• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

G. Pemeriksaan Keabsahan Data

Penelitian kualitatif harus mengungkapkan fakta secara rasional sehingga keabsahan data sangat diperlukandalam penelitian kualitatif. Keabsahan data reliabilitas penelitian kualitatif dapat terpenuhi. Keabsahan data dapat diperoleh dengan triangulasi. Sugiyono (2017) menyatakan bahwa triangulasi utnuk menguji reliabilitas diartikan sebagai verifikasi kebenaran data dari berbagai sumber waktu dan berbagai cara.

Dalam memenuhi keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan triangulasi metode. Triangulasi metode dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda. Triangulasi metode dalam penelitian ini yaitu membandingkan data dan informasi dari beberapa informan/subjek dengan cara yang berbeda untuk mengecek atau memperoleh kebenaran. Melalui berbagaia perspektif atau pandangan diharapkan memperoleh hasil yang mendekati kebenaran dan selanjutnya dideskripsikan.

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Pada tahap ini disajikan hasil penelitian tentang kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal PISA matematika ditinjau dari kemampuan awal.

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 26 Makassar dan kelas IX.3 yang menjadi subjek dalam penelitian ini. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini ada 3 (tiga) yaitu tes kemampuan awal, tes PISA matematika dan wawancara.

Hal pertama yang dilakukan adalah memberikan tes kemampuan awal pada siswa kelas IX.3. penelitian ini dilakukan secara virtual pada hari jumat, 23 Oktober 2020. Tes kemampuan awal yang dikembangkan bertujuan untuk pemilihan subjek penelitian yang kemudian dikategorikan berdasarkan kemampuan tinggi, kemampuan sedang, dan kemampuan rendah. Berikut hasil tes kemampuan awal siswa kelas IX.3 SMP Negeri 26 Makassar :

Tabel 4.1. hasil tes kemampuan awal siswa kelas IX.3 SMP Negeri 26 Makassar

Kemampuan awal Jumlah siswa

Tinggi Sedang Rendah

3 orang 6 orang 6 orang 15 orang

Berdasarkan tabel diatas diperoleh bahwa dari 15 orang siswa yang mengikuti tes kemampuan awal terdapat tiga orang pada kelompok kemampuan tinggi, enam orang siswa pada kelompok kemampuan sedang, dan enam orang siswa pada kelompok kemampuan rendah.

Subjek dalam penelitian ini digunakan 3 subjek yang terdiri dari 1 subjek dengan kemampuan tinggi, 1 subjek dari kemampuan sedang, dan 1 subjek dari kemampuan rendah. Selanjutnya diberika soal PISA matematika level 3 nomor 1 dan 2, dan level 4 nomor 3 dan 4 yang diperkuat dengan wawancara kepada masing-masing subjek guna mengungkap kemampuan yang dimiliki siswa selama mengerjakan soal PISA matematika yang diberikan. Pemilihan tiga subjek penelitian tersebut, juga didasarkan pada kemampuan berkomunikasi yang dimiliki siswa, dengan meminta pertimbangan dari guru disekolah. Pemilihan subjek juga berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada setiap siswa yang mengerjakan soal tes kemampuan awal guna mengetahui apakah data yang diberikan merupakan hasil pekerjaannya sendiri atau ada pihak ketiga yang membantu siswa tersebut dalam menyelesaikan tes kemampuan awal yang diberikan.

Adapun subjek penelitian tersebut ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel 4.2 subjek penelitian

No. Kemampuan awal Nama Subjek Inisial

1. Kategori tinggi Farhan Febrari ST

2. Kategori sedang Sofa Auliyah SS

3. Kategori rendah Stephanie revaline SR

Untuk memudahkan dalam menganalisis data maka peneliti memberikan kode untuk pewawancara dan subjek penelitian. Kode pewawancara pada transkip diberi kode P kemudian dilanjutkan dengan satu digit angka yang menyatakan nomor soal kemudian dilanjutkan titik dan dua digit angka setelah titik tersebut yang menandakan urutan pertanyaan terhadap satu subjek, contoh petanyaan pertama subjek satu pada soal nomor satu “ P1.01”. Adapun kode petikan jawaban subjek diawali dengan inisial dari subjek tersebut seperti “ST”. Kemudian diikuti oleh 3 digit angka digit ke 3 menyatakan urutan pertanyaan subjek dan 2 digit terakhir menyatakan urutan petikan jawaban pada setiap soal. Sebagai contoh, petika jawaban “ST.01” menyatakan petikan jawaban urutan pertama oleh subjek satu atas nama Farhan Febrari.

B. Paparan Data

1. Paparan Data Hasil Tes dan Wawancara Dalam Menyelesaikan Soal PISA Matematika Subjek ST Kategori Kemampuan Tinggi

a. Analisis Soal Level 3

1) Indikator memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permalahan sehari-hari

Gambar 4.1 Hasil tertulis indikator 1 level 3 soal nomor 1 dan 2 subjek ST

Berikut paparan hasil wawancara dengan subjek FF level 3 nomor 1 dan 2 : P1.01 : Apa yang mampu Anda pahami pada soal nomor 1?

ST1.01 : Yang mampu saya pahami yaitu cara menyatukan bahan-bahan dalam membuat mobil dari kulit jeruk berdasarkan bahan yang tersedia.

P1.02 : Berapa jumlah bahan yang tersedia pada soal dan apa yang ditanyakan pada soal nomor 1?

ST1.02 : Lidi sebanyak 27, kulit jeruknya 19 dan 30 ban mobil. Dan yang ditanyakan itu berapa banyak mobil yang dapat dibuat oleh pak Amin dari bahan yang tersedia.

P2.03 : Selanjutnya untuk nomor 2, apa yang mampu Anda ketahui pada soal nomor 2?

ST2.03 : Waktu yang ditempuh saat mendaki dan waktu yang ditempuh saat turun..

P2.04 : Apa yang Anda ingin ketahui pada soal nomor 2?

ST2.04 : Pukul berapa Andi harus mendaki kepuncak gunung Latimojong.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara soal level 3 diatas dapat disimpulkan subjek ST mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan masalah sehari-hari. Dilihat pada hasil tes level 3 nomor 1 dan 2 subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakana atau yang dimaksudkan soal. Pada petikan (ST1.01) yakni subjek merumuskan untuk nomor 1 bahwa pak Amin dapat menyatukan bahan-bahan yang tersedia dalam membuat mobil-mobilan, subjek memahami maksud dari soal sehinga subjek mengetahui apa yang ditanyakan oleh soal. Dan kutipan ST2.03 bahwa subjek mampu merumuskan apa yang seharusnya diketahui oleh soal nomor 2 yakni waktu yang ditembuh saat mendaki serta waktu yang ditempuh saat turun dan mampu mengetahui apa yang ditanyakan dari soal nomor 2 yakni pukul berapa Andi harus memulai pendakian.

2) Indikator kemampuan menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari

Gambar 4.2 Hasil tertulis indikator 2 soal level 3 nomor 1 dan 2 subjek ST

Berikut hasil paparan wawancara level 3 nomor 1 dan 2 subjek ff :

P1.05 : Bagaimana cara Anada atau langkah-langkah dalam menjawab soal nomor 1 tersebut?

ST1.05 : Pertama, saya melihat angka yang terbanyak dari bahan yang diperlukan, kemudian saya bagi berdasarkan bahan yang tersedia dan mengambil hasil terkecilnya yaitu 7.

P1.06 : Apakah sulit dalam penyelesaian soal nomor 1 ini?

ST1.046 : Mudah ji kak.

PI.07 : Apa alasan Anda?

ST1.07 : Karena sudah jelas bahan yang tersedia dan bahan yang diperlukan.

P2.08 : Lanjut nomor2, mengapa Anda menggunakan cara seperti yang dituliskan dalam menyelesaikan soal nomor 2?

ST2.08 : Karena sudah diketahui jarak, kecepatan rata-rata, dan perkiraan tiba di Karangan.

P2.09 : Bagaimana cara Anda menyelesaikan soal nomor 2?

ST2.09 : Membagi antara jarak dan kecepatan rata-rata, kemudian hasilnya dibagi 2 dari 2 kali lebih cepat saat turun hasilnya 5.Selanjutnya menjumlahkan waktu saat mendaki dan turun yaitu 10 ditambah 15 yaitu 15.Terakhir mengurangkannya dengan waktu saat Andi tiba yaitu 22-15=7.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara soal level 3 subjek ST diatas, Dapat disimpulkan subjek mampu menggunakan matematika dalam menyelesaikan

masalah sehari-hari, subjek mampu menyelesaikan soal nomor 1 dan 2 dengan menggunakan strategi penyelesaian dengan tepat. Dilihat pada kutipan ST1.05 yakni subjek menjelaskan strateginya secara efektif dalam menyelesaikan soal nomor 1, subjek membagi antara bahan tersedia dengan bahan yang diperlukan kemudian mengambil angka terkecil yaitu 7. Dan kutipan pada ST2.09 bahwa untuk mengetahui waktu dalam memulai pendakian yakni membagi jarak dan kecepatan rata-rata yang ditempuh saat mendakit, kemudian hasilnya dibagi dari 2 kali kecepatan saat turun, selanjutnya menjumlahkan hasil dari keduanya dan mengurankannya dengan waktu saat Andi tiba di Karangan yaitu 22.00 – 15 = 7.00.

3) Indikator kemampuan menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari

Gambar 4.3 Hasil tertulis indikator 3 soal level 3 nomor 1 dan 2 subjek ST

Berikut paparan hasil wawancara subjek ff :

P1.10 : Apa yang dapat Anda simpulkan pada soal nomor 1?

ST1.10 : Pak Amin dapat mebuat mobil sebanyak 7 buah.

P1.11 : Bagaimana cara Anda dalam menarik sebuah kesimpulan pada soal nomor 1?

ST1.11 : Karena hanya 2 angka yang berbeda dari hasil yang saya dapatkan yaitu 9 dan 7. Jika membuat 9 mobil maka akan kekurangan ban, sedangkan membuat 7 mobil, maka ban mobil masih tersisa 2. Sehingga saya mengambil kesimpulan 7 buah mobil.

P2.12 : Untuk nomor 2, menurut Anda Andi harus mendaki pukul 7.00?

Jelaskan!

ST2.12 : Iye kak, karena Andi ingin tiba di Karangan pukul 22.00 WITA, sementara waktu tempuh naik dan turun itu 15 jam. Jadi saya kurangkan antara 22-15=7 kira-kira begitu.

P2.13 :Jadi kesimpulannya adalah ?

ST2.13 : Andi haru memulai pendakiannya pada pukul 7.00 pagi.

Berdasarka hasil tes dan wawancara soal level 3 subjek ST diatas, dapat disimpulkan subjek ST mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Dilihat pada kutipan ST1.11 yakni subjek mampu menafsirkan dan menggunakan penalarannya dalam menarik sebuah kesimpulan.

Subjek menjelaskan bahwa mobil yang dapat dibuat adalah 7 karena hanya ada 2 angka yang berbeda dari hasil yang didapatkannya, jika membuat 9 maka kekurangan ban sedangkan jika membuat 7 masih tersisa 2. Dan kutipan pada ST2.12 yakni untuk mengetahui kapan Andi harus memulai pendakiannya yaitu

dengan mengurangkan waktu tiba dan waktu yang ditempuh saat turun dan naik.

Subjek menarik kesimpulan bahwa Andi harus memulai pendakiannya pukul 07.00 pagi agar dapat tiba pada pukul 22.00 WITA.

b. Analisis soal level 4

1) Indikator Kemampuan Memodelkan Soal Kebentuk Matematika Untuk Merumuskan Permasalahan Sehari-hari

Gambar 4.4 Hasil tertulis indikator 1 soal level 4 nomor 3 dan 4 subjek ST

Berikut paparan hasil wawancara level 4 subjek FF :

P3.01 : Pada soal nomor 3, apa yang mampu Anda katahui?

ST3.01 : Keu kecil berdiametr 10 cm dijual dengan harga 10.000 dan kue besar bediameter 15 cm dijual 15.000 rupiah.

P3.02 : Apa yang diminta oleh soal nomor 3?

ST3.02 : Manakah yang lebih menguntungkan antara membeli 3 kue kecil atau membeli 2 kue besar.

P4.03 : Kemudian untuk nomor 4, apa yang dapat Anda ketahui?

ST4.03 : Pizza kecil diameter 30 cm dijual 60.00 dan pizza besar diameter 40cm di jual 80.000.

P4.04 : Selain diketahui ukuran dan harganya seperti yang dituliskan, apakah masi ada yang dapat diketuhui ?

ST4.04 : Pizza memiliki rasa dan ketebalan yang sama.

P4.05 : Pada soal nomor 4 ini,apa yang ingin dikutahui atau yang ingin dicari?

ST4.04 : Penjualan pizza yang mana yang menguntungkan penjual.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara soal level 4 subjek ST diatas, dapat disimpulkan subjek mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari. Pada hasil tes subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dengan tepat pada soal nomor 3 dan 4. Dilihat pada kutipan ST3.01 yakni Keu kecil berdiametr 10 cm dijual dengan harga 10.000 dan kue besar bediameter 15 cm dijual 15.000 rupiah, subjek juga mampu mengetahui apa yang ditanyakan soal. Dan pada kutipan ST4.03 yakni subjek menjelaskan bahwa pizza kecil memiliki diameter 30 cm dijual dengan harga 60.000 dan pizza besar yang memiliki diameter 40 cm dijual dengan harga

80.000, pada kutipan ST4.04 juga subjek mampu mengetahui apa yang ditanyakan oleh soal.

2) Indikator Kemampuan Menggunakan Matematika Untuk Menyelesaikan Permasalahan Sehari-hari

Gambar 4.5 Hasil tertulis indikator 2 level 3 nomor 3 dan 4 subjek ST

Berikut paparan wawancara subjek FF:

P3.05 : Jelaskan bagaimana cara Anda dalam menjawab soal nomor 3?

ST3.05 : saya masing-masing mengalikan harga kue dengan jumlah kue yang ada.

P3.06 : Apa yang Anda dapatkan dari mengalikannya ?

ST3.06 : Saya mendapatkan semua nilainya sama yaitu 30.000.

P3.07 : Apa menurut Anda sudah tidak ada cara lain untuk mengetahuinya?

ST3.07 : tidak tau kak, mugkin jawaban saya kurang tepat atau masi ada jawaban yang lebih baik.

P4.08 : Bagaimana Anda menyelesaikan soal nomor 4?

ST4.08 : Dengan cara membandingkan selisih keduanya.

P4.09 :Apa hasil yang Anda dapatkan setelah membandingkan selisihnya?

ST4.09 : Diameternya hanya selisih 1o cm tapi harganya selisih 20.000.

Pada hasil tes dan wawancara soal level 4 nomor 3 subjek ST diatas, dapat disimpulkan bahwa subjek mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Dilihat pada kutipan ST3.05 yakni subjek menggunakan strategi penyelesaian dengan tepat dengan cara mengalikan harga kue dengan jumlah kue yang ada, subjek mampu menyelesaikannya soal level 4 nomor 3 dengan tepat menggunakan penalarannya. Adaun untuk soal level 4 nomor 4 masih kurang tepat dalam menyelesaikannya, dilihat pada hasil tes subjek menjawab soal tidak begitu jelas dan pada kutipan P4.09 subjek menyelesaikannya dengan cara hanya membandingkan selisih antar kedua nilainya. Subjek tidak menghitug untuk luas dan harga masing-masing pizza sehingga subjek tidak menyelesaikannya dengan tepat. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa subjek tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

3) Indikator Kemampuan Menafsirkan Matematika Untuk Menyelesaiakan Masalah Sehari-hari

Gambar 4.6 Hasil tertulis indikator 3 level 3 nomor 3 dan 4 subjek ST

Berikut hasil paparan wawancara subjek FF :

P3.10 : Mengapa 3 kue kecil dan 2 kue besar sama-sama menguntungkan?

ST3.10 : Setelah ditotal kue kecil maupun kue besar diameternya sama yaitu 30 cm dan harganya pun sama yaitu 30.000. Jadi tidak ada istilah menguntungkan.

P3.11 : Kenapa bukan kue besar atau kecil yang menguntungkan?

ST3.11 : Karena sama kak nilainya menurutku.

P4.12 : Selanjutnya, apa yang dapat Anda simpulkan pada soal nomor 4?

ST4.12 : Penjualan porsi besar lebih menguntungkan.

P4.13 :Mengapa kue porsi besar lebih menguntungkan ?

ST4.13 : Karena diameternya selisi 10 cm tapi harganya selisih 20.000 jadi porsi besar lebih menguntungkan.

P4.14 : Jadi pizza keciltidak menguntungkan penjual?

ST4.14 :Menguntungkan ji juga kak,cuman menurutku lebih untung porsi besar.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara subjek ST untuk level 4 nomor 3, dapat disimpulkan subjek mampu menafsirkan matematika dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari, dapat dilihat pada hasil tes subjek mampu menarik kesimpulan dengan tepat dan kutipan ST3.10 subjek mengatakan bahwa Setelah ditotal kue kecil maupun kue besar diameternya sama yaitu 30 cm dan harganya pun sama yaitu 30.000, jadi tidak ada istilah menguntungkan. Adapun pada level 4 nomor 4 subjek tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari, dapat dilihat pada hasil tes dan wawancara subjek menyelesaikan soal dengan strategi yang kurang tepat sehingga pada penarikan kesimpulan subjek menjadi tidak tepat.

2. Paparan Data Hasil Tes dan Wawancara Dalam Menyelesaikan Soal PISA Matematika Subjek SS Kategori Kemampuan Sedang

a. Analisis Soal Level 3

1) Indikator Kemampuan Memodelkan soal Kebentuk Matematika Untuk Merumuskan Permasalahan Sehari-hari

Gambar 4.7 Hasil tertulis indikator 1 level 3 nomor 1 dan 2 subjek SS

Berikut paparan hasil wawancara subjek SA :

P1.01 : Apa yang mampu Anda ketahui pada soal nomor 1?

SS1.01 : Jumlah bahan yang tersedia dan jumlah bahan yang dibutuhkan.

P1.02 : Apa yang anda pahami dari apa yang ditanyakan soal nomor 1?

SS1.02 :Yang saya pahami dari nomor 1 adalah mencari banyaknya mobil yang dapat dibuat.

P2.03 : Selanjutnya, p ada soal nomor 2 apa yang Anda ketahui?

SS2.03 : Waktu mendaki.

P2.04 : Menurut Anda apa yang diinginkan soal nomor 2?

SS2.04 :jarak dan kecepatan kak.

P2.05 : Jadi soal nomor 2 ini diketahui jarak dan kecepatannya?

SS2.05 : Iye kak.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara soal level 3 subjek SS diatas, dapat disimpulkan subjek mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari. Dilihat pada kutipan SS1.01 subjek menjelaskan apa yang diketahui dalam soal yakni jumlah bahan yang tersedia dan jumlah bahan yang dibutuhkan, meskipun subjek tidak menuliskan hal yang diketahui pada lembar jawaban tetapi subjek mampu memahami tujuan dari soal.

Subjek memahami apa yang ditanyakan soal agar dapat merumuskan permasalahannya meskipun pada lembar jawaban subjek tidak menuliskan apa

yang ditanyakan, tetapi subjek menuliskan apa yang harus ia lakukan agar dapat menemukan penyelesaiannya. Adapun pada soal nomor 2 subjek SA tidak menuliskan apa yang diketahui soal dan apa yang ditanyakan soal, subjek hanya menjelaskan pada soal nomor 1 ini yang diketahui adalah jarak dan kecepatan, dapat dilihat pada kutipan SS2.04 mengatakan yang diketahui adalah jarak dan kecepatannya. Subjek mampu memahami maksud soal dengan mengatakan yang ditanyakn itu waktunya meskipun subjek tidak mengatakan dengan tepat bahwa yang dimaksud adalah waktu Andi memulai pendakian.

2) Indikator Kemampuan Menggunakan Matematika Untuk Menyelesaikan Permasalahan Sehari-hari

Gambar 4.8 Hasil tertulis indikator 2 level 3 soal nomor 1 dan 2 subjek SS

Berikut paparan hasil wawancara subjek SA :

P1.06 : Bagaimana cara Anda menjawab soal nomor 1?

SS1.06 : Harus dibagi dengan bahan yang ada.

P1.07 : Dapatkah anda menjelaskan jawaban yang Anda tuliskan?

SS1.07 :Pertaman, lidi = 27 dibagi 3 = 9, begitu seterunya.

P1.08 : Maksun saya bagaimana cara Anda atau langkah-langkah Anda sehingga mendapatkan hasil 7 itu ?

SS1.08 : karena 7 ji memenag bisa na buat kak.

P2.09 : Apa hal pertama yang Anda lakukan untuk menjawab soal nomor 2?

SS2.09 : Menuliskan rumusnya kak yaitu t = s/v.

P2.10 : Langkah selanjutnya bagaimana?

SS2.10 :Masukkan rumus, lalu nilainya dan hasilnya itu mi kak.

P2.10 : Berapa hasilnya?

SS2.10 : 10.00 WITA.

P2.11 : Selain dari penyelesaian yang Anda tuliskan, apakah masi ada yang perlu diselesaikan karna yang kakak lihat Anda hanya menghitung waktu saat naik tetapi tidak untuk turunnya?

SS2.11 : Tidak ku tau mi kalau begitu kak, karna begitu ji saya pahami sehingga saya mendapatkan waktunya, kalau cara lain tidak ku tau mi.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara subjek SS level 3 nomor 1 diatas, dapat disimpulkan subjek mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Dilihat subjek menuliskan langkah-langkahnya dalam menyelesaikan soal nomor 1, pada hasil wawancara subjek menjelaskan

langkah-langkah dalam menyelesaikan soal meskipun cara subjek menjelaskan masih sangat kurang.

Adapun untuk soal nomor 2 dilihat pada lembar jawaban subjek menuliskan penyelesaian waktu yang dibutuhkan saat naik tetapi tidak untuk waktu saat turun. Subjek menggunakan stategi yang benar dalam menentukan waktu saat naik meskipun tidak menyelesaiakn secara keseluruhan. Setelah diwawancarai lebih lanjut tentang apakah masi ada cara selanjutya dalam mendapatkan penyelesaian akhir, namum pada kutipan SS2.11 subjek mengatakan bahwa “Tidak ku tau mi kalau begitu kak, karna begitu ji saya pahami sehingga saya mendapatkan waktunya, kalau cara lain tidak ku tau mi” hal ini menunjukkan bahwa subjek tidak mampu menyelesaikan soal nomor 2 ini. Berdasarkan hal tesebut dapat disimpulkan level 3 nomor 2, subjek tidak mampu menggunakan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

3) Indikator Kemampuan Menafsirkan matematika Untuk Menyelesaikan Permasalahan Sehar-hari

Gambar 4.9 Hasil tertulis indikator 3 soal nomor 1 subjek SA

Berikut paparan hasil wawancara subjek SA:

P1.12 : Apa yang dapat Anda simpulkan pada soal nomor 1?

SS1.12 : Pak Amin dapat membuat mobil sebanyak 7 buah.

P1.13 : Mengapa mengatakan hanya 7 mobil yang dapat dibuat?

SS1.13 : Karena memang begituji yang bisa dibuat kak.

P1.14 : Jadi kesimpulan akhir ta 7 buah ?

SS1.14 : Iye kak.

P2.15 : Selanjutnya untuk nomor 2. apa kesimpulan akhir Anda?

SS2.15 : Andi memulai pendakian pukul 10:00 WITA.

P2.16 : Jadi Andi harus memulai pendakiannya pada pukul 10.00 WITA?

SS2.16 : Iye kak.

Berdasarkan hasil tes dan wawancara level 3 subjek SS diatas, pada soal nomor 1 dapat disimpulkan subjek mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Dilihat pada lembar jawaban subjek menuliskan kesimpulan yang tepat yakni banyaknya mobil yang dapat dibuat adalah 7 buah, meskipun hasil wawancara tidak memberikan penjelasan yang tepat akan tetapi subjek mampu menggunakan penalarannya dalam menarik sebuah kesimpulan akhir. Adapun untuk soal nomor 2 subjek tidak tepat dalam menarik kesimpulan dikarenakan pada hasil penyelesaian subjek tidak mendapatkan hasil yang tepat. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan pada level 3 soal nomor 2 subjek tidak mampu menafsirkan matematika untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

b. Analisis soal level 4

1) Indikator Kemampuan Memodelkan soal Kebentuk Matematika Untuk Merumuskan Permasalahan Sehari-hari

Berikut paparan hasil wawancara level 3 subjek SS :

P3.01 : Apa yang Anda ketahui pada soal nomor 3?

SS3.01 : Kue besar dan kue kecil.

P3.02 : Pada soal nomor 1 apa yang Anda pahami?

SS3.02 : Yang saya tau jika kue diakali harganya maka menghasilkan harga dari keseluruhan kue.

P3.03 : Apa yang ditanyakan oleh soal nomor 3?

SS3.03 : Keu mana yang menguntungkan pembeli.

P4.04 : Apa yang Anda ketahui untuk soal nomor 4?

SS3.04 : Ukuran dan harga kuenya.

P4.05 : Apa yang ditanyakan oleh soal nomor 4?

SS4.05 : Sebenarnya tidak ku pahami nomor 4 kak, asal kerja ji ka saja.

Berdasarkan paparan wawancara diatas subjek SS pada level 4 nomor 3 dan 4 subjek mampu memodelkan soal kebentuk matematika untuk merumuskan permasalahan sehari-hari, meskipun subjek tidak menuliskan apa yang diketahui soal pada lembar jawaban akan tetapi subjek mampu memamahami maksud soal dan apa yang diinginkan oleh soal. Dilihat pada kutipan SS3.01 sebjek

menjelaskan apa yang diketahui oleh soal nomor 3 dan pada kutipan SS3.04 subjek juga mengetahui apa yang dimaksud oleh soal nomor 4.

2) Indikator Kemampuan Menggunakan Matematika Untuk Menyelesaikan Permasalahan Sehari-hari

Gambar 4.10 Hasil tertulis indikator 2 soal nomor 3 subjek SA

Berikut paparan hasil wawancara level 4 subjek SS :

P3.06 : Bagaimana cara Anda menjawab soal nomor 3?

SS3.06 :Dengan mengalikan jumlah dan harga kuenya.

P3.07 :Apa hasil penyelesaian yang Anda dapatkan ?

SS3.07 : Hasilnya sama yaitu 30.000.

P4.08 : Kemudian, pada soal nomor 4 apa yang mampu Anda pahami?

SS4.08 : Tidak saya tau nomor 4 kak, langsung ji saya jawab begitu.

SS4.08 : Tidak saya tau nomor 4 kak, langsung ji saya jawab begitu.