• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Kerja Sama Riset Kelautan

Pada Triwulan I ini telah dilaksanakan beberapa kegiatan kerja sama riset kelautan diantaranya sebagai berikut :

1. Telah dilakukan SK Koordinator kerjasama BROL dengan mitra.

2. Telah dilakukan inisiasi kerja sama dan penyusunan draft PKS dengan BPPT terkait dengan uji coba prototype AIS transceiver class B BPPT untuk monitoring dan validasi area penangkapan ikan berbasis Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI).

3. Telah dilakukan inisiasi kerja sama dengan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), BATAN untuk program IAEA.

4. Telah dilakukan penyusunan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BROL dengan YAGASU terkait kelanjutan kerja sama.

5. Kepala BROL Hadiri Kick Off Meeting Implementasi Kerja Sama dengan JICA.

Kepala BROL hadiri kick off meeting implementasi kerja sama antara KKP dengan JICA pada Selasa, 16 Januari 2018 di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta. Agenda rapat membahas rencana pelaksanaan program mendukung pemanfaatan satelit bidang kemaritiman dalam kerja sama berjudul “Scope and Implementing Arrangement for JICA Consultant Survey on Sattelite Utilization Including its Application to Maritime Affairs” yang telah ditandatangani pada September 2017 lalu. Rapat dibuka oleh Kepala BRSDM, Zulfikar Mochtar, M.Sc dan dimoderatori oleh Kepala BROL, Dr. I Nyoman Radiarta. Selain pihak BRSDM, rapat juga dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut, Ditjen Perikanan Tangkap, Ditjen Perikanan Budidaya, PSDKP, Ditjen PRL, serta perwakilan dari Kemenkomar, Kementerian Ristek dan Dikti, Kementerian Perhubungan, BAPPENAS, LAPAN, BIG dan BPPT. Pada sambutannya, Kepala BRSDM berharap intistusi di luar KKP juga dapat terlibat dalam kerja sama ini, sehingga pemanfaatan fasilitas data satelit dapat lebih optimal.

Pada presentasinya, pihak JICA menyampaikan status terkini perkembangan kerja sama dan laporan pendahuluan terkait survey pemanfaatan satelit termasuk penerapannya pada bidang kelautan. Pada laporan tersebut disampaikan, kerja sama akan meliputi beberapa subjek, antara lain Infrastruktur, IUU Fishing, Fish Stock and Ocean Modelling, Coastal Management, Tourism dan Human Resource Development. Lokasi pengembangan satelit akan dilaksanakan di BROL, Perancak. Pada sesi diskusi beberapa hal teknis telah dibahas, antara lain jadwal pelaksanaan kerja sama, budget, pemanfaatan data. Selanjutnya akan dilaksanakan kunjungan representatif ke institusi terkait seperti Kemenkomar, Lapan, BIG dan Ditjen Teknis KKP untuk menggali informasi lebih dalam untuk mendukung implementasi kerja sama. Dokumentasi kegiatan disajikan pada Gambar 13.

Gambar 13. Kick off meeting implementasi kerjasama JICA - KKP

6. Telah dilakukan teleconference antara Kepala BROL (I Nyoman Radiarta) dengan Climate Information Services Advisor (Mohammad Fadli) dalam rangka inisiasi kerja sama pengembangan produk BROL melalui program Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) dari USAID pada tanggal 25 Januari 2018.

7. Telah dilakukan persiapan kunjungan kelompok penelitian MEXMA Universitas Brawijaya ke BROL yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2018 dalam rangka tindak lanjut Implementing Agreement antara UB dan BROL.

8. Telah dilakukan koordinasi kunjungan delegasi JICA Consultation Team on Satellite Utilization Including It’s Application to Maritime Affairs ke BROL yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2018.

9. Penguatan Kerjasama, Marine Resources Exploration and Management (MEXMA) Universitas Brawijaya Mengadakan Kunjungan ke BROL.

Kerja sama yang baik merupakan kunci utama dalam menyukseskan suatu program. Hal itulah yang melatarbelakangi kelompok penelitian dari Universitas Brawijaya, yaitu Marine Resources Exploration and Management atau yang disingkat Mexma melakukan kunjungan ke BROL. Dalam kunjungan Mexma ini diwakili oleh 5 orang peneliti yang diketuai oleh Dr. Eng. Abu Bakar Sambah, S.Pi, MT, Plh. Ketua Jurusan PSPK – UB (Gambar 14).

Acara bertempat di Ruang Rapat BROL ini dihadiri oleh seluruh peneliti BROL yang dipimpin langsung oleh Dr. I Nyoman Radiarta, S.Pi, M.Sc selaku Kepala Balai Riset dan Observasi Laut. Pertemuan tersebut membahas tentang rencana pelaksanaan seminar internasional, pengabdian masyarakat, riset bersama, dan kuliah tamu. Pada akhir pertemuan disepakati bahwa akan dilaksanakan pertemuan lanjutan untuk membahas hal-hal yang lebih teknis tentang hal-hal tersebut.

Gambar 14. Penguatan kerjasama MEXMA - BROL 10. Peneliti BROL Berkunjung ke Yamaguchi University

Pada tanggal 24-28 Januari 2018, seorang peneliti senior Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) bidang penginderaan jauh laut, Komang Iwan Suniada, memenuhi undangan dari Center for Research and Application of Satellite Remote Sensing, Yamaguchi University dalam rangka diskusi terkait pemanfaatan data satelit untuk bidang kelautan dan perikanan di Indonesia.

Acara yang bertempat di Kampus Yamaguchi University (Gambar 15) ini dihadiri oleh Deputy Director of Center for Research and Application for Satellite Remote Sensing Associate Professor (PhD), Space Utilization Engineering Laboratory Graduate School of Sciences and Technology for Innovation, Yamaguchi University, Prof. Masahiko Nagai, serta beberapa kolega. Pada kesempatan tersebut, peneliti BROL memaparkan materi tentang Primary production estimation derived satellite data in Banda Sea dan The impact of climate change to the oceanographic condition and fish production in Indonesian sea. Diharapkan dikusi dan pertemuan tersebut dapat menambah erat hubungan antara kedua instansi (BROL dan Yamaguchi University) dan membawa manfaat bagi bidang Perikanan dan Kelautan di Indonesia.

Gambar 15. Kunjungan peneliti BROL ke Yamaguchi University

11. Menerima kunjungan JICA Jepang dan JSS (Japan Space Systems) dalam rangka survey “Feasibility Study for INDESO Improvement” sebagai tindak lanjut hasil kick off meeting implementasi kerjasama antara KKP dan JICA yang berjudul “Scope and Implementing Arrangement for JICA Consultant Survey on Satellite Utilization Including it’s Application to Maritime Affairs”.

12. Menerima kunjungan dari Yamaguchi University Jepang dalam rangka inisiasi kerjasama riset dan capacity building.

13. Melakukan teleconference dengan kelompok penelitian MEXMA UB terkait persiapan seminar internasional UB dan BROL.

14. Menerima permohonan inisiasi kerjasama dari Universitas Mulawarman terkait peninjauan fasilitas riset dan observasi laut termasuk fasilitas High Performance Computing (HPC) yang dimiliki oleh BROL sekaligus menjajakan kolaborasi riset dibidang Tropical Marine untuk memperkuat COE Tropical studies Universitas Mulawarman.

15. Menerima kunjungan 4 orang mahasiswa Fakultas Geografi UGM dalam rangka koordinasi pra KKL di BROL yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 – 28 Maret 2018.

16. Menerima kunjungan dosen Universitas Mulawarman, Dr. Mustaid Yusuf dalam rangka kerjasama mengenai rencana pengembangan High Performance Computer (HPC) untuk pemodelan oseanografi di Universitas Mulawarman serta diskusi terkait kolaborasi riset di bidang Tropical Marine untuk Center of Excellent Tropical Studies Universitas Mulawarman. 17. Melakukan pendampingan pengrajin tenun dan batik Jembrana dalam pembuatan batik

berbahan warna alami dari pohon mangrove yang dilakukan di workshop milik YAGASU di Malang. Kegiatan ini dalam kerangka implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta hilirisasi kegiatan riset BROL dan YAGASU.

18. Menerima draft Scope of Work (SoW) rencana kerjasama antara Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) Project dan BROL tentang pengembangan Peta Prakiraan Daerah

Penangkapan Ikan (PPDPI) skala pelabuhan untuk mengakomodir wilayah Sulawesi Tenggara, Maluku dan Jawa Timur.

19. Melakukan koordinasi waktu pembahasan naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPPT dan BROL terkait Uji Coba Prototype AIS Transceiver Class B BPPT untuk Monitoring dan Validasi Area Penangkapan Ikan Berbasis Peta Daerah Penangkapan Ikan dengan Kepala BROL (Nyoman Radiarta) dan Koordinasi Kerja Sama tersebut (Denny Wijaya Kusuma) yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 Maret 2018.

20. Melakukan koordinasi awal persiapan BROL sebagai Host kegiatan Capacity Building CTI (Coral Triangle Inisiative) in Blue Carbon yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 20 Juli 2018 di Denpasar.

21. Balai Riset dan Observasi Laut dan Loka Riset dan Perikanan Tuna adakan sinergitas riset di WPP 573 (Gambar 16). Pertemuan ini berlangsung di Gedung LRPT Benoa yang dihadiri oleh 13 peneliti, beserta Kepala Satuan Kerja (Satker) masing – masing. LRPT sebagai institusi riset yang berfokus pada ikan pelagis besar seperti Tuna dan sejenisnya yang memiliki tanggung jawab untuk mengetahui potensi ikan (stock assessment) di Samudra Hindia. Pada tahun 2018, LRPT melakukan riset terkait dengan stock assessment Ikan Tuna dan sejenisnya di WPP 573. Kepala BROL (I Nyoman Radiarta) menyampaikan bahwa terdapat peluang sinergi antar kedua institusi ini dalam melakukan riset bersama sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Sinergi ini dapat lebih meningkatkan nilai hasil penelitian dari kedua institusi. Hasil dalam pertemuan ini, antara BROL dan LRPT sepakat untuk mengadakan diskusi lanjutan yang akan dihadiri oleh ketua kelompok peneliti dan para penanggung jawab kegiatan riset di masing-masing institusi.

Gambar 16. Sinergitas riset BROL – LRPT Benoa

22. Pada tanggal 8 – 9 Februari 2018, Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) mendapatkan kunjungan dari JICA (Japan International Cooperation Agency), JSS (Japan Space Systems), dan NRI (Nusantara Research Institute Co., Ltd.) dalam rangka survey “Feasibility Study for

Infrastucture Development of Space Oceanography (INDESO) Data Infrastructure” (Gambar

17). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kick off meeting implementasi kerja sama

antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan JICA tentang pemanfaatan satelit bidang kemaritiman bertajuk “Scope and Implementing Arrangement for JICA Consultant Survey on Satelite Utilization Including its Application to Maritime Affairs” yang telah ditandatangani pada September 2017 silam.

Sebagai pelaksanaan implementasi, pihak Jepang melakukan rangkaian survey di BROL terkait pemanfaatan satelit INDESO yang dikhususkan pada 4 bidang, yaitu data infrastructure; Illegal, Unregulated, and Unreported (IUU) fishing; potential fishing ground; dan coastal management. Survey yang dilakukan dalam 2 (dua) hari ini ditujukan untuk data infrastructure, dimana pihak JICA diwakili Kano Hiromichi (representative, Indonesia Office), JSS diwakili oleh Shinsaku Nakamura (International Cooperation Department, Space Industry Division), dan NRI diwakili oleh Mayuko Saito (Planning and Coordinating Manager), sedangkan pihak BROL diwakili oleh masing penanggungjawab 4 bidang, yaitu Romy Ardianto, M. Sc (Data Infrastructure dan IUU Fishing), Dr. Teja Arief Wibawa (Potential Fishing Ground) dan Dr. Eghbert Elvan Ampou (Coastal Management).

Gambar 17. Kunjungan JICA, JSS, dam NRI

23. Badan pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) akan bersinergi membentuk tim kerja untuk memanfaatkan teknologi dalam manajemen kelautan dan perikanan. BPPT yang diwakili oleh Pusat Teknologi Elektronika (PTE) dan BROL yang mewakili Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan memulai kerjasama dalam bidang integrasi pengembangan Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) milik BROL dengan AIS Transceiver Class B milik BPPT (Gambar 18). Kerjasama ini akan memberikan output berupa informasi alur dan haluan kapal menuju daerah potensial ikan kepada nelayan di sekitar Selat Bali. Kerjasama ini masih dalam tahap awal berupa penyusunan draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah rampung pasca rapat koordinasi pada Selasa, 13 Maret 2018 silam.

Gambar 18. Perkembangan kerjasama BPPT - BROL

24. Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) mendapatkan kunjungan dari RESTEC (Remote Sensing Technology Centre of Japan), Mitsubishi Electric Japan, JAMSTEC (Japan Agency for Marine Earth Science and Technology), G&LI (Green & Live Innovation Inc, Japan) dan Hokkaido University Japan, pada hari Senin – Rabu, tanggal 12 – 14 Maret 2018 (Gambar

19). Kunjungan ini diadakan dalam rangka survei Feasibility Study for Illegal, Unreported,

and Unregulated (IUU) Fishing & Potential Fishing Ground (PFG) yang merupakan tindak lanjut dari implementasi kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) tentang pemanfaatan satelit bidang kemaritiman, dalam kerja sama berjudul “Scope and Implementing Arrangement for JICA Consultant Survey on Satelite Utilization Including its Application to Maritime Affairs” yang telah ditandatangani pada September 2017 silam.

Survei tersebut berlangsung di Gedung Observasi Laut Nasional dan ditujukan untuk aplikasi IUU Fishing, dengan tim yang terdiri dari Kazushi Motomura (RESTEC), Motofumi Arii (Mitsubishi Electric), Dr. I Nyoman Radiarta, M.Sc (Kepala BROL), dan Romy Ardianto, A.Md (Penanggung Jawab Data Infrastructure dan IUU Fishing) serta untuk aplikasi PFG dengan tim yang terdiri dari Masafumi Kamachi (JAMSTEC), Fumihiro Takahashi (G & LI), dan Dr. Teja Arief Wibawa (Penanggung Jawab Aplikasi Bidang PFG). Kegiatan survei diawali dengan presentasi oleh masing-masing penanggung jawab, kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab mengenai infrastruktur, hardware dan software dari komponen yang ada di dalam masing-masing subsistem aplikasi. Selain itu, para tim juga melakukan review bersama tentang hal-hal yang perlu diperbaiki atau dikembangkan ke depan terkait dengan pemanfaatan data citra radar untuk operasi IUU Fishing dan PFG.

Gambar 19. Kunjungan RESTEC, Mitsubishi Electric Japan, JAMSTEC, G&LI dan Hokkaido

University Japan

25. Merevisi draft Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BPPT dan BROL sesuai dengan hasil pembahasan pada rapat 13 Maret 2018 di Ruang Rapat Lt. 2 BROL dan secara sistematika telah disesuaikan dengan format Permen KP No. 65/Permen-KP/2016 tentang Pedoman Kerja Sama dan Penyusunan Perjanjian di Lingkungan KKP. Draft tersebut juga telah dikirimkan kepada PIC dari pihak BPPT (I Wayan Wira Yogantara) pada tanggal 20 Maret 2018.

26. Koordinasi persiapan pelaksanaan Hari Bumi dengan pihak Universitas Ganesha, Reefseen Aquatics Dive Resort dan True Scuba Dive Resort.

Kendala dan Pemasalahan

Pemecahan Masalah

Rencana Kegiatan Triwulan Selanjutnya

• Melaksanakan koordinasi dengan Reefseen Aquatic Dive Center dan True Scuba Dive Center di Pemuteran Singaraja dalam rangka persiapan menuju peringatan Hari Bumi 2018.

• Mendistribusikan surat undangan ke sekolah dan instansi terkait dalam rangka persiapan menuju peringatan Hari Bumi 2018.

• Menyelenggarakan pelatihan mekanisme pembuatan PPDPI oleh tim penginderaan jauh kelautan kepada pemerintah daerah Kabupaten Bangka Tengah.

Dokumen terkait