• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

1. Bagi Perancang Pembelajaran

a. Perlunya pemilihan kegiatan pembelajaran yang tepat agar dengan pembelajaran berbasis masalah dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah sekaligus meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah selain untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah tetapi juga dapat meningkatkan akivitas siswa dalam proses pembelajaran. Namun berdasarkan pengalaman peneliti saat melakukan penelitian ini, kegiatan pengerjaan latihan soal pemecahan masalah lebih meningkatkan aktivitas siswa dibandingkan dengan kegiatan menunjukkan rumus matematika, dalam penelitian ini adalah rumus keliling dan luas lingkaran.

b. Perlunya penanganan yang tepat agar dapat mengembangkan kemampuan pemecahan masalah terlebih pada langkah menyelesaikan rencana penyelesaian. Karena langkah menyelesaikan rencana penyelesaian pada tes kemampuan awal dan tes hasil belajar lebih rendah dikuasai dan dilaksanakan siswa dibandingkan langkah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali. Hal yang dapat dilakukan adalah dengan selalu mengingatkan siswa agar teliti dalam melakukan perhitungan dan memberikan penekanan pada hal-hal yan penting, dimana siswa biasanya sering

merasa kesulitan dan melakukan kesalahan terlebih pada langkah menyelesaikan rencana penyelesaian.

2. Bagi Sekolah

Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah diharapkan dapat menjadi masukan bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk mandiri dan aktif dalam pembelajaran. Sehingga tidak terjadi lagi pembelajaran yang konvensional, yaitu guru memberikan pengetahuan dan siswa menerima seutuhnya pengetahuan dari guru.

3. Bagi Guru Bidang Studi

a. Guru diharapkan menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi siswa. Hal ini dilakukan agar siswa dapat belajar dengan senang dan semangat tanpa adanya tekanan. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran berbasis masalah. Selain dapat membangun aktivitas dan hasil belajar siswa, model pembelajaran berbasis masalah dapat membangun semangat dan antusias siswa serta siswa merasa senang selama mengikuti pembelajaran karena pembelajaran tidak monoton dan tidak perpusat pada guru.

b. Guru diharapkan menjadi fasilitator dalam pembelajaran sehingga guru diharapkan mampu menyediakan pengalaman belajar yang mendorong proses penalaran siswa melalui pembelajaran yang interaktif. Ketika guru memberikan permasalahan, guru berperan untuk mengajukan

pertanyaan arahan agar dapat melatih siswa menemukan pengetahuan matematika secara mandiri.

4. Bagi Calon Peneliti dengan Penelitian Serupa

a. Pemberian masalah yang akan diselesaikan oleh siswa adalah masalah yang menantang dan diperlukan pemahaman sekaligus memiliki cara penyelesaian yang beragam agar memicu terjadinya sikap kritis, kreatif, dan inovatif dalam diri siswa.

b. Peneliti lebih memfasilitasi sumber belajar yang variatif untuk siswa, tidak hanya dari LKS yang disediakan peneliti tetapi dari sumber belajar yang lain misalnya buku paket, internet, dll.

c. Peneliti lebih mampu memanajemen kelas terlebih saat diskusi kelompok, agar suasana kelas kondusif dan siswa dapat berkonsentrasi dalam belajar serta terlaksananya semua rencangan pembelajarn yang telah dibuat.

DAFTAR PUSTAKA

Amir, T. (2009). Inovasi Pendidikan Melalui Problem Based Learning. Jakarta: Prenada Media Group.

Amir, Z., Risnawati. (2016). Psikologi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

BSNP. (2006). Standar Isi, Standar Kompetensi, dan Kompetensi Dasar SMP/MTs. Badan Standar Nasional Pendidikan, Jakarta.

Gaudensius, D. (2015). Diagnosis Kesulitan Belajar dan Pembelajaran Remedial untuk siswa kelas VIIIA SMP Budi Mulia Minggir Sleman Pada Materi Pokok Lingkaran Tahun Ajaran 2014/2015. Tidak Diterbitkan.

Hadjar, I. (1996). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kwantitatif dalam Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

International Study Center. (2011). Trends International Mathematics Science Study 2011.

Machmurotun, S. (2013). “Kemampuan Berpikir siswa dalam Menyelesaikan soal cerita matematika”. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo. Vol. 2, No.2, September 2014.

Ngalimun. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Prayitno. (2009). Dasar Teori dan Praksis Pendidikan. Jakarta : Grasindo.

Purnamasari, P. D. (2015). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah I Patuk pada Pokok Bahasan Peluang. Tidak Diterbitkan.

Puspitasari, T. D. (2013). Upaya Membangun Aktivitas dan Hasil Belajar siswa Kelas VIIIA SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah pokok bahasan Volume Bangun Ruang Sisi Datar. Tidak Diterbitkan.

Rusmono. (2012). Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sanjaya, W. (2011). Strategi Pembelajaran berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Presada Meka.

Sari, S., Elniati, S., Fauzan, A., (2014). “Pengaruh pendekatan pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Padang Tahun Pelajaran 2013/2014”. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.3, No.2, 2014.

Savittri, D. I. (2016). Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams-Achievement Divisions (STAD) Ditinjau dari hasil belajar dan keaktifan belajar matematika siswa kelas VIII-C SMP Negeri 2 Yogyakarta Pada Materi Keliling dan Luas Lingkaran. Tidak Diterbitkan.

Siregar, E., Nara, H. (2011). Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sugiyanto. (2010). Model-model P embelajaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2013). Teori Belajar Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Suyono, Hariyanto. (2011). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syaiful. (2012). “Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik”. Jurnal Edumatica. Vol.2, No.1, April 2012.

Trianto. (2012). Model P embelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Wena, M. (2009). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Wicaksono, A. (2014). Peningkatan Keterampilan mengerjakan Soal dalam Pembelajaran Matematika melalui Strategi Pembelajaran Index Card Match (Mencari Pasangan) Pada Siswa kelas VIII B SMP Bruderan Purworejo Sub Bab Lingkaran Tahun ajaran 2013/2014. Tidak Diterbitkan.

Yuniarti, F. E. (2016). Penelitian Tindakan Kelas Pada siswa Kelas VIIIB SMP BOPKRI 1 Yogyakarta dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dengan Pokok Bahasan Luas Permukaan serta Volume Kubus dan Balok Tahun Ajaran 2015/2016. Tidak diterbitkan.

Lampiran A

Lampiram A.1

Lampiran A.2

Lampiran B

Lampiran B.1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Pertemuan Kedua

Sekolah : SMP Pangudi Luhur Moyudan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VIII / Genap

Standar Kompetensi : 4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya Kompetensi Dasar : 4.2 Menghitung keliling dan luas lingkaran

Indikator : 1. Kognitif

4.2.1 Menentukan nilai pi ( )

4.2.2 Menentukan rumus keliling lingkaran 2. Afektif

a. Karakter/sikap

4.2.6 Bekerjasama dengan teman kelompok dalam kegiatan pembelajaran

4.2.7 Memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran

4.2.8 Berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4.2.9 Mampu menghargai pendapat orang lain 4.2.10 Mampu bertanggungjawab dalam kelompok 4.2.11 Memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi

di depan kelas Alokasi waktu : 2 x 40 menit ( 1 Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif

Setelah materi disajikan siswa dapat menentukan nilai pi ( ) dan menetukan rumus keliling lingkaran

2. Afektif

a. Karakter/sikap

1. Siswa dapat bekerjasama dalam kegiatan pembelajaran 2. Siswa memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran 3. Siswa berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4. Siswa mampu menghargai pendapat orang lain 5. Siswa mampu bertanggungjawab dalam kelompok

6. Siswa memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi di depan kelas

B. Materi Pembelajaran

1. Menemukan pendekatan nilai (pi)

Untuk dapat mencari nilai pi ( ), langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1) Menyediakan beberapa lingkaran dengan berbagai ukuran.

2) Mengukur diameter dari masing-masing lingkaran yang telah disediakan menggunakan alat ukur atau penggaris.

3) Mengukur keliling dari masing-masing lingkaran menggunakan bantuan benang dengan cara menempelkan benang pada bagian tepi lingkaran, dan kemudian panjang benang diukur menggunakan penggaris.

4) Buat tabel seperti di bawah ini dan hasil pengukuran yang diperoleh diisikan pada tabel tersebut.

Lingkaran Diameter Keliling

II ... ... ...

III ... ... ...

IV ... ... ...

V ... ... ...

Jika kegiatan dilakukan dengan cermat, maka nilai

akan mendapatkan nilai yang mendekati 3,14 atau

disebut konstanta . Sehingga diperoleh rumus

2. Menentukan Rumus Keliling Lingkaran

Telah diketahui bahawa

, maka untuk menentukan keliling lingkaran dapat dicari dengan rumus, .

Karena panjang diameter adalah 2 x jari-jari atau , maka

C. Model dan metode Pembelajaran

a. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah b. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok dan tanya jawab

D. Langkah - langkah Kegiatan Pembelajaran

No Kegiatan Alokasi

Waktu

Metode

1 Kegiatan awal :

Pendahuluan :

1. Guru dan siswa berdoa bersama dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. 2. Guru memberikan salam dan

menanyakan kabar.

3. Guru melakukan presensi kehadiran.

Apersepsi :

4. Siswa mengingat kembali materi tentang keliling lingkaran

15 menit Ceramah dan Tanya Jawab

2 Kegiatan Inti :

Tahap 1 : Mengorganisasikan siswa kepada masalah

5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu:

Siswa dapat menentukan nilai pi ( ) dan menentukan rumus keliling lingkaran.

6. Guru menyampaikan langkah - langkah pembelajaran.

Motivasi Siswa :

Pembahasan materi keliling lingkaran akan terus digunakan untuk pembahasan materi selanjutnya dan perlunya keaktifan dan semangat dalam mengikuti proses pembelajaran.

Tahap 2 : Mengorganisasikan siswa untuk belajar

7. Guru membagi siswa ke dalam kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa.

Tahap 3 : Membantu Penyelidikan mandiri dan kelompok

8. Guru meminta siswa untuk mengamati permasalahan yang disajikan pada lembar LKS.

9. Guru mengajukan pertanyaan tentang apa yang menjadi permasalahan dalam LKS. 10.Guru mengajukan pertanyaan tentang

informasi apa yang terdapat dalam permasalahan tersebut.

55 menit Ceramah, Diskusi, dan Tanya Jawab

11.Guru meminta siswa berdiskusi dalam kelompok dan meminta setiap siswa untuk mengemukakan ide atau pendapatnya.

Tahap 4 : Mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya serta pameran

12.Siswa dan teman kelompok diarahkan untuk menemukan informasi pendukung yang mungkin dibutuhkan untuk menyelesaiakan permasalahan.

13.Masing-masing kelompok mengerjakan LKS.

14.Sambil berkeliling, guru mengawasi jalannya diskusi dan membantu jika ada kelompok yang mengalami kesulitan. 15.Guru membimbing atau mengamati siswa

dalam menyimpulkan hasil pemecahan masalah yang ada pada LKS.

16.Guru menunjuk satu kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

17.Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain yang memiliki hasil atau cara penyelesaian masalah yang berbeda untuk presentasi di depan kelas

Tahap 5 : Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

18.Guru membantu siswa mengkaji hasil pemecahan masalah dan proses yang digunakan

19.Guru memberikan penguatan dari jawaban siswa.

3 Penutup :

20.Guru dan Siswa membuat kesimpulan / rangkuman mengenai pembelajaran pada hari ini.

21.Guru meminta siswa untuk mendalami materi keliling lingkaran.

22.Guru memberikan salam.

10 menit Pemberian Tugas

E. Sumber dan Media Pembelajaran

Sumber Belajar :

1. Buku Matematika Konsep dan Aplikasinya SMP Kelas VIII, karangan Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni, hal. 140-144.

2. Buku Matematika 2 SMP Kelas VIII, karangan M. Cholik Adinawan dab Sugijono , hal. 204-206.

Media atau Alat Pembelajaran : 1. Papan tulis, penghapus, dan spidol

2. Kertas berbentuk lingkaran berbagai macam ukuran 3. Penggaris dan benang

4. LKS F. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Teknik Penilaian Bentuk

Instrumen Instrumen / soal Menentukan nilai pi ( ) dan Menentukan rumus keliling lingkaran

Lampiran B.1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Pertemuan Ketiga

Sekolah : SMP Pangudi Luhur Moyudan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VIII / Genap

Standar Kompetensi : 4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya Kompetensi Dasar : 4.2 Menghitung keliling dan luas lingkaran

Indikator : 1. Kognitif

4.2.3 Menggunakan rumus keliling lingkaran dalam pemecahan masalah

2. Afektif

a. Karakter/sikap

4.2.6 Bekerjasama dengan teman kelompok dalam kegiatan pembelajaran

4.2.7 Memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran

4.2.8 Berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4.2.9 Mampu menghargai pendapat orang lain 4.2.10 Mampu bertanggungjawab dalam kelompok 4.2.11 Memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi

di depan kelas Alokasi waktu : 2 x 40 menit ( 1 Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif

Setelah materi disajikan siswa dapat menggunakan rumus keliling lingkaran dalam pemecahan masalah

2. Afektif

a. Karakter/sikap

1. Siswa dapat bekerjasama dalam kegiatan pembelajaran 2. Siswa memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran 3. Siswa berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4. Siswa mampu menghargai pendapat orang lain 5. Siswa mampu bertanggungjawab dalam kelompok

6. Siswa memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi di depan kelas

B. Materi Pembelajaran

Rumus Keliling Lingkaran Keliling lingkaran dapat dicari dengan rumus, .

Karena panjang diameter adalah 2 x jari-jari atau , maka Jadi, rumus keliling (K) lingkaran dengan diameter (d) atau jari-jari (r) adalah

C. Model dan metode Pembelajaran

a. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah

b. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok dan tanya jawab D. Langkah - langkah Kegiatan Pembelajaran Siswa

No Kegiatan Alokasi

Waktu

Metode

1 Kegiatan awal :

Pendahuluan :

1. Guru dan siswa berdoa bersama dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. 2. Guru memberikan salam dan

menanyakan kabar.

3. Guru melakukan presensi kehadiran.

15 menit Ceramah dan Tanya Jawab

Apersepsi :

4. Siswa mengingatkan kembali materi tentang keliling lingkaran.

2 Kegiatan Inti :

Tahap 1 : Mengorganisasikan siswa kepada masalah

5. Menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu:

Siswa dapat menggunakan rumus keliling lingkaran dalam pemecahan masalah

6. Menyampaikan langkah - langkah pembelajaran.

7. Guru memberikan motivasi kepada siswa

Tahap 2 : Mengorganisasikan siswa untuk belajar

8. Guru membagi siswa ke dalam kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa.

Tahap 3 : Membantu Penyelidikan mandiri dan kelompok

9. Guru meminta siswa untuk mengamati permasalahan yang disajikan oleh guru pada lembar LKS.

10.Guru mengajukan pertanyaan tentang apa yang menjadi permasalahan dalam LKS. 11.Guru mengajukan pertanyaan tentang

informasi apa yang terdapat dalam permasalahan tersebut.

12.Guru meminta siswa berdiskusi dalam kelompok dan meminta setiap siswa

45 menit Ceramah, Diskusi, dan Tanya Jawab

untuk mengemukakan ide atau pendapatnya.

Tahap 4 : Mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya serta pameran

13.Siswa dan teman kelompok diarahkan untuk menemukan informasi pendukung yang mungkin dibutuhkan untuk menyelesaiakan permasalahan.

14.Masing-masing kelompok mengerjakan LKS.

15.Sambil berkeliling, guru mengawasi jalannya diskusi dan membantu jika ada kelompok yang mengalami kesulitan. 16.Guru membimbing atau mengamati siswa

dalam menyimpulkan hasil pemecahan masalah yang ada pada LKS.

17.Guru menunjuk satu kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

18.Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain yang memiliki hasil atau cara penyelesaian masalah yang berbeda untuk presentasi di depan kelas

Tahap 5 : Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

19.Guru membantu siswa mengkaji hasil pemecahan masalah dan proses yang digunakan

20.Guru memberikan penguatan dari jawaban siswa.

3 Penutup :

21.Guru dan Siswa membuat kesimpulan / rangkuman mengenai pembelajaran pada hari ini.

22.Guru memberikan kuis

23.Guru meminta siswa untuk mendalami materi keliling lingkaran.

24.Guru memberikan salam.

20 menit Pemberian Tugas

E. Sumber dan Media Pembelajaran

Sumber Belajar :

1. Buku Matematika Konsep dan Aplikasinya SMP Kelas VIII, karangan Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni, hal. 140-144.

2. Buku Matematika 2 SMP Kelas VIII, karangan M. Cholik Adinawan dab Sugijono , hal. 204-206.

Media atau Alat Pembelajaran : 1. Papan tulis, penghapus, dan spidol 2. LKS 3. Kuis F. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Teknik Penilaian Bentuk

Instrumen Instrumen / soal Menggunakan rumus keliling lingkaran dalam pemecahan masalah

Tes tertulis Uraian  LKS

Lampiran B.1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Pertemuan Keempat

Sekolah : SMP Pangudi Luhur Moyudan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VIII / Genap

Standar Kompetensi : 4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya Kompetensi Dasar : 4.2 Menghitung keliling dan luas lingkaran

Indikator : 1. Kognitif

4.2.4 Menentukan rumus luas lingkaran 2. Afektif

a. Karakter/sikap

4.2.6 Bekerjasama dengan teman kelompok dalam kegiatan pembelajaran

4.2.7 Memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran

4.2.8 Berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4.2.9 Mampu menghargai pendapat orang lain 4.2.10 Mampu bertanggungjawab dalam kelompok 4.2.11 Memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi

di depan kelas Alokasi waktu : 2 x 40 menit ( 1 Pertemuan)

A. Tujuan Pembelajaran 1. Kognitif

2. Afektif

a. Karakter/sikap

1. Siswa dapat bekerjasama dalam kegiatan pembelajaran 2. Siswa memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran 3. Siswa berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4. Siswa mampu menghargai pendapat orang lain 5. Siswa mampu bertanggungjawab dalam kelompok

6. Siswa memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi di depan kelas

B. Materi Pembelajaran

Menentukan Rumus Luas Lingkaran

Untuk dapat menentukan rumus luas lingkaran langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Menyediakan lingkaran yang berjari-jari 8 cm.

2. Memotong lingkaran tersebut menjadi dua bagian sama besar dan setiap potongan dibagi menjadi enam juring sama besar.

3. Memotong salah satu juring lingkaran menjadi dua bagian sama besar.

5. Menghitung luas susunan juring yang dibentuk

Ternyata potongan-potongan juring yang terletak secara berdampingan membentuk bangun yang menyerupai persegipanjang dengan panjang =

Luas daerah lingkaran = luas daerah persegi panjang = panjang x lebar

=

=

=

= C. Model dan metode Pembelajaran

a. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah

b. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok dan tanya jawab

D. Langkah - langkah Kegiatan Pembelajaran Siswa

No Kegiatan Alokasi

Waktu

Metode

1 Kegiatan awal :

Pendahuluan :

1. Guru dan siswa berdoa bersama dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. 2. Guru memberikan salam dan

menanyakan kabar.

3. Guru melakukan presensi kehadiran.

Apersepsi :

4. Siswa mengingatkan kembali materi tentang luas lingkaran.

15 menit Ceramah dan Tanya Jawab

2 Kegiatan Inti :

Tahap 1 : Mengorganisasikan siswa kepada masalah

55 menit Ceramah, Diskusi, dan Tanya

5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu:

Siswa dapat menentukan menentukan rumus luas lingkaran.

6. Guru menyampaikan langkah - langkah pembelajaran.

7. Guru memberikan motivasi kepada siswa

Tahap 2 : Mengorganisasikan siswa untuk belajar

8. Guru membagi siswa ke dalam kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa.

Tahap 3 : Membantu Penyelidikan mandiri dan kelompok

9. Guru meminta siswa untuk mengamati permasalahan yang disajikan oleh guru pada lembar LKS.

10.Guru mengajukan pertanyaan tentang apa yang menjadi permasalahan dalam LKS. 11.Guru mengajukan pertanyaan tentang

informasi apa yang terdapat dalam permasalahan tersebut.

12.Guru meminta siswa berdiskusi dalam kelompok dan meminta setiap siswa untuk mengemukakan ide atau pendapatnya.

Tahap 4 : Mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya serta pameran

13.Siswa dan teman kelompok diarahkan untuk menemukan informasi pendukung

yang mungkin dibutuhkan untuk menyelesaiakan permasalahan.

14.Masing-masing kelompok mengerjakan LKS.

15.Sambil berkeliling, guru mengawasi jalannya diskusi dan membantu jika ada kelompok yang mengalami kesulitan. 16.Guru membimbing atau mengamati siswa

dalam menyimpulkan hasil pemecahan masalah yang ada pada LKS.

17.Guru menunjuk satu kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

18.Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain yang memiliki hasil atau cara penyelesaian masalah yang berbeda untuk presentasi di depan kelas

Tahap 5 : Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah

19.Guru membantu siswa mengkaji hasil pemecahan masalah dan proses yang digunakan

20.Guru memberikan penguatan dari jawaban siswa.

3 Penutup :

21.Guru dan Siswa membuat kesimpulan / rangkuman mengenai pembelajaran pada hari ini.

22.Guru meminta siswa untuk mendalami materi luas lingkaran.

23.Guru memberikan salam.

10 menit Pemberian Tugas

E. Sumber dan Media Pembelajaran

Sumber Belajar :

1. Buku Matematika Konsep dan Aplikasinya SMP Kelas VIII, karangan Dewi Nuharini dan Tri Wahyuni, hal. 140-144.

2. Buku Matematika 2 SMP Kelas VIII, karangan M. Cholik Adinawan dab Sugijono , hal. 204-206.

Media atau Alat Pembelajaran : 1. Papan tulis, penghapus, dan spidol

2. Kertas berbentuk lingkaran ukuran 8 cm dan gunting 3. LKS F. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Penilaian Teknik Penilaian Bentuk

Instrumen

Instrumen / soal

Menentukan rumus luas lingkaran

Lampiran B.1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Pertemuan Kelima

Sekolah : SMP Pangudi Luhur Moyudan Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VIII / Genap

Standar Kompetensi : 4. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya Kompetensi Dasar : 4.2 Menghitung keliling dan luas lingkaran

Indikator : 1. Kognitif

4.2.5 Menggunakan rumus luas lingkaran dalam pemecahan masalah

2. Afektif

a. Karakter/sikap

4.2.6 Bekerjasama dengan teman kelompok dalam kegiatan pembelajaran

4.2.7 Memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran

4.2.8 Berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4.2.9 Mampu menghargai pendapat orang lain 4.2.10 Mampu bertanggungjawab dalam kelompok 4.2.11 Memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi

di depan kelas Alokasi waktu : 2 x 40 menit ( 1 Pertemuan) A. Tujuan Pembelajaran

1. Kognitif

Setelah materi disajikan siswa dapat menggunakan rumus luas lingkaran dalam pemecahan masalah

2. Afektif

a. Karakter/sikap

1. Siswa dapat bekerjasama dalam kegiatan pembelajaran 2. Siswa memiliki semangat dalam mengikuti pembelajaran 3. Siswa berani mempresentasikan hasil di depan kelas b. Keterampilan Sosial

4. Siswa mampu menghargai pendapat orang lain 5. Siswa mampu bertanggungjawab dalam kelompok

6. Siswa memperhatikan siswa lain yang sedang presentasi di depan kelas

B. Materi Pembelajaran

Rumus Luas Lingkaran Luas lingkaran dapat dicari dengan rumus, Karena , maka

=

Jadi, rumus Luas (L) lingkaran dengan diameter (d) atau jari-jari (r) adalah

C. Model dan metode Pembelajaran

a. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah

b. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok dan tanya jawab D. Langkah - langkah Kegiatan Pembelajaran Siswa

No Kegiatan Alokasi

Waktu

Metode

1 Kegiatan awal :

Pendahuluan :

1. Guru dan siswa berdoa bersama dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. 2. Guru memberikan salam dan

15 menit Ceramah dan Tanya Jawab

menanyakan kabar.

3. Guru melakukan presensi kehadiran.

Apersepsi :

4. Siswa mengingatkan kembali materi tentang luas lingkaran.

2 Kegiatan Inti :

Tahap 1 : Mengorganisasikan siswa kepada masalah

5. Menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu:

Siswa dapat menggunakan rumus luas lingkaran dalam pemecahan masalah 6. Menyampaikan langkah - langkah

pembelajaran.

7. Guru memberikan memotivasi kepada siswa

Tahap 2 : Mengorganisasikan siswa untuk belajar

8. Guru membagi siswa ke dalam kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa.

Tahap 3 : Membantu Penyelidikan mandiri dan kelompok

9. Siswa mengamati permasalahan yang disajikan oleh guru pada lembar LKS. 10.Guru mengajukan pertanyaan tentang apa

yang menjadi permasalahan dalam LKS. 11.Guru mengajukan pertanyaan tentang

informasi apa yang terdapat dalam permasalahan tersebut.

12.Guru meminta siswa berdiskusi dalam

45 menit Ceramah, Diskusi, dan Tanya Jawab

kelompok dan meminta setiap siswa untuk mengemukakan ide atau pendapatnya.

Tahap 4 : Mengembangkan dan mempresentasikan hasil karya serta pameran

13.Siswa dan teman kelompok diarahkan untuk menemukan informasi pendukung yang mungkin dibutuhkan untuk menyelesaiakan permasalahan.

14.Masing-masing kelompok mengerjakan LKS.

15.Sambil berkeliling, guru mengawasi jalannya diskusi dan membantu jika ada kelompok yang mengalami kesulitan. 16.Guru membimbing atau mengamati siswa

Dokumen terkait