Inspektorat Jenderal
1. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun 2017, terdapat sisa rekomendasi temuan terkait kepatuhan terhadap perundang-undangan sebesar Rp39.521.082,00 yang belum ditindaklanjuti, dengan rincian sebagai berikut:
Rp % Rp %
1 Perjalanan Dinas, RDK,
Paket Meeting 399.854.700
Pengembalian ke
kas negara 360.333.618 90,12 39.521.082 9,88
2 Belanja Barang Jasa (Konsumsi) 110.718.000 Pengembalian ke kas negara 110.718.000 100,00 0 0,00
510.572.700
471.051.618 92,26 39.521.082 7,74 Sisa
Keterangan
Nilai tindak lanjut tersebut adalah pengembalian ke kas negara sampai dengan periode pelaporan ini (31 Desember 2019)
Jumlah
No Jenis Temuan Nilai Temuan
Tindak Lanjut s.d. 31 Desember 2019
Rekomendasi BPK-RI
2. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun 2018, terdapat temuan sebesar Rp308.374.416,00 yang terkait dengan Kepatuhan Terhadap Perundang-undangan, dengan rekomendasi penyetoran/pengembalian ke kas negara. Rincian atas temuan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI beserta tindak lanjutnya tersebut adalah sebagai berikut: Rp % Rp % Perjalanan Dinas, RDK, Paket Meeting 308.374.416 Pengembalian ke Kas Negara 279.704.916 90,70 28.669.500 9,30
Nilai tindak lanjut tersebut adalah pengembalian ke kas negara sampai dengan periode pelaporan ini (31 Desember 2019)
Sisa
Keterangan Jenis Temuan Nilai Temuan
Tindak Lanjut s.d. 31 Desember 2019 Rekomendasi BPK-RI Direktorat Jenderal PPMD
Daftar temuan dan tindak lanjut temuan BPK RI sampai dengan 31 Desember 2019. Rincian Tindak Lanjut Temuan BPK RI tahun 2018, sebagai berikut:
Catatan atas Laporan Keuangan - 119 - Rincian Tindak Lanjut Temuan BPK RI 2018
NO URAIAN TEMUAN PROGRES SISA
1
Lampiran 1.2 Kelebihan Pembayaran Honorarium Moderator dan Narasumber Sesuai PMK Nomor 49/PMK.02/2017 pada 9 UKE-1 TA 2018
12.679.000 11.574.000 1.105.000 2 Realisasi dan Pengembalian Sisa belanja perdin 21.776.336 21.938.000 -161.664 3 Kekurangan Volume atas Pekerjaan rehab gedung Ditjen
PPMD 39.433.684 39.433.684 0
4
Lampiran 2.7 Kelebihan Pembayaran atas Biaya Langsung Non Personil berupa Tiket Pesawat, Transport, Uang Harian, dan Penginapan atas Pekerjaan Evaluasi Kebijakan Pendamping Desa Profesional di Provinsi Maluku
32.994.600 32.994.600 0
5 Lampiran 4.1 Rincian Belanja Perjalanan Dinas Berindikasi
Rangkap pada Sembilan UKE-1 591.958.950 252.657.000 339.301.950 6 Lampiran 4.2 Rincian Belanja Perjalanan Dinas Berindikasi
Rangkap yang Tidak Diyakini 449.247.141 449.247.141 7
Lampiran 4.3 Rincian Perjalanan Dinas Dilakukan Oleh Pegawai Yang Melakukan Rekam Kedatangan dan Kepulangan Secara Elektronik pada Hari Perjalanan
81.898.100 71.688.100 10.210.000
8
Lampiran 4.5 Rincian Kelebihan Pembayaran atas Perjalanan Dinas Luar Negeri pada Tujuh UKE-I sebagai Instansi Pusat TA 2018
15.601.601 7.063.200 8.538.401
TOTAL 1.245.589.412 437.348.584 808.240.828
Rincian Tindak Lanjut Temuan BPK RI 2017
1 Temuan Perjadin dan RDK 449.206.416 377.808.587 71.397.829
2 Temuan Belanja Bahan 52.556.000 52.556.000 0
3 Temuan Tukin 4.099.434 4.099.434 0
505.861.850 434.464.021 71.397.829 TOTAL
No Uraian Temuan Progres Sisa
Direktorat Jenderal PKP
1. Tindak Lanjut Temuan BPK TA. 2015
Terhadap rekomendasi temuan hasil pemeriksaan BPK–RI Tahun Anggaran 2015, Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan telah melakukan tindak lanjut sebagai berikut:
A. Temuan Kepatuhan TA 2015
Terkait atas kekurangan volume pekerjaan dan Denda Keterlambatan Pekerjaan sebesar Rp2.229.708.379,11 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp1.439.715.947,07 dan sisanya sebesar Rp789.992.432,04 masih dalam proses untuk pengajuan ke TPKN.
2. Tindak Lanjut Temuan BPK TA. 2016
Catatan atas Laporan Keuangan - 120 -
Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp435.288.045,94,
Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan telah melakukan tindak lanjut sebagai berikut:
a. Temuan Kepatuhan TA. 2016
Terkait atas Kekurangan Volume Pekerjaan dan Denda Keterlambatan Pekerjaan sebesar Rp150.769.502,94 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp151.160.550,00; b. Temuan PDTT TA. 2016
Terkait atas Kekurangan Volume Pekerjaan sebesar Rp284.518.542,28 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp284.518.543,00.
Dari Total Temuan TA 2016 sebesar Rp Rp435.288.045,94 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp435.679.093,00. Temuan TA.2016 sudah ditindaklanjuti 100%.
3. Tindak Lanjut Temuan BPK TA. 2017
Terhadap rekomendasi temuan hasil pemeriksaan BPK-RI Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp3.141.515.633,58, Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan telah melakukan tindak lanjut dengan rincian sebagai berikut:
a. Temuan Kepatuhan TA. 2017
a. Terkait atas temuan tunjangan kinerja ganda sebesar Rp2.180.420,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp2.180.420,00;
b. Terkait atas temuan barang dan jasa konsumsi rapat sebesar Rp84.957.400,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp84.957.400,00;
c. Terkaitatas temuan perjalanan dinas dan paket meeting yang terdapat rekam absensi sebesar
Rp1.099.375.949,00, sudah dibayar sebesar
Rp1.002.729.754,00 dan sisanya sebesar
Rp96.646.195,00 masih harus ditindaklanjuti;
d. Terkait atas kekurangan volume pekerjaan sebesar
Rp978.226.440,00, sudah disetor sebesar
Rp521.587.266,00 dan sisanya sebesar
Catatan atas Laporan Keuangan - 121 - e. Terkait denda keterlambatan pekerjaan pasar sebesar
Rp167.766.387,00, sudah disetor Rp110.807.079,00 dan sisanya sebesar Rp56.959.308,00 masih harus ditindaklanjuti.
Temuan BPK TA.2017 sudah ditindaklanjuti sebesar 73,84%.
b. Temuan PDTT TA. 2017
Terkait atas Kekurangan Volume Pekerjaan dan Denda Keterlambatan Pekerjaan sebesar Rp809.009.037,58 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp508.362.746,00 dan sisanya sebesar Rp300.646.291,58 masih harus ditindak lanjuti. Temuan BPK PDTT TA.2017 sd Semester I TA.2018 sudah ditindaklanjuti sebesar 62,84%.
Dari Total Temuan TA 2017 sebesar
Rp3.141.515.633,58 sudah disetor ke Kas Negara sebesar
Rp2.182.372.796,00 dan sisanya sebesar
Rp959.142.837,58. Temuan BPK Tahun 2017 baik Tahun Anggaran 2017 dan PDTT Tahun 2017 s.d. Semester I Tahun 2018 sudah ditindaklanjuti sebesar 69,46%.
4. Tindak Lanjut Temuan BPK TA. 2018
Terhadap rekomendasi temuan hasil pemeriksaan BPK-RI Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp3.470.254.144,00 Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan telah melakukan tindak lanjut dengan rincian sebagai berikut:
a. Temuan Kepatuhan TA. 2018
a. Terkait Kekurangan Volume Pekerjaan sebesar Rp596.096.033,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp87.080.520,00 dan sisanya sebesar Rp509.015.513,00 masih harus ditindaklanjuti; b. Terkait Denda Keterlambatan Penyelesaian Pekerjaan
sebesar Rp202.018.750,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp52.448.666,00 dan sisanya sebesar Rp149.570.084,00 masih harus ditindaklanjuti; c. Terkait Honor Narasumber sebesar Rp36.312.500,00
Catatan atas Laporan Keuangan - 122 -
sudah disetor ke Kas Negara sebesar
Rp36.312.500,00;
d. Terkait Belanja Jasa Tidak Sesuai Kontrak sebesar Rp359.825.454,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp41.000.000,00 dan sisanya sebesar Rp318.825.454,00 masih harus ditindaklanjuti; e. Terkait Belanja Jasa Konsultan dan Indikasi Tidak
Riil sebesar Rp38.340.000,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp10.000.000,00 dan sisanya sebesar Rp28.340.000,00 masih harus ditindaklanjuti;
f. Terkait Belanja Perjalanan Dinas sebesar
Rp2.490.968.882,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp1.917.669.049,00 dan sisanya sebesar Rp573.299.833,00 masih harus ditindaklanjuti; g. Terkait Belanja Perjalanan Dinas LS Belum Setor
sebesar Rp25.758.400,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp25.246.400,00 dan sisanya sebesar Rp512.000,00 masih harus ditindaklanjuti;
h. Terkait Belanja Perjalanan Dinas Berindikasi Ganda sebesar Rp1.880.676.835,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp1.586.176.477,00 dan sisanya
sebesar Rp294.500.358,00 masih harus
ditindaklanjuti;
i. Terkait Belanja Perjalanan Dinas Rekam Absen sebesar Rp241.737.772,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp241.737.772,00;
j. Terkait Belanja Perjalanan Dinas Tidak Dapat Diuji
Kebenarannya sebesar Rp66.160.400,00 Nilai
Temuan setelah diverifikasi) dan sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp41.180.400,00 dan sisanya
sebesar Rp24.980.000,00 masih harus
ditindaklanjuti;
k. Terkait Belanja Perjalanan Dinas Luar Negeri sebesar Rp23.328.000,00 sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp23.328.000,00.
Catatan atas Laporan Keuangan - 123 - sudah disetor ke Kas Negara sebesar Rp2.144.510.735,00 dan sisanya sebesar Rp1.325.743.409,00. Temuan BPK TA.2018 sudah ditindaklanjuti sebesar 61,80%.
Direktorat Jenderal PDTu
1. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan Nomor: 107C/HP/XVI/05/2016 tanggal 26 Mei 2016 dan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Nomor: 58C/LHP/XVI/05/2017 tanggal 18 Mei 2017 dan Nomor: 111C/HP/XVI/05/2019 tanggal 17 Mei 2019 pada Ditjen PDTU terdapat :
a) Pertanggungjawaban Belanja yang menggunakan Uang Persediaan (UP) dan Tambahan Uang Persediaan (TUP) pada bulan Desember 2015 belum dilengkapi bukti-bukti pengeluaran sebesar Rp6.285.746.956,00. Menindaklanjuti temuan tersebut Inspektorat Jenderal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi masih melakukan verifikasi dokumen dan meneliti kebenaran
pembayaran tersebut, dan hasilnya akan
dikomunikasikan dengan Tim BPK.
b) Terdapat temuan BPK di tahun 2016 sebesar Rp1.700.627.741,70 yang harus di setorkan ke kas negara. Sudah ditindaklanjuti dengan menyetorkan ke kas negara sebesar Rp964.268.091,80. Terdapat sisa sebesar Rp736.359.649,90 yang belum disetorkan ke kas negara namun sudah ditindaklanjuti dengan surat teguran kepada pihak ketiga yang melaksanakan pekerjaan fisik.
c) Terdapat temuan BPK di tahun 2017 sebesar Rp2.199.406.212,00 yang harus di setorkan ke kas negara. Sudah ditindaklanjuti dengan menyetorkan ke kas negara sebesar Rp2.124.315.773,00. Terdapat sisa sebesar Rp75.090.439,00 yang belum disetorkan ke kas negara namun sudah ditindaklanjuti dengan surat
Catatan atas Laporan Keuangan - 124 - teguran kepada pihak ketiga yang melaksanakan
pekerjaan fisik, dan kepada pegawai yang
melaksanakan perjalanan.
d) Terdapat temuan BPK di tahun 2018 sebesar Rp2.549.740.646,00 yang harus di setorkan ke kas negara. Sudah ditindaklanjuti dengan menyetorkan ke kas negara sebesar Rp1.032.363.312,00. Terdapat sisa sebesar Rp1.517.377.334,00 yang belum disetorkan ke kas negara. Diantaranya terdapat temuan pemeriksaan pada pekerjaan Pembangunan Jalan Sirip di Wilayah Perbatasan di Kabupaten Rote Ndao dengan No. Kontrak SP.77/DPDTU/SATKER/PPK3/04/2018 yang dilaksanakan oleh PT. Gabrieel Gabryela Jaya sebesar Rp3.910.478.473 dengan SP2D terakhir Nomor 181751301046069 tanggal 28 September 2018. Terhadap temuan pemeriksaan tersebut terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp1.011.685.819. Hasil temuan tersebut disampaikan melalui PPK yang selanjutnya ditindaklanjuti ke penyedia (PT.Gabrieel Gabryela Jaya), tetapi dari pihak penyedia tidak menerima hasil temuan tersebut.
Terhadap hal tersebut telah ditindaklanjuti dengan Surat No. 850/PDU.01.01/XI/2019 tentang Tanggapan atas LHP BPK RI Tahun 2018 dan dilakukan klarifikasi sebagai bahan pertimbangan BPK-RI dalam menetapkan
Temuan Kerugian Negara dengan melakukan
pemeriksaan kembali dan mengajukan permohonan pengujian jalan kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII Wilayah Jawa Timur dan Bali. Berdasarkan hal tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa pekerjaan Pembangunan Jalan Sirip di Wilayah Perbatasan di Kabupaten Rote Ndao pada item pekerjaan Timbunan Pilihan Bahu Jalan, Lapisan Pondasi Agregat A dan Urugan Pilihan Badan Jalan telah dilaksanakan sesuai desain dan spesifikasi
Catatan atas Laporan Keuangan - 125 - yang ada dalam kontrak. Hasil pengujian kembali terdapat kekurangan volume pada pekerjaan struktur yaitu sebagai berikut:
Perhitungan Kerugian Negara Pekerjaan Pembangunan Jalan Sirip di Wilayah Perbatasan di Kabupaten Rote Ndao
KONTRAK/
CCO FISIK SELISIH B Perkerasan Bahu Jalan
1Timbunan Pilihan Bahu Jalan M3 135.784,29 1.628,00 1.628,00
-C Perkesan Berbutir
2 Lapis Pondasi Agregat A M3 850.091,07 1.320,00 1.320,00 -3 Urugan Pilihan Badan Jalan M3 144.144,04 3.520,00 3.520,00
-D Perkerasan Aspal
5Laston Lapis Pondasi (HRS Base) M3 3.114.808,81 308,00 308,00
-E Struktur
6 Baja Tul. U. 24 Polos Kg 15.632,41 1.368,12 1.324,39 43,73 683.667,82 7 Pasangan Batu M3 814.228,16 523,81 495,48 28,32 23.063.012,63 8 Beton K-250 M3 2.110.474,24 9,60 7,02 2,58 5.445.023,54 29.191.703,99 NO. VOLUME
URAIAN PEKERJAAN KEKURANGAN VOLUME (Rp) HARGA
SATUAN (Rp) SAT
Berdasarkan hasil pemeriksaan, total kekurangan volume pekerjaan Pembangunan Jalan Sirip di Wilayah Perbatasan di Kabupaten Rote Ndao yaitu sebesar Rp29.191.703,99. Untuk setoran ke kas negara tetap
dilaksanakan bersamaan dengan proses tahapan
klarifikasi untuk ketegori level 4, yaitu rekomendasi temuan yang tidak dapat ditindaklanjuti dan disampaikan ke BPK melalui mekanisme penyampaian tindak lanjut pada bulan Juni 2020.
2. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK-RI atas
sistem pengendalian intern Nomor:
58B/LHP/XVI/05/2017 tanggal 18 Mei 2017 sebagai tindak lanjut temuan BPK-RI di Lingkungan Direktorat
Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu telah
ditindaklanjuti dengan melakukan pencatatan pada aplikasi SIMAK BMN. Progres Hibah BMN berupa Bantuan Pemerintah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu pengadaan Tahun Anggaran 2012-2017, total BMN berupa Bantuan
Catatan atas Laporan Keuangan - 126 -
Pengembangan Daerah Tertentu sebesar
Rp1.884.027.784.877,00. Usulan Hibah BMN yang telah di ajukan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan telah dikeluarkan dari pencatatan laporan keuangan sebesar Rp1.674.332.749.275,00 yang telah ada Persetujuan Hibah BMN dari Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sebesar Rp732.011.105.505,00 dan sudah diterbitkan Surat Keputusan Kuasa Pengguna Barang Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu tentang Penghapusan Barang Milik Negara sebesar Rp521.700.893.945,00.
Direktorat Jenderal PDT
A. Progres untuk Temuan BPK di Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal untuk TA 2014 No. LHP 81/HP/XVI/01/2016 dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tindak Lanjut LHP 81/HP/XVI/01/2016
No
. Temuan Pemeriksaan Pelaksana Nilai Temuan Pengembalian Sisa Temuan
1 Pengadaan Kapal (Deputi Pembinaan Ekonomi dan Dunia Usaha – Kementerian PDT)
PT. Sarana Usaha Bahari
1.776.199.000 26.199.000 1.750.000.000
2 Bantuan Stimulan Pengembangan Infrastuktur Energi Listrik Tenaga Surya (PLTS) SHS 80 WP di Kab. Paniai – Deputi Peningkatan Infrastruktur Kementerian PDT PT. Mahardhika Karya Nugraha 675.350.000 10.000.000 665.350.000 PT. Ghanda Victory 250.347.510 166.338.000 84.009.510 PT. Leondra Mitra 167.451.592 167.451.592 - PT. Krismabe Karya 266.778.506 266.778.506 - PT. Banten Mula Mandiri 268.491.780 268.491.780 - PT. Mahardhika Karya Nugraha 37.551.322 37.551.322 - PT. Berdikari Utama Jaya 68.187.600 68.187.600 - PT. Tegar Kawini Mandiri 371.679.000 371.679.000 - PT. Indra Acis 626.306.000 626.306.000 - 5 Peningkatan Infrastruktur Infotel
Warung Informasi Masyarakat (Infotel II-6) di Kab. Seruyan – Eks Deputi II
PT. Hexadata Primakom 53.455.000 53.455.000 -
4.561.797.310
2.062.437.800 2.499.359.510
Pekerjaan Kontruksi Elektrifikasi di 18 Kabupaten (6 Paket) Deputi Peningkatan Infrastruktur Kementerian PDT 3
TOTAL
Bantuan Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Kab. Nabire. Biak Numfor dan Kab. Halmahera Selatan 4
Sehingga total progres Tindak Lanjut Hasil Temuan BPK RI No. 81/HP/XVI/01/2016 TA 2014 dengan nilai temuan Rp4.561.797.310,00 dan sudah dilakukan penyetoran sebesar Rp2.062.437.800,00 sehingga sisa nilai temuan Rp2.499.359.510,00.
Catatan atas Laporan Keuangan - 127 - B. Progres untuk Temuan BPK di Direktorat Jenderal
Pembangunan Daerah Tertinggal untuk TA 2015 No. 107C/HP/XVI/05/2016 dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tindak Lanjut LHP 107C/HP/XVI.05/2016
NO TEMUAN PEMERIKSA PELAKSANA NILAI TEMUAN PENGEMBALIAN SISA TEMUAN
1 Pembangunan PLTS TA. 2015 PT. Multi Servindo 441.561.000 441.561.000 - 2 Pembangunan Jalan Baru Ruas
Atiahu-Balakeu
PT. Rio Buana 171.260.379 171.260.379 - 3 Pembangunan PLTS TA. 2015 PT. Total Daya 119.225.000 119.225.000 -
4 Pengadaan KJA PT. Panorama Cakra
Buana
154.151.250 90.000.000 64.151.250 5 Pembangunan Irigasi Moswaren PT. Nikita Raya 46.588.837 46.588.837 - 6 Pembangunan Jalan Kampung
Ani-Keyen
PT. Maesa Jaya 182.296.238 50.000.000 132.296.238 7 Pembangunan Jalan Desa PT. Baya Raya Perkasa 116.591.880 116.591.880 - 8 Pembangunan Jalan Kampung
Keyen-Wersar
PT. Mekar Papua Nusantara
208.872.485 208.872.485 - 9 Pembangunan Jalan Penghubung
Kawar-Mega
PT. Putra Papua Barat 153.669.709 153.669.709 - 10 Pembangunan Jalan Sailala- PT. Papua Indo 126.798.449 126.798.449 - 11 Pembangunan Jalan Kampung
Kalibumi-kampung kali jernih
PT. Apro Megatama 463.884.815 463.884.815 - 12 Pembayaran Uang Saku Rapat - 39.000.000 - 39.000.000 13 Bantuan Alat Mesin
Pengembangan Inovasi DT
PT. Prama Bhimasena 459.143.825 459.143.825 -
2.683.043.867
2.447.596.379 235.447.488 TOTAL
Sehingga total progress Tindak Lanjut Hasil Temuan BPK RI No. 107C/HP/XVI/05/2016 TA 2015 dengan nilai temuan Rp2.683.043.867,00 dan sudah dilakukan penyetoran sebesar Rp2.447.596.379,00 sehingga sisa nilai temuan Rp235.447.488,00;
C. Progres untuk Temuan BPK RI di Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal untuk TA 2015 dengan No. LHP 28/HP/XVI/01/2018 dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tindak Lanjut LHP 28/HP/XVI/01/2018
NO TEMUAN PEMERIKSA PELAKSANA NILAI TEMUAN PENGEMBALIAN SISA TEMUAN
Pekerjaan Pengadaan 5 Paket Peternakan Modern Kab. Bangkalan Tahun 2015
2.619.899.800 100.000.000 2.519.899.800
Pekerjaan Pengadaan 5 Paket Peternakan Modern Kab. Bangkalan Tahun 2015
526.080.000 - 526.080.000
2 Pekerjaan Pengadaan Bantuan Stimulan sarana Pengembangan Komoditas Perikanan ( Jukung) Tahun 2015
CV. Edutama 792.165.000 500.000.000 292.165.000
3 Pekerjaan Pembangunan Warung Internet di Kab. Bangkalan Prov. Jawa Timur Tahun 2015
PT. Hexadata Prima 40.425.784 40.425.784 -
3.978.570.584
640.425.784 3.338.144.800 TOTAL
Catatan atas Laporan Keuangan - 128 - Sehingga total progress Tindak Lanjut Hasil Temuan BPK RI No. 28/HP/XVI/01/2018 TA 2015 dengan nilai temuan Rp3.978.570.584,00 dan sudah dilakukan penyetoran sebesar Rp640.425.784,00 sehingga sisa nilai temuan Rp3.338.144.800,00;
D. Progres untuk Temuan BPK RI di Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal untuk TA 2016 dengan No. LHP 58C/HP/XVI/05/2017 dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tindak Lanjut LHP 58C/HP/XVI/05/2018
NO TEMUAN PEMERIKSA PELAKSANA NILAI TEMUAN PENGEMBALIAN SISA TEMUAN 1 Kekurangan Volume Pekerjaan
Pembangunan Pusat Belajar Masyarakat (PBM) di 5 Kabupaten Daerah Tertinggal
PT. Abdi Pratama Perkasa
127.510.752 127.510.752 -
2 Kekurangan Volume Pekerjaan Pembangunan Pusat Belajar Masyarakat di Kab Aceh Singkil
CV. Puga Mandiri 3.644.094 3.644.094 -
3 Belanja Barang Pembangunan Saung Terampil Kab. Sumbawa dan Kab. Bima
PT. Formitra Multi Prakarsa
18.945.794 18.945.794 -
4 Pekerjaan Bantuan Peningkatan Jalan Desa Sausu-Manggalapi Kabupaten Parigi Moutong
PT. Makmur Sentosa Abadijaya
211.454.353 50.000.000 161.454.353
5 Pekerjaan Pembangunan Radio Komunitas Siaran Daerah
PT. Tressa Lestari 288.795.331 - 288.795.331
6 Pekerjaan Pembangunan Kawasan Internet Masyarakat
PT. Tressa Lestari 13.341.290 - 13.341.290
7 Pekerjaan Bantuan Alat Pasca Panen (Paket II)
CV. Hartake 58.170.000 58.170.000 -
8 Kekurangan Volume Pekerjaan Bantuan Alat Pasca Panen (paket I)
PT. Jeremy Duta Prima 49.500.000 49.500.000 -
PT. Agrindo Harthamekar
76.187.446
CV. Atha Wira Kelana 25.936.000
2.408.294.341 409.894.086 1.998.400.255 TOTAL
9 Bantuan Pengembangan Kakao 1.636.932.727 1.534.809.281
Sehingga total progress Tindak Lanjut Hasil Temuan BPK RI No. 58C/HP/XVI/05/2018 TA 2016 dengan nilai temuan Rp2.408.294.341,00 dan sudah dilakukan penyetoran sebesar Rp409.894.086,00 sehingga sisa nilai temuan Rp1.998.400.255,00;
E. Progres