KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR ALOKAS I WAKTU
B. Pendidikan Lingkungan Hidup
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifk untuk memecahkan masalah.
Menjelaskan hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan
3.1 Menjelaskan kegiatan yang mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan
3.2 Mencintai budaya tertib, budaya bersih dan nilai-nilai keindahan dalam
kehidupan.
3.3 Membiasakan diri tertib pada lingkungan keluarga.
3.4 Membiasakan diri tertib pada lingkungan sekolah
3.5 Membiasakan diri tertib pada lingkungan masyarakat
3.6 Membiasakan diri tertib pada lingkungan Kab. Cianjur
3.7 Membiasakan diri bersih pada lingkungan keluarga
3.8 Membiasakan diri bersih pada lingkungan sekolah
3.9 Membiasakan diri bersih pada lingkungan masyarakat
3.10Membiasakan diri bersih pada lingkungan Kab. Cianjur
3.11Memelihara keindahan pada lingkungan keluarga
3.12Memelihara keindahan pada lingkungan sekolah
3.13Memelihara keindahan pada lingkungan masyarakat
3.14Memelihara keindahan pada lingkungan Kab. Cianjur
3.15Menerima konsep P4LH
3.16Mencintai jenis-jenis tanaman yang ada di lingkungan sekitar
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengemba-ngan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifk di bawah pengawasan langsung.
4.1 Melakukan pembibitan tanaman
4.2 Melakukan penanaman tanaman di lingkungan rumah
4.3 Melakukan penanaman tanaman di lingkungan sekolah
4.4 Melakukan penanaman tanaman di lingkungan di tempat lain
4.5 Memelihara tanaman dalam lingkungan keluarga
4.6 Memelihara tanaman pada lingkungan Kurikulum Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik
SMK TAMANSISWA KOTA SUKABUMI
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
sekolah
4.7 Memelihara tanaman pada lingkungan masyarakat
4.8 Memelihara tanaman pada lingkungan Kab. Cianjur
4.9 Membiasakan diri dalam pengawasan tanaman pada lingkungan keluarga 4.10 Membiasakan diri dalam pengawasan
tanaman pada lingkungan sekolah
4.11 Membiasakan diri dalam pengawasan tanaman pada lingkungan masyarakat 4.12 Membiasakan diri dalam pengawasan
tanaman pada lingkungan Kab. Cianjur 4.13 Menyenangi proses pengelolaan
Lingkungan Hidup dengan menggunakan IPTEK
4.14 Menerima perkembangan IPTEK dalam pengelolaan Lingkungan Hidup
4.15 Melakukan upaya pelestarian lingkungan dengan menggunakan IPTEK 4.16 Melakukan pengelolaan dan
pemberdayaan sumber daya alam dan energi dengan menggunakan IPTEK 4.17 Melakukan penanganan polusi udara
dengan menggunakan IPTEK
4.18 Meniru perkembangan IPTEK dari daerah yang sudah maju
4.19 Membiasakan diri dalam pengelolaan lingkungan hidup dengan menggunakan IPTEK
3.3.2.2. Muatan Kekhasan Satuan Pendidikan
Muatan kekhasan satuan pendidikan berupa bahan kajian dan pelajaran dan/atau mata pelajaran muatan lokal serta program kegiatan yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik.
Kurikulum Kekhasan Satuan Pendidikan merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi sekolah, termasuk keunggulan sekolah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak Kurikulum Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik
SMK TAMANSISWA KOTA SUKABUMI sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi mata pelajaran kekhasan ini ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan, sehingga SMK Tamansiswa harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan.
Muatan kurikulum Kekhasan pada SMK Tamansiswa adalah Ketamansiswaan.
Daftar KI dan KD Muatan lokal dan Kekhasan Satuan Pendidikan yang dikembangkan oleh SMK Tamansiswa adalah sebagai berikut :
Information and Communication Technology (ICT) Kelas X
Kompetensi Inti Kompetensi Dasar
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifk untuk memecahkan masalah.
3.1 Memahami cara melakukan/memasang Internet dan cara menginstal Netscape 3.2 Menjelaskan cara melakukan Surfng dan
Browsing
3.3 Menjelaskan cara menggunakan fasilitas
3.4 Menjelaskan cara melakukan Chatting (komunikasi teks)Pengolahan gambar di Internet
3.5 Menjelaskan cara mengoperasikan
website
3.6 Menjelaskan cara mengoperasikan
Website-design (pembuatan blog) 4. Mengolah, menalar, dan
menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengemba-ngan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifk di bawah pengawasan langsung.
4.1 Mempersiapkan piranti lunak pengolah gambar
4.2 Mengenali menu, membuat, membuka, dan menyimpan fle gambar
4.3 Melakukan lay-out dan editing sederhana 4.4 Mencetak fle gambar
4.5 Menggambar (Life Drawing) 4.6 Membentuk animasi tiga dimensi
4.7 Menyimpan dan mencetak hasil animasi 4.8 Mempersiapkan piranti lunak multi media 4.9 Mengenali ftur-ftur menu
4.10 Membuat desain awal 4.11 Melakukan Editing design
4.12 Menyelesaikan Editing video
Kurikulum Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik
SMK TAMANSISWA KOTA SUKABUMI
3.3.3. Pengembangan Diri 3.3.3.1. Bimbingan Konseling
Bimbingan Konseling telah diatur tersendiri pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 tahun 2014. Bimbingan dan konseling sebagai layanan profesional pada satuan pendidikan dilakukan olehtenaga pendidik profesional yaitu Konselor atau Guru Bimbingan dan Konseling. Konselor adalah seseorang yang berkualifkasi akademik Sarjana Pendidikan (S-1) dalam bidang bimbingan dan konseling dan telah lulus Pendidikan Profesi Guru Bimbingan dan Konseling/ Konselor. Sarjana Pendidikan (S-1) dalam bidang bimbingan dan konseling yangdihasilkan Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) dapat ditugasi sebagai Guru Bimbingan dan Konseling untuk menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling pada satuan pendidikan.
Guru Bimbingan dan Konseling yang bertugas pada satuan pendidikan tetapi belum memiliki kualifkasi akademik dan kompetensi yang ditentukan, secara bertahap ditingkatkan kualifkasi akademik dan kompetensinya sehingga mencapai standar yang ditentukan sebagaimana yang diatur dalam Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifkasi Akademik dan Kompetensi Konselor yaitu Sarjana Pendidikan (S- 1) dalam bidang bimbingan dan konseling dan telah lulus Pendidikan Profesi Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor.