• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

D. Perbedaan Kecenderungan Tingkat Dukungan Ibu 61

Untuk mengetahui perbedaan rata-rata kecenderungan dukungan ibu terhadap anak yang mengalami kekerasan seksual intrafamilial akan dilakukan perhitungan dengan independent sample t-test. Sebelum perhitungan tersebut dilkukan, peneliti akan melakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji normalitas digunakan untuk melihat distribusi data, sedangkan uji homogenitas berfungsi untuk mengetahui kesamaan varian dari kelompok-kelompok data yang akan diuji. Salah satu metode yang digunakan untuk menguji homogenitas adalah

Levene’s Test (Santoso, 2010). Apabila nilai probabilitas kelompok sampel lebih besar dari 0,05 (p>0,05), maka varian kedua kelompok sampel adalah sama atau identik dan jika nilai probabilitas kelompok sampel kurang dari 0,05 (p<0,05) maka kedua kelompok sampel memiliki varian yang tidak identik atau berbeda.

Dalam penelitian ini terdapat empat variabel yang dianalisis berdasarkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi dukungan ibu terhadap anak yang mengalami kekerasan secara seksual. Alasan peneliti mengambil empat variabel tersebut berdasarkan pada hasil penelitian sebelumnya yang masih menunjukkan ketidakkonsistenan. Berikut adalah hasil uji normalitas, uji homogenitas, dan hasil uji-t dari empat variabel yang akan dianalisis tersebut.

1. Berdasarkan Usia Anak

Tabel 8. Uji Normalitas Berdasarkan Usia Anak

Usia anak Nilai K-SZ p>0,05 Keterangan

6 tahun 1,151 0,141 Normal

15 tahun 0,855 0,457 Normal

Berdasarkan hasil analisis dengan One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test for Windows 16 diperoleh nilai koefisien Kolmogrov-Smirnov Z (K-SZ) untuk variabel usia anak 6 tahun sebesar 1,151 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,141. Begitu pula untuk variabel usia anak 15 tahun diketahui memiliki nilai koefisien K-SZ sebesar 0,855 dengan signifikansi 0,457. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebaran data pada variabel usia anak secara umum berdistribusi normal, karena semua nilai signifikansi yang dihasilkan lebih besar dari 0,05 (p>0,05).

Tabel 9. Uji Homogenitas Berdasarkan Usia Anak

Usia anak N Mean

Levene’s Test for Equality of Variances

F Sign.

6 tahun 203 51,38

0,053 0,817

15 tahun 202 50,64

Tabel 9 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan usia anak memiliki varian skor dukungan ibu yang identik atau sama. Hal ini dibuktikan dengan nilai Levene’s Test for Equality of Variances sebesar 0,053 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,817 yang lebih besar dari 0,05.

Tabel10.Ringkasan Uji-T Berdasarkan Usia Anak

Usia anak N Mean T Df Sig (2-tailed). Ket. 6 tahun 203 51,38 0.852 403 0.395 p>0,05 15 tahun 202 50,64

Tabel 10 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan usia anak menghasilkan nilai signifikan 2-tailed sebesar 0,359 atau p>0.05. Hal ini berarti bahwa tidak terdapat perbedaan dukungan ibu berdasar usia baik untuk anak 6 tahun maupun untuk anak 15 tahun.

2. Berdasarkan Jenis Kelamin Anak

Tabel 11.Uji Normalitas Berdasarkan Jenis Kelamin Anak

JK anak Nilai K-SZ p>0,05 Keterangan

Perempuan 0,766 0,600 Normal

Berdasarkan hasil analisis dengan One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test for Windows 16 diperoleh nilai koefisien Kolmogrov-Smirnov Z (K-SZ) untuk variabel jenis kelamin anak perempuan sebesar 0,766 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,600. Begitu pula untuk variabel jenis kelamin anak laki-laki diketahui memiliki nilai koefisien K-SZ sebesar 1,124 dengan nilai signifikansi 0,160. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebaran data pada variabel jenis kelamin anak secara umum berdistribusi normal karena semua nilai signifikansi yang dihasilkan lebih besar dari 0,05 (p>0,05).

Tabel 12.Uji Homogenitas Berdasarkan Jenis Kelamin Anak

JK anak N Mean

Levene’s Test for Equality of Variances

F Sig.

Perempuan 206 51,07

1,020 0,313

Laki-laki 199 50,95

Tabel 12 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan jenis kelamin anak memiliki varian skor dukungan ibu yang identik atau sama. Hal ini dibuktikan dengan nilai Levene’s Test for Equality of Variances sebesar 1,020 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,313 yang lebih besar dari 0,05.

Tabel 13 Ringkasan Uji-T Berdasarkan Jenis Kelamin Anak

JK anak N Mean T Df Sig (2-tailed).

Ket.

Perempuan 206 51,07

0,142 403 0,887 p>0,05 Laki-laki 199 50,95

Tabel 13 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan perbedaan jenis kelamin menghasilkan Sig. 2 tailed sebesar 0,887 yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan dukungan ibu pada anak yang mengalami kekerasan seksual pada anak perempuan atau laki-laki.

3. Berdasarkan Hubungan Anak dengan Pelaku Kekerasan Seksual

Tabel 14, Uji Normalitas Berdasarkan Hubungan Anak Dengan Pelaku Kekerasan Seksual

Hubungan Nilai K-SZ p>0,05 Keterangan

Kandung 1,120 0,162 Normal

Tiri 0,830 0,496 Normal

Berdasarkan hasil analisis dengan One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test for Windows 16 diperoleh nilai koefisien Kolmogrov-Smirnov Z (K-SZ) untuk variabel hubungan anak dengan pelaku kekerasan ayah kandung diketahui nilai koefisien K-SZ sebesar 1,120 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,162. Sedangkan untuk pelaku kekerasan ayah tiri, nilai koefisien K-SZ sebesar 0,830 dengan nilai signifikansi 0,496. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebaran data pada variabel hubungan anak dengan pelaku kekerasan seksual secara umum berdistribusi normal karena semua nilai signifikansi yang dihasilkan lebih besar dari 0,05 (p>0,05).

Tabel 15. Uji Homogenitas Berdasarkan Hubungan Anak Dengan Pelaku Kekerasan Seksual

Hubungan N Mean

Levene’s Test for Equality of Variances

F Sig.

Kandung 200 51,53

0,501 0,479

Tiri 205 50,51

Tabel 15 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan hubungan anak dengan pelaku kekerasan seksual memiliki varian skor dukungan ibu yang identik atau sama. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Levene’s Test for Equality of Variances sebesar 0,501 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,479 yang lebih besar dari 0,05.

Tabel 16 Ringkasan Uji-T Berdasarkan Hubungan Anak Dengan Pelaku Kekerasan Seksual

Hubungan N Mean T Df Sig (2-tailed).

Ket.

Kandung 200 51,53

1,185 403 0,237 p>0,05 Tiri 205 50,51

Tabel 16 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan perbedaan hubungan anak dengan pelaku kekerasan seksual menghasilkan Sig. 2 tailed sebesar 0,237 yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada variabel dukungan ibu terhadap anak yang mengalami kekerasan seksual ketika pelaku kekerasan adalah ayah kandung atau pun ayah tiri.

4. Berdasarkan Sejarah Kekerasan Seksual pada Ibu

Tabel 17. Uji Normalitas Berdasarkan Sejarah Kekerasan Seksual Pada Ibu

Sejarah Kekerasan Seksual Nilai K-SZ p>0,05 Keterangan Ya 1,056 0,215 Normal Tidak 0,949 0,328 Normal

Berdasarkan hasil analisis dengan One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test for Windows 16 diperoleh nilai koefisien Kolmogrov-Smirnov Z (K-SZ) untuk variabel sejarah kekerasan seksual pada ibu diketahui bahwa ibu yang pernah mengalami sejarah kekerasan seksual memiliki nilai koefisien K-SZ sebesar 1,056 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0, 215. Sementara itu, untuk ibu tanpa sejarah kekerasan seksual diketahui memiliki,nilai koefisien K-SZ sebesar 0,949 dengan nilai signifikansi 0,328. Hal tersebut menunjukkan bahwa sebaran data pada variabel sejarah kekerasan seksual pada ibu berdistribusi normal karena semua nilai signifikansi yang dihasilkan lebih besar dari 0,05 (p>0,05).

Tabel 18. Uji Homogenitas Berdasarkan Sejarah Kekerasan Seksual pada Ibu

Sejarah Kekerasan

Seksual

N Mean

Levene’s Test for Equality of Variances

F Sig.

Ya 35 49,20

0,903 0,343

Tabel 18 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan sejarah kekerasan seksual pada ibu memiliki varian skor dukungan ibu yang identik atau sama. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Levene’s Test for Equality of Variances sebesar 0,903 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,343 yang lebih besar dari 0,05.

Tabel 19 Ringkasan Uji-T Berdasarkan Sejarah Kekerasan Seksual Pada Ibu

Sejarah Kekerasan Seksual N Mean T Df Sig (2-tailed). Ket. Ya 35 49,20 -1,235 389 0,218 p>0,05 Tidak 356 51,11

Tabel 19 menunjukkan bahwa kelompok sampel berdasarkan perbedaan sejarah kekerasan seksual pada ibu menghasilkan Sig. 2 tailed sebesar 0,218 yang lebih besar dari 0,05. Hal ini berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat dukungan ibu yang pernah mengalami kekerasan seksual masa anak-anak dan yang tidak pernah mengalami kekerasan seksual.

5. Kesimpulan Analisis Perbedaan

Dari keempat faktor yang diambil, hasil analisis secara kuantitatif menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat dukungan ibu jika ditinjau dari usia anak, jenis kelamin anak, hubungan anak dengan pelaku kekerasan, dan sejarah kekerasan seksual pada ibu.

Dokumen terkait