• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

C. Saran

1. Bagi Informan Penelitian dan Calon Peserta Magang

Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa informan maupun peserta magang selanjutnya perlu untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap perusahaan atau organisasi penyelenggara magang. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan apakah perusahaan tersebut telah memiliki dokumen persetujuan penyelenggaraan magang oleh pejabat pemerintah terkait, sebab apabila sudah memiliki dokumen perjanjian maka perusahaan tersebut telah dinyatakan layak untuk menyelenggarakan magang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berada dalam data pemerintah. Implikasinya tentu berkaitan dengan pengawasan dari pemerintah setempat. Oleh sebab itu, harapannya informan dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terlebih dahulu sebelum memilih tempat magang.

Selain itu, beberapa informan masih menunjukkan keraguan terkait hak dan kewajiban yang dimilikinya berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

Sebelum kegiatan magang berlangsung,para peserta magang dapat memastikan

terlebih dahulu hak dan kewajiban yang dimilikinya menggunakan dokumen tertulis sehingga informan dapat melakukan perlawanan apabila mengalami abusive workplace ketika magang. Akhirnya, informan dapat berbagi pengalamannya kepada mahasiswa ataupun calon peserta magang lainnya sebagai bentuk peringatan sehingga dapat meminimalisir terjadinya kejadian serupa pada orang lain.

2. Bagi Pihak yang Terlibat dalam Kegiatan Magang

Berdasarkan hasil wawancara, tampak bahwa ekosistem magang di Indonesia cenderung belum siap dan masih perlu dikembangkan. Kolaborasi seluruh pihak yang terlibat diperlukan untuk mempersiapkan ekosistem tersebut. Bagi pihak penyelenggara magang perlu menyelenggarakan kegiatan magang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga baik perusahaan maupun peserta magang dapat merasakan manfaat dari kegiatan magang. Selain itu, pemerintah perlu menaruh perhatian terhadap praktik magang di Indonesia, secara khusus praktik magang bagi mahasiswa yang masih terjadi kekosongan ruang perlindungan hukum. Pemerintah dan juga perguruan tinggi perlu melindungi para mahasiswa melalui rumusan peraturan perundangan serta memperketat pengawasan praktik magang di Indonesia.

3. Bagi Penelitian Berikutnya

Berdasarkan hasil analisis data, diketahui terdapat tiga tema utama yang berkaitan dengan pengalaman abusive workplace peserta magang. Ketiga tema tersebut memiliki tema-tema kecil atau tema tingkat 2 yang dapat dibahas atau diteliti lebih lanjut untuk semakin memberikan gambaran terkait dengan pengalaman abusive workplace peserta magang. Bagi peneliti berikutnya maka dapat melakukan penelitian secara spesifik pada salah satu tema agar memperoleh kekayaan data terkait kegiatan magang di Indonesia. Selain itu, penelitian berikutnya juga dapat melakukan penelitian terkait kegiatan magang ataupun kasus abusive workplace dalam kegiatan magang menggunakan sudut pandang dari perusahaan atau mentor. Hal tersebut dapat membantu terciptanya dialog dari beragam pihak terkait penyelenggaraan kegiatan magang sehingga memperoleh keragaman data untuk semakin memahami dan mengembangkan kegiatan magang di Indonesia.

100

DAFTAR PUSTAKA

Adinda, P. (2022a). Normalisasi Magang oleh Kampus Merdeka di Tengah Kosongnya Perlindungan Hukum. Project Multatuli. https://projectmultatuli.org/normalisasi-magang-oleh-kampus-merdeka-di-tengah-kosongnya-perlindungan-hukum/

Adinda, P. (2022b). “Saya Hanya Anak Magang”: Cerita 153 Responden Peserta Magang Survei #GenerasiBurnout. Project Multatuli. https://projectmultatuli.org/saya-hanya-anak-magang-cerita-153-responden-peserta-magang-survei-generasiburnout/

Afrianto, D. (2017). Ambisi Sri Mulyani Jadikan Indonesia sebagai Negara Maju pada 2045.

EconomyOkezone.https://economy.okezone.com/read/2017/05/19/320/1695256/ambis i-sri-mulyani-jadikan-indonesia-sebagai-negara-maju-pada-2045

Anjum, S. (2020). Impact of Internship Programs on Profesional and Personal Development of Business Students: a case study from Pakistan. Future Business Journal, 6(2).

https://doi.org/10.1186/s43093-019-0007-3

Anshori, N. S. (2013). Makna Kerja (Meaning of Work) Suatu Studi Etnografi Abdi Dalem Kerator Ngayogyakarta Hadiningrat Daerah Istimewa Yogyakarta. European University Institute, 2(3), 157–162.

Argyris, C. (1977). Organizational Learning and Management Information Systems.

Accounting, Organizations and Society, 2(2), 113–123. https://doi.org/10.1016/0361-3682(77)90028-9

Arshad, A., Sun, P. Y. T., & Desmarais, F. (2021). Abusive Supervision and Employee Empowerment: The Moderating Role of Resilience and Workplace Friendship. Journal of Leadership & Organizational Studies, 154805182110054.

doi:10.1177/15480518211005449

Appleby, D. C. (2017). Preparing Psychology Majors to Enter the Workforce. Teaching of Psychology, 45(1), 14–23. doi:10.1177/0098628317744944

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). KBBI Daring.

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/kerja

Berrey, E., Nelson, R. L., & Nielsen, L. B. (2017). Right on Trial, How Workplace Discrimination Law Perpetuates Inequality. The University of Chicago Press.

BeritaSatu. (2014, Oktober). Special Report: Pidato Pertama Presiden Jokowi. [Video].

https://www.youtube.com/watch?v=XpVhf80mb9M&t=341s

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using Thematic Analysis in Psychology. Qualitative Research in Psychology 3(2). https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Brooks, A. K., & Anumudu, C. (2016). Identity Development in Personal Branding Instruction:

Social Narratives and Online Brand Management in a Global Economy. Adult Learning, 27(1), 23–29. https://doi.org/10.1177/1045159515616968

Creswell, John W, Creswell, J. David. (2018). Research Design : Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th Edition). Sage Publications Ltd.

Ebeid, F., Kaul, T., Neumann, K., & Shane, H. (2014). Workplace Abuse: Problems and Consequences. International Business & Economics Research Journal, 2(6), 75-86.

Englander, M. (2012). The Interview: Data Collection in Descriptive Phenomenological Human Scientific Research. Journal of Phenomenological Psychology, 43(1), 13–

35. doi:10.1163/156916212x632943

Frith, H., & Gleeson, K. (2004). Clothing and Embodiment: Men Managing Body Image and Appearance. Psychology of Men & Masculinity, 5(1), 40–48. doi:10.1037/1524-9220.5.1.40

Gorbatov, S., Khapova, S. N., & Lysova, E. I. (2018). Personal branding: Interdisciplinary Systematic Review and Research Agenda. Frontiers in Psychology, 9, 1–17.

https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.02238

Hackney, K. J., & Perrewé, P. L. (2018). A Review of Abusive Behaviors at Work: The Development of a Process Model for Studying Abuse. Organizational Psychology Review, 8(1), 70–92. https://doi.org/10.1177/2041386618755724

Hendayana, Y. (2021). 13.272 Mahasiswa Ikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat 2021. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi.

https://dikti.kemdikbud.go.id/kabar-dikti/kabar/13-272-mahasiswa-ikuti-program-magang-dan-studi-independen-bersertifikat-2021/

Hershcovis, M. S., & Barling, J. (2009). Towards a Multi-foci Approach to Workplace Aggression: A Meta-analytic Review of Outcomes from Different Perpetrators. Journal of Organizational Behavior, 31(1), 24–44. doi:10.1002/job.621

Hussain, I., & Sia, S. K. (2017). Power Distance Orientation Dilutes the Effect of Abusive Supervision on Workplace Deviance. Management and Labour Studies, 42(4), 293–

305. https://doi.org/10.1177/0258042X17731981

Iftikhar, R., Tawfiq, R., & Barabie, S. (2014). Interns’ Perceived Abuse during Their Undergraduate Training at King Abdul Aziz University. Advances in Medical Education and Practice, 5, 159–166. https://doi.org/10.2147/AMEP.S62890

Indonesia. Badan Pusat Statistik. (2020). Hasil Sensus Penduduk 2020. Badan Pusat Statistik.

https://www.bps.go.id/pressrelease/2021/01/21/1854/hasil-sensus-penduduk-2020 Indonesia. Badan Pusat Statistik. (2022). Februari 2022: Tingkat Pengangguran Terbuka

(TPT) Sebesar 5,83 Persen dan Rata-rata Upah Buruh Sebesar 2,89 Juta Rupiah per

Bulan. Badan Pusat Statistik.

https://www.bps.go.id/pressrelease/2022/05/09/1915/februari-2022--tingkat-pengangguran-terbuka--tpt--sebesar-5-83-persen.

Institut Teknologi Sepuluh November. (2021). Bersama ITS, Ditjen Dikti Sosialisasikan Kampus Merdeka Lewat Roadshow. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi.

http://dikti.go.id/kabar-dikti/kampus-kita/bersama-its-ditjen-dikti-sosialisasikan-kampus-merdeka-lewat-roadshow/

Jung, J., & Lee, S. J. (2016). Impact of Internship on Job Performance among University Graduates in South Korea. International Journal of Chinese Education, 5, 250–284.

https://doi.org/10.1163/22125868-12340070

Kementerian Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Buku Panduan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan.

Kisamore, J. L., Jawahar, I. M., Liguori, E. W., Mharapara, T. L., & Stone, T. H. (2010).

Conflict and Abusive Workplace Behaviors: The Moderating Effects of Social Competencies. Career Development International, 15(6), 583–600.

https://doi.org/10.1108/13620431011084420 Komlosy, A. (2018). Work: The Last 1000 Years. Verso.

Lopes, B. C., Kamau, C., & Jaspal, R. (2018). Coping With Perceived Abusive Supervision:

The Role of Paranoia. Journal of Leadership & Organizational Studies, 154805181879582. doi:10.1177/1548051818795821

MacKay, J. & Goodbaum, J. (2014). Abuse, Overview. In Teo, T. (Eds.), Encyclopedia of Critical Psychology (pp. 13-17). SpringerReference.

Mahdiyah, L. (2019). Dalam Lima Tahun Terakhir Peserta Magang Tembus 180 Ribu Orang.

Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/05/28/dalam-lima-tahun-terakhir-peserta-magang-tembus-180-ribu-orang

Mantalean, V. (2020). Terkait BLT Pekerja, Pemerintah Didesak Tak Diskriminasi Pegawai

Magang dan Kontrak. Kompas.Com.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/08/12/17210511/terkait-blt-pekerja-pemerintah-didesak-tak-diskriminasi-pegawai-magang

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri.

Nabawi, R. (2020). Pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(2), 170-183.

Novrizaldi. (2021). Hasil Survei Penduduk 2020 Peluang Indonesia Maksimalkan Bonus Demografi. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://www.kemenkopmk.go.id/hasil-survei-penduduk-2020-peluang-indonesia-maksimalkan-bonus-demografi

Okechukwu, C. A., Souza, K., Davis, K. D., & de Castro, A. B. (2014). Discrimination, Harassment, Abuse, and Bullying in The Workplace: Contribution of Workplace Injustice to Occupational Health Disparities. American Journal of Industrial Medicine, 57(5), 573–586. https://doi.org/10.1002/ajim.22221

Popp, J. (2017). Social Intelligence and the Explanation of Workplace Abuse. SAGE Open, 7(2). doi:10.1177/2158244017715076

Powell, G. N. (1998). The Abusive Organization. Academy of Management Perspectives, 12(2), 95–96. https://doi.org/10.5465/ame.1998.650520

Presiden Republik Indonesia. (1948). Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1948 Tentang Undang-Undang Kerja Tahun1948.

Presiden Republik Indonesia. (2003). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Presiden Republik Indonesia. (2012). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.

Putra, I. H., & Purba, D. E. (2020). Effects of Internship Satisfaction, Subjective Norms, and Self-Efficacy on Student Intern’s Job Application Intention. Psychological Research on Urban Society, 3(2), 87–96. https://doi.org/10.7454/proust.v3i2.92

Rees, C. E., Monrouxe, L. V., Ternan, E., & Endacott, R. (2015). Workplace Abuse Narratives from Dentistry, Nursing, Pharmacy and Physiotherapy Students: A multi-school Qualitative Study. European Journal of Dental Education, 19(2), 95–106.

https://doi.org/10.1111/eje.12109

Riskin, A., Erez, A., Foulk, T. A., Kugelman, A., Gover, A., Shoris, I., Riskine, K. S., &

Bamberger, P. A. (2015). The Impact of Rudeness on Medical Team Performance: A Randomized Trial. Pediatrics, 136(3), 487–495. https://doi.org/10.1542/peds.2015-1385

Roscigno, V. J. (2019). Discrimination, Sexual Harassment, and the Impact of Workplace Power. Socius: Sociological Research for a Dynamic World, 5, 1–21.

https://doi.org/10.1177/2378023119853894

Rosso, B. D., Dekas, K. H., & Wrzesniewski, A. (2010). On the Meaning of Work: A Theoretical Integration and Review. In Research in Organizational Behavior.

https://doi.org/10.1016/j.riob.2010.09.001

Salmons, Janet. (2015). Qualitative online interviews : strategies, design, and skills (2nd Edition). SAGE Publications.

Samnani, A.-K., & Singh, P. (2012). 20 Years of workplace bullying research: A review of the antecedents and consequences of bullying in the workplace. Aggression and Violent Behavior, 17(6), 581–589. doi:10.1016/j.avb.2012.08.004

Sargent, J., & Abela, A. (2021). Psychiatrists' Perception of Schizophrenia and Its Recovery:

A Thematic Analysis. In M. Borcsa, & C. Willig, Qualitative Research Methods in Mental Health, Innovative and Collaborative Approaches, 15-31. Springer

Schober, M. F. (2018). The future of face-to-face interviewing. Quality Assurance in Education, 26(2), 290–302. doi:10.1108/qae-06-2017-0033

Silviandari, I. A., & Helmi, A. F. (2018). Bullying di tempat kerja di Indonesia. Buletin Psikologi, 26(2), 137-145.

Sturges, J. E., & Hanrahan, K. J. (2004). Comparing Telephone and Face-to-Face Qualitative Interviewing: a Research Note. Qualitative Research, 4(1), 107–

118. doi:10.1177/1468794104041110

Supratiknya, A. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dalam Psikologi . Universitas Sanata Dharma.

Suryomenggolo, Jafar. (2022). Rezim kerja keras dan masa depan kita. Buku Mojok Grup.

Szolnoki, G., & Hoffmann, D. (2013). Online, face-to-face and telephone surveys—Comparing different sampling methods in wine consumer research. Wine Economics and Policy,

2(2), 57–66. doi:10.1016/j.wep.2013.10.001

Taufiq, A. (2018). Paradigma Baru Pendidikan Tinggi dan Makna Kuliah Bagi Mahasiswa.

Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 10(1), 34–52.

Telford, L., & Briggs, D. (2021). Targets and overwork: Neoliberalism and the maximisation of profitability from the workplace. Capital & Class, 1-18, https://doi.org/10.1177/03098168211022208.

Tepper, B. (2007). Abusive Supervision in Work Organizations: Review, Synthesis, and Research Agenda. Journal of Management, 33(3), 261–289.

https://doi.org/10.1177/0149206307300812

Terry, G., Hayfield, N., Clarke, V., & Braun, V. (2017). Thematic Analysis. In C. Willig, &

W. S. Rogers, The SAGE Handbook of Qualitative Reserach in Psychology, Second Edition (pp. 17-35). SAGE Publication, Ltd.

Tholani, M. I. (2013). Problematika Pendidikan Di Indonesia (Telaah Aspek Budaya). Jurnal Kependidikan, 1(2), 127–143. https://doi.org/10.46963/mpgmi.v1i1.37

Vogel, R. M., & Mitchell, M. S. (2015). The Motivational Effects of Diminished Self-Esteem for Employees Who Experience Abusive Supervision. Journal of Management, 43(7), 2218–2251. doi:10.1177/0149206314566462

Willig, C. (2008). Introducing Qualitative Research in Psychology (2nd Edition). Open University Press.

Willig, C. (2013). Introducing Qualitative Research in Psychology, (3rd Edition). Open University Press.

Yoder, H. E. (2019). When the Compassionate Are Abusive: Workplace Bullying in Student Affairs. About Campus: Enriching the Student Learning Experience, 24(4), 10–14.

https://doi.org/10.1177/1086482219891296

Zakrajsek, R., Thompson, M., & Dieffenbach, K. (2015). An Exploration of the Academic Coaching Education Internship. Sports Coaching Review, 4(1), 24–40.

105

LAMPIRAN

Lampiran 1. Informed Consent

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA

Kampus III Universitas Sanata Paingan, Maguwoharjo, Depok, Sleman

LEMBAR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

Berkaitan dengan penyelesaian tugas akhir mengenai pengalaman abusive workplace pada pemagang, saya:

Nama :

Status : Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

NIM :

akan berperan sebagai peneliti dalam proses pengambilan data. Penelitian ini melibatkan informan penelitian dengan kriteria peserta magang yang mendapatkan perilaku abusive di tempat kerja selama melaksanakan kegiatan magang. Berdasarkan kriteria tersebut, saya memohon kesediaan Anda:

Nama :

Sebagai : Informan Penelitian

untuk berpartisipasi dalam penelitian ini karena Anda memenuhi kriteria tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tema-tema yang muncul terkait pengalaman abusive workplace yang dialami pemagang. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara semi terstruktur secara online atau offline mengikuti kesediaan Anda sebagai informan. Wawancara akan dilakukan sebanyak 2-3 kali pertemuan dengan durasi 1-2 jam untuk setiap pertemuannya. Namun, apabila terdapat beberapa hal yang saya butuhkan untuk memperdalam atau melengkapi informasi, saya akan menghubungi Anda kembali. Proses pengambilan data akan direkam menggunakan alat perekam untuk membantu keseluruhan proses penelitian. Oleh karena itu, saya memohon kesediaan waktu Anda untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.

Ketika wawancara berlangsung, Anda dapat menceritakan pengalaman yang Anda alami.

Namun, terdapat kemungkinan bahwa pertanyaan yang diajukan oleh peneliti bersifat sensitif

bagi Anda, sehingga anda berhak menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut. Anda juga memiliki hak untuk meminta waktu jeda kepada peneliti selama proses wawancara.

Apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan Anda selama proses pengambilan data berlangsung, maka anda berhak mengajukan keberatan kepada peneliti. Selain itu, Anda juga memiliki hak untuk menolak berpartisipasi dalam penelitian ini. Artinya, meskipun Anda telah bersedia mengikuti penelitian ini, Anda tetap memiliki hak untuk mengundurkan diri sewaktu-waktu tanpa adanya tekanan serta kewajiban untuk memberikan penjelasan kepada peneliti.

Informasi yang Anda sampaikan selama proses pengambilan data akan diolah untuk kepentingan penelitian dan bersifat rahasia. Hasil penelitian akan ditunjukkan terlebih dahulu kepada Anda untuk dikonfirmasi terkait dengan kesesuaian datanya. Keterangan mengenai identitas serta informasi yang Anda berikan akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peneliti, sehingga Anda diharapkan dapat memberikan informasi dengan apa adanya.

Dosen Pembimbing Skripsi, Peneliti,

Albertus Harimurti, S.Psi., M.Hum. Febriani Sisca Manurung

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PARTISIPASI

Berdasarkan penjelasan yang telah saya baca, saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan kesediaan saya untuk berpartisipasi dalam penelitian mengenai analisis tematik pengalaman abusive workplace pemagang. Keikutsertaan saya dalam penelitian ini bersifat sukarela tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Saya bersedia untuk mengikuti seluruh prosedur pengambilan data berupa wawancara sesuai dengan kesepakatan waktu, media dan tempat yang digunakan antara saya dan peneliti. Saya juga bersedia bahwa selama proses wawancara berlangsung akan direkam menggunakan alat perekam.

Saya memberikan izin kepada peneliti untuk mengetahui, menyimpan, serta mengolah data-data pribadi dan pengalaman saya terkait abusive workplace ketika melaksanakan magang.

………..,...

(Informan)

Lampiran 2. Surat Undangan Partisipasi

SURAT UNDANGAN PARTISIPASI Hai!

Perkenalkan, namaku Febriani. Aku merupakan mahasiswi S1 semester 8 Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma. Saat ini aku sedang melakukan penelitian dengan topik yang mungkin merupakan bagian dari salah satu pengalamanmu.

Melalui surat ini, aku mengundangmu untuk berpartisipasi dalam penelitian tersebut. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk berpartisipasi, terdapat beberapa hal yang perlu kamu ketahui terkait penelitian ini sehingga dapat menjadi bahan pertimbanganmu. Silakan siapkan waktu untuk mencermati informasi di bawah ini dengan seksama ya.

Topik Penelitian

Penelitian yang sedang aku lakukan mengangkat topik mengenai pengalaman abusive workplace peserta magang di Indonesia. Berikut aku paparkan sedikit mengenai abusive workplace. Kekerasan atau abusive dapat terjadi pada setiap bidang pekerjaan. Abusive didefinisikan sebagai suatu pelanggaran hak asasi manusia atau suatu tindakan yang secara sengaja mengakibatkan pengabaian atau kerugian secara fisik, seksual, emosional dan finansial (Iftikhar, dkk, 2014). Sebuah organisasi atau perusahaan yang secara sengaja membuat karyawannya melakukan apa yang diinginkan oleh pihak manajemen melalui rasa takut, intimidasi, dan paksaan dapat digambarkan sebagai suatu perilaku abusive (Ebeid, dkk, 2013).

Secara umum, dapat disimpulkan bahwa abusive workplace merupakan suatu tindakan yang diberikan pada pekerja oleh pihak lain di tempat kerja yang dapat memberikan dampak merugikan bagi yang mengalaminya.

Penelitian yang aku lakukan ini telah mendapat persetujuan dari pihak Fakultas sehingga penelitian ini dilaksanakan dengan mengikuti dan mematuhi Kode Etik Psikologi Indonesia.

Alasan Kamu Diundang untuk Berpartisipasi

Alasan aku mengundangmu untuk berpartisipasi karena kamu sesuai dengan kriteria topik penelitian ini yaitu pernah mendapatkan perilaku abusive di tempat kerja ketika melaksanakan magang. Kamu tidak perlu memiliki wawasan teoritis mengenai abusive workplace di Indonesia sebab dalam penelitian ini aku ingin memahami pengalaman abusive workplace yang kamu alami ketika magang. Kamu tidak perlu khawatir, karena tidak ada jawaban yang benar

maupun salah dalam penelitian ini. Seluruh cerita pengalamanmu akan aku dengarkan dan hormati.

Kamu memiliki hak untuk menerima atau menolak undanganku ini. Sekiranya kamu menerima undangan ini, pastikan kamu tidak merasa terpaksa ya.

Bentuk Partisipasi

Jika kamu bersedia menerima undangan ini, maka aku akan menjadwalkan wawancara secara daring ataupun luring (sesuai kesepakatan bersama). Dalam wawancara tersebut, aku akan memberikan pertanyaan terbuka sehingga kamu dapat memberikan jawaban sesuai dengan pengalamanmu. Wawancara akan berlangsung sekitar 1 jam serta akan direkam untuk keperluan transkrip dan analisis data.

Partisipasi kamu sangat berharga untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman terkait topik penelitian ini terhadap masyarakat. Aku akan memberikan bingkisan kepada kamu sebagai bentuk terima kasihku atas kontribusi kalian dalam penelitian ini.

Keamanan dan Kerahasiaan Data

Seluruh informasi yang kamu berikan selama penelitian ini akan dijaga kerahasiaannya.

Adapun pihak yang memiliki akses terhadap informasi dan data yang didapat yaitu peneliti dan dosen pembimbing.

Pengelolaan Informasi

Setiap data yang terkumpul akan disimpan dan diolah dengan menggunakan perangkat pribadi yang hanya dapat diakses oleh peneliti. Berikut upaya dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan dalam penelitian ini:

1. Penggunaan nama samaran atau alias untuk setiap informan.

2. Informan berhak untuk tidak menjawab beberapa pertanyaan dan dapat menghentikan keterlibatannya dalam penelitian ini kapan pun.

3. Semua informasi pribadi, transkrip, dan rekaman akan dihapus setelah penelitian ini selesai.

Hak Mengundurkan Diri

Kamu memiliki hak untuk mengundurkan diri dari penelitian ini. Kamu juga tidak memiliki kewajiban untuk menjelaskan alasanmu mengundurkan diri dari penelitian ini jika hal tersebut membuatmu tidak nyaman. Selain itu, kamu juga tidak perlu mengkhawatirkan mengenai

konsekuensi dari pengunduran dirimu. Namun, aku memiliki hak untuk tetap menganalisis data yang kamu berikan hingga sebelum pengunduran dirimu.

Kontak Peneliti

Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini silakan menghubungiku melalui WhatsApp (089650320262) atau Instagram (@febsis_)

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana penelitian ini dilaksanakan, silakan menghubungi Albertus Harimurti S.Psi., M.Hum. selaku dosen pembimbing melalui alamat email [email protected]

Lampiran 3. Interview Guideline

INTERVIEW GUIDELINE Protocol Interview

Tanggal Pelaksanaan Wawancara : Tempat Pelaksanaan Wawancara :

Interviewer :

Interviewee :

Waktu Pelaksanaan Magang Interviewee :

Pertanyaan:

1. Dapatkah anda menceritakan alasan anda mengikuti program magang?

Sub Pertanyaan:

a. Bagaimana cara anda memilih tempat untuk melaksanakan magang?

b. Dapatkah anda menjelaskan makna magang bagi anda?

2. Dapatkah anda menceritakan mengenai pengalaman abusive workplace yang anda alami selama melaksanakan magang?

Sub Pertanyaan:

a. Mengapa anda menganggap bahwa pengalaman tersebut termasuk ke dalam tindakan abusive workplace?

b. Sejak kapan anda mulai menganggap bahwa tindakan yang anda dapatkan termasuk ke dalam abusive workplace?

3. Menurut anda, mengapa tindakan abusive tersebut dapat terjadi di tempat kerja?

Sub Pertanyaan:

a. Menurut anda, siapa yang turut berperan dalam tindakan abusive yang anda peroleh?

b. Apa yang anda lakukan ketika mendapatkan perilaku abusive tersebut di tempat kerja ketika melaksanakan magang?

4. Ceritakan bagaimana pengalaman abusive workplace tersebut memengaruhi anda!

Sub Pertanyaan:

a. Bagaimana anda mengatasi hal tersebut?

b. Bagaimana pandangan anda saat ini terhadap magang?

c. Bagaimana magang yang “ideal” menurut anda?

5. Menurut anda, bagaimana keadaan tersebut dapat diatasi?

Lampiran 4. Informed Consent Informan 1

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA

Kampus III Universitas Sanata Paingan, Maguwoharjo, Depok, Sleman

LEMBAR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

Berkaitan dengan penyelesaian tugas akhir mengenai pengalaman abusive workplace pada pemagang, saya:

Nama : Febriani Sisca M.

Status : Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta NIM : 189114066

akan berperan sebagai peneliti dalam proses pengambilan data. Penelitian ini melibatkan partisipan penelitian dengan kriteria peserta magang yang mendapatkan perilaku abusive di tempat kerja selama melaksanakan kegiatan magang. Berdasarkan kriteria tersebut, saya memohon kesediaan Anda:

Nama : Angela Ratna Saridewi Sebagai : Informan Penelitian 1

untuk berpartisipasi dalam penelitian ini karena Anda memenuhi kriteria tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tema-tema yang muncul terkait pengalaman abusive workplace yang dialami pemagang. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara semi terstruktur secara online atau offline mengikuti kesediaan Anda sebagai partisipan. Wawancara akan dilakukan sebanyak 2-3 kali pertemuan dengan durasi 1-2 jam untuk setiap pertemuannya. Namun, apabila terdapat beberapa hal yang saya butuhkan untuk memperdalam atau melengkapi informasi, saya akan menghubungi Anda kembali. Proses pengambilan data akan direkam menggunakan alat perekam untuk membantu keseluruhan proses penelitian. Oleh karena itu, saya memohon kesediaan waktu Anda untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.

Ketika wawancara berlangsung, Anda dapat menceritakan pengalaman yang Anda alami.

Namun, terdapat kemungkinan bahwa pertanyaan yang diajukan oleh peneliti bersifat sensitif bagi Anda, sehingga anda berhak menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut. Anda juga memiliki hak untuk meminta waktu jeda kepada peneliti selama proses wawancara.

Apabila terdapat hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan Anda selama proses pengambilan data berlangsung, maka anda berhak mengajukan keberatan kepada peneliti. Selain itu, Anda juga memiliki hak untuk menolak berpartisipasi dalam penelitian ini. Artinya, meskipun Anda telah bersedia mengikuti penelitian ini, Anda tetap memiliki hak untuk mengundurkan diri sewaktu-waktu tanpa adanya tekanan serta kewajiban untuk memberikan penjelasan kepada peneliti.

Informasi yang Anda sampaikan selama proses pengambilan data akan diolah untuk kepentingan penelitian dan bersifat rahasia. Hasil penelitian akan ditunjukkan terlebih dahulu kepada Anda untuk dikonfirmasi terkait dengan kesesuaian datanya. Keterangan mengenai identitas serta informasi yang Anda berikan akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab peneliti, sehingga Anda diharapkan dapat memberikan informasi dengan apa adanya.

Dosen Pembimbing Skripsi, Peneliti,

Albertus Harimurti, S.Psi., M.Hum. Febriani Sisca Manurung

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PARTISIPASI

Berdasarkan penjelasan yang telah saya baca, saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan kesediaan saya untuk berpartisipasi dalam penelitian mengenai analisis tematik pengalaman abusive workplace pemagang. Keikutsertaan saya dalam penelitian ini bersifat sukarela tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Saya bersedia untuk mengikuti seluruh prosedur pengambilan data berupa wawancara sesuai dengan kesepakatan waktu, media dan tempat yang digunakan antara saya dan peneliti. Saya juga bersedia bahwa selama proses wawancara berlangsung akan direkam menggunakan alat perekam.

Saya memberikan izin kepada peneliti untuk mengetahui, menyimpan, serta mengolah data-data pribadi dan pengalaman saya terkait abusive workplace ketika melaksanakan magang.

Purwokerto, 18 Februari 2022

(Informan 1)

Lampiran 5. Informed Consent Informan 2

FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA

Kampus III Universitas Sanata Paingan, Maguwoharjo, Depok, Sleman

LEMBAR PERSETUJUAN (INFORMED CONSENT)

Berkaitan dengan penyelesaian tugas akhir mengenai pengalaman abusive workplace pada pemagang, saya:

Nama : Febriani Sisca M.

Status : Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta NIM : 189114066

akan berperan sebagai peneliti dalam proses pengambilan data. Penelitian ini melibatkan partisipan penelitian dengan kriteria peserta magang yang mendapatkan perilaku abusive di tempat kerja selama melaksanakan kegiatan magang. Berdasarkan kriteria tersebut, saya memohon kesediaan Anda:

Nama : Theresita Amadea Syahrani Sutasurya Sebagai : Informan Penelitian 2

untuk berpartisipasi dalam penelitian ini karena Anda memenuhi kriteria tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tema-tema yang muncul terkait pengalaman abusive workplace yang dialami pemagang. Proses pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara semi terstruktur secara online atau offline mengikuti kesediaan Anda sebagai partisipan. Wawancara akan dilakukan sebanyak 2-3 kali pertemuan dengan durasi 1-2 jam untuk setiap pertemuannya. Namun, apabila terdapat beberapa hal yang saya butuhkan untuk memperdalam atau melengkapi informasi, saya akan menghubungi Anda kembali. Proses pengambilan data akan direkam menggunakan alat perekam untuk membantu keseluruhan proses penelitian. Oleh karena itu, saya memohon kesediaan waktu Anda untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.

Ketika wawancara berlangsung, Anda dapat menceritakan pengalaman yang Anda alami.

Namun, terdapat kemungkinan bahwa pertanyaan yang diajukan oleh peneliti bersifat sensitif bagi Anda, sehingga anda berhak menolak untuk menjawab pertanyaan tersebut. Anda juga memiliki hak untuk meminta waktu jeda kepada peneliti selama proses wawancara.

Dokumen terkait