95. Pasien datang dengan keluhan nyeri sendi. Riwayat ulkus peptikum (+). Obat:
a. Ibuprofen b. Na-diklofenak c. Aspirin
96. Seorang pasien dengan kaku sendi lutut saat istirahat, nyeri saat aktivitas, obesitas.
Penanganan:
a. Olahraga teratur dan latihan gerak sendi yang terkena
b. Makan obat secara teratur c. Penurunan berat badan d. Berjalan tanpa alas kaki
diagnosis : penatalaksaan OA Sebenarnya pada pilihannya benar semua, namun factor resiko pasien ini yaitu obesitasnya, oleh karena itu kita usahakan penurunan berat badannya, dengan penurunan bb dapat mengurangi nyeri.
97. Seorang pasien dengan radang pada lutut dan MTP-1. Pemeriksaan:
pada pasien gout akut diagnosisnya ACR :
a. Terdapat Kristal urat pada cairan sendi atau dalam tofus atau
b. 6 dari 12 :
1. Arthritis akut >1x, berulang
2. Puncak peradangan pada hari pertama 3. Serangan monoarthritis
4. Kemerahan sendi
5. Bengkak dan nyeri pada MTP 1 6. Arthritis unilateral eliputi MTP 1 7. Arthritis unilateral termasuk tarsal 8. Suspected tofus
9. Hiperurisemia
10. Radiografi sendi : pemengkakanb pda 1 sendi
11. Radiografi: kista subcortikal tanpa erosi sendi
12. Biakan cairan sendi bukan infeksi saat terjadi radang
Sumber ACR guideline Gout
pada pasien didiagnosis RA, criteria diagnosis menurut ACR:
1. Kaku send pagi hari selama 1 jam
2. Arthritis pada ≥ 3 area sendi secara simultan dan disertai pembengkakan jaringan lunak dan efusi synovial
3. Arthritis pada tangan : PIP, MCP, wrist 4. Simetris
5. Nodul rheumatoid 6. Serum RF (+)
7. Radiologis : erosi ± osteopenia pada sendi tangan/pergelangan
Diagnosis 1-4 minimal 6 minggu atau bila ada 4 tanda dari 7
98. Seorang wanita muda dengan oral ulcer, nyeri sendi, fotosensitivitas. Diagnosis:
a. SLE b. GA
Typically, four or more of the following criteria must be present to make a diagnosis of systemic lupus. The ―Eleven Criteria‖
1. Malar rash: butterfly-shaped rash across cheeks and nose
2. Discoid (skin) rash: raised red patches 3. Photosensitivity: skin rash as result of
unusual reaction to sunlight
4. Mouth or nose ulcers: usually painless 5. Arthritis (nonerosive) in two or more joints,
along with tenderness, swelling, or effusion. With nonerosive arthritis, the bones around joints don‘t get destroyed.
6. Cardio-pulmonary involvement:
inflammation of the lining around the heart (pericarditis) and/or lungs (pleuritis) 7. Neurologic disorder: seizures and/or
psychosis
8. Renal (kidney) disorder: excessive protein in the urine, or cellular casts in the urine 9. Hematologic (blood) disorder: hemolytic anemia, low white blood cell count, or low platelet count
10. Immunologic disorder: antibodies to double stranded DNA, antibodies to Sm, or
antibodies to cardiolipin
11. Antinuclear antibodies (ANA): a positive test in the absence of drugs known to induce it.
Sumber ACR guideline SLE
99. Seorang wanita mengeluhkan kaku pada sendi jari-jari tangan disertai luka di mulut. Muka
memerah bila terkena sinar matahari. Obat yang diberikan: a. Parasetamol b. Vitamin c. NSAID d. Antibiotik e. Antivirus
pada pasien didiagnosis SLE, ada 3 kriteria: arthritis, ulcer, malar rash, harusnya sih ada minimal 4 criteria ya, anggap aja ada 4..hehehe, jadi SLE. Pengobatannya :
Treatment of systemic lupus erythematosus (SLE) is guided by the individual patient's manifestations. Fever, rash, musculoskeletal manifestations, and serositis generally respond to treatment with hydroxychloroquine, nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDS), and steroids in low to moderate doses, as necessary, for acute flares. Medications
such as methotrexate may be useful in chronic lupus arthritis, and azathioprine and mycophenolate have been widely used in lupus of moderate
severity.[139]
Central nervous system involvement and renal disease constitute more serious disease and often require high-dose steroids and other
immunosuppressive agents, such as
cyclophosphamide, azathioprine, or mycophenolate. Sumber : emedicine
100. Seorang wanita 27 tahun dengan keluhan muntah, berkeringat, sesak. Percobaan bunuh diri dengan minum obat serangga. Penanganan: a. Atropin
racun pestisida sering menyebabkan keracunan organofosfat dan carbamat. Organofosfat dan carbamate berikatan dengan active site of acetylcholinesterase dan menhambat fungsi enzim ini u/ hidrolisis asetilkolin sehingga inhibisi AChE menyebabkan berlebihnya Acpada sinaps dan neuromuscular junction gejala-gejala muscarinic dan nikotinik.
- Aktivitas parasimpatik di otot polos paru, gi tract, jantung, mata, bladder:
Gejalanya : SLUDGE/bbb
Salivasi,Lacrimasi,urinasi,defekasi,gi symptom,Emesis, bronchorrhea, bronchospasm, bradikardia
DUMbLES
Diare dan diaphoresis, Urinasi, Miosis, Emesisis, Lacrimasi, Salivasi
- Depolarisasi persisten otot skeletal fasikulasi, progresif weakness, hipotonus - Cross BBB kejang, depresi nafas, depresi
CNS
Antidotum atropine muscarinic antagonist berkompetensi dengan Ach pada reseptor muscarinic diberikan IV, dosis 2-5mg dewasa, mencegah bradikardi, dapat diulang setiap 5-10 menit.
101. Wanita 29 tahun, datang untuk menanyakan hasil BABnya yang menunjukkan HbsAg reaktif
seperti 6 bulan sebelumnya. Klinis tidak ada kelainan. Pemeriksaan yang harus dilakukan? a. HbsAg
b. HbeAg c. Anti Hbs d. Anti Hbc e. Anti Hbe
Pada infeksi kronis, HBsAg masih terdeteksi selama lebih dari 6 bulan, anti HBc yg terdetksi IgG. Anti-Hbs tidak terdeteksi atau terdeteksi pada level yang rendah.
Saat awal infeksi kronis, HBV DNA terdetksi di serum, stadium replikasi ini, marker kualitatifnya HBeAg, dan marker quantitatifnya HBV DNA. Fase nonreplikasi saat serokonversi HBeAg positif ke anti-Hbe positif.
HbeAg testing diindikasikan followup infeksi kronis, marker viral replication and infectivity.
Deteksi IgF anti-Hnc indikasi previous or ongoing infection.
Sumber : harison dan medscape
102. Endemik filaria. Pengobatan? a. Albendazol + dietilcarbamazine b. Ivermektin + dietilcarbamazine c. Pirimetamin + sulfadoksin d. Oksitetrasiklin + proguanil e. Isoniazid + ivermektin
Filariasis adalah penyakit menular ( Penyakit Kaki Gajah ) yang disebabkan oleh larva cacing Filaria
(Wuchereria Brancrofti, Brugia Malayi dan Brugia
Timori) yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk,
baik nyamuk jenis culex, aedes, anopheles, dan jenis nyamuk lainnya. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk dari orang yang mengandung larva cacing (mikrofilaria) dari salah satu cacing filaria di atas kepada orang yang sehat (tidak mengandung) mikrofilaria.
DEC + albendazol dosis tunggal bermanfaat untuk terapi filariasis massal daerah endemis.
Sumber : bulletin filariasis depkes
103. (Gambar) Kutaneus larva migrant pada tukang kebun. Pengobatannya? a. Dietilcarbamazine b. Albendazole c. Mebendazole d. Tiabendazole e. Prazil kuantel
cutaneous eruption caused by accidental percutaneous penetration and subsequent
migration of larvae of various nematode parasites . Cutaneous signs of cutaneous larva migrans (CLM) include the following:
Pruritic, erythematous, edematous papules and/or vesicles
Serpiginous (snakelike), slightly elevated, erythematous tunnels that are 2- to 3-mm wide and track 3-4 cm from the penetration site
Nonspecific dermatitis
Vesicles with serous fluid
Secondary impetiginization
Tract advancement of 1-2 cm/d
Thiabendazole is currently considered the agent of choice in cutaneous larva migrans (CLM). Topical application is used for early, localized lesions. The oral route is preferred for widespread lesions or unsuccessful topical treatment of cutaneous larva migrans.[13] Other effective alternative treatments include albendazole, mebendazole, and ivermectin
104. Seorang laki-laki 55 tahun mengalami nyeri pada dada kiri yang menjalar ke lengan kiri. Tanda vital dbn, jantung normal. Lab: CKMB meningkat. Diagnosis?
a. Stable angina
b. Unstable angina c. Variany angina
d. Dissection aortic aneurism e. Acute myocard infarct
Bila ada peningkatan CKMB atau troponin menunjukan adanya kerusakan sel miokardiak. Troponin lebih sensitive dan spesifik dibandingkan CKMB
105. Laki-laki 55 tahun datang dengan keluhan lemah, lesu, dan pusing sejak 6 bulan yang lalu, tanda dbn, ruang traube isi. Lab: Hb 10, leukosit 96.000, Tr 160.000. Diff count: batang 3%, segmen 55%, basofil 0%, eosinofil 2%, limfosit 25%. Diagnosis? a. Leukemia b. Talasemia c. Anemia d. Trombositopenia e. Polisitemia
pada pasien ditemukan tanda-tanda anemis lemah, lesu, pusing. Ruang trube terisi menandakan spelnomegali, pada hasil lab peningkatan jumlah leukosit, dengan penurunan Hb, presensetasi limfosit meningkat tanda keganasanleukemia, biasanya umur 50-60an dengan pembesaran lien terjadi pada CLL/CML.
106. Laki-laki serangan jantung , TD 160/…, STEMI. Obat yang diperlukan?
a. ACE-I b. ARB c. CCB d. Furosemid
107. Laki-laki diabetes suda diberi glibenklamid, gula darah 300, dikombinasi dengan apa? a. Metformin
b. Acarbose
pada awalnya pasien dipilih sulfonylurea dulu yaitu glibenklamid, ternyata belum ada perbaikan, kita kombinasikan.
Acarbose
108. Perempuan diabetes baru tahu pertama kali gula darah 2 jam PP 300sekian. Diberi obat apa? a. Glibenklamid
b. Metformin c. Acarbose d. Insulin
u/mengatasi gula post prandial yg tinggi, pemberian golongan glinid.
Klo dipilihan ga ada repaglinid, pilih metformin klo obesitas, klo badannya normal pilih glibenklamid.
109. Pria 50 tahun batuk berdarah. Sebelumnya pernah didiagnosa TBC BTA +, diobati tapi tidak tuntas. Usia anaknya 7 tahun, 5 tahun, 3 tahun. Apa yang dilakukan pada anaknya?
a. Mantoux test b. BTA
c. Profilaksis OAT d. Rontgen thorax
110. Serum serologi dengue IgM dan IgG dengue
111. Obat kontrasepsi yang ganggu OAT
Rifampicin berinteraksi dengan kontrasepsi hormonal
112. Makan antibiotik TD menjadi turun, nadi turun, rash +, obat yang harus diberikan? Adrenalin
113. Obat antiinflamasi untuk orang yang hipertensi dan gula darah tinggi?
114. Pasien 68 tahun datang ke UGD dengan KU: nyeri perut, kembung, muntah hijau. Sejak 3 hari yang lalu nyeri perut hilang timbul. Satu hari yang lalu tidak BAB dan buang angin. 1 hari yang lalu penderita pernah BAB campur darah dan lender dan didapatkan penurunan berat badan. PF: samnolen, T: 39, TD 85/60, RR 32, nafas 120x. abdomen: dum steifung (+), metallic sound (+). Foto polos abdomen air fluid level. Kemungkinan diagnosis :
a. Ileus obstruktif b. Ileus paralitik
c. Ileus non mekanis d. Ileus fungsional
ada kembung, trus metallic sound ada obstruksi cukup jelas. Apalagi di xray ada air fluid level.
115. Ada gambar (udem tungkai bawah unilateral mulai pangkal paha hingga telapak kaki Penyebab penyakit tersebut adalah
a. Filariasis b. Ascariasis c. … d. … e. … Jawab:
Filariasis infeksi karena filaria, Filarial ada 3 macam :
- W. brancrofti, vector : anopheles sp - Brugia malayi, vector : mansonia sp - Brugia timori, vector : an. Barbirostris Pada manusia ada beberapa stadium yang ditemukan : adult filarial di lymphatic node dan vessel, sedangkan microfilaria di darah perifer. Microfilaria penting u/diagnostic.
Di Indonesia, biasanya nocturnal. Gejala :
- Akut, simptomaik, microfilaremi
- Akut alergik filarial lymphangitis lymphangitis, lymphadenitis, demam filarial, alergi
- Kronis terbentuk jaringa elephantoid pada ekstrimitas bawah dan scrotum, major sign : hidrokel, chyluria, limfedema, elephantiasis: edema non pitting, irreversible, perubahan kulit fibrotic dan verrucous (penebalan, melipat, hyperkeratosis, pigmentasi, ulcer)
Sumber : slide general helmintology SKed
116. Laki2 usia 189 thn datang ke RS dengan keluhan demam sejak 8 hari yang lalau terutama pada malam hari, ada keluhan BAB sulit. Pda PF didapatkan lidah kotor tepi hiperemis Pemeriksaaan apa yang dianjurkan pada pasien tersebut ? a. Ig M anti dengue b. Ig E anti dengue c. HBS ag d. Tes widal e. …. Jawab :
Anamnesis : demam 8 hari, terutama malam cirri khas typhoid fever, disertai bab sulit.
Pemfis : typhoid tongue lidah kotor tepi hiperemis.
Pemeriksaan yang dianjurkan ??
Gold standar: kultur darah pada minggu ke 1, hasilnya positif pada 60-80% pasien. Kultur bone marrow lebih sensitive, hasilnya 80-95%, walau pasien telah mengkonsumsi antibiotic.
Tes widal masih controversial karena kurang sensitive, spesifik, namun beberapa senter kesehatan masih gunakan.
Sumber : nejm journal thyphoid fever
117. Wanita 40 thn datang dengan keluhan nyeri perut pada bagian kanan atas, obesitas, ikterik Pada pemeriksaan USG : Penebalan dinding vesica fellea, acoustic shadow (+) pada bagian posterior.Apakah diagnosis yang paling mungkin a. Kolesitisis akkut
b. Pancreatitis akut c. Pielonefritis
d. Cholelithiasis e. ..
factor resiko jelas 4F female, forty, fat, fertile acoustic shadow ada batu di vesica fellea di kantung empedu jadi cholelitiasis.
Klo kolesitis akut ada 3 tanda : jaundice, demam, nyeri perut kanan atas disebut Murphy sign.
118. Seorang pria 45thn mengeluh muntah darah dan fesesnya berwarna hitam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan spider nevi, ascites (+), eritema Palmaris.
Penyebab paling mungkin pada pasien ini adalah a. Mallory weiss tear upper GI bledding secondary to longitudinal mucosal laseration at gastroesophageal junction or gastric cardia. Factor presipitasi : muntah, straining, hiccup, batuk, trauma
b. Duodenitis erosive c. Rupture erosive d. Kanker lambung e. OAINS
pada soal : terdapat GI bleeding, spider nevi, ascites, eritema Palmaris tanda-tanda cirrhosis. Biasanya perdarahan karena portal hypertension. Sehingga penyebab perdarahannya dari rupture variceal.
Sumber : medscape
119. Laki2 25 thn datang ke dokter ingin memeriksakan darahnya. Riwayat hepatitis (+) sebelumnya. Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk menilaikeaktifan dari replikasi virus
a. HBS b. HBeAg c. HBcAg d. Anti HBS
setelah terinfeksi hep HBV, yg terdeteksi awal di serum adalah HBsAg. HBsAg yg bersirkulasi akan mengawali meningkatnya serum ALT dan gejala klinis, dan tetap terdeteksi fase akut. HBsAg tidak terdeteksi 1-2 bulan setelah jaundice.
Lalu setelah HBsAg hilang, muncul antibody trhp HBsAg (anti-HBs).
Anti HBc terdeteksi di serum, 1-2 minggu setelah munculnya HBsAg.
IgM anti-HBc -> akut, IgG anti HBc infeksi kronis HBeAg tanda serologis yg muncul sesaat setlah HBsAg muncul ini menunjukkan tingginya level replikasi virus dan terdeteksinya HBV DNA. Pada self-limited HbV infection, HbeAg jadi tidak terdeteksi, dan anti-Hbe terdekteksi yang menunjukkan periode infektivitas yang melemah.
Pada infeksi kronis, HBsAg masih terdeteksi selama lebih dari 6 bulan, anti HBc yg terdetksi IgG. Anti-Hbs tidak terdeteksi atau terdeteksi pada level yang rendah.
Saat awal infeksi kronis, HBV DNA terdetksi di serum, stadium replikasi ini, marker kualitatifnya HBeAg, dan marker quantitatifnya HBV DNA. Fase nonreplikasi saat serokonversi HBeAg positif ke anti-Hbe positif.
Sumber : Harisson edisi 16, hal 1825
120. Seorang wanita setelah meminum organofosfat. Antiracun yang diberikan adalah a. Epinefrin
b. Sulfas atropine c. Adrenalin d. D
racun pestisida sering menyebabkan keracunan organofosfat dan carbamat. Organofosfat dan carbamate berikatan dengan active site of acetylcholinesterase dan menhambat fungsi enzim ini u/ hidrolisis asetilkolin sehingga inhibisi AChE menyebabkan berlebihnya Acpada sinaps dan neuromuscular junction gejala-gejala muscarinic dan nikotinik.
- Aktivitas parasimpatik di otot polos paru, gi tract, jantung, mata, bladder:
Gejalanya : SLUDGE/bbb
Salivasi,Lacrimasi,urinasi,defekasi,gi symptom,Emesis, bronchorrhea, bronchospasm, bradikardia
DUMbLES
Diare dan diaphoresis, Urinasi, Miosis, Emesisis, Lacrimasi, Salivasi
- Depolarisasi persisten otot skeletal fasikulasi, progresif weakness, hipotonus - Cross BBB kejang, depresi nafas, depresi
CNS
Antidotum atropine muscarinic antagonist berkompetensi dengan Ach pada reseptor muscarinic diberikan IV, dosis 2-5mg dewasa, mencegah bradikardi, dapat diulang setiap 5-10 menit.
121. Pasien laki2 usia 44 tahun dtg dengan TD =140/110 mmHg. Apa diagnosis JNC VII 2003 a. Grade I
b. Grade II c. Grade III d. Grade IV e. Krisis hipertensi
122. Pasien datang dengan keluhan demam naik turun yang sudah dirasakan sejak 3 hari yang lalu . myeri kepala (+), mual (+), muntah (+). Hb 8,9 . pada hasil lab ditemukan bentuk ring. Penyebab penyakit tersebut adalah :
a. P. vivax b. P. malariae c. P. falciparum d. P. ovale
Keluhan prodormal lesu, malaise, sakit kepala, nyeri sendi dan tulang, demam ringan, anoreksia, perut tidak nyaman, diare ringan. Keluhan prodormal sering terjadi pada P. vivax dan Plasmodium ovale, sedangkan pada P, falciparum dan malariae keluhan prodormal tidak jelas dan dapat terjadi mendadak.
trias malaria
Periode dingin :15-60 menit, menggigil, seluruh badan gemetar dam gigi saling
terantuk, nadi cepat tapi lemah, bibir dan jari-jari sianosis, kulit kering dan pucat Periode panas : 2-12 jam, kepanasan,
muka merah, kulit kering, nyeri kepala, terjadi mual dan muntah. Nadi menjadi kuat lagi. suhu badan meningkat hingga 41o C atau lebih.
P.ovale dan P. vivax maturasi terjadi tiap
48 jam demam hari ke 1, hari ke 3 malaria tertiana.
P.falciparum setiap 24-48 jam, biasanya
demam setiap hari
P. malariae setiap 72 jam demam hari
ke 1, ke 4 malaria kuartana.
Periode berkeringat: pasien berkeringat banyak sekali, kadang-kadang suhu tubuh di bawah normal, kadang-kadang terdapat hipotensi ortostatik.
Soalnya ga jelas demamnya tiap kapan, jadi bingung jawabnya. Maaf yaa
123. Pasien laki5laki usia 54 tahun hendak mengunjungi daerah endemis malaria. Pengobatan profilaksis yang tepat untuk pasien tersebut adalah a. Primakuin
b. Primetamin c. Kuinin d. Artemisin e. Klorokuin
124. Pasien wanita umur 48 tahun datang kepada anda untuk meminta obat profilaksis malaria karena pasien hendak berkunjung ke daerah endemis malaria. Diketahui bahwa daerah itu resisten terhadap klorokuin, pengobatan yang tepat adalah a. Meflokuin b. Artemisin c. Kuinin d. Primakuin e. Sulfadoksin
tidak ada jawaban yg benar seharusnya doksisiklin dimakan 1 hari sebelum berangkat, tiap hari selama 7 hari. 2mg/kgbb atau setara 100mg/hari. Tidak boleh u/ibu hamil dan anak <8 tahun.
125. Pasien laki5laki umur 38 tahun datang dengan keluhan mencret dengan frekuensi 4-5 kali/ hari. BAB cair disertai darah. Pada pemeriksaan parasit ditemukan parasit berinti satu, dengan pseudopodium. Pengobatan uang tepat untuk pasien tersebut adalah
a. Klotrimoxazole b. Metronidazole c. Tetrasiklin d. Kloramfenikol e. Ampicilin
126. Pasien laki5laki umur 24 tahun datang dengan keluhan mual dan muntah setelah meminum racun serangga (Baygon). Antidotum yang tepat adalah
a. Natrium bicarbonate b. Sulfas atropine c. Nalokson d. Nitrit e. Etanol
penjelasan sama denganno 120.
127. Wanita usia 26 tahun datang dengan keluhan mual, muntah, lemah dan demam sejak 3 minggu yang lalu, tetapi saat ini tidak demam lagi. BAK bewarna teh pekat. Konjungtiva anemis (5), ikterik (+), hepar teraba
2 jari dibawah arcus costae, kenyal, tumpul dan nyeri tekan (+). Diagnose adalah
a. Malaria b. Hepatitis virus c. Kolelitiasis d. Anemia hemolitik e. Batu empedu
128. Pasien wanita 18 tahun datang dengan keluhan diare 8 kali sejak 2 hari yll, konsistensi feses cair disertai lender dan darah. Pada pemeriksaan fisis ditemukan keadaan umum tampak lemah. TD 100/ 60 mmHg, N 100x, RR 20x, suhu 36,8. Apakah penyebab diare?
a. Rotavirus b. Vibrio colera c. Cryptosporidium so d. Entamoeba histolytica e. Enterotoxigenik E. coli
129. Seorang wanita usia 35 tahun datang dengan keluhan sesak napas, telah dilakukan EKG dengan gambaran: Diagnosis yang paling tepat adalah: a. Atrial fibrilasi
b. Atrial takikardi
c. Ventrikular takikardi
d. Ventrikular fibrilasi
e. Supraventrikular takikardi
130. Wanita usia 50 tahun datang ke tempat praktek dengan keluhan nyeri pada belakang kepala yang dirasakan sejak 3 bulan lalu. Kolesterol total : 230 mg/dL, LDL kolesterol : 170 mg/dL. Terapi yang paling tepat adalah….
a. Atorvastatin b. Fenofibrat c. Probucol d. …. e. …
pemberian obat pada hiperlipidemia tergantung pada resiko cardiovascular, dengan scoring Framingham. Pada current, terapi obat diberikan untuk mereduksi LDL <100 pada pasien dengan CHD, ASCVD (aortic aneurisma, PDD, penyakit cardiovaskuler), DM, atau CHD. Pada pasien dengan resiko sedang, ada factor resiko > sama 2, goal LDL <130.
131. Mid sistolik di sela iga 5 menjalar ke prekordial, Opening snap. Diagnosis yang paling tepat adalah …
a. Aorta stenosis bila ada stenosis pada aorta, terjadi gangguan aliran darah melalui katup aorta ada turbulensi, peningkatan overload pada
ventrikel kiri, lokasi murmur pada ICS 2, sering radiasi ke leher dan ke left sternal border, ke apex
b. Mitral stenosis saat katup mitral menebal, kaku, atau terganggu akibat rhematic fever, katup gagal terbuka cukup saat diastole, akibatnya murmur middiastol (saat rapid ventricular filling) dan presystolik (saat kontraksi atrial), terdengar terbatas pada apex, jarang atau tidak ada radiasi, S1 accentuated, ada opening snap setelah S2 dan memulai murmur c. Aorta regurgitasi katup aortic gagal menutup saat distol dan darah regurgitasi dari aorta kembali ke ventrikel kiri. Lokasi pada ICS 2-4
d. Mitral regurgitasi ketika katup mitral gagal menutup sempurna saat sistol, darah regurgitasi dari ventrikel kiri ke atrium kiri. Lokasi di apex, radiasi ke left axilla, jarang ke sterna border
e. Pulmonal stenosis
Stenosis pada katup pulmonic menganggu aliran darah melalui katup trsb, meningkatnya afterload ventrikel kanan, lokasi pada ICS 2 dan 3 kiri 132. Seorang laki5laki 50 tahun datang dengan keluhan nyeri dada yg dialami 1 jam yg lalu. Nyeri dada serasa terhimpit dan menjalar ke bahu kiri. Nyeri dada hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik TD 140/80. Nadi 60x/i, pernafasan 20 x/i. pada pemeriksaan enzim CKMB meningkat. Apakah diagnosisnya:
a. Unstable angina b. Infark miokard c. Stable angina d. Tamponade jantung
133. Seorang wanita umur 58 thn datang ke ugd dengan keluhan nyeri dada yg dialami sejak 2 jam yang lalu setelah bermain tenis. Riwanyat hipertensi yang tdk terkontrol ada dan kolesterol yang tinggi. Tapi tidak merokok. Pada EKG menampakkan gamaranb infark miokard.
Terapi apakah yang diberikan? (klo nda salah pilihannya..) a. Aspirin b. Nitrat c. Purinel d. Warfarin e. Streptokonase
apabila pasien menunjukkan gejala klasik ACS yaitu nyeri dada, sesak nafas, berkeringat, mual, muntah, pusing dizziness. Penanganan awal pemberian nitrat sublingual.
134. Seorang laki5laki usia 52 tahun datang ke ke dokter praktek dengan keluhan sesak. Sesak sudah dialami 5 bulan yang lalu namun memberat 1 hari ini disertai batuk berdahak. Pasien biasanya terbangun tengah malam krn mau buang air kecil. Dan pasien suka tidur dengan bantal tinggi. Riw DM dan hipertensi yang tidak terkontrol. Pada pemeriksaan fisis TD 150/80 nadi 80 pernafasan 32x/i. JVP 3+5. Tampak edema pretibial. Apakah diagnosis diatas:
a. Gagal jantung kanan b. Gagal jantung kiri c. Gagal jantung kongestif d. Tamponade jantung e. Efusi perikard
135. Seorang laki5laki 52 tahun datang dengan keluhan nyeri dada berulang. Nyeri biasa dirasakan pada saat beraktivitas setelah sarapan pagi tapi akhir2 ini nyeri jg dirasakan pada malam hari pada
saat istirahat, Apakah diagnosis yang tepat dari tipe nyeri dada di atas:
a. Angina stabil kronis b. Angina unstable c. Angina syndrome X d. Angina prinzmetal e. Angina kronik
136. Seorang pasien laki5laki usia 58 tahun datang ke dokter praktek karena mengeluh sesak setelah berjalan skitar 300 meter. Biasa sesak datang pada saat beraktivitas setelah sarapan pagi. Pasien sering terbangun malam
hari. Pada pemeriksaan jantung dalam batas normal. Didapatkan pemeriksaan fisis dengan TD. 140/80, nadi 90, pernafasan 48