REKAPITULASI TARGET PNBP TH. 2015 SD TH.2019
C. Pertumbuhan PDB Perikanan (persen)
PDB perikanan diartikan sebagai nilai keseluruhan semua barang dan jasa perikanan yang diproduksi dalam jangka waktu tertentu (per tahun). Angka persentase pertumbuhan PDB Perikanan diperoleh dengan mesmbandingkan nilai PDB Perikanan (berdasarkan harga konstan) tahun berjalan dibandingkan dengan nilai PDB Perikanan tahun sebelumnya. Pertumbuhan PDB merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pembangunan termasuk didalamnya perikanan budidaya. Pertumbuhan PDB perikanan dari tahun ke tahun selalu meningkat, hal tersebut menggambarkan kemampuan sumberdaya perikanan dalam pembangunan perekonomian nasional.
Target pertumbuhan PDB perikanan pada triwulan III tahun 2016 sebesar 8%. Pencapaian pertumbuhan PDB Perikanan triwulan III 2016 adalah 5,77% atau baru tercapai 72,13% dari target sebesar 8% (tabel 75). Capaian ini mengalami penurunan sebesar 32,59% apabila dibandingkan dengan pertumbuhan PDB triwulan III tahun 2015 yang besarnya 8,56%. Namun, pertumbuhan ekonomi sub sektor perikanan masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan kelompok pertanian secara keseluruhan yang hanya mencapai 2,81%, dan masih lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan yang hanya mencapai 5,02%.
Masih lebih tingginya pertumbuhan ekonomi sub sektor perikanan dibandingkan dengan sektor-sektor perikanan lainnya memperlihatkan bahwa sub sektor perikanan masih merupakan sub sektor unggulan dalam sektor pertanian. Pertumbuhan ekonomi sub sektor perikanan ini didukung oleh produksi perikanan budidaya dan produksi perikanan tangkap. Dengan demikian, hal ini membuktikan bahwa usaha di bidang perikanan baik tangkap maupun perikanan budidaya merupakan usaha yang cukup menguntungkan dan mampu memberikan kesejahteraan bagi pelakunya.
Tabel 77. Capaian IKU 3 “Pertumbuhan PDB Perikanan (Persen)” sampai dengan Triwulan III Tahun 2016
IKU 2015 2016 2019 Keterangan
Pertumbuhan PDB Perikanan (%) Non Kumulatif,
dihitung di akhir tahun. Data capaian 5,77 merupakan data capaian pada triwulan III tahun 2016
- Target Tahunan 7 8 7,2
- Realisasi Tahunan - - -
- Persentase Capaian Tahunan - - -
- Target s/d TW I 7 8 -
- Realisasi s/d TW I 8,61 * 7,94 -
- Persentase Realisasi s/d TW I terhadap Target s/d TW I 123,00 99,25 - - Persentase Realisasi s/d TW I terhadap Target Tahunan 123,00 99,25 -
- Target s/d TW II 7 8 -
- Realisasi s/d TW II 7,32 6,06 -
- Persentase Realisasi s/d TW II terhadap Target s/d TW II 104,57 75,75 - - Persentase Realisasi s/d TW II terhadap Target Tahunan 104,57 75,75 -
- Target s/d TW III 7 8 -
- Realisasi s/d TW III 8,56 5,77 -
- Persentase Realisasi s/d TW III terhadap Target s/d TW III 122,29 72,13 - - Persentase Realisasi s/d TW III terhadap Target Tahunan 122,29 72,13 -
Sampai dengan triwulan III, PDB sub sektor perikanan tumbuh di atas rata-rata nasional dan memiliki rata-rata pertumbuhan tertinggi dalam sektor pertanian secara umum. Hal ini menunjukkan bahwa subsektor perikanan memegang peranan strategis dalam mendorong pertumbuhan pada PDB kelompok pertanian, maupun nasional. Perkembangan PDB dapat terlihat dalam tabel 78 berikut.
PDB sub sektor perikanan tumbuh di atas rata-rata nasional dan memiliki rata-rata pertumbuhan tertinggi dalam sektor pertanian secara umum. Hal ini menunjukkan bahwa subsektor perikanan memegang peranan strategis dalam mendorong pertumbuhan pada PDB kelompok pertanian, maupun nasional.
Tabel 78. PDB Perikanan (Atas Dasar Harga Berlaku) sampai dengan Triwulan III Tahun 2015 – 2016
I II III IV Jumlah I II III
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 4.01 6.86 3.34 1.57 4.02 1.77 3.35 2.81
1 Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian 3.17 6.94 2.71 -0.25 3.31 0.57 3.27 2.48
a. Tanaman Pangan -0.70 15.28 1.67 -4.17 3.48 -5.57 4.60 1.64
b. Tanaman Hortikultura 0.59 2.63 3.76 2.89 2.49 0.74 1.76 4.96
c. Tanaman Perkebunan 8.41 3.09 2.71 1.12 3.54 5.94 2.29 1.78
d. Peternakan 5.06 4.94 3.96 -1.21 3.09 4.36 4.52 4.12
e. Jasa Pertanian dan Perburuan 3.98 6.70 3.48 0.84 3.87 0.77 3.10 2.38
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu 1.91 4.26 -2.36 -1.07 0.66 -0.82 -3.67 -1.68
3 Perikanan 8.61 7.32 8.56 8.96 8.37 7.94 6.06 5.77
Pertambangan dan Penggalian -1.32 -5.20 -5.66 -7.91 -5.08 -0.76 -0.09 0.13
1 Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi -2.49 -0.74 -0.58 4.45 0.13 6.21 2.13 1.25
2 Pertambangan Batubara dan Lignit -9.69 -21.34 -21.28 -30.29 -20.89 -14.68 -4.21 -5.33
3 Pertambangan Bijih Logam 6.82 -4.73 -12.08 -0.03 -3.28 -1.11 -8.17 5.42
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya 11.59 12.20 14.01 2.66 9.97 6.02 5.60 1.06
Industri Pengolahan 4.01 4.11 4.51 4.35 4.25 4.62 4.64 4.56
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas -4.98 -4.26 -1.36 3.77 -1.76 5.85 5.77 3.34
Industri Pengolahan Non Migas 5.26 5.22 5.28 4.43 5.04 4.47 4.50 4.71
1 Industri Makanan dan Minuman 8.16 8.48 6.94 6.64 7.54 7.62 8.14 9.82
2 Industri Pengolahan Tembakau 0.45 4.61 8.63 11.84 6.43 5.90 3.62 0.35
3 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi -1.65 -6.13 -6.24 -5.06 -4.79 -1.34 -0.07 -0.78
4 Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki 3.68 3.86 2.49 5.81 3.98 9.32 8.74 6.94
5 Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya 1.41 -2.13 -3.96 -2.59 -1.84 2.33 2.21 0.86 6 Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman -0.39 -3.40 0.98 2.54 -0.11 -1.37 5.17 3.28
7 Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional 9.65 6.79 10.18 2.97 7.36 -2.04 5.18 8.99
8 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik -3.49 8.62 7.04 8.53 5.05 -4.14 -11.51 -12.08
9 Industri Barang Galian bukan Logam 5.00 9.09 6.56 4.24 6.18 8.02 4.06 7.28
10 Industri Logam Dasar 9.14 7.47 4.61 4.92 6.48 8.26 0.91 -5.28
11 Industri Barang Logam; Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrik8.22 9.52 6.25 7.42 7.83 8.08 2.14 6.20
12 Industri Mesin dan Perlengkapan -2.83 4.04 14.86 14.05 7.49 15.58 9.40 0.12
13 Industri Alat Angkutan 5.05 0.75 4.16 -0.42 2.33 3.36 7.80 3.27
14 Industri Furnitur 5.05 7.25 5.08 2.60 5.00 0.58 -0.15 0.13
15 Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan 3.08 5.64 8.86 2.08 4.89 0.03 -2.42 -4.53
I II III IV Jumlah I II III Pengadaan Listrik dan Gas 1.73 0.76 0.56 1.81 1.21 7.50 6.24 4.89
1 Ketenagalistrikan 3.79 2.31 1.80 2.89 2.68 8.56 7.18 5.83 2 Pengadaan Gas dan Produksi Es -8.95 -7.91 -6.35 -4.18 -6.82 1.25 0.37 -0.86 Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 5.39 7.76 8.75 6.77 7.17 4.82 3.29 1.67 Konstruksi 6.03 5.35 6.82 8.24 6.65 7.87 6.21 5.69 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor4.12 1.70 1.39 2.77 2.47 4.06 4.06 3.65 1 Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya 0.65 -3.22 2.10 2.43 0.47 3.21 6.40 3.15 2 Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor5.00 2.90 1.23 2.86 2.95 4.27 3.52 3.77 Transportasi dan Pergudangan 5.78 5.92 7.26 7.67 6.68 7.90 6.91 8.20 1 Angkutan Rel 7.27 1.35 5.26 4.42 4.51 7.89 3.14 2.29 2 Angkutan Darat 7.31 6.79 7.73 6.76 7.15 7.57 7.65 7.11 3 Angkutan Laut -2.75 1.32 1.57 9.36 2.37 3.34 1.55 3.22 4 Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan 1.79 0.40 1.52 0.45 1.03 1.17 2.18 0.05 5 Angkutan Udara 8.89 8.16 10.84 9.81 9.44 12.47 9.13 15.53 6 Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir 3.03 4.60 6.58 9.39 5.95 8.22 6.03 8.98 Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 3.37 3.75 4.48 5.79 4.36 5.62 4.92 4.55 1 Penyediaan Akomodasi 4.83 4.73 6.32 8.98 6.25 8.43 4.71 3.54 2 Penyediaan Makan Minum 3.02 3.51 4.02 4.98 3.89 4.94 4.97 4.81 Informasi dan Komunikasi 10.09 9.66 10.74 9.74 10.06 8.06 9.85 9.20 Jasa Keuangan dan Asuransi 8.57 2.63 10.36 12.52 8.53 9.32 13.59 8.83 1 Jasa Perantara Keuangan 9.23 -0.02 12.63 16.49 9.57 11.18 16.88 9.73 2 Asuransi dan Dana Pensiun 7.23 6.59 6.23 6.36 6.60 4.87 8.61 7.18 3 Jasa Keuangan Lainnya 8.03 7.88 7.84 6.31 7.50 9.25 9.11 7.83 4 Jasa Penunjang Keuangan 6.70 5.97 4.70 3.66 5.24 1.59 3.92 5.52 Real Estate 5.26 5.03 4.78 4.25 4.82 4.87 4.46 3.70 Jasa Perusahaan 7.36 7.64 7.63 8.13 7.69 8.14 7.57 6.95 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib4.73 6.29 1.27 6.70 4.75 4.53 4.36 3.81 Jasa Pendidikan 5.03 11.71 8.08 5.32 7.45 5.36 5.13 1.87 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 7.14 7.48 6.33 7.44 7.10 8.60 6.50 4.24 Jasa lainnya 7.98 8.06 8.11 8.15 8.08 7.91 7.88 7.71 NILAI TAMBAH BRUTO ATAS HARGA DASAR 4.44 4.10 3.86 4.01 4.10 4.73 4.95 4.40 PAJAK DIKURANG SUBSIDI ATAS PRODUK 16.64 27.30 36.01 46.55 31.98 11.55 13.06 21.84 PRODUK DOMESTIK BRUTO 4.73 4.66 4.74 5.04 4.79 4.91 5.19 5.02
3.2.
Capaian Kinerja AnggaranPada awal tahun 2016, Ditjen Perikanan Budidaya dalam membiayai program peningkatan produksi perikanan budidaya mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp 1.676.038.704.000,-. Dana yang dialokasikan tersebut berkurang menjadi sebesar Rp 1.435.001.704.000,- pada bulan Juli 2016 disebabkan adanya Kebijakan Pemerintah mengenai APBN-P. Realisasi anggaran sampai dengan triwulan III tahun 2016 sebesar Rp 576.827.057.737,- atau 40,20%, mengalami kenaikan sebesar 31,64% dibandingkan tahun 2015 pada triwulan yang sama yaitu sebesar Rp 438.197.637.872,- atau 32,20%. Perbandingan pagu dan realisasi anggaran Ditjen Perikanan Budidaya triwulan III tahun 2016 dan 2015 dapat dilihat pada tabel berikut.
Pada awal tahun 2016, Ditjen Perikanan Budidaya dalam membiayai program peningkatan produksi perikanan budidaya mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari APBN sebesar Rp 1.676.038.704.000,-. Dana yang dialokasikan tersebut pada bulan Juli 2016 berkurang Rp 241.037.000.000,- menjadi sebesar Rp 1.435.001.704.000,- disebabkan adanya Kebijakan Pemerintah mengenai APBN-P. Sedangkan pada bulan November 2016 terdapat penambahan PNBP pada salah satu satker di lingkup UPT Ditjen Perikanan Budidaya, yaitu Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan (LP2IL) Serang sebesar Rp 77.615.000,-, sehingga total anggaran Ditjen Perikanan Budidaya bertambah menjadi sebesar Rp 1.435.079.319.000,-. Namun demikian, pada bulan November 2016 terdapat kebijakan Self Blocking terhadap anggaran Ditjen Perikanan Budidaya sebesar Rp 441.784.640.000,- sehingga total anggaran Ditjen Perikanan Budidaya yang dapat dipergunakan menjadi sebesar Rp 993.294.679.000,-. Realisasi anggaran sampai dengan triwulan IV tahun 2016 sebesar Rp 957.875.467.329,- (66,75%) atau 96,43% apabila dihitung menurut pagu yang boleh digunakan setelah self blocking, mengalami kenaikan sebesar 3,48% dibandingkan tahun 2015 pada triwulan yang sama, yaitu sebesar 92,95%. Perbandingan pagu dan realisasi anggaran Ditjen Perikanan Budidaya triwulan IV tahun 2016 dan 2015 dapat dilihat pada tabel 79 berikut.
Tabel 79. Perbandingan Pagu dan Realisasi Anggaran Ditjen Perikanan Budidaya sampai dengan Triwulan III Tahun Anggaran 2016 dan 2015
TAHUN
ANGGARAN PAGU (Rp) REALISASI (Rp) (%)
2016 1.435.001.704.000 576.827.057.737 40,20
2015 1.360.771.200.000 438.197.637.872 32,20
Ket: Data TW III Tahun 2016 berdasarkan update OM-SPAN s.d. 30 September 2016
Perbandingan pagu dan realisasi anggaran per jenis belanja satker Ditjen Perikanan Budidaya triwulan III TA. 2016 dan 2015 dapat dilihat pada tabel 80.
Tabel 80. Perbandingan Pagu dan Realisasi Anggaran Setditjen Perikanan Budidaya Berdasarkan Jenis Belanja
Pagu (Rp) Realisasi (Rp) % Pagu (Rp) Realisasi (Rp) %
Pegawai 189,894,028,000 123,496,070,423 65.03 144,954,321,000 102,664,436,541 70.83 Barang 1,124,362,900,000 409,462,843,760 36.42 1,005,765,708,000 308,557,385,488 30.68 Modal 120,744,776,000 43,868,143,554 36.33 210,051,171,000 26,975,815,843 12.84 Total 1,435,001,704,000 576,827,057,737 40.20 1,360,771,200,000 438,197,637,872 32.20 JENIS BELANJA TW III TAHUN 2015