• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI ANALISIS DAN PEMBAHASAN

6.2 Pembahasan

6.2.2 Pengembangan Strategi

Berdasarkan hasil evaluasi sebagaimana telah dijabarkan bahwa 5 (lima) faktor utama yang mempengaruhi Peningkatan Capaian PAD di DPPKKD Kab.

Tapanuli Tengah, yaitu : Tujuan organisasi, struktur organisasi, tata hubungan, kepemimpinan dan mekanisme tata kerja. Dalam upaya mewujudkan Peningkatan Capaian PAD di DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah, beberapa alternatif strategi yang harus dikembangkan oleh pihak DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah di masa mendatang adalah :

1. Tujuan organisasi

- pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran peningkatan capaian PAD Kab. Tapanuli Tengah.

- mengalokasikan sumber daya DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah.untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian peningkatan capaian PAD.

2. Struktur Organisasi

- Melakukan optimalisasi garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa.

- Mengevaluasi kembali jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang pejabat struktural untuk menghasilkan rentang kendali yang lebih efisien dan efektif dalam melakukan pekerjaan.

3. Tata hubungan

- Menciptakan tata hubungan yang harmonis baik secara vertical maupun horizontal dengan melakukan kegiatan-kegiatan informal yang efektif dan efisien pada seluruh jajaran pegawai DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah.

- Menyediakan fasilitas konseling bagi pegawai yang mengalami permasalahan kerja maupun keluarga sebagai upaya untuk menumbuhkan emphati bagi diri pegawai atas keberadaan dirinya dalam organisasi.

4. Kepemimpinan

- mengembangkan profil kepemimpinan bagi seluruh pejabat struktural DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah..

- menerapkan konsep kepemimpinan Management By Walking Arround (MBWA) untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat dan akurat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan terhadap strategi peningkatan capaian PAD.

5. Mekanisme Tata Kerja

- Mengembangkan standarisasi prosedur dalam melakukan pekerjaan bagi seluruh pegawai untuk lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan.

- Menetapkan peraturan maupun tata aturan yang baku dan efektif bagi seluruh pegawai dalam melakukan aktivtas pekerjaan sehari-hari.

BAB VII

KESIMPULAN DAN SARAN

7.1 Kesimpulan

Setelah diadakan pembahasan dan penganalisaan terhadap data hasil penelitian pada DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Faktor Tujuan organisasi, struktur organisasi, tata hubungan, kepemimpinan dan mekanisme tata kerja pada DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Capaian PAD, dimana berdasarkan nilai R square 0,892 menunjukkan bahwa 89.2% tingkat Peningkatan Capaian PAD di pengaruhi oleh variabel Tujuan organisasi, struktur organisasi, tata hubungan, sistem penghargaan, kepemimpinan dan mekanisme tata kerja sedangkan sisanya sebesar 10.8% dipengaruhi oleh faktor lain.

2. Faktor dari penggabungan organisasi yang paling berpengaruh terhadap Peningkatan Capaian PAD pada DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah adalah faktor tata hubungan. Sedangkan variabel penghargaan tidak berpengaruh dan siginifikan terhadap peningkatan capaian PAD, hal ini berarti system penghargaan yang terjadi pada DPPKKD Kab. Tapanuli belum begitu baik sehingga tidak mampu memotivasi pegawai untuk dapat bekerja dengan optimal dalam tujuan meningkatkan capaian PAD.

3. Strategi yang harus segera dilakukan oleh DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah untuk

- Tujuan organisasi yaitu pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran dan mengalokasikan sumber daya DPPKKD Kab.

Tapanuli Tengah.untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian peningkatan capaian PAD.

- Struktur organisasi, yaitu melakukan optimalisasi garis wewenang yang tanpa putus yang membentang dari puncak organisasi ke eselon paling bawah dan menjelaskan siapa bertanggung jawab kepada siapa dan mengevaluasi kembali jumlah bawahan yang dapat diarahkan oleh seorang pejabat struktural untuk menghasilkan rentang kendali yang lebih efisien dan efektif dalam melakukan pekerjaan.

- Tata hubungan, yaitu menciptkan tata hubungan yang harmonis baik secara vertical maupun horizontal dengan melakukan kegiatan-kegiatan informal yang efektif dan efisien pada seluruh jajaran pegawai DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah dan menyediakan fasilitas konseling bagi pegawai yang mengalami permasalahan kerja maupun keluarga sebagai upaya untuk menumbuhkan emphati bagi diri pegawai atas keberadaan dirinya dalam organisasi.

- kepemimpinan, yaitu mengembangkan profil kepemimpinan bagi seluruh pejabat struktural DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah dan menerapkan konsep kepemimpinan Management By Walking Arround (MBWA) untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat dan akurat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan terhadap strategi peningkatan capaian PAD.

- Mekanisme tata kerja, yaitu mengembangkan standarisasi prosedur dalam melakukan pekerjaan bagi seluruh pegawai untuk lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan dan juga menetapkan peraturan maupun tata aturan yang baku dan efektif bagi seluruh pegawai dalam melakukan aktivtas pekerjaan sehari-hari.

7.2 Saran

Atas dasar kesimpulan yang ditarik dari hasil penelitian ini dapat diajukan saran sebagai berikut : Sangat penting bagi DPPKKD Kab. Tapanuli Tengah untuk secara khusus fokus dalam menciptakan tata hubungan yang harmonis, dimana tata hubungan yang harmonis dibutuhkan pegawai untuk dapat menciptakan sistem kerja yang efektif. Dengan adanya tata hubungan efektif baik secara vertikal dan horizontal akan menghasilkan informasi yang valid dan akurat tentang kondisi dan permasalahan kerja yang ada, sehingga pihak manajemen dapat melakukan improvement terhadap kondisi dan permasalahan kerja tersebut dalam tujuan

menciptakan sistem kerja yang lebih efektif dan efisien. Hal inilah yang menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan Peningkatan Capaian PAD Kab. Tapanuli Tengah yang menjadi alternatif strategi bagi organisasi DPPKKD untuk meningkatkan capaian PAD di masa yang akan datang.

DAFTAR PUSTAKA

Abdillah, Qodri. 2010. Mereformasi Birokrasi. Bogor: Ilmiah Populer Albrow, Martin. 2007. Birokrasi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Edisi Revisi 2010 Jakarta: Remika Cipta

Azhari. 2011. Mereformasi Birokrasi Publik Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.

Ati Cahayani, 2003, Dasar-Dasar Organisasi dan Manajemen, Grasindo, PT.

GramediaWidiasarana Indonesia, Jakarta

Beckhard R. 1997. The Healthy Organization. Di dalam: Hesselbein F, Goldsmith M, Beckhard R, editor. The Organization of the Future. San Francisco: Jossey-Bass Publishers. hlm. 325-328

Bernardin H. John dan Russell Joyce E. A., 1993, Human Resource Management.

An Experiental Approach, McGraw Hill, Inch, New York

Bennis,Warren and Mische, Michael, 1995, Organisasi Abad 21 (Reinventing melalui Reengineering), Terjemahan ; Irma Andriani Rachmayanti, PT.

Pustaka Binaman Pressindo, Jakarta.

Carrell Michael R., dkk., 1995, Human Resource Management, Global Strategies For Managing A Diverse Work Force, Fifth Editioin, Prentice-Hall, International. Inc. New Jersy, USA

Davis, K. dan Newstrom, J.W. 1995, Perilaku Dalam Organisasi, Erlangga, Jakarta.

Dessler Gary, 1998, MSDM (Human Resource Management 7 e) Edisi Bahasa Indonesia Jilid 1,2, Alih Bahasa Banyamin Molan, Jakarta Prenhalindo, PT. Dadi Kayana Abadi, Jakarta

Dwiyanto, Agus dkk. 2006. Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Yogyakarta:

Gadjah Mada University Press.

Edgar, H. Schein, 1991. Organizational Culture and Leadership,. Oxford Jossey Bass Publisher, San Fransisco.

French, Wendell, L, and Bell, Ceceil. H, 1995, Organizational Development, Behavioral Science Intervention for Organization Improvement, Prentice Hall International, Inc, Eugewood Cliffs, New Jersey.

Giroth, Lexie M, 2004, Edukasi dan Profesi Pamong Praja : Publik Policy Studies, Good Governance and Performance Driven Pamong Praja, STPDN Press, Jatinangor

Gouillart,F.J and Kelly,J.N, 1995, Transforming The Organization, McGraw-Hill, Inc, New York

Guilbert, 1997, Manajemen Sumber Daya Manusia, Rineke Cipta, Jakarta GR. Terry, 1993. Pengembangan sumber Daya Manusia. Yogyakarta : Liberty.

Handoko T. Hani, 2000, Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia,. Edisi II, Cetakan Keempat Belas, Penerbit BPFE, Yogyakarta

Hicks, Herbert G dan Gullet, G Ray, 1987, Organisasi Teori dan Tingkah Laku.

(terjemahan), Jakarta : PT. BINA AKSARA

Hammer, Michael dan James Champy, 1995, Rekayasa Ulang Perusahan (Reengineering The Corporation), Penerjemah: Widodo, Marcus Prihmito, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Hardjito, Dydiet. 1997. Teori Organisasi dan Teknik Pengorganisasian. Jakarta:

Raja Grafindo Persada.

Hariyoso.S. 2006. Pembaruan Birokrasi dan Kebijaksanaan Publik. Bandung:

Peradaban

Hasibuan, S.P. Malayu. 2007. Organisasi dan Motivasi. Jakarta: Bumi aksara.

Indrawijaya, Adam I. 2000. Perilaku Organisasi. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

James D. Mooney. 1993. Organisasi vertikal, Penerbit Alumni. Bandung

Kartini Kartono, 1992. Pemimpin dan Kepemimpinan. Penerbit CV. Rajawali, Jakarta.

Kausar. AS.2009. Sistem Birokrasi Pemerintahan di Daerah dalam Bayang-Bayang Budaya Patron-Klien. Bandung: PT. Alumni.

Kurniawan, Agung 2009. Transformasi Birokrasi. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.

LAN dan BPKP. 2000, Akuntabilitas dan Good Governance : Modul I Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP)

Moenir, A.S. 1987, Pendekatan Manusiawi dan Organisasi Terhadap. Pembinaan

Mondy, R.W & R.M. Noe III, 1995, Human Resources Managemant, Allyn and Bacon, Massachusettes.

Muthalib, Abdul. 2005. Pengaruh Kebijakan Restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah Terhadap kinerja Aparatur di Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Tesis tidak diterbitkan. Jatinangor: Program Pascasarjana IIP Jatinangor.

Oliver Sheldon, 1930. The Philosofhy of Management, London

Osborne, D dan Plastrik, Peter, 1997, Memangkas Birokrasi, Terjemahan Abdul Rosyid, Ramelan, PPM, Jakarta

Putra Fadillah dan Arif Saiful, 2001, Kapitalisme Birokrasi, Kritik Reinvinting Government Osborne-Gaebler, LKiS, Yogyakarta.

Robbins, Stephen P, 1994, Teori Organisasi Struktur, Desain dan Aplikasi, Pent.

Yusuf Udaya, Arcan Jakarta

Rofai, Achmad. 2006. Analisis factor-faktor yang mempengaruhi Efektivitas Organisasi pada Badan Kesatuan Bangsa dan perlindungan masyarakat Provinsi Jawa Tengah. Tesis tidak diterbitkan. Semarang: Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Sedarmayanti. 2010. Reformasi Administrasi Publik, Reformasi Birokrasi, dan Kepemimpinan Masa Depan. Bandung: Refika Aditama.

Siagian, Sondang P. 2004. Manajemen Abad 21. Jakarta: Bumi Aksara

________, 1998, Organisasi Kepemimpinan dan Perilaku Administrasi, Gunung Agung, Jakarta

Sutrisno, Edi. 2010. Budaya Organisasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Soetomo. 1985. Masalah Sosial dan Pembangunan. Jakarta : Pustaka Jaya

Steers, M. Richard. (1985). Efektivitas Organisasi. Diterjemahkan oleh Magdalena. Jamin. Jakarta: Erlangga.

Supriatna, Tjahya. 2000, Akuntabilitas Pemerintahan Dalam Administrasi Publik, CV. Indra Prahasta, Bandung

Suradinata, Ermaya, 1996, Psikologi Kepegawaian dan Peran Pemimpin Dalam Memotivasi Kerja, CV Ramadan, Bandung.

,1996, Organisasi dan Manajemen Pemerintah Daerah Dalam Kondisi Era Globalisasi, CV Ramadan, Bandung

Sarundajang S. H., 2001, Arus Balik Kekuasaan Pusat ke Daerah, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta

Senge, Peter M, 1996, Disiplin Kelima – Seni dan Praktek dari Organisasi Pembelajar, Terjemahan, Bina Rupa Aksara, Jakarta

Silalahi, Ulbert, 1999, Studi Tentang Ilmu Administrasi, Penerbit Sinar Baru Algesindo, Bandung

Sinulingga, Sukaria. 2011. Metode Penelitian. USU Press, Universitas Sumatera Utara.

Thoha, Miftah, 1997, Beberapa Aspek Kebijakan Birokrasi, Media Widya Mandala, Yogyakarta

, 2002, Perilaku Organisasi (Konsep Dasar dan Aplikasinya), PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Umar, Husein. 2009. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada

Wasistiono, Sadu, 2001, Kapita Selekta Manajemen Pemerintahan Daerah, Alqaprint Jatinangor

_________, 2003, Kapita Selekta Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Fokusmedia, Bandung

Wasisitiono Sadu, dkk., 2002, Manajemen Sumber Daya Aparatur Pemerintah Daerah, Fokusmedia, Bandung

Weisbord’s, M. B. Organizational diagnosis: Six places to look for trouble with or without a theory Group & Organization Studies, 1976, 1(4), 430-447.

Yousa, Amri. 2008. Penataan Organisasi Perangkat Daerah (Kajian Penataan Organisasi Kabupaten Bungo). Jurnal Pamong Praja, 11(6) : 75-86.

Kepada Yth.

Para Responden Dengan Hormat,

1. Dengan segala kerendahan hati, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu/Sdr untuk dapat mengisi daftar pernyataan ini dengan sejujur-jujurnya sesuai dengan kenyataan yang ada.

2. Daftar pernyataan ini dibuat untuk memperoleh data dalam rangka penyusunan Geladikarya yang merupakan tugas akhir perkuliahan pada Program Pasca Sarjana Magister Management di Universitas Sumatera Utara

3. Judul penelitian ini adalah : PENGARUH PENGGABUNGAN ORGANISASI TERHADAP PENINGKATAN CAPAIAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Kasus di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah).

4. Untuk mencapai tujuan tersebut diatas, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu/Sdr untuk dapat memilih jawaban dengan memberi tanda (x) pada kolom jawaban

5. Jawaban yang telah Bapak/Ibu/Sdr berikan, terjamin kerahasiaannya berdasarkan kode etik penelitian

Atas kesediaan Bapak/Ibu/Sdr serta kerja sama yang baik dalam pengisian kuesioner ini, saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya

RENY SINAGA

I. Informasi Responden

__________________________________ Laki-laki/Perempuan*

Nama Jenis Kelamin

Beri tanda pada kotak pilihan yang telah disediakan Jabatan : Ka. Dinas

Sekretaris Ka. Sub Bagian Ka. Bidang Ka. Seksi Staff

NB : * Coret yang tidak perlu

II. Questionnaire

Pilihan alternatif jawaban dari pertanyaan-pertanyaan dibawah ini dengan memberikan tanda silang (x) pada kolom/nomor yang tersedia.

STS TS N S SS

No Pertanyaan Persepsi Konsumen

STP TP N SP SPS TUJUAN (X1)

1 Saya memahami prioritas organisasi yang bergabung ini dengan baik.

2 Saya dapat memahami dengan baik tujuan organisasi yang telah digabungkan.

3 Tujuan yang ditetapkan oleh dua unit yang digabung ini benar-benar mendukung karir saya.

4 Tujuan organisasi yang bergabung ini memberikan motivasi bagi saya untuk dapat bekerja lebih baik.

5 Tujuan organisasi yang bergabung ini sangat penting bagi saya sebagai pedoman dalam melakukan pekerjaan

STRUKTUR (X2)

6 Struktur baru yang ditetapkan membuat saya kreatif.

7 Struktur organisasi yang dirancang dapat membuat saya bekerja lebih baik.

8 Struktur organisasi setelah penggabungan ini sangat sesuai menurut saya dengan misi dalam pencapaian tujuan organisasi.

9 Struktur organisasi setelah penggabungan organisasi ini sangat sesuai dengan kebutuhan saya dalam menyelesaikan pekerjaan.

10 Struktur organisasi setelah penggabungan organisasi ini membuat saya lebih focus dalam bekerja.

TATA HUBUNGAN (X3)

11 Setelah penggabungan organisasi ini tata hubungan saya dengan pimpinan semakin harmonis.

12 Hubungan saya dengan sesama rekan kerja sudah sangat baik.

No Pertanyaan Persepsi Konsumen STP TP N SP SPS 13 Hubungan antar departemen kerja setelah penggabungan

organisasi yang saya rasakan sangat baik.

14 Organisasi yang bergabung ini ada menyediakan sarana konseling jika memiliki permasalahan pada diri saya sendiri.

15 Organisasi yang bergabung ini selalu menyediakan informasi yang baik pada saya mengenai perkembangan yang ada.

PENGHARGAAN (X4)

16 Saya selalu mendapat penghargaan dari prestasi kerja yang diraih.

17 Promosi selalu terbuka untuk saya setelah penggabungan organisasi ini.

18 Gaji yang saya peroleh sudah sesuai dengan beban pekerjaan yang saya terima setelah penggabungan organisasi ini.

19 Jabatan yang diberikan organisasi yang bergabung ini sesuai dengan tingkat kemampuan dan kompetensi yang saya miliki saat ini.

20 Organisasi yang bergabung ini mengakui dan sangat menghargai atas setiap hasil kerja yang saya berikan.

KEPEMIMPINAN (X5)

21 Atasan langsung saya selalu memberikan dukungan kepada saya dalam bekerja.

22 Pimpinan saya selalu memberikan panduan bagi saya untuk melakukan pekerjaan.

23 Pimpinan saya memberikan pengaruh agar saya dapat bekerja lebih baik.

24 Atasan saya setelah penggabungan organisasi ini memberikan tugas pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan saya.

25 Organisasi yang bergabung ini melibatkan saya dalam menyelesaikan permasalahan kerja yang ada di departemen kerja saya.

MEKANISME TATA KERJA (X6)

26 Pembagian kerja setelah penggabungan organisasi yang saya terima telah sesuai.

27 Prosedur kerja setelah penggabungan organisasi ini sudah sangat baik bagi saya dalam melakukan pekerjaan.

28 Saya merasakan sistem kerja yang saya lakukan sudah terkait antara satu dengan lainnya setelah penggabungan organisasi ini.

29 Peraturan yang ditetapkan organisasi yang bergabung ini sangat membantu membentuk kedisiplinan bagi diri saya dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari.

30 Organisasi yang bergabung ini menyediakan prosedur kerja yang jelas bagi saya untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari.

PENINGKATAN CAPAIAN PAD (Y)

31 Tujuan organisasi yang bergabung ini dapat memotivasi saya dalam bekerja untuk meningkatkan capaian PAD Kab .Tapanuli Tengah

No Pertanyaan Persepsi Konsumen

STP TP N SP SPS 32 Struktur organisasi yang bergabung ini sangat sesuai menurut

saya untuk meningkatkan capaian PAD Kab. Tapanuli Tengah 33 Tata hubunngan organisasi yang terjadi setelah penggabungan

organisasi sangat harmonis sehingga sangat mendukung saya dalam bekerja untuk meningkatkan capaian PAD Kab.

Tapanuli Tengah

34 System penghargaan pada organisasi yang bergabung ini dapat memotivasi saya dalam bekerja untuk meningkatkan capaian PAD Kab. Tapanuli Tengah

35 Kepemimpinan pada organisasi yang bergabung ini menurut saya sangat efektif untuk meningkatkan capaian PAD Kab.

Tapanuli Tengah

Medan, 2013

_________________________

Responden

Penjelasan Responden Atas Kuisioner Menurut Kelompok Variabel

LAMPIRAN - III

20 24 23 21 22 23 24 137 24

21 21 20 19 21 20 23 124 21

22 22 22 20 21 22 23 130 22

23 19 20 16 24 17 20 116 17

24 21 17 19 21 21 22 121 21

25 23 23 21 22 23 24 136 24

26 23 22 19 22 22 24 132 22

27 23 22 21 22 22 23 133 22

28 23 22 20 19 20 23 127 22

29 23 22 22 21 21 22 131 22

30 23 20 22 21 21 19 126 22

31 23 21 20 21 22 23 130 22

32 23 24 21 23 23 24 138 24

33 25 25 22 23 21 23 139 24

34 24 22 20 22 21 23 132 22

35 21 20 19 19 19 21 119 20

36 24 23 21 23 23 25 139 24

37 23 22 20 21 22 23 131 22

38 22 22 19 21 20 22 126 22

39 23 22 20 21 21 21 128 22

40 23 22 18 22 22 24 131 22

41 22 24 20 21 22 22 131 22

42 22 23 21 22 23 24 135 24

43 23 22 19 22 18 22 126 22

STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDAPATAN, PENGELOLA KEUANGAN DAN KEKAYAAN DAERAH

KABUPATEN TAPANULI TENGAH

Hutauruk, S.Sos Kasi Perawatan

KEPALA BIDANG