• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

D. Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak siswa

Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan yang terbaik dalam mewujudkan manusia yang paripurna. Yaitu manusia yang memahami peranannya sebagai khalifatullah di bumi ini dengan nilai-nilai agama Islam dan dilengkapi dengan akhlak yang baik dan keimanan yang kokoh. Sebab ilmu, iman dan akhlak merupakan satu rangkaian yang tidak bisa dipisahkan dalam melahirkan manusia-manusia yang memiliki optimis kejujuran, kedisiplinan dan loyalitas.

Untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa, Peneliti menggunakan metode angket dan melakukan wawancara dengan beberapa orang guru dan orang tua siswa.

Dalam penggunaan angket, peneliti membagikan angket berupa pertanyaan menyangkut penelitian ini kepada responden yang menjadi sampel dalam penelitian. Dengan hasil angket sebagai berikut:

TABEL VII

Distribusi Frekuensi Jawaban Responden tentang Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah

Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa

No Kategori Jawaban Jumlah Persentase %

1 Sangat berpengaruh 6 32 %

2 Berpengaruh 10 45 %

3 Kurang Berpengaruh 4 18 %

4 Tidak Berpengaruh 1 5 %

Jumlah 21 100 %

Sumber Data: Hasil angket No. 2

Dari tabel di atas dapat kita ketahui bahwa dari 21 orang responden, responden yang memilih bahwa Pendidikan Agama Islam sangat berpengaruh terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa sebanyak 6 orang atau 32 %, responden yang memilih berpengaruh sebanyak 10 orang atau 45 %, responden yang memilih kurang berpengaruh sebanyak 4 orang atau 18 % dan responden yang memilih tidak berpengaruh sebanyak 1 orang atau 5 %.

Selanjutnya, untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa, Peneliti juga mewawancarai Bapak Abdul Hakim, S.Ag (Guru PAI) sebagai berikut:

“Pendidikan Agama Islam berpengaruh terhadap akhlak siswa. Karena pendidikan Agama Islam mengajarkan nilai-nilai luhur berupa akidah, ibadah dan muamalah yang didalamnya terkandung akhlak.

Pendidikan Agama Islam juga mencakup pembangunan karakter yang dewasa ini sangat diprogramkan oleh pemerintah kita. Kalau sekarang banyak ditemui kemerosotan moral dan akhlak, itu salah satunya adalah kegagalan peran agama dalam pembinaan. Oleh karena itu, jika ingin generasi masa depan mejadi lebih baik dan terhindar dari praktek penyelewengan maka kembali pada agama dan penanaman akhlak yang baik sejak dini”. (Senin, 15 Desember 2014).

Selanjutnya, peneliiti juga mewawancarai Ibu Ernawati, S.Pd.I (Guru Bahasa Arab) sebagai berikut:

“Pengaruh Pendidikan Agama Islam sangat signifikan terhadap akhlak siswa. Karena Pendidikan Agama Islam selain mengajarkan nilai-nilai agama, juga menanamkan nilai-nilai tersebut serta mengevaluasi sejauhmana pengamalan nilai-nilai tersebut”. (Senin, 15 Desember 2014).

Guru melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam juga berpengaruh dalam meningkatkan akhlak siswa. Diantaranya dengan menanamkan dan membiasakan aturan Islami antara lain: memakai pakaian yang Islami/ berhijab bagi siswa putri, shalat dhuhur berjamaah hal ini kami wajibkan bagi seluruh siswa. Menjaga kebersihan, kedisiplinan, kejujuran, gotong royong dan menghormati orang lain. Hal ini dibiasakan di lingkungan sekolah kami, sebagai bentuk penanaman dan pembiasaan akhlak terpuji bagi siswa. sebagai pendidikan kedua setelah keluarga, sekolah harus dapat mentransformasi norma yang baik kepada siswa remaja dan meningkatkan kemampuan remaja dalam bidang-bidang tertentu sesuai dengan

kemampuan dan bakat masing-masing. Sedangkan dalam meningkatkan akhlak remaja dapat dilakukan beberapa hal yaitu: Kepercayaan, kemurnian hati, kemampuan mengerti dan menghayati peranan siswa dalam usia remaja, kejujuran dan mengutamakan persepsi remaja itu sendiri. Dan dalam prakteknya dapat dilakukan beberapa teknik dalam meningkatkan akhlak siswa, antara lain: penanganan individu, penanganan keluarga, penanganan kelompok dan penanganan pasangan. Hal-hal ini dilakukan agar siswa menjadi berakhlakul karimah dan menjadi generasi yang membanggakan.

Guru dalam meningkatkan pembentukan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang juga dengan mengadakan kelompok-kelompok kajian keagamaan, Memberikan motivasi dan bimbingan kepada siswa, Memberikan sanksi pada siswa yang tidak disiplin dan mencontek, Menyampaikan kepada orang tua siswa apabila anaknya bermasalah dan selalu memberikan bimbingan kepada siswa untuk berakhlak yang baik

Dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Agama Islam berpengaruh terhadap akhlak siswa. Karena pendidikan Agama Islam mengajarkan nilai-nilai luhur berupa akidah, ibadah dan muamalah yang didalamnya terkandung akhlak. Pendidikan Agama Islam juga mencakup pembangunan karakter yang dewasa ini sangat diprogramkan oleh pemerintah kita. Kalau sekarang banyak ditemui kemerosotan moral dan akhlak, itu salah satunya adalah kegagalan peran agama dalam pembinaan. Oleh karena itu, jika ingin

generasi masa depan mejadi lebih baik dan terhindar dari praktek penyelewengan maka kembali pada agama dan penanaman akhlak yang baik sejak dini.

BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian-uraian yang telah dikemukakan pada pembahasan terdahulu, maka dalam bab penutup ini penulis akan memberikan kesimpulan sebagai berikut:

1. Bentuk-bentuk akhlak siswa pada SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa yakni: Bentuk akhlak terpuji contohnya: memakai pakaian yang Islami/ berhijab bagi siswa putri, shalat dhuhur berjamaah hal ini kami wajibkan bagi seluruh siswa.

Menjaga kebersihan, kedisiplinan, kejujuran, gotong royong dan menghormati orang lain. Hal ini dibiasakan di lingkungan sekolah kami, sebagai bentuk penanaman dan pembiasaan akhlak terpuji bagi siswa.

Selanjutnya bentuk akhlak tercela yang masih terkadang dilakukan siswa antara lain: terlambat masuk sekolah, mencontek, merokok dan masih minimnya kesadaran terhadap kebersihan.

2. Faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pembentukan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa antara lain: latar belakang orang tua siswa yang beragam, daya

60

serap setiap siswa yang berbeda dan kecenderungan siswa untuk mengikuti gaya hidup masa kini, dengan model-model yang hedonis dan glamour. Siswa jarang yang tertarik dengan sesuatu yang bernuansa religius, sehingga perhatian dari semua pihak sangat dibutuhkan agar kita tidak meninggalkan generasi yang jauh dari agama.

3. Pendidikan Agama Islam berpengaruh terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa.

Hal ini dapat dilihat bahwa dari 21 orang responden, responden yang memilih bahwa Pendidikan Agama Islam sangat berpengaruh terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa sebanyak 6 orang atau 32 %, responden yang memilih berpengaruh sebanyak 10 orang atau 45 %, responden yang memilih kurang berpengaruh sebanyak 4 orang atau 18 % dan responden yang memilih tidak berpengaruh sebanyak 1 orang atau 5

%.

B. Saran-Saran

Adapun saran untuk dijadikan rekomendasi dalam upaya meningkatkan Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa adalah sebagai berikut:

1. Kepada orang tua, hendaknya mengusahakan pendidikan anaknya dan mencarikan serta memberikan bimbingan terutama dalam pendidikan Agama.

2. Kepada guru, harus memberikan bimbingan yang lebih bagi siswa dan menanamkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dan akhlak yang baik pada siswa.

3. Kepada pihak kepala sekolah hendaknya memperbaiki manajemen sekolah dan menambah fasilitas belajar serta merubah kurikulum dalam rangka meningkatkan akhlak siswa.

4. Kepada pemerintah hendaknya mengadakan fasilitas pendidikan yang baik dan membuat program dalam rangka memperbaiki kualitas pendidikan di Kabupaten Gowa, terutama Pendidikan Agama Islam.

DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur’an al Karim

A.Qadri A. Aziz. 2003, Kamus Istilah Agama, Surabaya . Arikula Alifat, Masang. 1994, Akidah akhlak, CV. Toha Putra, Semarang Ardani, Muh, 2005. Akhlak Tasawuf.Cet.II.PT. Mitra Cahaya Utama Ahmad ibn Ali Hajar al-asqalani, 2009. Shahih Bukhari . Penerjemah

Fuad Qawwam. Jogjakarta : Hikmah Ahlussunnah

Arifin, Muhammad, 2008, Ilmu Pendidikan Islam. Cet. II, Bumi Aksara:

Jakarta

Arikanto, Suharsimi, 2012, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Ed. Revisi, Cet. XII. Rineka Cipta, Jakarta

AR, Zaharuddin, 2004, Pengantar Ilmu Akhlak. Cet. I. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Barnabid, Imam, Sutari, 1986, Pengantar ilmu pendidikan, Sistematis, Yogyakarta ,

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Jakarta

Drajat, Zakiah, 1997. Ilmu jiwa Agama. PT. Bulan Bintang. Jakarta

Hamid, Hamdani. 2000, Pengembangan Kurikulum Pendidikan. Cet. I .CV Pustaka Setia Bulan Bintang

Hasbullah, 2013, Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan, Cet. XI. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Ilyas, Yunahar, 2005, Kuliah Akhlak, Cet. VII, Lembaga Pengkajian dan Pengamalan islam (LPPI). Jogyakarta

Imam Azzubaidi, 2013. Shahih Bukhari. Penerjemah Arif Rahman Hakim.

Solo. Insan Kamil

63

Imam Al-Mundziri, 2012. Shahih Muslim. Penerjemah Rohimi. Bandung.

Jabal

Kementerian Agama RI, 2011, Al-qur’an dan Terjemahnya, Yayasan Penyelenggara/ penafsir Al-qur’an, Jakarta

Langgulung, Hasan, 1979, Falsafat Pendidikan Islam, Cet. I, Bulan Bintang.

Jakatra

Margono, 2004, Metode Penelitian Pendidikan, Cet. I. Rineka Cipta, Jakarta Marimba,D, Ahmad. 1999, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Cet. IV.

PT. Al. Maarif, Bandung

Misbah, Junaenah, 2003, Pendidikan Islam Dalam Perspektif Teori dan Praktek, Cet. l; PT. Almawardi Prima, Jakarta

Mudyaharjo, Redja. 2002, Pengantar pendidikan: Sebuah Studi Awal tentang Dasar Pendidikan pada umumnya dan Pendidikan di Indonesia, Cet. II. PT. Raja Grafind Persada, Jakarta.

Nata, Abuddin, 2008, Akhlak Tasawuf , Cet.1, Pustaka Rajawali Pres, Jakarta Ramayulis, 2004, Ilmu Pendidikan Islam. Cet. IV. Kalam Mulia,Jakarta.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional Beserta Penjelasannya. Balai Pustaka, Jakarta.

A N G K E T Judul Skripsi:

”PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH LEMPANGAN KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA”

A. Nomor Responden...

B. Petunjuk Pengisian

1. Bacalah dengan seksama pertanyaan dan pernyataan di bawah ini sebelum memberi jawaban !

2. Berikan jawaban yang anda anggap benar dan sesuai dengan memberi tanda (x) pada salah satu jawaban yang cocok !

1. Apakah Pendidikan Agama Islam berpengaruh terhadap pembentukan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa ?

a. Sangat berpengaruh c. Kurang berpengaruh b. Berpengaruh d. Tidak berpengaruh

2. Bentuk-bentuk akhlak terpuji yang ditanamkan di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa adalah sebagai berikut:

a. Memakai busana muslim c. Disiplin

b. shalat Dhuhur berjamaah d. Menjaga kebersihan

3. Usaha-usaha yang dilakukan guru dalam meningkatkan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa adalah sebagai berikut :

a. Megadalakan kelompok-kelompok kajian keagamaan b. Memberikan motivasi dan bimbingan kepada siswa

c. Memberikan sanksi pada siswa yang tidak disiplin dan mencontek saat ujian

d. Menyampaikan kepada orang tua siswa apabila anaknya bermasalah

PEDOMAN WAWANCARA Judul Skripsi:

”PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SMA MUHAMMADIYAH LEMPANGAN KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA”

Jawablah pertanyaan berikut dengan baik !

1. Bagaimana bentuk-bentuk akhlak siswa pada SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa ?

2. Bagaimana faktor-faktor yang menjadi kendaladalam pembentukan akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa ?

3. Bagaimana pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak siswa di SMA Muhammadiyah Lempangang Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa ?

Terima Kasih

Dokumen terkait