• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pada tahap berikutnya akan dijelaskan bagaimana keterkaitan atau keselarasan antara arsitektur SDM dengan sasaran strategi. Fungsi SDM merupakan peran yang akan dijalankan Departemen Personalia. Sistem SDM merupakan kebijakan yang akan dijalankan oleh Departemen Personalia. Fungsi SDM dan sistem SDM didukung oleh perilaku karyawan. Perbaikan sistem di Departemen Personalia perlu dilakukan agar tetap sejalan dengan strategi perusahaan sedangkan karyawan perlu menciptakan perilaku yang mendukung strategi perusahaan agar dapat bersama-sama mencapai tujuan perusahaan.

1. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung pengembangan karyawan.

Dalam menjalankan fungsinya yaitu mengadakan pelatihan, dan melakukan evaluasi terhadap pelatihan yang dilaksanakan, Departemen Personalia membutuhkan sistem SDM berupa program pelatihan dengan materi berkualitas lalu, dalam melakukan pelatihan dibutuhkan motivasi, keseriusan dan semangat belajar yang tinggi, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu pengembangan karyawan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung pengembangan karyawan dapat dilihat pada Gambar 15.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 15. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung pengembangan karyawan.

Program pelatihan dengan materi berkualitas dan fasilitas modern sesuai dengan bidang

pekerjaannya

Motivasi dan semangat belajar

yang tinggi dan keseriusan pada saat pelatihan Pengembangan karyawan Mengadakan pelatihan dan melakukan evaluasi

2. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung pengembangan pengetahuan karyawan personalia mengenai MSDM

Departemen Personalia memerlukan sistem SDM berupa program pelatihan dengan materi yang berkualitas dan terbaru mengenai manajemen sumber daya manusia untuk menjalankan salah satu fungsinya, yaitu melatih dan mengembangkan pengetahuan karyawan Departemen Personalia mengenai manajemen SDM, dan melakukan evaluasi terhadap pelatihan. Pada saat pelaksanaan pelatihan, dibutuhkan karyawan yang memiliki motivasi, keseriusan dan semangat belajar yang tinggi, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menghasilkan sasaran strategi yaitu pengembangan pengetahuan karyawan Departemen Personalia mengenai manajemen SDM. Arsitektur SDM yang dapat mendukung pengembangan karyawan personalia mengenai MSDM dapat dilihat pada Gambar 16.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 16. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung Pengembangan pengetahuan karyawan personalia mengenai manajemen SDM

3. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung sistem penilaian kinerja karyawan.

Dalam menjalankan fungsinya yaitu melakukan penilaian kinerja karyawan, Departemen Personalia yang dalam hal ini bekerjasama dengan departemen lain, membutuhkan sistem SDM berupa kebijakan sistem penilaian yang berdasarkan pencapaian karyawan dengan kriteria penilaian yaitu kedisiplinan, absensi, target produksi dan loyalitas. Lalu,

Melatih dan mengembangkan pengetahuan karyawan Personalia mengenai MSDM dan melakukan evaluasi Program pelatihan dengan materi pendukung yang berkualitas dan terbaru mengenai MSDM Motivasi, keseriusan, dan semangat belajar yang tinggi pada

karyawan Pengembangan pengetahuan karyawan personalia mengenai MSDM

dalam melaksanakan penilaian kinerja dibutuhkan perilaku yang adil, jujur dan apa adanya, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu penilaian kinerja karyawan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung sistem penilaian kinerja karyawan dapat dilihat pada Gambar 17.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 17. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung sistem penilaian kinerja karyawan.

4. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung proses kepemimpinan.

Untuk mendukung proses kepemimpinan, Dpartemen Personalia membutuhkan survei kepemimpinan dimana survei ini diisi oleh karyawan yang menjadi bawahan langsung. Dalam melaksanakannya diperlukan perilaku yang adil, jujur, apa adanya, dan keterbukaan, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu proses kepemimpinan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung proses kepemimpinan dapat dilihat pada Gambar 18.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 18. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung proses kepemimpinan

Survei kepemimpinan yang diisi oleh karyawan

yang menjadi bawahannya untuk mengetahui sejauh mana

cara memimpin atasan.

Perilaku adil, jujur, apa adanya

dan keterbukaan dalam melakukan survei. Mengetahui dan meningkatkan proses kepemimpinan dilihat dalam sudut

pandang bawahannya Melakukan penilaian kinerja karyawan dan bekerjasama dengan

departemen lain

Sistem penilaian murni berdasarkan pencapaian karyawan dengan kriteria

disiplin, absensi, target produksi dan loyalitas.

Perilaku adil, jujur dan apa adanya dalam melakukan penilaian penilaian kinerja karyawan Proses kepemimpinan

5. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung sistem penggajian yang adil.

Dalam menjalankan fungsinya yaitu memberikan gaji dengan adil kepada karyawan, Departemen Personalia membutuhkan sistem penggajian berdasarkan peilaian kinerja, absensi karyawan dan tes kenaikan golongan dan gaji. Lalu, dalam pelaksanaannya dibutuhkan perilaku karyawan yang memiliki ketelitian dan kejujuran untuk menghindari kesalahan dalam pemberian gaji, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu sistem penggajian yang adil. Arsitektur SDM yang dapat mendukung sistem penggajian yang adil dapat dilihat pada Gambar 19.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 19. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung sistem penggajian yang adil

6. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung perencanaan dan rekrutmen karyawan yang sesuai dengan syarat dan kebutuhan.

Departemen Personalia memerlukan sistem SDM berupa strategi perekrutan, proses seleksi yang baik dan berkualitas didukung pengetahuan MSDM dalam melaksanakan salah satu fungsinya, yaitu memprediksi kebutuhan tenaga kerja, merekrut dan menyeleksi calon karyawan sesuai permintaan perusahaan. Lalu, perilaku karyawan yang ahli dan terampil dalam menganalisis perencanaan, merekrut dan menyeleksi sangat dibutuhkan untuk terciptanya perencanaan dan pengadaan karyawan yang sesuai dengan syarat dan kebutuhan perusahaan sebagai sasaran strategi dari arsitektur SDM yang telah

Sistem penggajian berdasarkan penilaian

kinerja, absensi karyawan dan tes kenaikan golongan dan gaji ketelitian dan kejujuran untuk menghindari kesalahan dalam pemberian gaji Menerapkan sistem penggajian yang adil. Sistem penggajian dan kompensasi yang adil

diselaraskan tersebut. Arsitektur SDM yang dapat mendukung perencanaan dan rekrutmen karyawan yang sesuai dengan syarat dan kebutuhan dapat dilihat pada Gambar 20.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawa Sasaran Strategi

Gambar 20. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung perencanaan dan rekrutmen karyawan yang sesuai dengan syarat dan kebutuhan

7. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung penempatan karyawan (staffing) yang tepat.

Dalam penempatan karyawan diperlukan strategi penempatan yang baik dari hasil penilaian kinerja dan proses rekrutmen. Hasil penilaian kinerja digunakan untuk menempatkan karyawan lama yang mempunyai kompetensi yang sesuai sedangkan proses rekrutmen untuk menempatkan karyawan baru yang berkompeten. Keahlian analisis dalam penempatan karyawan, perilaku jujur dan adil diperlukan untuk menciptakan penempatan karyawan (saffing) yang tepat. Arsitektur SDM yang dapat mendukung penempatan karyawan (staffing) yang tepat dapat dilihat pada Gambar 21.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 21. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung penempatan karyawan (staffing) yang tepat

Strategi penempatan yang

baik dari hasil penilaian kinerja dan proses rekrutmen Keahlian analisis dalam penempatan karyawan, perilaku jujur dan

adil. Menempatkan

karyawan dengan tepat sesuai dengan pendidikan, keahlian, syarat dan kebutuhan

perusahaan Penempatan karyawan (staffing) yang tepat Memprediksi kebutuhan tenaga kerja, merekrut dan

menyeleksi calon karyawan sesuai

permintaan perusahaan

Strategi perekrutan dan proses seleksi yang baik didukung pengetahuan MSDM Keahlian analisis dalam perencanaan, ketrampilan merekrut dan keahlian psikologi dalam menyeleksi Perencanaan dan rekruitmen karyawan yang sesuai dengan syarat dan kebutuhan perusahaan

8. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan komitmen karyawan.

Untuk meningkatkan komitmen karyawan, Departemen Personalia membutuhkan sistem SDM berupa sistem kompensasi yang adil bagi karyawan, pelayanan yang maksimal, jenjang karir yang baik, motivasi dan pelatihan untuk mengembangkan diri. Kemudian diperlukan perilaku karyawan yang memiliki semangat dan ambisi yang tinggi, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu peningkatan komitmen karyawan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan komitmen karyawan dapat dilihat pada Gambar 22.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 22. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan komitmen karyawan

9. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan kepuasan kerja karyawan.

Dalam menjalankan salah satu fungsinya yaitu meningkatkan kepuasan kerja karyawan, Departemen Personalia membutuhkan sistem SDM berupa sistem kompensasi yang adil bagi karyawan, meningkatkan jiwa kepemimpinan, memberikan pelayanan yang baik dan memotivasi karyawan. Untuk terciptanya motivasi, diperlukan perilaku karyawan yang memiliki semangat dan ambisi yang tinggi, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu peningkatan kepusasan kerja

Kompensasi yang adil, pelayanan yang maksimal, jenjang karir yang baik, motivasi, dan

pelatihan untuk mengembangkan diri. Karyawan yang memiliki semangat dan ambisi yang tinggi Meningkatkan komitmen karyawan terhadap perusahaan Peningkatan komitmen karyawan

karyawan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan kepuasan kerja karyawan dapat dilihat pada Gambar 23.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 23. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan kepuasan kerja karyawan

10. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan karyawan.

Dalam menjalankan fungsinya yaitu memberikan tunjangan dan pelayanan kesejahteraan, Departemen Personalia membutuhkan sistem SDM berupa kebijakan terhadap seluruh karyawannya untuk ikut terdaftar pada Jamsostek yaitu pemberian asuransi atau jaminan kesehatan bagi seluruh karyawan dan keluarganya. Lalu, dalam pelaksanaannya dibutuhkan perilaku peduli dan jujur pada karyawan dan juga keahlian administrasi, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu program kesejahteraan karyawan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan kesejahteraan karyawan dapat dilihat pada Gambar 24.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 24. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan karyawan

Memberikan tunjangan dan

pelayanan kesejahteraan

Jaminan kesehatan bagi seluruh karyawan dan

keluarganya berupa asuransi JAMSOSTEK

Sikap peduli dan jujur pada karyawan

dan keahlian administrasi

Program kesejahteraan

karyawan Sistem kompensasi yang

adil bagi karyawan, pengawasan atasan, memberikan pelayanan

yang baik pada karyawan, lingkungan

dan rekan kerja yang nyaman. Meningkatkan kepuasan kerja karyawan Karyawan yang memiliki semangat

dan ambisi yang tinggi

Peningkatan kepuasan kerja

11. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan keselamatan dan kesehatan karyawan.

Dalam menjalankan salah satu fungsinya yaitu meningkatkan keselamatan dan kesehatan karyawan, Departemen Personalia membutuhkan sistem SDM berupa sistem peraturan yang bijaksana, sanksi yang tegas, dan program kesejahteraan karyawan. Lalu, untuk menciptakan keselamatan dan kesehatan, diperlukan perilaku karyawan yang memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dan pengetahuan yang baik, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu peningkatan keselamatan dan kesehatan karyawan. Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan keselamatan dan kesehatan karyawan dapat dilihat pada Gambar 25.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 25. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan keselamatan dan kesehatan karyawan

12. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Dalam menjalankan fungsinya yaitu meningkatkan produktivitas tenaga kerja, Departemen Personalia membutuhkan sistem SDM berupa program pelatihan dan pengembangan, sistem penggajian dan kompensasi, sistem rekrutmen yang berkualitas, staffing, program penilaian kinerja karyawan dan kualitas pelayanan. Lalu, dalam perilaku karyawannya dibutuhkan motivasi, keselamatan, kesehatan dan kepuasan pada seluruh karyawannya, sehingga arsitektur SDM yang telah diselaraskan tersebut dapat menciptakan sasaran strategi yaitu

Meningkatkan keselamatan dan kesehatan karyawan

Sistem peraturan yang bijaksana, sanksi yang tegas, dan program pelatihan mengenai keselamatan dan

kesehatan kerja

Karyawan yang memiliki ketelitian

yang tinggi dan pengetahuan yang baik Peningkatan keselamatan dan kesehatan karyawan

peningkatan produktivitas tenaga kerja. Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatkan produktivitas tenaga kerja dapat dilihat pada Gambar 26.

Fungsi SDM Sistem SDM Perilaku Karyawan Sasaran Strategi

Gambar 26. Keselarasan Arsitektur SDM yang dapat mendukung peningkatan produktivitas tenaga kerja

Dokumen terkait