Peran Pendidik dalam Bimbingan dan
Konseling
Konseling
1. Organisasi dan Administrasi Bimbingan di Sekolah
1. Organisasi dan Administrasi Bimbingan di Sekolah
Pelaksana bimbingan disekolah dilaksanakan oleh guru BK. Mekanisme Pelaksana bimbingan disekolah dilaksanakan oleh guru BK. Mekanisme organisasi dan administrasi bimbingan di SD telah digariskan dalam Buku organisasi dan administrasi bimbingan di SD telah digariskan dalam Buku Petunjuk Bimbingan dan Konseling di sekolah (Depdikbud, 1994) seperti Petunjuk Bimbingan dan Konseling di sekolah (Depdikbud, 1994) seperti diuraikan dalam bagian berikut tentang uraian tugas dan tanggung jawab setiap diuraikan dalam bagian berikut tentang uraian tugas dan tanggung jawab setiap personil dalam kegiatan layanan bimbingan
personil dalam kegiatan layanan bimbingan :: 1.
1. Kepala Kepala SekolahSekolah a)
a) Mengkordinasikan Mengkordinasikan kegiatan kegiatan layanan layanan bimbinganbimbingan b)
b) Menyediakan tenaga, sarana, dan fasilitas yang diperlukanMenyediakan tenaga, sarana, dan fasilitas yang diperlukan
c) Melakukan sipervisi terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan c) Melakukan sipervisi terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan
penilaian kegiatan layanan bimbingan penilaian kegiatan layanan bimbingan 2.
2. Guru Guru Kelas/Wali Kelas/Wali Kelas/Guru Kelas/Guru Bimbingan Bimbingan KonselingKonseling a)
a) Merencanakan Merencanakan program program bimbingan bimbingan termasuk termasuk rencanarencana mengidentifikasi siswa bermasalah.
mengidentifikasi siswa bermasalah. b)
b) Melakukan Melakukan kordinasi kordinasi dengan dengan kepala kepala sekolah sekolah dan dan guru guru matamata pelajaran/guru bidang studi.
pelajaran/guru bidang studi. c)
c) Melaksanakan Melaksanakan kegiatan layanan kegiatan layanan bimbingan bimbingan dengan mdengan mengidentifikasiengidentifikasi mata pelajaran atau bidang studi masing-masing.
mata pelajaran atau bidang studi masing-masing. d)
d) Menilai proMenilai proses dan ses dan hasil layanan hasil layanan bimbingan.bimbingan. e)
e) Menganalisa Menganalisa hasil hasil penilaian penilaian layananlayanan f)
f) Melaksanakan Melaksanakan tindak tindak lanjut lanjut berdasarkan berdasarkan hasil hasil penilaianpenilaian g)
g) Membantu Membantu siswa dalam siswa dalam kegiatan kegiatan ekstra kurikuekstra kurikulerler 3. Guru Mata Pelajaran/Guru Bidang Studi
3. Guru Mata Pelajaran/Guru Bidang Studi a)
a) Melaksanakan bimbingan melalui Melaksanakan bimbingan melalui proses belajar mengajar sesuaiproses belajar mengajar sesuai dengan mata pelajaran.
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P endidik dalam Bimbingan dan Konselingendidik dalam Bimbingan dan Konseling
110110
b)
b) Berkonsultasi Berkonsultasi dengan dengan wali wali kelas/guru kelas/guru pembimbing pembimbing dalam dalam halhal masalah-masalah yang berkaitan dengan bimbingan
masalah-masalah yang berkaitan dengan bimbingan
c) Bekerjasama dengan wali kelas/guru pembimbing dalam hal c) Bekerjasama dengan wali kelas/guru pembimbing dalam hal
pengembangan program bersama/terpadu. pengembangan program bersama/terpadu.
Program yang telah disusun, akan dapat terlaksana dengan efektif apabila Program yang telah disusun, akan dapat terlaksana dengan efektif apabila didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana yang memadai yang meliputi: alat didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana yang memadai yang meliputi: alat pengumpul data
pengumpul data (format, (format, pedoman pedoman observasi, observasi, wawancara, wawancara, angket, angket, catatan catatan harian,harian, daftar nilai prestasi belajar, kartu konsultasi, dan sebagainya), alat penyimpan data daftar nilai prestasi belajar, kartu konsultasi, dan sebagainya), alat penyimpan data (kartu pribadi, buku pribadi, map dan sebagainya), perlengkapan teknis (buku (kartu pribadi, buku pribadi, map dan sebagainya), perlengkapan teknis (buku pedoman,
pedoman, buku buku petunjuk, petunjuk, buku buku informasi informasi paket paket bimbingan), bimbingan), dan dan perlengkapanperlengkapan administrasi (belangko surat, agenda surat, alat-alat tulis dan sebagainya). administrasi (belangko surat, agenda surat, alat-alat tulis dan sebagainya). Prasarana penunjang
Prasarana penunjang layanan bimbingan layanan bimbingan diantaranya ruang diantaranya ruang bimbingan bimbingan dan jugadan juga anggaran biaya.
anggaran biaya.
2. Peran Kepembimbingan Guru dalam Proses Pembelajaran
2. Peran Kepembimbingan Guru dalam Proses Pembelajaran
a.
a. Bimbingan belajarBimbingan belajar, yaitu bimbingan yang diarahkan kepada upaya, yaitu bimbingan yang diarahkan kepada upaya membantu peserta didik dalam mempelajari konsep dan keterampilan yang membantu peserta didik dalam mempelajari konsep dan keterampilan yang terkait dengan program kurikuler sekolah. Bimbingan belajar di sekolah terkait dengan program kurikuler sekolah. Bimbingan belajar di sekolah akan terpadu dengan proses pembelajaran yang berorientasi pada akan terpadu dengan proses pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan
perkembangan peserta peserta didik. didik. Kepedulian Kepedulian guru guru terhadap terhadap keragamankeragaman individual peserta didik merupakan hal yang penting sebagai dasar individual peserta didik merupakan hal yang penting sebagai dasar penentuan jenis bantuan kepadany
penentuan jenis bantuan kepadanya.a. b.
b. Bimbingan PribadiBimbingan Pribadi, yaitu bimbingan yang lebih terfokus pada upaya, yaitu bimbingan yang lebih terfokus pada upaya membantu peserta didik mengembangkan asfek-asfek kepribadian yang membantu peserta didik mengembangkan asfek-asfek kepribadian yang menyangkut pemahaman diri dan lingkungan, kemampuan memecahkan menyangkut pemahaman diri dan lingkungan, kemampuan memecahkan masalah, konsep diri, kehidupan emosional, dan identitas diri. Layanan masalah, konsep diri, kehidupan emosional, dan identitas diri. Layanan bimbingan
bimbingan pribadi pribadi sangat sangat erat erat kaitannya kaitannya dengan dengan membantu membantu peserta peserta didikdidik menguasai tugas-tugas perkembangan.
menguasai tugas-tugas perkembangan. c.
c. Bimbingan sosiaBimbingan sosial, yaitu bimbingan yang diarahkan kepada upayal, yaitu bimbingan yang diarahkan kepada upaya membantu peserta didik mengembangan keterampilan sosial atau membantu peserta didik mengembangan keterampilan sosial atau keterampilan berinteraksi dalam kelompok. Dilihat dari sudut bimbingan keterampilan berinteraksi dalam kelompok. Dilihat dari sudut bimbingan proses pembelajaran merupakan waha
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P endidik dalam Bimbingan dan Konselingendidik dalam Bimbingan dan Konseling
111111
sosial, kesadaran saling bergantung, kemampuan menerima dan mengikuti sosial, kesadaran saling bergantung, kemampuan menerima dan mengikuti aturan kelompok. Peran guru yang berkaitan dengan layanan bimbingan aturan kelompok. Peran guru yang berkaitan dengan layanan bimbingan sosial adalah mengembangkan atmosfir kelas yang kondusif sehingga sosial adalah mengembangkan atmosfir kelas yang kondusif sehingga dapat menumbuhkan rasa turut memiliki kelompok, partisipasi kelompok, dapat menumbuhkan rasa turut memiliki kelompok, partisipasi kelompok, dan penerimaan terhadap keragaman individual dalam kelompok.
dan penerimaan terhadap keragaman individual dalam kelompok. d.
d. Bimbingan karier,Bimbingan karier, yaitu bimbingan yang diarahkan untuk menumbuhkan yaitu bimbingan yang diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran dan pemahaman peserta didik akan ragam pekerjaan di dunia kesadaran dan pemahaman peserta didik akan ragam pekerjaan di dunia sekitarnya, pengembangan sikap positif terhadap semua jenis pekerjaan. sekitarnya, pengembangan sikap positif terhadap semua jenis pekerjaan. Bimbingan karier juga berkaitan dengan upaya membantu peserta didik Bimbingan karier juga berkaitan dengan upaya membantu peserta didik memahami apa yang disukai dan apa yang tidak disukai, kecakapan diri, memahami apa yang disukai dan apa yang tidak disukai, kecakapan diri, disiplin, mengontrol kegiatan sendiri.
disiplin, mengontrol kegiatan sendiri.
3. Membantu Siswa yang Bermasalah
3. Membantu Siswa yang Bermasalah
Banyak ragam masalah yang dihadapi siswa, namun dalam bahasan ini Banyak ragam masalah yang dihadapi siswa, namun dalam bahasan ini difokuskan pada masalah kesulitan belajar. Beberapa cara yang dapat digunakan difokuskan pada masalah kesulitan belajar. Beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi siswa yang mengalami kesulitan belajar adalah:
untuk mengidentifikasi siswa yang mengalami kesulitan belajar adalah: a.
a.Tes hasil belajarTes hasil belajar
b.Tes kemampuan dasar b.Tes kemampuan dasar
c.
c.Pengamatan sikap dan kebiasaan belajarPengamatan sikap dan kebiasaan belajar
Pada garis besarnya sebab-sebab timbulnya masalah belajar pada siswa Pada garis besarnya sebab-sebab timbulnya masalah belajar pada siswa dapat dikelompokkan kedalam dua kategori yaitu: 1) faktor
dapat dikelompokkan kedalam dua kategori yaitu: 1) faktor internal internal antara lain antara lain gangguan secara fisik, ketidak seimbangan mental, kelemahan emosional, dan gangguan secara fisik, ketidak seimbangan mental, kelemahan emosional, dan kelemahan yang disebabkan oleh kebiasaan dan sikap yang salah. 2) faktor kelemahan yang disebabkan oleh kebiasaan dan sikap yang salah. 2) faktor
e
eksternkstern al al antara lain berasal dari sekolah dan yang berasal dari keluarga. antara lain berasal dari sekolah dan yang berasal dari keluarga.
Upaya bantuan bagi siswa yang mengalami masalah dapat dilakukan Upaya bantuan bagi siswa yang mengalami masalah dapat dilakukan dengan cara:
dengan cara:
1. Pengajaran perbaikan (Remedial Teaching). 1. Pengajaran perbaikan (Remedial Teaching). 2. Kegiatan pengayaan
2. Kegiatan pengayaan
3. Peningkatan motivasi belajar 3. Peningkatan motivasi belajar
4. Pengembangan sikap dan kebiasaan belajar 4. Pengembangan sikap dan kebiasaan belajar
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P endidik dalam Bimbingan dan Konselingendidik dalam Bimbingan dan Konseling
112112
d. Pengembangan Program Bimbingan di Sekolah d. Pengembangan Program Bimbingan di Sekolah..
Menurut Muno dan Sara Champan yang dikutip D. Satori dkk (2003 : 6.23) Menurut Muno dan Sara Champan yang dikutip D. Satori dkk (2003 : 6.23) ada empat komponen program bimbingan di sekolah yaitu :
ada empat komponen program bimbingan di sekolah yaitu :
1. Layanan dasar bimbingan, yaitu layanan yang ditujukan untuk 1. Layanan dasar bimbingan, yaitu layanan yang ditujukan untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan dasar untuk membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan dasar untuk kehidupan
kehidupan 2.
2. Layanan Layanan responsif, yresponsif, yang ang bertujuan bertujuan mengintervensi masalah-masalah mengintervensi masalah-masalah atauatau kepedulian pribadi siswa yang muncul segera dan dirasakan saat itu kepedulian pribadi siswa yang muncul segera dan dirasakan saat itu berkenaan
berkenaan dengan dengan masalah masalah sosial-pribadi, sosial-pribadi, karir, karir, atau atau masalahmasalah pengembangan pendid
pengembangan pendidikan.ikan. 3.
3. Layanan pLayanan perencanaan individual, bertujuan erencanaan individual, bertujuan membimbing membimbing siswa untuksiswa untuk merencanakan, memonitor, dan mengelola rencana pendidikan, karir, merencanakan, memonitor, dan mengelola rencana pendidikan, karir, dan pengembangan sosial-pribadi oleh dirinya sendiri.
dan pengembangan sosial-pribadi oleh dirinya sendiri. 4.
4. Pendukung Pendukung sistem, yang sistem, yang diarahkan pada diarahkan pada pemberian layanan pemberian layanan dan kegiatandan kegiatan manajemen
manajemen
Tugas pokok guru Bimbingan Konseling dalam melaksanakan bimbingan Tugas pokok guru Bimbingan Konseling dalam melaksanakan bimbingan adalah : menyusun program bimbingan, melaksanakan program bimbingan, adalah : menyusun program bimbingan, melaksanakan program bimbingan, evaluasi pelaksanaan
evaluasi pelaksanaan program bimbingprogram bimbingan, analisis an, analisis hasil pelaksanaan hasil pelaksanaan bimbingan,bimbingan, dan tindak lanjut program bimbingan . (Keputusan
dan tindak lanjut program bimbingan . (Keputusan Menpan Nomor 93, 1995)Menpan Nomor 93, 1995) Rangkuman
Rangkuman
Sesuai dengan sifat dan karakteristik perkembangan anak, bimbingan dan Sesuai dengan sifat dan karakteristik perkembangan anak, bimbingan dan konseling di sekolah lebih efektif menjadi bagian terpadu dari tugas guru BP. konseling di sekolah lebih efektif menjadi bagian terpadu dari tugas guru BP. Dalam proses pembelajaran di sekolah guru perlu menampilkan peran Dalam proses pembelajaran di sekolah guru perlu menampilkan peran kepemimpinan dengan jalan menciptakan suasana pembelajaran yang bernuansa kepemimpinan dengan jalan menciptakan suasana pembelajaran yang bernuansa bimbingan.
bimbingan. Dalam Dalam proses proses pembelajaran, pembelajaran, guru guru berperan berperan tidak tidak hanya hanya sebatassebatas menyampaikan bahan ajar tetapi sekaligus mengembangkan perilaku-perilaku menyampaikan bahan ajar tetapi sekaligus mengembangkan perilaku-perilaku efektif yang berkenaan dengan perilaku belajar, pribadi, sosial, dan karir.
efektif yang berkenaan dengan perilaku belajar, pribadi, sosial, dan karir.
Masalah yang dihadapi siswa dapat dibedakan kedalam masalah belajar Masalah yang dihadapi siswa dapat dibedakan kedalam masalah belajar dan masalah bukan belajar. Akan tetapi masalah tersebut bermuara menjadi dan masalah bukan belajar. Akan tetapi masalah tersebut bermuara menjadi kesulitan belajar. Kesulitan belajar siswa dapat diidentifikasi dengan melakukan kesulitan belajar. Kesulitan belajar siswa dapat diidentifikasi dengan melakukan tes kemampuan belajar, tes kemampuan dasar, pengamatan kebiasaan belajar. tes kemampuan belajar, tes kemampuan dasar, pengamatan kebiasaan belajar.
Faktor-faktor yang menimbulkan kesulitan belajar bisa digolongkan Faktor-faktor yang menimbulkan kesulitan belajar bisa digolongkan kedalam faktor eksternal dan internal. Ada beberapa teknik membantu siswa yang kedalam faktor eksternal dan internal. Ada beberapa teknik membantu siswa yang kesulitan belajar yaitu : (1) Pengajaran perbaikan, (2) Pengayaan, (3) Peningkatan kesulitan belajar yaitu : (1) Pengajaran perbaikan, (2) Pengayaan, (3) Peningkatan motivasi belajar, (4) Peningkatan keterampilan belajar, (5) Pengembangan sikap motivasi belajar, (4) Peningkatan keterampilan belajar, (5) Pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang efektif.
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Peran P endidik dalam Bimbingan dan Konselingendidik dalam Bimbingan dan Konseling
113113
Ada 4 komponen inti dalam proses bimbingan yaitu : (1) Layanan dasar Ada 4 komponen inti dalam proses bimbingan yaitu : (1) Layanan dasar umum, (2) Layanan responsif, (3) Layanan perencanaan individual, (4) umum, (2) Layanan responsif, (3) Layanan perencanaan individual, (4) Pendukung sistem.
Pendukung sistem.
Latihan : Latihan :
1.
1. Jelaskan organisasi dan administrasi bimbingan di sekolah dan tugas-tugasJelaskan organisasi dan administrasi bimbingan di sekolah dan tugas-tugas personil pendidikan di sekolah dalam kaitanny
personil pendidikan di sekolah dalam kaitannya dengan bimbingana dengan bimbingan 2.
2. Upaya apa yang sebaiknya dilakukan oleh guru dalam mengambangkanUpaya apa yang sebaiknya dilakukan oleh guru dalam mengambangkan asfek pribadi, sosial, akadmik dan karir siswa ?
asfek pribadi, sosial, akadmik dan karir siswa ? 3.
3. Uraikan secara singkat bagaimana keterkaitan bidang bimbingan denganUraikan secara singkat bagaimana keterkaitan bidang bimbingan dengan jenis layanan bimbingan !
jenis layanan bimbingan ! 4.
4. Jelaskan peran kepembimbingJelaskan peran kepembimbingan an guru dalam guru dalam pembilajaran disekolah !pembilajaran disekolah ! 5.
5. Jelaskan teknik identifikasi masalah yang dihadapi siswa di sekolah danJelaskan teknik identifikasi masalah yang dihadapi siswa di sekolah dan sebutkan faktor-faktor yang menimbulkan masalah/kesulitan siswa di sebutkan faktor-faktor yang menimbulkan masalah/kesulitan siswa di sekolah.
sekolah. 6.
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Unit 5
Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Unit 5