• Tidak ada hasil yang ditemukan

Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian

Persiapan pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan poster penelitian untuk mencari informan yang secara sukarela berbagi ceritanya untuk dijadikan data dalam penelitian. Penyebaran poster dilakukan melalui media sosial Instagram dan WhatsApp dimulai dari 15 Februari 2022 hingga 13 Maret 2022. Selama rentang waktu tersebut, terdapat sepuluh orang yang mengisi google form dan berbagi mengenai pengalamannya. Cerita yang dibagikan oleh calon informan dalam google form diseleksi kembali agar sesuai dengan kriteria informan penelitian yang telah ditentukan. Apabila terdapat cerita yang sesuai dengan kriteria informan, maka peneliti akan menghubungi calon informan tersebut melalui WhatsApp untuk ditanyakan kembali mengenai beberapa pengalaman abusive workplace yang dialami ketika magang. Namun, ketika cerita calon informan tidak sesuai dengan kriteria penelitian maka peneliti berusaha menghubungi calon informan lainnya.

Setelah menemukan bahwa calon informan sesuai dengan kriteria informan, maka calon informan diberikan surat undangan untuk berpartisipasi dalam penelitian. Surat undangan tersebut berisi informasi terkait gambaran topik penelitian, alasan informan diundang untuk berpartisipasi, bentuk partisipasi yang diminta, kerahasiaan data, bagaimana informasi yang diberikan akan dikelola, hak informan untuk mengundurkan diri, serta kontak peneliti beserta dosen pembimbing skripsi. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan informasi kepada calon informan

mengenai gambaran penelitian serta meyakinkan calon informan bahwa keterlibatan dalam penelitian bersifat sukarela serta segala data yang diberikan akan dijaga kerahasiaannya sehingga informan tidak perlu merasa khawatir. Setelah diberikan surat undangan partisipasi, calon informan ditanyakan kembali mengenai kesediaan diri untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.

Berdasarkan hasil seleksi data awal dan kesediaan diri informan maka penelitian ini melibatkan lima orang informan yang terdiri dari empat perempuan dan satu laki-laki dengan rentang usia 22 tahun sampai dengan 26 tahun. Ketika informan pertama kali diberikan pertanyaan mengenai gambaran pengalaman abusive workplace yang dialami ketika magang melalui WhatsApp (WA), informan menunjukkan keterbukaan dirinya untuk bercerita pengalaman tersebut dengan kooperatif menjawab seluruh pertanyaan dan langsung bersedia menetapkan tanggal wawancara. Meninjau hal tersebut, informan diberikan informed consent atau lembar pernyataan persetujuan untuk berpartisipasi lalu kemudian melanjutkan ke tahap pengambilan data penelitian.

2. Pelaksanaan Penelitian

Setelah penandatangan informed consent dan menetapkan kesepakatan tanggal pengambilan data, informan diwawancarai menggunakan metode wawancara semi-terstruktur dengan memperhatikan pedoman wawancara yang telah disusun sebelumnya. Selain mengajukan pertanyaan berdasarkan pedoman wawancara yang telah disusun sebelumnya, peneliti juga mengajukan pertanyaan probing guna menggali informasi secara lebih mendalam. Selain itu, sebelum memulai kegiatan wawancara, peneliti meminta persetujuan informan terlebih dahulu terkait perekaman seluruh kegiatan wawancara guna pengolahan data penelitian. Apabila ditinjau lebih lanjut, mayoritas wawancara dilakukan secara daring menggunakan media Zoom Meeting. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor seperti lokasi informan serta kondisi pandemi Covid-19. Namun, salah satu informan sempat mengajukan untuk melakukan wawancara secara langsung atau tatap muka sehingga wawancara dilakukan secara luring di sebuah toko roti Yogyakarta. Salah satu pertimbangan melaksanakan wawancara di toko roti tersebut yaitu kondisi toko roti cukup kondusif untuk melaksanakan wawancara karena tidak banyak konsumen, tidak berisik, dan kondisi ruangan yang nyaman. Rincian pelaksanaan pengambilan data penelitian dapat dicermati dalam Tabel.1.

Tabel 1. Pelaksanaan Pengambilan Data

No Informan Tanggal Durasi Keterangan

1 P1

Jumat, 18 Februari 2022 26 Menit 46 Detik Wawancara via Zoom Minggu, 3 April 2022

9 Menit 14 Detik Wawancara via Zoom 1 Jam 48 Menit Konfirmasi Data via WA Chat Sabtu, 30 April 2022 13 Menit 32 Detik Wawancara di Toko Roti

2 P2

Rabu, 2 Maret 2022 5 Jam 3 Menit Wawancara Awal via WA Chat Sabtu, 5 Maret 2022 1 Jam 4 Menit Wawancara via Zoom Minggu 3 April 2022 2 Jam 19 Menit Konfirmasi Data via WA Chat Senin, 2 Mei 2022 9 Menit 7 Detik Wawancara via Zoom

3 P3

Minggu, 13 Maret 2022 8 Jam 4 Menit Wawancara Awal via WA Chat Sabtu, 19 Maret 2022 54 Menit 20 Detik Wawancara via Zoom Minggu 3 April 2022 50 Menit Konfirmasi Data via WA Chat Minggu, 1 Mei 2022 17 Menit 48 Detik Wawancara via Zoom

4 P4

Senin, 14 Maret 2022 9 Jam 22 Menit Wawancara Awal via WA Chat Rabu, 23 Maret 2022 46 Menit 16 Detik Wawancara via Zoom Minggu 3 April 2022 3 Hari 6 Jam Konfirmasi Data via WA Chat Minggu, 1 Mei 2022 21 Menit 50 Detik Wawancara via Zoom

5 P5

Senin, 14 Maret 2022 3 Jam 27 Menit Wawancara Awal via WA Chat Sabtu, 26 Maret 2022 17 Menit 27 Detik Wawancara via Zoom Minggu, 3 April 2022 2 Hari Konfirmasi Data via WA Chat Sabtu, 30 April 2022 5 Menit 34 Detik Wawancara via Zoom B. Informan Penelitian

1. Data Diri Informan

Bagian data diri informan akan memaparkan mengenai usia, periode magang penelitian ketika mengalami pengalaman abusive workplace, divisi ketika magang, beserta inisial informan dalam bentuk Tabel 2. Sementara itu,gambaran kehidupan informan seperti kegiatan sehari-hari yang dilakukan saat ini, jumlah saudara kandung, latar belakang keluarga, pengalaman kerja dan/atau magang, kegiatan yang dilakukan selama masa perkuliahan seperti mengikuti kepanitiaan ataupun berkecimpung dalam organisasi, motto hidup serta rencana diri dalam 5 tahun ke depan akan dipaparkan lebih lanjut sebagai latar belakang informan penelitian pada bagian psikografi informan.

Tabel 2. Data Diri Informan

Inisial Usia Periode Magang Divisi Magang

AR 22 Tahun Agustus 2021 - Maret 2022 Research & Development TA 22 Tahun

Juli 2020 - Oktober 2020 Social Media Specialist Oktober 2021 - Januari 2022

Human Resource Development SA 26 Tahun Maret 2021 - Juni 2021

Human Resource Development MA 22 Tahun

Oktober 2020 - Februari

2021 Content Writer

SE 21 Tahun Maret 2021 - Mei 2021 Sekretaris

2. Psikografi Informan a. Informan 1 (P1)

P1 merupakan seorang perempuan berusia 22 tahun yang lahir di Cirebon, 12 Februari 2000. Ia merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara. Kakak pertama merupakan seorang laki-laki yang saat ini sedang bekerja sebagai IT Consultant di Jakarta, sedangkan kakak kedua merupakan seorang perempuan yang saat ini bekerja sebagai guru di salah satu perusahaan Edutech Startup di Indonesia. Orang tua P1 saat ini tinggal di Purwokerto. Bapak P1 bekerja sebagai karyawan swasta dan Mama P1 sebagai ibu rumah tangga. Namun, karena P1 sedang menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta maka ia tidak tinggal bersama orang tuanya melainkan indekos di dekat kampusnya.

Saat ini P1 merupakan seorang mahasiswa semester 8 yang sedang dalam proses menyelesaikan tugas akhirnya atau skripsi. Selain mengerjakan skripsi, ia juga mengikuti kegiatan studi independen yang diselenggarakan dalam program Kampus Merdeka. Pada pagi hingga siang hari ia akan mengikuti kelas mentoring yang membahas mengenai berbagai macam hal seperti Photoshop, dan sebagainya. Lalu pada hari tertentu, ia akan mengikuti mentoring 101 yang secara spesifik membahas mengenai karier seperti cara membuat CV, cara membangun LinkedIn, tips mengenai wawancara kerja, dan sebagainya. Hal tersebut, P1 lakukan sebagai persiapan untuk mencapai karier yang diinginkan. P1 ingin berkarier dalam dunia Psikologi Pendidikan, maka ketika ditanyai mengenai rencana 5 tahun ke depan, ia berencana untuk memperoleh gelar sarjananya pada tahun 2022 lalu akan berkarier di bidang

pendidikan selama 2 tahun sembari mempersiapkan diri untuk menempuh pendidikan S2 dengan mencari beasiswa kuliah di luar negeri yang mana harapannya pada tahun 2027, ia sudah dapat menempuh pendidikan S2 di luar negeri.

Pandangan mengenai arah karier yang diinginkan oleh P1 tidak semata-mata muncul begitu saja dari dalam dirinya. P1 memaparkan bahwa kedua saudaranya turut memengaruhi pandangan dirinya terhadap karier dan persiapannya, yang mana kakak pertama mengajarkan bagaimana pentingnya mengenal diri sendiri agar dapat mengetahui minat dan bakatnya sehingga dapat mempersiapkan diri sedini mungkin ketika kuliah. Berbeda dengan kakak pertama yang mengajarkan mengenai persiapan diri sebelum menempuh karier, kakak keduanya memberikan gambaran karier yang diinginkan oleh P1 yang mana ia ingin bekerja remote working seperti kakaknya. P1 melihat bahwa bekerja remote working memiliki berbagai keuntungan seperti dapat tinggal bersama keluarga dan lebih hemat pula secara finansial. Selain itu, P1 melihat bahwa jam kerja kakak keduanya yang sudah ditetapkan namun juga cukup fleksibel sungguh menyenangkan. Remote working sebagai guru menuntut kakak P1 untuk bekerja di depan laptop. Meskipun jam kerja yang ditetapkan oleh perusahaan sejak pukul 11 pagi hingga 9 malam, tetapi P1 merasa hal tersebut tidak begitu memberatkan karena tidak sepenuhnya kakak P1 selalu berada di depan laptop selama 10 jam untuk bekerja melainkan dapat melakukan berbagai hal lain pula. P1 merasa ingin menempuh karier di tempat yang memiliki budaya kerja serupa dengan perusahaan kakaknya bekerja namun tetap sesuai dengan minat yang dimilikinya yaitu dalam ranah Psikologi Pendidikan.

Mengetahui minat dan arah karier yang diinginkannya, tidak semata-mata membuat P1 merasa lega dan tenang. Ia juga merasa bahwa terdapat tekanan bagi dirinya untuk mempersiapkan hal tersebut sedini mungkin agar peluang untuk berkecimpung di ranah karier yang diinginkan semakin besar.

Persiapan yang dilakukan oleh P1 yaitu dengan mengikuti berbagai kegiatan ketika kuliah seperti mengikuti organisasi, magang serta studi independen. P1 pernah mengikuti organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas dan universitas, selain itu ia juga mengikuti kegiatan magang sebanyak 2 kali di tempat yang berbeda. Magang pertamanya dilakukan di salah satu lembaga yang bergerak dalam bidang Psikologi melalui media sosial, ia bekerja sebagai peserta magang

di divisi Research & Development selama sekitar 7 bulan. Saat ini sudah hampir 4 bulan, P1 mengikuti kegiatan magang keduanya sebagai divisi Consultant di lembaga yang bergerak dalam bidang edukasi anak-anak. Alasan P1 mengikuti magang pada awalnya yaitu karena melihat meningkatnya trend magang bagi mahasiswa. Ia merasa takut tertinggal dan akan kesulitan bersaing memperoleh pekerjaan nantinya apabila tidak mengikuti kegiatan magang pula. Namun meskipun begitu, P1 juga ingin memperoleh pengalaman kerja agar lebih mempersiapkan dirinya. P1 berusaha mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk memperoleh karier yang diinginkannya namun ia merasa bahwa dalam setiap usahanya ia perlu tetap mengandalkan Tuhan. Hal tersebut dipaparkan oleh P1 ketika ditanyai mengenai motto hidupnya yaitu “Bekerja keras lah selagi mampu tetapi tetap mengandalkan Tuhan”.

b. Informan 2 (P2)

P2 merupakan seorang mahasiswi semester 8 yang hampir memasuki usia 22 tahun. Ia merupakan anak pertama dari 2 bersaudara yang lahir di Bekasi, 9 Oktober 2000. Saudara P2 merupakan seorang laki-laki yang lahir pada tahun 2003 dan sedang mempersiapkan diri untuk menempuh pendidikan tinggi. Ibu P2 merupakan seorang karyawan swasta sedangkan Ayah P2 telah meninggal. Saat ini P2 tidak tinggal menetap bersama keluarganya karena menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta dalam bidang keilmuan Psikologi.

P2 memaparkan bahwa dirinya tertarik mempelajari Psikologi Industri Organisasi dan Psikologi Pendidikan secara mendalam.

P2 memiliki kegemaran dalam bidang fotografi dan jurnalisme sejak kecil, yang mana hal tersebut ditunjukkan oleh P2 dengan mengikuti berbagai kegiatan di perkuliahan dan magang yang berkecimpung dalam ranah fotografi dan jurnalisme. Ia mengikuti kegiatan kemahasiswaan dalam tingkat fakultas yang bergerak dalam bidang jurnalisme. Pada tahun pertamanya mengikuti kegiatan tersebut, P2 telah dipercaya menjadi koordinator dalam divisi fotografer lalu pada tahun keduanya P2 memutuskan untuk menjadi anggota divisi fotografer karena menjadi pengurus dalam kegiatan minat lainnya yang ia ikuti yaitu kegiatan yang berkecimpung dalam bidang pendidikan anak-anak.

Selain dalam bidang fotografer, minat P2 untuk mendalami Psikologi Pendidikan dilakukan dengan mengikuti kegiatan kemahasiswaan tingkat

fakultas yang beraktivitas mendidik anak-anak. Pada tahun pertamanya, P2 menjadi anggota divisi asesmen dan fasilitator, lalu pada tahun keduanya ia menjabat sebagai koordinator divisi tersebut.

Kegiatan yang dilakukan P2 sehari-hari sebagai mahasiswa semester akhir yaitu mengerjakan skripsi sekaligus mengikuti kegiatan magang dalam divisi Human Resource. Kegiatan magang tersebut bukan kegiatan magang yang pertama diikuti olehnya melainkan yang keempat kalinya. Magang pertama dilakukan oleh P2 dalam divisi social media specialist di salah satu perusahaan startup yang bergerak dalam bidang minat dan hobi pada tahun 2020. Hal tersebut dilakukan oleh P2 karena sesuai dengan kegemarannya dalam bidang fotografi dan jurnalisme. Namun setelah mengikuti kegiatan magang tersebut, dirinya merasa tidak cukup kreatif dan hanya akan menjadikan fotografi sebagai kegiatan hobi saja. P2 merasa ingin mencoba kegiatan magang yang sesuai dengan bidang keilmuannya yaitu Psikologi. Setelah itu, P2 mulai mengikuti kegiatan magang pada Oktober 2021 dalam divisi Human Resource di salah satu perusahaan startup pendidikan. Merasakan ketertarikan dan kesesuaian dengan minat dalam bidang Human Resource, P2 juga mengikuti kegiatan magang dalam divisi yang sama pada magang ketiga dan keempatnya untuk semakin mengasah keterampilan yang dimilikinya. Alasan P2 mengikuti kegiatan magang yaitu untuk mencari pengalaman profesional dalam dunia kerja. P2 memaparkan bahwa dirinya ingin berkarier dalam bidang human resource khususnya recruitment. Melalui pengalaman magangnya dalam bidang serupa, P2 berharap dapat semakin mengembangkan kompetensinya sehingga dalam menjadi seorang recruiter yang profesional.

Ketika ditanyai mengenai rencana 5 tahun ke depan, P2 memaparkan bahwa mengenai karier dirinya sudah dapat menjadi seorang recruiter yang handal dan profesional. Hal tersebut dapat mendukung keinginannya pada keluarga yaitu P2 sudah dapat memberikan sesuatu yang diinginkan oleh Mamanya dan dapat memberikan hadiah kepada adiknya. Selain dalam hal karier dan keluarga, P2 juga berharap dapat mempertahankan relasi pertemanannya dengan teman kuliahnya. P2 memaparkan bahwa dirinya merupakan seseorang yang memiliki circle pertemanan sebagai teman dekatnya tempat berbagai cerita dan kegiatan. Circle pertemanan tersebut terdiri dari 5 orang termasuk dirinya yang bertemu ketika mengikuti kegiatan

kemahasiswaan dalam bidang jurnalisme di fakultas. P2 dan teman-temannya merasakan kecocokan satu sama lain. P2 menambahkan bahwa alasan dirinya ingin tetap mempertahankan pertemanan tersebut bahkan dalam rencana 5 tahun ke depannya yaitu ia merasa bahwa kondisi circle pertemanannya sudah sangat sehat dan suportif.

Selain memaparkan rencananya dalam 5 tahun ke depan, P2 memaparkan usaha yang sedang dilakukannya untuk dapat mencapai keinginannya. Berbagai kegiatan magang yang dilakukan oleh P2 merupakan salah satu usahanya untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang human resource sehingga dapat memperbesar peluangnya memperoleh kerja dalam bidang yang diinginkan. Kompetensi yang telah diperoleh P2 selama magangnya dapat mendukungnya untuk semakin dipercaya dan dihargai terkait kompetensi yang dimilikinya dalam pekerjaan sehingga memperoleh gaji yang layak dan dapat memberikan hadiah kepada Mama dan adiknya. Terkait dengan pertemanannya, usaha yang P2 lakukan yaitu dengan tetap menjaga komunikasi agar tetap berlangsung, menyesuaikan diri dan tidak banyak menuntut satu sama lain. P2 merasa saling mendukung satu sama lain juga dapat menjaga pertemanannya. Berbagai usaha dan strategi dilakukan oleh P2 untuk mencapai keinginannya namun P2 tetap mengandalkan Tuhan dan percaya pada kuasa-Nya. Hal tersebut dilakukan P2 sesuai dengan motto hidupnya yaitu Do Your Best and Let God Do The Rest.

c. Informan 3 (P3)

P3 merupakan seorang laki-laki berusia 26 tahun yang lahir di Klaten, 17 September 1995. Ia baru saja selesai menempuh pendidikan S2 di bidang Psikologi pada tahun 2021. Sejak menempuh pendidikan di S1, P3 memiliki ketertarikan di bidang Psikologi Industri dan Organisasi secara khusus dalam ranah organizational diagnostics. Setelah selesai menempuh pendidikan S2, saat ini P3 sedang bekerja sebagai asesor di salah satu biro Psikologi dengan status sebagai pegawai kontrak. P3 memaparkan bahwa dirinya saat ini tinggal bersama Bapakknya yang telah pensiun dari pekerjaannya dan Ibunya yang merupakan seorang ibu rumah tangga. Ia juga memiliki satu adik perempuan dengan rentang perbedaan usia yaitu 5 tahun. Adiknya saat ini sedang dalam proses menyelesaikan tugas akhirnya dalam jenjang pendidikan S1.

Berkaitan dengan pengalaman kerja, sebelum menempuh pendidikan S2, P3 pernah menjadi karyawan di salah satu Bank. Setelah itu, P3 memutuskan untuk menempuh pendidikan Magister Profesi di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Selama menempuh pendidikan tersebut, P3 telah bekerja berdasarkan project yang ada pada 3 lembaga yang berbeda. Ia merasa bahwa kegiatan yang diikutinya berdasarkan project dapat menambah credit point experience bagi dirinya karena telah menangani berbagai klien. Hal tersebut akan semakin mempersiapkan dirinya untuk bekerja dalam bidang psikologi yang merupakan ranah karier yang profesional. Selain bekerja berdasarkan project, P3 juga mengikuti program magang yang telah ditetapkan oleh institusi pendidikan tempat dirinya menempuh S2 sebagai bentuk praktik kerja profesi psikologi. Hal tersebut bertujuan agar mahasiswa dapat menerapkan konsep dan teori yang telah dipelajarinya selama perkuliahan dalam institusi tertentu serta guna mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang profesional bagi mahasiswa. Kegiatan magang P3 berlangsung selama 3 bulan, namun setelah itu P3 diangkat menjadi pegawai kontrak selama 2 bulan setelah perjanjian magang berakhir untuk melanjutkan kegiatan intervensi perusahaan yang dilakukan sebelumnya selama magang.

Setelah menyelesaikan masa kontraknya dan memperoleh gelar Magister Psikologi, P3 sempat menjadi asisten dosen selama 7 bulan sebelumnya akhirnya bekerja sebagai asesor di salah satu biro Psikologi.

Berkaitan dengan relasi pertemanan, P3 memaparkan bahwa dirinya memiliki circle pertemanan sejak menjadi mahasiswa baru di S1 yang bertahan hingga saat ini. Pada awalnya circle pertemanan tersebut terdiri dari 5 orang termasuk dirinya, namun salah satu dari mereka sudah memiliki kegiatan tersendiri sehingga saat ini hanya 4 orang saja. Salah satu temannya telah melanjutkan pendidikan S2 dalam bidang Psikologi Klinis dan sedang praktik di salah satu puskesmas. Ada pula yang sedang dalam proses menyelesaikan tesisnya untuk memperoleh gelar magister dalam bidang manajemen sekaligus bekerja sebagai PNS di salah satu lembaga pemerintah provinsi. Lalu ada pula yang saat ini tengah berkecimpung sebagai human resource di salah satu rumah sakit umum daerah. P3 memaparkan bahwa hubungan pertemanannya tetap terjaga hingga saat ini dengan berusaha sesekali meluangkan waktu untuk berkumpul dan berkomunikasi. Meskipun telah memiliki circle pertemanan,

semasa kuliah P3 tidak menutup diri untuk berteman dengan siapa pun. Ketika mendapat tugas yang menuntut bekerja dalam kelompok, P3 berusaha bersikap objektif dengan menganalisis jenis tugas dengan kemampuan setiap teman dalam kelasnya dalam menentukan kelompok kerja. Namun, P3 juga menjelaskan apabila kelompoknya telah ditetapkan oleh Dosen maka dirinya merasa tidak keberatan dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan saling mengandalkan sumber daya manusia yang tersedia. P3 memaparkan bahwa salah satu motto hidupnya yaitu ketika mengerjakan sesuatu yang baik maka kerjakanlah dengan cara yang terbaik seperti untuk Tuhan. Hal tersebut berusaha diterapkannya dalam kehidupan sehari-harinya.

Ketika ditanyai mengenai rencana dalam 5 tahun ke depan, P3 memaparkan bahwa dirinya memiliki rencana dalam bidang karier dan keluarga. Ia ingin berkecimpung dalam ranah karier human capital secara khusus terkait organizational diagnostics. P3 memaparkan dalam 2 hingga 3 tahun ke depan dirinya berencana telah menjabat sebagai senior staff. Setelah itu pada tahun ketiga dan keempat, ia telah menjabat sebagai asisten manajer dan pada tahun kelima telah mampu menjadi manajer. Mengenai rencananya terkait keluarga, P3 memaparkan bahwa dalam 2 hingga 3 tahun ke depan, dirinya berencana untuk dapat menikah sehingga pada tahun 2026 ia telah memiliki anak dan pada saat dirinya telah menjabat sebagai manajer di tahun 2027, ia juga telah mampu mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah atau KPR.

d. Informan 4 (P4)

P4 merupakan seorang mahasiswi semester 8 di salah satu perguruan tinggi di Malang, Jawa Timur. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.

Saat ini P4 telah menginjak usia 22 tahun, yang mana ia lahir di Malang, 5 Maret 2000. Kakak pertamanya merupakan seorang perempuan yang memiliki identitas gender atau ekspresi gender sebagai seorang laki-laki dengan rentang perbedaan usia 11 tahun dari dirinya, sedangkan kakak keduanya merupakan seorang perempuan yang lima tahun lebih tua dari dirinya. Kedua orang tua P4 telah pensiun dari pekerjaannya, yang mana Bapakknya merupakan seorang pensiunan guru dan Ibunya merupakan pensiunan karyawan tata usaha di salah satu sekolah. Ketika ditanyai mengenai pekerjaan kedua saudaranya, P4

menuturkan bahwa kakak pertamanya merupakan seorang freelancer yang bekerja berdasarkan project yang diambilnya. Terkadang kakaknya membuat berbagai macam aksesoris pula. Hal tersebut memengaruhi pandangan P4 mengenai kariernya yang mana P4 merasa bekerja sebagai freelancer cukup menyenangkan karena dapat bekerja dari rumah dan mengambil project sesuai yang diinginkan. Namun dibutuhkan manajemen waktu yang baik dan juga pertimbangan yang matang dalam mengambil project tertentu agar tidak overwork. Kakak kedua P4 bekerja sebagai admin di salah satu lembaga terapis bagi anak-anak autisme di Indonesia. Pekerjaan sebagai admin menuntut kakaknya untuk bekerja 6 hari dalam seminggu dan terkadang di luar jam kerja pun tetap membalas pesan yang masuk. Hal tersebut membuat P4 berkeinginan untuk bekerja di perusahaan yang menetapkan peraturan 5 hari kerja dengan jam kerja yang telah ditetapkan sebelumnya.

Menjadi mahasiswa semester 8, skripsi merupakan salah satu kewajiban yang perlu dituntaskan untuk dapat memperoleh gelar sarjana, maka dari pagi hingga sore hari kegiatan yang dilakukan oleh P4 yaitu mengerjakan skripsinya.

Kegiatan lain yang dilakukan oleh P4 yaitu menjadi guru les bagi anak-anak sejak sore hingga malam hari. Kegiatan tersebut sudah dilakukan oleh P4 sejak masih menjadi mahasiswa baru, yang mana P4 menuturkan hal tersebut dilakukannya untuk menambah pendapatan pribadi.

Berkaitan dengan karier yang diinginkannya, P4 memaparkan bahwa dirinya ingin menjadi seorang content writer. Ia ingin bekerja di lingkungan kerja yang produktif serta memiliki aturan dan deskripsi kerja yang jelas. Secara spesifik, P4 ingin bekerja di Surabaya karena perusahaan di kota-kota besar cenderung telah membagi divisi kerja secara spesifik mengenai dunia konten.

P4 menuturkan cukup banyak perusahaan di kota-kota kecil yang menuntut seorang content writer untuk melakukan design konten pula, yang mana hal tersebut berpotensi tumpang tindihnya dan banyaknya beban kerja yang diberikan. Ketika ditanyai mengapa Surabaya, P4 menuturkan dirinya menyukai kondisi lingkungan di Surabaya selain itu dirinya telah berusaha mencari informasi perusahaan atau tempat kerja yang diinginkannya. Salah satu tempat kerja yang diinginkannya yaitu sebuah klinik kecantikan di Surabaya. Ia memaparkan bahwa klinik kecantikan tersebut telah secara spesifik menjelaskan beban kerja seorang content writer di kliniknya ketika membuka

Dokumen terkait