BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Pengujian Hipotesis
Pengujian hipotesis digunakan untuk menjawab perngaruh kinerja keuangan terhadap harga saham syariah yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Salah satu indikator untuk mengukur kinerja keuangan dapat melalui rasio-rasio keuangan. Rasio yang digunakan diantaranya Debt to Equity Ratio (DER), Return On Investment (ROI), Earning Per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM). Hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
H1: Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan terhadap harga saham syariah.
H2: Return On Investment berpengaruh signifikan terhadap harga saham syariah.
H3: Earning Per Share berpengaruh signifikan terhadap harga saham syariah.
H4: Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham syariah.
H5: Debt to Equity Ratio, Return On Investment, Earning Per Share dan Net Profit Margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham syariah.
Pengujian ini akan menggunakan uji t, untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen secara parsial terhadap variabel dependen. Sedangkan untuk mengetahui adanya pengaruh secara bersama-sama antara variabel independen terhadap variabel dependen digunakan uji F. Berikut adalah hasil penelitiannya:
1. Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji Statistik t)
Uji statistik t pada dasarnya menunjukan seberapa jauh pengaruh satu variabel penjelas/independen secara individual dalam menerangkan variasi variabel dependen. Uji t dilakukan untuk mendeteksi lebih lanjut manakah diantara variabel independen yang berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Berdasarkan hasil perhitungan dengan analisis regresi berganda dengan program SPSS 24, maka hasil perhitungan uji t dapat di lihat pada tabel sebagai berkut:
Tabel 4. 6 Hasil Uji t
(Sumber: SPSS 24, diolah 2018)
Ttabel dapat dilihat pada tabel statistik pada signifikansi 0,05/2 = 0.025 dengan derajat kebebasan df = n-k-1, menurut prayitno (2014:158) dimana nilai n=jumlah data dan k=jumlah variabel independen, maka df = 80-4-1 =75, jadi hasil yang diperoleh untuk ttabel sebesar 1.992.
a. Pengujian variabel Debt to Equity Ratio (X1) 1) Berdasarkan dan
Pada hasil SPSS bahwa nilai sebesar 0.205 nilai ini lebih kecil dari pada nilai sebesar 1.992, maka dapat disimpulkan bahwa variabel DER tidak berpengaruh terhadap harga saham.
2) Berdasarkan taraf signifikan
Pada hasil SPSS bahwa nilai signifikansi sebesar 0.838. nilai ini lebih besar dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel DER tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hal ini menjelaskan bahwa hipotesis H0 diterima Ha ditolak.
Coefficientsa
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 3.427 .211 16.208 .000
DER -.013 .062 -.007 -.205 .838
ROI .039 .005 .289 7.828 .000
Ln_EPS .900 .036 .819 24.911 .000
NPM -.024 .004 -.238 -6.946 .000
a. Dependent Variable: Ln_Harga_saham
b. Pengujian variabel Return On Invesment (X2) 1) Berdasarkan dan
Pada hasil SPSS bahwa nilai sebesar 7.828 nilai ini lebih besar dari pada nilai sebesar 1.992, maka dapat disimpulkan bahwa variabel ROI berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
2) Berdasarkan taraf signifikan
Pada hasil SPSS bahwa nilai signifikansi sebesar 0.000. nilai ini lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel ROI berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Hal ini menjelaskan bahwa hipotesis H0 ditolak Ha diterima.
c. Pengujian variabel Earning Per Share (X3) 1) Berdasarkan dan
Pada hasil SPSS bahwa nilai sebesar 24.911 nilai ini lebih besar dari pada nilai sebesar 1.992, maka dapat disimpulkan bahwa variabel EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
2) Berdasarkan taraf signifikan
Pada hasil SPSS bahwa nilai signifikansi sebesar 0.000. nilai ini lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Hal ini menjelaskan bahwa hipotesis H0 ditolak Ha diterima.
d. Pengujian variabel Net Profit Margin (X4) 1) Berdasarkan dan
Pada hasil SPSS bahwa nilai sebesar 6.946 nilai ini lebih besar dari pada nilai sebesar 1.992, maka dapat disimpulkan bahwa variabel NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
2) Berdasarkan taraf signifikan
Pada hasil SPSS bahwa nilai signifikansi sebesar 0.000. nilai ini lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
Hal ini menjelaskan bahwa hipotesis H0 ditolak Ha diterima.
Hasil perhitungan tersebut dapat dirumuskan dalam persamaan:
Dari persamaan tersebut dapat dijelaskan:
a. Konstanta adalah sebesar 3.427, hal ini berarti ijka tidak ada perubahan variabel (DER), (ROI), (EPS), (NPM) yang mempengaruhi, maka harga saham (Y) adalah sebesar 3.427 yang berarti variabel deb to equity ratio, return on investment, earning per share, dan net profit margin bernilai nol maka variabel Y akan bernilai 3.427.
b. Koefisien regresi untuk varabel DER (X1) =
Variabel Debt to Equity Ratio (DER) mempunyai pengaruh negatif terhadap harga saham dengan koefisien sebesar . Karena nilainya bertanda negatif hal ini menunjukan bahwa setiap perubahan pada Debt to Equity Ratio (DER) sebesar satu-satuan akan berdampak pada penurunan harga saham perusahaan sebesar dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap. Tanda koefisien regresi yang negatif menandakan arah hubungan yang berlawanan.
c. Koefisien regresi untuk varabel ROI (X2) =
Variabel Return On Invesment (ROI) mempunyai pengaruh positif terhadap harga saham dengan koefisien sebesar hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan Return On Invesment
(ROI) satu satuan maka variabel harga saham (Y) akan naik sebesar dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap.
d. Koefisien regresi untuk varabel EPS (X3) =
Variabel Earning Per Share (EPS) mempunyai pengaruh positif terhadap harga saham dengan koefisien sebesar . hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan Earning Per Share (EPS) satu satuan maka variabel harga saham (Y) akan naik sebesar dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap.
e. Koefisien regresi untuk varabel NPM (X4) =
Variabel Net Profit Margin (NPM) mempunyai pengaruh negatif terhadap harga saham dengan koefisien sebesar . Karena nilainya bertanda negatif hal ini menunjukan bahwa setiap perubahan pada Net Profit Margin (NPM) sebesar satu-satuan akan berdampak pada penurunan harga saham perusahaan sebesar dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap. Tanda koefisien regresi yang negatif menandakan arah hubungan yang berlawanan.
2. Uji Signifikansi Simultan (Uji Statistik F)
Uji statistik F pada dasarnya menunjukan apakah semua variabel independen atau bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen atau terikat.
Tabel 4. 7 Hasil Uji F
(Sumber: SPSS 24 diolah, 2018)
Berdasarkan output SPSS diatas di dapat bahwa nilai sebesar 246.648 sedangkan (dengan kepercayaan sebesar 0.05, derjat bebas regresi sebesar 4 dan derjat bebas residual sebesar 75) adalah sebesar 2.49, karena maka dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel debt to equity ratio, return on investment, earning per share dan net profit margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Dilihat dari nilai signifikansinya sebesar 0.000. nilai ini lebih kecil dari 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel secara simultan variabel debt to equity ratio, return on investment, earning per share dan net profit margin berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini menjelaskan bahwa hipotesis H0 ditolak Ha diterima.
3. Koefisien Determinasi
Koefisien determinasi (R2) pada intinya mengukur seberapa jauh kemamuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen.
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 96.542 4 24.135 246.648 .000b
Residual 7.339 75 .098
Total 103.881 79
a. Dependent Variable: Ln_Harga_saham
b. Predictors: (Constant), NPM, Ln_EPS, DER, ROI
Tabel 4. 8
Hasil Uji Koefisien Determinasi
(Sumber:SPSS 24 diolah, 2018)
Dari tabel di atas diperoleh nilai korelasi (R) sebesar 0.964, hal ini menunjukan bahwa terjadi hubungan yang kuat antara kinerja keuangan (debt to equity ratio, return on investment, earning per share dan net profit margin) terhadap harga saham. Nilai R2 sebesar 0.929 menunjukan pengaruh yang diberikan oleh kinerja keuangan (debt to equity ratio, return on investment, earning per share dan net profit margin) terhadap harga saham. Namun dalam penelitian ini berdasarkan buku Imam Ghozali nilai koefisien determinasi yang digunakan adalah nilai adjusted R2. Nilai adjusted R2 sebesar 0.926 artinya secara bersama-sama variabel debt to equity ratio, return on investment, earning per share dan net profit margin mempengaruhi harga saham tersebut sebesar 92.6% sedangkan sisanya 7.4%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan salam model penelitian ini.