• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

B. Penelitian yang Relevan

Berikut ini adalah beberapa penelitian yang relevan yang berkaitan dengan media kartu domino:

Pertama, penelitian ini dilakukan oleh Ruseno (2010) yang berjudul "Penggunaan Media Kartu Domino Untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung Pecahan Siswa Kelas III SDN Kalangan Klaten Tahun Pelajaran 2010/2011". Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan keterampilan berhitung pecahan melalui penggunaan media kartu domino siswa kelas III SDN 2 Kalangan Klaten Tahun Pelajaran 2010/2011. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Kalangan kelas III. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas III terdiri dari 34 siswa. Proses penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penggunaan media kartu domino dapat meningkatkan keterampilan berhitung pecahan siswa kelas III SDN 2 Kalangan Klaten tahun pelajaran 2010/2011. Hal ini dapat dibuktikan dengan

50 hasil tes awal kondisi awal yaitu 46,62 dengan ketuntasan klasikal 23,53%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas meningkat mencapai 55,74 dengan ketuntasan klasikal meningkat 52,94%. Tindakan pada siklus II nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 63,53% dengan ketuntasan klasikal menjadi 70,59%. Tindakan pada siklus III nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 72,94 dengan ketuntasan klasikal meningkat menjadi 82,35%. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu media kartu domino. Sedangkan perbedaannya terletak pada jenis penelitian dan mata pelajaran yang diterapkan.

Kedua, penelitian ini dilakukan oleh Yogi, (2011) yang berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Kartu Domino Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika pada materi pecahan dengan menngunakan media kartu domino dengan media gambar diam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu (Quasi experimental research). Berdasarkan kelompok kedua, diketahui kelompok kontrol Lhitung < Ltabel (0,1189 < 0,1693) dan

kelompok eksperimen Lhitung < Ltabel (0,1076 < 0,1717). Hal ini dapat

disimpulkan bahwa kedua sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah populasi mempunyai variansi sama atau tidak. Berdasarkan uji homogenitas, diketahui X²hitung < X²tabel (0,299 < 3,841), maka H0 diterima yang berarti bahwa kedua

sampel dinyatakan homogen. Berdasarkan analisis data hasil penelitian diperoleh hasil uji thitung yang diperoleh adalah 4,535 dan ttabel sebesar 1,675

51 sehingga H0 ditolak. Berdasarkan hasil analisis rata-rata nilai hasil belajar

yang diberi perlakuan dengan media gambar diam yaitu 64 dan nilai hasil belajar yang diberikan perlakukan dengan media kartu domino yaitu 77. Hal ini berarti ada perbedaan hasil belajar yang diajarkan dengan menggunakan media kartu domino dan media gambar diam. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan kartu domino dibandingkan dengan menggunakan media gambar diam. Persamaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan peneliti yaitu media kartu domino. Sedangkan perbedaannya terletak pada jenis penelitian dan mata pelajaran yang digunakan.

Ketiga, penelitian ini dilakukan oleh Darmaswari (2014) yang berjudul "Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino Untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Siswa kelas IV SD Kanisius Klepu". Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk: (1) mengetahui upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar dengan menggunakan media pembelajaran kartu domino pada pelajaran IPS kelas IV SD Kanisius Tahun Pelajaran 2013/2014, (2) untuk mengetahui meningkatkan media pembelajaran kartu domino dalam meningkatkan kemandirian pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014, dan (3) untuk mengetahui media pembelajaran kartu domino dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini dilakukan di SD

52 Kanisius Klepu. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas IV SD Kanisius Klepu semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah 24 siswa. Setiap siklus terdapat perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian maka ditarik kesimpulan yaitu upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa kelas IV SD Kanisius Klepu menunjukkan: (1) upaya meningkatkan kemandirian dan hasil belajar mata pelajaran IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu menggunakan media pembelajaran kartu domino dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut: (a) guru menjelaskan materi menggunakan media kartu domino, (b) siswa dan guru melakukan tanya jawab, (c) siswa mencoba untuk menyelesaikan susunan kartu domino secara bergantian, (d) guru mengoreksi hasil jawaban siswa, (e) guru menjelaskan cara bermain kartu domino secara berkelompok, (f) siswa mengerjakan LKS untuk sambil bermain kartu domino. (2) penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan kemandirian belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata kemandirian belajar siswa dikondisi awal diperoleh 25 (kurang), siklus I sebesar 65 (baik), dan siklus II sebesar 76 (baik). (3) penggunaan media pembelajaran kartu domino dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius Klepu. Kondisi awal nilai rata- rata ulangan siswa sebesar 64, siklus I sebesar 80 meningkat disiklus II yaitu 82. Persentase yang mencapai KKM kondisi awal sebanyak 63%, disiklus I sebanyak 92% meningkat disiklus II yaitu 100%. Penelitian ini sangat relevan dengan penelitian yang dilakukan. Persamaan penelitian ini dengan penelitian

53 yang dilakukan oleh peneliti yaitu media kartu domino. Sedangkan perbedaannya terletak pada jenis penelitian dan mata pelajaran.

Relevansi dari ketiga penelitian diatas yaitu sama-sama meneliti dengan menggunakan media kartu domino. Perbedaan dari ketiga penelitian di atas yaitu jenis penelitian, subjek, tempat pelaksanaan, dan mata pelajaran yang diterapkan. Dari ketiga penelitian di atas diketahui bahwa media kartu domino modifikasi dapat menunjang keberlangsungan proses pembelajaran. Peneliti dapat mengatasi permasalahan belajar siswa dengan media kartu domino modifikasi. Peneliti akan mengadakan penelitian pengembangan media kartu domino modifikasi pada mata pelajaran IPA materi struktur akar dan batang tumbuhan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar.

Berikut ini liberatur map mengenai kerangka relevansi penelitian yang dijabarkan pada bagan 2.1:

Ruseno (2010) Penggunaan Media Kartu Domino Untuk

Meningkatkan Keterampilan Berhitung Pecahan Siswa Kelas III SDN 2 Kalangan Klaten Tahun Pelajaran 2010/2011 Yogi (2011) Pengaruh Penggunaan Media Kartu Domino Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan Darmaswari (2014) Penggunaan Media Pembelajaran Kartu Domino Untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Siswa kelas IV SD

Kanisius Klepu

Wardani (2017):

Pengembangan Media Kartu Domino Modifikasi Pada Pembelajaran IPA Materi Struktur Akar dan Batang Tumbuhan Untuk Siswa Kelas IV

54

Dokumen terkait