• Tidak ada hasil yang ditemukan

Poor Working Condition (Kondisi kerja yang kurang baik)

Dalam dokumen Analisis Faktor Migrasi Tenaga Ahli Medi (Halaman 55-60)

BAB III METODE PENELITIAN

4.2 Faktor Pendorong Migrasi

4.2.2 Poor Working Condition (Kondisi kerja yang kurang baik)

4.2.2 Poor Working Condition (Kondisi kerja yang kurang baik)

Kondisi lingkungan kerja yang kurang baik menjadi faktor berikutnya dalam hal mendorong para tenaga kerja medis untuk bermigrasi. Kondisi kerja baik yang dimaksud disini adalah adanya kesempatan kerja yang luas diiringi dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan sektor swasta. Jika kondisi ini dibangun dengan baik, maka efek jangka panjangnya adalah berkurangnya efek perpindahan penduduk di Ghana.

Perpindahan penduduk sebenarnya telah dimulai dari dalam negeri, seperti perpindahan penduduk dari desa ke kota menjadi hal dominan yang terjadi di Ghana. Beberapa penduduk di Ghana banyak yang berpindah dari desa ke kota demi kondisi kerja yang lebih baik. Hal ini dikarenakan kemiskinan dan kurangnya kesempatan kerja menjadi permasalahan di Ghana49 Dua faktor ini saling berkaitan satu sama lain, tentunya jika kesempatan kerja yang ditawarkan sangat sedikit, maka kemiskinan akan semakin meningkat.

Umumnya para wanita pindah dari Northern ke Accra dengan sebagian

besar dari mereka bekerja sebagai “kayayei” atau buruh angkut di pasar

tradisional karena pekerjaan inilah yang paling banyak dibutuhkan.

49 Awumbila, Mariama; Manuh, Takyiwaa; Quartey, Peter; Tagoe, Cynthia Addoquaye; Bosiakoh, Thomas Antwi (2008) Migration Country Paper (Ghana). Hal. 18-19

42

Namun seiring dengan berjalannya waktu budaya ini berubah dimana masyarakat mulai memilih untuk berwirausaha daripada hanya menjadi pekerja kasar.50

Dalam bidang kesehatan, dokter dan tenaga kerja medis lainnya pun mengalami hal yang serupa. Kondisi kerja yang kurang baik ini didasari dari kurangnya peran pemerintah dalam menciptakan susana kerja. Misalnya jumlah rumah sakit baik dari sektor pemerintah maupun sektor swasta masih kurang memberikan kontribusi. Pada tahun 2012 Ghana memiliki 3.337 rumah sakit. Dengan rincian 1.819 rumah sakit milik pemerintah, 1.313 rumah sakit milik swasta, dan 205 rumah sakit milik Christian Health Association of Ghana (CHAG).51

Ghana bagian selatan contohnya, lebih menarik minat para tenaga kerja medis karena adanya rumah sakit milik pemerintah yakni Korle Bu yang berada di Accra dan Komfo Anokye yang berada di Ashanti. Rumah sakit ini mempekerjakan 45% dokter di Ghana dan kurang dari 15% nya bekerja di distrik/kabupaten dan sisanya bekerja di sektor swasta.52 Ini membuktikan bahwa kurang adanya kerjasama yang baik diantara pemerintah dan swasta, yang dapat mengakibatkan kesempatan kerja di Ghana kurang merata.

50

Ibid

51

List of Hospitals. Dapat diakses secara online di situs resmi Ghana Hospitals, dengan alamat http://ghanahospitals.org/categories/opt.php?page=ownership (diakses pada Juni 2014)

52

International Organization for Migration Journal (2011) National Profile Of Migration Of Health Professionals – Ghana. Hal.3

43

Kondisi kerja yang kurang baik juga dirasakan para tenaga kerja medis di Ghana dengan tanggungjawab melayani jumlah pasien yang kurang ideal, bahkan dapat dikatakan terlalu banyak. Hal ini dikarenakan migrasi yang dilakukan oleh tenaga kerja medis. Efek yang ditimbulkan cukup besar, seperti sangat kurangnya ahli medis di dalam negeri.

Menurut data dari International Organization for Migration (IOM),53 pada tahun 2006, hanya sekitar 21% dari ibu hamil di Ghana yang memiliki akses ke dokter, dan 71% untuk akses ke bidan atau perawat. Gambar.1 menjelaskan perbandingan 1 dokter dengan jumlah populasi di Ghana, yang dibagi dalam setiap negara bagian di Ghana pada tahun 2006.

Berdasarkan data yang berasal dari Ghana Health Service pada tahun 2010, dapat dikatakan akses masyarakat untuk mendapatkan tenaga medis sangat kurang di tahun 2006. Negara bagian yang paling parah terkena efek dari Brain Drain ini adalah Northern, dimana negara bagian tersebut memiliki perbandingan 1 : 45.568. Dengan kata lain 1 tenaga medis di Northern pada tahun 2006 memiliki tanggung jawab untuk melayani 45.568 pasien. Keadaan yang berbeda terjadi di Ibukota Ghana, yakni Greater Accra. Perbandingan yang dimiliki adalah 1 : 5.624. Jumlah Tenaga Medis di Greater Accra dapat dikatakan 8 kali lebih banyak daripada di Northern. Namun begitu, tidak serta merta 1 tenaga medis untuk 5.624 pasien dianggap telah mencukupi. (lihat gambar.1)

53 Ibid Hal.2

44 Gambar.1 Populasi Masyarakat Ghana per 1 Tenaga Medis, tahun 2006

Sumber : Ghana Health Sevice, 2010

Pengeluaran yang dikeluarkan Pemerintah setiap tahunnya untuk

membiayai pendidikan yang ditempuh oleh “calon tenaga kerja medis” Ghana

menjadi tidak efektif ketika para tenaga kerja medis ini berubah status

menjadi “calon imigran”.

Pemerintah Ghana telah mencoba mengatasi fenomena Brain Drain

yang terjadi di kalangan tenaga kerja medis ini. Salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan untuk melakukan Pengabdian Masyarakat bagi dokter yang baru lulus.

45

Jika mereka gagal untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat, sanksi yang harus mereka lakukan adalah membayar denda sejumlah biaya pendidikan mereka selama kuliah kepada Pemerintah.54 Namun kebijakan ini pada kenyataannya kurang berhasil karena para medis tetap memilih untuk bermigrasi dan mencari pekerjaan diluar negeri agar dapat dengan mudah membayar denda yang disanksikan padanya tersebut. Kondisi ini dibuktikan dengan masih banyaknya tingkat migrasi yang terjadi sampai tahun 2002 hingga 2005. Data dari Ghana Nurse and Midwives Council bahwa presentase migrasi dari tahun 2002 hingga 2005 adalah angka yang masih cukup yang tinggi, dan Amerika Serikat menjadi tujuan sebanyak 22% oleh para migran.55 Destinasi lainnya yang dipilih adalah Inggris, Australia, Jerman, Irlandia, Italia, Meksiko dan Selandia Baru. Sedangkan untuk destinasi dari negara Afrika diantaranya Afrika Selatan, Gambia, Nigeria, Namibia, dan Zimbabwe56

54

Ratha, Dilip; Mohapatra, Sanket; Özden, Caglar; Plaza, Sonia; Shaw, William; Shimeles, Abebe (World Bank, 2011) . Leveraging Migration for Africa:Remittances, Skills, and Investments.Hal.138

55

Pillinger, Dr Jane (2011) Quality health care and workers on the move-Ghana National Report, International Migration and Women Health and Social Care Workers Programme, Public Services International. Hal.11

Dalam dokumen Analisis Faktor Migrasi Tenaga Ahli Medi (Halaman 55-60)

Dokumen terkait