• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pada bab ini dikemukakan data hasil penelitian dan pembahasan tentang kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMPN 21 Makassar pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes dan wawancara. Tes dilakukan untuk mengumpulkan data terkait dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, sedangkan wawancara dilakukan untuk mengungkap secara mendalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dan triangulasi data penelitian. Adapun pemilihan subjek penelitian dilakukan berdasarkan tes kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, dari 28 siswa yang diberikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika dipilih 3 orang siswa sebagai subjek penelitian yang kemudian diwawancarai. Sebagaimana yang dijelaskan pada Bab , penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang menggambarkan secara apa adanya fenomena yang terjadi di lapangan. Penelitian ini hendak menggambarkan dengan apa adanya tentang kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.

Untuk memperjelas dan mendeskripsikan secara rinci proses penelitian ini, maka akan diuraikan hasil yang diperoleh dari masing-masing tahapan pada prosedur penelitian yang telah dikemukakan pada Bab sehingga sampai pada pembahasan.

A.Hasil Validasi Instrumen

Dalam penelitian ini, peneliti sebagai instrumen utama yang didukung oleh instrumen pendukung, yakni tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara yang telah divalidasi oleh dua validator bidang pendidikan matematika. Hasil validasi instrumen pendukung tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1. Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika

Tes kemampuan pemecahan masalah matematika diberikan untuk mengumpulkan data tentang bagaimana kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Untuk mengumpulkan data tersebut, maka disusunlah soal-soal yang relevan. Kemudian dilakukan validasi isi dan konstruk oleh dua orang pakar di bidang pendidikan matematika terhadap soal-soal tersebut agar tujuan dari pemberian tes dapat tercapai. Adapun hasil validasi dari validator menyatakan bahwa soal yang termuat di dalam tes kemampuan pemecahan masalah matematika layak digunakan dalam penelitian ini.

2. Pedoman wawancara

Pedoman wawancara ini merupakan pedoman umum, pertanyaan spesifik berkembang berdasarkan temuan-temuan pada tes pemecahan masalah matematika dan jawaban sebelumnya dalam wawancara dari masing-masing subjek penelitian. Dengan demikian, secara keseluruhan pertanyaan untuk masing-masing subjek tidak harus sama, hal tersebut

disesuaikan dengan jawaban subjek pada lembar jawaban tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan saat wawancara.

Untuk menghasilkan pedoman wawancara yang sesuai dengan tujuan penelitian, dilakukan validasi isi dan konstruk oleh dua pakar di bidang pendidikan matematika. Adapun hasil validasi dari validator menyatakan bahwa pedoman wawancara tersebut perlu direvisi pada bagian pertanyaan-pertanyaan umumnya. Validator menyarankan untuk memperbaiki bahasa dan fokus terhadap indikator kemampuan pemecahan masalah matematika. Setelah direvisi, validator menyatakan bahwa pedoman wawancara layak digunakan dalam penelitian ini.

B. Hasil Pemilihan subjek

Subjek penelitian dipilih dari siswa kelas VIII SMPN 21 Makassar tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 28 orang siswa. Siswa tersebut diberikan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Berdasarkan data dari tes pemecahan masalah matematika, sebagian besar siswa tidak mampu menyelesaikan soal yang diberikan pada tes tersebut.

Pada Bab telah dikemukakan bahwa akan dipilih 3 subjek penelitian berdasarkan dari tes kemampuan pemecahan masalah matematika, subjek yang akan dipilih diharapkan memiliki kemampuan yang cukup untuk menyampaikan atau mengkomunikasikan apa yang dipikirkannya. Hal ini penting mengingat bahwa dalam proses pengumpulan data nantinya peneliti dituntut untuk mampu memahami bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematika dari subjek-subjek tersebut. Adapun kriteria pemilihan subjek-subjek ditentukan berdasarkan

pertimbangan tertentu yaitu siswa yang bersedia yang diwawancarai dan rekomendasi dari guru mata pelajaran.

Adapun daftar siswa kelas VIII E dan perolehan nilai masing-masing siswa dalam penelitian ini disajikan dalam tabel 4.1

Tabel 4.1 Daftar Perolehan Nilai Siswa Kelas VIII E SMPN 21 Makassar

No Inisial Siswa Nilai

1 MR 35 2 RDA 35 3 MAPP 40 4 AG 55 5 MFR 55 6 NDR 40 7 MAN 30 8 AIP 30 9 WDAO 30 10 AAL 45 11 RI 65 12 CS 40 13 MM 50 14 UZ 35 15 AN 50 16 MM 55 17 AS 40 18 MF 60 19 LO 65

20 GZS 70

21 EA 60

22 ARA 70

23 MK 65

Tabel 4.2 Subjek Wawancara

Nilai Siswa Inisial Siswa 65 55 40 RI AG AS

Data penelitian dianalisis melalui petikan jawaban subjek yang diberi kode. Kode petikan jawaban subjek terdiri 5 (lima) digit diawali dengan dua huruf yang merupakan inisial dari subjek penelitian. Digit ketiga menyatakan indikator kemampuan pemecahan masalah, “1” untuk indikator memahami masalah, “2” untuk indikator merencanakan pemecahan masalah, “3” untuk indikator melaksanakan rencana pemecahan masalah, “4” untuk indikator memeriksa kembali. Kemudian 2 digit terakhir menyatakan urutan petikan jawaban subjek dalam transkip wawancara. Sebagai contoh “RI2-04” menyatakan petikan jawaban urutan ke-4 untuk langkah ke-2 pemecahan masalah oleh subjek penelitian RI.

C. Paparan Data dan Analisis Data

Pada bagian ini dipaparkan data hasil penelitian yaitu kemampuan pemecahan masalah (KPM) siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan langkah Polya.

1. Paparan Data dan Analisis Data untuk Subjek RI a. Paparan data

Berikut ini disajikan soal dan hasil tes kemampuan pemecahan masalah subjek RI

Gambar 4.1 Soal Tes KPM 1) Memahami Masalah

Gambar 4.2 Langkah I

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek mampu menentukan hal yang diketahui walaupun tidak secara spesifik menuliskannya. Siswa tidak menuliskan pemisalannya, misal subjek tidak menuliskan pensil =x dan buku =y. Subjek langsung menulisnya dalam bentuk persamaan. Adapun untuk hal yang ditanyakan subjek sudah mampu menuliskannya sesuai dengan soal

SOAL :

Harga 5 Pensil dan 2 buku Rp 26.000,00 sedangkan harga 3 pensil dan 4 buku Rp 38.000,00. Jika Ani membeli 2 pensil dan 4 buku, berapa uang yang harus dibayarkan Ani?

yang diberikan. Dengan begitu bisa disimpulkan bahwa subjek sudah mampu memahami masalah.

Berdasarkan hasil wawancara,awalnya subjek tidak memahami permasalahan. Subjek baru bisa memahami permasalahan setelah membaca ulang soal yang diberikan dan mengingat kembali materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Dalam menafsirkan masalah subjek juga tidak terlalu lengkap menuliskan di lembar jawaban, terlihat bahwa saat subjek menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, subjek hanya langsung menuliskannya dalam bentuk persamaan tanpa menuliskan kenapa subjek menulis x dan y.

FI-01 P Coba liatki itu soal dek, menurutta itu soal yang kakak berikan sulit?

RI1-01 J tidak gampang tidak susahji kak, sedang-sedangji FI-02 P Kenapa bilangki dek tidak gampang tidak susah

dek?

RI1-02 J Karna pernah maka kerja soal bgtu kak

FI-03 P Pas lihatki itu soal toh dek, tauki apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal tersebut? RI1-03 J Iye kak, itu toh yang diketahui kak harga 5 pensil

dan 2 buku Rp 26.000 dan harga 3 pensil dan 4 buku Rp 38.000 dan yang ditanyakan kak harga 2 pensil dan 4 buku

FI-04 P Dapat dari manaki dek itu x y?

RI1-04 J Anu kak, itu pensil misalkan x toh dan buku y FI-05 P Tapi kenapa ndak ada mutulis dek di lembar

jawabanta?

RI1-05 J Kan kutaumi kak, jadi nda kutulismi

Dengan demikian, subjek dinyatakan cukup mampu memahami masalah

2) Merencanakan penyelesaian masalah

Gambar 4.3 Langkah II

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah subjek mampu menentukan rumus matematika yang relevan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Hal tersebut terlihat dari adanya rumus yang digunakan siswa yaitu dengan menjadikannya dalam bentuk persamaan 1 dan 2. Dengan melihat lembar jawaban subjek, terlihat bahwa subjek sudah yakin dengan model matematika yang dia gunakan

FI2-06 P Pas tau maki dek apa yang ditanyakan dari soal,bagaimana langkah selanjutta dek? RI2-06 J Maksudnya kak

FI2-07 P Rumus apa kita pake untuk menyelesaikan itu soal dek?

RI2-07 J Owh, kukasi dalam bentuk persamaan i kak FI2-08 P Ohhh bgtu, setelah itu mau maki apakan i

RI2-08 J Mencari nilai x kak, jadi saya eliminasi variabel y

FI2-09 P Pake metode apaki dek selesaikan itu soal? RI2-09 J Nda kutauki kak, kulupa i apa lagi namanya Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu menyusun rencana penyelesaian masalah.

3) Melaksanakan Rencana Penyelesaian Masalah

Gambar 4.4 Langkah III

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek mampu melaksanakan rencana pemecahan masalah, meskipun pada lembar jawaban terlihat subjek tidak mampu melakukan operasi hitung secara lengkap. Terlihat pada lembar jawaban, subjek sudah mampu melakukan langkah-langkah untuk mengeliminasi variabel y sehingga subjek memperoleh nilai variabel x meskipun nilai yang diperoleh belum tepat. Terus dari lembar jawaban subjek, setelah subjek memperoleh nilai x,subjek mampu mensubstitusikan variabel yang subjek peroleh yaitu nilai variabel x.

FI3-10 P Kenapa itu ada penyelesaian yang kita tip x dek?

RI3-10 J Anu kak, ada salah hitungku disitu, jadi ku ulang i

FI3-11 P Nilai apakah yang kita cari pertama dek?

RI3-11 J Mauka eliminasi variabel y kak jadi dapatma nanti nilai x

FI3-12 P Kalo dapat maki nilai x, bagimana lagi?

RI3-12 J Kan mauki cari x y toh kak, jadi dicarimi lagi nilai y, kumasukkanmi nilai x ke salah satu persamaan untuk kucari nilai y

Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu melaksanakan rencana penyelesaian masalah

4) Memeriksa kembali

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek belum mampu menguji nilai yang di dapat untuk mengetahui kebenaran jawaban subjek yang peroleh. Terlihat dari lembar jawaban, subjek sama sekali tidak menuliskan langkah yang dia harus lakukan setelah memperoleh nilai x dan y.

FI4-13 P Itu jawaban yang muperoleh dek sudah benarmi? RI4-13 J Tidak tau kak

FI4-14 P Maksudnya kenapa tidak tau dek na jawabanta itu RI4-14 J Apa kutaukan betul atau tidak karna belumpi kita

periksa kak

FI4-15 P Nda pernahki na ajarkan guruta kah cara menguji nilai?

Dengan demikian, subjek dinyatakan tidak mampu dalam langkah memeriksa kembali

b. Analisis data

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan petikan wawancara oleh peneliti kepada subjek penelitian, diperoleh informasi sebagai berikut :

1) Subjek dinyatakan cukup dalam aspek bahasa. Hal tersebut ditandai dengan adanya beberapa hal yang dipahami terkait dengan masalah, seperti hal-hal yang diketahui dari masalah walaupun subjek tidak menuliskannya dalam bentuk pemisalan. Meskipun secara keseluruhan subjek masih membutuhkan waktu untuk memahami masalah karena harus membaca secara berulang-ulang soal yang diberikan.

2) Subjek dinyatakan baik dalam aspek tindakan. Hal tersebut terlihat dari bagaimana subjek menyusun dan melaksanakan strategi yang dibuatnya. Terlihat juga bahwa subjek mampu menyelesaikan masalah dengan strategi yang sangat efektif. Selain itu subjek juga mampu menyadari bahwa keterkaitan antara setiap hal yang diketahui dan ditanyakan memiliki hubungan dalam proses pemecahan masalah.

3) Subjek dinyatakan baik dalam aspek konsep. Hal tersebut ditandai dengan penggunaan konsep sistem persamaan linear dua variabel yang dilakukan subjek untuk menyelesaikan

masalah. Meskipun dalam mengoperasikannya subjek masih kurang tepat dalam proses perhitungan.

4) Subjek dinyatakan kurang baik dalam aspek argumen. Hal tersebut terlihat dari bagaimana cara subjek menjelaskan saat proses wawancara. Saat wawancara dengan subjek, subjek masih kurang paham dengan jawabannya sendiri.

2. Paparan Data dan Analisis Data untuk subjek AG a. Paparan data

Berikut ini disajikan soal dan hasil tes kemampuan pemecahan masalah subjek AG

Gambar 4.5 Soal Tes KPM

1) Memahami Masalah

Gambar 4.6 Langkah 1 SOAL :

Harga 5 Pensil dan 2 buku Rp 26.000,00 sedangkan harga 3 pensil dan 4 buku Rp 38.000,00. Jika Ani membeli 2 pensil dan 4 buku, berapa uang yang harus dibayarkan Ani?

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek mampu menentukan hal yang diketahui dan ditanyakan dengan tepat. Terlihat dari lembar jawaban, subjek membuat dalam bentuk pemisalan untuk lebih memudahkannya yaitu pensil = x dan buku = y. Setelah itu subjek merubahnya dalam bentuk persamaan. Adapun untuk hal yang ditanyakan subjek telah menuliskan dengan lengkap hal-hal yang ditanyakan terkait dengan masalah.

Berdasarkan hasil wawancara, awalnya subjek tidak memahami permasalahan. Subjek baru bisa memahami permasalahan setelah peneliti mengingatkan kembali materi yang di ajarkan guru sebelumnya. Dalam menafsirkan masalah subjek sudah mampu menuliskan hal-hal yang diketahui terkait dengan soal. Terungkap bahwa subjek telah yakin dengan hal-hal yang dituliskannya terkait dengan masalah.

FI-01 P Oke dek coba perhatikanki itu soal yang kakak berikan, menurutta susah itu soal dek?

AG1-01 J Tunggu dulu kak nah, mmmm nda terlalu susahji kak FI-02 P Berati ditau kerjakan itu soal dek?

AG1-02 J Nda taumi deh kak,

FI-03 P Jawaban sendiritaji ini kah dek? AG1-03 J Iye kak

F1-04 P Pas sudah kita baca itu soal dek, tauki apa yang diketahui dan ditanyakan?

AG1-04 J Iye kak, itu pensil ku misalkan x dan buku y, terus ku tulismi sesuai apa yang diketahui (sambil menuliskan di kertas selembar)

FI-05 P Kenapa haruski misalkan x dan y dek? Kenapa bukan a dan b atau q r atau huruf lain begitu

AG1-05 J Ituji biasa kupelajari kak

F1-06 P Untuk apa pale kita misalkan i dek? AG1-06 J Supaya gampang toh kak

Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu memahami masalah

2) Merencanakan Penyelesaian Masalah

Gambar 4.7 Langkah II

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek mampu menyusun rencana pemecahan masalah. Hal tersebut terlihat dari hasil pemecahan masalah matematika yang dibuat oleh subjek, dimana dalam mencari nilai x dan y subjek membuat pemisalan dalam bentuk persamaan 1 dan 2. Selain itu subjek juga membuat pemisalan pensil = x dan buku = y. Terungkap bahwa subjek melakukan hal tersebut agar memudahkan dalam proses penyelesaian masalah

FI2-07 P Jadi setelah tau maki apa yang ditanyakan dan diketahui dek, tauki rumus yang mau kita gunakan?

AG2-07 J Iye kak, dikasi dalam bentuk persamaan i FI2-08 P Yakinki dek kalo begitu rumusnya? AG2-08 J Iye kak yakinka

FI2-09 P Setelah kita kasi dalam bentuk persamaanmi dek, mau maki apakan i lagi?

AG2-09 J Dicari nilai x y toh kak

FI2-10 P Bagaimana itu cara mencari nilai x y? AG2-10 J Ku eliminasi dulu x kak

FI2-11 P Apa itu eliminasi dek?

AG2-11 J Apa itu di’ kulupa i lagi kak, tapi yang jelas supaya di dapat i nilai y kak, baru sudahnya itu dicarimi lagi nilai x

Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu menyusun rencana pemecahan masalah.

3) Melaksanakan Rencana Penyelesaian

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, secara umum subjek mampu melaksanakan rencana pemecahan masalah, meskipun dalam pelaksanaannya masih ada operasi yang keliru. Namun, meskipun begitu belum bisa disimpulkan bahwa subjek tidak mampu melaksanakan rencana penyelesaian masalah karena masih perlu klarifikasi pada wawancara.

Berdasarkan hasil wawancara, secara umum subjek mampu melaksanakan strategi rencana penyelesaian masalah yang telah dipikirkannya, meskipun dalam mengerjakannya masih ada operasi yang keliru. Terungkap bahwa subjek dapat menjelaskan setiap langkah penyelesaian yang dia tulis.

FI3-12 P oke coba perhatikan jawabanta dek (sambil menunjuk lembar jawaban siswa) itu

persamaan 1 kenapa kita kali 3 baru persamaan 2 kita kali 5

AG3-12 J Anu kak, kan itu kalo mauki eliminasi x harus sama nilainya, jadi persamaan 1 kukali 3 persamaan 2 kukali 5 mi supaya sama FI3-13 P Kenapa harus sama dek?

AG3-13 J Tidak kutau kak.

FI3-14 P Kenapa pale kita kurang i disitu setelah sama nilainya x?

AG3-14 J Supaya habis i kak nilainya x FI3-15 P Jadi nilai apa kita dapat dek? AG3-15 J Nilai y kak

Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu melaksanakan rencana penyelesaian masalah

4) Memeriksa kembali

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek tidak mampu menguji nilai yang didapat apakah sudah benar dan masuk akal. Hal tersebut terlihat dari lembar jawaban subjek. Subjek sama sekali tidak menguji nilai kebenaran setelah mendapatkan nilai x dan y.

Berdasarkan hasil wawancara, subjek memang belum paham bagaimana cara menguji nilai kebenaran jawaban. Terungkap bahwa saat wawancara subjek tidak yakin dengan jawaban yang dia dapat.

FI4-16 P Ini kan dapat maki nilai x y dek, yakinki dengan jawabanta dek benarmi?

AG4-16 J Tidak tau kak

FI4-17 P Kenapa na tidak tau dek? AG4-17 J Kaya’nya salah kak

FI4-18 P Kenapa tidak diuji jawabanta dek betul atau tidak

AG4-18 J Tidak kutau caranya kak

Dengan demikian, subjek dinyatakan tidak mampu dalam langkah memeriksa kembali

b. Analisis data

Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan petikan wawancara oleh peneliti kepada subjek penelitian, diperoleh informasi sebagai berikut:

1) Subjek dinyatakan baik dalam aspek bahasa. Hal tersebut ditandai dengan pemahaman subjek terkait dengan masalah, seperti hal-hal yang diketahui dan ditanyakan dari masalah, membuat pemisalan untuk memudahkan dalam memecahkan masalah dan lain-lain.

2) Subjek dinyatakan baik dalam aspek tindakan. Hal tersebut terlihat dari bagaimana subjek menyusun dan melaksanakan strategi yang dibuatnya. Terlihat subjek mampu menyusun rencana penyelesaiannya, namun ketika melaksanakan rencana tersebut subjek terlihat melakukan sebuah kesalahan. Subjek masih kurang dalam operasi hitung. Subjek juga tidak mampu memikirkan strategi lain dari penyelesaian masalah tersebut. 3) Subjek dinyatakan baik dalam aspek konsep. Hal tersebut

ditandai dengan penggunaan konsep sistem persamaan linear dua variabel yang dilakukan subjek untuk menyelesaikan masalah. Meskipun dalam pengerjaannya masih ada proses yang keliru.

4) Subjek kurang baik dalam aspek argumen. Hal tersebut terlihat dari bagaimana subjek masih ragu dengan jawabannya. Selain

itu subjek juga kurang baik dalam menyampaikan argumen-argumen yang terkait dengan proses pemecahan masalah yang telah dia buat.

3. Paparan Data dan Analisis Data Untuk Subjek AS a. Paparan data

Berikut ini disajikan soal dan hasil tes kemampuan pemecahan masalah subjek AS

Gambar 4.9 Soal Tes KPM 1) Memahami masalah

Gambar 4.10 Langkah I

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek mampu menentukan hal yang diketahui walaupun tidak membuatnya dalam bentuk pemisalan. Subjek langsung menulisnya dalam bentuk persamaan. Terus subjek juga sudah dapat menuliskan SOAL :

Harga 5 Pensil dan 2 buku Rp 26.000,00 sedangkan harga 3 pensil dan 4 buku Rp 38.000,00. Jika Ani membeli 2 pensil dan 4 buku, berapa uang yang harus dibayarkan Ani?

hal yang ditanyakan terkait dengan masalah. Subjek telah menuliskan jumlah pensil dan jumlah buku yang ingin dicari harganya.

Berdasarkan hasil wawancara, subjek mampu memahami permasalahan. Terlihat bahwa subjek menuliskan hal-hal yang terkait dengan masalah walaupun belum lengkap. Terungkap bahwa hal tersebut bisa terjadi dikarenakan pengalaman subjek pada proses pembelajaran sebelumnya.

FI-01 P Oke dek itu kemarin yang kakak kasi soal kita sendiriji kerja dek?

AS1-01 J Iye kak

FI-02 P Nda menyontekki dek?

AS1-02 J Tidak kak, tapi pakeka kalkulator

FI-03 P Oh iya, itu soal kukasi dek menurutta susah kah?

AS1-03 J Iye kak, sedikit susah FI-04 P Apanya susah dek?

AS1-04 J Kulupa i kak mau diapakan lagi itu, tapi pas lama-lama mi ku ingatmi

FI-05 P Apa yang diketahui dan ditanyakan dari itu soal dek?

AS1-05 J 5 Pensil dan 2 buku harganya 26.000 dan 3 pensil 4 buku harganya 38.000, terus yang ditanyakan harganya kalo 2 pensil dan 4 buku, itu kak

FI-06 P Kenapa ada kita tulis dek x dan y, dapat dari manaki itu?

FI-07 P Kenapa pale nda kita tulis i dek? AS1-07 J Karna kutauji kak, jadi nda kutulismi

Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu memahami masalah.

2) Merencanakan Penyelesaian Masalah

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek sebenarnya mampu menyusun rencana pemecahan masalah. Hanya saja subjek tidak menuliskannya, karena subjek langsung menggabungkannya pada langkah pertama. Setelah melihat lembar jawaban , subjek sudah paham dengan maksud soal sehingga subjek tidak menuliskan perencanaan penyelesaian masalah tapi langsung melaksanakannya.

FI2-08 P Oke kan kita taumi dek apa ditanyakan, bagaimana mi pale cara menyelesaikannya? AS2-08 J Menyelesaikan apa kak

FI2-09 P Maksudku dek, rumus bagaimana kita gunakan? AS2-09 J Kukasi jadi persamaan i dulu kak

FI2-10 P Kalo sudah mi kita jadikan dalam bentuk persamaan dek, kita apakanmi lagi?

AS2-10 J Mauka eliminasi salah satu variabelnya kak FI2-11 P Apa itu eliminasi dek?

AS2-11 J Dihilangkan variabelnya kak

Dengan demikian subjek dinyatakan cukup mampu menyusun rencana pemecahan masalah.

3) Melaksanakan rencana penyelesaian

G

Gambar 4.11 Langkah III

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek mampu melaksanakan rencana pemecahan masalah dengan cukup baik. Walaupun pada proses perhitungan subjek masih keliru. Sehingga hasil yang didapat belum tepat.

Berdasarkan hasil wawancara,subjek mampu menggunakan konsep yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Terungkap bahwa subjek menggunakan konsep sistem persamaan linear dua variabel tersebut berdasarkan pembelajaran yang sudah dipelajari sebelumnya.

FI3-12 P Coba liat lembar jawabanta dek, nilai apa yang pertama kita mau cari?

AS3-12 J Nilai y kak, jadi kusamakanmi nilai x FI3-13 P Kenapa haruski samakan nilai x dek? AS3-13 J Mmmm supaya anu i kak, habis i

AS3-14 J Kan kalo habismi, tinggal variabel y, jadi dapat maki nilai y kak, begitu

FI3-15 P Setelah dapat maki nilai y, kita apakanmi dek? AS3-15 J anu kak, di masukkan nilai nya y ke persamaan

2

FI-16 P Kenapa persamaan 2 dek?

AS3-16 J Bisaji juga persamaan satu kak, sembarangji FI-17 P Terus kenapa persamaan dua kita pilih dek? AS1-17 J Tidak kutau kak, langsungji itu ku pilih Dengan demikian, subjek dinyatakan mampu melaksanakan rencana pemecahan masalah.

4) Memeriksa kembali

Gambar 4.12 Langkah IV

Berdasarkan hasil tes pemecahan masalah, subjek belum mampu menemukan hasil yang tepat, meskipun begitu subjek

Dokumen terkait