciri yang unik. Pesan yang mudah dimengerti dan nada penyampaiannya yang sesuai membuat iklan ini tidak melupakan tujuannya untuk menarik perhatian responden agar mengkonsumsi Sprite.

No Nada penyampaian pesan iklan Sprite versi Kenyataan Gak

Tabel 4.11

Pengetahuan Terhadap Public Figur Pengisi Suara Dalam Iklan

Sumber: P.11/FC.13

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden mengetahui Public Figur yang mengisi suara dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea yakni sebanyak 39 orang atau sebesar 41,1%, sedangkan jumlah responden yang tidak mengetahui pengisi suara dalam iklan tersebut terdapat 24 orang atau sebesar 25,3%, jumlah responden yang kurang mengetahui pengisi suara dalam iklan tersebut terdapat 19 orang atau sebesar 20,0%, dan jumlah responden yang merasa sangat mengetahui pengisi suara dalam iklan tersebut hanya 13 orang atau sebesar 13,7%. Hal ini menunjukkan bahwa Public Figur yang mengisi suara dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea tersebut mempunyai popularitas dan karakter yang unik sehingga responden mengetahui suaranya.

Pengetahuan responden terhadap Public Figur yang menjadi pengisi suara dalam iklan Sprite yang tidak hanya dalam versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea ini memiliki eksistensi yang tinggi di dunia hiburan. Public Figur tersebut memang terkenal dengan suaranya yang unik dan tanpa ekspresi. Sehingga tidak mengherankan jika pengisi suara iklan Sprite ini mudah dikenali.

No Responden mengetahui Public

Tabel 4.12

Kemudahan Mengingat Jingle Iklan

Sumber: P.12/FC.14

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden merasa mudah mengingat jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea yakni sebanyak 40 orang atau sebesar 42,1%, sedangkan jumlah responden yang merasa kurang mudah mengingat jingle iklan tersebut terdapat 38 orang atau sebesar 40,0%, jumlah responden yang merasa tidak mudah mengingat jingle iklan tersebut terdapat 9 orang atau sebesar 9,5%, dan jumlah responden yang merasa sangat mudah mengingat jingle iklan tersebut hanya 8 orang atau sebesar 8,4%. Hal ini menunjukkan bahwa jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea tersebut berhasil membuat responden mengingatnya.

Kemudahan responden mengingat jingle yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea yaitu karena jingle tersebut terdengar seperti musik yang menghanyutkan namun berujung dengan ceria. Jingle tersebut serasi dipadankan dengan pengisi suara dan visualisasi gambar yang memperlihatkan romansa kisah cinta yang tidak seperti di drama korea.

No Responden mudah mengingat jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama

Korea

Frekuensi Persen %

1 Tidak mudah 9 9,5

2 Kurang mudah 38 40,0

3 Mudah 40 42,1

4 Sangat mudah 8 8,4

Total 95 100,0

Tabel 4.13

Pengaruh Jingle Dalam Iklan

Sumber: P.13/FC.15

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden merasa jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea kurang mempengaruhi suasana hati yakni sebanyak 35 orang atau sebesar 36,8%, sedangkan jumlah responden yang merasa jingle iklan tersebut mempengaruhi suasana hati terdapat 32 orang atau sebesar 33,7%, jumlah responden yang merasa jingle iklan tersebut tidak mempengaruhi suasana hati terdapat 18 orang atau sebesar 18,9%, dan jumlah responden yang merasa jingle iklan tersebut sangat mempengaruhi suasana hati hanya 10 orang atau sebesar 10,5%. Hal ini menunjukkan bahwa jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea tersebut sulit untuk membuat responden terpengaruh.

Jingle dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea tersebut dinilai kurang mempengaruhi suasana hati karena jingle tersebut tidak menjadi fokus utama yang diiklankan. Jingle tersebut hanya menjadi backsound yang mengiringi tiap scene dalam iklan tersebut. Jingle tersebut bisa saja jelas didengar, namun belum tentu dapat mempengaruhi suasana hati seseorang.

No Jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama

Korea dapat mempengaruhi suasana hati responden

Frekuensi Persen %

1 Tidak mempengaruhi 18 18,9

2 Kurang mempengaruhi 35 36,8

3 Mempengaruhi 32 33,7

4 Sangat mempengaruhi 10 10,5

Total 95 100,0

Tabel 4.14

Jingle Dalam Iklan Membantu Menerima Pesan

Sumber: P.14/FC.16

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden merasa jingle iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dapat membantu menerima pesan iklan yakni sebanyak 49 orang atau sebesar 51,6%, sedangkan jumlah responden yang merasa jingle iklan tersebut kurang membantu dalam menerima pesan iklan terdapat 30 orang atau sebesar 31,6%, jumlah responden yang merasa jingle iklan tersebut tidak membantu dalam menerima pesan iklan terdapat 10 orang atau sebesar 10,5%, dan jumlah responden yang merasa jingle iklan tersebut sangat membantu dalam menerima pesan-pesan iklan hanya 6 orang atau sebesar 6,3%. Hal ini menunjukkan bahwa iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah berhasil membuat jingle yang cocok dengan pesan iklan yang disampaikan.

Jingle yang terdapat dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dianggap dapat membantu menerima pesan-pesan dalam iklan karena jingle tersebut mengiringi pengisi suara dalam menyampaikan pesan iklan.

Jingle tersebut juga terlihat serasi dengan visualisasi gambar sehingga dapat dikatakan bahwa jingle tersebut membantu responden menerima pesan dalam iklan.

No Jingle dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama

Tabel 4.15

Kejelasan Teks Dalam Iklan

Sumber: P.15/FC.17

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden dapat membaca teks dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea dengan jelas yakni sebanyak 46 orang sebesar 48,4%, sedangkan jumlah responden yang kurang jelas membaca teks dalam iklan tersebut terdapat 31 orang atau sebesar 32,6%, jumlah responden yang dapat membaca teks dalam iklan tersebut dengan sangat jelas terdapat 13 orang atau sebesar 13,7%, dan jumlah responden yang merasa teks dalam iklan tersebut tidak jelas untuk dibaca hanya 5 orang atau sebesar 5,3%. Hal ini menunjukkan bahwa iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea sudah berhasil menempatkan teks yang sesuai ukuran dan warna yang jelas didalam iklan untuk dibaca responden.

Teks dapat dengan jelas terbaca karena dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama Korea ini di dominasi dengan warna kuning sehingga teks selalu terlihat dan tidak tertutupi dengan visual gambar yang muncul. Ukuran teks juga sesuai untuk dibaca tanpa harus menutupi gambar. Teks muncul sesuai bagaimana pengisi suara bersuara menyampaikan pesan, sehingga responden dapat dengan jelas membaca karena pengisi suara juga mengatakan hal yang sama.

No Teks dalam iklan Sprite versi Kenyataan Gak Kayak Drama

Tabel 4.16

Kemudahan Memahami Teks Dalam Iklan

Sumber: P.16/FC.18

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden mudah

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden mudah

Dalam dokumen IKLAN TELEVISI DAN BRAND AWARENESS (Halaman 51-0)

Dokumen terkait