• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengelolaan batas negara wilayah laut dan udara

Dalam dokumen MATRIKS PRIORITAS NASIONAL (Halaman 144-163)

Tersusunnya Laporan Fasilitasi/ Monitoring/ Evaluasi

Pengelolaan Batas Wilayah Laut dan Udara 4 laporan Tersusunnya laporan konferensi/sidang/riset/survey

perundingan batas negara wilayah laut dna udara 2 laporan Tersedianya Sarana Prasarana pendukung pengelolaan basis

data batas negara wilayah laut dan udara (tindak lanjut Perpres No. 12 /2010 pasal 21)

2 unit

Terbangunnya sistem informasi pengelolaan batas negara wilayah laut dan udara (tindak lanjut Perpres No.12/2010 pasal 21)

1 sistem

Terpeliharanya titik referensi sebagai acuan titik dasar batas

negara wilayah laut dna udara 7 patok/pilar

XXIV.3 Pengelolaan Lintas Batas Negara

Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi penegasan, pelaksanaan, pembangunan, pemeliharaan, dan pengamanan lintas batas, dokumen anggaran pembangunan dan monev pengelolaan lintas batas negara.

Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi Masukan Kebijakan Pengelolaan Lintas Batas Negara

7 Dokumen dan 20 Rekomendasi

untuk 20 Lokpri

36,00

I.L-143

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU TAHUN

2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Tersusunnya Peraturan Pengelolaan Lintas Batas Negara 2 draf peraturan Tersusunnya Laporan Monitoring/Evaluasi Pengelolaan Lintas

Batas Negara

12 Laporan Monev dan 1

Laporan Bintek pada

32 Lokpri untuk 4 Desa

masing-masing 7 orang. (896

orang) Tersusunnya Laporan Konfrensi/Sidang/Perundingan Batas

Negara 6 laporan

Tersedianya Sarana Prasarana Batas Negara 100 unit

Terbangunnya Sarana Prasarana Batas Negara 7 PLB di 7 Kab/Kota

I.L-144

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU

XXIV.4 Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat

Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi dan penyusunan kebijakan, dokumen monev pengelolaan potensi kawasan perbatasan darat

Tersusunnya Dokumen Masukan Kebijakan Pengelolaan

Potensi Kawasan Perbatasan Darat (jumlah dokumen) 3 dokumen 15,00 BNPP Tersusunnya Peraturan Pengelolaan Potensi Kawasan

Perbatasan Darat 1 peraturan

XXIV.5 Penataan Ruang Kawasan Perbatasan

Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi dan penyusunan kebijakan, dokumen monev penataan ruang kawasan

Tersusunnya Laporan Fasilitasi/Monitoring/Evaluasi

Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat 9 laporan 15,00 BNPP Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi masukan Kebijakan

Penataan Ruang Kawasan Perbatasan

2 dokumen dan 7 rekomendasi XXIV.6 Pengelolaan Potensi Kawasan

Perbatasan Laut

Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, fasilitasi dan penyusunan kebijakan, dokumen monev pengelolaan potensi kawasan perbatasan laut

Tersusunnya Laporan Fasilitasi/Monitoring/Evaluasi Penataan

Ruang Kawasan Perbatasan 4 laporan 12,00

Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi Masukan Kebijakan Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Laut

1 dokumen dan 2 rekomendasi Tersusunnya Laporan Fasilitasi/Monitoring/ Evaluasi

Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Laut 8 laporan XXIV.7 Pengelolaan Infrastruktur Fisik Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk

dan rencana aksi, kebijakan pembangunan, Tersusunnya Dokumen Kebijakan dan Rekomendasi

Pengelolaan Infrastruktur Fisik Kawasan Perbatasan 3 dokumen 9,00 BNPP

I.L-145

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU TAHUN

2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Kawasan Perbatasan dokumen anggaran, monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan infrastruktur fisik kawasan perbatasan.

Tersusunnya Peraturan Pengelolaan Infrastruktur Fisik

Kawasan Perbatasan 1 peraturan

Tersusunnya Laporan Fasilitasi/ Monitoring/ Evaluasi/

Identifikasi/Kooedinasi Pengelolaan Infrastruktur Fisik Kawasan Perbatasan

4 laporan

Fasilitasi Pembangunan Infrastruktur Fisik di Kawasan

Perbatasan (jumlah laporan) 2 laporan

XXIV.8 Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan

Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, kebijakan pembangunan, dokumen anggaran, monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan infrastruktur ekonomi dan kesra kawasan perbatasan.

Tersusunnya Dokumen/Rekomendasi/Rumusan Masukan Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan

2 dokumen 9,00 BNPP

Terlaksananya fasilitasi koordinasi perencanaan (dengan 6 K/L dan 12 Provinsi) dan Koordinasi pelaksanaan (dengan 10 Prov) Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan

5 laporan

Tersusunnya Peraturan/Pedoman/Petunjuk Teknis Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan

1 dokumen

Tersusunnya Laporan Monitoring/ Evaluasi/ Identifikasi Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi dan Kesra Kawasan Perbatasan

2 laporan

I.L-146

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012

PAGU TAHUN

2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

XXIV.9 Pengelolaan Infrastruktur Pemerintahan Kawasan Perbatasan

Tersusunnya draft bahan masukan rencana induk dan rencana aksi, kebijakan pembangunan, dokumen anggaran, monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan infrastruktur pemerintahan kawasan perbatasan.

Tersusunnya Dokumen Kebijakan Pengelolaan Infrastruktur

Pemerintahan Kawasan Perbatasan 2 dokumen 12,00 BNPP

Tersedianya Informasi Kecamatan Perbatasan 1 paket informasi Tersusunnya Laporan Fasilitasi/ Monitoring/ Evaluasi/

Pengawasan Pengelolaan Infrastruktur Pemerintahan Kawasan Perbatasan

5 laporan

* Alokasi untuk sub kegiatan tersebut sebesar Rp 792,21 milyar merupakan bagian dari alokasi kegiatan Pelaksanaan Pemberdayaan dan Pemerataan Pembangunan Sarana dan Prasarana Informatika pada Prioritas 6.

** Alokasi pagu tahun 2012 untuk kegiatan Pelayanan Kesehatan Dasar bagi masyarakat miskin (Jamkesmas) telah terdapat pada Prioritas 4

I.L-147

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2012

PRIORITAS 11 PROGRAM AKSI BIDANG KEBUDAYAAN, KREATIVITAS DAN INOVASI

Tema Prioritas Pengembangan dan perlindungan kebhinekaan budaya, karya seni, dan ilmu serta apresiasinya, untuk memperkaya khazanah artistik dan intelektual bagi tumbuh-mapannya jati diri dan kemampuan adaptif kompetitif bangsa yang disertai pengembangan inovasi, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang dilandasi oleh keunggulan Indonesia sebagai negara maritim dan kepulauan.

Penanggung Jawab Menteri Kebudayaan dan Pariwisata

Bekerjasama dengan Menteri Negara Riset dan Teknologi

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012 PAGU

TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

I PROGRAM PENGEMBANGAN NILAI BUDAYA, SENI, DAN PERFILMAN

I.1 Peningkatan Sensor Film Meningkatnya kualitas dan kuantitas layanan

lembaga sensor film Jumlah film/video/iklan lulus sensor 44.000 21,5 Kemenbudpar

I.2 Pelestarian dan Pengembangan

Kesenian Meningkatnya apresiasi, kreativitas dan

produktivitas para pelaku seni Jumlah fasilitasi sarana bagi pengembangan, pendalaman dan pagelaran

seni budaya: 72,6 Kemenbudpar

Di Propinsi 14

Di Kabupaten/Kota 238

Jumlah fasilitasi pergelaran, pameran, festival, lomba, dan pawai 20

Jumlah reaktualisasi kesenian yang hampir punah 2

Jumlah naskah inventarisasi karya seni budaya 25

I.L-148

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012 PAGU

TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

I.3 Pengembangan Perfilman Nasional Meningkatnya kualitas dan kuantitas produksi film

nasional Jumlah fasilitasi festival film dalam dan luar negeri 11 33,4 Kemenbudpar

Jumlah fasilitasi organisasi dan komunitas perfilman 18 II PROGRAM PENGEMBANGAN KESEJARAHAN, KEPURBAKALAAN DAN PERMUSEUMAN

II.1 Pengembangan Pengelolaan

Peninggalan Kepurbakalaan Meningkatnya kualitas perlindungan,

pemeliharaan, pengembangan, dan pemanfaatan BCB/Situs dan Kawasan kepurbakalaan secara terpadu

Jumlah cagar budaya nasional yang dinominasikan dan didaftarkan sebagai

warisan dunia 2 13,3 Kemenbudpar

Jumlah penetapan dan pembentukan pengelolaan terpadu cagar budaya 2 II.2 Pengembangan Pengelolaan

Permuseuman Meningkatnya kualitas pengelolaan dan

pelayanan museum, termasuk museum daerah Jumlah museum yang direvitalisasi 12 75,5 Kemenbudpar

Jumlah museum berskala nasional 2

III PROGRAM KEPEMUDAAN DAN KEOLAHRAGAAN

III.1 Peningkatan Kapasitas Pemuda Meningkatnya kapasitas pemuda kader di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, serta iman dan taqwa

Jumlah pemuda kader yang difasilitasi dalam peningkatan kapasitas di

bidang iptek dan imtaq 3.180 6,0 Kemenpora

III.2 Pengembangan Kreativitas dan Kualitas

Pemuda Meningkatnya kreativitas pemuda kader di bidang

seni, budaya, dan industri kreatif Jumlah pemuda kader yang difasilitasi dalam peningkatan kapasitas di

bidang seni, budaya, dan industri kreatif 3.180 6,0 Kemenpora

IV PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA IV.1 Penelitian dan Pengembangan Bidang

Arkeologi Meningkatnya litbang bidang arkeologi Jumlah litbang di bidang arkeologi 148 47,5 Kemenbudpar

IV.2 Penelitian dan Pengembangan Bidang

Kebudayaan Meningkatnya litbang kebudayaan dalam

mendukung kebijakan pembangunan kebudayaan Jumlah penelitian dan pengembangan bidang kebudayaan 13 9,0 Kemenbudpar

I.L-149

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012 PAGU

TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

V PENINGKATAN KEMAMPUAN IPTEK UNTUK PENGUATAN SISTEM INOVASI NASIONAL V.1 Fasilitasi proses perolehan hak paten

dan kepemilikan HKI produk teknologi dan produk kreatif (PN11)

Kebijakan untuk fasilitasi proses perolehan hak paten dan kepemilikan HKI produk teknologi dan produk kreatif

Jumlah usulan unit pengelola dan kepemilikan HKI yang difasilitasi (PN11) 8 2,5 KRT

V.2 Peningkatan kapasitas SDM iptek

(beasiswa) (PN11) Meningkatnya kapasitas SDM iptek Jumlah karyasiswa S2 20 35,0 KRT

Jumlah karyasiswa S3 10

V.3 Peningkatan kemampuan inovasi dan

kreativitas pemuda Kebijakan peningkatan kemampuan inovasi dan

kreativitas pemuda Jumlah rekomendasi kebijakan 1 8,0 KRT

Jumlah pilot peningkatan inovasi dan kreativitas pemuda 4

V.4 Peningkatan litbang iptek unggulan di bidang kesehatan, obat-obatan dan instrumentasi medis

Meningkatnya litbang iptek unggulan di bidang

kesehatan, obat-obatan dan instrumentasi medis Jumlah paket penelitian 12 18,0 KRT

V.5 Insentif Riset SINAS Terlaksananya insentif peningkatan kapasitas

iptek sistem produksi Jumlah paket insentif difusi iptek (PN11) 50 95,0 KRT

Terlaksananya insentif difusi iptek Jumlah paket insentif kapasitas iptek sistem produksi (PN11) 119 Terlaksananya riset dasar dan terapan di bidang

iptek Jumlah paket riset dasar 39

Jumlah paket riset terapan 130

I.L-150

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012 PAGU

TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

VI PROGRAM PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI VI.1 Pengkajian dan Penerapan Inkubasi

Teknologi (PN11) Termanfaatkannya Inkubasi Teknologi untuk membangun sinergi antara lembaga litbangyasa, industri dan pemerintahan serta tumbuhnya usaha / industri inovatif pada Pengembangan

infrastruktur inkubasi.Sinergi kemitraan dan temu bisnis Alih Teknologi, Aksesibilitas Produksi Massal, Supra dan Infrastruktur pendukung Penguatan Kelembagaan

Manajemen Pengetahuan Inkubasi Teknologi 1 6,7 BPPT

Penelitian dan Pengembangan Iptek 1

VI.2 Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Informasi dan Komunikasi (PN11) Terlaksananya penerapan teknologi informasi dan

komunikasi RANCANG BANGUN PROBE USG 1 5,5 BPPT

Pengkajian Pengembangan E-KIOSK untuk layanan pemerintahan 1 Pengkajian Pengembangan M-Government untuk layanan pemerintahan 1

Pengkajian Pengembangan E-Voting 1

Pengkajian Pengembangan Layanan Data Pemerintahan untuk Masyarakat 1 Pengembangan Sistem Pengenal Wicara B.Indonesia untuk risalah dan

resume otomatis dengan fitur: Speaker Adaptation dan Diarization 2 VI.3 Pengkajian dan Penerapan Audit

Teknologi (PN11) Terlaksananya penerapam audit teknologi PENGKAJIAN DAN PENERAPAN AUDIT TIK, LISTRIK, GULA 3 5,0 BPPT

VII PROGRAM PENELITIAN, PENGUASAAN, DAN PEMANFAATAN IPTEK

VII.1 Pengembangan Inovasi Tumbuhnya wirausahawan baru yangberbasis

inovasi teknologi Pendaftaran HKI 32 1,4 LIPI

Paket teknologi/HKI teradopsi 5 1,8

I.L-151

NO SUBSTANSI INTI/ KEGIATAN

PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET

TAHUN 2012 PAGU

TAHUN 2012 INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Unit usaha UMKM Inovatif baru 2

Teknologi/HKI LIPI yang diinkubasi 5

Tenant 1

VII.2 Pengembangan dan perlindungan

kekayaan budaya (PN 11) Pengembangan dan perlindungan bahasa masyarakat lokal (Pencegahan kepunahan bahasa masyarakat lokal)

jumlah buku identifikasi bahasa-bahasa lokal yang hampir punah 5 2,5 LIPI

I.L-152

MATRIKS BUKU I RKP TAHUN 2012

PRIORITAS LAINNYA PROGRAM AKSI BIDANG BIDANG POLITIK, HUKUM, DAN KEAMANAN

Tema Prioritas -

Penanggungjawab Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Bekerjasama dengan -

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

I PROGRAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMHAN I.1 Penelitian dan

pengembangan alat peralatan pertahanan

Terwujudnya model dan/atau prototype alat peralatan pertahanan matra darat, matra laut dan matra udara yang sesuai kemajuan IPTEK dan mampu dikembangkan secara mandiri

Jumlah pengembangan prototype alat peralatan pertahanan matra darat, matra laut dan matra udara yang mampu dikembangkan secara mandiri

3 Paket 25 Kemhan

II PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI PERTAHANAN II.1 Produksi Alutsista Industri

dalam negeri Meningkatnya produksi Alutsista industri

dalam negeri Jumlah dan jenis Alutsista TNI yang dipenuhi oleh industri

dalam negeri 15,8% 1.600 Kemhan

III PROGRAM PENGGUNAAN KEKUATAN PERTAHANAN INTEGRATIF III.1 Ops Gaktib dan Ops Yustisi. Meningkatnya kondisi ketertiban di

daerah rawan. Persentase kualitas dan kuantitas operasi Gaktib. 45% 20,2 Mabes TNI

III.2 Operasi intelijen Strategis Dapat ditangkalnya ATHG pertahanan

negara. Persentase kualitas dan kuantitas data intelijen dan

pengamanan yang dibutukan 45% 35 Mabes TNI

I.L-153

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

IV PROGRAM DUKUNGAN KESIAPAN MATRA DARAT IV.1 Penyelenggaraan Intelijen dan

Pengamanan Matra Darat Kesiapan kekuatan dan kemampuan

matra darat Persentase kecukupan Operasi Pengamanan Personel, Material dan Dokumen serta Efektifitas dan Efesiensi Deteksi Dini

41% 60 TNI AD

V PROGRAM PENGEMBANGAN PENYELIDIKAN, PENGAMANAN, DAN PENGGALANGAN KEAMANAN NEGARA V.1 Kegiatan Operasi Intelijen

Dalam Negeri Meningkatnya pelaksanaan penyelidikan

beraspek dalam negeri Rasio kecukupan personil daerah terhadap jumlah

kabupaten/kota 30% 378 BIN

VI PROGRAM PENGEMBANGAN PERSANDIAN NASIONAL VI.1 Pengkajian dan

pengembangan peralatan sandi

Tersedianya kajian pengembangan

peralatan sandi Jumlah hasil pengkajian dan pengembangan peralatan sandi 1 4,6 Lemsaneg

VII PROGRAM PENINGKATAN SARANA PRASARANA POLRI VII.1 Pengembangan Alut

Kepolisian Produksi Dalam Negeri

Meningkatkan kemandirian Alut Polri

produksi dalam negeri Jumlah Alut Polri produk industri dalam negeri yang diserahkan

secara tepat waktu, tepat mutu, tepat jumlah 14,3 % 200,0 Polri

VIII PROGRAM PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEPOLISIAN VIII.1 Pembuatan Prototype Meningkatkan kemandirian Polri dalam

memberikan pelayanan masyarakat Jumlah Prototype alat yang dihasilkan/diuji 3 10,0 Polri

IX PROGRAM PENYELIDIKAN DAN PENYIDIKAN TINDAK PIDANA IX.1 Penindakan Tindak Pidana

Terorisme Meningkatnya penyelesaian

penangnanan perkara Terorisme Crime clerance tindak pidana terorisme tingkat nasional 100% 50,0 Polri

I.L-154

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

X PROGRAM PEMBINAAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK X.1 Pengembangan nilai-nilai

kebangsaan Terlaksananya penyusunan kebijakan, dukungan dan fasilitasi pengembangan nilai-nilai kebangsaan

Jumlah modul pengembangan nilai kebangsaan 1 Modul wawasan

kebangsaanl 9,1 Kemendagri

Jumlah penguatan forum dialog dan sosialisasi pengembangan nilai kebangsaan untuk pemuda, perempuan, aparatur pemerintah

20 kali

XI PROGRAM PENINGKATAN KOORDINASI BIDANG POLITIK, HUKUM DAN KEAMANAN XI.1 Koordinasi penanganan

kejahatan transnasional dan terorisme

Terselenggaranya Koordinasi Kebijakan Penanganan Kejahatan Transnasional dan Terorisme

Jumlah Rakor Urusan Kejahatan Transnasional dan Terorisme 12 kali 2,312 KEMENKO POLHUKAM

Jumlah pemantauan dan evaluasi 4 kali

Jumlah Rakor Urusan Terorisme Bersama dengan BNPT 12 kali XI.2 Pencegahan dan

Penanggulangan Terorisme (BNPT)

Terlaksananya pencegahan dan

penanggulangan terorisme Jumlah pemantauan dan pendeteksian potensi tindak terorisme, pencegahan, penanggulangan terorisme dan radikalisasi

12 kali 126,882

XI.3 Kegiatan Koordinasi

Wawasan Kebangsaan Terselenggaranya Koordinasi Kebijakan

Wawasan Kebangsaan Jumlah Rakor Wawasan Kebangsaan 12 kali 0,627

Jumlah pemantauan dan evaluasi 4 kali

XII PROGRAM PENINGKATAN PERAN DAN DIPLOMASI INDONESIA DI BIDANG MULTILATERAL XII.1 Kerjasama Multilateral terkait

Isu Keamanan Internasional, Senjata Pemusnah Massal dan Senjata Konvensional, Penanggulangan Kejahatan Lintas Negara dan Terorisme

Terlaksananya partisipasi Indonesia

dalam forum kerja sama multilateral Jumlah prakarsa Indonesia untuk mendorong reformasi Dewan Keamanan PBB.

4 kali prakarsa 9,422 Kemenlu

Jumlah koordinasi teknis 25 kali

Jumlah posisi pemri yang disampaikan dalam sidang internasional

14 posisi

Jumlah partisipasi Indonesia pada sidang internasional yang

dihadiri 7 kali

I.L-155

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Jumlah penyelenggaraan pertemuan internasional (Indonesia

sebagai tuan rumah) 3 kali

XIII PENINGKATAN KEMAMPUAN IPTEK UNTUK PENGUATAN SISTEM INOVASI NASIONAL XIII.1 Peningkatan dukungan

teknologi bagi pemberdayaan industri strategis bidang pertahanan

Kebijakan dukungan teknologi untuk

revitalisasi industri pertahanan Jumlah rekomendasi kebijakan 1 5,0 KRT

Jumlah riset bersama 2

XIV PROGRAM PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI XIV.1 Pengkajian dan Penerapan

Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan

Pengembangan Prototipe Sistem PUNA tipe jangkauan jarak menengah dengan telemetry, Control and Command (TCC).

Perancangan Sistem dan Wahana, testing PUNA 1 1,8 BPPT

XV PROGRAM PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAM

XV.1 Kegiatan kerjasama HAM Peningkatan kerjasama dalam dan luar negeri dalam rangka pemajuan HAM dan harmonisasi rancangan peraturan perundang-undangan dalam perspektif HAM serta Naskah Akademik instrument HAM internasional

Jumlah Kerjasama Luar Negeri Dalam Rangka Pemajuan Ham 14 0,4 Kemenhukham

Jumlah Kerjasama Dalam Negeri Dalam Rangka Implementasi Ham/ Ranham

50 0,5

Jumlah harmonisasi Rancangan Peraturan Perundang-Undangan Dalam Perspektif Ham

36 0,5

Jumlah Analisis Laporan Pelaksanaan Instrumen Ham Internasional dan Naskah Akademik Instrumen Ham Internasional

8 0,5

XV.2 Kegiatan Penguatan HAM Presentasi KL pemerintah propinsi dan kabupaten/kotamadya telah mengikuti

Jumlah modul dan panduan HAM, bahan ajar HAM, dan tenaga

Penguatan HAM 4 dan 30 0,4 Kemenhukham

I.L-156

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

pelatihan HAM Jumlah K/L, Pemprov, Pemkab/kota yang telah mengikuti penguatan HAM dan melaksanakan program/kegiatan berperspektif HAM Wilayah I

2

0,4

Jumlah K/L, Pemprov, Pemkab/kota yang telah mengikuti penguatan HAM

dan melaksanakan program/kegiatan berperspektif HAM Wilayah II

5

0,9

Jumlah K/L, Pemprov, Pemkab/kota yang telah mengikuti penguatan HAM

dan melaksanakan program/kegiatan berperspektif HAM Wilayah III

3 0,5

XV.3 Kegiatan Diseminasi HAM Meningkatnya Kementerian/Lembaga, Pemerintah Propinsi dan

Kabupaten/Kota yang telah memperoleh diseminasi HAM

Jumlah Kl Atau Daerah yang telah memperoleh Diseminasi HAM

34 1,0 Kemenhukham

Jumlah Penyuluh Ham 90 0.3

Jumlah Evaluasi dan Pengembangan Diseminasi Ham 3 0.1

Jumlah metodologi dan bahan diseminasi HAM 4 0.1

XV.4 Kegiatan Informasi HAM Informasi yang dapat diakses dari K/L, Provinsi dan Kabupaten/Kota tentang HAM

Jumlah Data implementasi HAM yang diolah 80 0.8 Kemenhukham

Jumlah Evaluasi dan Laporan Tentang Ham 80 0.1

Jumlah Akses Jalur Informasi Ham Melalui Internet 2400 0.1

Jumlah Informasi HAM melalui Helpdesk, Media Cetak dan

Elektronik 8 dan 12 0.3

XVI PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR MAHKAMAH AGUNG

XVI.1 Peningkatan Profesionalitas Tersedianya sumber daya aparatur Pelatihan bagi Program pendidikan calon hakim terpadu

(Magang & Diklat) Untuk 2 Angkatan 430 org 31,3 MA-RI

I.L-157

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Tenaga Teknis Peradilan dan Aparatur Peradilan

hukum yang professional dan kompeten dalam melaksanakan penyelenggaraan peradilan

Jumlah Pelatihan bagi hakim dan panitera berkelanjutan

sertifikasi Tipikor dan materi Terkini lainnya 1.000 org

XVII PROGRAM PENYELESAIAN PERKARA MAHKAMAH AGUNG XVII.1 Percepatan peningkatan

penyelesaian perkara Terselesaikannya penyelesaian perkara yang sederhana, tepat waktu, transparan dan akuntabel

Jumlah penyelesaian perkara Pidana, PHI (yang nilainya kurang dari 150 juta) termasuk perkara KKN dan HAM yang tepat waktu

5600 pkr 9,9 MA-RI

Jumlah penyelesaian tunggakan perkara Pidana, PHI (yang nilainya kurang dari 150 juta) termasuk perkara KKN dan HAM yang tepat waktu

3600 pkr

Jumlah penyelesaian minutasi, pemberkasan dan pengiriman perkara sampai ke Pengadilan perkara Pidana, PHI (yang nilainya kurang dari 150 juta) termasuk perkara KKN dan HAM yang tepat waktu

9500 pkr

XVIII PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN UMUM XVIII.1 Peningkatan Manajemen

Peradilan Umum

Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara

Jumlah penyelesaian administrasi perkara (yang sederhana, dan tepat waktu) di tingkat Pertama dan Banding di lingkungan Peradilan Umum

112.300 pkr 45,8 MA-RI

Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Grasi

yang lengkap dan tepat waktu 2.138.100 pkr

Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Grasi

yang lengkap dan tepat waktu 3.798 pkr

XVIII.2 Penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan Tingkat Pertama

Penyelesaian perkara pidana bagi Masyarakat Miskin dan Terpinggirkan

Jumlah Penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan

Tingkat Pertama 352 satker 24,7 MA-RI

Jumlah Pos Bantuan Hukum di lingkungan pengadilan tingkat

pertama 39 satker

I.L-158

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Jumlah penyelenggaraan Zitting Plaatz untuk menjangkau

lapisan masyarakat yang miskin dan terpinggirkan 20 zitting plaatz XIX PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN AGAMA

XIX.1 Peningkatan Manajemen Peradilan Agama

Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara

Jumlah penyelesaian administrasi perkara di tingkat Pertama

dan Banding di lingkungan Peradilan Agama 94.763 pkr 10,6 MA-RI

Jumlah Penyelesaian Perkara yang kurang dari 6 (enam) bulan 94.763 pkr Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan

kesyariahan yang lengkap dan tepat waktu 494 pkr XIX.2 Penyediaan dana bantuan

hukum di Pengadilan Agama Penyelesaian perkara peradilan agama bagi Masyarakat Miskin dan Terpinggirkan

Penyediaan dana untuk penyelesaian perkara prodeo di

Pengadilan Tingkat Pertama 9.850 perkara 11,8 MA-RI

Jumlah penyelenggaraan sidang keliling 273 lokasi Jumlah bantuan konsultasi dan penyusunan gugatan bagi

masyarakat tidak mampu 46 satker

XX PROGRAM PENINGKATAN MANAJEMEN PERADILAN MILITER DAN TUN XX.1 Peningkatan Manajemen

Peradilan Militer Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara

Jumlah penyelesaian administrasi perkara (yang sederhana, dan tepat waktu) di tingkat Pertama dan Banding di lingkungan Peradilan Peradilan Militer

3.530 pkr 3,3 MA-RI

Jumlah Penyelesaian Perkara yang kurang dari 6 (enam) bulan 3.530 pkr Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Grasi

yang lengkap dan tepat waktu 259 pkr

Jumlah Pelaksanaan Bimbingan Teknis di Lingkungan

Peradilan 60

Penyusunan kebijakan manajemen tata laksana dan

administrasi tenaga teknis di lingkungan peradilan Militer 2

I.L-159

NO SUBSTANSI INTI/

KEGIATAN PRIORITAS SASARAN INDIKATOR TARGET TAHUN

2012

PAGU TAHUN 2012 (MILYAR RUPIAH)

INSTANSI PELAKSANA

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Jumlah pemenuhan tenaga teknis sesuai kebutuhan 90 XX.2 Peningkatan Manajemen

Peradilan TUN Peningkatan penyelesaian dan penanganan perkara

Jumlah penyelesaian administrasi perkara (yang sederhana, dan tepat waktu) di tingkat Pertama dan Banding di lingkungan Peradilan TUN

1.621 pkr 5,8 MA-RI

Jumlah Penyelesaian Perkara yang kurang dari 6 (enam) bulan 1.621 pkr Jumlah penyampaian berkas perkara Kasasi, PK dan Hak Uji

Materiil dan Sengketa Pajak Peradilan TUN yang lengkap dan tepat waktu

1.162 pkr

Penyusunan kebijakan mengenai manajemen dan tata laksana

di lingkungan Peradilan TUN 2

Jumlah pemenuhan tenaga teknis sesuai kebutuhan 160 Jumlah pelaksanaan bimbingan teknis di lingkungan peradilan

TUN 60

XX.3 Penyediaan dana bantuan

hukum di Pengadilan TUN Penyelesaian perkara peradilan Militer dan TUN di wilayah yang belum terjangkau peradilan Militer dan TUN

Pembebasan biaya perkara (prodeo) di lingkungan pengadilan

TUN 128 pkr 1,7 MA-RI

Penyelenggaraan sidang keliling (detasering) di lingkungan

pengadilan TUN dan Militer 23 satker

Penyelenggaran Pos Bantuan Hukum di lingkungan pengadilan

TUN 5 satker

XXI PROGRAM PENANGANAN DAN PENYELESAIAN PERKARA PIDANA KHUSUS, PELANGGARAN HAM YANG DAN PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI XXI.1 Penanganan Penyelidikan

dan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan Agung RI

Meningkatnya penyelesaian perkara pidana khusus, tindak pidana korupsi dan pelanggaran HAM yang berat secara cepat, tepat dan akuntabel.

Jumlah Penyelidikan dan Penyidikan perkara tindak pidana

Jumlah Penyelidikan dan Penyidikan perkara tindak pidana

Dalam dokumen MATRIKS PRIORITAS NASIONAL (Halaman 144-163)

Dokumen terkait