• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

1. Subjek ST Kategori Kemampuan Tinggi

Pada hasil tes PISA level 3 nomor 1 dan 2 terlihat bahwa subjek mampu merumuskan permasalahan yang terdapat dalam soal tersebut, ditunjukkan dengan subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan atau yang dimaksudkan oleh soal dengan tepat pada lembar jawaban. Ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek menjelaskan pada nomor 1 subjek mengatakan bahwa yang diketahui oleh soal seperti lidi = 27, kulit untuk badan = 19, ban mobil = 30 untuk 1 mobil memerlukan 3 lidi, 2 kulit untuk ban, 4 ban untuk mobil dan yang ditanyakan oleh soal yakni berapa banyak mobil yang dapat dibuat oleh pak Amin dari bahan yang tersedia. Pada soal nomor 2 pada hasil wawancara subjek mengatakan bahwa apa yang diketahui oleh soal yakni jarak ke Karangan = 20 km, kecepatan rata-rata = 2,0 km/jam, waktu tiba di Karangan = 22.00 WITA dan yang dipertanyakan oleh soal yakni pukul berapa Andi memulai pendakian.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara untuk indikator pertama tersebut dapat disimpulkan bahwa subjek ST mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA level 3 nomor 1 dan 2 terlihat bahwa subjek mampu menggunakan strategi penyelesaian dengan baik dan tepat, ditunjukkan dengan subjek mampu menyelesaikan soal level 3 dengan hasil yang tepat pada lembar jawaban. Pada soal nomor 1 subjek menuliskan pada lembar jawaban yakni

27:3=9, 19:2=9,5 dan 30:4 = 7,5 ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa hal pertama yang subjek lakukan adalah dengan melihat angka yang terbanyak dari bahan yang diperlukan, kemudian subjek membagi berdasarkan bahan yang tersedia dan mengambil hasil terkecil yaitu 7. Adapun untuk soal nomor 2 pada hasil tes subjek menuliskan yakni 20km/(2,0km/jam)=10 jam,(10 jam)/(2(2kali lebih cepat saat turun))=5jam,10+5=15jam ,dan 22.00-15=07.00 pagi ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa hal yang dia lakukan adalah membagi antara jarak dan kecepatan rata-rata, kemudian hasilnya dibagi 2 dari 2 kali lebih cepat saat turun hasilnya 5.Selanjutnya menjumlahkan waktu saat mendaki dan turun yaitu 10 ditambah 15 yaitu 15.Terakhir mengurangkannya dengan waktu saat Andi tiba yaitu 22-15=7.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara untuk indikator kedua tersebut dapat disimpulkan bahwa subjek ST mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA soal level 3 nomor 1 dan 2 terlihat subjek mampu menarik sebuah kesimpulan dengan tepat, ditunjukkan pada hasil tes subjek menuliskan kesimpulan akhir yang tepat pada lembar jawaban. Pada soal nomor 1 subjek menuliskan kesimpulan yakni jadi banyaknya mobil yang dapat dibuat oleh pak Amin adalah 7, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa Jika membuat 9 mobil maka akan kekurangan ban, sedangkan membuat 7 mobil, maka ban mobil masih tersisa 2. Adapun untuk nomor 2 pada hasil tes subjek menuliskan yakni jadi Andi harus memulai pendakian pukul 07.00 WITA, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa karena Andi

ingin tiba di Karangan pukul 22.00 WITA, sementara waktu tempuh naik dan turun itu 15 jam. Jadi saya kurangkan antara 22-15=7 , jadi Andi haru memulai pendakiannya pada pukul 7.00 pagi. Berdasarkan hasil tes dan wawancara untuk indikator ketiga tersebut dapat disimpulkan bahwa subjek mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA level 4 nomor 3 dan 4 terlihat bahwa subjek mampu merumuskan permasalahan yang terdapat dalam soal tersebut, subjek ST menusliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan atau yang dimaksudkan soal dengan tepat pada lembar jawaban. Pada soal nomor 3 subjek menuliskan yakni yang diketahui kue kecil berdiameter 10 cm di jual rp 10.000 dan kue besar berdiameter 15 cm dijual rp 15.000 dan yang ditanyakan yakni manakah yang lebih menguntungkan membeli 3 kue kecil atau membeli 2 kue besar, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan hal yang sama seperti apa yang subjek tuliskan pada lembah jawaban, ini menunjukan bahwa subjek memahami betul maksud dari soal nomor 3 ini. Adapun untuk nomor 4 subjek menuliskan pada lembar jawaban yakni diketahui pizza kecil berdiameter 30cm dijual rp 60.000 dan pizza besar berdiameter 40cm dijual rp 80.000 dan yang ditanyakan yakni penjualan porsi pizza manakah yang lebih menguntungkan penjual, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara bahwa subjek menjelaskan hal yang sama seperti yang dituliskan pada lembar jawaban, hal ini menunjukkan bahwa subjek mampu memahami betul maksud dari soal nomor 4 ini. Berdasarkan hasil tes dan wawancara untuk indikator pertama dapat disimpulkan bahwa subjek ST

mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA level 4 nomor 3 untuk indikator kedua subjek ST mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan seharu-hari. Terlihat bahwa subjek mampu menggunakan strategi penyelesaian yang tepat dalam menjawab soal, ditunjukkan subjek menuliskan pada lembar jawaban yakni 10.000×3=30.000 dan 15.000×2=30.000 meskipun subjek tidak menyelesaikan untuk ukurannya namum pada hasil wawancara subjek mengatakan bahwa setelah ditotal kue kecil maupun kue besar diameternya sama yaitu 30 cm dan harganya pun sama yaitu 30.000, jadi tidak ada istilah lebih atau menguntungkan karena ukuran dan harga kue besar atau kecil sama. Adapun untuk soal level 4 nomor 4 untuk indikator kedua subjek tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaiakn permasalahan sehari-hari, dikarenakan pada nomor 4 subjek keliru dalam menjawab soal. Terlihat pada hasil tes subjek menuliskan dilembar jawaban penyelesaian yang tidak begitu jelas yakni 30cm→60.000 dan 40cm→80.000 , ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara ternyata subjek hanya membandingkan selisih keduanya yakni dengan mengatakan bahwa karena diameternya hanya selisih 10 cm tapi harganya selisih 20.000 jadi porsi besar lebih menguntungkan. Subjek hanya membandigkan selisihnya saja tetapi subjek tidak menghitug untuk luas dan harga masing-masing pizza sehingga subjek tidak menyelesaikannya dengan tepat.

Pada hasil tes PISA soal level 4 nomor 3 untuk indikator ketiga subjek ST mampu menfasirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari,

terlihat pada hasil tes subjek mampu menarik kesimpulan akhir dengan tepat yakni dengan menuliskan kedua kue sama-sama menguntungkan. Ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa setelah ditotal kue kecil maupun kue besar diameternya sama yaitu 30 cm dan harganya pun sama yaitu 30.000, jadi tidak ada istilah menguntungkan, hal ini menunjukkan bahwa subjek ST pada nomor 3 tepat dalam menarik kesimpulan. Adapun untuk soal level 4 nomor 4 untuk indikator ketiga subjek ST tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, dikarena tidak tepat dalam menarik kesimpulan yakni kesimpulan akhir subjek adalah pizza yang lebih menguntungkan porsi besar karena nilai diameternya lebih besar dan harganya pun lebih banyak. Subjek pada soal nomor 4 menyelesaikan soal dengan tidak tepat sehingga pada penarikan kesimpulan menjadi tidak tepat, dikarenakan mengambil kesimpulan berdasarkan selisih kedua nilainya saja tetapi tidak menghitug hasil untuk ukuran dan harga pizza.

2. Subjek SS Kategori Kemampuan Sedang

Pada hasil tes PISA soal level 3 nomor 1 dan 2 menunjukkan bahwa subjek mampu merumuskan permasalahan yang terdapat dalam soal level 3 tersebut, terlihat subjek mampu mengetahui apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan atau yang dimaksudkan dalam soal meskipun subjek tidak menuliskannya pada lembar jawaban. Ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara pada soal nomor 1 subjek mengatakan bahwa Jumlah bahan yang tersedia dan jumlah bahan yang dibutuhkan dan yang ditanyakan mencari mobil yang dapat dibuat, hal ini menunjukkan subjek paham maksud dari soal nomor 1. Pada hasil

wawancara subjek nomor 2 subjek mengatakan yang diketahui adalah jarak dan kecepatan serta yang ditanyakan adalah waktunya, meskipun subjek tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan oleh soal nomor 2 tetapi subjek mampu memahami maksud soal nomor 2. Berdasarkan hal tersebut untuk indikator pertama level 3 subjek SS mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA soal level 3 nomor 1 untuk indikator kedua subjek SS mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, terlihat bahwa subjek mampu menggunakan strategi penyelesaian dengan tepat sehingga menghasilkan jawaban yang tepat. Pada hasil tes nomor 1 subjek menuliskan yakni lidi = 27 : 3 = 9, kulit = 19 : 2 = 9,5 dan ban mobil = 30 : 4 = 7,5 , ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal meskipun cara subjek menjelaskan masih sangat kurang. Adapun untuk hasil tes PISA soal level 3 nomor 2 untuk indikator kedua subjek SS tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, terlihat subjek dalam menyelesaikan soal nomor 2 hanya menyelesaikan waktu saat naik yakni t=s/v=(20 jam)/2,0km =10 tetapi tidak untuk waktu saat turun. Setelah ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara dengan menanyakan kepada subjek yakni selain dari hasil pekerjaannya apakah masi ada cara selanjutnya dalam menjawab karena yang dia selesaikan hanya waktu saat naik tetapi tidak untuk turun, subjek mengatakan bahwa subjek tidak tahu lagi cara selanjtnya bagaimana sehingga subjek hanya mengatakan seperti cara yang dituliskannya dalam menentukan waktu Andi saat mulai pendakian. Hal

ini menunjukkan subjek tidak mampu menggunakan strategi yang tepat untuk menyelesaikan soal level 3 nomor2 ini.

Pada hasil tes PISA level 3 nomor 1 indikator ketiga subjek SS mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, terlihat subjek mampu menarik kesimpulan akhir yang tepat. Pada hasil tes subjek menuliskan yakni banyaknya mobil yang dapat dibuat adalah 7 buah, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan karna hanya itu yang bisa ia buat berdasarkan pemikirannya meskipun subjek masih kurang dalam tepat dalam menjelaskann hasilnya tetapi subjek mampu memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menyelesaikannya. Adapun untuk nomor 2 indikator ketiga subjek SS tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, dikarenakan pada penarikan kesimpulan tidak tepat.

Ditunjukkan subjek menuliskan kesimpulan waktu memulai pendakian adalah pukul 10.00 WITA, subjek dalam menyelesaikan soal nomor 2 tidak tepat sehingga mendapatkan kesimpulan akhir yang tidak tepat juga.

Pada hasil tes PISA soal level 4 nomor 3 dan 4 menunjukkan bahwa subjek mampu merumuskan permasalahn dalam soal, terlihat subjek mengetahui apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan atau yang dimaksudkan soal level 3 ini meskipun tidak menuliskannya pada lembah jawaban. Pada hasil wawancara nomor 3 subjek mengatakan bahwa yang ia ketahui adalah tentang kue kecil dan kue besar serta yang ditanyakan kue mana yang lebih menguntungkan, meskipun subjek tidak menuliskan pada lembar jawaban tetapi subjek memahami maksud soal nomor 3. Adapun untuk nomor 4 subjek mampu memahami maksud soal

dengan subjek mengatakan pada saat wawancara yakni yang ia ketahui adalah ukuran dan harga pizza meskipun tidak menuliskan pada lembar jawaban.

Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan subjek SS untuk indikator pertama level 4 subjek mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA level 4 nomor 3 indikator kedua subjek SS mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, ditunjukkan dengan subjek mampu menyelesaikan soal dengan menggunakan strategi yang tepat. Pada hasil tes subjek menuliskan yakni 3 kue kecil = 3

×10.000 = 30.000 dan 2 kue besar = 2 × 15.000 = 30.000, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara bahwa subjek megalikan hasil dari yang diketahuinya meskipun tidak menggunakan kata-kata yang tepat akan tetapi subjek mampu memahami dan menyelesaiakn soal nomor 3 ini. Adapun soal level 4 nomor 4 indikator kedua subjek SS tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, hal ini dikarenakan pada soal nomor 4 subjek tidak mampu menyelesaikannya dikarenakan subjek tidak paham betul cara apa yang harus dia gunakan dalam menyelesaikan nomor 4 ini. Ditelusuri dengan wawancara subjek mengatakan bahwa subjek benar-benar tidak tahu menyelesaikannya sehingga pada lembar jawaban subjek asal kerja saja.

Pada hasil tes PISA level 4 nomor 3 indikator ketiga subjek SS mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, ditunjukkan subjek mampu menarik kesimpulan akhir dengan tepat. Pada hasil tes subjek menuliskan yakni tidak ada yang lebih menguntungkan karena harganya

sama, ditelusi lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa kue kecil dan besar sama-sama menguntungkan. Adapun untuk soal level 4 nomor 4 indikator ketiga subjek SS tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, terlihat subjek tidak mampu menyelesaikan soal nomor 4 dikarenakan subjek tidak mengetahui cara mengerjakannya sehingga subjek tidak dapat menarik kesimpulan untuk nomor 4 ini

3. Subjek SR Kategori Kemampuan Rendah

Pada hasil tes PISA soal level 3 nomor 1 dan 2 menunjukkan bahwa subjek mampu merumuskan permasalahan yang terdapat dalam soal meskipun pada lembar jawaban subjek tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan oleh soal level 3 tersebut. Ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara untuk nomor 1 subjek mengatakan bahwa jumlah bahan yang tersedia dan jumlah bahan yang diperlukan. Dan hasil wawancara untuk nomor 2 subjek mengatakan bahwa yang diketahui adalah waktu dan kecepatan rata-ratanya. Hal ini menunjukkan bahwa subjek paham betul tentang apa yang dimaksudkan soal level 3 ini. Berdasarkan hal tersebut untuk indikator pertama soal level 3 subjek SR mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Pada tes PISA soal level 3 nomor 1 untuk indikator kedua subjek SR mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

Ditunjukkan bahwa subjek dapat menyelesaikan soal dengan menggunakan strategi dengan tepat meskipun tidak menuliskannya pada lembar jawaban. Dapat

dilihat pada hasil wawancara subjek untuk nomor 1 mengatakan bahwa Dengan cara membagi jumlah bahan yang tersedia dengan jumlah yang dibutuhkan, hal ini menunjukkan bahwa subjek mampu menyelesaikan soal nomor 1 meskipun tidak menuliskannya pada lembar jawaban. Adapun untuk soal level 3 nomr 2 indikator kedua subjek SR tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, dilihat pada hasil tes subjek menuliskan t = s:v = 20 : 2,0 = 0,1 jam dikali 60 = 6 menit – 22.00 = 21.01. hal ini menunjukkan subjek tidak tepat dalam menggunakan strategi penyelesaian dan tidak tepat dalam mengoperasikan perhitungan dengan benar yang seharusnya 20 : 2,0 hasilnya adalah 10.

Pada hasil tes PISA level 3 soal nomor 1 dan 2 untuk indikator pertama subjek SR tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Dilihat pada hasil tes nomor 1 subjek menuliskan kesimpulan yakni 9 mobil yang bisa pak Amin buat karena 1 mobil memakai 3 lidi, kulit 2 dan ban 4, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa dari semua hasil dari jumlah yang tersedia dengan jumlah yang dibutuhkan telah dibagi dan hasilnya adalah 9 maka mobil yang dapat dibuat adalah 9 mobil, hal ini menunjukkan subjek keliru dalam menarik kesimpulan pada soal nomor 1 Pada soal nomor 2 subjek tidak menuliskan kesimpulannya pada lembar jawaban tetapi pada hasil wawancara subjek mengatakan bahwa Andi harus memulai pendakiannya pukul 21:01, hal ini menunjukkan bahwa subjek tidak tepat dalam menarik kesimpulan karena dalam proses penyelesaianya kurang tepat.

Pada hasil tes PISA soal level 4 nomor 3 dan 4 menunjukkan bahwa subjek mampu merumuskan permasalahan yang terdapat dalam soal meskipun subjek tidak menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan oleh soal level 4 tersebut. Dapat dilihat pada hasil wawancara nomor 3 subjek mengatakan bahwa yang ia ketahui adalah tentang kue besar dan kue kecil, dapat dilihat subjek mampu mengetahui apa yang diketahui oleh soal nomor 3. Dan pada hasil wawancara nomor 4 subjek mengatakan bahwa yang subjek ketahui yakni tentang pizza besar dan pizza kecil, hal ini menunjukkan subjek mengetahu apa yang diketahui oleh soal dan yang dimaksudkan soal. Berdasarkan hal tersebut untuk indikator pertama soal level 4 subjek SR mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Pada hasil tes PISA level 4 nomor 3 untuk indikator kedua subjek SR mampu menggunakan matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari.

Ditunjukkan subjek mempu menggunakan strategi penyelesaian yang tepat dengan menuliskan pada lembar jawaban yakni kalau 3kue kecil= 30.000 dan kalau 2 kue besar = 30.000, ditesuluri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa Karena kalau 3 kue kecil=30.000 dan kalau 2 kue besar = 30.000, subjek menuliskan langkah-langkah penyelesaiannya dan menjelaskan bagaimana sehingga subjek menuliskan jawaban seperti yang dituliskan subjek.

Adapun untuk soal level 4 nomor 4 untuk indikator kedua subjek SR tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaiakan permasalahan sehari-hari. Hal ini ditunjukkan subjek tidak mampu menggunakan strategi penyelesaian yang tepat dengan menuliskan pada lembar jawaban yakni 000/(π 30.60)=100/3π dan

000/(π 40.80)=100/4π , ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa saya menuliskan rumus dan menyelesaikannya seperti yang dituliskan pada lembar jawaban.hasil pizza yang kecil 33 sedangkan hasil pizza yang besar adalah 25. Hal ini menunjukkan bahwa subjek tidak tepat dalam menetukan strategi penyelesaian dan kurang mampu dalam mengoperasikan perhitungan.

Pada hasil tes PISA soal level 4 nomor 3 dan 4 subjek menunjukkan bahwa subjek tidak tepat dalam menarik sebuah kesimpulan akhir. Ditunjukkan pada penarikan kesimpulan nomor 3 subjek menuliskan pada lembar jawaban yakni yang lebih menguntungkan 3 kue kecil, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa mengatakan Kue besar dan kue kecil harganya 30.000, kue kecil kita dapat 3 sedangkan kue besar kita dapat 2 itulah mengapa kue kecil lebih menguntungkan. Hal ini menunjukkan subjek dengan mampu menggunakan penafsirannya dalam menarik kesimpulan. Pada penarikan kesimpulan nomor 4 subjek menuliskan yakni paling murah adalah 80.000, ditelusuri lebih lanjut dengan wawancara subjek mengatakan bahwa hasil pizza yang kecil 33 sedangkan hasil pizza yang besar adalah 25, jadi pizza yang paling murah adalah yang berukuran besar.hal ini menunjukkan bahwa subjek tidak tepat dalam menentuka kesimpulan akhir dikarenakan pada proses penyelesaian soal tidak tepat pula. Berdasarkan hal tersebut soal level 4 untuk indikator ketiga subjek SR tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.