semakin ketat, dimana setiap jenis usaha di pacu untuk dapat terus bertumbuh dengan tetap memperhitungkan risiko yang menyertai dan tidak mengesampingkan prinsip kehati-hatian, diperlukan keahlian dan kematangan untuk dapat membaca peluang yang ada dan mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna bagi perusahaan. Kondisi tersebut dialami oleh Perseroan, dimana Perseroan berhasil melihat potensi pasar yang besar dan memanfaatkan peluang yang ada dengan mengembangkan pembiayaan anjak piutang sejak tahun 2006. Saat ini Perseroan dapat menikmati hasil yang menggembirakan karena pada tahun 2013, Clipan Finance berhasil membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 5,6 triliun meningkat sebesar 44% dibandingkan tahun sebelumnya dan kenaikan yang signiikan di dapat dari pembiayaan baru anjak piutang.
Sepanjang tahun 2013, Perseroan memasarkan produknya melalui 18 kantor cabang dan 19 kantor pemasaran yang tersebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia.
Untuk pembiayaan konsumen, Perseroan memiliki fokus bisnis pada target pasar ritel otomotif dengan segmentasi portfolio yang lebih difokuskan pada kendaraan bekas non niaga yang diproduksi oleh produsen Jepang. Dipilihnya pembiayaan mobil bekas sebagai fokus utama karena selain margin bunga bersih yang cukup tinggi, tingkat risiko yang rendah dan aset yang dibiayai masih memiliki tingkat pengembalian yang tinggi sehingga menguntungkan bagi Perseroan. Pembiayaan mobil baru bukan merupakan fokus utama karena tingkat suku bunga yang tidak bersaing dan Perseroan harus berkompetisi dengan bank-bank yang menawarkan suku bunga yang rendah.
Bukan hanya dari nilai portfolio yang terus meningkat dari tahun ke tahun, namun dengan kondisi pasar otomotif Indonesia yang sangat besar dan makin meningkatnya populasi masyarakat kelas menengah keatas yang membutuhkan kendaraan, maka peluang untuk mengembangkan
where each type of business is pushed to continue growing by still calculating the inherent risk and not rulling out the prudential principle, it requires expertise and maturity to be able to read the opportunities adapt them into something that is useful for the company. The Company saw huge market potential and exploited the existing opportunities by developing factoring inancing since 2006. The Company has enjoyed encouraging results since in 2013, Clipan Finance succeeded to book new inancing amounting to Rp 5.6 trillion an increase of 44% compared to the previous year, with a signiicant increase coming from the new factoring inancing.
Throughout 2013, Company has marketed its products through 18 branch ofices and 19 marketing ofices in every big city in Indonesia.
For consumer inancing, the Company has focused on the automotive retail market target with portfolio segmentation that more focused on non-commercial second-hand cars produced by Japanese producers. The selection of second- hand car inancing as the main focus is due to the relatively high net interest margin, low risk level and assets that still have a high return rate so that it will be beneicial for the Company. Financing of new cars is not the main focus due to an interest rate that is not competitive and Company must compete with banks that offer the low interest rates.
Not only from the portfolio values that continue increasing from year to year, but with Indonesia’s large automotive market and the growing population of upper-middle class that need vehicles, the opportunity to develop second-hand car inancing is still wide open. It is illustrated by
Pembukaan Opening
Laporan Dewan Komisaris & Direksi Report from The Board of Commissioners & Directors
Tinjauan Pendukung Bisnis Business Support Overview
Laporan Tata Kelola Perusahaan Good Coorporate Governance Laporan Bisnis & Operasi
Business & Operational Report
produk pembiayaan mobil bekas masih sangat terbuka luas. Terbukti dengan makin banyaknya jumlah perusahaan pembiayaan yang semula fokus pada pembiayaan sepeda motor atau alat berat, saat ini mulai mengembangkan bisnisnya dan masuk ke segmen mobil bekas. Meskipun kondisi tersebut membuat persaingan di pasar semakin ketat namun Perseroan telah siap untuk menjawab tantangan yang ada. Sesuai visinya yaitu memberikan solusi terbaik kepada nasabah, Perseroan menawarkan skema pembiayaan yang inovatif kepada nasabah sehingga nasabah memiliki banyak pilihan yang dapat disesuaikan dengan kemampuannya. Selain itu Perseroan telah menjalin kerjasama yang sangat dekat dengan showroom-showroom dan dealer yang terkenal di masing-masing wilayah dimana kantor cabang atau kantor pemasaran Perseroan berada. Hubungan yang telah dibangun dalam kurun waktu yang lama membuat para mitra kerja sangat mengenal Clipan Finance dan menjadikan Perseroan pilihan utama sumber pendanaan bagi nasabahnya.
the number of inancing companies that initially focused on inancing motorcycles or heavy equipment, that are starting to enter into the second hand car segment. Although the said conditions make competition tougher, the Company is ready to respond to the challenge. In accordance with its vision, namely providing the best solutions to its customers, the Company offers an innovative inancing scheme so that customers have many choices that can be adjusted to their situation. Aside from that, the Company has established close cooperation with showrooms and eminent dealers in the respective areas where the Company’s branch ofices, or marketing ofices are located. The relationships built over a long period of time ensure business partners are very familiar with Clipan Finance the irst choice of funding for its customers.
Selain menawarkan produk-produk pembiayaan yang inovatif dan hubungan yang sangat baik dengan showroom-showroom kendaraan bekas, faktor penting lainnya yang mendapat perhatian khusus adalah kualitas layanan yang prima. Kemampuan Perseroan untuk dapat memberikan layanan yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan bahkan memberikan apa yang melampaui ekspektasi yang diharapkan oleh nasabah merupakan tantangan yang menjadi perhatian dan terus ditingkatkan. Untuk mencapai kepuasan nasabah yang juga merupakan salah satu nilai perusahaan, Perseroan telah memiliki unit khusus yang menangani pengaduan dan keluhan nasabah. Unit pengaduan nasabah dibentuk agar penanganan pengaduan nasabah dapat ditangani sebaik mungkin dan diselesaikan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Strategi yang dijalankan oleh Clipan Finance memberikan hasil yang baik di tahun 2013. Perseroan menutup tahun 2013 dengan total pembiayaan baru mencapai Rp 2,2 triliun tumbuh 27% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah pembiayaan baru tersebut merupakan 39% dari total pembiayaan baru.
Other than offering innovative inancing products and excellent relationships with second-hand showrooms, the other important factors that receive speciic attention is service quality. The commitment of the Company to provide services that are able to answer customers’ needs and exceed their expectations is a challenge that we continue to work on and improve. To achieve customer satisfaction that is one of our company values, and the Company has a special unit that handles the complaints and grievances of customers. The customer complaints unit was formed in order that complaints handling could be dealt with quickly and settled in accordance with regulations.
The strategy adopted by Clipan Finance has given a good results in 2013. The Company closed the year with total of new inancing reaching Rp 2.2 trillion up by 27% compared to the previous year. The amount of new consumer inancing constituted 39% of the total new inancing.