A. Gambaran Umum Objek Penelitian
2. Pendaftaran NPWP
Tabel 4.13
Jawaban Wajib Pajak Orang Pribadi
Jumlah Responden No Jawaban Pertanyaan STS (Bobot 5) TS (Bobot 4) R (Bobot 3) S (Bobot2) SS (Bobot 1) 1 Penghentian pemeriksaan jika wajib pajak yang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy selama Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan belum diterbitkan. 1 4 12 21 3 2 Kesadaran dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan Sunset Policy.
_ _ _ 26 15
3
Kesadaran unuk memanfaatkan Sunset Policy memerlukan sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak.
_ _ 2 14 25
4
Sunset Policy
memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela. _ 2 2 24 14 5 Sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP.
_ 2 4 21 14
6
Sunset Policy akan meningkatkan Jumlah wajib pajak terdaftar secara signifikan.
Lanjutan Tabel 4.13:
Sumber: Data primer yang telah diolah
Berdasarkan Tabel 4.13 di atas, dapat dilihat jawaban dari wajib pajak orang pribadi untuk dimensi pendaftaran NPWP merupakan persepsi yang
Jumlah Responden
No
Jawaban
Pertanyaan (Bobot 5) STS (Bobot 4)TS (Bobot 3)R (Bobot2S ) (Bobot 1) SS
7
Mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dibebaskan dari sanksi bunga 2% per bulan dari pajak yang tidak/kurang dibayar.
1 2 4 22 12
8
Pembebasan sanksi administrasi memotivasi wajib pajak untuk memiliki NPWP.
1 _ 5 26 9
9
Sunset Policy akan meningkatkan
penerimaan negara secara signifikan.
1 2 5 22 11
10
Sunset Policy memungkinkan Direktorat Jenderal Pajak mengetahui
ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilaksanakan wajib pajak.
1 1 4 28 7
11
Sunset Policy
memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya.
1 1 2 28 9
12
Sunset Policy mendorong wajib pajak menjadi lebih patuh
positif, hal ini dapat dilihat dari masing-masing pertanyaan yang diajukan kepada 41 responden, hasilnya yaitu:
a. 24 responden menyetujui bahwa pemeriksaan akan dihentikan jika wajib pajak yang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy selama Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan (SPHP) belum diterbitkan, tetapi responden yang menjawab ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju cukup signifikan, yaitu berjumlah 17 responden. Hal ini dapat disebabkan karena adanya harapan wajib pajak agar ketika wajib pajak yang sedang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy pemeriksaan tetap dapat dihentikan meskipun SPHP sudah diterbitkan.
b. 41 responden menyetujui bahwa kesadaran dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan Sunset Policy. Dapat dilihat bahwa 100% dari responden wajib pajak orang pribadi memiliki persepsi yang positif, yaitu menyetujui bahwa kesadaran dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan Sunset Policy. c. 39 responden menyetujui bahwa kesadaran unuk memanfaatkan Sunset
Policy memerlukan sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak. Sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak tentunya akan meningkatkan pengetahuan wajib pajak mengenai perpajakan, sehingga dengan meningkatnya pengetahuan wajib pajak diharapkan kesadaran wajib pajak dapat meningkat pula.
d. 38 responden menyetujui bahwa Sunset Policy memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara
sukarela, dengan diberlakukannya penghapusan sanksi tentunya diharapkan wajib pajak yang awalnya merasa enggan untuk berurusan dengan pajak dapat memenuhi kewajibannya secara sukarela.
e. 35 responden menyetujui bahwa mereka secara sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, ini berarti sudah terciptanya kesadaran dari wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela. f. 33 responden menyetujui bahwa Sunset Policy akan meningkatkan jumlah
wajib pajak terdaftar secara signifikan, dengan terciptanya kesadaran dari wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela, tentunya jumlah wajib pajak terdaftar akan terus meningkat.
g. 34 responden menyetujui bahwa mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dibebaskan dari sanksi bunga 2% per bulan dari pajak yang tidak/kurang dibayar, wajib pajak tentunya merasa lebih ringan bebannya dalam membayar pajak dengan dihapuskannya sanksi bunga, sehingga hal ini mendapat sambutan yang positif dari wajib pajak.
h. 35 responden menyetujui bahwa pembebasan sanksi administrasi memotivasi wajib pajak untuk memiliki NPWP. Pembebasan sanksi setidaknya memotivasi wajib pajak yang awalnya enggan untuk berurusan dengan pajak, bersedia untuk mulai melaksanakan kewajibannya secara sukarela.
i. 33 responden menyetujui bahwa Sunset Policy akan meningkatkan penerimaan negara secara signifikan, dengan meningkatnya jumlah wajib
pajak terdaftar dan tumbuhnya kesadaran wajib pajak tentunya penerimaan negara akan dapat ditingkatkan.
j. 35 responden menyetujui bahwa Sunset Policy memungkinkan Direktorat Jenderal Pajak mengetahui ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilaksanakan wajib pajak. Hal ini sejalan dengan berlakunya Undang-undang KUP tahun 2008 yang memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk menghimpun data perpajakan dan mewajibkan instansi pemerintah, lembaga, asosiasi, dan pihak lainnya untuk memberikan data kepada Direktorat Jenderal Pajak. k. 37 responden menyetujui bahwa Sunset Policy memberikan kemudahan
bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya. Meskipun untuk memanfaatkan Sunset Policy banyak menyita waktu wajib pajak untuk berbagai persiapan, wajib pajak tetap merasa diberikan kemudahan dalam melaksanakan kewajibannya. Hal ini tentunya dipicu oleh keinginan wajib pajak untuk dapat memanfaatkan penghapusan sanksi.
l. 35 responden menyetujui bahwa Sunset Policy mendorong wajib pajak menjadi lebih patuh. Adanya penghapusan sanksi yang dapat memotivasi wajib pajak untuk membayar kekurangan pajak, mendaftar NPWP, dan memenuhi kewajiban perpajakan lainnya diharapkan dapat terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Tabel 4.14
Jawaban Wajib Pajak Badan
Jumlah Responden No Jawaban Pertanyaan STS (Bobot 5) TS (Bobot 4) R (Bobot 3) S (Bobot2) SS (Bobot 1) 1 Penghentian pemeriksaan jika wajib pajak yang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy selama Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan belum diterbitkan. _ 4 8 16 5 2 Kesadaran dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan Sunset Policy.
_ 2 1 15 15
3
Kesadaran unuk memanfaatkan Sunset Policy memerlukan sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak.
1 1 1 17 13
4
Sunset Policy
memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela. _ _ 5 17 11 5 Sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP.
_ _ 5 15 13
6
Sunset Policy akan meningkatkan Jumlah wajib pajak terdaftar secara signifikan.
Lanjutan Tabel 4.14:
Sumber: Data primer yang telah diolah
Jumlah Responden No Jawaban Pertanyaan STS (Bobot 5) TS (Bobot 4) R (Bobot 3) S (Bobot2) SS (Bobot 1) 7
Mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dibebaskan dari sanksi bunga 2% per bulan dari pajak yang tidak/kurang dibayar.
_ 2 3 17 11
8
Pembebasan sanksi administrasi memotivasi wajib pajak untuk memiliki NPWP.
_ 1 1 18 13
9
Sunset Policy akan meningkatkan
penerimaan negara secara signifikan.
_ 2 5 13 13
10
Sunset Policy memungkinkan Direktorat Jenderal Pajak mengetahui
ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilaksanakan wajib pajak.
_ 1 13 16 3
11
Sunset Policy
memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya.
_ 3 3 19 8
12
Sunset Policy mendorong wajib pajak menjadi lebih patuh
Berdasarkan Tabel 4.14 di atas, dapat dilihat jawaban dari wajib pajak badan untuk dimensi pendaftaran NPWP merupakan persepsi yang positif, hal ini dapat dilihat dari masing-masing pertanyaan yang diajukan kepada 33 responden, hasilnya yaitu:
a. 21 responden menyetujui bahwa pemeriksaan akan dihentikan jika wajib pajak yang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy selama Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan belum diterbitkan. (SPHP) belum diterbitkan. Akan tetapi, responden yang menjawab ragu-ragu, tidak setuju dan sangat tidak setuju cukup signifikan, yaitu berjumlah 12 responden. Hal ini dapat disebabkan karena adanya harapan wajib pajak agar ketika wajib pajak yang sedang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy
pemeriksaan tetap dapat dihentikan meskipun SPHP sudah diterbitkan. b. 30 responden menyetujui bahwa kesadaran dalam memenuhi tanggung
jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan Sunset Policy. Dapat dilihat bahwa hampir 100% dari responden wajib pajak orang pribadi memiliki persepsi yang positif, yaitu menyetujui bahwa kesadaran dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan
Sunset Policy.
c. 30 responden menyetujui bahwa kesadaran unuk memanfaatkan Sunset Policy memerlukan sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak. Sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak tentunya akan meningkatkan pengetahuan wajib pajak mengenai perpajakan, sehingga dengan
meningkatnya pengetahuan wajib pajak diharapkan kesadaran wajib pajak dapat meningkat pula.
d. 28 responden menyetujui bahwa Sunset Policy memberikan kesempatan kepada wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela, dengan diberlakukannya penghapusan sanksi tentunya diharapkan wajib pajak yang awalnya merasa enggan untuk berurusan dengan pajak dapat memenuhi kewajibannya secara sukarela.
e. 28 responden menyetujui bahwa sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP, ini berarti sudah terciptanya kesadaran dari wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela. f. 26 responden menyetujui bahwa Sunset Policy akan meningkatkan jumlah
wajib pajak terdaftar secara signifikan, dengan terciptanya kesadaran dari wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela, tentunya jumlah wajib pajak terdaftar akan terus meningkat.
g. 28 responden menyetujui bahwa mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dibebaskan dari sanksi bunga 2% per bulan dari pajak yang tidak/kurang dibayar, wajib pajak tentunya merasa lebih ringan bebannya dalam membayar pajak dengan dihapuskannya sanksi bunga, sehingga hal ini mendapat sambutan yang positif dari wajib pajak.
h. 31 responden menyetujui bahwa pembebasan sanksi administrasi memotivasi wajib pajak untuk memiliki NPWP. Pembebasan sanksi setidaknya memotivasi wajib pajak yang awalnya enggan untuk berurusan
dengan pajak, bersedia untuk mulai melaksanakan kewajibannya secara sukarela.
i. 26 responden menyetujui bahwa Sunset Policy akan meningkatkan penerimaan negara secara signifikan, dengan meningkatnya jumlah wajib pajak terdaftar dan tumbuhnya kesadaran wajib pajak tentunya penerimaan negara akan dapat ditingkatkan.
j. 19 responden menyetujui bahwa Sunset Policy memungkinkan Direktorat Jenderal Pajak mengetahui ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilaksanakan wajib pajak. Hal ini sejalan dengan berlakunya Undang-undang KUP tahun 2008 yang memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Pajak untuk menghimpun data perpajakan dan mewajibkan instansi pemerintah, lembaga, asosiasi, dan pihak lainnya untuk memberikan data kepada Direktorat Jenderal Pajak. k. 27 responden menyetujui bahwa Sunset Policy memberikan kemudahan
bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya. Meskipun untuk memanfaatkan Sunset Policy banyak menyita waktu wajib pajak untuk berbagai persiapan, wajib pajak tetap merasa diberikan kemudahan dalam melaksanakan kewajibannya. Hal ini tentunya dipicu oleh keinginan wajib pajak untuk dapat memanfaatkan penghapusan sanksi.
l. 23 responden menyetujui bahwa Sunset Policy mendorong wajib pajak menjadi lebih patuh. Adanya penghapusan sanksi yang dapat memotivasi wajib pajak untuk membayar kekurangan pajak, mendaftar NPWP, dan
memenuhi kewajiban perpajakan lainnya diharapkan dapat terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
Tabel 4.15
Perbandingan Rata-rata Jawaban Wajib Pajak
No Pertanyaan Wajib Pajak Orang Pribadi Wajib Pajak Badan 1
Penghentian pemeriksaan jika wajib pajak yang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy selama Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan belum diterbitkan.
3,51 3,66
2
Kesadaran dalam memenuhi tanggung jawab perpajakan mendukung pencapaian tujuan Sunset Policy.
4,34 4,27
3
Kesadaran unuk memanfaatkan Sunset Policy memerlukan sosialisasi dan pembinaan dari aparat pajak.
4,58 4,27
4
Sunset Policy memberikan kesempatan kepada
wajib pajak untuk mulai memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela.
4,19 4,15
5
Sukarela mendaftarkan diri untuk memperoleh
NPWP. 4,14 4,21
6
Sunset Policy akan meningkatkan Jumlah wajib
pajak terdaftar secara signifikan. 4,07 4,09
7
Mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP dibebaskan dari sanksi bunga 2% per bulan dari pajak yang tidak/kurang dibayar.
4,17 4,21
8
Pembebasan sanksi administrasi memotivasi
wajib pajak untuk memiliki NPWP. 4,00 4,27
9
Sunset Policy akan meningkatkan penerimaan
Lanjutan Tabel 4.16:
Sumber: Data primer yang telah diolah
Berdasarkan Tabel 4.15 di atas, rata-rata skor jawaban untuk masing-masing pertanyaan tidak jauh berbeda antara wajib pajak badan dan wajib pajak orang pribadi. Untuk pertanyaan pertama, jawaban wajib pajak badan dan wajib pajak orang pribadi mengarah kepada persepsi yang negatif, hal ini dapat dilihat dari rata-rata jawaban kedua kelompok yang skornya kurang dari 4,00. Hal ini dapat disebabkan karena adanya harapan wajib pajak agar ketika wajib pajak yang sedang diperiksa memanfaatkan Sunset Policy pemeriksaan tetap dapat dihentikan meskipun SPHP sudah diterbitkan.
Untuk pertanyaan kedua sampai dengan keempat, rata-rata skor wajib pajak orang pribadi lebih tinggi daripada wajib pajak badan. Hal ini dapat disebabkan karena wajib pajak orang pribadi lebih meningkat kesadarannya untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara sukarela daripada wajib pajak badan. No Pertanyaan Wajib Pajak Orang Pribadi Wajib Pajak Badan 10
Sunset Policy memungkinkan Direktorat Jenderal
Pajak mengetahui ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilaksanakan wajib pajak.
3,97 3,63
11
Sunset Policy memberikan kemudahan bagi wajib
pajak dalam melaksanakan hak dan kewajibannya.
4,12 4,03
12
Sunset Policy mendorong wajib pajak menjadi
Untuk pertanyaan kelima sampai dengan pertanyaan kesembilan, rata-rata skor wajib pajak badan lebih tinggi daripada wajib pajak orang pribadi. Hal ini dapat disebabkan wajib pajak badan lebih termotivasi untuk memanfaatkan Sunset Policy karena lebih merasakan manfaat dari Sunset Policy mengingat secara materiil wajib pajak badan membayar pajak dalam jumlah yang lebih besar daripada wajib pajak orang pribadi.
Untuk pertanyaan kesepuluh sampai dengan pertanyaan kedua belas, rata-rata skor wajib pajak orang pribadi lebih tinggi daripada wajib pajak badan. Hal ini dapat disebabkan wajib pajak badan untuk kurang terdorong untuk menjadi lebih patuh dan adanya persepsi dari wajib pajak badan bahwa Direktorat Jenderal Pajak dapat mengetahui ketidakbenaran pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilaksanakan wajib pajak meskipun tidak ada
Sunset policy mengingat selama ini wajib pajak badan lebih diprioritaskan untuk diperiksa oleh aparat pajak karena dinilai memiliki potensi jumlah pembayaran pajak yang cukup besar bagi penerimaan negara.