Ketepatan Nama Merek
Nama merek merupakan identitas sebuah produk yang sifatnya sebagai tanda pengenal produk tersebut. Nama merek harus mudah diingat dan mudah dibaca agar dapat menarik konsumen dan memiliki nilai tambah bagi suatu produk. Sebab, nama merek dapat menguatkan dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Selain itu, nama merek dapat mempengaruhi konsumen untuk mengkonsumsi produk melalui makna atau arti dari suatu merek. Nama merek yang unik akan lebih menarik konsumen untuk membeli produk dan membuat penilaian tersendiri bagi produk.
Tabel 7 Persentase responden berdasarkan jawaban pertanyaan terhadap kesesuaian nama merek Serambi Botani
No Pernyataan Persentase (%)
SS S TS STS
1. Nama merek Serambi Botani
menunjukkan bahwa produk tersebut adalah produk hasil olahan pertanian
23 65 11 1
2. Nama merek Serambi Botani pada kemasan mudah dibaca
26 59 15 0
3. Nama merek Serambi Botani mudah untuk diingat
18 66 15 1
4. Nama merek Serambi Botani lebih unik dibandingkan dengan produk olahan pertanian lainnya
15 75 10 0
5. Nama merek Serambi Botani menimbulkan ketertarikan untuk membeli produk
10 57 30 3
Keterangan : SS : Sangat Setuju TS : Tidak Setuju
S : Setuju STS : Sangat Tidak Setuju Menurut sebagian besar responden, nama merek Serambi Botani sudah menunjukkan bahwa produk tersebut merupakan produk hasil olahan pertanian. Sebanyak 65 persen responden menjawab setuju pada pernyataan tersebut karena menurut mereka nama Botani yang memiliki arti tumbuh-tumbuhan sangat dekat dengan pertanian. Nama merek Serambi Botani terdapat pada setiap kemasan sebagai identitas produk, nama merek tersebut menurut sebagian besar responden mudah dibaca dan mudah untuk diingat. Nama Serambi Botani juga dinilai unik oleh 90 persen responden. Sebanyak 57 persen responden merasa bahwa dengan membaca, melihat, atau mendengar merek Serambi Botani dapat menimbulkan ketertarikan untuk membeli produk tersebut. Namun, untuk sebagian responden
lainnya nama merek tersebut kurang menarik. Menurut responden yang tidak setuju dengan nama merek Serambi Botani, mengutarakan bahwa kata Serambi dirasa kurang selaras, sebab kata Serambi identik dengan keagamaan. Selain itu, beberapa responden lebih melihat produk dikarenakan terdapat logo IPB bukan karena merek Serambi Botaninya. Hal ini diutarakan oleh responden sebagai berikut:
“Saya lebih mengenal lambang IPB dibandingkan dengan merek Serambi Botaninya. Saya jarang memperhatikan mereknya. Dengan melihat IPB saya jadi tertarik beli” (DH, 48 tahun)
“Kata serambi terlalu mengarah ke agama, seperti Serambi Mekah, Serambi Aceh. Jadi saya rasa kurang pas untuk merek produk ini” (NT, 31 tahun)
Menurut hasil penilaian responden pada nama merek Serambi Botani, sebanyak 66 persen responden menilai sedang dan 29 persen responden menilai baik. Nama Serambi Botani yang menjadi identitas produk ini memiliki arti gerai atau teras depan yang menjual hasil olahan pertanian yang berasal dari tumbuh- tumbuhan. Bagi sebagian besar responden nama ini sudah cukup sesuai untuk menjadi identitas produk yang dikemasnya. Nama Serambi Botani juga dirasa unik jika dibandingkan dengan produk olahan pertanian lainnya. Namun, bagi sebagian responden lainnya nama Serambi Botani dirasa kurang sesuai dikarenakan kata Serambi yang lebih mengarah pada keagamaan. Hal ini membuat responden merasa kata Serambi Botani kurang sesuai untuk dijadikan nama merek untuk produk olahan pertanian. Responden yang memiliki persepsi buruk terhadap nama merek Serambi Botani ini sebesar 5 persen.
Gambar 8 Persentase penilaian responden terhadap ketepatan nama merek
Nama merek Serambi Botani menjadi identitas produk yang dikemasnya. Dalam menentukan nama merek bagi suatu produk perlu dipertimbangkan mengenai kemudahan dalam mengingat merek tersebut, keunikan merek tersebut, keterkaitan merek dengan produk yang dikemasnya, arti dari merek tersebut, serta kemudahan dalam menerima pesan yang ingin disampaikan melalui merek tersebut. Dalam hal ini Serambi Botani mendapatkan respon yang cukup positif
Persepsi buruk 5% Persepsi sedang 66% Persepsi baik 29%
karena sebagian responden berpendapat bahwa nama ini sudah cukup sesuai dengan produk yang dikemasnya. Namun, kondisi ini masih belum bisa dikatakan baik sebab masih di dominasi oleh persepsi sedang.
Kesesuaian Logo
Logo merupakan lambang yang menjadi identitas suatu produk. Logo harus mampu merepresentasikan perusahaan dan memberikan kepercayaan kepada konsumen. Logo juga harus mudah diingat, unik, memiliki ciri khas, tidak rumit, dan mengesankan. Pada alat promosi seperti media cetak leaflet, brosur, pamflet, dan sebagainya, logo berperan sebagai simbol yang memperkenalkan produk kepada khalayak luas. Selain itu, dengan adanya logo dapat mempermudah masyarakat untuk mengingat atau mengenali produk. Logo juga harus mengandung makna tertentu yang berkaitan dengan produk yang dikemasnya sehingga dengan melihat gambarnya masyarakat dapat menilai produk yang dikemasnya.
Tabel 8 Persentase responden berdasarkan jawaban pertanyaan terhadap kesesuaian logo Serambi Botani
No Pernyataan Persentase (%)
SS S TS STS
1. Logo Serambi Botani menunjukkan citra perusahaan
20 65 15 0
2. Logo Serambi Botani membantu saya mengenali produk-produk Serambi Botani
16 80 4 0
3. Logo Serambi Botani mudah diingat 19 71 10 0 4. Logo Serambi Botani menunjukkan produk
hasil olahan pertanian
16 67 17 0
5. Logo Serambi Botani terlihat menarik 15 66 19 0 Keterangan : SS : Sangat Setuju TS : Tidak Setuju
S : Setuju STS : Sangat Tidak Setuju Menurut penilaian responden terhadap logo Serambi Botani berdasarkan pernyataan pada Tabel 8, dapat dilihat bahwa sebanyak 65 persen responden menilai bahwa logo Serambi Botani sudah mencerminkan citra perusahaan bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan yang menjual produk-produk hasil olahan pertanian. Sebanyak 67 persen responden menjawab bahwa logo tersebut sudah sesuai dengan produk yang dijualnya yaitu produk olahan pertanian. Namun, 15 persen responden menjawab bahwa logo tersebut tidak menunjukkan citra perusahaan dan 17 persen responden menjawab bahwa logo tersebut tidak menunjukkan produk hasil olahan pertanian. Hal ini dikarenakan, menurut responden logo Serambi Botani kurang jelas dan kurang mencerminkan pertanian. Sebanyak 80 persen responden setuju bahwa logo Serambi Botani dapat membantu mereka mengenali produk-produk Serambi Botani. Dengan melihat logo Serambi Botani responden dapat mengingat dan mengenali bahwa produk tersebut adalah produk Serambi Botani. Namun, terdapat 4 persen responden yang
menjawab bahwa logo Serambi Botani kurang membantu. Hal ini dikarenakan responden tersebut lebih mengingat logo IPB yang menaungi Serambi Botani ini dibandingkan dengan logo Serambi Botani sendiri. Selain itu, terdapat 71 persen responden yang setuju bahwa logo Serambi Botani mudah diingat dan 66 persen responden mengatakan bahwa logo Serambi Botani ini menarik. Hal ini diutarakan oleh beberapa responden sebagai berikut:
“Logonya yang bergambar daun sudah cukup sesuai dengan produknya. Menunjukkan tumbuhan dan pertanian. Jadi saat melihat logonya tergambar pertanian” (LS, 31 tahun)
“Logonya bagus, sederhana, simple. Mudah diingat juga tidak ribet. Logonya daun, termasuk tumbuhan dan mencerminkan pertanian” (RS, 30 tahun)
Logo Serambi Botani yang bergambar sehelai daun berwarna hijau dan berlatar oranye mendapatkan respon postif dari responden. Dari 100 responden yang diteliti, 74 persen memiliki persepsi sedang, 26 persen memiliki persepsi baik, dan tidak ada responden yang memiliki persepsi buruk. Responden menilai bahwa logo daun yang melambangkan Serambi Botani ini dirasa sudah sesuai dengan produk yang dikemasnya yaitu produk olahan pertanian. Gambar daun hijau dengan latar oranye terlihat kontras tetapi tetap selaras. Menurut beberapa responden, logo ini sederhana tetapi sangat mencerminkan pertanian.
Gambar 9 Persentase penilaian responden terhadap kesesuaian logo
Logo merupakan salah satu hal terpenting dalam suatu kemasan karena dapat menjadi tanda pengenal suatu produk. Pada dasarnya logo sangat membantu konsumen untuk mengenal suatu produk. Hanya dengan melihat logo, konsumen dengan cepat dapat mengingat produk apa yang dikemasnya walaupun tanpa melihat nama merek dari produk tersebut. Oleh karena itu, logo yang dibentuk harus menarik dan dapat menggambarkan produk yang dikemasnya. Dalam hal ini Serambi Botani menggunakan logo sehalai daun untuk menggambarkan produk olahan pertanian yang dikemasnya. Walaupun sebagian responden menilai logo ini sudah menunjukkan produk olahan pertanian, namun sebagian responden lainnya menilai bahwa logo ini masih belum cukup sesuai untuk dijadikan
Persepsi sedang
74% Persepsi Baik
lambang Serambi Botani. Dengan kata lain, Serambi Botani memiliki potensi untuk menjadikan logo Serambi Botani menjadi lebih menarik dan terpercaya dimata masyarakat sehingga dapat mencapai persepsi yang lebih baik lagi.