BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN
B. Pembahasan
1. Kesulitan penyelesaian soal ditinjau dari masing-masing subjek a. Subjek Berkemampuan Tinggi T1
1) Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes bahwa subjek T1 dapat menentukan apa yang dapat menuliskan dengan benar apa yang diketahui pada soal yaitu dapat menuliskan simbol dari suatu suku, dapat menuliskan simbol yang tepat untuk Un dan tepat menuliskan symbol Sn, mengetahui konsep a dengan
beda tapi mengalami kesalahan pada pembagian bilangan pada soal nomor 1 sedangkan pada soal nomor 2 subjek dapat menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal serta mengetahui apa yang diketahui pada soal, paham konsep perpangkatan sehingga bisa mengerjakan soal itu sampai akhir dengan tepat.
Sedangkan berdasarkan hasil wawancara, subjek T1 mengetahui apa yang diketahui pada soal, mengetahui apa itu beda, suku awal, suku ke- n dan jumlah suku ke- n pada soal nomor 1, mengetahui maksud dari soal nomor 2 subjek bisa mengungkapkan apa yang diketahui dan ditanykaan pada soal serta paham dengan konsep perpangkatan
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek T1 tidak mengalami kesulitan konsep pada soal bagian nomor 1 dan 2
1) Kesulitan Prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek T1 dapat menentukan rumus untuk menentukan nilai b, nilai awal, bisa mencari Un menjadi bentuk yang lebih sederhana, dan dan bisa menentukan rumus untuk Sn pada soal nomor 1, serta bisa menentukan rumus secara tepat untuk soal 2.
Berdasarkan hasil wawancara, subjek T1 mengetahui rumus yang akan digunakan untuk menentukan/mencari nilai beda, nilai awal, mengetahui rumus Un dan Sn pada soal nomor 1, dan mengetahui rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal nomor 2
128
Maka dapat diperoleh simpulan bahwa subjek tidak mengalami kesulitan prinsip pada soal tersebut
2) Kesulitan keterampilan
Dari hasil tes diagnostic , Subjek T1 melakukan kesalahan pada operasi pembagian pada pertanyaan ke-c. yaitu dalam menentukan jumlah suku ke-38, tapi langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut sudah tepat baik pada menentukan nilai beda, menentukan rumus Un pada barisan tersebut, dan menentukan S38
pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek telah melakukan langkah-langkah yang tepat dan pengoperasian yang benar dalam menyelesaikan soal tersebut
Berdasarkan hasil dari wawancara , subjek T1 bisa memaparkan tahapan – tahapannya secara tepat serta pengoperasian yang benar dalam menentukan nilai beda, rumus suku ke- n, tapi mengalami kesalahan pada operasi pembagian dalam menentukan jumlah suku ke- n, subjek kurang teliti dalam pembagian, tapi langkah-langkah yang dilakukan untuk menentukan jumlah suku ke-38 sudah tepat pada soal nomor 1, dan untuk soal nomor 2 langkah langkah yang digunakan sudah tepat dan tidak ada kesalahan dalam operasi.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa subjek T1 tidak Mengalami Kesulitan Keterampilan (Skill) subjek hanya mengalami kesalahan dalam pembagian diakibatkan subjek kurang teliti dalam membagi.
b. Subjek Yang Berkemampuan Tinggi T2 1) Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek T2 dapat menuliskan apa yang diketahui pada soal, dapat menuliskan simbol suku ke- n, dapat menuliskan simbol jumlah, dapat menentukan nilai beda dan awal ke- n pada soal nomor 1, dan pada soal nomor 2. Subjek tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal
Berdasarkan hasil wawancara subjek dapat mengungkapkan apa yang diketahui pada soal, mengetahui apa itu beda, suku awal, bisa membedakan rumus Un dan Sn pada soal 1 dan mengetahui apa yang diketahui pada soal 2.
Maka dapat diperoleh simpulan subjek T2 tidak mengalami kesulitan konsep pada kedua soal tersebut.
2) Kesulitan Prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek T2 sudah benar dalam menggunakan rumus untuk mencari nilai b-nya, nilai awal, rumus Un serta Sn untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 subjek mengetahui rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut.
Berdasarkan hasil wawancara, subjek T2dapat mengetahui rumus yang digunakan untuk mendapatkan nilai b-nya, mengetahui rumus suku ke- n, dan mengetahui rumus jumlah suku ke-n untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 subjek mengetahui rumus yang digunakan untuk menjawab soal tersebut
130
Dapat disimpulkan bahwa subjek T2 tidak mengalami kesulitan prinsip pada soal tersebut.
3) Kesulitan keterampilan
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek T2 sudah benar dalam perhitungan mencari nilai bedanya dan langkah - langkah yang digunakan sudah tepat, pengoperasian dan langkah-langkah yang digunakan untuk menentukan rumus suku ke-n pada soal tersebut sudah tepat, dan cara perhitungan dalam menentukan jumlah suku ke- n sudah benar serta langkah-langkahnya sudah tepat untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 langkah - langkah yang digunakan sudah tepat tapi penulisan pangkatnya pada rumus tidak tepat .
Berdasarkan hasil wawancara, subjek T2 dapat menjelaskan langkah-langkah untuk menentukan nilai bedanya, langah-langkah dan pengoperasian dalam menentukan rumus suku ke- n pada soal tersebut, dan dapat menjelaskan langkah-langkah dalam menentukan jumlah suku- 38 untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 dapat menjelaskan langkah-langkahnya dan cara berhitungnya dalam menyelesaikan soal tersebut sudah tepat.
Maka dapat disimpulkan subjek tidak mengalami kesulitan keterampilan subjek hanya mengalami kesalahan penulisan pangkat dari rumus.
c. Subjek yang berkemampuan sedang S1 1) Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek S1 dapat menuliskan simbol suku ke- n dengan benar, simbol rumus suku ke- n dengan benar, tapi salah menuliskan simbol jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek sekedar menuliskan sebagian hal yang terdapat pada soal dan tidak menuliskan hal yang ditanyakan
Dari hasil wawancara dengan subjek S1 mengetahui apa itu beda, Un , dan mengetahui Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal tersebut.
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek tidak mengalami kesulitan konsep pada soal nomor 1 dan tidak mengalami kesulitan konsep dalam menyelesaikan soal nomor 2.
2) Kesulitan Prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek S1 sudah benar rumus yang digunakan untuk menentukan nilai bedanya, sudah benar rumus suku ke-n tapi salah dalam membuat rumus suku ke- n dalam bentuk yang lebih sederhana, salah rumus yang diterapkan untuk menentukan nilai S38 pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak menggunakan rumus dalam peyelesaian soalnya
Berdasarkan hasil wawancara, subjek S1 mengetahui rumus yang digunakan untuk menentukan nilai beda, mengetahui rumus Un , tidak mengetahui rumus Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek
132
tidak menggunakan rumus dalam penyelesaian soalnya sebab dia lebih tahu mengerjakan soal tersebut dengan gambaran seperti pola
Maka diperoleh simpulan subjek mengalami kesulitan prinsip saat menentukan rumus jumlah suku ke- n untuk soal nomor 1 serta tidak mengalami kesulitan prinsip pada soal nomor 2.
3) Kesulitan keterampilan (skill)
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek S1 benar pengoperasian dan langkah-langkah yang digunakan untuk menentukan nilai beda , salah pengoperasiannya saat menentukan rumus Un tapi langkah - langkahnya sudah tepat pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 sudah benar menuliskan langkah-langkah gambaran penyelesaiannya
Berdasarkan hasil pada wawancara , subjek S1 bisa memaparkan tahapan – tahapan yang digunakan untuk mencari nilai bedanya, dapat menjelaskan langkah-langkah pada penentuan rumus Un pada soal tersebut hanya saja ada kesalahan pada operasi perkalian dikarenakan subjek ceroboh saat menyelesaikan soal tersebut. pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek dapat menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya dengan benar
Dapat disimpulkan bahwa subjek tidak mengalami kesulitan keterampilan pada soal nomor 1 maupun soal nomor 2.
d. Subjek Yang Berkemampuan Sedang S2 1) Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek S2 dapat menentukan apa yang diketahui dengan benar yaitu dapat menuliskan simbol suku, dapat menuliskan simbol suku ke- n tapi salah dalam menuliskan simbol jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek menuliskan apa yang diketahui pada soal
Berdasarkan hasil wawancara, subjek S2 mengetahui apa yang diketahui pada soal, mengetahui apa itu suku ke-n, dan mengetahui apa itu jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor belum benar saat menjelaskan apa yang diketahui pada soal.
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek tidak kesulitan konsep untuk soal nomor 1 dan mengalami kesulitan konsep pada soal cerita seperti soal nomor 2.
2) Kesulitan prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek S2 sudah tepat penggunaan rumus dalam mencari nilai bedanya, sudah tepat penggunaan rumus Un , tapi salah menggunakan rumus Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 rumus yang digunakan sudah tepat
Berdasarkan hasil wawancara, subjek S2 mengetahui rumus yang digunakan untuk menentukan nilai bedanya, mengetahui rumus untuk menentukan rumus Un, tapi tidak mengetahui rumus menentukan Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 penggunaan rumusnya sudah benar
134
Maka diperoleh simpulan subjek mengalami kesulitan prinsip saat menentukan rumus jumlah suku ke- n serta tidak mengalami kesulitan prinsip saat menentukan rumus pada soal cerita tersebut
3) Kesulitan keterampilan (skill)
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek S2 bisa menentukan langkah-langkah dalam menentukan nila beda damn awal secara tepat, dapat menentukan langkah - langkah rumus suku ke- n pada soal tersebut dengan tepat tapi tidak untuk jumlah suku ke-30 karena rumus yang digunakannya tidaklah tepat untuk soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 langkah-langkah penyelesaian rumusnya tepat tapi nilai n pada rumus tersebut salah sehingga jawaban akhirnya salah
Berdasarkan hasil wawancara, subjek S2 mengetahui langkah – langkah yang digunakan untuk mencari nilai beda dan mengetahui langkah – langkah yang digunakan untuk mencari rumus suku ke- n tapi salah untuk jumlah suku ke-38 pada soal tersebut untuk soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek benar menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya namun jawabannya salah karena nilai n-nya salah dan subjek tidak menjelaskan kesimpulan dari soal tersebut
Maka diperoleh simpulan subjek mengalami kesulitan keterampilan saat menentukan jumlah suku ke- n untuk soal 1 serta mengalami kesulitan keterampilan saat menentukan nilai n pada soal nomor 2 e. Subjek Yang Berkemampuan Rendah R1
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek R1 tidak menuliskan apa yang diketahui pada soal, salah menuliskan simbol suku ke- n dan simbol jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek hanya menulis sebagian apa yang diketahui pada soal,
Berdasarkan hasil wawancara , subjek R1 mengetahui apa yang diketahui pada soal, tidak mengetahui Un dan Sn untuk soal nomor satu dan untuk soal nomor 2 subjek kurang memahami soalnya
Maka diperoleh simpulan subjek mengalami kesulitan konsep dari kedua soal tersebut
2) Kesulitan prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek R1 tepat menggunakan rumus untuk mencari nilai beda, salah dalam menggunakan rumus Un dan salah dalam menggunakan rumus Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek menggunakan rumus yang benar tapi tidak bisa menerapkan rumus pada soal tersebut
Berdasarkan hasil wawancara subjek hanya mengetahui rumus dalam mencari nilai beda dan tidak mengetahui rumus dalam menentukan rumus Un serta tidak mengetahui rumus untuk menari S38
pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 tidak paham dengan penggunaan rumusnya
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek kesulitan dalam prinsip dalam menentukan suku ke- n dan jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan mengalami kesulitan prinsip pada soal nomor 2.
136
3) Kesulitan keterampilan (skill)
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek R1 salah dalam operasi pengurangan dalam menentukan nilai beda, tidak memiliki keterampilan pada soal penentuan rumus Sn dan Un pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 langkah-langkah penyelesaian soalnya belum tepat karena subjek tidak mampu menentukan nilai n
Berdasarkan hasil wawancara subjek salah dalam operasi pengurangan karena subjek tidak teliti dalam mengurangkan pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak melanjutkan langkah penyelesaiannya karena tidak mengetahui nilai n.
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek mengalami kesulitan keterampilan saat menentukan rumus Un serta Sn pada soal nomor 1 dan mengalami kesulitan keterampilan saat menentukan nilai n
f. Subjek Yang Berkemampuan Rendah R2 1) Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes diagnostiknya, subjek R2 tidak menuliskan apa yang diketahui pada soal, benar dalam menuliskan simbol suku ke- n tapi salah dalam menuliskan simbol jumlah suku ke- n. pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal
Berdasarkan hasil wawancara,subjek R2 dapat menyebutkan apa yang diketahui pada soal, mengetahui simbol daru suku ke- n, tidak
paham konsep dari a dan Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak paham soal tetsebut
Diperoleh simpulan bahwa subjek mengalami kesulitan konsep pada U1 dan Sn serta tidak memahami soal pada nomor 2
2) Kesulitan prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek R2 sudah benar dalam menentukan rumus untuk mencari nilai bedanya, dan rumus suku ke – n nya, tapi salah saat menentukan rumus Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek benar dalam menentukan rumus penyelesaian soal tersebut
Berdasarkan hasil wawancara subjek mengetahui rumus mencari nilai bedanya, mengetahui rumus Un , dan tidak mengetahui rumus Sn pada soal nomor 1 dan dan tidak mengetahui rumus untuk menyelesaikan soal nomor 2
Maka dapat disimpulkan subjek kesulitan prinsip jumlah suku ke- n dan kesulitan prinsip dalam menyelesaikan soal nomor 2.
3) Kesulitan keterampilan (skill)
Berdasarkan hasil tes diagnostic, subjek R2 salah dalam menentukan nilai b, salah dalam pengoperasiannya, salah langkah - langkahnya dalam penentuan rumus Un dan Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak menyelesaikan jawabannya
Berdasarkan hasil wawancara, subjek R2 tidak paham pada pengoperasian pembagian pada menentukan nilai beda, salah dalam
138
menentukan suku ke- n dan jumlah suku ke- n pada sal nomor 1 dan tidak mengetahui langkah - langkah dalam menyelesaikan soal nomor 2
Sehingga dapat disimpulkan bahwa subjek mengalami kesulitan keterampilan pada soal no.1 dan no. 2.
2. Kesulitan penyelesaian soal ditinjau dari tingkat kemampuan matematika
a. Subjek berkemampuan tinggi 1. Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes bahwa subjek T1 dapat menentukan apa yang diketahui pada soal, dapat menuliskan simbol Un, simbol dari Sn pada soal nomor 1 dan dapat menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal nomor 2, subjek dapat menentukan nilai rasio, nilai awal, nilai suku ke- n yang diketahui pada soal cerita dan subjek T2 dapat menuliskan apa yang diketahui pada soal, dapat menuliskan simbol suku ke- n, dapat menuliskan simbol jumlah suku ke- n pada soal nomor 1, dan pada soal nomor 2. Subjek tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal
Sedangkan berdasarkan hasil wawancara, subjek T1 mengetahui apa yang diketahui pada soal, mengetahui apa itu beda, Un serta Sn pada soal nomor 1, mengetahui maksud dari soal nomor 2 subjek bisa mengutarakan apa yang diketahui dan ditanyakaan pada soal sementara subjek T2 dapat mengungkapkan apa yang diketahui pada soal,
mengetahui apa itu beda, bisa membedakan rumus Un dengan Sn pada soal 1 dan mengetahui apa yang diketahui pada soal 2.
Maka diperoleh simpulan subjek dengan kemampuan tinggi tidak mengalami kesulitan konsep beda, a, rumus suku ke-n dan jumlah suku ke-n serta tidak mengalami kesulitan konsep pada soal cerita.
2. Kesulitan prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek T1 dapat menentukan rumus untuk menentukan nilai b, bisa mencari rumus Un menjadi bentuk yang lebih sederhana, dan bisa menentukan rumus Sn pada soal nomor 1, serta dapat menentukan rumus yang tepat pada soal nomor 2. Dan subjek T2 tepat penggunaan rumus untuk mencari nilai b-nya, rumus Un dan Sn untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 subjek mengetahui rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut. Berdasarkan hasil wawancara, subjek T1 mengetahui rumus yang akan digunakan untuk menentukan/mencari nilai b, mengetahui rumus Un serta Sn pada soal nomor 1, dan mengetahui rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal nomor 2 dan subjek T2 dapat mengetahui rumus yang digunakan untuk mendapatkan nilai b-nya, mengetahui rumus Un, dan mengetahui rumus Sn untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 subjek mengetahui rumus yang digunakan untuk menjawab soal tersebut
140
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek berkemampuan tinggi tidak mengalami kesulitan prinsip dalam menentukan nilai beda, awal rumus suku ke-n dan jumlah suku ke-n serta pada soal cerita.
3. Kesulitan keterampilan
Dari hasil tes diagnostic , pada Subjek T1 melakukan kesalahan pada operasi pembagian pada pertanyaan ke-c. yaitu dalam menentukan jumlah suku ke-38, tapi langkah-langkah yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut sudah tepat baik pada menentukan nilai beda, penentuan rumus Un pada barisan tersebut, dan menentukan S38
pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek telah melakukan langkah-langkah yang tepat dan pengoperasian yang benar dalam menyelesaikan soal tersebut dan subjek T2 sudah benar dalam perhitungan mencari nilai bedanya dan langkah-langkah yang digunakan sudah tepat, pengoperasian dan langkah - langkah yang digunakan untuk menentukan rumus suku ke-n pada soal tersebut sudah tepat, dan cara perhitungan dalam menentukan jumlah suku ke- n sudah benar serta langkah - langkahnya sudah tepat untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 langkah - langkah yang digunakan sudah tepat tapi penulisan pangkatnya pada rumus tidak tepat .
Dari hasil wawancara , subjek T1 bisa menjelaskan tahapan – tahapan dengan tepat serta pengoperasian yang benar dalam menentukan nilai beda, rumus suku ke- n, tapi mengalami kesalahan pada operasi pembagian dalam menentukan jumlah suku ke- n, subjek kurang teliti
dalam pembagian, tapi langkah-langkah yang dilakukan untuk menentukan jumlah suku ke-38 sudah tepat pada soal nomor 1, dan untuk soal nomor 2 langkah langkah yang digunakan sudah tepat dan tidak ada kesalahan dalam operasi. Dan subjek T2 dapat menjelaskan langkah-langkah untuk menentukan nilai bedanya, langah-langkah-langkah dan pengoperasian dalam menentukan rumus suku ke- n pada soal tersebut, dan dapat menjelaskan langkah-langkah dalam menentukan jumlah suku- 38 untuk soal nomor 1 dan pada soal nomor 2 dapat menjelaskan langkah - langkahnya dan cara berhitungnya dalam menyelesaikan soal tersebut sudah tepat.
Maka dapat disimpulkan bahwa subjek berkemampuan tinggi tidak mengalami kesulitan keterampilan dalam menentukan nilai b, rumus Un dengan Sn, subjek hanya mengalami kesalahan keterampilan yaitu kesalahan dalam pembagian dan kesalahan dalam penulisan pangkatnya. Dari pembahasan ditinggi diperoleh simpulan yaitu Subjek yang berkemampuan tinggi tidak mengalami kesulitan konsep, prinsip, dan keterampilan dalam menentukan nilai beda, awal, rumus suku ke- n dalam bentuk sederhana, jumlah suku ke- n serta tidak mengalami kesulitan konsep, prinsip, dan keterampilan pada soal cerita.
b. Subjek berkemampuan sedang 1. Kesulitan konsep
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek S1 dapat menuliskan simbol suku ke- n dengan benar, simbol rumus suku ke- n dengan benar,
142
tapi salah menuliskan simbol jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek hanya menuliskan sebagian apa yang diketahui pada soal dan tidak menuliskan apa yang ditanyakan sedangkan subjek S2 dapat menentukan apa yang diketahui dengan benar yaitu dapat menuliskan simbol suku, dapat menuliskan simbol suku ke- n tapi salah dalam menuliskan simbol jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal
Berdasarkan hasil wawancara dengan subjek S1 mengetahui apa itu beda, Un, dan mengetahui Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal tersebut. Sedangkan subjek S2 mengetahui apa yang diketahui pada soal, mengetahui apa itu suku ke-n, beda, dan mengetahui apa itu jumlah suku ke- n pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 bisa menjelaskan apa yang diketahui pada soal.
Maka diperoleh simpulan bahwa subjek kemampuan sedang tidak mengalami kesulitan konsep pada beda, Un dan pada Sn serta tidak mengalami kesulitan konsep dalam menyelesaikan cerita
2. Kesulitan prinsip
Berdasarkan hasil tes diagnostik, subjek S1 sudah benar rumus yang digunakan untuk menentukan nilai bedanya, sudah benar rumus suku ke-n tapi salah dalam membuat rumus suku ke - n dalam bentuk yang lebih sederhana, salah rumus yang ditetapkan dalam menentukan nilai
S38 pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak menggunakan rumus dalam penyelesaian soalnya sedangkan subjek S2 sudah tepat penggunaan rumus dalam mencari nilai bedanya, sudah tepat penggunaan rumus Un, tapi salah menggunakan rumus Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 rumus yang digunakan sudah tepat
Berdasarkan hasil wawancara, subjek S1 mengetahui rumus yang digunakan untuk menentukan nilai beda, mengetahui rumus Un, tidak mengetahui rumus Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 subjek tidak menggunakan rumus dalam penyelesaian soalnya sebab dia lebih tahu mengerjakan soal tersebut dengan gambaran seperti pola sedangkan subjek S2 mengetahui rumus yang digunakan untuk menentukan nilai bedanya, mengetahui rumus untuk menetapkan Un, tapi tidak mengetahui rumus menentukan Sn pada soal nomor 1 dan untuk soal nomor 2 penggunaan rumusnya sudah benar
Maka dapat diperoleh simpulan bahwa subjek berkemampuan