BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan upaya program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah di satuan pendidikan sekolah dasar se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman.
Penguatan pendidikan karakter merupakan gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter melalui proses pembentukan, transformasi, transmisi, dan pengembangan potensi peserta didik dengan cara harmonisasi olah hati (etik dan spiritual), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi dan numerasi), dan olah raga (kinestetik) sesuai falsafah hidup pancasila (Tim PPK Kemendikbud, 2017: 17). Melalui harmonisasi tersebut diharapkan peserta didik dapat berkembang dan menguatkan karakter yang dimilikinya seiring dengan upaya yang sudah dilakukan oleh sekolah untuk mewadahi berbagai potensi para peserta didik sebagai pendukung nyata program PPK.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui 4 aspek yang terdapat dalam PPK basis budaya sekolah yakni penyusunan Branding sekolah yang terintegrasi dengan nilai utama PPK, pembiasaan yang ada di sekolah, ekstrakurikuler wajib dan pilihan, maupun peraturan sekolah. Menurut Koesoema (2018:
35) sekolah dapat menjadi komunitas moral yang mendukung pertumbuhan individu dan anggotanya sehingga mereka semakin menemukan kebermaknaan dalam menghayati profesinya.
Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil instrumen yang disebarkan kepada seluruh guru kelas I sampai VI dan kepala sekolah SD Negeri se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Instrumen yang disebarkan terdiri dari 10 pertanyaan tertutup bereupa checklist dan 10
pertanyaan terbuka berupa uraian. Peneliti menggabungkan instrumen berupa pertanyaan tertutup dan pertanyaan terbuka supaya pertanyaan tertutup berupa checklist memiliki informasi lebih lengkap melalui pertanyaan terbuka berupa uraian yang telah disajikan. Dengan begitu pertanyaan terbuka membantu peneliti memperoleh informasi jawaban yang akurat dan mendalam.
Deskripsi hasil penelitian dari instrumen penelitian menunjukkan bahwa guru kelas I sampai VI dan kepala sekolah se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman sudah mengimplementasikan Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah. Besarnya persentase implementasi dan upaya Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya bervariasi pada tiap aitem. Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah yang tertinggi terjadi pada aitem 6 dan 9 dengan persentase 100%. Aitem 6 menjelaskan mengenai pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuer wajib, yang terintegrasi dengan nilai-nilai PPK contoh kegiatan ekstrakurikuler wajib yakni pramuka, karate, taekwondo, seni tari, seni musik, Bahasa Inggris, TIK, TPA. Menurut Peraturan Presiden (Perpres) No.87 Tahun 2018 pasal 1 ayat 9 Ekstrakurikuler adalah kegiatan pengembangan dalam rangka perluasan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerja sama, dan kemandirian peserta didik secara optimal. Aitem 9 menjelaskan mengenai warga sekolah yang mematuhi peraturan sekolah contohnya peraturan tertulis dan tidak tertulis. Sedangkan implementasi dan upaya Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah yang terendah terdapat pada aitem 1 dan 2 dengan persentase 89%. Aitem 1 menjelaskan mengenai
sekolah mengintegrasikan nilai PPK dalam menyusun branding. Menurut Asa (2019: 34) Branding sekolah atau School Branding adalah suatu cara seseorang membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya adalah pesan yang masuk atau terekam di memori seseorang, ketika mendengar nama sebuah sekolah disebut dalam percaturan sekolah yang massal. Contoh Branding sekolah dari sampel penelitian yang terdapat di 37 sekolah Dasar Negeri yang ada di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman yakni “Sekolah Ramah Anak”, “Sekolah Adiwiyata”, “Sekolah erkualitas budaya mutu)”,
“Sekolah Karawitan”, “Sekolah Mengedepankan Mutu”. Aitem 2 menjelaskan mengenai branding sekolah yang tercermin dari tampilan sekolah, suasana, dan prestasi baik di bidang akademik maupun non akademik contohnya melalui sarana prasarana yang dimiliki sekolah.
Penelitian di atas sesuai dengan hasil yang diperoleh peneliti, bahwa penguatan pendidikan karakter melalui empat aspek yang terintegrasi dengan nilai-nilai PPK (religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, integritas) berupa branding sekolah, pembiasaan, kegiatan ektrakurikuler, peraturan sekolah, sangat berpengaruh dalam penguatan pendidikan karakter dan pengembangan karakter siswa. Hal tersebut didukung oleh penelitian Puji (2017) tentang Pengembangan Karakter Siswa Melalui Budaya Sekolah Yang Religius Di SD Aisyiyah Unggulan Gemolong, karena pengembangan karakter siswa melalui budaya sekolah yang religius merupakan salah satu nilai utama yang dikembangkan dalam PPK dan salah satu upaya sekolah dalam program PPK basis budaya.
Melalui budaya sekolah nilai-nilai PPK dapat terintegrasi, baik di dalam
kelas dan di luar kelas melalui keteladanan serta pembiasaan maupun program-program yang sudah dirancang untuk membentuk dan memperbaiki karakter siswa.
Adanya budaya sekolah juga dapat menumbuhkan pengkondisian lingkungan sekolah yang baik dan kebijakan sekolah yang sesuai, hal tersebut didukung oleh penelitian Pranata (2017) dengan judul Strategi Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Di SMAN 9 Yogyakarta, karena PPK basis budaya sekolah yang dimasukkan dalam program sekolah, kebijakan sekolah, dan pengembangan diri yang mengacu pada strategi keteladanan (modelling), pengajaran (teaching), penguatan (reinforcing), dan pembiasaan (habituating) yang melibatkan partisipasi seluruh warga sekolah merupakan wujud implementasi dan upaya nyata program PPK dalam membentuk karakter siswa. Sehingga dapat berpengaruh pada pembiasaan yang dapat mempengaruhi karakter siswa. Implementasi penguatan pendidikan karakter tersebut dapat ditekankan melalui berbagai kegiatan misalnya mengenai habitus literasi siswa yang terintegrasi, hal tersebut didukung oleh penelitian Pradana, dkk. (2018) tentang Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya Membentuk Habitus Literasi Siswa Di SMA Negeri 4 Magelang, karena dalam PPK basis budaya sekolah terdapat program gerakan literasi, kegiatan ektrakurikuler wajib maupun pilihan yang dapat mewadahi dan menyalurkan pengembangan diri siswa, hal tersebut didukung oleh penelitian Wiliandani, Meifa dkk (2016), tentang Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar, karena kegiatan PPK yang mendukung pengembangan karakter dalam
perluasan potensi, bakat maupun minat dilakukan melalui kegiatan pembiasaan dan ektrakurikuler wajib serta ektrakurikuler pilihan yang mendukung upaya implementasi PPK berbasis budaya, serta dapat memunculkan prestasi sekolah baik dibidang akademik maupun non akademik yang dapat dijadikan ciri khas maupun branding sekolah, serta peraturan yang dimiliki oleh sekolah yang dapat diunggulkan.
Menurut Kemdiknas (dalam Koesoema, 2018: 30-31) menyatakan bahwa kultur sekolah menjadi penting untuk dikembangkan karena di dalam terdapat norma, aturan dan regulasi yang mengikat individu sebagai sarana untuk memaknai, perilaku sikap dan keputusannya.”Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengaharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa”.
111 BAB V PENUTUP
Bab V membahas tentang kesimpulan pada penelitian ini, keterbatasan penelitian, dan saran.
A. Kesimpulan
Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya sekolah telah diimplementasikan di satuan pendidikan sekolah dasar se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Hal tersebut dapat dilihat dari jawaban kuesioner responden yang menunjukkan hasil di atas 80%.
2. Upaya implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya di satuan pendidikan sekolah dasar se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman dilakukan dengan : (1) penetapan branding sekolah yang dipilih dari nilai-nilai PPK melalui peraturan yang diunggulkan oleh sekolah, (2) prestasi sekolah baik akademis maupun non akademis, (3) upaya pembiasaan literasi, pembiasaan ekstrakurikuler wajib, ektrakurikuler pilihan, pembiasaan tingkah laku sehari-hari, (4) mematuhi peraturan sekolah. Peraturan-peraturan tersebut berupa peraturan tertulis, maupun tidak tertulis. Melalui peraturan yang sudah ditetapkan tersebut tentunya akan membentuk sebuah kebiasaan yang dapat berbudaya disekolah,
sehingga nilai-nilai karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, integritas semakin melekat dan tertanam melalui peraturan yang ada.
B. Keterbatasan Penelitian
Beberapa kekurangan dan keterbatasan yang dialami oleh peneliti pada saat melakukan penelitian yaitu :
1. Keterbatasan waktu yang dialami oleh peneliti karena jumlah SD Negeri se-Kecamatan Depok yang mencapai 37 SD sehingga peneliti tidak dapat melakukan pemantauan secara langsung saat pengisian instrumen, dan instrumen dititipkan kepada kepala sekolah untuk kemudian diberikan kepada guru yang ditunjuk sebagai penanggung jawab.
2. Keterbatasan komunikasi peneliti terhadap guru pada beberapa sekolah menyebabkan tidak semua aitem diisi oleh guru sehingga jawaban yang diisi guru kurang sesuai dengan yang diharapkan.
C. Saran
Berdasarkan keterbatasan yang telah didapatkan, maka peneliti akan menyampaikan saran sebagai masukan dan perbaikan untuk penelitian selanjutnya. Beberapa saran untuk mengatasi permasalahan implementasi program Penguatan Pendidikan Karakter berbasis budaya di satuan pendidikan sekolah dasar se-Kecamatan Depok Kabupaten Sleman adalah sebagai berikut :
1. Penelitian selanjutnya, sebaiknya menggunakan metode lain seperti metode studi kasus sehingga peneliti dapat memperoleh data yang lebih lengkap, akurat dan dapat memantau secara langsung saat penelitian.
2. Penelitian selanjutnya, sebaiknya memperhatikan komunikasi peneliti terhadap guru sehingga meminimalisir timbulnya kesalah pahaman pengisian jawaban dari instrumen yang telah disebar.
114
Azwar, Saifuddin. 1997. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Effendi, Sofian. 2012. Metode Penelitian Survei. Jakarta: Penerbit LP3ES.
Hasan, Iqbal. 2006. Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Joewono, Benny N. 2011. Perlu Dibentuk Tim Evaluasi Pendidikan. https://edukasi.kompas.com/read/2011/12/13/02212967/Perl u.Dibentuk.Tim.Evaluasi.Pendidikan. Edisi 13 Desember 2011. Diakses 22 Januari 2019.
Koesoema, A. Doni. 2018. Pendidikan Karakter Berbasis Kelas. Yogyakarta:
PT Kanisius.
Koesoema, A. Doni. 2018. Pendidikan Karakter Berbasis Kultur Sekolah.
Yogyakarta: PT Kanisius.
Kurniawan, Syamsul. 2013. Pendidikan Karakter Konsepsi & Implementasi Secara Terpadu Di Lingkungan Keluarga, Sekolah, Perguruan Tinggi &
Masyarakat. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.
Lopilalan, Henry. 2014. Nawa Cita, 9 Agenda Prioritas Jokowi.
https://nasional.kompas.com/read/2014/05/21/0754454/.Nawa.Cita.9.Age nda.Prioritas.Jokowi-JK. Edisi 21 Mei 2014. Diakses 22 Januari 2019.
Mahdi, Adnan dan Mujahidin. 2014. Panduan Penelitian Praktis untuk Menyusun Skripsi, Tesis, & Disertasi. Bandung: Alfabeta.
Morissan. 2014. Meode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Mulyasa. 2013. Manajemen Pendidikan karakter. Bandung: Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20. 2018. Penguatan Pendidikan Karkter pada satuan Pendidikan Formal. https://jdih.kemdikbud.go.id/arsip/PermendikbudTahun2018_
Nomor20.pdf. Diakses tanggal 22 Januari 2019.
Peraturan Presiden Nomor 87. 2017. Penguatan Pendidikan Karakter.
http://setkab.go.id/wp-content/uploads/2017/09/Perpres_Nomor_87_
Tahun _2017.pdf. Diakses tanggal 22 Januari 2019.
Pradana, Betha Handini, dkk. 2017. Pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah Sebagai Upaya Membentuk Habitus Literasi Siswa Di Sma Negeri 4 Magelang. Jurnal Solidarity. 6(2): 167-179.
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity. Diakses tanggal 22 Oktober.
Pranata, Alvira. 2016. Strategi Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Di SMAN 9 Yogyakarta. Jurnal Kebijakan Pendidikan. 230-240.
http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/sakp/article/download/5213 /4890. Diakses tanggal 22 Oktober 2018.
Puji, N.S. 2017. Pengambangan Karakter Siswa Melalui Budaya Sekolah Yang Religius Di SD Aisiyah Unggulan Gomolong Tahun 2017. Skripsi Tidak Diterbitkan. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan. Institut Agama Islam Negeri Surakarta: Surakarta.
Salahudin, Anas. 2011. Filsafat Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia.
Samani, Muchlas dan Hariyanto. 2012. Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, Wina. 2013. Penelitian Pendidikan Jenis, Metode dan Prosedur.
Jakarta: Kencana.
Sarwono, Jonathan dan Hendra Nur Salim. 2017. Prosedur-Prosedur Statistik untuk Analisis Data dan Riset Skripsi. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
Setyawan, Lukas Restu. 2016. Miskonsepsi IPA Fisika Siswa Kelas V Semester 2 SD Negeri Se-Kecamatan Minggir Sleman Tahun 2015.
Skripsi Tidak Diterbitkan. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma: Yogyakarta
Sudaryono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Grup.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardjo. 2006. Kupulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Prodi Teknologi Pembelajaran, Pps UNY.
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2016. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya
Sumanto. 2014. Teori dan Aplikasi Metode Penelitian. Yogyakarta: CAPS (Center of Akademic Publishing Service).
Tim PPK Kemendikbud. 2017. Konsep dan Pedoman Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Wibowo, Agus. 2013. Manajemen Pendidikan Karakter Di Sekolah.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Widodo, Slamet. 2017. Heboh Video Siswa SD di Trenggalek Isap Rokok Elektrik Vape Pesta Rokok Eletrik-Bupati Emil Lakukan Langkah Ini.
http://style.tribunnews.com/2017/10/24/heboh-video-siswa-sd-di-trenggalek-isap-rokok-elektrik-vape-bupati-emil-lakukan-langkah-ini.
Edisi 24 Oktober 2017. Diakses 8 Februari 2018.
Wiliandani, Angga Meifa, dkk. 2016. Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Humaniora. 4 (3): 132-142. http://journal.um.ac.id/index.php/jph. Diakses tanggal 22 Oktober 2018.
Yaumi, Muhammad. 2014. Pendidikan Karakter Landasan, Pilar &
Implementasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Yusuf, Muri. 2104. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, Dan Penelitian Gabungan. Jakarta: kencana.
Zalukhu, Bearo. 2017. Heboh Cerita Anak SD yang jadi Korban Bully SARA di Sekolah, Ternyata ini yang sebenarnya Terjadi.
http://www.tribunnews.com/nasional/2017/10/31/heboh-cerita-anak-sd- yang-jadi-korban-bully-sara-di-sekolah-ternyata-ini-yang-sebenarnya-terjadi. Edisi 31 Oktober 2017. Diakses 8 Februari 2018.
DAFTAR GAMBAR
No Gambar
Sumber
Gambar 2.2 https://www.google.com/search?safe=strict&tbm=isch&q=
kelas&chips=q:kelas,online_chips:pengelolaan+kelas&
sa=X&ved=0ahUKEwjc0sb2noDgAhWGs48KhayaB1 MQ4lYIKigD&biw=1366&bih=657&dpr=1#imgrc=-eijRh0LUPsWXM.Diakses 22 Januari 2019.
Gambar 2.3 http://literasi.org/mendukung-gerakan-literasi-di-bali-timur/. Diakses 22 Januari 2019.
Gambar 2.4 https://tribratanewspemalang.com/pengenalan-bahaya-narkoba-sejak-dini/. Diakses 22 Januari 2019.
LAMPIRAN
Lampiran 1 Surat Izin Penelitian dari Universitas Sanata Dharma
Lampiran 2 Surat Rekomendasi Izin Penelitian dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik
Lampiran 3 Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian dari UPTD Kecamatan Depok
Lampiran 4 Surat Keterangan Sudah Mengumpulkan Hasil Penelitian Kepada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik
Lampiran 5 Rangkuman Data SD Negeri se-Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman
No NAMA SEKOLAH ALAMAT SEKOLAH NO TELEPON
1 SDN DERESAN JL. Cempaka CT X Deresan,
Caturtunggal 0274- 587148
2 SDN TAJEM BANJENG, MAGUWOHARJO 0274- 7482342
3 SDN TIMBULHARJO JL. KRODAN, KRODAN,
MAGUWOHARJO 0274- 871165
4 SDN PERCOBAAN 2 JL. SEKIP CATURTUNGGAL 0274- 566682 5 SDN PERUMNAS 3 JL. Tambakboyo No.1 Dero 0274- 886731 6 SDN PERUMNAS CONDONG
CATUR
JL.Flamboyan No.11 Perumnas
Condongcatur 0274- 884177
7 SDN PUREN JL. TANTULAR 93 Pringwulung,
Condongcatur 0274- 540886
8 SDN NOLOBANGSAN Komplek Perum Polri , Gowok 0274- 9 SDN SARIKARYA JL. Asemgede 48 Kragilan,
Condongcatur 0274- 882540
10 SDN NGRINGIN JL. WARINGINSARI, NGRINGIN,
CONDONGCATUR 0274- 489162
11 SDN RINGINSARI Ringinsari, Maguwoharjo 0274- 4332331 12 SDN SAMIRONO JL. COLOMBO No . 02 DEPOK 0274- 546684
13 SDN AMBARUKMO GOWOK ,AMBARUKMO,
CATURTUNGGAL 0274- 6996991
14 SDN ADISUCIPTO 1 Komplek Lanud Adisucipto 0274- 487178 15 SDN ADISUCIPTO 2 Komplek Lanud Adisucipto 0274- 486661 16 SDN CATURTUNGGAL 4 Tempel, Caturtunggal 0274- 484515 17 SDN CATURTUNGGAL3 JL. Kaliurang Km 4,5 Kocoran,
Caturtunggal 0274- 553861
18 SDN CATURTUNGGAL 1 JL. Pandega Marta I Manggung,
Caturtunggal 0274- 585856
19 SDN BABARSARI JL. Babarsari Kledokan 0274- 485983
20 SDN KLEDOKAN JL .GARUNI 3 , KLEDOKAN. 0274- 489161 21 SDN KARANGASEM JL. Candi Gebang 182A Karangasem,
Condongcatur 0274- 4462328
22 SDN KARANGWUNI JL. Kaliurang Km 5, Karangwuni 0274-
543461/7878692 23 SDN MAGUWOHARJO 1 JL.Arteri Utara km 1 Maguwoharjo 0274- 4332404
24 SDN MUSTOKOREJO SOPALAN, MAGUWOHARJO 0274- 4462784
25 SDN NANGGULAN Nanggulan ,Maguwoharjo 0274- 4332024
26 SDN GAMBIRANOM MANUKAN, CONDONGCATUR 0274- 885985
27 SDN GEJAYAN JL. Anggajaya III, Gejayan 0274- 748234
28 SDN CORONGAN Corongan, Maguwoharjo 0274- 489272
29 SDN DEPOK 2 MANISREJO, MAGUWOHARJO 0274- 4332406
30 SDN CONDONGCATUR JL. Kaliurang Km 6,5,Kentungan, Condongcatur
0274- 887447/
889144 31 SDN CATURTUNGGAL 7 JL. Gambir 6b, Karangasem
Baru,Caturtunggal 0274- 547451
32 SDN CATURTUNGGAL 6 Gang Pinus Janti, Caturtunggal 0274- 489170
33 SDN DEPOK 1 Mustokorejo, Maguwoharjo 0274- 4462669
34 SDN KALONGAN JL. Solo KM 8,5, Kalongan,
Maguwoharjo 0274- 488816
35 SDN BHAKTIKARYA MANUKAN, CONDONGCATUR 0274- 888646 36 SDN KENTUNGAN JL. Kaliurang Km 6,5 Kentungan,
Condongcatur 0274- 889525
37 SDN NOGOPURO JL.Nogopuro No.3 Gowok,
Caturtunggal 0274- 489757
Lampiran 6 Coding Data 37 Sekolah Dasar Negeri
SD Negeri Percobaan 2
C1
SD Negeri Perumnas Condong Catur
E2
No Nama SD Inisial
No Nama SD Inisial 82.
SD Negeri Maguwoharjo 1 Q8
83. Q9
No Nama SD Inisial
165. SD Negeri Caturtunggal 7 AJ1
No Nama SD Inisial 166.
SD Negeri Caturtunggal 7 AJ4
167. AJ5
168.
SD Negeri BhaktiKarya
AK1
169. AK2
170. AK4
Lampiran 7 Rekap Data Implementasi Instrumen Checklist
No Inisial Aitem
No Inisial Aitem
No Inisial Aitem
No Inisial Aitem
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Total
163 AI7 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
164 AI8 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
165 AJ1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
166 AJ4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
167 AJ5 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
168 AK1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
169 AK2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
170 AK4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10
Lampiran 8 Rekap Data Implementasi Instrumen Essai
No
Aitem Soal Uraian
Jawaban Responden No Aitem Soal Uraian - Sekolah berkualitas (budaya mutu yang berkarater)
- Sekolah berkarakter dan berbudaya
No
No
No
No
No
Lampiran 9 Kisi-kisi Instrumen Soal Checklist
Sekolah mengintegrasikan nilai PPK dalam menyusun branding sekolah.
2
Branding sekolah tercermin dari tampilan sekolah, suasana, dan prestasi sekolah baik di bidang akademik maupun non akademik.
3
Pembiasaan
Sekolah melaksanakan pembiasaan yang terintegrasi dengan nilai-nilai PPK secara konsisten, mulai dari awal masuk sampai akhir kegiatan sekolah.
4 Sekolah memiliki program yang
mendukung gerakan literasi.
5 Sekolah melaksanakan program yang
mendukung gerakan literasi.
6
Kegiatan Ekstrakurikuler
Sekolah melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler wajib, yang terintegrasi dengan nilai-nilai PPK.
7
Sekolah melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler pilihan yang terintegrasi dengan nilai-nilai PPK.
8
Peraturan Sekolah
Nilai-nilai PPK terintegrasi dalam dokumen peraturan sekolah.
9 Warga sekolah mematuhi peraturan
sekolah.
10 Sekolah melakukan evaluasi
keterlaksanaan peraturan sekolah.
Lampiran 10 Kisi-kisi Instrumen Soal Essai
No soal Aitem
1 Branding sekolah 2 Visi sekolah
3 Prestasi sekolah di bidang akademik 4 Prestasi sekolah di bidang non akademik
5 Program sekolah yang mendukung gerakan literasi 6 Ekstrakurikuler wajib
7 Ektrakurikuler pilihan
8 Peraturan yang ada di sekolah 9 Praktik baik yang dilakukan 10 Kendala-kendala yang dihadapi
Lampiran 11 Identitas Responden dan Surat Pengantar Instrumen Kepada
Yth. Bapak/Ibu Guru
Di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar UPT Kecamatan Depok
Kabupaten Sleman
Dengan hormat,
Mulai tahun 2017, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan salah satu program yaitu Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di satuan pendidikan baik SD/MI, SMP/MTS, maupun SMA/MAN serta SMK. Program PPK dilaksanakan melalui tiga basis yakni PPK berbasis kelas, PPK berbasis budaya sekolah, dan PPK berbasis masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut, mohon kiranya Bapak/Ibu berkenan untuk mengisi instrumen implementasi Program PPK berikut sesuai dengan petunjuk pengisian.
Atas kerja sama yang baik dari Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.
Yogyakarta, Juni 2018
Peneliti I Peneliti II
Aloysia Kirana Purnami
IDENTITAS RESPONDEN PENELITIAN
Bapak/Ibu Mohon berkenan mengisi data berikut dengan benar.
Identitas Responden
Nama : __________________________________
NIP : __________________________________
Tempat, tanggal lahir : __________________________________
Jenis kelamin : __________________________________
Lama Mengajar : __________________________________
Guru Wali kelas : __________________________________
Pendidikan Terakhir : __________________________________
Nama Satuan Pendidikan __________________________________
Status AkreditasiSatuanPendidikan :
__________________________________
Alamat Satuan Pendidikan : __________________________________
__________________________________
Tanda Tangan :
Lampiran 12 Soal Checklist dan Essai
Lampiran 13 Surat Permohonan Validasi Instrumen
Yogyakarta, 24 Mei 2018 Perihal : Surat Permohonan Validasi
Lampiran : 1 Bendel Kepada Yth.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Jogodayoh di tempat
Dengan hormat,
Berkenaan dengan akan dilaksanakannya penelitian di Sekolah Dasar Kabupaten Sleman dengan ini kami mohon dengan hormat bantuan Bapak/Ibu untuk memberikan saran dan masukan mengenai instrumen berupa: instrumen survei (instrumen mengenai Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas, Budaya, Masyarakat) yang akan digunakan dalam penelitian skripsi dengan judul
“Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar se-Kabupaten Sleman”
Tanggapan Bapak/Ibu adalah anonim (tanpa nama) dan dijamin kerahasiaannya. Kami akan menjadi satu-satunya pihak yang dapat mengakses data Bapak/Ibu. Laporan penelitian ini, yang akan disajikan untuk masyarakat umum tidak akan mencantumkan segala informasi personal yang dapat digunakan untuk mengetahui identitas Bapak/Ibu.
Kami mohon Bapak/Ibu berkenan untuk melakukan validasi dengan mengisi rubrik penilaian instrumen. Instrumen penelitian yang sudah divalidasi akan kami ambil kembali dari Bapak/Ibu seminggu setelah penyerahan.
Jika Bapak/Ibu memiliki pertanyaan atau saran, dimohon untuk menghubungi dosen pembimbing kami, Maria Melani Ika Susanti, S.Pd., M.Pd.
dengan alamat e-mail: [email protected] atau dapat menghubungi nomor telepon 081809809444.
Bersama dengan ini kami lampirkan: lembar validasi (instrumen mengenai Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas, Budaya, Masyarakat). Demikian surat permohonan ini kami ajukan, atas bantuan Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.
Mengetahui,
Dosen pembimbing I, Pemohon Koordinator Mahasiswa,
Maria Melani Ika Susanti, S.Pd., M.Pd.
NIP: 198105142005012002
Aloysia Kirana Purnami NIM: 151134018
Lampiran 14 Data Mentah 10 Validasi Ahli SD Joanes Bosco
(BAP)
SD Muhammadiyah Jogodayoh
(S)
SD Muhammadiyah Karangkajen I
(BM)
SD Negeri 4 Wates
(S)
SD Negeri Bantul 1
(Dk)
SD Negeri Bhayangkara
(DP)
SD Negeri Keputran 1
(NWM)
SD Negeri Ungaran
(L)
SMP Negeri 1 Bantul (A)
(TKR)
SMP Negeri 1 Bantul (B)
(H)
178
Lampiran 15 Hasil Rekap Validasi Instrumen Soal
Kompetensi
Lampiran 16 Daftar Cek Dokumentasi Data
Jl. Flamboyan No. 11 Perumnas
Condongcatur 10 √
6 SDN Puren Jl. Tantular 93 Pringwulung
Condongcatur 3 √
7 SDN Sarikarya Jl. Asemgede 48 Kragilan, Condongcatur 3 √
8 SDN Ringinsari Ringinsari, Maguwoharjo 3 √
9 SD N Samirono Jl. Colombo No. 02 Depok 7 √
10 SDN Ambarukmo Gowok, Ambarukmo, Caturtunggal 4 √ 11 SDN Caturtunggal
4 Tempel, Caturtunggal 7 √
12 SDN Caturtunggal 3
Jl. Kaliurang Km 4,5 Kocoran,
Caturtunggal 3 √
13 SDN Babarsari Jl. Babarsari Kledokan 7 √
14 SDN Kledokan Jl. Garuni 3, Kledokan 3 √
15 SDN Karangasem Jl. Candi Gebang 182A Karangasem,
Condongcatur 3 √
Jl. Kaliurang Km 6,5, Kentungan,
Condongcatur 7 √
22 SDN
Caturturtunggal 6 Gang Pinus Janti, Caturtunggal 3 √
23 SDN Depok 1 Mustokorejo, Maguwoharjo 7 √
24 SDN Kalongan Jl. Solo Km 8,5, Kalongan, Maguwoharjo 4 √ 25 SDN Kentungan Jl. Kaliurang Km 6,5 Kentungan,
Condongcatur 7 √
26 SDN Caturtunggal 1
Jl. Pandega Marta I Manggung,
Caturtunggal 3 √ 33 SDN Ngringin Jl. Waringinsari, Ngringin, Condongcatur 3 √
34 SDN Mustokorejo Sopalan, Maguwoharjo 3 √
35 SDN Gambiranom Manukan, Condongcatur 7 √
36 SDN Caturtunggal 7
Jl. Gambir 6b, Karangasem Baru,
Caturtunggal 3 √
37 SDN Bhaktikarya Manukan, Condongcatur 3 √
180
BIOGRAFI PENELITI
Peneliti bernama Agatha Yekti Pranaestuti. Anak kedua dari Bapak Petrus Sucipto dan Ibu FX Partini. Peneliti dilahirkan di Ponorogo, 7 Juni 1997. Peneliti menempuh pendidikan dimulai dari SDK Santa Maria Ponorogo pada tahun 2003. Setelah lulus kemudian melanjutkan Pendidikan Menengah Pertama di SMPK Slamet Riyadi Ponorogo pada tahun 2012. Setelah lulus kemudian
Peneliti bernama Agatha Yekti Pranaestuti. Anak kedua dari Bapak Petrus Sucipto dan Ibu FX Partini. Peneliti dilahirkan di Ponorogo, 7 Juni 1997. Peneliti menempuh pendidikan dimulai dari SDK Santa Maria Ponorogo pada tahun 2003. Setelah lulus kemudian melanjutkan Pendidikan Menengah Pertama di SMPK Slamet Riyadi Ponorogo pada tahun 2012. Setelah lulus kemudian