STANDAR PELAYANAN PRAMUSAJI DI DELI COFFEE SHOP HOTEL INNA DHARMA DELI MEDAN
4.5 Permasalahan Coffee Shop dan Penyelesaiannya
Pada permasalahan ini mencakup pada masalah pelayanan kepada tamu- tamu rombongan yang dibawa oleh panitia instansi pemerintah atau swasta dan juga mengenai masalah waktu untuk memulai jamuan baik makan pagi, siang, malam dan
coffee break.
Dalam masalah pelayanan kepada tamu lebih disebabkan oleh faktor tenaga kerja dan perlengkapan makan dan minum. Para tamu- tamu tersebut sering mendapatkan kesulitan pada saat makna pagi, yang disebabkan oleh terbatasnya jumlah tumbler yang dimiliki oleh restoran. Sehingga sebahagian yamu ada yang minum dan ada pula yang tidak minum, tidak jarang pula pihak restoran sering meminjam peralatan makan dan minum kepada bagian food and beverage yang lain seperti room service dan banquet. Bukan hanya jumlah tumbler yang terbatas tetapi juga terbatasnya peralatan makan seperti garpu, sendok makan dan sendok the. Sehingga tamu- tamu yang sarapan agak terlambat Karena harus menunggu lama,
karena garpu, sendok makan dan sendok the belum di set- up dimeja. Itu terjadi karena peralatan makanan tersebut harus dicuci terlebih dahulu. Ini menjadi masalah besar yang akan menimbulkan citra yang buruk bagi restoran. Jadi, jumlah peralatan makan dan minum hendaknya lebih banyak dari jumlah kursi yang ada.
Jumlah tenaga kerja yang sedikit juga akan mengakibatkan terhambatnya kelancaran pelayanan yang akan diberikan kepada tamu. Para tamu harus duduk dan menunggu lama untuk minum, karena pramusaji sibuk dengan tugasnya masing- masing. Pihak menejemen hendaknya menyesuaikan jumlah pramusaji dengan jumlah tamu atau jumlah kursi yang ada di restoran.
Tidak hanya masalah kurangnya peralatan dan sedikitnya jumlah pramusaji, tetapi masih banyak masalah- masalah lain yang ada di restoran, seperti:
Kurangnya pengetahuan pramusaji.
Disebabkan tingkat pendidikan pramusaji tidak sesuai dengan jenis pekerjaan yang digelutinya. Seharusnya dalam penempatan karyawan pihak menejemen perlu mengetahui sejauh mana pengetahuan dan kemampuan pramusaji tersebut khususnya dalam melayani tamu dengan baik dan benar. Karena apabila pramusaji tidak tahu cara melayani tamu, bukan tidak mungkin akan terjadi kesalahan- kesalahan dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pramusaji.
Pramusaji juga harus menguasai menu yang ada direstoran. Karena terkadang tamu akan menanyakan jenis- jenis makanan yang terdapat didalam menu. Seperti: makanan dan minuman apa saja yang terdapat di menu atau terbuat dari bahan- bahan apa saja makanan yang hendak dipesannya. Seorang pramusaji hendaknya juga sedikit banyak harus menguasai beberapa bahasa, khususnya bahasa Inggris. Karena restoran tidak hanya menyediakan makanan- makanan
Indonesia. Tetapi juga makanan- makanan dari luar Indonesia. Seperti , Eropa, Jepang, dan Cina.
Dalam mengatasi masalah- masalah ini hendaknya pihak menejemen atau diklat seharusnya melakukan training guna meningkatkan pelayanan kepada tamu. Serta melakukan pendidikan dan pelatihan agar pramusaji- pramusaji tersebut dapat lebih meningkatkan kemampuannya dan lebih mengetahui tugasnya sebagai seorang pramusaji. Karena minimnya pengetahuan pramusaji tentang bidangnya akan mengakibatkan timbulnya masalah- masalah dalam pelayanan kepada tamu. Pihak menejemen juga hendaknya melakukan penyeleksian terhadap calon- calon pramusaji agar tidak terjadi kesalahan- kesalahan yang sama seperti yang diuaraikan diatas.
Sempitnya ruang gerak pramusaji
Pengaturan tata letak perlengkapan dan fasilitas- fasilitas yang ada di dalam restoran harus disesuaikan dengan besarnya ruangan. Apabila pengaturan peralatan ruang makan seperti, meja, kursi, side stand tidak disesuaikan maka akan dapat menghambat pramusaji dalam memberikan pelayanan kepada tamu.
Masalah- masalah yang timbul biasanya seperti: rapatnya jarak meja yang satu dengan meja yang lainnya. Hal ini akan mengakibatkan pramusaji akan mengalami kesulitan dalam melayani tamu. Selain itu, masalah- masalah yang timbul antara lain:
1. Tata letak kursi- kursi dalam suatu meja, yang seharusnya ukuran meja hanya bisa diisi empat kursi dibuat menjadi lima atau enam kursi. Ini juga akan menghambat operasional pramusaji dalam melayani tamu. Pramusaji akan kesulitan dalam memberikan makan dan minum yang dipesan oleh tamu.
2. Jumlah kursi dan meja serta fasilitas- fasilitas lain yang terlalu banyak mengakibatkan ruangan menjadi penuh, menyebabkan pramusaji susah untuk menjalankan tugasnya dalam melayani tamu. Dan tamu pun akan merasa tidak betah untuk berlama- lama direstoran.
Jadi, tata letak perlengkapan- perlengkapan dan fasilitas- fasilitas yang ada di restoran benar- benar disesuaikan dengan besar kecilnya ruangan tersebut. Agar pelayanan yang diberikan pramusaji kepada tamu dapat berjalan baik dan lancar. Kurangnya perhatian manager terhadap pramusaji.
Perhatian manager terhadap pramusaji sangat perlu dilakukan. Sehingga dapat menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) bagi pramusaji terhadap ia bekerja. Dengan demikian, pramusaji akan dapat bekerja lebih giat lagi dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang pelayan.
Adanya perhatian manager terhadap pramusaji tidak akan menimbulkan kesenjangan sosial antara manager dan pramusaji. Pramusaji akan merasa bahwa dirinya benar- benar diperlukan ditempat ia bekerja.
Di samping itu masalah- masalah di atas, masalah yang perlu diperhatikan adalah masalah pengaturan tamu- tamu untuk menempati meja- meja yang berada di ujung. Karena kebanyakan tamu lebih suka memilih duduk di meja dekat buffet. Sehingga meja- meja yang berada di ujung menjadi kosong dan pramusaji terpaksa harus memindahkan peralatan makan dan minum ke meja yang kosong yang telah ditinggalkan tamu sebelumnya. Walaupun permasalahan- permasalahan di atas tergolong kecil, namun jika terus berlanjut disaat event berikutnya bukan tidak menjadi kendala buat panitia untuk mempertimbangkan kembali mengadakan acara buffet di coffee shop Inna Dharma Deli.
BAB V
PENUTUP
Bahwa Hotel Inna Dharma Deli Medan adalah suatu hotel yang berklasifikasi bintang tiga (***). Food and beverage Department adalah departemen yang bertugas menangani makanan dan minuman dengan segala aspek- aspeknya. Dalam pengoperasian restoran ada dua tujuan yang hendak dicapai, yaitu mendapatkan keuntungan dan memberikan kepuasan kepada tamu. Coffee shop Inna Dharma Deli merupakan salah satu outlet food and beverage yang ada di Hotel Inna Dharma Deli.
Coffee shop tersebut melayani makanan dan minuman bagi tamu yang dibuka setiap
hari 24 jam. Keberadaan coffee shop ini juga merupakan tulang punggung dari Hotel Inna Dharma Deli, karena telah memberikan pemasukan yang besar bagi hotel terutama acara- acara buffet. Sistem yang dipakai adalah sistem American service, yaitu mengutamakan kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pelayanan kepada tamu yang datang. Kelengkapan peralatan, perlengkapan ruang makan serta peran pramusaji sangat besar dalam operasional coffee shop.
Deli coffee shop memiliki cara yang sedikit berbeda dengan coffee shop hotel
yang sejenis, mengingat sistem pelayanan yang ramah tamah dan lebih terintegrasi. Pada Hotel Dharma Deli Coffee Shop yang ada memiliki keanekaragaman menu yang telah dikombinasikan antara menu Oriental, Eropa dan menu Indonesia, baik yang tradisional maupun moderen. Keanekaragaman menu ini menarik pengunjung Coffee
Shop Deli yang berasal dari dalam maupun luar hotel merasa sangat dimanjakan
Dalam pelayanannya Deli Coffee Shop menampilkan pramusaji yang memiliki penampilan yang menarik dan memilikike khasan dari mulai seragam hingga standard grooming yang diterapkan. Ketrampilan yang dibekali oleh pihak hotel oleh setiap pramusaji membuat setiap gerak bahkan tindak tanduknya terlihat lebih cekatan dan harmonis. Perpaduan antara coffee shop dengan menu yang disediakan dan juga ditampilkan oleh pramusaji yang cekatan membuat pelanggan merasa mendapat pelayanan yang baik dan merasa selalu diutamakan tanpa dibeda- bedakan. Oleh karenanya tingkat pembelian/ kunjungnya termasuk cukup baik. Terlebih Deli Coffee
shop membuka operasionalnya selama 24 jam. Hal ini pun menambah nilai lebih. Deli
coffee shop yang dapat menerima kunjungan tanpa terbatas waktu.
Deli Coffee Shop di dalam operasional Hotel Inna Dharma Deli termasuk
kedalam outlet food and beverage yang menyumbangkan income paling besar setelah banquet Departmen dan ini dikarenakan penerapan standard pelayanan yang baik, saat ini beberapa outlet food and beverage dilingkungan Hotel Inna Dharma Deli juga menerapkan standard pelayanan untuk setiap pramusajinya dengan harapan mampu memberikan pelayanan yang memuaskan terhadap pelanggan dan menyamai tingkat kunjungan Deli Coffee Shop pada hotel tersebut.
Dari uraian diatas penulis melihat berapa besar dan pentingnya peranan pramusaji pada usaha jasa perhotelan umumnya dan usaha jasa pelayanan makanan dan minuman. Baik dan buruknya pelayanan yang diberikan pramusaji akan berpengaruh pula akan kelancaran bisnis tersebut, sehingga penerapan standard pelayanan pada setiap pramusaji sangat dibutuhkan dan penting untuk dilaksanakan. Dalam meraih repeat bussiness dimana tamu mau datang kembali ke Deli Coffee Shop Inna Dharma Deli Medan.