COO Forum
PERNYATAAN PENGENDALIAN INTERNAL
Setiap tahun, manajemen Perseroan melakukan penilaian mengenai efektiitas, kehandalan, dan kelayakan sistem pengendalian internal mereka. Hasil penilaian itu menjadi pertimbangan saat memberi rumusan inal pada pengungkapan di Pernyataan Tahunan mengenai Pengendalian Internal, yang ditandatangani oleh Presiden Direktur. Pernyataan yang sama juga dipakai untuk mendukung pengungkapan di Pernyataan Tahunan oleh Direktur mengenai Pengendalian Internal di Axiata Group Berhad.
Penilaian tersebut didasarkan pada berbagai sumber, seperti tujuan bisnis, lingkup pertanggung-jawaban, metode pengukuran tujuan, buku panduan dan panduan, proses dan prosedur, pemeriksaan audit internal dan eksternal, materialitas, opini, dan dokumen manajemen yang berkualitas.
Tiap masalah terkait pengendalian internal dipantau terus-menerus dan dilaporkan setiap triwulan oleh audit internal dan eksternal kepada Direksi, Komite Audit, dan Dewan Komisaris untuk memastikan dilakukannya tindakan yang memadai, dan diputuskan secara tepat waktu. Selama 2012, Perseroan telah membentuk Komite Manajemen Risiko untuk menunjuk seorang eksekutif senior dengan tanggung jawab utama untuk mengembangkan dan mengawasi pelaksanaan yang konsisten dari proses bisnis manajemen risiko dalam Perseroan.
Perseroan ini telah mengadopsi kerangka ISO31000 dalam pelaksanaan Enterprise Risk Management dan kerangka kerja ini
inancing and remittance transactions through telecommunications and informatics networks, the Committee is responsible for evaluating and ensuring that the technology utilized for the implementation of these activities is appropriate.
Frequency of Meetings
This committee has not yet convened meetings due to its recent establishment in late 2012. STATEMENT OF INTERNAL CONTROL
Every year, the Company’s management assesses the efectiveness, reliability, and feasibility of their internal control systems. The results of that assessment become inputs for consideration when giving the inal formulation of the disclosure in the Annual Statement on Internal Control, which is signed by the President Director. The Director of the Internal Control in the Axiata Group Berhad also uses the same statement to support the disclosure in the Annual Statement.
The assessment is based on various sources, such as business goals, scope of responsibility, objective measurement methods, handbooks and guidelines, processes and procedures, internal and external audit examinations, materiality, opinions, and quality document management.
Each issue related to internal control are monitored continuously and reported quarterly by internal and external audits to the Board of Directors, BAC and the Board of Commissioners to ensure that appropriate actions are
implemented in a timely manner.
During 2012, the Company has established a Risk Management Committee to designate a senior executive with primary responsibility for developing and overseeing the implementation of consistent business risk management processes within the Company. The Company has adopted the ISO31000 framework in the implementation of Enterprise Risk Management and this framework helps the
tersebut juga efektif untuk membantu menilai secara komprehensif dan bertindak atas risiko internal dan eksternal yang terkait. Secara triwulanan sesuai kebutuhan Komite Audit, fungsi-fungsi kunci manajemen risiko dan “pemilik” utama risiko melakukan self-assessment untuk memantau dan meningkatkan efektiitas manajemen risiko.
Perusahaan ini juga memiliki mekanisme bagi karyawan untuk melaporkan perilaku tidak etis, ilegal atau di luar kebijakan kepada Direksi. Pelaporan perilaku tidak etis dan ilegal adalah melalui mekanisme Whistleblowing. Mekanisme Whistleblowing secara bersama-sama dilakukan oleh HCD, Bagian Legal dan Audit Internal Perusahaan. Salah satu saluran untuk melaporkan adalah melalui [email protected]. Terakhir, Manajemen memahami manajemenlah yang bertanggung jawab untuk membangun dan mempertahankan struktur pengendalian internal yang memadai, prosedur pelaporan keuangan, dan pencapaian target bisnis.
Auditor Eksternal
Perseroan mengangkat KAP Tanudiredja, Wibisana & Rekan – anggota
PricewaterhouseCoopers – sebagai auditor eksternal Perseroan. Auditor eksternal memiliki tanggung jawab mengaudit laporan keuangan tahunan, laporan keuangan tengah tahunan, dan laporan keuangan triwulanan. Selama tahun 2012, auditor eksternal tidak memberikan jasa non-audit.
Audit Internal
Proil Audit Internal
Departemen Audit Internal dipimpin oleh Azmarin Johari, yang diangkat sebagai Kepala Audit Internal dan Manajemen Risiko pada bulan September tahun 2008. Proil lengkap Azmarin Johari dapat dilihat pada bab Informasi Perusahaan, bagian Proil Kepala Divisi Audit Internal dan Manajemen Risiko, halaman 202.
Struktur Departemen Audit Internal
Departemen Audit Internal berada di bawah Departemen Presiden Direktur (CEO Oice) dan bertanggung jawab kepada Presiden Direktur. Kepala Divisi Audit Internal diangkat oleh
assess comprehensively and act upon related internal and external risks. On a quarterly basis as per BAC requirement, key risk management functions and key risk “owners” perform self-assessments to monitor and improve risk management efectiveness.
The company also has a mechanism for employees to report unethical, illegal or other behaviours outside of policy to the Board of Directors. The reporting of unethical and illegal behaviours is through whistleblowing mechanism. HCD, Corporate Legal and Internal Audit jointly conduct Whistleblowing mechanism. One of the channel to report is through [email protected].
Last, Management understands that management is responsible for establishing and maintaining adequate internal control structure, inancial reporting procedures, and the achievement of business targets.
External Auditor
The Company appointed the Public Accountant oice of Tanudiredja, Wibisana & Partners – a member of PricewaterhouseCoopers - as the external auditor of the Company. The external auditor has the responsibility to audit the annual inancial statements, semi-annual inancial statements and quarterly inancial statements. During 2012, the external auditor did not provide non-audit services.
Internal Audit
Internal Audit Proiles
The Internal Audit Department is headed by Azmarin Johari, who was appointed as Head of Internal Audit and Risk Management in September 2008. Azmarin Johari ‘s full proile can be viewed on the Company Information section, at the Head of the Internal Audit Division and Risk Management proile, page 202.
Structure of Internal Audit Department
The Internal Audit Department is administratively and functionally responsible to the President Director and functionally in coordination to the Chairman of the BAC upon authority granted
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Corporate
Governace
Presiden Direktur dengan persetujuan Dewan Komisaris. Secara fungsional Departemen Audit Internal bertanggung jawab kepada ketua Komite Audit. Kepala Audit Internal tidak memiliki kuasa dan tugas eksekutif atau manajerial di luar kuasa dan tugas yang berkaitan dengan manajemen Departemen Audit Internal dan Departemen Manajemen Risiko seperti yang ditentukan dalam Piagam Audit Internal.
Pengungkapan tugas dan tanggung jawab Departemen Audit Internal
Sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Bapepam- LK No.KEP-496/BL/2008 perihal Pembentukan dan Program Penyusunan Piagam Unit Audit Internal, Perseroan membentuk Piagam Audit Internal yang disahkan oleh Presiden Direktur setelah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris.
Piagam tersebut mengatur tujuan, struktur organisasi, tugas dan tanggung jawab, wewenang, persyaratan dan profesionalisme para auditor internal, standar-standar audit internal, kode etik dari Auditor Internal dan rencana bisnis serta persyaratan laporan.
Anggota Audit Internal memiliki tanggung jawab utama menetapkan dan memelihara sistem kontrol internal. Tanggung jawab lainnya sebagaimana diatur dalam Piagam Audit Internal adalah mengevaluasi kecukupan tata cara kontrol internal, lingkungan operasional, dan kebijakan akunting, inancial dan operasional terkait. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Manajemen dan Komite Audit. Selain itu, fungsi Audit Internal juga diperluas menjadi unsur penting dalam mempromosikan tata kelola perusahaan yang baik dengan memastikan penerapan manajemen risiko yang efektif. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Departemen Audit Internal mempunyai akses langsung terhadap catatan, personel dan property terkait dengan subject yang akan dikaji. Kepala Audit Internal berwenang untuk memanggil langsung pihak-pihak untuk dimintakan penjelasan dan informasi yang diperlukan sehubungan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
by the Board of Commissioners. The Head of Audit & Risk Management has no executive or managerial powers and duties in XL except those relating to the management of the Internal Audit Department and Risk Management Department as deined by the charter
Disclosure duties and responsibilities of the Internal Audit Department
In accordance with the Decree of the Chairman of Bapepam-LK No.KEP-496/BL/2008 regarding the Establishment and Guidelines for the Internal Audit Charter, the Company established the Internal Audit Charter approved by the President Director upon the approval of the Board of Commissioners.
The charter sets out the purpose, organization structure, duties and responsibilities, authority, the requirement and professionalism of the internal auditors, the internal audit standards, the Code of ethics for Internal Auditor and business planning and reporting requirement. Members of Internal Audit have the primary responsibility for establishing and maintaining the internal control system. Other responsibilities as stipulated in the Internal Audit Charter are to evaluate the adequacy of internal control procedures, operational environment, and the accounting policies, inancial and related operations. The results of the evaluation are then reported to management and the Audit Committee. In addition, the Internal Audit function was also extended as an important element in promoting good corporate
governance to ensure the application of efective risk management. In carrying out its duties and responsibilities, the Internal Audit Department has direct access to records, personnel, and property associated with the subject that will be assessed. The Head of Internal Audit is authorized to immediately summon parties to request explanations and information required in connection with the performance of his duties and responsibilities.
Uraian Singkat Pelaksanaan Tugas Departemen Audit Internal
Fungsi audit internal dipercayakan dengan tanggung jawab untuk menilai kebijakan, prosedur dan kontrol manajemen XL untuk memastikan bahwa kegiatan yang dikelola dengan baik dan untuk mempromosikan pengendalian yang efektif dengan biaya yang wajar seperti yang ditentukan dalam Piagam tersebut.
Fungsi audit internal harus independen dari kegiatan yang mereka audit dan harus dilakukan dengan ketidakberpihakan, kemampuan dan perawatan profesional karena. Tinjauan independen pada kegiatan Manajemen Risiko Departemen dilakukan oleh pihak ketiga dan bukan oleh Departemen Audit Internal. Internal Audit bekerja dengan Komite Audit Dewan untuk meninjau bisnis XL kepatuhan operasi dengan hukum dan peraturan yang berlaku, hasil keuangan, efektiitas pelaksanaan pengendalian internal dan manajemen risiko.
Pada tahun 2012, program Internal Audit telah membahas risiko signiikan bisnis utama dan memberikan jaminan pada operasi yang berkaitan dengan Kemitraan, Manajemen Penagihan, Channel Management, Perencanaan Pembangunan Jaringan, dan Operasi, Operasi Bisnis Daerah, Pengadaan, Manajemen Keamanan Informasi dan, XL-Tunai Sistem dan Operasi Bisnis. Internal Audit terus meningkatkan struktur internal, proses dan kualitas pekerjaan oleh ekstensif menggunakan sistem dan alat-alat dalam pekerjaan audit serta penggunaan analisis. XL audit internal juga terlibat penilai independen untuk melakukan Ulasan Quality Assurance pada praktik audit internal untuk memastikan bahwa ada ketidakpatuhan dengan Kerangka Praktik Profesional Internasional Internal Audit.