BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN
3.2 Pembahasan
3.2.1 Perwajahan Puisi (Tipografi)
Perwajahan pada lirik lagu
د و س ي ب ح ل ا
/alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' merupakan suatu puisi yang dinyanyikan oleh Maher Zain adalah sebagai berikut:25 Tidak, aku tidak takut lagi
يِن دِّد ه ي ٌم ل ظ
tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini
بَّرلا و ع م ق ح لا ف
/fālḥaqqu ma'ahu alrabu/
Tuhan selalu bersama dengan kebenaran
ه ر ص ن ي َّك ش لا
/lā syakku yanṣuruhu/
tak ragu lagi, Tuhan akan menolongnya (kebenaran) ( (2
/'azmi gadan kal khaili yamḍi/
Kekuatanku telah menjadi seperti kuda yang berlari gesit
يا م د ق ت ر ث ا نِئ ل و
Dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu
للها ف د و س ي ب ح لا و ع ن س اًم ت ح د و د و لا
د
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu/
26
cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih, kami pasti kan kembali
د و ع ن س اًم ت ح
دوسي ب ح لا و
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin ( (3
apa kesalahan kami, kami hanyalah anak-anak
ا ن ط ا ح أ ٌم تٌ ي ٌم ت ي
/yutmun yutmun aḥā ṭanā/
anak-anak yatim anak-anak yatim mengelilingi kami
ا ن دِّي ق ي ٌر ه ق
lepaskan kami dari belenggu itu REFF
/'azmi gadan kal khaili yamḍi/
Kekuatanku telah menjadi seperti kuda yang berlari gesit
يا م د ق ت ر ث ا نِئ ل و
Dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu
للها ف د و س ي ب ح لا و ع ن س اًم ت ح د و د و لا
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu/
27
cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih, kami pasti kan kembali
د و ع ن س اًم ت ح
دوسي ب ح لا و
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin ( (4
يتيِّر ح ت م س اَّم ل يِن م رك أ للها
/allāhu akramanī lammā samatḥarriyatī/
Allah memuliakanku ketika kebebasanku telah bangkit
يا ي ن د ت ق ب ا م يِت ما ر ك ن و ص أ س
/sa'aṣūnu karāmatī mā baqat dunyāy/
aku kan menjaga kemuliaanku selama aku masih hidup
ا غ ى م س أ للها ف يِن و د ح ي ف و خ لا يِت ي
/lā khaufa yaḥdūnī fāllāhu asmā gāyatī/
Tak ada ketakutan yang membatasiku, sungguh asma Allah adalah tujuan ku
يا ن م ى صق أ كا ذ يتنجل شيعأس
/sa'a'īsyu lijannatī żāka aq'aṣā munāy/
aku akan hidup untuk surgaku, itulah puncak harapanku
م ح رِا ا نَّ ب ر ا ي ن ر ص ن ىِّب ر ا ي ا ن ف ع ض
ا
/yā rabbanā irḥam ḍa'fanā yā rabbī naṣar naḍā wahai Tuhan kami kasihanilah lemahnya kami Oh Tuhan kami tolonglah kami
د و ي ق ِن و د نِم يِض م ن ي ك
/kay namḍī min dūni quyūdu/
agar aku bisa melanjutkan tanpa belenggu REFF
للها ف د و س ي ب ح لا
دو ع ن س اًم ت ح د و د و لا
/alhubbu yasūdu fāllahu alwadūd ḥatman sana'ūdu/
Cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih kami pasti akan kembali
د و ع ن س اًم ت ح ب ح لا و
د و ي ق ِن و د نِم د و س ي
/ḥatman sana'ūdu wa al ḥubbu yasūdu min dūnī quyūdu/
Kami pasti kan kembali, dan cinta kan menang Tanpa pembatas
د و ع ن س اًم ت ح د و د و لا للها ف د و س ي ب ح لا
/alhubbu yasūdu fāllahu alwadūd ḥatman sana'ūdu/
Cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih kami pasti akan kembali
د وع ن س اًم ت ح د و س ي ب ح لا و
/ḥatman sana'ūdu wa ala ḥubbu yasūdu/
Kami pasti kan kembali, dan cinta akan menang
28
Lirik lagu
د و س ي ب ح ل ا
/alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' ini awalnya diciptakan dalam bahasa Inggris oleh Bara Kherigi dan Maher Zain dengan melodi dan arrangement diciptakan oleh Maher Zain, yang berjudul "Love Will Prevail". Kemudian Maher Zain kembali membuat lagu tersebut dalam versi bahasa Arabnya.Perwajahan (tipografi) lirik lagu
د و س ي ب ح ل ا
/alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' terdiri dari empat bait tiga puluh lima baris, yang di dalamnya terdapat unsur diksi, imaji, kata konkret, bahasa figuratif (majas) dan rima.3.2.2. Diksi
Adapun diksi pada lirik lagu
د و س ي ب ح ل ا /
alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' adalah sebagai berikut: Bait pertama - Baris ke dua
ظ ل ٌم ي ه د ِن ِّد
ي
/ẓulmun yuhaddidunī/
kegelapan yang mengancamku Pada ungkapan lirik lagu tersebut, tepat jika peneliti menggunakan kata
يِن دِّد ه ي /yuhaddidunī/ 'mengancamku', pilihan kata yang tepat jika diselaraskan dengan kata 'kegelapan' untuk mempertegas maksud kalimat tersebut. Artinya apa yang diimpikan seseorang dalam lirik lagu tersebut bukan hanya omong kosong.
Daripada penggunaan persamaan kata يِن دِّد ه ي /yuhaddidunī/ 'mengancamku' yang tidak selaras, seperti menakut-nakuti, menggertak dan mengintimidasi.
- Baris ke empat
ا ل و ط ي ا م ه م لا لا
ب رَّدل
29
/lā lā mahmā yaṭūlu aldarbu/
Tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini Pada ungkapan lirik lagu tersebut terdapat diksi
ل و ط ي
/yaṭūlu/ 'sepanjang'. Dari kata tersebut peneliti ingin mengambarkan jalan yang panjang sebagai analogi jiwa seseorang yang pantang menyerah. Dengan analogi tersebut akan tergambar jelas jalanan panjang yang lurus ke depan, artinya seseorang sudah memikirkan arah tujuan yang akan dlakukan sehingga tidak pantang menyerah. Maka, tepat jika peneliti menggunakan kataل و ط ي
/aṭūlu/ 'sepanjang' daripada kata 'jenjang' atau 'sejenjang'. Bait ke dua - Baris pertama
ك اًد غ ىِم ز ع يِض م ي ِل ي خ لا
/'azmi gadan kal khaili yamḍi/
Kekuatanku telah menjadi seperti kuda yang berlari gesit Pada lirik lagu tersebut, peneliti menggunakan kata
ِل ي خ لا
/al khaili/ 'kuda' untuk mengkiaskan jiwa seseorang yang penuh dengan semangat sehingga dirinya yang lemah seakan menjadi kuat. Dikiaskan dengan kataِل ي خ لا
/al khaili/ 'kuda' karena kuda adalah binatang yang kuat, cepat dan tidak buas seperti singa, harimau dll.- Baris ke ke empat
ِد و ي ق ِن و د نِم ىِض من س و
/wasanamḍī min dūni quyūdi/
Dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu, cinta yang memimpin Pada ungkapan lirik lagu tersebut, tepat jika peneliti menggunakan kata
ِد و ي ق
/quyūdi/ 'belenggu' dari sekian banyak sinonim kata
ِد و ي ق
/quyūdi/ 'belenggu', seperti borgol, pengikat, rantai dan kurungan. Kataِد و ي ق
/quyūdi/ 'belenggu' membuat keselarasan antara kata sebelum dan sesudahnya, juga kalimatnya menjadi lebih estetik.30 - Baris ke lima
ح لا ي ب س و د للها ف لا و د ود
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu/
cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih
Diksi tersebut di atas berhubungan dengan inti keseluruhan lirik lagu dengan judul
د و س ي ب ح ل ا /
alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' yang menggunakan pilihan kata yang tepat untuk menjelaskan lirik lagu tersebut. Yaitu tentang keadaan jiwa seseorang yang penuh dengan kekuatan dan harapan hanya kepada Allah semata. Sehingga timbullah bermacam-macam perasaan yang tergambarkan dalam lirik lagu tersebut yang menggambarkan perasaan berani, kuat, dalam pilihan kata tersebut di atas, yang keseluruhannya saling terikat satu sama lain.- Baris ke enam
د و ع ن س اًم ت ح
دوسي ب ح لا و
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
Kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin Pada ungkapan lirik lagu tersebut, tepat jika peneliti menggunakan kata
دوسي
/yasūdu/ 'memimpin' dari sekian banyak sinonim kata 'memimpin', seperti menuntun, membimbing dan menggandeng. Kata 'memimpin' membuat keselarasan antara kata sebelum dan sesudahnya, juga kalimatnya menjadi lebih tertata.
Bait ke empat - Baris pertama
يتيِّر ح ت م س اَّم ل يِن م رك أ للها
/allāhu akramanī lammā samat ḥarriyatī/
Allah memuliakanku ketika kebebasanku telah bangkit
31
Pada ungkapan lirik lagu tersebut, peneliti menggunakan kata
يتيِّر ح
/ḥarriyatī/'kebebasanku' untuk memberitahukan bahwa seseorang telah bebas dari ketakutan.
Artinya orang tersebut yakin bahwa Allah akan memuliakannya jika seseorang itu tidak takut lagi dan senantiasa berpikir optimis. Kata 'kebebasan' tepat digunakan daripada persamaan kata 'kebebasan', seperti berdikari, independen, lapang dan lepas.
- Baris ke tiga
ا غ ى م س أ للها ف يِن و د ح ي ف و خ لا يِت ي
/lā khaufa yaḥdūnī fāllāhu asmā gāyatī/
Tak ada ketakutan yang membatasiku, sungguh asma Allah adalah tujuan ku Pada ungkapan lirik lagu tersebut penyair menggunakan kata
يِن و د ح ي
/yaḥdūnī/'kebebasanku' supaya selaras dengan kalimat ataupun dengan kata sebelumya.
Artinya segala sesuatu yang membuat seseorang takut bukanlah pembatas baginya. Maka kata يِن ْوُد ْحَي /yaḥdūnī/ 'kebebasanku' tepat digunakan, daripada kata durasi, era, periode, kurun dan tempo.
3.2.3 Imaji
Adapun imaji dalam lirik lagu lirik lagu
دوسي بحلا
/ alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' dinyanyikan oleh Maher Zain adalah sebagai berikut: Bait pertama - Baris pertama
م لا عا دا ي ر ِع ب ِن
/lā mā 'āda yura'ibunī /
ي
Tidak, aku tidak takut lagi kegelapan yang mengancamku Lirik lagu tersebut mengajak peneliti atau pendengar untuk menerawang daya khayalnya dalam menciptakan imaji keberanian yang dirasakan oleh orang yang
32
Tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini Dalam ungkapan lirik lagu di atas peneliti mengajak pendengar untuk dapat membayangkan kegundahan hati yang dihadapi, namun dia selalu optimis bahwasannya Allah selalu bersama orang yang benar dan Allah akan menolong kebenaran bukan kesesatan.
Bait ke dua
- Baris pertama sampai baris ke tiga
ع ز
/'azmi gadan kal khaili yamḍi/
Keinginanku akan menjadi seperti kuda yang berlari gesit
و ل
Pada ungkapan lirik lagu tersebut bahwasannya keinginan yang amat kuat diimajinasikan dengan seekor kuda yang gesit sedang berlari kencang, begitu juga dengan keinginan seseorang untuk tetap tegar agar dapat menghadapi kesedihan, kegundahan dengan kekuatan yang berlipat ganda.- Baris ke empat sampai baris ke enam
ِد و ي ق ِن و د نِم ىِض من س و
33
/wasanamḍī min dūni quyūdi
/
dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu
د و ع ن س اًم ت ح د و د و لا للها ف د و س ي ب ح لا
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu/
cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih, kami pasti kan kembali
د و ع ن س اًم ت ح دوسي ب ح لا و
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
Kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin (menang)
Imaji baris ke empat sampai ke enam ini menjelaskan tentang cinta dan kekuatan adalah suatu hal yang dapat membuat seseorang mempunyai harapan yang besar hal ini desebabkan sumpah yang mereka lakukan bahwasannya Allah Maha Pengasih dan cinta dan kekuatan pasti akan memimpin sebuah harapan.
Bait ke tiga
- Baris pertama sampai baris ke enam
ا ن ل ئا س ي ٌل ف ط
/ṭaflun yusā'ulunā/
Anak-anak bertanya pada kami
؟ا ن لِت ق ي ا ذ ن م
/manżā yuqatilunā/
siapa yang membunuh kami
؟لا ف ط أ ا ن ب ن ذ ا م
/mā żanbunā aṭfālu?/
apa kesalahan kami, kami hanyalah anak-anak
ا ن ط ا ح أ ٌم تٌ ي ٌم ت ي
/yutmun yutmun aḥā ṭanā/
Anak-anak yatim anak-anak yatim mengelilingi kami
ا ن دِّي ق ي ٌر ه ق
/qahran yuqayyidunā/
pemaksaan memborgol kami
ل لَ ع لا ا ن ل ا و كف
/fukkū lanā al a'lāla/
lepaskan kami dari belenggu itu
34
Imaji pada bait ke tiga tersebut membayangkan perasaan anak-anak yang terbunuh tanpa sebab. Dan anak-anak yatim yang ditinggal oleh orang tua, saudara, keluarga, sehingga membuat anak-anak tidak berdaya untuk melakukan sesuatu apapun. Oleh karena keadaan tersebut membuat seseorang berusaha sekuat mungkin untuk melepaskan dan membebaskan penderitaan anak-anak yatim dari cengkraman kebiadaban.
Bait ke empat
- Baris pertama sampai baris ke lima
يتيِّر ح ت م س اَّم ل يِن م رك أ للها
/allāhu akramanī lammā samatḥarriyatī/
Allah memuliakanku ketika kebebasanku telah bangkit
يا ي ن د ت ق ب ا م يِت ما ر ك ن و ص أ س
/sa'aṣūnu karāmatī mā baqat dunyāy/
aku kan menjaga kemuliaanku selama aku masih hidup
ا غ ى م س أ للها ف يِن و د ح ي ف و خ لا يِت ي
/lā khaufa yaḥdūnī fāllāhu asmā gāyatī/
Tak ada ketakutan yang membatasiku, sungguh asma Allah adalah tujuan ku
يا ن م ى صءق أ كا ذ يتنجل شيعأس
/sa'a'īsyu lijannatī żāka aq'aṣā munāy/
aku akan hidup untuk surgaku, itulah puncak harapanku
ر ص ن ىِّب ر ا ي ا ن ف ع ض م ح رِا ا نَّ ب ر ا ي نا
/yā rabbanā irḥam ḍa'fanā yā rabbī naṣarnā/
Wahai Tuhan kami kasihanilah lemahnya kami Oh Tuhan kami tolonglah kami Pada ungkapan lirik lagu di atas, peneliti ingin mengajak pembaca merasakan jiwa keberanian yang berkobar yang timbul karena ada satu tujuan yang akan dicapai. Sehingga apapun pembatas yang menghadang pasti akan dilewati, karena Allah SWT memuliakan orang-orang yang berusaha dengan gigih dan puncak harapannya adalah untuk mencapai surga mengajak pembaca merasakan bahwa diri setiap manusia adalah makhluk yang lemah di hadapan
35
Allah SWT. Sehingga pertolongan Allah yang menjadi kekuatan serta menimbulkan rasa optimis bagi mereka.
3.2.4 Kata Konkret
Kata konkret dalam
د و س ي ب ح ل ا
/alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' dinyanyikan oleh Maher Zain, adalah sebagai berikut: Bait pertama - Baris ke empat
ب رَّدلا ل و ط ي ا م ه م لا لا
/lā lā mahmā yaṭūlu aldarbu/
Tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini Kata konkret pada penggalan lirik lagu di atas adalah
ب رَّدلا
/aldarbu/'jalan'. Kata
ب رَّدلا
/aldarbu/ menunjukkan jumlah hari yang ditempuh untuk memperjuangkan kebenaran. Artinya kata tersebut mewakilkan pengertian menyeluruh dari lirik laguد و س ي ب ح ل ا
/alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' yang menceritakan sebuah perjalanan yang ditempuh orang-orang. Bait ke dua - Baris pertama
ع ز ِم غ ى ًد ك ا خ ي لا ي م ِل ِض ي
/'azmi gadan kal khaili yamḍi/
Keinginanku akan menjadi seperti kuda yang berlari gesit Kata konkret pada penggalan puisi di atas adalah
ِل خ ي لا
/al khaili/ 'kuda'.Kuda adalah binatang kuat yang kerap membantu manusia. Namun, dalam lirik lagu tersebut kuda dimaknai sebagai manusia yang mempunyai tekad kuat. Jika dimaknai secara menyeluruh manusia tersebut mempunyai tekad kuat untuk merebut kembali apa yang menjadi haknya.
36 - Baris ke dua
و ل ِئ ا ث ر ن ت د م ق
/wala'in aśrat qadamāy/
يا
sementara kedua kakiku tersandung
Kata konkret pada penggalan lirik lagu di atas adalah
م ق د
/qadama/ 'kaki. Kaki merupakan alat gerak manusia. Namun, kaki yang dimaksud dalam puisi tersebut adalah perjuangan yang sewaktu-waktu bisa dihambat oleh hal-hal tidak terduga. Bait ke tiga - Baris pertama
ا ن ل ئا س ي ٌل ف ط
/ṭaflun yusā'ulunā/
Anak-anak bertanya pada kami Kata konkret pada penggalan lirik lagu di atas adalah لْفَط /ṭaflun/ 'anak-anak'. Kata tersebut bukan merupakan kata kiasan, melainkan memang makna kata sebenarnya, artinya banyak anak-anak menjadi yatim karena ayahnya tewas di medan perjuangan, yang diceritakan pada bait ke tiga.
- Baris ke empat
ا ن ط ا ح أ ٌم تٌ ي ٌم ت ي
/yutmun yutmun aḥā ṭanā/
Anak-anak yatim anak-anak yatim mengelilingi kami Kata konkret pada lirik lagu dia atas adalah
ٌم ت ي
/yutmun/ 'anak-anak yatim'.Kata tersebut bukan kata kiasan, melainkan makna kata sebenarnya, artinya anak-anak yatim mempertanyakan keberadaan orang tuanya.
Kata-kata yang tersebut di atas merupakan kata konkret. Karena pengarang menyatakan dengan jelas maksud dari keseluruhan lirik lagu tersebut melalui kata-kata konkret tersebut yang langsung tertuju pada maksud
37
yang ingin disampaikan pengarang. Maksudnya adalah bahwa kata-kata itu dapat mengarah pada arti secara keseluruhan.
3.2.5 Bahasa Figuratif (Majas)
Bahasa figuratif mampu menghasilkan kesenangan imajinatif, menghasilkan imaji tambahan dalam puisi sehingga yang abstrak jadi konkret dan menjadikan puisi lebih nikmat dibaca, menambah intensitas perasaan penyair untuk puisinya dan menyampaikan sikap penyair serta untuk mengonsentransikan makna yang hendak disampaikan.
3.2.5.1 Personifikasi
Bait pertama
- Baris ke empat sampai baris ke enam
ا م ه م لا لا ب رَّدلا ل و ط ي
/lā lā mahmā yaṭūlu aldarbu/
tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini
بَّرلا و ع م ق ح لا ف
/fālḥaqqu ma'ahu alrabu/
Tuhan selalu bersama dengan kebenaran
ه ر ص ن ي َّك ش لا
lā syakku yanṣuruhu/
tak ragu lagi, Tuhan akan menolongnya (kebenaran)
Bahasa figuratif (majas) pada lirik lagu tersebut yaitu kata
ب رَّدلا
/aldarbu/ 'jalan' menunjukkan kategori majas personifikasi yaitu menyamakan benda dengan manusia, yaitu mengungkapkan tentang harapan, keinginan dan kebebasan dari belenggu yang dapat diraih oleh seseorang berkat bantuan yang diberikan oleh Tuhan. Kutipan lirik lagu tersebut membuktikan bahwa bahasa figuratif menunjukkan cara untuk mengonsentransikan makna yang hendak disampaikan. Bait ke dua
- Baris pertama sampai baris ke lima
ع ز غ ى ِم ًد ك ا ل خ ي ي م ِل ِض ي
/'azmi gadan kal khaili yamḍi/
38
kekuatanku telah menjadi seperti kuda yang berlari gesit
و ل
Dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu
للها ف د و س ي ب ح لا د و ع ن س اًم ت ح د و د و لا
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu/
cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih, kami pasti kan kembali Majas personifikasi dalam lirik lagu tersebut yaitu
يا د م ق ت ا ث ر
/aśrat qadamāy/'kedua kakiku tersandung' yang menunjukkan perasaan, kemerdekaan, asa, ghirah menjadi kekuatan untuk mewujudkannya.
Kata
ِد و ي ق
/quyūdi/ 'belenggu' adalah majas personifikasi yang menunjukkan benda bersinonim dengan ikatan, gari, simpulan, borgol. Makna yang dikandungnya adalah kebebasan yang diimpikan menjadi kenyataan dengan dibarengi kekuatan cinta. Kutipan lirik lagu tersebut membuktikan bahwa bahasa figuratif menunjukkan cara untuk mengonsentransikan makna yang hendak disampaikan. Bait ke tiga
- Baris ke empat sampai baris ke enam
ا ن ط ا ح أ ٌم تٌ ي ٌم ت ي
/yutmun yutmun aḥā ṭanā/
Anak-anak yatim anak-anak yatim mengelilingi kami
ن دِّي ق ي ٌر ه ق
lepaskan kami dari belenggu itu39
Kata
ا ن ط ا ح أ ٌم تٌ ي
/yutmun aḥā ṭanā/ 'anak-anak yatim mengelilingi kami' adalah majas personifikasi yang mengandung makna anak-anak tersebut menaruh harapan yang besar kepada orang-orang sekelilingnya agar mereka dapat hidup bebas dari keadaan yang mengancam. Kutipan lirik lagu tersebut membuktikan bahwa bahasa figuratif menunjukkan cara untuk mengonsentransikan makna yang hendak disampaikan. Baris ke empat
- Baris ke tiga sampai baris ke lima
ا غ ى م س أ للها ف يِن و د ح ي ف و خ لا يِت ي
/lā khaufa yaḥdūnī fāllāhu asmā gāyatī/
Tak ada ketakutan yang membatasiku, sungguh asma Allah adalah tujuan ku
ذ يتنجل شيعأس صقأ كا
م ى يا ن
/sa'a'īsyu lijannatī żāka aq'aṣā munāy/
aku akan hidup untuk surgaku, itulah puncak harapanku
ي
Tuhan kami kasihanilah lemahnya kami Oh Tuhan kami tolonglah kami
Majas personifikasi didapati pada kata
يتنجل
/lijannatī/ 'untuk surgaku', yang menunjukkan bahwa kebahagiaan, kesenangan, kegembiraan yang abadi adalah akhir dari segala harapan menuju kepada keabadian yang hakiki yaitu bertemu dengan Illahi rabbi. Kutipan lirik lagu tersebut membuktikan bahwa bahasa figuratif menunjukkan cara untuk mengonsentransikan makna yang hendak disampaikan./'azmi gadan ka alkhaili yamḍi/
Kekuatanku telah menjadi seperti kuda yang berlari gesit
40
Majas simile pada lirik lagu tersebut adalah kata yang mengandung kata
ل خ ي ا ل ك
/ka alkhaili/. Majas simile pada kata tersebut adalah
ك
/ka/ yaitu bermakna 'seperti' yang dilekatkan pada kataِل خ ي ا ل
/alkhaili/ 'kuda'. Sedangkan makna kata kuda yang dimaksud adalah semangat serta tekad yang kuat. Diibaratkan dengan kuda karena, kuda adalah binatang kuat yang bisa ditunggangi serta berlari kencang dangan beban yang dibawanya. Kutipan lirik lagu tersebut membuktikan bahwa bahasa figurative adalah cara untuk mengonsentransikan makna yang hendak disampaikan.anak-anak yatim, anak-anak yatim mengelilingi kami
Ungkapan lirik lagu dia atas mengulang kata
ٌم ي ت
/yutmun/ sebanyak satu kali dalam satu kalimat. Kutipan lirik lagu di atas menunjukkan bahwa bahasa figurative adalah cara untuk menghasilkan imaji tambahan dalam puisi sehingga yang abstrak jadi konkret, yaitu dengan mengulang satu kali kata konkret yang terdapat pada lirik lagu tersebut sehingga menjadikan lirik lagu lebih nikmat dibaca atau dilantunkan.41
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu ḥatman sana'ūdu / dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu, cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih
ح ت ًم س ا ن ع ود و ح لا ب دوسي
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
Kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin
Ungkapan lirik lagu dia atas berisi pengulangan pada kata
م ًا ح ت
/ḥatman/dankataس ن
ع و
د
/sana'ūdu/ yang terletak di akhir kalimat baris ke empat kemudian diulang kembali pada awal kalimat baris ke 5.Berdasarkan analisis bahasa figuratif (majas) pada lirik lagu
ود س ي ب ح لا
/alhubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin', ada beberapa majas yang tidak ditemukan, yaitu majas metafora, hiperbola, sinekdoke, alegori, litotes, metonimia, eufemisme, pleonasme, klimaks, antiklimaks, ironi, anititesis, alusio.
3.2.6 Rima
Rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, maupun akhir baris puisi. Rima bisa berada di awal, tengah maupun di akhir baris puisi (Siswanto, 2008:122). Rima dalam lirik lagu
د و س ي ب ح ل ا
/al ḥubbu yasūdu/'cinta
yang memimpin' adalah sebagai berikut.
1. Pengulangan bunyi di awal baris.
Adapun pengulangan bunyi di awal baris yaitu:
Bait pertama
Baris ke tiga sampai baris ke empat
لا يِن دِّد ه ي ٌم ل ظ يِن بِع ر ي دا عا م لا ه ر س خ أ ء ي ش
/lā mā 'āda yura'ibunī ẓulmun yuhaddidunī lā syai'a akhsaruhu/
Tidak, aku tidak takut lagi, kegelapan yang mengancamku tidak membuatku rugi
ه ر ص ن ي َّك ش لا بَّرلا و ع م ق ح لا ف ب رَّدلا ل و ط ي ا م ه م لا لا
/lā lā mahmā yaṭūlu aldarbu fālḥaqqu ma'ahu alrabu lā syakku yanṣuruhu/
42
Tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini Tuhan selalu bersama dengan kebenaran, tak ragu lagi, Tuhan akan menolong kebenaran Pengulangan vokal
َ
/ā/ mengikuti konsonanل
/l/ danل
/l/ pada hurufلا
/lā/ danلا
/lā/.
2. Pengulangan bunyi di tengah baris
Bait ke dua
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu ḥatman sana'ūdu / dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu, cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
Kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin
Pengulangan vokal
َ
/ū/ mengikuti konsonanس
/s/ danع
/'/ pada kataو د ي س
/yasūdu/ dan
د ع و س ن
/sana'ūdu/. Bait ke empat
- Baris pertama sampai baris ke dua
يتيِّر ح ت م س اَّم ل يِن م رك أ للها
/allāhu akramanī lammā samatḥarriyatī/
Allah memuliakanku ketika kebebasanku telah bangkit
يا ي ن د ت ق ب ا م يِت ما ر ك ن و ص أ س
/sa'aṣūnu karāmatī mā baqat dunyāy/
aku kan menjaga kemuliaanku selama aku masih hidup Pengulangan vokal
َ
/ī/ mengikuti konsonanن
/n/ danت
/t/ pada kataيِن م رك أ
/akramanī/ dan
يِت ما ر ك
/karāmatī/.3. Pengulangan bunyi di akhir baris
Bait pertama
- Baris pertama sampai baris ke dua
43
يِن بِع ر ي دا عا م لا
/lā mā 'āda yura'ibunī/ Tidak, aku tidak takut lagi
يِن دِّد ه ي ٌم ل ظ
tidak, tidak peduli sepanjang apapun jalan ini
بَّرلا و ع م ق ح لا ف
/fālḥaqqu ma'ahu alrabu/
Tuhan selalu bersama dengan kebenaran Pengulangan vokal
َ
/a/ mengikuti konsonanد
/d/ danر
/r/ pada kataب رَّدلا
Dan kami akan melanjutkan tanpa belenggu
44
للها ف د و س ي ب ح لا و ع ن س اًم ت ح د و د و لا
د
/alḥubbu yasūdu fāllahu alwadūdu ḥatman sana'ūdu/
cinta yang memimpin, Demi Allah yang Maha Pengasih, kami pasti kan kembali
د و ع ن س اًم ت ح
دوسي ب ح لا و
/ḥatman sana'ūdu wa alḥubbu yasūdu/
kami pasti kan kembali, dan cinta yang memimpin Pengulangan vokal
َ
/ū/ mengikuti konsonanي
/y/,ع
/'/ danس
/s/ padakata
د و ي ق
/quyūdu/,د و ع ن س
/sana'ūdu/, danدوسي
/yasūdu/ Bait ke tiga
- Baris pertama sampai baris ke dua
ا ن لئا س ي ٌل ف ط
/ṭaflun yusā'ilunā/
anak-anak bertanya pada kami
؟ا ن لِت ق ي ا ذ ن م
/manżā yuqatilunā/
siapa yang membunuh kami Pengulangan vokal
َ
/ā/ mengikuti konsonanن
/n/ danن
/n/ pada kataا ن لئا س ي
/yusā'ilunā/ danا ن لِت ق ي
/yuqatilunā/.- Baris ke empat sampai baris ke lima
ا ن ط ا ح أ ٌم تٌ ي ٌم ت ي
/yutmun yutmun aḥā ṭanā/
anak-anak yatim anak-anak yatim mengelilingi kami
ا ن دِّي ق ي ٌر ه ق
/qahran yuqayyidunā/
pemaksaan memborgol kami
Pengulangan vokal
َ
/ā/ mengikuti konsonanن
/n/ danن
/n/ pada kataا ن طا ح أ
/aḥāṭanā/ dan
ا ن دِّي ق ي
/yuqayyidunā/.45 BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini setelah dilakukan analisis adalah terdapat struktur fisik meliputi tipografi, diksi, pengimajian, kata konkret, bahasa figuratif, rima. Lirik lagu tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya sehingga menghasilkan makna yang menyeluruh, sehingga dapat disimpulkan :
Lirik lagu
د و س ي ب ح ل ا
/alḥubbu yasūdu/ 'cinta yang memimpin' dinyanyikan oleh Maher Zain menunjukkan struktur fisik: Perwajahan puisi (Tipografi), terdiri dari empat bait dan tiga puluh lima lirik, yang di dalamnya terdapat unsur pilihan kata (diksi), imaji, kata konkret, bahasa figuratif (majas) dan rima. DiksiLirik lagu