BAB II KERANGKA TEORI
2.4 Penelitian Terdahulu
Penelitian terdahulu yang digunakan sebagai referensi dalam penelitian ini adalah:
1. Johan Santoso & Nugroho Alamjaya Sutjipto (2012) dengan judul penelitian “Persepsi Konsumen Terhadap Membership Card dan Pengaruhnya Terhadap Loyalitas Konsumen Di Narita Hotel Surabaya”.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah ada hubungan antara persepsi konsumen terhadap Member Card yang diberikan oleh Narita Hotel Surabaya dengan pengaruhnya terhadap loyalitas pemegang Member Card pada Narita Hotel Surabaya. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 orang pemegang Member Card yang diambil secara proporsional. Metode pengolahan data dilakukan dengan
menggunakan validitas, reliabilitas dan analisa deskriptif, sedangkan metode analisis data yang dipakai adalah dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis yang berasal dari data yang dikumpulkan dari kuesioner yang telah diisi dan diolah. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ketiga faktor yaitu harga, fasilitas dan pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen, dan yang berpengaruh secara dominan adalah harga.
2. Afif Rizal (2016) dengan judul penelitian “Pengaruh Brand Image dan Persepsi Harga Terhadap Loyalitas Konsumen (Survei pada Mahasiswa Pengguna Sepatu Merek Nike di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Image dan Persepsi Harga terhadap Loyalitas Konsumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya pada mahasiswa yang menggunakan sepatu merek Nike. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 120 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda secara parsial dan berganda dengan uji t dan uji F. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis koefisien determinasi sebesar 0.528 yang artinya bahwa variabel loyalitas konsumen dipengaruhi 52.8% oleh variabel brand image dan persepsi harga, sedangkan sisanya 47.2% variabel loyalitas konsumen dipengaruhi oleh variabel lain. Terdapat pengaruh yang signifikan secara
perbandingan t hitung > t tabel yaitu 4.939 > 1.980. Terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara variabel persepsi harga terhadap loyalitas konsumen dengan perbandingan t hitung > t tabel yaitu 3.757 >
1.980. Berdasarkan hasil uji F, terdapat pengaruh secara bersamasama antara variabel brand image dan persepsi harga terhadap loyalitas konsumen, dengan nilai F hitung > F tabel yaitu 67.573 > 3.074.
3. Maria Ulfah Catur Afriasih (2018) dengan judul penelitian “Analisis Penerapan Strategi Customer Bonding (Mengikat Pelanggan) Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Member The Face Shop PVJ Bandung”. Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh temuan mengenai program customer bonding (mengikat pelanggan) yang terdiri dari database (basis data), dialog dan direct media (media langsung), memperoleh temuan mengenai loyalitas pelanggan yang terdiri dari makes regular repeat purchase (melakukan pembelian secara teratur), purchase across product are service lines (membeli diluar lini produk), refers other (menarik pelanggan baru untuk perusahaan atau menciptakan prospek bagi perusahaan dengan merekomendasikan produk atau jasa kepada orang lain), dan demonstrate immunity to the pull of the competition (tidak terpengaruh daya tarik pesaing atau menolak produk pesaing), mendeskripsikan seberapa besar pengaruh program customer bonding (mengikat pelanggan) terhadap loyalitas pelanggan produk kosmetik lipstik The Face Shop. Jumlah populasi dan sampel, yaitu seluruh anggota kosmetik The Face Shop di counter The Face Shop Bandung yang berjumlah 1300 orang (dihitung berdasarkan jumlah anggota yang datang pada kuartal pertama 2010),
sedangkan sampel yang diambil 100 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode descriptive survey dan metode explanatory survey. Untuk mengukur besarnya pengaruh tersebut digunakan teknik analisis data dengan menggunakan analisis jalur melalui bantuan program SPSS for Windows. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis secara keseluruhan nilai perhitungan yang diperoleh melalui analisis jalur lebih besar dibandingkan dengan nilai yang terdapat pada tabel, maka dapat disimpulkan bahwa program customer bonding (mengikat pelanggan) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan kosmetik lipstik The Face Shop.
4. Novela Sari Adi Astri (2019) dengan judul penelitian “Daya Tarik Terhadap Kosmetik Merek Emina”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa suatu variabel kualitas produk (X1) dan harga (X2) terhadap loyalitas pelanggan (Y). Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji koefesien determinasi (R2), uji F, koefisien regresi, dan uji T. Pengujian dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 20.0. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa hasil persamaan regresi adalah Y= 5,745 + 0,554 X1 + 0,075 X2, menunjukkan
koefisien korelasi sebesar 0,532 atau 53,2% dan koefisien determinasi sebesar 0,283 atau 28,3%. Hasil pengujian hipotesis secara simultan (Uji F) dengan perolehan Fhitung 19,109, dengan Ftabel 2,70, dan nilai sig 0,000 sehingga membuktikan variabel kualitas produk dan harga secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan.
Hasil pengujian hipotesis (Uji T) diketahui bahwa kualitas produk dengan perolehan thitung 4,417 dengan ttabel 1,984, atau nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,000 sehingga membuktikan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan.
Sedangkan pada variabel harga dengan perolehan thitung 0,672 dengan ttabel 1,984, atau nilai probabilitas signifikansi sebesar 0,503 sehingga membuktikan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel harga terhadap loyalitas pelanggan. Hasil pengujian hipotesis secara dominan diketahui bahwa kualitas produk merupakan variabel paling berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan dengan perolehan nilai koefisien regresi baku (Standardized Coefficients) sebesar 0,483 lebih besar dari variabel harga 0,074.
5. Sulaiman Aprirusman, Rizki Zulfikar (2019) “Loyalitas Pelanggan Yang Dibangun Dari Adanya Customer Bonding Dan Penetapan Harga (Studi Kasus Pada Pelanggan Coffee Shop Payung Seduh, Bandung)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ikatan pelanggan dan harga miliki terhadap loyalitas pelanggan di Indonesia secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikasi.
Unit analisis dalam penelitian ini adalah pelanggan kopi Payung Seduh
Bandung dengan populasi 2.094 pelanggan dengan 95 sampel. Teknik untuk mengumpulkan data melalui kuesioner dan wawancara. Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda, klasik uji asumsi, korelasi analisis, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif untuk variabel ikatan pelanggan berada dalam kategori cukup baik, yaitu variabel penentuan harga termasuk dalam kategori cukup baik, dan variabel loyalitas termasuk dalam kategori cukup bagus. Uji analisis korelasi menunjukkan bahwa ikatan pelanggan dan penentuan harga memiliki hubungan yang kuat dengan arah positif menuju daya saing baik secara parsial maupun simultan. Hasil pengujian hipotesis menyatakan bahwa ikatan pelanggan dan harga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas, keduanya secara parsial dan simultan.
Akibatnya, ikatan pelanggan dan penentuan harga lebih tinggi, loyalitas pelanggan toko kopi Payung Seduh lebih tinggi.