• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Hasil Penelitian

4.3.2.3 Pengujian Hipotesis Ketiga

Pengujian hipotesis ketiga bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat baca dan koleksi buku perpustakaan secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis narasi. Minat baca sebagai variabel bebas pertama (X1), koleksi buku perpustakaan sebagai variabel bebas kedua (X2) dan kemampuan menulis narasi sebagai variabel terikat (Y). Pengujian hipotesis ketiga menggunakan teknik analisis regresi linier berganda. Penghitungan dilakukan dengan program SPSS versi 20. Hipotesis ketiga yang diajukan pada penelitian ini yaitu:

H03 : Tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara minat baca dan koleksi buku perpustakaan terhadap kemampuan menulis narasi pada siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal ( = 0). Ha3 : Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara minat baca dan

koleksi buku perpustakaan terhadap kemampuan menulis narasi pada siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal (≠ 0).

Hasil keluaran (output) yang pertama dihasilkan pada penghitungan analisis regresi berganda adalah hasil nilai korelasi berganda (R). Nilai korelasi berganda menunjukkan ada atau tidaknya hubungan antara dua variabel bebas terhadap variabel terikat. Apabila nilai R semakin mendekati 1, maka hubungan yang terjadi semakin kuat. Menurut Sugiyono (2007) dalam Priyatno (2010:65), nilai korelasi dikategorikan menjadi lima tingkat hubungan. Skala nilai 0,00 –

0,199 memiliki tingkat hubungan sangat rendah. Skala nilai 0,20 – 0,399 memiliki tingkat hubungan rendah. Tingkat hubungan sedang berada pada skala nilai 0,40 –

0,599. Skala nilai untuk hubungan kuat yaitu 0,60 – 0,799. Skala nilai 0,80 –

variabel minat baca dan koleksi buku perpustakaan terhadap kemampuan menulis narasi dapat dibaca pada Tabel 4.23 berikut ini:

Tabel 4.23 Hasil Nilai Korelasi Berganda

Minat Baca, Koleksi Buku Perpustakaan, dan Kemampuan Menulis Narasi Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 ,410a ,168 ,156 7,333

a. Predictors: (Constant), Koleksi_Buku_Perpustakaan, Minat_Baca

Berdasarkan output Model Summary kolom R pada Tabel 4.23, nilai korelasi berganda antara minat baca dan koleksi buku perpustakaan terhadap kemampuan menulis narasi yaitu 0,410. Besar korelasi bernilai positif sehingga menunjukkan terdapat korelasi positif antara ketiga variabel. Nilai tersebut berada pada rentang 0,40 – 0,599 dan termasuk ke dalam kategori sedang. Artinya korelasi yang terjadi antara ketiga variabel bernilai sedang.

Hasil keluaran (output) kedua yang dihasilkan yaitu nilai signifikansi regresi berganda antara minat baca, koleksi buku perpustakaan dan kemampuan menulis narasi. Apabila nilai signifikansi < 0,05, maka H0 ditolak, dan apabila nilai signifikansi > 0,05 maka H0 diterima. Hasil nilai signifikansi variabel minat baca, koleksi buku perpustakaan, dan kemampuan menulis narasi dapat dibaca pada Tabel 4.24 berikut:

Tabel 4.24 Hasil Nilai Signifikansi Regresi Berganda

Minat Baca, Koleksi Buku Perpustakaan, dan Kemampuan Menulis Narasi

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1

Regression 1530,703 2 765,351 14,232 ,000b

Residual 7582,297 141 53,775

Berdasarkan output ANOVA kolom sig. pada Tabel 4.24, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara minat baca, koleksi buku perpustakaan, dan kemampuan menulis narasi siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.

Langkah selanjutnya yaitu menentukan nilai prediksi variabel terikat. Penentuan berdasarkan nilai konstanta dan nilai koefisien regresi yang dihasilkan pada analisis regresi berganda. Nilai-nilai tersebut selanjutnya dimasukkan ke dalam rumus persamaan regresi linier berganda. Rumus persamaan regresi linier berganda adalah Y‟ = a + b1X1 + b2X2 + ... + bnXn di mana Y’ adalah nilai yang diprediksikan, a yaitu konstanta, b adalah nilai koefisien regresi berganda, dan X

melambangkan variabel bebas. Besarnya nilai-nilai yang akan dimasukkan pada rumus persamaan regresi linier berganda dapat dibaca pada Tabel 4.25 berikut:

Tabel 4.25 Hasil Nilai B pada Analisis Regresi Berganda

Minat Baca, Koleksi Buku Perpustakaan, dan Kemampuan Menulis Narasi

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta 1 (Constant) 30,104 7,048 4,271 ,000 Minat_Baca ,218 ,064 ,277 3,397 ,001 Koleksi_Buku _Perpustakaan ,235 ,086 ,222 2,727 ,007

a. Dependent Variable: Kemampuan_Menulis_Narasi

Berdasarkan output Coefficients kolomUnstandardized Coefficients B pada Tabel 4.25, konstanta bernilai 30,104, koefisien regresi (b1) bernilai 0,218 dan koefisien regresi (b2) bernilai 0,235. Nilai a merupakan besarnya nilai Y apabila

nilai X = 0, sedangkan nilai b1 adalah nilai koefisien regresi Y atas X1 dan nilai b2

adalah nilai koefisien regresi Y atas X2. Hasil penghitungan regresi berganda menggambarkan hubungan variabel X1 dan X2 dengan Y. Hasil persamaannya dapat dilihat sebagai berikut:

Y’ = a + b1X1 + b2X2

Y’ = 30,104 + 0,218X1+ 0,235X2

Keterangan:

Y’ = Kemampuan Menulis Narasi

X1 = Minat Baca

X2 = Koleksi Buku Perpustakaan

a = konstanta

b = koefisien regresi

Berdasarkan persamaan tersebut, dapat diartikan konstanta (a) sebesar 30,104, artinya jika minat baca dan koleksi buku perpustakaan nilainya 0, maka kemampuan menulis narasi nilainya positif yaitu sebesar 30,104. Koefisien regresi pertama (b1) sebesar 0,218. Artinya, jika minat baca mengalami peningkatan sebesar 1%, maka kemampuan menulis narasi akan mengalami peningkatan sebesar 0,218. Koefisien regresi kedua (b2) sebesar 0,235. Artinya, jika koleksi buku perpustakaan mengalami peningkatan sebesar 1%, maka kemampuan menulis narasi akan mengalami peningkatan sebesar 0,235. Koefisien bernilai positif, artinya terjadi hubungan yang positif antara minat baca dan koleksi buku perpustakaan secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis narasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara minat baca dan koleksi buku perpustakaan secara bersama-sama terhadap

kemampuan menulis narasi pada siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal (ρ ≠ 0).

Langkah selanjutnya yaitu menghitung nilai koefisien determinasi dari hasil analisis regresi linier berganda. Nilai koefisien determinasi menunjukkan seberapa besar kontribusi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Nilai koefisien korelasi dimasukkan ke dalam rumus derajat koefisien determinasi. Rumus yang digunakan yaitu , di mana KP adalah nilai koefisien determinasi dan r melambangkan nilai koefisien korelasi. Nilai koefisien determinasi variabel minat baca dan koleksi buku perpustakaan terhadap variabel kemampuan menulis narasi dapat dibaca pada Tabel 4.26 berikut ini:

Tabel 4.26 Nilai Koefisien Determinasi

Minat Baca, Koleksi Buku Perpustakaan, dan Kemampuan Menulis Narasi Model Summary

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 ,410a ,168 ,156 7,333

a. Predictors: (Constant), Koleksi_Buku_Perpustakaan, Minat_Baca

Berdasarkan output Model Summary kolom R Square pada Tabel 4.26, nilai koefisien korelasi yang dihasilkan adalah 0,168. Persamaan derajat koefisien determinasi yang terbentuk yaitu KP = 0,168 x 100%= 16,8%. Hasil peng-hitungan tersebut menunjukkan bahwa persentase kontribusi pengaruh variabel bebas (minat baca dan koleksi buku perpustakaan) terhadap variabel terikat (kemampuan menulis narasi) sebesar 16,8%. Persentase sisa yaitu 83,2% di-pengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

Penghitungan lain yang dilakukan pada hasil keluaran (output) analisis

F digunakan untuk mengetahui apakah secara bersama-sama variabel independen

berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.” Kriteria pengujian uji F yaitu dengan membandingkan nilai Ftabel dan Fhitung. Apabila Fhitung ≤ Ftabel, maka H0 diterima dan apabila Fhitung > Ftabel, maka H0 ditolak. Nilai Fhitung dapat dibaca pada output ANOVA kolom F pada Tabel 4.27 berikut ini:

Tabel 4.27 Nilai F pada Regresi Linier Berganda

Minat Baca, Koleksi Buku Perpustakaan, dan Kemampuan Menulis Narasi

ANOVAa

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1

Regression 1530,703 2 765,351 14,232 ,000b

Residual 7582,297 141 53,775

Total 9113,000 143

Berdasarkan Tabel 4.27 diperoleh Fhitung sebesar 14,232 dengan sig 0,000. Langkah selanjutnya yaitu menentukan Ftabel. F tabel ditentukan dengan cara menghitung df 1 (jumlah variabel-1) dan df 2 (n-k-1) di mana n adalah jumlah data dan k adalah jumlah variabel bebas. Format penghitungan yang terbentuk yaitu:

df 1 = 3 – 1 = 2

df 2 = 144 – 2 – 1 = 141

Nilai Ftabel yang diperoleh dari hasil penghitungan yaitu 3,060292 dengan bantuan program Ms. Excel 2007 menggunakan rumus =finv(0,05;2;141). Hasil peng-hitungan menunjukkan nilai Fhitung lebih besar daripada Ftabel (14,232 > 3,060292), maka H0 ditolak.

4.4 Pembahasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat baca dan koleksi buku perpustakaan terhadap kemampuan menulis narasi pada siswa kelas V SD se-Dabin 1 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal tahun pelajaran 2015/2016. Terdapat enam hipotesis yang diajukan untuk mengetahui pengaruh tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non eksperimen jenis expost facto.

Pengaruh minat baca dan koleksi buku perpustakaan terhadap kemampuan menulis narasi dapat diketahui dengan melaksanakan uji pasyarat yaitu uji normlitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Syarat yang harus dipenuhi dalam penelitian ini yaitu data yang dikumpulkan harus normal dan memiliki hubungan yang linier. Data juga tidak boleh memiliki hubungan multikolinieritas dan heteroskedastisitas.

Uji normalitas data dilakukan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Berdasarkan pengujian menggunakan program SPSS versi 20, diperoleh nilai signifikansi pada kolom Asymp sig (2-tailed). Nilai signifikansi variabel minat baca, koleksi buku perpustakaan, dan kemampuan menulis narasi sebesar 0,891. Hasil tersebut menunjukkan bahwa data berdistribusi normal karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05.

Uji linieritas digunakan untuk mengetahui apakah dua variabel memiliki hubungan yang linier atau tidak secara signifikan. Berdasarkan penghitungan menggunakan program SPSS 20, diperoleh nilai signifikansi pada tabel ANOVA

sebesar 0,000. Nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan antara variabel minat baca dan kemampuan menulis narasi,

serta variabel koleksi buku perpustakaan dan kemampuan menulis narasi memiliki hubungan yang linier.

Uji prasyarat selanjutnya yang dilakukan yaitu uji multikolinieritas. Uji multikolinieritas berfungsi untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan linier antarvariabel bebas dalam model regresi. Uji prasyarat ini dilakukan dengan melihat nilai VIF. Apabila VIF < 5, maka dapat disimpulkan tidak ada multikolinieritas antarvariabel bebas dalam model regresi. Berdasarkan output

hasil uji multikolinieritas diketahui nilai VIF sebesar 1,128. Nilai VIF lebih kecil dari 5 (1,128 < 5). Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa variabel minat baca dan koleksi buku perpustakaan tidak ditemukan hubungan multi-kolinieritas.

Uji prasyarat terakhir yang dihitung yaitu uji hteroskedastisitas. Uji heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya ketidaksamaan varian dari residual pada model regresi. Jika signifikansi korelasi kurang dari 0,05, maka pada model regresi terjadi masalah heteroskedastisitas. Nilai signifikansi variabel minat baca dengan Unstandardized Residual yaitu 0,591, sedangkan variabel koleksi buku perpustakaan dengan Unstandardized Residual

nilai signifikansinya yaitu 0,676. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa tidak ditemukan hubungan multikolinieritas dalam penelitian ini.