Tersusunnya Laporan Fasilitasi/ Monitoring/ Evaluasi
Pengelolaan Batas Wilayah Laut dan Udara 4 laporan Tersusunnya laporan konferensi/sidang/riset/survey
perundingan batas negara wilayah laut dna udara 2 laporan Tersedianya Sarana Prasarana pendukung pengelolaan basis
data batas negara wilayah laut dan udara (tindak lanjut Perpres No. 12 /2010 pasal 21)
2 unit
Terbangunnya sistem informasi pengelolaan batas negara wilayah laut dan udara (tindak lanjut Perpres No.12/2010 pasal 21)
1 sistem
Terpeliharanya titik referensi sebagai acuan titik dasar batas
negara wilayah laut dna udara 7 patok/pilar
XXIV.3 Pengelolaan Lintas Batas Negara
Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi penegasan, pelaksanaan, pembangunan, pemeliharaan, dan pengamanan lintas batas, dokumen anggaran pembangunan dan monev pengelolaan lintas batas negara.
Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi Masukan Kebijakan Pengelolaan Lintas Batas Negara
7 Dokumen dan 20 Rekomendasi
untuk 20 Lokpri
36,00
I.L-143
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012
PAGU TAHUN
2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Tersusunnya Peraturan Pengelolaan Lintas Batas Negara 2 draf peraturan Tersusunnya Laporan Monitoring/Evaluasi Pengelolaan Lintas
Batas Negara
12 Laporan Monev dan 1
Laporan Bintek pada
32 Lokpri untuk 4 Desa
masing-masing 7 orang. (896
orang) Tersusunnya Laporan Konfrensi/Sidang/Perundingan Batas
Negara 6 laporan
Tersedianya Sarana Prasarana Batas Negara 100 unit
Terbangunnya Sarana Prasarana Batas Negara 7 PLB di 7 Kab/Kota
I.L-144
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012
PAGU
XXIV.4 Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat
Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi dan penyusunan kebijakan, dokumen monev pengelolaan potensi kawasan perbatasan darat
Tersusunnya Dokumen Masukan Kebijakan Pengelolaan
Potensi Kawasan Perbatasan Darat (jumlah dokumen) 3 dokumen 15,00 BNPP Tersusunnya Peraturan Pengelolaan Potensi Kawasan
Perbatasan Darat 1 peraturan
XXIV.5 Penataan Ruang Kawasan Perbatasan
Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi dan penyusunan kebijakan, dokumen monev penataan ruang kawasan
Tersusunnya Laporan Fasilitasi/Monitoring/Evaluasi
Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat 9 laporan 15,00 BNPP Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi masukan Kebijakan
Penataan Ruang Kawasan Perbatasan
2 dokumen dan 7 rekomendasi XXIV.6 Pengelolaan Potensi Kawasan
Perbatasan Laut
Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi dan penyusunan kebijakan, dokumen monev pengelolaan potensi kawasan perbatasan laut
Tersusunnya Laporan Fasilitasi/Monitoring/Evaluasi Penataan
Ruang Kawasan Perbatasan 4 laporan 12,00
Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi Masukan Kebijakan Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Laut
1 dokumen dan 2 rekomendasi Tersusunnya Laporan Fasilitasi/Monitoring/ Evaluasi
Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Laut 8 laporan XXIV.7 Pengelolaan Infrastruktur Fisik Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk
dan rencana aksi, kebijakan pembangunan, Tersusunnya Dokumen Kebijakan dan Rekomendasi
Pengelolaan Infrastruktur Fisik Kawasan Perbatasan 3 dokumen 9,00 BNPP
I.L-145
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012
PAGU TAHUN
2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Kawasan Perbatasan dokumen anggaran, monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan infrastruktur fisik kawasan perbatasan.
Tersusunnya Peraturan Pengelolaan Infrastruktur Fisik
Kawasan Perbatasan 1 peraturan
Tersusunnya Laporan Fasilitasi/ Monitoring/ Evaluasi/
Identifikasi/Kooedinasi Pengelolaan Infrastruktur Fisik Kawasan Perbatasan
4 laporan
Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Fisik di Kawasan
Perbatasan (jumlah laporan) 2 laporan
XXIV.8 Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan
Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, kebijakan pembangunan, dokumen anggaran, monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan infrastruktur ekonomi dan kesra kawasan perbatasan.
Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi/Rumusan Masukan Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan
2 dokumen 9,00 BNPP
Terlaksananya fasilitasi koordinasi perencanaan (dengan 6 K/L dan 12 Provinsi) dan Koordinasi pelaksanaan (dengan 10 Prov) Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan
5 laporan
Tersusunnya Peraturan/Pedoman/Petunjuk Teknis Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan
1 dokumen
Tersusunnya Laporan Monitoring/ Evaluasi/ Identifikasi Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan
2 laporan
I.L-146
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012
PAGU TAHUN
2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
XXIV.9 Pengelolaan Infrastruktur Pemerintahan Kawasan Perbatasan
Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, kebijakan pembangunan, dokumen anggaran, monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan infrastruktur pemerintahan kawasan perbatasan.
Tersusunnya Dokumen Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur
Pemerintahan Kawasan Perbatasan 2 dokumen 12,00 BNPP
Tersedianya Informasi Kecamatan Perbatasan 1 paket informasi Tersusunnya Laporan Fasilitasi/ Monitoring/ Evaluasi/
Pengawasan Pengelolaan Infrastruktur Pemerintahan Kawasan Perbatasan
5 laporan
* Alokasi untuk sub kegiatan tersebut sebesar Rp 792,21 milyar merupakan bagian dari alokasi kegiatan Pelaksanaan Pemberdayaan dan Pemerataan Pembangunan Sarana dan Prasarana Informatika pada Prioritas 6.
** Alokasi pagu tahun 2012 untuk kegiatan Pelayanan Kesehatan Dasar bagi masyarakat miskin (Jamkesmas) telah terdapat pada Prioritas 4
I.L-147
MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2012
PRIORITAS 11 PROGRAM AKSI BIDANG KEBUDAYAAN, KREATIVITAS DAN INOVASI
Tema Prioritas Pengembangan dan perlindungan kebhinekaan budaya, karya seni, dan ilmu serta apresiasinya, untuk memperkaya khazanah artistik dan intelektual bagi tumbuh-mapannya jati diri dan kemampuan adaptif kompetitif bangsa yang disertai pengembangan inovasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang dilandasi oleh keunggulan Indonesia sebagai negara maritim dan kepulauan.
Penanggung Jawab Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
Bekerjasama dengan Menteri Negara Riset dan Teknologi
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012 PAGU
TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
I PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA, SENI, DAN PERFILMAN
I.1 Peningkatan Sensor Film Meningkatnya kualitas dan kuantitas layanan
lembaga sensor film Jumlah film/video/iklan lulus sensor 44.000 21,5 Kemenbudpar
I.2 Pelestarian dan Pengembangan
Kesenian Meningkatnya apresiasi, kreativitas dan
produktivitas para pelaku seni Jumlah fasilitasi sarana bagi pengembangan, pendalaman dan pagelaran
seni budaya: 72,6 Kemenbudpar
Di Propinsi 14
Di Kabupaten/Kota 238
Jumlah fasilitasi pergelaran, pameran, festival, lomba, dan pawai 20
Jumlah reaktualisasi kesenian yang hampir punah 2
Jumlah naskah inventarisasi karya seni budaya 25
I.L-148
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012 PAGU
TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
I.3 Pengembangan Perfilman Nasional Meningkatnya kualitas dan kuantitas produksi film
nasional Jumlah fasilitasi festival film dalam dan luar negeri 11 33,4 Kemenbudpar
Jumlah fasilitasi organisasi dan komunitas perfilman 18 II PROGRAM PENGEMBANGAN KESEJARAHAN, KEPURBAKALAAN DAN PERMUSEUMAN
II.1 Pengembangan Pengelolaan
Peninggalan Kepurbakalaan Meningkatnya kualitas perlindungan,
pemeliharaan, pengembangan, dan pemanfaatan BCB/Situs dan Kawasan kepurbakalaan secara terpadu
Jumlah cagar budaya nasional yang dinominasikan dan didaftarkan sebagai
warisan dunia 2 13,3 Kemenbudpar
Jumlah penetapan dan pembentukan pengelolaan terpadu cagar budaya 2 II.2 Pengembangan Pengelolaan
Permuseuman Meningkatnya kualitas pengelolaan dan
pelayanan museum, termasuk museum daerah Jumlah museum yang direvitalisasi 12 75,5 Kemenbudpar
Jumlah museum berskala nasional 2
III PROGRAM KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN
III.1 Peningkatan Kapasitas Pemuda Meningkatnya kapasitas pemuda kader di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta iman dan taqwa
Jumlah pemuda kader yang difasilitasi dalam peningkatan kapasitas di
bidang iptek dan imtaq 3.180 6,0 Kemenpora
III.2 Pengembangan Kreativitas dan Kualitas
Pemuda Meningkatnya kreativitas pemuda kader di bidang
seni, budaya, dan industri kreatif Jumlah pemuda kader yang difasilitasi dalam peningkatan kapasitas di
bidang seni, budaya, dan industri kreatif 3.180 6,0 Kemenpora
IV PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA IV.1 Penelitian dan Pengembangan Bidang
Arkeologi Meningkatnya litbang bidang arkeologi Jumlah litbang di bidang arkeologi 148 47,5 Kemenbudpar
IV.2 Penelitian dan Pengembangan Bidang
Kebudayaan Meningkatnya litbang kebudayaan dalam
mendukung kebijakan pembangunan kebudayaan Jumlah penelitian dan pengembangan bidang kebudayaan 13 9,0 Kemenbudpar
I.L-149
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012 PAGU
TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
V PENINGKATAN KEMAMPUAN IPTEK UNTUK PENGUATAN SISTEM INOVASI NASIONAL V.1 Fasilitasi proses perolehan hak paten
dan kepemilikan HKI produk teknologi dan produk kreatif (PN11)
Kebijakan untuk fasilitasi proses perolehan hak paten dan kepemilikan HKI produk teknologi dan produk kreatif
Jumlah usulan unit pengelola dan kepemilikan HKI yang difasilitasi (PN11) 8 2,5 KRT
V.2 Peningkatan kapasitas SDM iptek
(beasiswa) (PN11) Meningkatnya kapasitas SDM iptek Jumlah karyasiswa S2 20 35,0 KRT
Jumlah karyasiswa S3 10
V.3 Peningkatan kemampuan inovasi dan
kreativitas pemuda Kebijakan peningkatan kemampuan inovasi dan
kreativitas pemuda Jumlah rekomendasi kebijakan 1 8,0 KRT
Jumlah pilot peningkatan inovasi dan kreativitas pemuda 4
V.4 Peningkatan litbang iptek unggulan di bidang kesehatan, obat-obatan dan instrumentasi medis
Meningkatnya litbang iptek unggulan di bidang
kesehatan, obat-obatan dan instrumentasi medis Jumlah paket penelitian 12 18,0 KRT
V.5 Insentif Riset SINAS Terlaksananya insentif peningkatan kapasitas
iptek sistem produksi Jumlah paket insentif difusi iptek (PN11) 50 95,0 KRT
Terlaksananya insentif difusi iptek Jumlah paket insentif kapasitas iptek sistem produksi (PN11) 119 Terlaksananya riset dasar dan terapan di bidang
iptek Jumlah paket riset dasar 39
Jumlah paket riset terapan 130
I.L-150
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012 PAGU
TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
VI PROGRAM PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI VI.1 Pengkajian dan Penerapan Inkubasi
Teknologi (PN11) Termanfaatkannya Inkubasi Teknologi untuk membangun sinergi antara lembaga litbangyasa, industri dan pemerintahan serta tumbuhnya usaha / industri inovatif pada Pengembangan
infrastruktur inkubasi.Sinergi kemitraan dan temu bisnis Alih Teknologi, Aksesibilitas Produksi Massal, Supra dan Infrastruktur pendukung Penguatan Kelembagaan
Manajemen Pengetahuan Inkubasi Teknologi 1 6,7 BPPT
Penelitian dan Pengembangan Iptek 1
VI.2 Pengkajian dan Penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (PN11) Terlaksananya penerapan teknologi informasi dan
komunikasi RANCANG BANGUN PROBE USG 1 5,5 BPPT
Pengkajian Pengembangan E-KIOSK untuk layanan pemerintahan 1 Pengkajian Pengembangan M-Government untuk layanan pemerintahan 1
Pengkajian Pengembangan E-Voting 1
Pengkajian Pengembangan Layanan Data Pemerintahan untuk Masyarakat 1 Pengembangan Sistem Pengenal Wicara B.Indonesia untuk risalah dan
resume otomatis dengan fitur: Speaker Adaptation dan Diarization 2 VI.3 Pengkajian dan Penerapan Audit
Teknologi (PN11) Terlaksananya penerapam audit teknologi PENGKAJIAN DAN PENERAPAN AUDIT TIK, LISTRIK, GULA 3 5,0 BPPT
VII PROGRAM PENELITIAN, PENGUASAAN, DAN PEMANFAATAN IPTEK
VII.1 Pengembangan Inovasi Tumbuhnya wirausahawan baru yangberbasis
inovasi teknologi Pendaftaran HKI 32 1,4 LIPI
Paket teknologi/HKI teradopsi 5 1,8
I.L-151
NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN
PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET
TAHUN 2012 PAGU
TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Unit usaha UMKM Inovatif baru 2
Teknologi/HKI LIPI yang diinkubasi 5
Tenant 1
VII.2 Pengembangan dan perlindungan
kekayaan budaya (PN 11) Pengembangan dan perlindungan bahasa masyarakat lokal (Pencegahan kepunahan bahasa masyarakat lokal)
jumlah buku identifikasi bahasa-bahasa lokal yang hampir punah 5 2,5 LIPI
I.L-152
MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2012
PRIORITAS LAINNYA PROGRAM AKSI BIDANG BIDANG POLITIK, HUKUM, DAN KEAMANAN
Tema Prioritas -
Penanggungjawab Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Bekerjasama dengan -
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
I PROGRAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMHAN I.1 Penelitian dan
pengembangan alat peralatan pertahanan
Terwujudnya model dan/atau prototype alat peralatan pertahanan matra darat, matra laut dan matra udara yang sesuai kemajuan IPTEK dan mampu dikembangkan secara mandiri
Jumlah pengembangan prototype alat peralatan pertahanan matra darat, matra laut dan matra udara yang mampu dikembangkan secara mandiri
3 Paket 25 Kemhan
II PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN II.1 Produksi Alutsista Industri
dalam negeri Meningkatnya produksi Alutsista industri
dalam negeri Jumlah dan jenis Alutsista TNI yang dipenuhi oleh industri
dalam negeri 15,8% 1.600 Kemhan
III PROGRAM PENGGUNAAN KEKUATAN PERTAHANAN INTEGRATIF III.1 Ops Gaktib dan Ops Yustisi. Meningkatnya kondisi ketertiban di
daerah rawan. Persentase kualitas dan kuantitas operasi Gaktib. 45% 20,2 Mabes TNI
III.2 Operasi intelijen Strategis Dapat ditangkalnya ATHG pertahanan
negara. Persentase kualitas dan kuantitas data intelijen dan
pengamanan yang dibutukan 45% 35 Mabes TNI
I.L-153
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
IV PROGRAM DUKUNGAN KESIAPAN MATRA DARAT IV.1 Penyelenggaraan Intelijen dan
Pengamanan Matra Darat Kesiapan kekuatan dan kemampuan
matra darat Persentase kecukupan Operasi Pengamanan Personel, Material dan Dokumen serta Efektifitas dan Efesiensi Deteksi Dini
41% 60 TNI AD
V PROGRAM PENGEMBANGAN PENYELIDIKAN, PENGAMANAN, DAN PENGGALANGAN KEAMANAN NEGARA V.1 Kegiatan Operasi Intelijen
Dalam Negeri Meningkatnya pelaksanaan penyelidikan
beraspek dalam negeri Rasio kecukupan personil daerah terhadap jumlah
kabupaten/kota 30% 378 BIN
VI PROGRAM PENGEMBANGAN PERSANDIAN NASIONAL VI.1 Pengkajian dan
pengembangan peralatan sandi
Tersedianya kajian pengembangan
peralatan sandi Jumlah hasil pengkajian dan pengembangan peralatan sandi 1 4,6 Lemsaneg
VII PROGRAM PENINGKATAN SARANA PRASARANA POLRI VII.1 Pengembangan Alut
Kepolisian Produksi Dalam Negeri
Meningkatkan kemandirian Alut Polri
produksi dalam negeri Jumlah Alut Polri produk industri dalam negeri yang diserahkan
secara tepat waktu, tepat mutu, tepat jumlah 14,3 % 200,0 Polri
VIII PROGRAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEPOLISIAN VIII.1 Pembuatan Prototype Meningkatkan kemandirian Polri dalam
memberikan pelayanan masyarakat Jumlah Prototype alat yang dihasilkan/diuji 3 10,0 Polri
IX PROGRAM PENYELIDIKAN DAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA IX.1 Penindakan Tindak Pidana
Terorisme Meningkatnya penyelesaian
penangnanan perkara Terorisme Crime clerance tindak pidana terorisme tingkat nasional 100% 50,0 Polri
I.L-154
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
X PROGRAM PEMBINAAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK X.1 Pengembangan nilai-nilai
kebangsaan Terlaksananya penyusunan kebijakan, dukungan dan fasilitasi pengembangan nilai-nilai kebangsaan
Jumlah modul pengembangan nilai kebangsaan 1 Modul wawasan
kebangsaanl 9,1 Kemendagri
Jumlah penguatan forum dialog dan sosialisasi pengembangan nilai kebangsaan untuk pemuda, perempuan, aparatur pemerintah
20 kali
XI PROGRAM PENINGKATAN KOORDINASI BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN XI.1 Koordinasi penanganan
kejahatan transnasional dan terorisme
Terselenggaranya Koordinasi Kebijakan Penanganan Kejahatan Transnasional dan Terorisme
Jumlah Rakor Urusan Kejahatan Transnasional dan Terorisme 12 kali 2,312 KEMENKO POLHUKAM
Jumlah pemantauan dan evaluasi 4 kali
Jumlah Rakor Urusan Terorisme Bersama dengan BNPT 12 kali XI.2 Pencegahan dan
Penanggulangan Terorisme (BNPT)
Terlaksananya pencegahan dan
penanggulangan terorisme Jumlah pemantauan dan pendeteksian potensi tindak terorisme, pencegahan, penanggulangan terorisme dan radikalisasi
12 kali 126,882
XI.3 Kegiatan Koordinasi
Wawasan Kebangsaan Terselenggaranya Koordinasi Kebijakan
Wawasan Kebangsaan Jumlah Rakor Wawasan Kebangsaan 12 kali 0,627
Jumlah pemantauan dan evaluasi 4 kali
XII PROGRAM PENINGKATAN PERAN DAN DIPLOMASI INDONESIA DI BIDANG MULTILATERAL XII.1 Kerjasama Multilateral terkait
Isu Keamanan Internasional, Senjata Pemusnah Massal dan Senjata Konvensional, Penanggulangan Kejahatan Lintas Negara dan Terorisme
Terlaksananya partisipasi Indonesia
dalam forum kerja sama multilateral Jumlah prakarsa Indonesia untuk mendorong reformasi Dewan Keamanan PBB.
4 kali prakarsa 9,422 Kemenlu
Jumlah koordinasi teknis 25 kali
Jumlah posisi pemri yang disampaikan dalam sidang internasional
14 posisi
Jumlah partisipasi Indonesia pada sidang internasional yang
dihadiri 7 kali
I.L-155
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Jumlah penyelenggaraan pertemuan internasional (Indonesia
sebagai tuan rumah) 3 kali
XIII PENINGKATAN KEMAMPUAN IPTEK UNTUK PENGUATAN SISTEM INOVASI NASIONAL XIII.1 Peningkatan dukungan
teknologi bagi pemberdayaan industri strategis bidang pertahanan
Kebijakan dukungan teknologi untuk
revitalisasi industri pertahanan Jumlah rekomendasi kebijakan 1 5,0 KRT
Jumlah riset bersama 2
XIV PROGRAM PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI XIV.1 Pengkajian dan Penerapan
Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan
Pengembangan Prototipe Sistem PUNA tipe jangkauan jarak menengah dengan telemetry, Control and Command (TCC).
Perancangan Sistem dan Wahana, testing PUNA 1 1,8 BPPT
XV PROGRAM PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAM
XV.1 Kegiatan kerjasama HAM Peningkatan kerjasama dalam dan luar negeri dalam rangka pemajuan HAM dan harmonisasi rancangan peraturan perundang-undangan dalam perspektif HAM serta Naskah Akademik instrument HAM internasional
Jumlah Kerjasama Luar Negeri Dalam Rangka Pemajuan Ham 14 0,4 Kemenhukham
Jumlah Kerjasama Dalam Negeri Dalam Rangka Implementasi Ham/ Ranham
50 0,5
Jumlah harmonisasi Rancangan Peraturan Perundang-Undangan Dalam Perspektif Ham
36 0,5
Jumlah Analisis Laporan Pelaksanaan Instrumen Ham Internasional dan Naskah Akademik Instrumen Ham Internasional
8 0,5
XV.2 Kegiatan Penguatan HAM Presentasi KL pemerintah propinsi dan kabupaten/kotamadya telah mengikuti
Jumlah modul dan panduan HAM, bahan ajar HAM, dan tenaga
Penguatan HAM 4 dan 30 0,4 Kemenhukham
I.L-156
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
pelatihan HAM Jumlah K/L, Pemprov, Pemkab/kota yang telah mengikuti penguatan HAM dan melaksanakan program/kegiatan berperspektif HAM Wilayah I
2
0,4
Jumlah K/L, Pemprov, Pemkab/kota yang telah mengikuti penguatan HAM
dan melaksanakan program/kegiatan berperspektif HAM Wilayah II
5
0,9
Jumlah K/L, Pemprov, Pemkab/kota yang telah mengikuti penguatan HAM
dan melaksanakan program/kegiatan berperspektif HAM Wilayah III
3 0,5
XV.3 Kegiatan Diseminasi HAM Meningkatnya Kementerian/Lembaga, Pemerintah Propinsi dan
Kabupaten/Kota yang telah memperoleh diseminasi HAM
Jumlah Kl Atau Daerah yang telah memperoleh Diseminasi HAM
34 1,0 Kemenhukham
Jumlah Penyuluh Ham 90 0.3
Jumlah Evaluasi dan Pengembangan Diseminasi Ham 3 0.1
Jumlah metodologi dan bahan diseminasi HAM 4 0.1
XV.4 Kegiatan Informasi HAM Informasi yang dapat diakses dari K/L, Provinsi dan Kabupaten/Kota tentang HAM
Jumlah Data implementasi HAM yang diolah 80 0.8 Kemenhukham
Jumlah Evaluasi dan Laporan Tentang Ham 80 0.1
Jumlah Akses Jalur Informasi Ham Melalui Internet 2400 0.1
Jumlah Informasi HAM melalui Helpdesk, Media Cetak dan
Elektronik 8 dan 12 0.3
XVI PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR MAHKAMAH AGUNG
XVI.1 Peningkatan Profesionalitas Tersedianya sumber daya aparatur Pelatihan bagi Program pendidikan calon hakim terpadu
(Magang & Diklat) Untuk 2 Angkatan 430 org 31,3 MA-RI
I.L-157
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Tenaga Teknis Peradilan dan Aparatur Peradilan
hukum yang professional dan kompeten dalam melaksanakan penyelenggaraan peradilan
Jumlah Pelatihan bagi hakim dan panitera berkelanjutan
sertifikasi Tipikor dan materi Terkini lainnya 1.000 org
XVII PROGRAM PENYELESAIAN PERKARA MAHKAMAH AGUNG XVII.1 Percepatan peningkatan
penyelesaian perkara Terselesaikannya penyelesaian perkara yang sederhana, tepat waktu, transparan dan akuntabel
Jumlah penyelesaian perkara Pidana, PHI (yang nilainya kurang dari 150 juta) termasuk perkara KKN dan HAM yang tepat waktu
5600 pkr 9,9 MA-RI
Jumlah penyelesaian tunggakan perkara Pidana, PHI (yang nilainya kurang dari 150 juta) termasuk perkara KKN dan HAM yang tepat waktu
3600 pkr
Jumlah penyelesaian minutasi, pemberkasan dan pengiriman perkara sampai ke Pengadilan perkara Pidana, PHI (yang nilainya kurang dari 150 juta) termasuk perkara KKN dan HAM yang tepat waktu
9500 pkr
XVIII PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN UMUM XVIII.1 Peningkatan Manajemen
Peradilan Umum
Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara
Jumlah penyelesaian administrasi perkara (yang sederhana, dan tepat waktu) di tingkat Pertama dan Banding di lingkungan Peradilan Umum
112.300 pkr 45,8 MA-RI
Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Grasi
yang lengkap dan tepat waktu 2.138.100 pkr
Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Grasi
yang lengkap dan tepat waktu 3.798 pkr
XVIII.2 Penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan Tingkat Pertama
Penyelesaian perkara pidana bagi Masyarakat Miskin dan Terpinggirkan
Jumlah Penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan
Tingkat Pertama 352 satker 24,7 MA-RI
Jumlah Pos Bantuan Hukum di lingkungan pengadilan tingkat
pertama 39 satker
I.L-158
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Jumlah penyelenggaraan Zitting Plaatz untuk menjangkau
lapisan masyarakat yang miskin dan terpinggirkan 20 zitting plaatz XIX PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN AGAMA
XIX.1 Peningkatan Manajemen Peradilan Agama
Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara
Jumlah penyelesaian administrasi perkara di tingkat Pertama
dan Banding di lingkungan Peradilan Agama 94.763 pkr 10,6 MA-RI
Jumlah Penyelesaian Perkara yang kurang dari 6 (enam) bulan 94.763 pkr Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan
kesyariahan yang lengkap dan tepat waktu 494 pkr XIX.2 Penyediaan dana bantuan
hukum di Pengadilan Agama Penyelesaian perkara peradilan agama bagi Masyarakat Miskin dan Terpinggirkan
Penyediaan dana untuk penyelesaian perkara prodeo di
Pengadilan Tingkat Pertama 9.850 perkara 11,8 MA-RI
Jumlah penyelenggaraan sidang keliling 273 lokasi Jumlah bantuan konsultasi dan penyusunan gugatan bagi
masyarakat tidak mampu 46 satker
XX PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN MILITER DAN TUN XX.1 Peningkatan Manajemen
Peradilan Militer Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara
Jumlah penyelesaian administrasi perkara (yang sederhana, dan tepat waktu) di tingkat Pertama dan Banding di lingkungan Peradilan Peradilan Militer
3.530 pkr 3,3 MA-RI
Jumlah Penyelesaian Perkara yang kurang dari 6 (enam) bulan 3.530 pkr Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Grasi
yang lengkap dan tepat waktu 259 pkr
Jumlah Pelaksanaan Bimbingan Teknis di Lingkungan
Peradilan 60
Penyusunan kebijakan manajemen tata laksana dan
administrasi tenaga teknis di lingkungan peradilan Militer 2
I.L-159
NO SUBSTANSI INTI/
KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN
2012
PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)
INSTANSI PELAKSANA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
Jumlah pemenuhan tenaga teknis sesuai kebutuhan 90 XX.2 Peningkatan Manajemen
Peradilan TUN Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara
Jumlah penyelesaian administrasi perkara (yang sederhana, dan tepat waktu) di tingkat Pertama dan Banding di lingkungan Peradilan TUN
1.621 pkr 5,8 MA-RI
Jumlah Penyelesaian Perkara yang kurang dari 6 (enam) bulan 1.621 pkr Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Hak Uji
Materiil dan Sengketa Pajak Peradilan TUN yang lengkap dan tepat waktu
1.162 pkr
Penyusunan kebijakan mengenai manajemen dan tata laksana
di lingkungan Peradilan TUN 2
Jumlah pemenuhan tenaga teknis sesuai kebutuhan 160 Jumlah pelaksanaan bimbingan teknis di lingkungan peradilan
TUN 60
XX.3 Penyediaan dana bantuan
hukum di Pengadilan TUN Penyelesaian perkara peradilan Militer dan TUN di wilayah yang belum terjangkau peradilan Militer dan TUN
Pembebasan biaya perkara (prodeo) di lingkungan pengadilan
TUN 128 pkr 1,7 MA-RI
Penyelenggaraan sidang keliling (detasering) di lingkungan
pengadilan TUN dan Militer 23 satker
Penyelenggaran Pos Bantuan Hukum di lingkungan pengadilan
TUN 5 satker
XXI PROGRAM PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA PIDANA KHUSUS, PELANGGARAN HAM YANG DAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI XXI.1 Penanganan Penyelidikan
dan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan Agung RI
Meningkatnya penyelesaian perkara pidana khusus, tindak pidana korupsi dan pelanggaran HAM yang berat secara cepat, tepat dan akuntabel.
Jumlah Penyelidikan dan Penyidikan perkara tindak pidana
Jumlah Penyelidikan dan Penyidikan perkara tindak pidana