• Tidak ada hasil yang ditemukan

2.2.3.1 PERKEMBANGAN VIDEO GAME KONSOL

BAB II DESKRIPSI PROYEK

II. 2.2.3.1 PERKEMBANGAN VIDEO GAME KONSOL

Perkembangan video game konsol dunia terdiri dari beberapa generasi, yaitu :

I. Generasi pertama

Walaupun video game pertama kali diciptakan pada tahun 1950an, tetapi pada masa itu video game dimainkan pada display yang terhubung ke komputer yang massif, bukan ke televisi. Pada tahun 1951 Ralph H Baer memikirkan gagasan untuk video game rumah. Pada tahun 1960an dia menciptakan sebuah konsol video game di Sanders Associates, tapi mengalami kesulitan bertahun – tahun untuk menemukan produsen televisi yang bersedia memproduksi konsol.

Akhirnya pada tahun 1972, sebuah perusahaan yaitu Magnavox memproduksi Magnavox Odyssey, yang merupakan konsol video game pertama yang bisa terhubung dengan televisi.

Odyssey awalnya cukup sukses, tetapi sebelum dirilisnya game Pong oleh Atari. Pada musim gugur 1975, Magnavox membatalkan dan menghentikan produksi Odyssey dan merilis Odyssey 100 yang hanya bisa memainkan Pong dan Hockey.

Konsol pada era ini adalah konsol yang hanya bisa memainkan game yang diproduksi bersamaan dengan konsol. Konsol video game ini sering disebut video game. II. Generasi Kedua

Generasi kedua (biasa disebut sebagai awal era 8 bit) dimulai pada tahun 1976. Fairchild menciptakan VES (Video Entertainment System). VES adalah mesin pertama yang

disebut dengan “konsol”. Konsol ini menggunakan kaset

oleh beberapa produsen lain, termasuk Atari, Magnafox, dan RCA, ketiga perusahaan tersebut merilis konsol serupa. Pada tahun 1977, Atari merilis konsol berbasis Cartridge yang disebut Video Computer System (VCS) yang disebut Atari 2600.

Pada Tahun 1978, Magnavox merilis konsol berbasis microprosesor yang bernama Odyssey 2 di Amerika Serikat dan Canada. Philips Electronic juga merilis konsol yang sama dengan nama G7000 untuk pasar Eropa. Walaupun Odyssey 2 tidak pernah sesukses konsol Atari, tetapi konsol ini terjual sebanyak beberapa juta unit sepanjang tahun 1983.

Pada tahun 1979, sebuah pengembang game pihak ketiga yaitu Activision diciptakan oleh para mantan programmer Atari. Activision adalah pengembang game pihak ketiga yang pertama, Pada tahun berikutnya, banyak pengembang baru mengikuti langkah mereka.

Pada tahun 1982, akibat konsol yang dirilis dan game yang diriis terlampau banyak dank arena kualitas game yang rendah dari pengembang pihak ketiga, industry video game mengalami kejatuhan, dimulai dari bulan Desember tahun 1983 dan sepanjang tahun 1984. Pada tahun 1984, hampir tidak ada game baru yang dirilis.

III. Generasi ketiga

Pada tahun 1985, pasar konsol video game Amerika Serikat dihidupkan kembali dengan dirilisnya konsol 8-bit Nintendo yaitu Famicom, yang dikenal di Asia dengan sebutan Nintendo Entertainment System (NES). Konsol ini menampilkangambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Nintendo memiliki chip pengaman pada cartridge game mereka, dengan demikian seluruh game yang akan dirilis haruslah seijin developer Nintendo. Dan akhirnya, muncul sebuah game

IV. Generasi keempat

Generasi ini disebut juga sebagai “jaman emas” dalam

dunia video game yang ditandai dengan munculnya konsol 16-bit dengan perubahan drastis pada grafik, tata suara, dan gameplay. Era ini juga kian memanas saat terjadinya persaingan antara 2 perusahaan yaitu SEGA dan Nintendo. Pada tahun 1988, SEGA merilis SEGA Megadrive/ Genesis yang menjadi konsol yang cukup sukses di Amerika.

Pada tahun 1990 Nintendo merilis konsol yang dikenal dengan nama Super Nintendo Entertainment System (SNES). Pada tahun 1991 SEGA merilis game yang akhirnya menjadi mascot dari SEGA yaitu Sonic The Hedgehog. Game ini lagi –

lagi menjadi game yang cukup sukses karena game tersebut memiliki grafik dan tata suara yang kualitasnya jauh di atas Super Mario Bros yang merupakan game buatan Nintendo.

V. Generasi kelima

Pada tahun 1993, sebuah perusahaan ternama yaitu Panasonic, merilis konsol yang bernama Panasonic 3DO. Konsol ini merupakan konsol pertama yang menggunakan CD sebagai pengganti cartridge. Harga konsol yang sangat mahal membuat konsol ini tidak popular. 3DO tidak bertahan lama dan harus menghentikan produksinya.

Pada tahun 1995, perusahaan Sony merilis sebuah konsol yang bernama Sony Playstation. Pada tahun 1996, Nintendo merilis konsol Nintendo 64 yang masi tetap menggunakan cartridge. Persaingan Sony dan Nintendo dimenangkan oleh Sony karena penggunaan CD-ROM yang lebih murah daripada cartridge dan memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar. SEGA juga merilis sebuah konsol yang bernama SEGA Saturn. Konsol ini juga menggunakan CD-ROM dan memiliki delapan prosesor. Sayang konsol ini harus tersingkirkan karena dominasi

Nintendo dan Sony. Sony Playstation merupakan konsol CD-ROM pertama yang menuai sukses dan sudah terjual ratusan juta unit. Konsol yang sering disebut dengan PS-One ini merupakan konsol terlaris sepanjang masa.

VI. Generasi keenam

Generasi keenam dibuka dengan dirilisnya konsol terakhir dari SEGA, yaitu SEGA Dreamcast pada tahun 1998. Konsol ini merupakan konsol 128-bit pertama dengan kualitas grafis yang sangat bagus dan tata suara yang bagus dan juga memiliki fitur game online. Sayang, produk ini tidak begitu laris dipasar karena harganya yang mahal. Pada tahun 2001, SEGA memutuskan untuk hengkang dari dunia konsol game. Pada tahun yang sama, Sony merilis Sony Playstation 2 yang menggunakan DVD-ROM. Pada tahun ini, Nintendo juga merilis konsol baru yang bernama Nintendo Game Cube. Kedua konsol ini menuai kesuksesan yang hamper seimbang, tetapi masih dimenangkan oleh Sony Playstation 2/ PS2. Pada akhir tahun 2001, perusahaan Microsoft yang terkenal dengan sistem operasi Windows dan produsen software yang professional memasuki pasar konsol video game dengan konsol yang bernama Xbox. Dengan munculnya Xbox, menyebabkan penjualan Nintendo menurun di pasar Amerika Serikat sehingga Nintendo Game Cube hanya menduduki peringkat ketiga dibawah Sony Playstation dan Microsoft Xbox.

VII. Generasi ketujuh

Generasi ini dimulai dengan dirilisnya konsol handheld yaitu Nintendo DS dan Sony PlayStation Portable (PSP) pada tahun 2004. Ketika Sony PlayStation Portable lebih mengutamakan kualitas grafis yang superior, Nintendo berjudi dengan kualitas grafis yang lebih rendah tetapi dengan tampilan control yang menarik dan dengan layar ganda. Layar

ganda dari Nintendo DS, salah satunya dengan teknologi touch sensitive terbukti sangat popular, terutama untuk konsumen anak – anak. Saat PSP menarik perhatian gamer veteran, Nintendo DS malah mendominasi pasar handheld sehingga persaingan kedua handheld ini dimenangkan oleh Nintendo DS.

Pada tahun 2005, Microsoft lebih dulu merilis Xbox 360 yang kemudian diikuti oleh Sony dengan merilis Sony PlayStation 3 (PS3), PS3 juga dirilis di Eropa pada bulan Maret 2007. Kedua konsol ini memiliki grafis dengan definisi tinggi ( High Definition Graphics) dengan koneksi HDMI.

Nintendo juga merilis sebuah konsol bernama Nintendo Wii tidak lama setelah Sony merilis PS3. Walaupun Wii memiliki spesifikasi teknis yang lebih rendah daripada Xbox 360 dan SonyPlayStation 3, hanya dengan sedikit improvisasi dari GameCube dan satu – satunya konsol generasi ketujuh yang tidak menawarkan Grafis HD, dan dengan motion control(sensor gerak) yang baru. Wii dilepas di pasar dengan kisaran harga 200 – 250 USD. Banyak gamer, penerbit dan penganalisis pasar pesimis dengan produk Nintendo Wii, tetapi mereka malah dikejutkan dengan penjualan konsol Nintendo Wii sepanjang natal tahun 2006 sampai dengan 18 bulan setelah natal 2006. Sehingga Wii menjadi konsol dengan penjualan tercepat di dunia.

VIII. Generasi kedelapan

Pada tahun 2011, Nintendo merilis konsol handheld terbaru mereka yaitu Nintendo 3DS. Nintendo 3DS dirilis di pasar Jepang pada tanggal 26 Februari 2011, kemudian dirilis di Eropa, Australia dan Selandia Baru pada tanggal 25 Maret 2011, dan di Amerika pada tanggal 27 Maret 2011. Konsol ini menggunakan sistem grafis 3D dengan pengaplikasian teknologi parallax barrier. Nintendo 3DS juga memiliki fitur 3 kamera ( satu di bagian dalam dan dua di bagian luar),

sebuah sensor gerak (motion sensor), gyro sensor dan Slide Pad.

Pada tahun yang sama tepatnya pada tanggal 27 Januari 2011, Sony memperkenalkan konsol handheld yang bernama PlayStation Vita. Konsol ini dirilis pada tanggal 17 Desember 2011 di Jepang, tanggal 22 Februari 2012 di Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Amerika.

Pada tanggal 20 Februari 2013, Sony Computer Entertainment menggelar konfrensi pers dan menyatakan akan merilis konsol terbaru mereka yaitu Sony PlayStation 4. Konsol ini akan dirilis di Amerika pada tanggal 15 November 2013, di Eropa pada tanggal 29 November 2013, dan Q1(kuartal 1) 2014 di Jepang.

Pada tanggal 21 Mei 2013, Microsoft menyatakan akan merilis konsol Xbox One yang akan dirilis pada bulan November 2013 di Amerika.

Dokumen terkait