• Tidak ada hasil yang ditemukan

A PERFECT HARMONY

Dalam dokumen Inheritance For The Future (Halaman 103-112)

Pada gambar 7.6 dapat dilihat bahwa satu core tower apartemen melayani tiap lantai hunian

A PERFECT HARMONY

Tidak terasa sudah hampir 4 tahun lamanya saya dan rekan-rekan mahasiswa menjalani studi sebagai mahasiswa teknik arsitektur. Mata kuliah Perancangan Arsitektur 6 dan Skripsi (laporan proses perancangan) dengan metode ethnography yang menjadi inti dari pengambilan jurusan profesi ini pun akan segera berakhir. Saya yakin semua mahasiswa sudah bekerja keras dan memberikan usaha yang maksimal untuk menghasilkan karya terbaik mereka.

Tugas studio Perancangan Arsitektur 6 kali ini memberikan pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga kepada saya. Dimulai dari proyek perancangan yang mengarah pada proyek nyata (real) dalam praktek profesi dengan dibekali dosen pembimbing dan konsultan arsitek professional yang memberikan banyak pengarahan serta pelajaran baru mengenai ilmu lapangan juga cara berpikir realistis.

Dalam proses perancangan kasus proyek ini, saya mendapat pengalaman baru dalam merancang bangunan hotel butik dan apartemen. Pada rangkaian isi dan cerita sejarah Kota Medan, julukan ‘Parijs Van Sumatra’ yang sebelumnya tidak saya ketahui sangat menarik perhatian saya. Setelah mempertimbangkan dan mempelajari aspek-aspek yang ditemui pada lokasi tapak, lingkungan sekitarnya, dan dihubungkan dengan sejarah tersebut, saya memutuskan untuk memunculkan kembali julukan ‘Parijs Van Sumatra’ melalui pendekatan arsitektur kontekstual. Dimana pendekatan arsitektur kontekstual merupakan yang terbaik untuk diterapkan pada konteks rancangan bangunan saya di lingkungan tersebut.

Saya mempelajari banyak hal baru selama proses perancangan seperti rancangan bangunan klasik dengan ornamen-ornamen untuk menunjukkan identitas, mengeksplorasi gaya arsitektur Islam yang kemudian diinterpretasikan kedalam bentuk arcade, merancang bangunan tinggi dengan ketentuan batas tinggi maksimal, rancangan bangunan yang termasuk kedalam arsitektur tropis berdasarkan pada hasil analisa dengan tujuan untuk menciptakan keselarasan dan keharmonisan antar bangunan, mempertahankan bangunan eksisting, berperan sebagai latar belakang dan mengontrol emosi agar bangunan hotel butik dan apartemen terlihat menghormati bangunan preservasi (Istana Maimun) dan Sungai Deli, serta tidak terkesan bersaing dengan Istana Maimun.

Hasil akhir rancangan kemudian dipresentasikan kedalam lampiran poster dan maket studi. Proses pembuatan poster dan maket memakan waktu yang lumayan lama dengan landscape tapak dan atap bangunan yang bersudut. Skenario presentasi final Perancangan Arsitektur 6 diselenggarakan seperti presentasi proyek profesional dalam sebuah forum pemegang saham. Pada saat presentasi akhir berlangsung, saya mendapat kritikan dan masukan dari dosen penguji. Saya merasa cukup puas dengan pujian yang diberikan dengan pernyataan bahwa rancangan bangunan saya sensitive dengan bangunan sekitar dan tetap menjaga skala dari sekitarnya. Walaupun hasil akhir presentasi perancangan saya masih jauh dari sempurna, namun saya sudah berusaha semaksimal mungkin dan memberikan yang terbaik. Oleh karena itu saya merasa puas dengan hasil karya saya dan juga menikmati selama berlangsungnya proses perancangan.

DAFTAR PUSTAKA

Anissa, Siti Arfah. 2010. Arsitektur kontekstual. (Online),

(http://architecturejournals.wordpress.com/2010/10/28/arsitektur-kontekstual/, 3 Mei 2014)

Aulia, Emil W. 2006. Berjuta-juta dari Deli Satoe Hikajat Koeli Contract. Gramedia Pusaka Utama.

Bappeda Kota Medan. 2008. Laporan Draft Rancangan Perda Kota Medan tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Medan tahun 2008 – 2028.

Buiskool, Dirk A. 2005. ”Medan: A Plantation City on the Coast of Sumatra 1870- 1942” in Columbijn, Barwegen, Basundor, Khusyairi (eds.) Kota Lama, Kota Baru, Sejarang Kota-Kota di Indonesia. Yogyakarta: History Department Publisher Ombak, hlm. 273-300.

Hessler, Martina. & Zimmermann, Clemens (eds). 2008. Creative Urban Mileus: Historical Perspective on Culture, Economy, and the City.

Hochhalter, Anna L. 2013. Waterfront spectacular. Thesis. University of Illinois at Urbana-Champaign.

Hou, Diyun. 2009. Urban waterfront landscape planning. Blekinge Institute of Technology Karlskrona.

Kompas. 2004. “Bangunan Tua pun Kian Sirna”, Senin 1 November . 2005. ”85 Persen Bangunan Tua di Kota Medan Memprihatinkan”, Senin 9 Mei.

Laurens, Joyce M. & Hendrayani, Esterlita Devi. 2002. Air Sebagai Subjek Desain dalam Arsitektur. Dimensi teknik arsitektur 30, 102-109.

Leushuis, Emile. 2011. Gids Historische Stadswandelingen Indonesie : Medan, Jakarta, Cirebon, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya en Malang. KIT Publishers - Amsterdam, pp. 48-75.

Lynch, Kevin. 1960. Image of The City, Cambridge, Mass: The Massachusetts Institut of Technolog Press, USA.

Nasution, Reza. 2011. Sultan Van Deli. (online)

(http://tembakaudeli.blogspot.com/p/sultan-deli.html. Diakses: 19 April 2014).

Okto, Truly. Nasution, Anggia. Saragih, Diana. Wulandari, Ayu. & Prihandy, Sihar Emry. 2011. Medan Sebuah Titik Temu.

(http://deliheritageclub.wordpress.com/2011/03/04/medan-sebuah-titik temu/#more-121, diakses 19 April 2014 pukul 14.25 WIB).

Okto, Truly. Nasution, Anggia. Saragih, Diana. Wulandari, Ayu. & Prihandy, Sihar Emry. 2011. Parijs Van Sumatera.

(http://deliheritageclub.wordpress.com/2011/04/15/parisj-van-sumatera-sebuah-buku/, diakses 19 April 2014 pukul 14.30 WIB).

Ong, Henry Iskandar. 2004. Kajian genius loci dengan pendekatan fenomologi arsitektur studi kasus kawasan kesawan. Skripsi Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Program Studi Magister Teknik arsitektur, Medan.

Pengurus. 2014. Sungai.

(http://id.wikipedia.org/wiki/Sungai, diakses 30 Maret 2014 pukul 10.24 WIB).

Simatupang, Jemie. 2010. Mengenang Parijs Van Soematra. Kompasiana, Medan.

Sotoudeh, Hesamaddin. & Abdullah, Wan Mohd Zakri Wan, 2012. Affected variables on successful infill design in urban historic context. UTM University.

Suarakarya. 2006. “Pemda Sumut Membiarkan Bangunan Bersejarah Dihancurkan Pengusaha” (June 6th): suarakarya.online.com/news.html/?-id:40734.

Surbakti, Asmyta, 2008. Pusaka budaya dan pengembangan pariwisata di Kota Medan: Sebuah kajian budaya. Universitas Udayana.

Terry, Robert J. 2004. "James Rouse: A Timeline": Baltimore Business Journal.

Yayasan Badan Warisan Sumatera. 2013. Badan Warisan Sumatera. (http://bwsumatra.blogspot.com/, diakses 19 April 2014).

Yuda, Lin Afriani. 2004. Konsep pembangunan Waterfront Development. (http://www.scribd.com/doc/212028380/Konsep-Pembangunan-Waterfront-Development, diakses 30 Maret 2014 pukul 11.10 WIB).

Yusoff, Mohd. Nazaruddin. Osman, Dr Muhammad Khairul Anwar. Rofie, Mohammad Khadafi Hj. Rahman, Mohd. Nizho Abdul & Zain, Azman Md. Pembudayaan Nilai Islam Dalam Rekabentuk Rumah Tradisional Masyarakat Melayu. (repo.uum.edu.my).

Zulkifli, Mesra & Misgiya. (2014). Pengembangan Desain Produk Cenderamata Pariwisata Sumatera Utara Berbasis Karakteristik Pariwisata Alam, Pantai dan Budaya, Medan. UNIMED.

1. Analysis & Programming Guidlines

The Medan Municipal Office (MMO), PT Twin Rivers Development (TRD) and the Deli Sultanate representative have agreed with the planning of developing two main functions on the project site, a boutique hotel and an apartment. Some other additional functions are highly recommended as long as their existence will fully support the theme of urban heritage tourism as well as social, cultural and financial aspects of the entire redevelopment goal.

2. Location Analysis

This Boutique hotel will cater those who want to experience the heritage and historical side of Medan city. The hotel is located right in the heart of the heritage site of this city, exactly beside Maimoon Palace. Because of this location, the hotel will be categorized as Urban Hotel.

The expensive land value (IDR 1.6 – 1.7 million) is one of the main reason to build this hotel as a 4* hotel.

3. User Analysis

Users User Profile F, F, & E

Requirement Activities

Guest

The guest as the easiest job at a hotel, to enjoy it. The guest are the paying customers to use the facilities, stay in the hotel room, dine in the restaurants and take advantage of the amenities required. Some guests stay for pleasure and other for business. All guest are treated with the best services and care by all staff.

Bed Desk TV Lighting Lounge Chair Sofa Coffee Table Nightstand Accessories Closet Safe Toilet Shower Sink Telephone Internet access Eat Sleep Recreational Activities Use hotel amenities Employees

The employees are in direct contact with guests. They consist of concierge, waiter/waitress, spa attendant, etc. These employees help with the daily activities and duties of the hotel. They arrive in shifts and help to maintain guest satisfaction of there hotel stay. Desk Chair Locker Telephone Computer Break Room Bathroom Facilities Eat Work Provide assistance to guests Provide assistance to hotel staff

Administr ation

The administration is the head of the hotel operations. They are the leaders in there respective fields of general manager, restaurant manager, spa manager, operations, accountant human resources, activities coordinator, etc. Administration positions have to work in a fast-paced environment, with high levels of interaction with guests, employees, investors, and other managers. Private Office Desk Chair Telephone Computer Break room Bathroom Facilities Eat Work Run daily appointm ents Lead employe es Maintenan ce staff

The maintenance staff will be responsible for all back of the house activities. They would consist of housekeeping, electrical, mechanical, landscaping, and technology among others. This is a very important job to the entire hotel, they are the behind the scenes workers that make the guests stay and comfortable, clean, and disruption free experience.

Storage Desk Chair Telephone Computer Break room Bathroom Facilities Work Eat Maintain Grounds

4. Activities Analysis

Function Activity Room Activities

character Main function - Rest

- Eat - Self-cleaning Bedroom Dining room Bathroom Nonformal, relax Nonformal-formal Private, Nonformal User can be divided into :

Hotel Guest

Based on the profession and social economic status : - Employers

High prestige, upper middle class - Traders

Prestige factor is less prominent, lower middle class (tend to be simple and considering the economic aspects)

- Government officials

High prestige, upper middle class - The professional

High prestige, upper middle class Based on the length of stay :

- Travelers (Tourist) – Room Users

Visit and stay more than 24 hours as well as spending money to enjoy all the facilities provided by Hotel.

- Excursionist (Indonesia : Pelancong) – Non-users Room

Visit less than 24 hours, there are also those who spend money to enjoy the hotel facilities or just come to visit family, relatives and acquaintances.

Hotel Management

- Administration staff - General Manager - Manager assistant - Finance department staff - Marketing staff, etc.

Employees and Maintenance

- Kitchen staff - Laundry staff - M & E staff, etc.

5. User Activities Analysis

Dalam dokumen Inheritance For The Future (Halaman 103-112)

Dokumen terkait