BAB III : PENERAPAN DIVERSI TERHADAP ANAK YANG TELAH
A. Diversi Yang Berhasil di Pengadilan Negeri Medan
4. Penetapan Nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN. Mdn
Berdasarkan Penetapan dalam perkara tindak pidana yang dilakukan oleh anak, bahwa dalam perkara anak yang bernama Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra yang telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan perkara yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan, dan dalam perkara anak (Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra) tersebut dan setelah ditunjuk Hakim oleh Ketua Pengadilan Negeri Medan yang memeriksa perkara anak, maka hakim yang telah ditunjuk melaksanakan Musyawarah diversi oleh Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) dengan musyawarah dibuka dan dinyatakan tertutup untuk umum. Kemudian Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) menanyakan kepada anak (Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra) dan orang tua anak Muhammad Rinaldo Sihombing yang bernama (Marwiyah) dan orang tua anak Eko Syahputra yang bernama (Siti Nuraini) kesediaannya untuk melakukan musyawarah.
Lalu atas pertanyaan Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) Anak (Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra) dan orang tua Muhammad Rinaldo Sihombing yang bernama (Marwiyah) dan orang tua anak Eko Syahputra yang bernama (Siti Nuraini) menyetujui dilakukan Musyawarah. Selanjutnya Fasilitator membacakan materi dakwaan, Kemudian Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) memberikan kesempatan Pembimbing Kemasyarakatan (Rita Simarmata) untuk membacakan Laporan Penelitian Kemasyarakatan. Selanjutnya Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) memberikan Kesempatan Kepada Anak (Muhammad Rinaldo
Sihombing dan anak Eko Syahputra untuk memberikan pendapat yaitu anak memberikan pendapat dengan menyatakan orang tua saya bernama (Muhammad Rinaldo Sihombing yang bernama Marwiyah dan orang tua anak Eko Syahputra yang bernama Siti Nuraini, dan saya tinggal bersama dengan orang tua.
Orang tua anak Muhammad Rinaldo Sihoming (Marwiyah) dan orang tua anak Eko Syahputra (Siti Nuraini) memberi pendapat bahwa benar anak bernama Muhammad Rinaldo Sihombing dan anak Eko Syahputra adalah anak kandung orang tua anak tersebut dan sekarang ini masih duduk dibangku sekolah SMA dan perbuatan anak tersebut terpengaruh dari temannya, kami selaku orang tua kurang pengawasan terhadap pergaulan anak.
Penasihat Hukum (Faomasi Laia) memberikan pendapat bahwa benar anak-anak tersebut tinggal bersama orang tua mereka masing-masing dan menginginkan anak agar dikembalikan kepada orang tua mereka masing-masing agar dapat bisa melanjutkan sekolahnya kembali. Selanjutnya Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) memberi kesempatan kepada anak untuk menjelaskan tentang perbuatan yang dilakukan anak. Anak memberikan penjelasan, bermula pada hari rabu tanggal 28 april 2016 sekira pukul 20.00 wib, anak dihubungi oleh teman mereka yang bernama Nasil Aginda Nasution. untuk bertemu, lalu anak bertemu dengan Nasil Aginda Nasution. kemudian Nasil Aginda Nasution mengajak anak untuk menggunakan Narkotika Jenis sabu-sabu di Kos Nasil Aginda Nasution. Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) memberi kesempatan kepada Kepala Lingkungan (Zainun Siregar) untuk
memberikan informasi tentang perilaku dan keadaan sosial anak, serta memberikan saran untuk penyelesaian perkara anak, lalu kepala lingkungan (Zainun Siregar) menyarankan agar anak di kembalikan kepada Orang tua mereka masing-masing agar dapat melanjutkan sekolah, dan dalam pergaulan dan berperilaku anak selama ini baik dan masalah anak menggunakan narkotika, kami tidak pernah mengetahui maupun mendengar dari orang lain, maka dalam perkara anak ini lebih tepat untuk dikembalikan kepada orang tuanya agar dapat melanjutkan sekolahnya kembali.
Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) setelah mendengar seluruh pihak-pihak yang hadir yaitu : anak (Muhammad Rinaldo Sihombing dan anak Eko Syahputra), orang tua anak Muhammad Rinaldo Sihombing yang bernama (Marwiyah) dan orang tua anak Eko Syahputra yang bernama (Siti Nuraini ), Penasihat Hukum (Faomasi Laia), Pembimbing Kemasyarakatan (Rita Simarmata), dan Perwakilan Masyarakat /Tokoh Masyarakat yaitu kepala lingkungan (Zainun Siregar) telah berhasil dan memperoleh kesempatan agar anak dikembaalikan kepada orang tua anak Muhammad Rinaldo Sihombing (Marwiyah) dan orang tua anak Eko Syahputra (Siti Nuraini), dengan pengawasan dari Balai Pemasyarakatan Anak Kelas I Medan.
Berdasarkan diskusi dalam Musyawarah tersebut dan mendapatkan Hasil kesepakatan Diversi yaitu, dengan disepakati hal-hal sebagai berikut :
1. Bahwa orang tua Anak Muhammad Rinaldo Sihombing yang bernama Marwiyah dan Eko Syahputra yang bernama Siti Nuraini bersedia mendidik dan menjaga
anak-anak tersebut dan mengarahkan kearah yang lebih baik lagi dan tidak melakukan perbuatan tindak pidana yang melanggar hukum dan undang-undang.
2. Anak Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya apalagi yang berhubungan dengan narkotika dan peraturan perundang-undangan di kemudian hari.
3. Bahwa sebagai orang tua anak Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra berjanji untuk menyekolahkan anaknya tersebut akan melanjutkan pendidikannya keperguruan tinggi.
4. Bahwa orang tua anak Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra bersedia mengawasi pergaulan anak sehingga tidak terjerat lagi dengan narkotika maupun melanggar hukum dan undang-undang.
Berdasarkan Hasil Musyawarah yang telah dilakukan dengan mencapai kesepakatan diversi yang dilaksanakan oleh fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) maka melaporkan hasil Diversi sekaligus mengajukan permohonan Kepada Ketua Pengadilan Negeri Medan (H. Ahmad Shalihin), berdasarkan berita acara diversi sekaligus kesepakatan diversi agar dapat mengeluarkan penetapan, kemudian setelah menerima berkas Laporan Hasil Kespakatan Diversi sekaligus permohonan dari Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) yang berbunyi : sehubungan dengan pelaksanaan Diversi perkara 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN. Mdn, dalam perkara anak atas nama Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra, bersama ini dilaporkan bahwa proses diversi telah berhasil sebagaimana terlampir dalam Berita
Acara dan Kesepakatan Diversi. Selanjutnya Mohon diterbitkan penetapan diversi sesuai dengan ketentuan Pasal 52 ayat (5) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, maka Ketua Pengadilan Negeri Medan (H.
Ahmad Shalihin) mengeluarkan penetapan sebagai berikut :
1. Mengabulkan Permohonan Pemohon Hakim.
2. Memerintahkan para pihak untuk melaksanakan kesepakatan diversi.
3. Memerintahkan hakim untuk mengeluarkan penetapan penghentian pemeriksaan.
4. Memerintahkan Penuntut Umum untuk bertanggung jawab atas barang bukti sampai kesepakatan diversi dilaksanakan sepenuhnya. Barang bukti berupa : 1 (satu) bungkus plastik kecil diduga berisikan narkotika golongan I bukan tanaman jenis shabu-shabu berat 0,14 gram; 2 (dua) buah mancis merk tokai warna merah;
1 (satu) buah bong terbuat dari aqua gelas merk indodes terkait dengan 2 (dua) buah pipet plastik; 1 (satu) buah pirex yang terdapat sisa shabu-shabu berat 1,16 (satu koma enam belas) gram; 1 (satu) unit sepeda motor Honda mio warna hitam BK 5825 AAV dilampirkan dalam berkas perkara atas nama terdakwa Nasil Aginda Nasution.
5. Memerintahkan Panitera menyampaikan salinan penetapan ini kepada penyidik Anak, Penuntut Umum Anak dan Hakim, Pembimbing Kemasyarakatan, Anak dan orang tua, korban dan para saksi.
Berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Medan (H. Ahmad Shalihin), dalam perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan
oleh anak, maka kesepakatan diversi yang dilakukan telah dinyatakan berhasil dengan ketentuan yaitu, anak Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra dikembalikan kepada orang tua, dan orang tua anak wajib untuk menyekolahkan anak hingga keperguruan tinggi dan juga tetap mengawasi anak agar tidak terjerat narkotika maupun peraturan perundang-undangan dikemudian hari.
Berdasarkan kesepakatan diversi tersebut dinyatakan berhasil maka hakim anak, Fasilitator Diversi (Riana Br. Pohan) setelah menerima penetapan Ketua Pengadilan Negeri Medan (H. Ahmad Shalihin) dengan Perintah agar dikeluarkan penetapan oleh Hakim Anak, kemudian setelah itu Hakim anak mengeluarkan penetapan, sebagaimana dalam Penetapan Nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN. Mdn, dengan menetapkan :
1. Menghentikan proses pemeriksaan perkara anak Muhammad Rinaldo Sihombing dan Eko Syahputra.
2. Mengembalikan anak kepada orang tua untuk dididik dan diawasi oleh orang tua anak dan pembimbing kemasyarakatan.
3. Memerintahkan penuntut umum untuk mengeluarkan anak dari tahanan.
4. Memerintahkan panitera atau pejabat yang ditunjuk mengirim salinan penetapan ini kepada anak, orang tua/walinya, penasihat hukum, pembimbing kemasyarakatan, pekerja sosial profesional dan penuntut umum.85
85Penetapan Nomor 22/Pid.Sus-Anak/2016/PN. Mdn