• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Dalam dokumen Buku Ajar Profesi Kependidikan (Halaman 41-47)

Kedudukan Pendidik dalam Sistem PendidikanKedudukan Pendidik dalam Sistem Pendidikan

2. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

2. Standar Pendidik dan Tenaga KependidikanStandar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Tuntutan dari pergeseran paradigma pendidikan adalah diperlukan Tuntutan dari pergeseran paradigma pendidikan adalah diperlukan standarisasi dalam pengelolaan pendidikan. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor standarisasi dalam pengelolaan pendidikan. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tah

19 Tahun 200un 2005, 5, Pasal 1, Pasal 1, ayat (1) ayat (1) bahwa yang bahwa yang dimaksud standar dimaksud standar nasionalnasional  pendidikan adalah

 pendidikan adalah kriteria kriteria minimal minimal tentang tentang sistem sistem pendidikan di pendidikan di seluruh seluruh wilayahwilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berkaitan dengan standar pendidikan Bahrul Hidayat (2006) Berkaitan dengan standar pendidikan Bahrul Hidayat (2006) mengemukakan dalam Seminar

mengemukakan dalam Seminar Pendidikan di UPI BPendidikan di UPI Bandung, andung, bahwa standar harusbahwa standar harus dikembangkan dengan memperhatikan aspek daya saing (

dikembangkan dengan memperhatikan aspek daya saing (competitivenesscompetitiveness) di satu) di satu sisi dan ketercapaian (

sisi dan ketercapaian (achievableachievable) di sisi lain; standar bersifat) di sisi lain; standar bersifat minimum criterionminimum criterion yang ditingkatkan secara berkala (dinamis); dan standar tidak selalu harus yang ditingkatkan secara berkala (dinamis); dan standar tidak selalu harus diartikan penyeragaman (

diartikan penyeragaman (mono standard mono standard ), tetapi penyatuan kerangka dalam), tetapi penyatuan kerangka dalam diversifikasi (

diversifikasi (mutli-standard mutli-standard ).).

Apa manfaat dengan adanya standarisasi di bidang pendidikan. Hal ini tiada Apa manfaat dengan adanya standarisasi di bidang pendidikan. Hal ini tiada lain adalah untuk memberikan arah yang jelas bagi pengelola pendidikan tentang lain adalah untuk memberikan arah yang jelas bagi pengelola pendidikan tentang TARGET kompetensi yang harus dicapai di setiap lembaga dan jenjang TARGET kompetensi yang harus dicapai di setiap lembaga dan jenjang  pendidikan.

 pendidikan. Selain Selain itu, itu, pengelola pengelola pendidikan pendidikan mempunyai mempunyai kebebasan kebebasan untukuntuk menentukan strategi implementasi kurikulum sesuai kondisi dan konteks (alokasi menentukan strategi implementasi kurikulum sesuai kondisi dan konteks (alokasi waktu, bahan ajar, urutan materi, metode pembelajaran dan penilaian)

waktu, bahan ajar, urutan materi, metode pembelajaran dan penilaian)

Sebagai layaknya fungsi suatu standar, maka standar pendidikan akan Sebagai layaknya fungsi suatu standar, maka standar pendidikan akan menjadi acuan seberapa baik hasil pendidikan yang diinginkan sesuai dengan menjadi acuan seberapa baik hasil pendidikan yang diinginkan sesuai dengan kondisi yang ada (

kondisi yang ada (Standard is how good is good Standard is how good is good ). Bahkan, standar diharapkan). Bahkan, standar diharapkan mendorong semua pihak untuk melakukan usaha secara terencana dan sistematis mendorong semua pihak untuk melakukan usaha secara terencana dan sistematis untuk mencapainya (

untuk mencapainya (Standards are created because they improve the activity ofStandards are created because they improve the activity of life

life). Dengan demikian, semua standar pendidikan diarahkan untuk menghasilkan). Dengan demikian, semua standar pendidikan diarahkan untuk menghasilkan kompetensi lulusan yang bermutu, baik kompetensi akademik, kompetensi kompetensi lulusan yang bermutu, baik kompetensi akademik, kompetensi  praktis-vokasional,

 praktis-vokasional, maupun maupun kompetensi kompetensi kepribadian kepribadian sebagai sebagai individu individu dandan makhluk sosial

makhluk sosial

Standar nasional pendidikan, menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Standar nasional pendidikan, menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), mencakup delapan Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), mencakup delapan aspek, yaitu:

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

3939

1.

1. Standar isiStandar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yangadalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. 2.

2. Standar ProsesStandar Proses adalah standar nasional  adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan denganpendidikan yang berkaitan dengan  pelaksanaan

 pelaksanaan pembelajaran pembelajaran pada pada satu satu satuan satuan pendidikan pendidikan untuk untuk mencapaimencapai standar kompetensi lulusan.

standar kompetensi lulusan. 3.

3. Standar kompetensi lulusanStandar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. 4.

4. Standar Pendidik dan Tenaga KependidikanStandar Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah kriteria pendidikanadalah kriteria pendidikan  prajabatan

 prajabatan dan dan kelayakan kelayakan fisik fisik maupun maupun mental, mental, serta serta pendidikan pendidikan dalamdalam  jabatan.

 jabatan. 5.

5. Standar Sarana dan PrasaranaStandar Sarana dan Prasarana adalah standar nasional pendidikan yang adalah standar nasional pendidikan yang  berkaitan

 berkaitan dengan dengan kriteria kriteria minimal minimal tentang tentang ruang ruang belajar, belajar, tempattempat  berolahraga, tempat

 berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, beribadah, perpustakaan, laboratorium, laboratorium, bengkel kerja,bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain tempat bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber belajar lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk  penggunaan teknolog

 penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.i informasi dan komunikasi. 6.

6. Standar Pengelolaan PendidikanStandar Pengelolaan Pendidikan  adalah standar nasional pendidikan  adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan yang berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota, kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan, kabupaten/kota,  provinsi,

 provinsi, atau atau nasional nasional agar agar tercapai tercapai efisiensi efisiensi dan dan efektivitasefektivitas  penyelenggaraan pendidikan.

 penyelenggaraan pendidikan. 7.

7. Standar Pembiayaan StandarStandar Pembiayaan Standar adalah standar yang mengatur komponen adalah standar yang mengatur komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun.

tahun. 8.

8. Standar PenilaianStandar Penilaian PendidikanPendidikan  adalah standar nasional pendidikan yang  adalah standar nasional pendidikan yang  berkaitan

 berkaitan dengan dengan mekanisme, mekanisme, prosedur, prosedur, dan dan instrumen instrumen penilaian penilaian hasilhasil  belajar peserta didik.

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

4040

Dari delapan standar nasional pendidikan tersebut, pada bagian ini dibahas Dari delapan standar nasional pendidikan tersebut, pada bagian ini dibahas lebih lanjut adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini sangat lebih lanjut adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini sangat  penting untuk diketahu

 penting untuk diketahui oleh para calon guru sebagai calon pendidik profesional.i oleh para calon guru sebagai calon pendidik profesional. Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 Pasal 28 menjelaskan standar Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 Pasal 28 menjelaskan standar Pendidik sebagai berikut.

Pendidik sebagai berikut.

Pasal 28 Pasal 28

(1)

(1) Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagaiPendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. (2)

(2) Kualifikasi akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah tingkatKualifikasi akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah tingkat  pendidikan

 pendidikan minimal minimal yang yang harus harus dipenuhi dipenuhi oleh oleh seorang seorang pendidik pendidik yangyang dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai dibuktikan dengan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (3)

(3) Kompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar danKompetensi sebagai agen pembelajaran pada jenjang pendidikan dasar dan menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi:

menengah serta pendidikan anak usia dini meliputi: a. Kompetensi pedagogik;

a. Kompetensi pedagogik;  b. Kompetensi kepribadian;  b. Kompetensi kepribadian;

c. Kompetensi profesional; dan c. Kompetensi profesional; dan d. Kompetensi sosial.

d. Kompetensi sosial. (4)

(4) Seseorang yang tidak memiliki ijazah dan/atau sertifikat keahlianSeseorang yang tidak memiliki ijazah dan/atau sertifikat keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tetapi memiliki keahlian khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tetapi memiliki keahlian khusus yang diakui dan diperlukan dapat diangkat menjadi pendidik setelah yang diakui dan diperlukan dapat diangkat menjadi pendidik setelah melewati uji kelayakan dan kesetaraan.

melewati uji kelayakan dan kesetaraan. (5)

(5) Kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaranKualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan (4) dikembangkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sampai dengan (4) dikembangkan oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri.

oleh BSNP dan ditetapkan dengan Peraturan Menteri. Pasal 29

Pasal 29 (1)

(1) Pendidik pada pendidikan anak usia dini memiliki:Pendidik pada pendidikan anak usia dini memiliki: a.

a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV)kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1),

atau sarjana (S1),  b.

 b. latar belakang pendidikan tinggi di bidang pendidikan anak usia dini,latar belakang pendidikan tinggi di bidang pendidikan anak usia dini, kependidikan lain, atau psikologi; dan

kependidikan lain, atau psikologi; dan c.

c. sertifikat profesi guru untuk PAUDsertifikat profesi guru untuk PAUD (2)

(2) Pendidik pada SD/MI, atau bentuk lain yang sederajat memiliki:Pendidik pada SD/MI, atau bentuk lain yang sederajat memiliki:

a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau

sarjana (S1) sarjana (S1)

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

4141

 b. latar belakang pendidikan tinggi d

 b. latar belakang pendidikan tinggi di bidang pendidikan SD/MIi bidang pendidikan SD/MI kependidikan lain, atau psikologi; dan

kependidikan lain, atau psikologi; dan c. sertifikat profesi guru untuk SD/MI c. sertifikat profesi guru untuk SD/MI (3)

(3) Pendidik pada SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajatPendidik pada SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat memiliki:

memiliki:

a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau

sarjana (S1) sarjana (S1)

 b. latar belakang pendidikan tinggi dengan

 b. latar belakang pendidikan tinggi dengan program pendidikan yangprogram pendidikan yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan; dan

sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan; dan c. sertifikat profesi guru untuk SMP/MTs.

c. sertifikat profesi guru untuk SMP/MTs. (4)

(4) Pendidik pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat memiliki:Pendidik pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat memiliki:

a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau

sarjana (S1) sarjana (S1)

 b. latar belakang pendidikan tinggi d

 b. latar belakang pendidikan tinggi dengan program pendidikan yangengan program pendidikan yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan; dan

sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan; dan c. sertifikat profesi guru untuk SMA/MA

c. sertifikat profesi guru untuk SMA/MA (5)

(5) Pendidik pada SDLB/SMPLB/SMALB, atau bentuk lain yang sederajatPendidik pada SDLB/SMPLB/SMALB, atau bentuk lain yang sederajat memiliki:

memiliki: a.

a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) ataukualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) latar belakang pendidikan tinggi dengan program sarjana (S1) latar belakang pendidikan tinggi dengan program  pendidikan

 pendidikan khusus khusus atau atau sarjana sarjana yang yang sesuai sesuai dengan dengan mata mata pelajaranpelajaran yang diajarkan; dan

yang diajarkan; dan

 b. sertifikat profesi guru untuk SDLB

 b. sertifikat profesi guru untuk SDLB/SMPLB/SMALB./SMPLB/SMALB. (6)

(6) Pendidik pada SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat memiliki:Pendidik pada SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat memiliki: a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau a. kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau

sarjana (S1) sarjana (S1)  b.

 b. latar latar belakang belakang pendidikan pendidikan tinggi tinggi dengan dengan program program pendidikan pendidikan yangyang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan; dan

sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan; dan c. sertifikat profesi guru untuk SMK/MAK.

c. sertifikat profesi guru untuk SMK/MAK. Pasal 30

Pasal 30 (1)

(1) Pendidik pada TK/RA sekurang-kurangnya terdiri atas guru kelas yangPendidik pada TK/RA sekurang-kurangnya terdiri atas guru kelas yang  penugasannya

 penugasannya ditetapkan ditetapkan oleh oleh masing-masing masing-masing satuan satuan pendidikan pendidikan sesuaisesuai dengan keperluan.

dengan keperluan. (2)

(2) Pendidik pada SD/MI sekurang-kurangnya terdiri atas guru kelas dan guruPendidik pada SD/MI sekurang-kurangnya terdiri atas guru kelas dan guru mata pelajaran yang penugasannya ditetapkan oleh masing-masing satuan mata pelajaran yang penugasannya ditetapkan oleh masing-masing satuan  pendidikan sesuai dengan keperluan.

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

4242

(3)

(3) Guru mata pelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sekurang-Guru mata pelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) sekurang-kurangnya mencakup guru kelompok mata pelajaran agama dan akhlak kurangnya mencakup guru kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta guru kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga, mulia serta guru kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan.

dan kesehatan. (4)

(4) Pendidik pada SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat dan SMA/MA,Pendidik pada SMP/MTs atau bentuk lain yang sederajat dan SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas guru mata pelajaran yang atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas guru mata pelajaran yang  penugasannya

 penugasannya ditetapkan ditetapkan oleh oleh masing-masing masing-masing satuan satuan pendidikan pendidikan sesuaisesuai dengan keperluan.

dengan keperluan. (5)

(5) Pendidik pada SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas guruPendidik pada SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat terdiri atas guru mata pelajaran dan instruktur bidang kejuruan yang penugasannya mata pelajaran dan instruktur bidang kejuruan yang penugasannya ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan keperluan.

keperluan. (6)

(6) Pendidik pada SDLB, SMPLB, dan SMALB terdiri atas guru mataPendidik pada SDLB, SMPLB, dan SMALB terdiri atas guru mata  pelajaran

 pelajaran dan dan pembimbing pembimbing yang yang penugasannya penugasannya ditetapkan ditetapkan oleh oleh masing- masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan keperluan.

masing satuan pendidikan sesuai dengan keperluan. (7)

(7) Pendidik pada satuan pendidikan Paket A, Paket B dan Paket C terdiri atasPendidik pada satuan pendidikan Paket A, Paket B dan Paket C terdiri atas tutor penanggungjawab kelas, tutor penanggungjawab mata pelajaran, dan tutor penanggungjawab kelas, tutor penanggungjawab mata pelajaran, dan nara sumber teknis yang penugasannya ditetapkan oleh masing-masing nara sumber teknis yang penugasannya ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan keperluan.

satuan pendidikan sesuai dengan keperluan. (8) Pend

(8) Pendidik padidik pada lembaga a lembaga kursus dkursus dan pelatihan an pelatihan keterampilan terdiri keterampilan terdiri atasatas  pengajar, pembimbing, pelatih atau instruktur, dan p

 pengajar, pembimbing, pelatih atau instruktur, dan penguji.enguji.

Rangkuman

Rangkuman

Standar pendidikan menjadi acuan seberapa baik hasil pendidikan yang Standar pendidikan menjadi acuan seberapa baik hasil pendidikan yang diinginkan sesuai dengan kondisi yang ada. Bahkan, adanya standar diinginkan sesuai dengan kondisi yang ada. Bahkan, adanya standar diharapkan mendorong semua pihak untuk melakukan usaha secara diharapkan mendorong semua pihak untuk melakukan usaha secara terencana dan sistematis untuk mencapainya.

terencana dan sistematis untuk mencapainya. Standar Nasional Pendidikan Indonesia meliputi: Standar Nasional Pendidikan Indonesia meliputi:

1.

1. standar isi;standar isi; 2.

2. standar proses;standar proses; 3.

3. standar kompetensi lulusan;standar kompetensi lulusan; 4.

4. standar pendidik dan tenaga kependidikan;standar pendidik dan tenaga kependidikan; 5.

5. standar sarana dan prasarana;standar sarana dan prasarana; 6.

6. standar pengelolaan;standar pengelolaan; 7.

7. standar pembiayaan;danstandar pembiayaan;dan 8.

8. standar penilaian pendidikanstandar penilaian pendidikan

Standar kualifikasi pendidikan Pendidik pada jenjang pendidikan TK, Standar kualifikasi pendidikan Pendidik pada jenjang pendidikan TK, SD/MI, SMP/MTs dan S

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Standar Pendidik

4343

Latihan Latihan

1.

1. Mengapa masyarakat dan pendidikan tidak dapat dipisahkan?Mengapa masyarakat dan pendidikan tidak dapat dipisahkan? 2.

2. Dengan adanya globalisasi, aspek apa saja dalam dunia pendidikan yangDengan adanya globalisasi, aspek apa saja dalam dunia pendidikan yang  pengalami perubahan paradigma?

 pengalami perubahan paradigma? 3.

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Sub Unit 3

Bahan Ajar Profesi Kependidikan | Sub Unit 3

4444

Sub Unit 3

Sub Unit 3

Dalam dokumen Buku Ajar Profesi Kependidikan (Halaman 41-47)