BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil analisis data
1. Uji coba Analisis Instrumen
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa siswa yang menjawab sangat tidak sesuai (STS) sebanyak 9 siswa (20,5%), yang menjawab tidak sesuai (TS) sebanyak 7 siswa (15,9%), yang menjawab sesuai (S) sebanyak 15 siswa (34,1%), yang menjawab sangat sesuai (SS) sebanyak 13 siswa (29,5%). Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa lebih banyak siswa yang sesuai menjawab pertanyaan yang diberikan oleh peneliti walaupun masih ada beberapa siswa yang belum memahami pertanyaan tersebut.
B. Hasil Analisis Data
1. Uji Coba Analisis Instrumen a. Uji Validitas
Uji validitas dan reliabilitas tes tulis dalam penelitian ini menggunakan aplikasi program yang bernama statistical package for the social sciences (SPSS) versi 21.00, uji
Y10
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
93
validitas dengan kesahihan item instrument dalam penelitian ini menghasilkan item valid dan gugur dengan kriteria validitas > 0,4438 maka dikatakan valid dan skala alpha cronbach > 0,5 untuk dapat dikatakan reliable. Berikut daftar item yang valid dan tidak valid dalam uji coba instrument.
Tabel 4.18
Hasil Uji Validitas Kecerdasan Linguistik
No. Aspek Item berjumlah 44 responden dengan total 20 item soal, variabel Y mempunyai 20 item. Dan karena ada item yang tidak valid atau drop sebanyak 10 item, maka hanya ada 10 item yang valid. Adapun mengenai output hasil uji validitas di SPSS versi 21.00 dapat dilihat sebagaimana terlampir.
b. Uji Reliabilitas
Adapun uji reliabilitas yakni derajat kepercayaan yang diperoleh dari hasil tes tulis sebagai metode pengumpulan data yakni kriteria 0,5 untuk variabel Y maka disebut reliabel.
Berdasarkan perhitungan dengan rumus alpha cronbach, skala kecerdasan linguistik memiliki derajat reliabilitas
94
sebesar 0,823 dengan 10 item yang valid. Dengan hasil sebagai berikut:
Tabel 4.19
Hasil uji reliabilitas Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan linguistik memiliki derajat reliabilitas sebesar 0,823 dengan 10 item yang valid.
Hal ini berarti instrumen yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data cukup dapat dipercaya sebagai alat pengumpulan data.
2. Uji Prasyarat Analisis a. Uji Normalitas
Setelah diperoleh data, maka langkah selanjutnya yaitu mencari uji normalitas untuk setiap variabel penelitian.
Dalam pengujian normalitas peneliti menggunakan uji one-sample kolmogrov-smirnov dengan bantuan statistical package for the social sciences (SPSS) versi 21.00.
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha
N of Items
,823 10
95 Tabel 4.20
Uji Normalitas Keterampilan Berbicara dan Kecerdasan Linguistik
Berdasarkan uji normalitas data yang diambil dari tabel Kolmogrof-Smirnov yang dilakukan dengan menggunakan Statistical Package For The Social Sciencers (SPSS) tipe 21.00. Uji variabel X (keterampilan berbicara) memiliki nilai signifikansi 0,104 dan variabel Y (kecerdasan linguistik) memiliki nilai signifikansi 0,820. Maka dapat disimpulkan data kedua variabel tersebut lebih dari 0,05 (0,104 > 0,05) artinya uji variabel X (keterampilan berbicara) berdistribusi normal dan (0,820 > 0,05) artinya variabel Y (kecerdasan linguistik) berdistribusi normal.
b. Uji Linieritas
Selanjutnya yaitu uji linieritas untuk mengetahui apakah dua variabel mempunyai hubungan yang linear
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Normal Parametersa,b Mean 47,0909 27,6591
Std. Deviation 17,07687 4,16488
Most Extreme Differences
Absolute ,183 ,095
Positive ,183 ,064
Negative -,091 -,095
Kolmogorov-Smirnov Z 1,216 ,631
Asymp. Sig. (2-tailed) ,104 ,820
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
96
secara signifikan atau tidak. Data yang baik seharusnya terdapat hubungan yang linear antara variabel X dengan variabel Y. dalam pengujian ini, penulis menggunakan bantuan SPSS Versi 21.00 For Windows.
Table 4.21 Hasil Uji Linearitas
Dari tabel diatas uji linearitas dilakukan untuk mengetahui apakah antara variabel X (keterampilan berbicara) dan Y (kecerdasan linguistik) mempunyai pengaruh yang linear atau tidak secara signifikansi.
Berdasarkan uji linear yang telah dilakukan, pengaruh keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik menghasilkan nilai F= 0,545 dengan nilai signifikansi= 0,867 dikatakan bahwa ada hubungan yang linear, jika nilai signifikansi > 0,05, disini signifikansinya= 0,867 yang lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan hubungan antara kedua variabel tersebut adalah linear.
ANOVA Table
97 c. Uji Homogenitas
Uji homogenitas digunakan untuk mengetahui apakah beberapa varian populasi adalah sama atau tidak. Asumsi yang mendasari dalam analisis varian adalah varian dari populasi sama. Sebagai kriteria pengujian, jika nilai signifikan 0,05 maka dapat dikatakan bahwa varian dari dua atau lebih kelompok data adalah sama.
Tabel 4.22 Hasil Uji Homogenitas
Hasil uji homogenitas dapat dilihat pada tabel Test of Homogeneity of Variances yaitu diketahui nilai signifikansi (Sig) sebesar 0,767 karena signifikansi lebih besar dari 0,05 atau (0,767 < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut bersifat homogen.
3. Uji Hipotesis
a. Menentukan Persamaan Regresi
Persamaan regresi digunakan umtuk melihat hubungan dan pengaruh antara variabel X (Keterampilan Berbicara) dengan variabel Y (Kecerdasan Linguistik). Berikut ini adalah
Test of Homogeneity of Variances
Kecerdasan Linguistik
Levene Statistic df1 df2 Sig.
,642 10 30 ,767
98
persamaan regresi sederhana yang didapat menggunakan program SPSS V.21.0.
Tabel 4.23 Persamaan Regresi
Berdasarkan nilai-nilai pada output diatas maka didapat analisis regresi sederhana terhadap data penelitian antara pengaruh keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik menghasilkan koefisien arah regresi sebesar 0,066 dan nilai konstanta sebesar 24,571. Maka terbentuk arah pengaruh antara keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguisti memiliki persamaan regresi sebagai berikut Y= 24,571 + 0,066 X.
Persamaan regresi tersebut menunjukan bahwa setiap kenaikan skor keterampilan berbicara (X) atau mengalami peningkatan skor, maka kecerdasan linguistik (Y) akan berkurang sebesar 0,066 pada konstanta 24,571.
Coefficientsa
a. Dependent Variable: Kecerdasan Linguistik
99
b. Uji Signifikansi Regresi (Uji F)
Uji regresi dilakukan untuk mengetahui apakah persamaan regresi yang diperoleh memiliki keberartian atau tidak. Berikut ini hasil uji regresi menggunakan Statistical Package For The Social Sciencers (SPSS) tipe 21.00 yang disjaikan dalam tabel dibawah ini:
Tabel 4.24 Uji F
Berdasarkan hasil tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa pengaruh antara keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik memiliki hasil yang signifikan karena dari hasil perhitungan atas Fhitung yang diperoleh sebesar 3,274 lebih besar dari Ftabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan dk= n-1 = 44-1 = 43. (ket: dk= derajat kebebasan n=
jumlah responden), maka nilai Fhitung sebesar 3,274, karena Fhitung > Ftabel maka Ho ditolak 3,274 > 2,018. Hal ini menunjukkan persamaan regresi yang diperoleh terdapat
ANOVAa
a. Dependent Variable: Kecerdasan Linguistik b. Predictors: (Constant), Keterampilan Berbicara
100
pengaruh yang signifikan antara variabel keterampilan berbicara (X) terhadap kecerdasan linguistik siswa (Y).
c. Penentuan Koefisien Determinasi
Koefisiensi determinasi dalam regresi linier sederhana digunakan untuk mengetahui persentase sumbangan pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y)
Tabel 4.25
Koefisien Determinasi
Artinya, variabel keterampilan berbicara memberikan kontribusi terhadap kecerdasan linguistik sebesar 07,2%.
Sedangkan sisanya sebesar 92,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang ada diluar penelitian atau disebut juga sebagai koefisien non-determinasi.
C. Interpretasi Hasil Penelitian
Dari hasil penelitian dan analisis statistik yang telah dilakukan di SDN Cinere 01 Kecamatan Cinere, yang berlokasi Jl. Cinere Raya No. 18, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16514. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V C, teknik pengumpulan sampel yang penulis gunakan adalah Sampel Jenuh. Sebelum penelitian ini dilakukan
Model Summary
a. Predictors: (Constant), Keterampilan Berbicara
101
peneliti melakukan uji validitas dan uji reabilitas instrumen soal essay untuk variabel Y yang digunakan untuk mengetahui kelayakan soal yang akan disebar untuk penelitian. Uji validitas dan reabilitas instrumen soal essay dilakukan di kelas VA, SDN Cinere 01.
Bedasarkan hasil uji validitas dari 44 responden soal essay yang disebar, dan dari 20 pertanyaan, Dengan dasar pengambilan keputusan rhitung > rtabel, dengan jumlah rtabel 0,294 berdasarkan jumlah n yaitu 44 responden. Dari 20 soal, terdapat 10 soal yang tidak valid, untuk variabel X peneliti menggunakan rubrik penilaian untuk mengambil nilai dari siswa.
Selanjutnya peneliti melakukan uji reliablitas dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 21.00, dengan rumus alpha cronbach terdapat diperoleh nilai alpha untuk variabel Y (kecerdasan linguistik) diperoleh nilai alpha sebesar 0,823 dimana hasil alpha > rtabel
yaitu 0,823. Itu berarti soal essay yang diuji dapat diakatakan reliabel.
Setelah melakukan uji validitas dan reabilitas instrumen penelitian, dilakukan penelitian di kelas VC SDN Cinere 01.
Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh antara keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik siswa terdapat pengaruh yang signifikan.
Berdasarkan uji normalitas Komologrov-Smirnov menunjukan uji variabel X (keterampilan berbicara) memiliki nilai signifikansi 0,104
102
dan variabel Y (kecerdasan linguistik) memiliki nilai signifikansi 0,820. Maka dapat disimpulkan data kedua variabel berdistribusi normal karena nilai signifikansi kedua variabel tersebut lebih dari 0,05 (0,104 > 0,05) artinya uji variabel X (keterampilan berbicara) berdistribusi normal dan (0,820 > 0,05) artinya uji variabel Y (kecerdasan linguistik) berdistribusi normal.
Berdasarkan hasil perhitungan uji kelinieran persamaan regresi menunjukkan bahwa pengaruh antara keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik siwsa berbentuk linear. Hal ini didukung oleh hasil statistik yang menjelaskan bahwa Fhitung= 0,545.
Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa hasil analisis koefisien regresi sederhana terdapat pengaruh yang kuat antara keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik siswa.
Untuk mengetahui tingkat keberartian yang dilakukan dalam persamaan regresi yang menunjukkan bahwa ada pengaruh yang cukup kuat atau signifikan antara keterampilan berbicara (X) terhadap kecerdasan linguistik siswa (Y). Hal ini didukung oleh data statistik yang dijelaskan bahwa nilai Fhitung=3,274 > Ftabel= 2,018.
Maka Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel keterampilan berbicara (X) terhadap kecerdasan lingustik siswa (Y).
103
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel X (keterampilan berbicara) dan variabel Y (kecerdasan linguistik).
Dengan demikian berdasarkan temuan penelitian secara keseluruhan maka rumusan masalah pada penelitian ini telah terjawab. Hal tersebut menunjukan pula bahwa tingkat seberapa besar pengaruh keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik siswa pada siswa kelas VC SDN Cinere 01.
104
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian penelitian yang sudah dilaksanakan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwasannya terdapat pengaruh keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik siswa pada kelas VC di SDN Cinere 01 . Hal ini dibuktikan oleh hasil uji regresi linear sederhana, dapat dilihat bahwa pengaruh keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik memiliki koefisien arah regresi 0,066 dan nilai konstanta sebesar 24,571.
Maka, terbentuk arah pengaruh antara keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguisti memiliki persamaan regresi sebagai berikut Y= 24,571 + 0,066 X. Dengan demikian, skor keterampilan berbicara (X) atau mengalami peningkatan skor, maka kecerdasan linguistik (Y) akan berkurang sebesar 0,066 pada konstanta 24,571.
Dari segi uji hipotesis, peneliti telah memiliki data hasil dari lapangan apakah keterampilan berbicara berpengaruh terhadap kecerdasan linguistik siswa. Jadi, terdapat hasil yang signifikan karena dari hasil perhitungan atas Fhitung yang diperoleh sebesar 3,274 lebih besar dari Ftabel pada taraf signifikansi 0,05 dengan dk= n-1 = 44-1 = 43.
105
(ket: dk= derajat kebebasan n= jumlah responden), maka nilai Ftabel sebesar 2,018, karena Fhitung < Ftabel maka Ho ditolak 3,274 >
2,018. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh secara signifikan antara variabel X (independen) secara parsial terhadap variabel Y (dependen).
B. Saran
Berdasarkan dari hasil penelitian bahwa pengaruh keterampilan berbicara terhadap kecerdasan linguistik siswa maka:
1. Bagi Siswa
Dalam mengembangkan kecerdasan linguistik siswa, maka siswa harus lebih aktif apa yang di sampakian oleh guru untuk mengembangkan kecerdasan linguistik pada siswa kelas V.
2. Bagi Guru
Untuk guru, dalam konsep pengajaran terutama agar mengembangkan keterampilan berbicara siswa, sebagai guru alangkah baiknya memiliki inovasi pengajaran agar mudah di serap oleh siswa. Terutama dalam mengembangkan bakat siswa pada kecerdasan linguistik. Keterampilan berbicara merupakan salah satu media pengajaran bagi guru untuk mengembangkan kecerdasan linguistik siswa dengana cara, berdialog antar siswa lainnya dalam kelas.
106 3. Sekolah
Bagi sekolah hendaknya mengupayakan untuk memberikan fasilitas yang lebih baik dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman demi menunjang proses belajar dan prestasi belajar siswa, karena dengan menunjangnya fasilitas maka akan banyak juga kemampuan siswa dalam mengembangkan potensi dirinya.
4. Peneliti
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambah wawasan keilmuan di dunia pendidikan tentang keterampilan berbicara serta dapat melakukan penelitian lanjutan dengan ini dengan melibatkan variabel-variabel lain yang berkaitan dengan keterampilan berbicara dan kecerdasan linguistik.
107
DAFTAR PUSTAKA
Ansharullah. 2013. Pendidikan Islam Berbasis Kecerdasan Jamak Multiple Intelligence, Jakarta: STEP “Systematic Technique of English Program”
Aziz, Abdul. 2005. Mushaf Al Qur’an Terjemah, Depok: “Al Huda Kelompok Gema Insani”
Djaali dan Muljono. 2007. Pengukuran Dalam Bidang Pendidikan, Jakarta:
Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta.
Indratayana, Ni Wayan Nandaliana. 2016. Penilaian Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Asing. Vol. 23, No. 45 : (188)
Jahja, Yudrik. 2011. Psikologi Perkembangan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group
King, Laura A. 2016. Psikologi Umum, Jakarta: Salemba Humanika
Khoirunnisa, Selvy Wulan. 2016. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SD Negeri 1 Pardasuka Katibung Lampung Selatan, Skripsi Program Sarjana Studi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang.
Lamajau, Yamin 2013. Peningkatan Kemampuan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V SDN Sampaka. Journal Kreatif Tadulako. Vol. 5 No.
1, : (202). Banggai
Lefudin. 2017. Belajar dan Pembelajaran, Yogyakarta: Deepublish Publisher
Lucy. 2016. Panduan Prakatis Tes Minat dan Bakat Anak, Jakarta:
Penebar Plus (Penebar Swadaya Group)
Martaulina, Sinta Diana. 2015. Bahasa Indonesia Terapan, Yogyakarta:
Deepublish Publisher
Marzuq, Jauhar Ridloni. 2015. Inilah Islam, Jakarta : PT Elex Media Komputindo
Meliala, Andyda. 2004. Temukan dan Kembangkan Keajaiban Anak Anda Melalui Kecerdasan Mejemuk, Yogyakarta: Andi Offset
Nurjamal, Sumirat dkk. 2011. Terampil Berbahasa, Bandung: Alfabeta Noor Juliansyah. 2011. Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi, dan
Karya Ilmiah. Jakarta: Kharisma Putra Utama.
Ratu, Basse. 2017. Pengaruh Kecerdasan Verbal Linguistik Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pesertas Didik
108
Kelas V MIN Batu Pitumpanan Kabupaten Wojo, Skripsi Program Studi Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri ALLAUDDIN Makasar.
Riduwan. 2010. Dasar-dasar Statistik. Bandung: Alfabeta.
Rusman. 2017. Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta : Kencana
Sanjaya Wina dan Budimansanjaya Andi. 2017. Paradigma Baru Mengajar, Jakarta : Kencana.
Santrock, John W. 2007. Perkembangan Anak, Jakarta: Erlangga Sugiono. 2005. Statistika Untuk Penelitian, Bandung: Alfabeta
Sugiono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta
Sugiono. 2012. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sujinah. 2017. Menjadi Pembicara Terampil, Yogyakarta: Deeplubish Plubisher
Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar, Jakarta: Kencana
Soetjiningsih, September 2005. Kecerdasan Majemuk pada Anak. Journal Sari Pediatri. Vol. 7, No. 2,: (85 – 92). Denpasar
Tarigan, Henri Guntur. 2008. Menyimak Sebagai Suatu Ketrampilan Berbahasa, Bandung: Angkasa.
Tarigan, Henri Guntur. 2008. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa, Bandung: Angkasa.
Wafiqni, Latip. 2015. Psikologi Perkembangan Anak Usia MI/SD, Jakarta:
UIN Press
Wijayanti, Esti Prabantara. 2014. Peningkatan Keterampilan Berbicara Menggunakan Metode Bercerita Siswa Kelas V, Skripsi Program Sarjana Studi Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.
Yaumi, Ibrahim. 2013. Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Jamak (Multiple Intelegence), Jakarta: Kencana
109 Lampiran 1
NASKAH DRAMA UNTUK PENILAIAN VARIABEL X (KETERAMPILAN BERBICARA)
Pentaskan naskah drama dibawah ini dengan teman-teman kalian! mengerjakan pekerjaan menulis. Bu guru berada didepan sambil mengawasi murid-murid bekerja.
Tiba-tiba terdengar pintu diketuk. Guru membukan pintu. Didepan pintu bediri seorang laki-laki berusia sekitar 18 tahun. Dia kakak Lisa. Dia bicara dengan guru sebentar, kemudian guru memanggil Lisa. Lisa datang mendekati dan melihat kakaknya dengan pandangan seperti bertanya-tanya).
Bu Guru : Lisa ini kakakmu datang menjemput mu. Kamu boleh meninggalkan kelas mu, sekarang bawa tasmu!
Lisa : Baik, bu guru! (Lisa berangkat menuju bangkunya, membereskan buku, memasukan kedalam tasnya, kemudian berjalan kepintu, siswa-siswa yang lain memperhatikan tanpa bertanya.)
110 mungkin Tulang kakinya patah, sehingga ia Tidak bisa berjalan, kita akan Langsung kerumah sakit dulu.
Lisa : (agak terkejut, hatinya gundah, pikiran nya langsung melayang kepada ibunya) tapi...., tapi..., kak ibu
Pak Dokter : ibumu mengalami patah tulang pada bagian kakinya, kita berdoa saja semoga lekas sembuh (menoleh ke Lisa) ini adik anda? (sambil melihat kakak)
Kakak : Ya, ini adik saya satu-satunya dok.
Pak Dokter : (memandang Lisa) siapa namamu ? Lisa : Lisa pak dokter.
111
Pak Dokter : Kamu Harus tabah. Jangan terlalu bersedih, serahkan semua pada Tuhan, Tuhan Maha Pengasih dan Maha Pemurah (dokter mengusap-usap bahu Lisa, Lisa tertunduk, tetapi kata-kata yang diucapkan dokter itu sungguh menyentuh hatinya, sehingga matanya berlinang air mata). Anda dan Lisa pulang saja dulu, nanti sore kesini lagi!
Kakak : Baiklah dok, kami akan pulang dulu, segera kami kesini lagi sesudah makan. (kakak menjabat tangan dokter, kemudian bersama Lisa berjalan keluar kamar) berusaha menolong ibu. Mudah-mudahan usahanya berhasil, kita harus selalu berdoa semoga kaki ibu bagaimanapun kita harus percaya Tuhan, semua yang akan menimpa diri
112
kita hanya Tuhanlah yang mengetahuinya, baik atau buruk kita harus peraya bahwa itu semua kehendak Tuhan. Jadi, kita harus bersabar iman kita harus diperteguh, kalau ibu kita tidak bisa berjalan, kita berdua akan selalu membantu pekerjaan ibu.
Lisa : Ya kak, mudah-mudahan ibu lekas sembuh, saya akan berdoa untuk ibu kak.
Kakak : Itulah yang baik. (mereka sudah tiba di depan rumah) ayo kita turun sudah sampai!
113 Lampiran 2
Soal Uji Validitas Variabel Y (Kecerdasan Linguistik)
INSTRUMEN SOAL KECERDASAN LINGUISTIK
Nama Siswa : Kelas : Sekolah : Hari/Tanggal :
Isilah pertanyaan dibawah ini dengan baik dan benar!!!
Bacalah artikel pendek dibawah ini dan jawablah pertanyaan dibawah dengan baik dan benar!!!
Kejadian gempa bumi dan tsunami Aceh pada tahun 2004 lalu termasuk bencana alam terbesar sepanjang abad ke-21. Pada era presiden RI ke enam Susilo Bambang Yudhoyono, peristiwa ini tidak akan terlupakan. Gempa yang berkekuatan hingga 9 skala ritcer membuat gelombang tsunami yang besar. Beberapa negara terkena dampak tsunami tersebut diantaranya wilayah afrika,thailand,maladewa dan masih banyak lagi. Kejadian tsunami tersebut merenggut ratusan ribu korban jiwa terutama pusat gempa di Aceh yang paling banyak mengalami banyak korban. Kejadian tersebut, menjadikan warga Aceh sebagai sejarah yang tidak terlupakan.
1. Judul apa yang paling tepat untuk informasi diatas?
2. Pada era kepresidenan siapakah kejadian tersebut terjadi?
Andi : hai, apa kabarhani?
Hani : baik, bagaimana dengan kabarmu andi?
114 Andi : aku sangat baik juga
Hani : ada apa Andi menghubungi aku malam-malam?
Andi : aku hanya ingin mengajakmu untuk mengikuti sebuah perlombaan debat
Hani : oh ya, aku tertarik untuk mengikuti perlombban tersebut Andi : oh ya, kabar baik jika seperti itu
Hani : perlombaan apa dan dimana diadakannya Andi?
Andi : lomba itu akan dilaksanakan seminggu lagi dan bertempat disekolahku SDN Cicurug, kebetulan lomba tersebut diharuskan berpasang-pasangan Hani.
Hani : baik, aku ingin mengikutinya Andi, bagaimana cara untuk mendaftarnya Andi?
Andi : baik hani, cukup mengirim nama, tanggal lahir dan no telepon kamu ke email [email protected]
Hani : oke, terimakaish informasinya Andi
Andi : sama-sama Hani, semoga kita berhasil pada saat lomba nanti dan menjadi juara 1
3. Apa isi dari percakapan diatas?
4. Informasi apa yang didapat Hani dan Andi?
5. Tulislah kalimat dibawah ini dengan ejaan yang benar!
“pelaut itu telah menyEberangi sAtu laut Dan satu pulau”
6. Kalimat dibawah ini, penggunaan ejaan yang tidak tepat terdapat pada kalimat?
“SMp nusantara membentuk Panitia untuk memPeringati Hari anti Narkoba”
Tono : hallo Andi, kemana saja kamu? Apa kabarnya?
Andi : hallo juga Tono, aku baik, bagaimana dengan kabarmu?
115
Tono : aku sekarang sibuk membantu ibuku berdagang di pasar dan di pasar terlihat orang-orang ramai berbelanja ditokoku jadi aku membantu ibuku melayani pembeli.
Andi : aku juga baik Tono, apakah kamu ... dengan ibumu berdagang?
Tono : yaa, aku hanya dengan ibuku berdagang, kamu ... saat ini ?
Andi : aku mendapatkan kesempatan belajar diluar negeri mendapat ... dari sekolah SMA ku dulu dan sekarang aku sedang libur
Tono : Pengalaman yang sangat bagus Andi, terus ....
sahabatku semoga selalu susksen dan Pantang Menyerah
7. Kata-kata apa saja yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut?
8. Kata lain dari pantang meyerah?
9. Kata lain dari ramai adalah?
10. Buatlah suatu khayalan yang selalu kamu pikirkan?
11. “ternyata harimau itu binatang jadi-jadian” kalimat tersebut bermakna?
12. Buatlah puisi dengan judul “SAHABAT”
13. Tulislah satu cerita lucu yang pernah kamu alami
14. Buatlah garis besar dari suatu kisah cerita rakyat yang berjudul
“Malin Kundang”
15. Buatlah satu paragraf cerita ketika kamu sedang berlibur dengan keluarga
16. Apa pendapat kamu mengenai negara Indonesia
17. Buatlah suatu percakapan hiburan ketika berbicara dengan temanmu
18. Udin : Aku ingin sekali berlibur pada waktu liburan sekolah nanti Tono : aku juga ingin berlibur
116
Apa maksud dari perkataan Tono diatas!
19. Yani : aku telat datang ke kelas karena macet di jalan Udin : aku juga sama
Apa maksud dari percakapan antara Yani dan Udin diatas!
20. Sebuah penelitian mengatakan bahwa air liur anjing sangat berbahaya jika terkena manusia. Maka dari itu, ketika terkena air liur anjing harus membersihkan dengan sebersih mungkin agar kuman yang terdapat pada air liur anjing menghilang.
Dalam sebuah hadist Rasulullah sebuah tempat wajan atau seseorang terkena air liur anjing harus membersihkannya dengan tanah sebanyak 7 kali.
Judul apa yang pantas untuk sebuah paragraf di atas dan berikanlah intisarinya!
117 Lampiran 3
Soal Penelitian Variabel Y (Kecerdasan Linguistik) INSTRUMEN SOAL KECERDASAN LINGUISTIK
Nama Siswa : Kelas : Sekolah : Hari/Tanggal :
Isilah pertanyaan dibawah ini dengan baik dan benar!!!
Bacalah artikel pendek di bawah ini dan menjawab pertanyaan dengan benar !!!
Kejadian gempa bumi dan tsunami aceh pada tahun 2004 lalu termasuk bencana alam terbesar sepanjang abad ke-21. Pada era presiden RI ke enam Susilo Bambang Yudhoyono, peristiwa ini tidak akan terlupakan. Gempa yang berkekuatan hingga 9 skala ritcher membuat gelombang tsunami yang sangat besar. Beberapa negara terkena dampak tsunami tersebut diantara nya wilayah afrika, thailand, maladewa dan masih banyak lagi. Kejadian tsunami tersebut merenggut ratusan ribu korban jiwa terutama pusat gempa di Aceh yang paling banyak mengalami banyak
Kejadian gempa bumi dan tsunami aceh pada tahun 2004 lalu termasuk bencana alam terbesar sepanjang abad ke-21. Pada era presiden RI ke enam Susilo Bambang Yudhoyono, peristiwa ini tidak akan terlupakan. Gempa yang berkekuatan hingga 9 skala ritcher membuat gelombang tsunami yang sangat besar. Beberapa negara terkena dampak tsunami tersebut diantara nya wilayah afrika, thailand, maladewa dan masih banyak lagi. Kejadian tsunami tersebut merenggut ratusan ribu korban jiwa terutama pusat gempa di Aceh yang paling banyak mengalami banyak